cover
Contact Name
Novia Zalmita
Contact Email
noviazalmita@usk.ac.id
Phone
+628116873338
Journal Mail Official
noviazalmita@usk.ac.id
Editorial Address
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee, Kopelma Darussalam, Kec. Syiah Kuala
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi
ISSN : 30909147     EISSN : 30909139     DOI : -
urnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi (JIMPGEO) is a scientific journal which is a place for publication of the results of research on the final project of undergraduate (S1) students in the Department of Geography Education. JIMPGEO publishes one volume and four numbers in a year, namely in February, May, August and November. FOCUS AND SCOPE 1. Geographical Education. 2. Geography (Physical Geography dan Social Geography). 3. Classroom Action Research of Geograpy Studies. 4. Development of Geographical Learning Model. 5. Development of Geographical Learning Method. 6. Studies of Geographical Learning Content. 7. Studies of Geographical Education Policy. 8. Application of Remote Sensing and GIS for Education Purposes. 9. Education Philosophy and Geography Philosophy.
Articles 338 Documents
ANALISIS SOAL IPS TERPADU KELAS VII DI SMP NEGERI KABUPATEN ACEH BESAR Munira, Uswatul; Hasmunir, .; Desfandi, Mirza
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v3i1.10782

Abstract

Evaluasi dilakukan untuk mengetahui tingkat kemampuan dan pemahaman siswa terhadap materi pelajaran yang telah diberikan. Alat evaluasi dikatakan memenuhi kriteria tes yang baik apabila dapat mengukur kemampuan siswa dan memenuhi syarat baik buruknya suatu tes. Untuk itulah diperlukan menganalisis butir soal suatu tes, untuk mengetahui kualitas tes tersebut. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana kualitas soal IPS Terpadu kelas VII di SMP Negeri Kabupaten Aceh Besar. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas soal IPS Terpadu kelas VII di SMP Negeri Kabupaten Aceh Besar berkualitas baik. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekataan kuantitatif. Penelitian ini dilaksanakan ditiga SMP Negeri Kabupaten Aceh Besar yaitu SMP Negeri 1 Peukan Bada, SMP Negeri 1 Ingin Jaya, dan SMP Negeri 1 Lembah Seulawah. Sampel penelitian ini siswa kelas VII yang berjumlah 30 orang pada setiap sekolah. Subjek penelitian ini meliputi butir soal pada tes dan lembar jawaban siswa. Pengumpulan data melalui dokumentasi. Hasil analisis data soal IPS Terpadu menunjukkan bahwa validitas butir soal masih tergolong rendah dimana sebanyak 58% dari 100 butir soal belum valid. Sedangkan reliabilitas butir soal berada pada intepretasi 0,8-1,0 degan katgori sangt tingi. Dayapmbeda soal sebesar 46% dri 100 butir soal dengan kategori jelek, sehingga soal tersebut harus direvisi kembali. Tingkat Kesukaran butir soal baik sehingga sudah memenuhi kriteria tingkat kesukaran soal yang baik. Kesimpulan secara keseluruhan kualitas soal kurang baik untuk digunakan sebagai alat ukur keberhasilan belajar siswa. Saran pada penelitian yaitu kepada guru diharapkan dalam menyusun tes evaluasi hasil belajar, sebaiknya tes tersebut dianalisis terlebih dahulu agar tes tersebut dapat memenuhi syarat untuk menjadi tes yg baik.Kata Kunci: valid, reliabel, tingkat kesukaran, daya pembeda
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE DENGAN MODEL PEMBELAJARAN POSTER COMMENT PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI SISWA KELAS X IS DI SMA NEGERI 1 NAGAN RAYA NAGAN RAYA Ningsih, Sri Arimbi; Abdi, Abdul Wahab; Amri, Amsal
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v3i1.10780

