cover
Contact Name
Samsul A Rahman Sidik Hasibuan
Contact Email
mimp@journal.marasofipublishing.co.id
Phone
+62812-6345-3310
Journal Mail Official
jsats@journal.marasofipublishing.co.id
Editorial Address
Jl. Pimpinan Gg. Perkauman No. 7, Desa/Kelurahan Sei Kera Hilir I, Kec. Medan Perjuangan, Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, Kode Pos: 20233
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Studi dan Aplikasi Teknik Sipil (JSATS)
ISSN : -     EISSN : 30907624     DOI : https://doi.org/10.64123
Core Subject : Social, Engineering,
Jurnal Studi dan Aplikasi Teknik Sipil (JSATS) merupakan forum ilmiah untuk menyebarluaskan hasil penelitian, kajian konseptual, dan tinjauan pustaka dalam bidang teknik sipil dan industri konstruksi. Fokus jurnal meliputi struktur bangunan, transportasi, sumber daya air, geoteknik, material, manajemen proyek, analisis infrastruktur, kebijakan pembangunan, simulasi teknik, serta integrasi rekayasa industri dengan pembangunan berkelanjutan. Jurnal ini terbuka untuk akademisi, peneliti, dan praktisi, dan semua naskah diseleksi melalui proses peer-review.
Articles 21 Documents
Pengaruh Substitusi Limbah Granit dan Abu Sekam Padi terhadap Kuat Tekan, Slump, dan Daya Serap Air Beton Esa Fajrah Habibillah; Agyanata Tua Munthe
Jurnal Studi dan Aplikasi Teknik Sipil (JSATS) Vol. 1 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : Marasofi International Media and Publishing (MIMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64123/jsats.v1.i2.5

Abstract

Industri konstruksi mendorong inovasi beton ramah lingkungan atau green concrete guna mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah memanfaatkan limbah seperti limbah granit (LG) dan abu sekam padi (ASP) sebagai substitusi agregat kasar dan halus. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh substitusi LG dan ASP terhadap kuat tekan, nilai slump, dan daya serap air beton. Metode eksperimen digunakan dengan lima variasi campuran: beton normal (TM1), dan beton dengan kombinasi 3–10% LG serta 10% ASP (TM2–TM5). Benda uji berupa silinder berdiameter 15 cm dan tinggi 30 cm diuji pada umur 7, 14, dan 28 hari. Hasil menunjukkan kuat tekan tertinggi pada TM1 sebesar 22,83 MPa, dan terendah pada TM2 sebesar 16,30 MPa. Nilai slump tertinggi pada TM2 sebesar 13 cm, dan daya serap air terendah juga terjadi pada TM2 sebesar 0,78%. Temuan ini menunjukkan bahwa substitusi 10% ASP dan LG ≤ 10% masih dapat menghasilkan beton dengan sifat mekanik yang sesuai standar. Rekomendasi untuk penelitian selanjutnya adalah menambahkan bahan tambahan kimia pada campuran LG rendah untuk meningkatkan kekuatan awal beton.
Perancangan Struktur Beton Bertulang Gedung Bank XYZ Cabang Senopati Jakarta Menggunakan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) Berdasarkan SNI 1726:2019 Aulia Ayu Thohary; Agyanata Tua Munthe
Jurnal Studi dan Aplikasi Teknik Sipil (JSATS) Vol. 2 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Marasofi International Media and Publishing (MIMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64123/jsats.v2.i1.1

