cover
Contact Name
Novia Zalmita
Contact Email
noviazalmita@usk.ac.id
Phone
+628116873338
Journal Mail Official
noviazalmita@usk.ac.id
Editorial Address
Jl. Tgk. Hasan Krueng Kalee, Kopelma Darussalam, Kec. Syiah Kuala
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi
ISSN : 30909147     EISSN : 30909139     DOI : -
urnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi (JIMPGEO) is a scientific journal which is a place for publication of the results of research on the final project of undergraduate (S1) students in the Department of Geography Education. JIMPGEO publishes one volume and four numbers in a year, namely in February, May, August and November. FOCUS AND SCOPE 1. Geographical Education. 2. Geography (Physical Geography dan Social Geography). 3. Classroom Action Research of Geograpy Studies. 4. Development of Geographical Learning Model. 5. Development of Geographical Learning Method. 6. Studies of Geographical Learning Content. 7. Studies of Geographical Education Policy. 8. Application of Remote Sensing and GIS for Education Purposes. 9. Education Philosophy and Geography Philosophy.
Articles 338 Documents
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE LEARNING TOGETHER DENGAN CHILDREN LEARNING IN SCIENCE DALAM PELAJARAN IPS TERPADU DI KELAS VII SMP NEGERI 2 BANDA ACEH Ariu, Supri; Kamaruddin, Thamrin; Abdi, Abdul Wahab
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 1, No 1 (2016): Agustus 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v1i1.445

Abstract

Penelitian ini berkaitan dengan perbandingan hasil belajar yang diperoleh siswa antara menggunakan penerapan model pembelajaran Learning Together dengan Children Learning in Science (CLIS), sehingga penelitian ini berjudul Perbandingan Hasil Belajar Siswa Menggunakan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Learning Together dengan CLISdalam Pelajaran IPS Terpadu di Kelas VII SMP Negeri 2 Banda Aceh. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah hasil belajar siswa yang diajarkan menggunakan model pembelajaran learning together lebih baik dibandingkan dengan model pembelajaran CLIS.Populasi penelitian adalah sebanyak 213 siswa, sedangkan sampel penelitian adalah kelas VII6 dan VII7 yang masing-masing kelas berjumlah 25 siswa.Penentuan sampel dilakukan dengan cara Purposive Sampling. Teknik pengumpulan data berupa pemberian post-tes kepada siswa.Teknik pengolahan data dilakukan dengan uji statistik t. Hasil pengolahan data post test yang diperoleh adalah pada taraf signifikan 0,05.Berdasarkan kriteria uji penelitian ini maka disimpulkan bahwa hasil belajar siswa yang diterapkan dengan model pembelajaran learning together lebih baik, artinya hipotesis diterima.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA AUDIOVISUAL UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 BANDAR BARU PIDIE JAYA Iskandar, Shidqi; Hasmunir, .; Abdi, Abdul Wahab
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 1, No 1 (2016): Agustus 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v1i1.443

Abstract

Model pembelajaran Project Based Learning adalah model pembelajaran yang mana dalam pembelajaran guru memberikan tugas proyek yang diselesaikan sendiri oleh siswa dalam kelompok untuk dipresentasikan di depan kelas produk yang dihasilkan. Guru hanya mengawasi setiap kelompok dalam melaksanakan tugas proyek yang diberikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Peningkatan hasil belajar. (2) Aktivitas guru dan siswa. (3) Keterampilan guru. (4) Respon siswa terhadap model pembelajaran Project Based Learning berbantuan media audiovisual. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS1 SMA Negeri 1 Bandar Baru Pidie Jaya yang terdiri atas 25 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa, lembar pengamatan keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran, tes hasil belajar siswa, dan angket respon siswa menggunakan model pembelajaran Project Based Learning yang telah dilaksanakan. Hasil penelitian diperoleh bahwa (1) Persentase ketuntasan individual pada siklus I yaitu 72 persen, siklus II yaitu 88 dan pada siklus II 92 persen. Secara klasikal persentase ketuntasan pada siklus I yaitu 50 persen, pada siklus 2 terdapat 80 persen, sedangkan pada siklus III meningkat menjadi 90 persen; (2) Aktivitas guru dan siswa dikatakan meningkat dari siklus I, siklus II dan siklus III; (3) Keterampilan guru pada siklus I memperoleh skor 2,5 di kategorikan sedang , pada siklus II memperoleh skor 2,8 dengan kategori baik, dan pada siklus III dikategorikan baik dengan skor 3; dan (4) Respon siswa positif terhadap penerapan model pembelajaran Project Based Learning berbantuan media audiovisual
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI DENGAN MENGGUNAKAN VIDEO DOKUMENTER UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI KELAS XI SMA NEGERI 1 UNGGUL BAITUSSALAM ACEH BESAR Andriansyah, Redha; Bardi, Syamsul; Harun, M. Yusuf
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 1, No 1 (2016): Agustus 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v1i1.442