Abstract

Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah hasil belajar Geografi dengan model pembelajaran Picture And Picture lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran Poster Comment terhadap peserta didik kelas X IS di SMA Negeri 1 Nagan Raya. Hipotesis penelitian adalah hasil belajar Geografi dengan menggunakan model pembelajaran Picture and Picture lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran Poster Comment disekolah SMA Negeri 1 Nagan Raya. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dalam bentuk penelitian eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas X SMA yang berjumlah 214 peserta didik. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Purposive Sampling, diambil hanya dua kelas yakni kelas X IS 1 sebanyak 26 peserta didik dan kelas X IS 2 sebanyak 24 peserta didik. Teknik pengumpulan data berupa pemberian test kepada peserta didik, yakni pre-test dan post-test. Teknik pengolahan data dilakukan dengan uji-t. Hasil pengolahan data penelitian diperoleh thitung = 13,55 dan ttabel = 1,68 padataraf signifikansi 5% dengan dk = 48, artinya thitung ttabel sehingga Ha diterima. Simpulan yang dapat diambil dari penelitian yaitu hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran Picture and Picture lebih baik dibandingkan dengan hasil belajar peserta didik yang menggunakan model pembelajaran Poster Comment pada mata pelajaran geografi kelas X IS SMA Negeri 1 Nagan Raya.Kata Kunci : perbandingan, hasil belajar, Picture And Picture, Poster Comment, geografi
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DAN KEDISIPLINAN BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR GEOGRAFI SISWA SMAN 16 KOTA BANDA ACEH Raisa, Sitti; Abdi, Abdul Wahab; Harun, Muhammad Yusuf
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v3i1.10779

Abstract

Penelitian yang telah dilaksanakan mempunyai tema gaya asuh oleh orang tua dikatikan dengan kedisiplinan belajar dan hasil belajar dalam mata pelajaran geografi siswa SMAN 16 Kota Banda Aceh. Rumusan masalah dari data yang akan diteliti adalah apakah ada hubungan atau korelasi antar variabel. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan penelitian korelasi jenis kausalitas. Populasi penenlitian adalah siswa kelas X, XI, dan XII IPS SMAN 16 Kota Banda Aceh. Pengambilan sampel menggunakan teknik Simple Random Sampling yang dipilih secara acak dan jumlah sampel diambil dengan menggunakan rumus Taro Yamane dengan jumlah populasi sebanyak 57 siswa maka diambil sampel sebanyak 36 siswa. Teknik pengumpulan data melalui angket serta data yang tersedia oleh sekolah, teknik angket untuk mengambil data bagaimana kondisi pola asuh orang tua dan melihat seberapa besar kedisiplinan belajar peserta didik. Kemudian teknik angket untuk melihat data hasil atau prestasi belajar peserta didik yang disesuaikan dengan grade dan tingkat kualitas guru yang tertera pada kkm. Data diolah dengan analisis korelasi ganda. Berdasarkan hasil uji signifikansi maka dapat disimpulkan bahwa hipotesis penelitian adalah terima Ha. Artinya hasil penelitian menunjukkan ada korelasi anatara variabel pada peserta didik SMAN 16 Kota Banda Aceh.Kata Kunci: hubungan, pola asuh orang tua, kedisiplinan belajar, prestasi belajar, geografi.
PENERAPAN METODE KARYAWISATA DI KAWASAN HUTAN LINDUNG TINJAU ALAM PADA MATERI PERSEBARAN FLORA DAN FAUNA DI INDONESIA UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS XI MAN SABANG Sellyta, Sellyta; Amri, Amsal; Azis, Daska
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v3i1.10778

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa dalam proses pembelajaran, aktivitas siswa dan guru, keterampilan guru dan respon anak. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 18 orang yang terdapat di kelas XI-SOS1 MAN Sabang. Data yang dikumpulkan tes, observasi, dokumentasi dan angket. Data dianalisis dengan menggunakan rumus persentase ketuntasan individual, klasikal, aktivitas siswa dan guru, keterampilan guru dan respon. Ketuntasan individual dalam siklus I mencapai 44%, siklus II 72%, dan siklus III 100%, ketuntasan klasikal siklus I dari 10 soal hanya 5 soal yang dijawab benar persentase 50%, siklus II 70% dan siklus III persentase 90%. Aktivitas guru pada siklus I ada 5 kegiatan yang pelaksanaannya belum sesuai dengan alokasi waktu yang telah ditetapkan dalam RPP, Pada siklus II hanya 2 aktivitas yang belum sesuai dan siklus III telah sesuai secara keseluruhan. Keterampilan guru dalam melakukan kegiatan dengan menggunakan metode karyawisata, siklus I yaitu sebesar 3.1 kategori baik, siklus II dengan nilai rata- rata 3.16 kategori baik, dan siklus III yaitu 3.93 kategori baik sekali. Siswa memberi respon sangat baik pada kegiatan dengan menggunakan metode karyawisata dengan jawaban sangat setuju yaitu 76.6%.Kata Kunci : Karyawisata, Kawasan Hutan Lindung, Geografi, Prestasi Belajar
HUBUNGAN PERHATIAN ORANG TUA DAN LINGKUNGAN FISIK TEMPAT BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS X SMA NEGERI 3 BANDA ACEH Munasti, Raudhah; Amri, Amsal; Kamaruddin, Thamrin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v3i1.10662