Abstract

Perancangan struktur Gedung Bank XYZ menggunakan Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) dengan konsep kerusakan terkontrol pada zona plastis tanpa mengganggu stabilitas struktur secara keseluruhan. Bangunan berlokasi di Jakarta dengan nilai SDS 0,68 dan SD1 0,64, sehingga termasuk Kategori Desain Seismik D pada klasifikasi tanah lunak (kelas SE). Struktur terdiri dari empat lantai utama dan satu rooftop, dengan pembebanan meliputi beban mati, beban hidup, dan beban gempa sesuai SNI 1727:2020 dan SNI 1726:2019. Material beton bertulang dirancang berdasarkan SNI 2847:2019, dan pemodelan struktur dilakukan menggunakan ETABS 2021. Hasil desain menunjukkan kolom berukuran 500×500 mm dengan tulangan 16D19 dan sengkang D10–100 mm. Balok induk berukuran 300×500 mm dengan tulangan utama D19 serta sengkang D10–100 mm di tumpuan dan D10–150 mm di lapangan. Pelat lantai setebal 120 mm menggunakan tulangan D10–150 mm dua arah. Prinsip strong column–weak beam telah terpenuhi. Evaluasi simpangan antar tingkat maksimum sebesar 38,83 mm pada lantai 3 arah X, masih di bawah batas izin 100 mm, sehingga struktur memenuhi kriteria keamanan dan kinerja seismik.
Evaluasi Kapasitas Saluran Drainase dalam Menampung Limpasan Hujan dan Limbah Cair Domestik pada Ruas Jalan Tuamang–Jalan Rakyat di Kota Medan Joy Eklesia Pasaribu; Hansen Anugrah Malau; Wisnu Prayogo
Jurnal Studi dan Aplikasi Teknik Sipil (JSATS) Vol. 2 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Marasofi International Media and Publishing (MIMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64123/jsats.v2.i1.2

Abstract

Perkembangan kawasan perkotaan di Kota Medan meningkatkan luas permukaan kedap air serta beban sistem drainase akibat limpasan hujan dan limbah domestik. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kapasitas saluran drainase dalam menampung debit gabungan pada ruas Jalan Tuamang–Jalan Rakyat. Metode yang digunakan meliputi analisis hidrologi untuk menentukan hujan rencana, perhitungan debit limpasan menggunakan metode rasional, proyeksi penduduk untuk estimasi limbah domestik, serta analisis hidraulika berdasarkan kondisi eksisting saluran dan sedimentasi. Hasil menunjukkan debit limpasan sebesar 14 m³/detik dan debit limbah domestik sebesar 0,025 m³/detik, sehingga total debit mencapai 14,025 m³/detik. Kondisi saluran eksisting mengalami sedimentasi dengan volume 37,28 m³ yang mengurangi kapasitas efektif. Evaluasi menunjukkan saluran masih layak untuk periode ulang 2 dan 5 tahun, cukup layak untuk 10 tahun, namun tidak layak untuk periode ulang 25 dan 100 tahun. Hal ini mengindikasikan bahwa sistem drainase belum mampu mengakomodasi debit pada kondisi hujan ekstrem. Kesimpulannya, kapasitas saluran drainase eksisting tidak memadai untuk menampung debit total secara optimal, terutama pada hujan intensitas tinggi. Oleh karena itu, direkomendasikan peningkatan kapasitas saluran melalui pelebaran atau pendalaman, pengendalian sedimentasi secara rutin, serta penerapan sistem drainase terintegrasi seperti pemisahan saluran limbah domestik dan limpasan hujan serta pembangunan infrastruktur drainase berkelanjutan.
Validasi Simulasi Kapasitor Bank untuk Perbaikan Drop Tegangan pada Sistem Distribusi 20 kV Rivaldo Panggabean; Ahmad Burhanudin Fahmi
Jurnal Studi dan Aplikasi Teknik Sipil (JSATS) Vol. 2 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Marasofi International Media and Publishing (MIMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64123/jsats.v2.i1.3