Abstract

Video dokumenter adalah media audio visual yang menyajikan suara sekaligus gambar yang memungkinkan peserta didik lebih tertarik mempelajari fenomena-fenomena dan gejala-gejala alam yang terjadi saat ini disesuaikan dengan materi pembelajaran yang melibatkan suatu usaha eksplorasi dari orang-orang, pelaku-pelaku yang nyata, dan situasi yang sungguh nyata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; (1) Peningkatan hasil belajar siswa; (2) Aktivitas guru dan siswa; (3) Keterampilan guru; dan (4) Respon siswa terhadap penerapan model pembelajaran inkuiri dengan menggunakan video dokumenter. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI IPS-2 SMA Negeri 1 Unggul Baitussalam yang terdiri atas 25 peserta didik. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes hasil belajar siswa, lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa, lembar pengamatan keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran, dan angket respon siswa terhadap penerapan model pembelajaran inkuiri dengan menggunakan video dokumenter yang telah dilaksanakan. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian diperoleh bahwa; (1) Persentase ketuntasan individual pada siklus I yaitu 40 persen, pada siklus II 64 persen, dan pada siklus III 96persen. Secara klasikal, persentase ketuntasan pada siklus I yaitu 40 persen, pada siklus II meningkat menjadi 60 persen, dan pada siklus III menjadi 90 persen; (2) Aktivitas guru dan siswa dikatakan meningkat dari siklus I sampai dengan siklus III; (3) Keterampilan guru pada siklus I diperoleh skor 2,57dengan kategori sedang, pada siklus II dikategorikan baik dengan skor 2,94, dan pada siklus III dengan skor 3,47 dengan kategori baik; (4) Respon siswa terhadap penerapan model pembelajaran inkuiri dengan menggunakan video documenter dapat dikatakan positif. Ini terbukti bahwa peserta didik dapat memahami materi yang disajikan guru terhadap penerapan model pembelajaran inkuiri dengan menggunakan video dokumenter.
PENERAPAN METODE DRILLS BERBASIS MULTIMEDIA UNTUKMENINGKATKANHASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS TERPADU KELAS VIII SMPN 2 BANDA ACEH Fuadi, Mirza; Taher, Alamsyah; Kamaruddin, Thamrin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 1, No 1 (2016): Agustus 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v1i1.440

Abstract

Penelitian ini tentang penerapan metodedrillsberbasis multimedia untukmeningkatkanhasil belajar siswa padamata pelajaran IPS Terpadu kelas VIII SMPN 2 Banda Aceh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; (1) Peningkatan hasil belajar siswa; (2) Aktivitas guru dan siswa; (3) Keterampilan guru; dan (4) Respon siswa terhadap penerapan metode drills berbasis multimedia. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII-5 SMPN 2 Banda Aceh yang terdiri atas 30siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes hasil belajar siswa, lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa, lembar pengamatan keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran, dan angket respon siswaterhadap penerapan metode drills berbasis multimedia yang telah dilaksanakan. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian diperoleh bahwa; (1) Persentase ketuntasan individual pada siklus I yaitu63persendanpadasiklus II 80 persen. Secara klasikal, persentase ketuntasan pada siklus I yaitu 60 persendanpadasiklus II menjadi 90 persen; (2) Aktivitas guru dan siswa dikatakan meningkat dari siklus I sampai dengan siklus II; (3) Keterampilan guru pada siklus I diperoleh skor 2,45 dengan kategori sedang danpadasiklus II denganskor3,48dikategorikanbaik; (4) Respon siswa terhadap penerapanmetode drills berbasis multimedia dapat dikatakan positif.Ini terbukti bahwa siswa dapat memahami materi yang disajikan guru terhadap penerapanmetode drills berbasis multimedia.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPEPICTUREANDPICTUREBERBASIS PROJECTED MOTION UNTUKMENINGKATKANHASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN IPS TERPADU KELAS VII-6 SMP NEGERI 7 BANDA ACEH Dewi, Khairi Sukma; Hasmunir, .; Harun, M. Yusuf
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 1, No 1 (2016): Agustus 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v1i1.439