Abstract

Pola tingkah laku dan kepribadian anak orang tua juga seharusnya melihat lingkungan fisik belajar, dengan cara memperhatikan lingkungan yang harus selalu nyaman dan baik, mempengaruhi siswa lebih giat dalam belajar. Lingkungan fisik tempat belajar yaitu semua yang berkaitan dengan tempat proses pembelajaran dilakukan. Rumusan masalah penelitian ini adalah apakah ada hubungan perhatian orang tua dan lingkungan fisik tempat belajar dengan hasil belajar geografi siswa. Tujuan penelitian ini guna mengetahui seberapa besar hubungan perhatian orang tua dan lingkungan fisik tempat belajar dengan hasil belajar geografi siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasi sebab akibat. Pemilihan sampel dengan teknik purposive sampling yaitu kelas X IS1 dan X IS2yang berjumlah 53 siswa. Pengumpulan data menggunakan teknik kuesioner dan dokumentasi. Pengolahan data memakai statistik korelasi ganda, hasil kofisien korelasi 0,75 kategori kuat dengan koefisien determinasi berganda (R2) = 56,25%. Uji hipotesis menunjukkan Fhitung lebih besar dari Ftabel yaitu 3,21 3,18 artinya Ha diterima. Simpulannya ada hubungan yang sesuai perhatian orang tua dan lingkunga fisik tempat belajar dengan hasil belajar Geografi siswa SMAN 3 Banda Aceh.
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL CONCEPT MAP DENGAN MODEL MIND MAP PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI DI SMA NEGERI 15 ADIDARMA BANDA ACEH Nurhayani, .; Abdi, Abdul Wahab; Maulidian, Muhammad Okta Ridha
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v3i1.10661

Abstract

Pendidik memegang peranan penting dalam menentukan keberhasilan pembelajaran terutama pada proses pembelajaran. Kegiatan pembelajaran memunculkan interkasi anatara pendidik dengan penerima materi pelajaran, yaitu interaksi peserta didik dengan guru dan interaksi sesama siswa pada saat berlangsungnya proses pembelajaran akan menimbulkan dampak yang baik. Hal ini ditentukan oleh kontribusi sipendidik untuk memilih metode dan media pembelajaran yang tepat sesuai topik atau tema yang selanjutkannya diajarkan kepada peserta didik. Salah satu model pembelajaran yang bisa diterapkan yaitu metode Concept Map dan Mind Map. Masalah dalam penelitian adalah apakah hasil belajar siswa yang disajikan dengan metode Concept Map lebih unggul dibandingkan dengan menggunakan metode Mind Map pada mata pelajaran Geografi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model tipe Concept Map lebih baik dibandingkan dengan model tipe Mind Map pada mata pelajaran Geografi SMA Negeri 15 Adidarma Banda Aceh. Penelitiannya merupakan eksperimen dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Seluruh peserta didik kelas X SMA Negeri 15 Adidarma Banda Aceh yaitu terdiri 60 siswa adalah populasi dalam pnelitian. teknik pengambilan sampel yaitu menggunakan purposive sampling, pengambilannya terdiri dari dua kelas eksperimen yaitu siswa kelas X-1 berjumlah 21 peserta didik dan siswa kelas X-2 berjumlah 19 peserta didik. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan perangkat tes yang diberikan kepada peserta didik, yakni tes kemampuan awal dan evaluasi akhir. Teknik dalam pengolahan data menggunakan rumus uji t (uji beda), diperoleh nilai = -2,58 ttabel =1,68 dengan kesalahan 5% dan derajat kebebasan = 38 yang berarti Ha ditolak. Kesimpulan dari penelitian ini hasil belajar siswa yang diajarkan dengan metode Concept Map tidak adanya perbedaan dari hasil belajar siswa yang diajarkan dengan metode Mind Map pada mata pelajaran Geografi di SMA Negeri 15 Adidarma Banda Aceh
HUBUNGAN KESIAPAN DAN KEMANDIRIAN BELAJAR DENGAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VII MTs NEGERI RUKOH BANDA ACEH Darma, Melli; Abdi, Abdul Wahab; Hasmunir, .
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v3i1.10660