Abstract

Penurunan tegangan pada sistem distribusi tenaga listrik dapat menurunkan kualitas daya dan efisiensi penyaluran energi, terutama pada jaringan dengan beban induktif tinggi. Salah satu metode yang umum digunakan untuk memperbaiki kondisi tersebut adalah pemasangan kapasitor bank sebagai kompensasi daya reaktif. Penelitian ini bertujuan untuk memvalidasi dan membandingkan hasil simulasi pemasangan kapasitor bank pada transformator distribusi 20 kV. Metode penelitian menggunakan simulasi komparatif kuantitatif dengan membandingkan hasil simulasi independen terhadap jurnal acuan pada sistem distribusi 5 bus. Tahapan penelitian meliputi pengumpulan data, pemodelan single line diagram, simulasi aliran daya sebelum dan sesudah pemasangan kapasitor bank, perhitungan manual kebutuhan kapasitor, serta analisis perbandingan hasil simulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan kapasitor bank teoritis untuk meningkatkan faktor daya dari 0,85 menjadi 0,99 adalah sebesar 3.245,36 kVAr. Pemasangan kapasitor mampu menurunkan drop tegangan dari 6,8% menjadi 2,37% pada kondisi optimal. Namun, simulasi independen menghasilkan kapasitor aktif sebesar 6.490,72 kVAr yang menyebabkan over-compensation dengan faktor daya 0,948 leading dan drop tegangan 2,89%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa akurasi simulasi sangat dipengaruhi oleh ketelitian pemodelan sistem. Oleh karena itu, validasi konfigurasi kapasitor dan parameter jaringan sangat direkomendasikan sebelum implementasi teknis dilakukan pada sistem distribusi nyata.
Evaluasi Kinerja Pencahayaan Alami terhadap Standar Intensitas Pencahayaan Ruang Hunian Menggunakan Lux Meter pada Rumah Tinggal Salma Fauziyyah; Azzam Zaki Nahdi
Jurnal Studi dan Aplikasi Teknik Sipil (JSATS) Vol. 2 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Marasofi International Media and Publishing (MIMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64123/jsats.v2.i1.4

Abstract

Pencahayaan alami merupakan salah satu aspek penting dalam menciptakan kenyamanan visual dan efisiensi energi pada bangunan hunian. Namun, masih banyak rumah tinggal yang belum memenuhi standar pencahayaan alami sesuai SNI 6197:2011. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja pencahayaan alami pada rumah tinggal dua lantai di Kecamatan Sukamahi, Cikarang Pusat, serta menilai kesesuaiannya terhadap standar pencahayaan ruang hunian. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui pengukuran langsung intensitas cahaya menggunakan lux meter pada beberapa titik pengamatan yang disusun dalam pola grid pada setiap ruang. Pengukuran dilakukan pada pukul 08.00–15.00 WIB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ruang santai lantai 2 memiliki pencahayaan terbaik dengan rentang iluminasi 142–305 lux dan memenuhi standar SNI, sedangkan ruang tamu hanya memenuhi standar pada area tertentu. Kamar tidur lantai 1 dan ruang kamar mandi menunjukkan nilai iluminasi rendah, yaitu 18–85 lux, sehingga belum memenuhi standar pencahayaan minimum. Distribusi pencahayaan dipengaruhi oleh konfigurasi ruang, posisi bukaan, serta hambatan struktural bangunan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi orientasi bangunan, dimensi bukaan, dan tata letak ruang diperlukan untuk meningkatkan kualitas pencahayaan alami, kenyamanan visual, serta efisiensi energi pada rumah tinggal dua lantai.
Evaluasi Volumetrik dan Marshall Campuran AC-BC dengan Pemanfaatan Limbah Kulit Kerang Santy Masnauli Silaen; Marwan Lubis; Rizqia Fatikhah
Jurnal Studi dan Aplikasi Teknik Sipil (JSATS) Vol. 2 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Marasofi International Media and Publishing (MIMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64123/jsats.v2.i1.5

Abstract

Pemanfaatan limbah kulit kerang sebagai material alternatif pada konstruksi perkerasan jalan menjadi salah satu upaya untuk mengurangi limbah sekaligus meningkatkan nilai guna material lokal. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi karakteristik volumetrik dan Marshall campuran Asphalt Concrete Binder Course (AC-BC) dengan penggunaan serbuk kulit kerang sebagai substitusi agregat halus. Metode penelitian menggunakan pengujian Marshall berdasarkan spesifikasi Bina Marga dengan variasi kadar serbuk kerang sebesar 0%, 15%, 30%, 50%, dan 75%. Parameter yang dianalisis meliputi kepadatan, stabilitas, flow, Void in Mix (VIM), Void Filled with Asphalt (VFA), Void in Mineral Aggregate (VMA), dan Marshall Quotient (MQ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kadar serbuk kulit kerang menyebabkan nilai kepadatan, stabilitas, VFA, dan MQ menurun, sedangkan nilai flow, VIM, dan VMA meningkat. Nilai stabilitas tertinggi diperoleh pada variasi 15% sebesar 1174,25 kg. Berdasarkan evaluasi parameter Marshall, campuran dengan kadar serbuk kulit kerang 15%–30% masih memenuhi spesifikasi AC-BC. Pemanfaatan serbuk kulit kerang berpotensi menjadi material alternatif ramah lingkungan pada campuran perkerasan jalan, namun penggunaan kadar tinggi tidak direkomendasikan karena menurunkan kualitas campuran.
Perancangan Sistem Kendali Kualitas Udara Toilet Sekolah Berbasis ESP32 Menggunakan Sensor MQ-2, MQ-135, dan Kontrol PID Dian Atmasani; Wa Ode Nirwana Sari Halidun; Khairul Anshari; Irfin Sandra Asti
Jurnal Studi dan Aplikasi Teknik Sipil (JSATS) Vol. 2 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : Marasofi International Media and Publishing (MIMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64123/jsats.v2.i2.1