Abstract

Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yaitu suatu pencermatan terhadap kegiatan belajar berupa tindakan, yang sengaja dimunculkan dan dalam kelas. Model pembelajaran Picture and Picture adalah suatu metode belajar yang menggunakan gambar dan dipasangkan atau diurutkan menjadi urutan logis. Pembelajaran Projected Motion yaitu sistem memutarkan vedio dan pengerakan media, Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: Peningkatan hasil belajar IPS Terpadu siswa kelas VII-6 SMP Negeri 7 Banda Aceh, aktivitas guru dan siswa dalam kegiatan pembelajaran mencerminkan keterlaksanaan model pembelajaran Picture and Picture berbasis Projected Motion, keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran dengan model pembelajaran Picture and Picture berbasis Projected Motion dan respon siswa kelas VII-6 SMP Negeri 7 Banda Aceh. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII-6 SMP Negeri7 Banda Aceh yang berjumlah 32 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan: Tes hasil belajar siswa, lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa, lembar pengamatan keterampilan guru mengelola pembelajaran dan angket respon siswa menggunakan model pembelajaran Picture and Picture berbasis Projected Motion. Analisis data menggunakan statistik sederhana yaitu persentase.Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase ketuntasan secara individual meningkat dari 81,2% menjadi 100% siswa yang tuntas belajar, persentase ketuntasan klasikal pun meningkat dari 60% menjadi 90%. Aktivitas guru dan siswa antara siklus I sampai siklus III telah mencermin kan penerapan model pembelajaran Picture and Picture berbasis Projected Motion. Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran Picture and Picture berbasis Projected Motion meningkat dari perolehan skor rata-rata 2,53 dengan katagori sedang menjadi3 dengan katagori baik dan respon siswa terhadap model pembelajaran Picture and Picture berbasis Projected Motion dapat dikatakan baik. 90,6 persen dari 32 siswa berpendapat bahwa dengan belajar melalui model pembelajaran Picture and Picture berbasis Projected Motion dapat meningkatkan pemahaman mereka terhadap materi interaksi manusia dengan lingkungan.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD DENGAN BERBANTUAN MEDIA RODA IMPIAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI PADA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 9 BANDA ACEH Riskyanti, Yulia; Hasmunir, .; Bardi, Samsul
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 1, No 1 (2016): Agustus 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v1i1.436

Abstract

Model pembelajaran kooperatif tipe STAD merupakan salah satu model yang menekankan pada adanya aktivitas dan interaksi di antara siswa untuk saling memotivasi dan saling membantu dalam menguasai materi pelajaran. Roda impian merupakan permainan berupa suatu roda bernomor yang dimainkan dengan cara diputar dan selain roda bernomor diperlukan juga satu set kartu pertanyaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Peningkatan hasil belajar siswa; (2) Aktivitas guru dan siswa; (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran; dan (4) Respon siswa terhadap model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan media roda impian. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI IS-2 SMA Negeri 9 Banda Aceh yang berjumlah 22 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan (1) Lembar pre-test dan post-test; (2) Lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa; (3) Lembar pengamatan keterampilan guru; dan (4) lembar respon siswa. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Persentase ketuntasan secara individual meningkat dari 17 siswa yang tuntas pada siklus I, 19 siswa tuntas pada siklus II, dan 21 tuntas pada siklus III, persentase ketuntasan klasikal pun meningkat dari 60% pada siklus I, 80% pada siklus II, dan 90% pada siklus III; (2) Aktivitas guru dan siswa meningkat menjadi sesuai dengan persentase waktu ideal; (3) Keterampilan guru meningkat dari perolehan skor 2,53 pada siklus I dengan kategori sedang, skor 3,00 pada siklus II dengan kategori baik, dan 3,30 pada siklus III dengan kategori baik; (4) Respon siswa, terhadap model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan media roda impian dapat dikatakan baik. 95 persen dari 22 siswa berpendapat bahwa dengan belajar melalui model pembelajaran kooperatif tipe STAD berbantuan media roda impian dapat meningkatkan pemahaman mereka terhadap materi yang telah dipelajari.
PENERAPAN METODE PEMBELAJARAN LESSON STUDY UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA SMA NEGERI SAWANG KABUPATEN ACEH SELATAN Irsandika, .; Bardi, Syamsul; Aziz, Daska
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 1, No 1 (2016): Agustus 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v1i1.434