Abstract

Kesiapan dan kemandirian belajar merupakan faktor yang dapat mempengaruhi hasil belajar. dalam konteks belajar, gejala yang tampak yaitu kondisi siap dan sifat mandiri yang dimiliki siswa masih kurang. Sehubungan dengan itu, fenomena yang sering terjadi yaitu siswa kurang konsentrasi, mengantuk dan hanya berharap bantuan dari orang lain tanpa adanya usaha, sehingga diperlukan kesiapan yang matang serta tingginya tingkat kemandirian siswa dalam belajar. Rumusan penelitian apakah ada hubungan kesiapan, kemandirian belajar dengan hasil belajar IPS terpadu. Tujuannya ialah mengetahui hubungan kesiapan, kemandirian belajar dengan hasil belajar IPS terpadu siswa kelas VII MTs Negeri Rukoh Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian korelasional. Populasinya adalah seluruh siswa kelas VII yang berjumlah 159 siswa. Pengambilan sampel berdasarkan teknik purposive sampling menggunakan rumus Slovin berjumlah 61 siswa. Teknik pengujian hipotesis adalah regresi berganda, koefesien determinasi berganda, koefesien korelasi berganda dan uji signifikan (F). Berdasarkan pengolahan data, koefesien korelasi ganda kesiapan dan kemandirian belajar dengan hasil belajar adalah 0,40 yang berarti terdapat korelasi taraf sedang dengan koefesien determinasi (r2)= 16%. Hasil pengujian signifikansi diperoleh dari nilai FhitungFtabel yaitu 5,63 3,15 sehingga Ha diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa adanya hubungan yang signifikan, positif kesiapan dan kemandirian belajar dengan hasil belajar IPS terpadu siswa kelas VII MTs Negeri Rukoh Banda Aceh
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN MAKE-A MATCH DAN SCRAMBLE PADA PELAJARAN GEOGRAFI KELAS X SMA NEGERI 12 BANDA ACEH Musniati, Musniati; Kamaruddin, Thamrin; Maulidian, Muhammad Okta Ridha
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v3i1.10659

Abstract

Metode belajar juga disebut sebagai rencana belajar untuk mencapai hasil. Adapun metode balajar juga bisa diterap pada mata pelajaran di sekolah agar bisa memberi peluang bagi peserta didik dalam mengemukakan pendapat baru, saling kerja sama dan mampu mengemukakan pemikiran-pemikiran yang cemerlang yaitu metode make a match dan model pembelajaran scramble. Tujuan penelitian ini adalah membandingkan nilai dari peserta didik diajarkan dengan metode make a match melebihi dari pada menggunakan metode scramble pada mata pelajaran geografi kelas X SMAN 12 Banda Aceh. Pengambilan data menggunakan desain eksperimen quasi dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas X SMA Negeri 12 Banda Aceh yang berjumlah 280 peserta didik. Pengumpulan data dibuat dengan cara Purposive Sampling, yaitu eksperimen 1 berjumlah 24 peserta didik juga eksperimen II berjumlah 21 peserta didik. Cara pengambilan sampelnya dengan memberi pre-test yang diberikan untuk peserta didik, yaitu tes awal dan tes akhir. Hasil pengumpulan data didapatkan thitung = 9 dan ttabel =1,68 dengan kesalahan 0,5% dan dk = 43, berarti thitung ttabel maka Ha diterima. Dari pengolahan data membuktikan belajar dengan metode make a match memiliki nilai peserta didik lebih baik dari pada belajar dengan metode scramble dalam mata pelajaran geografi SMAN 12 Banda Aceh. Yaitu hasilnya make a match 76,75 dan model scrimble 71
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOPERATIF TIPE OPEN ENDED DAN TIPE PAIR CHECKS SISWA KELAS VII SMPN 2 KUTA BARO ACEH BESAR Zubaili, Muhammad; Abdi, Abdul Wahab; Azis, Daska
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 3, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v3i1.10657