Abstract

Penurunan kualitas udara pada toilet sekolah akibat asap rokok dan akumulasi gas amonia dapat mengganggu kesehatan serta kenyamanan pengguna. Sistem ventilasi konvensional berbasis kendali manual atau on-off memiliki keterbatasan dalam merespons perubahan konsentrasi polutan secara efektif. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem kendali kualitas udara toilet sekolah berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan algoritma Proportional-Integral-Derivative (PID). Sistem dikembangkan menggunakan ESP32 yang terintegrasi dengan sensor MQ-2 untuk deteksi asap rokok, sensor MQ-135 untuk deteksi gas amonia, sensor PIR untuk deteksi keberadaan pengguna, serta exhaust fan yang dikendalikan melalui MOSFET IRLZ44N. Data kualitas udara dipantau secara real-time melalui platform Blynk. Hasil pengujian menunjukkan bahwa saat konsentrasi asap mencapai 1.471–1.509 ppm, sistem menghasilkan keluaran PWM sebesar 254 sehingga exhaust fan bekerja pada kapasitas maksimum. Pada fase pembersihan udara, nilai PWM menurun secara bertahap dari 227 menjadi 198 seiring penurunan konsentrasi polutan dari 938 ppm menjadi 853 ppm. Hasil tersebut menunjukkan bahwa algoritma PID mampu menghasilkan respons yang stabil, proporsional, dan lebih halus dibandingkan kendali on-off konvensional. Sistem juga berhasil mengaktifkan alarm secara otomatis pada kondisi polutan tinggi. Dengan demikian, sistem yang dikembangkan efektif dalam mengendalikan kualitas udara dan mendukung pemantauan lingkungan secara real-time.
Analisis Perbandingan Pemodelan Plaxis 2D dan Plaxis 3D pada Konsolidasi Tanah Reklamasi Menggunakan Prefabricated Vertical Drain Dinda Sekar Selni Prawardani; Bartolomeus Krismanto Pauta; Marina Abriani Butudoka
Jurnal Studi dan Aplikasi Teknik Sipil (JSATS) Vol. 2 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : Marasofi International Media and Publishing (MIMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64123/jsats.v2.i2.2

Abstract

Tanah reklamasi umumnya memiliki karakteristik kompresibilitas tinggi sehingga memerlukan perbaikan tanah untuk mempercepat proses konsolidasi. Penggunaan Prefabricated Vertical Drain (PVD) merupakan salah satu metode yang banyak diterapkan, namun proses instalasinya dapat menimbulkan zona terganggu (smear zone) yang memengaruhi kinerja drainase dan besarnya penurunan tanah. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh smear zone terhadap prediksi penurunan konsolidasi serta membandingkan hasil pemodelan menggunakan Plaxis 2D dan Plaxis 3D pada tanah reklamasi. Metode penelitian dilakukan melalui pemodelan numerik berbasis metode elemen hingga dengan mempertimbangkan karakteristik smear zone pada beberapa tingkat kehalusan mesh, yaitu very coarse, coarse, medium, fine, dan very fine. Data lapangan berupa parameter tanah, konfigurasi PVD, dan hasil pengamatan penurunan digunakan sebagai dasar analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi mesh menghasilkan nilai penurunan yang bersifat fluktuatif dan tidak menunjukkan hubungan linier terhadap tingkat kehalusan mesh. Pemodelan Plaxis 3D menghasilkan prediksi penurunan yang lebih mendekati data lapangan dibandingkan Plaxis 2D. Dengan demikian, representasi tiga dimensi memberikan akurasi yang lebih baik dalam menganalisis pengaruh smear zone pada tanah reklamasi. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan pemodelan tiga dimensi untuk evaluasi desain perbaikan tanah dengan PVD. Temuan penelitian dapat menjadi referensi bagi perencana dan praktisi geoteknik dalam meningkatkan keandalan prediksi penurunan tanah pada proyek reklamasi.
Pengaruh Penerapan Sistem Curtain Glass Wall Facade pada Bangunan Komersial di Jakarta terhadap Emisi Gas Rumah Kaca Rezky Andi Saputra; Danindra Atharikusuma
Jurnal Studi dan Aplikasi Teknik Sipil (JSATS) Vol. 2 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : Marasofi International Media and Publishing (MIMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64123/jsats.v2.i2.3