Abstract

Model pembelajaran Lesson Study merupakan suatu proses dalam pengembangan profesionalitas guru dengan jalan menyelidiki atau menguji praktik mengajar mereka agar menjadi lebih efektif. Tujuan penelitian untuk mengetahui (1) Peningkatan hasil belajar; (2) Aktivitas guru dan siswa dalam kegiatan pembelajaran; (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran; dan (4) Respon siswa setelah mengikuti proses pembelajaran menggunakan model pembelajaran lesson study di SMAN Sawang Aceh Selatan. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI SMAN Sawang Aceh Selatan yang berjumlah 33 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes hasil belajar, lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa, lembar pengamatan keterampilan guru dan pengamatan respon siswa terhadap model pembelajaran lesson study. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Persentase ketuntasan secara individual meningkat pada siklus I terdapat 28 siswa tuntas dan pada siklus II terdapat 33 siswa tuntas sedangkan persentase ketuntasan klasikal juga meningkat dari 70% pada siklus I menjadi 90% pada siklus II; (2) Aktivitas guru dan siswa dari siklus I sampai siklus II telah mencerminkan penerapan menggunakan metode pembelajaran; (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran lesson study meningkat, hal ini terlihat pada siklus I diperoleh skor 2,36 dan pada siklus II diperoleh 2,7 dengan katagori baik; dan (4) Respon siswa setelah mengikuti pembelajaran antara lain 84,8 persen siswa menjawab metode yang diajarkan masih baru dan suasana kelas menyenangkan, 93,9 persen siswa menjawab dapat memahami pembelajaran dan materi yang dipelajari menarik, 87,8 persen siswa menjawab model pembelajaran menarik.75,7 persen siswa mengatakan penampilan guru menarik, 96,9 persen siswa menjawab dapat memotivasi siswa, suasana kelas menarik dan berminat mengikuti pembelajaran menggunakan model pembelajaran lesson study
HUBUNGAN KONSEP DIRI DAN GAYA BELAJAR DENGAN PRESTASI AKADEMIK MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GEOGRAFI FKIP UNSYIAH Ilianti, .; Hasmunir, .; Amri, Amsal
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 1, No 1 (2016): Agustus 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v1i1.430

Abstract

Penelitian yang berjudul Hubungan Konsep Diri dan Gaya Belajar dengan Prestasi Akademik Mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi FKIP Unsyiah.Masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah hubungan konsep diri dan gaya belajar dengan prestasi akademik mahasiswa program studi pendidikan geografi FKIP Unsyiah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsep diri dan gaya belajar dengan prestasi akademik mahasiswa program studi pendidikan geografi FKIP Unsyiah. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa program studi pendidikan geografi FKIP Unsyiah yang masih aktif, sampel yang diambil dalam penelitian ini sebanyak 45 mahasiswa. Pengambilan sampel dengan teknik Simple Random Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi.Teknik analisis data dilakukan dengan menggunakan regresi ganda, koefisien determinasi berganda, korelasi product moment, uji t, koefisien korelasi ganda, danuji F. Berdasarkan hasil pengolahan data diperoleh nilai (r) antara konsep diri dengan prestasi akademik mahasiswa program studi pendidikan geografii FKIP Unsyiah adalah 0,74 yang berarti terdapat korelasi yang kuat, dan nilai (r) antara gaya belajar dengan prestasi akademik mahasiswa program studi pendidikan geografi adalah 0,52 yang berarti terdapat korelasi yang sedang, selanjutnya nilai (R) antara konsep diri dan gaya belajar dengan prestasi akademik mahasiswa program studi pendidikan geografi FKIP Unsyiah adalah 0,43 yang berarti terdapat korelasi yang sedang. Nilai koefisien determinasi ganda yang diperoleh dari hasil perhitungan adalah 0,19 atau 19 %. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa FhitungFtabelatau 3,19 2,83, yaitu tolak H0, atinya terdapat hubungan yang signifikan antara konsep diri dan gaya belajar dengan prestasi akademik mahasiswa program studi pendidikan geografi FKIP Unsyiah
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE EXAMPLES NON EXAMPLES BERBANTUAN MEDIA GAMBAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI SISWA KELAS X SMA NEGERI 4 BANDA ACEH Wandira, Ayu; Hasmunir, .; Abdi, Abdul Wahab
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 1, No 1 (2016): Agustus 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v1i1.428