Abstract

Research ini mempunyai tujuan untuk mengetahui apakah dengan menggunakan Model Pembelajaran Open Ended hasil belajar siswa lebih optimal dibandingkan dengan model pembelajaran Pair Checks pada materi Kelangkaan dan Kebutuhan Manusia mata pelajaran IPS terpadu siswa Kelas VII SMPN 2 Kuta Baro Aceh Besar. Penelitian ini berupa penelitian kuantitatif. Objek keseluruhan dari research tersebut merupakan semua peserta didik Kelas VII sebanyak 59 peserta didik di SMPN 2 Kuta Baro. Sampel diambil dengan mengunakan teknik sampel yang bertujuan khusus, kemudian diambil hanya dua kelas saja yaitu Kelas VII B sebesar 20 siswa dan Kelas VII C sebesar 19 siswa. Data dikumpulkan dengan cara pemberian tes uji coba kepada siswa, yaitu uji tes tahap awal dan uji tes tahap terakhir dan hasil dari penelitian ini diolah menggunakan uji Hipotesis ( Uji-t). Dari hasil uji-t didapatkan hasil yaitu thitung = 0,36 dengan ttabel=1,68, peluang kebenaran 5% dengan derajat kebebasannya = 37, maksudnya adalah ttabel thitung sehingga hipotesis alternatif H0 ditolak. Maksudnya adalah perbedaan minat belajar peserta didik dengan diberlakukan tindakan memakai sistem belajar Open Ended tidak sangat sempurna dibandingkan dengan minat belajar peserta didik yang diajarkan dengan pembelajaran Pair Checks pada mata pelajaran IPS terpadu siswa Kelas VII SMPN 2 Kuta Baro Aceh Besar
KESESUAIAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN BERDASARKAN KURIKULUM 2013 PADA LAMPIRAN SKRIPSI MAHASISWA PROGRAM STUDI GEOGRAFI FKIP UNSYIAH TAHUN 2015-2016 Fadhilah, Yuri; Hasmunir, .; Bardi, Syamsul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 2, No 4 (2017): November 2017
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v2i4.9901

Abstract

Perencanaan pembelajaran dibutuhkan oleh guru dalam proses pembelajaran agar dapat berjalan dengan maksimal. Perencanaan pembelajaran juga merupakan langkah awal sebelum proses pembelajaran berlangsung. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) tingkat kesesuaian perumusan indikator; (2) tingkat kesesuaian pengorganisasian materi ajar; (3) tingkat kesesuaian pemilihan sumber dan media pembelajaran; (4) tingkat kesesuaian model/metode pembelajaran: dan (5) tingkat kesesuaian penilaian hasil belajar. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh skripsi mahasiswa Prodi Geografi FKIP Unsyiah tahun 2015-2016 yang mencakup Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) didalamnya. Jumlah sampel dalam penilitan ini adalah 44 skripsi. Pengumpulan data dilakukan dengan cara pengelompokan data yang terkumpul kemudian diberikan skor. Mengingat format pembelajaran bentuknya bervariasi, maka untuk memberi skor atau penilaian digunakan penilaian standar nasional yang tercantum dalam buku pedoman sertifikasi guru. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Persentase aspek perumusan indikator dengan katagori sangat baik 56,9%; (2) Aspek pengorganisasian materi ajar sangat baik dengan persentase 79,5%; (3) aspek pemilihan sumber dan media pembelajaran diperoleh 84,1% dengan kategori sangat baik; (4) Aspek model atau metode pembelajaran dengan kategori sangat baik, 72,7%: (5) Aspek penilaian hasil belajar sangat baik dengan persentase 86,2%.