Abstract

Penerapan sistem curtain glass wall pada bangunan komersial di Jakarta semakin meningkat, namun berpotensi meningkatkan beban panas bangunan dan konsumsi energi pendingin yang berkontribusi pada emisi gas rumah kaca. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh sistem fasad tersebut terhadap emisi tidak langsung melalui perhitungan kinerja termal bangunan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan studi kasus pada Akmani Hotel dan Jagat Tower melalui perhitungan Overall Thermal Transfer Value (OTTV). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Akmani Hotel masih memenuhi kriteria bangunan hijau dengan nilai OTTV di bawah 45 W/m², sedangkan Jagat Tower melampaui batas tersebut akibat tingginya window-to-wall ratio sebesar 55%. Pembahasan menunjukkan bahwa dominasi material kaca pada fasad meningkatkan penetrasi radiasi panas sehingga meningkatkan kebutuhan energi pendinginan. Kesimpulan penelitian ini adalah penggunaan curtain glass wall berpengaruh signifikan terhadap peningkatan beban termal dan potensi emisi gas rumah kaca. Rekomendasi diberikan berupa pengendalian rasio bukaan, penggunaan kaca low-e, serta optimasi desain shading dan orientasi bangunan. Implikasi penelitian ini dapat menjadi acuan bagi perancang bangunan dan pembuat kebijakan dalam pengembangan bangunan hemat energi di wilayah tropis.
Analisis Pengaruh Serat Sabut Kelapa sebagai Bahan Tambah terhadap Kuat Tekan Beton K-275 Liliana; Fairuz Adibah
Jurnal Studi dan Aplikasi Teknik Sipil (JSATS) Vol. 2 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : Marasofi International Media and Publishing (MIMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64123/jsats.v2.i2.4

Abstract

Kebutuhan material beton yang ramah lingkungan semakin meningkat seiring dengan tuntutan pembangunan berkelanjutan, khususnya dalam pemanfaatan limbah organik seperti serat sabut kelapa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penambahan serat sabut kelapa sebagai bahan tambah terhadap kuat tekan beton mutu K-275. Metode yang digunakan adalah eksperimen laboratorium dengan variasi penambahan serat sabut kelapa sebesar 1%, 2%, dan 3% dari berat semen. Pengujian dilakukan pada benda uji berbentuk kubus dengan umur perawatan 7 dan 28 hari sesuai standar SNI 1974:2011. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan serat sabut kelapa 1% memberikan peningkatan kuat tekan optimum dibandingkan beton normal, yaitu mencapai sekitar 288,20 kg/cm² pada umur 28 hari. Sementara itu, penambahan 2% masih menunjukkan peningkatan ringan, sedangkan 3% menyebabkan penurunan kuat tekan akibat berkurangnya workability dan ikatan pasta semen. Kesimpulannya, serat sabut kelapa dapat dimanfaatkan sebagai bahan tambah alternatif pada beton K-275 dengan kadar optimum 1%. Rekomendasi penelitian ini adalah penggunaan variasi serat di bawah 2% untuk menjaga performa mekanis beton. Implikasi penelitian ini mendukung pengurangan limbah organik serta pengembangan material konstruksi yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Page 2 of 3 | Total Record : 21