Abstract

Model pembelajaran examples non examples merupakan tipe pembelajaran yang mengaktifkan peserta didik dengan cara guru menempelkan contoh gambar-gambar yang sesuai dengan tujuan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Peningkatan hasil belajar siswa; (2) Aktivitas guru dan siswa; (3) Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran; dan (4) Respon siswa terhadap model pembelajaran examples non examples. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X-IS SMA Negeri 4 Banda Aceh. Objek dalam penelitian ini adalah siswa kelas X-IS-1 SMA Negeri 4 Banda Aceh yang berjumlah 31 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan (1) Lembar soal; (2) Lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa; (3) Lembar pengamatan keterampilan guru; dan (4) Lembar respon siswa. Analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase ketuntasan individual pada siklus pertama68%, pada siklus kedua 74% dan pada siklus ketiga 93% . Ketuntasan klasikal pada siklus pertama 60%, pada siklus kedua 70% dan pada siklus ketiga 90%, aktivitas guru dan siswa dari siklus I, II sampai siklus III telah terjadi perubahan lebih baik dan sudah dikategorikan sesuai dengan standar waktu yang ditetapkan. Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran pada siklus pertama memperoleh skor 2,7 dengan kategori baik, pada siklus kedua memperoleh skor 2,8 dengan kategori baik dan pada siklus ketiga menjadi 2,9 dengan kategori baik. Respon siswa terhadap model pembelajaran examples non examples, yaitu 86% dari 31 siswa berpendapat bahwa dengan belajar melalui model pembelajaran examples non examples berbantuan media gambar dapat memahami materi pelajaran yang telah mereka ikuti.
PENERAPAN STRATEGI PEMBELAJARAN RODA KEBERUNTUNGAN UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPS TERPADU SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 7 BANDA ACEH Munazar, Fiki; Kamaruddin, Thamrin; Amri, Amsal
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 1, No 1 (2016): Agustus 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v1i1.425

Abstract

Strategi pembelajaran roda keberuntungan merupakan teknik pembelajaran dengan menggunakan alat peraga sebuah lingkaran yang terbagi menjadi beberapa sektor dan pada setiap sektornya berisi pertanyaan, roda tersebut akan diputar untuk menentukan pertanyaan yang harus dijawab oleh siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) peningkatan hasil belajar; (2) aktivitas guru dan siswa; (3) keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran dan (4) respon siswa setelah proses pembelajaran dengan menggunakan strategi pembelajaran Roda Keberuntungan. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII-4 SMPN 7 Banda Aceh yang berjumlah 30 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes hasil belajar siswa, lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa, lembar pengamatan keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran, dan angket respon siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketuntasan belajar siswa secara individual pada siklus I sebesar 73,3 % dan meningkat pada siklus II menjadi 93,3 %, persentase ketuntasan klasikal pada siklus I sebesar 60 % dan meningkat menjadi 90 % pada siklus II. Aktivitas guru dan siswa antara siklus I sampai siklus II telah mencerminkan penerapan strategi pembelajaran Roda Keberuntungan, Presentase kesesuaian aktivitas guru dan siswa pada siklus I sebesar 63,6 % dan meningkat menjadi 90,9 % pada siklus II. Keterampilan guru dalam mengelola pembelajaran menggunakan strategi roda keberuntungan mengalami peningkatan, pada siklus I dikategorikan baik dengan skor rata-rata 2,7, kemudian pada siklus II meningkat menjadi 3,2 dengan kategori baik. Respon siswa terhadap strategi pembelajaran Roda Keberuntungan dapat dikatakan baik. Sebesar 96,6 % dari 30 siswa berpendapat bahwa melalui pembelajaran roda keberuntungan dapat meningkatkan pemahaman mereka terhadap materi pengelolaan sumber daya alam dan 96,6 % siswa juga menjawab bahwa pembelajaran Roda Keberuntungan ini menarik.