cover
Contact Name
Gurdani Yogisutanti
Contact Email
gurdani@yahoo.com
Phone
+6281395461573
Journal Mail Official
jiki@institutkesehatan-immanuel.ac.id
Editorial Address
Jl. KH Wahid Hasyim 161
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
ISSN : 1410234X     EISSN : 25979639     DOI : 10.36051/jiki
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel terdaftar dengan ISSN 2597-9639 (media online), 1410-234X (media cetak) dan Digital Object Identifier (DOI) 10.36051/jiki yang diterbitkan oleh Institut Kesehatan Immanuel. Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel berisi tulisan yang diangkat dari penelitian atau artikel yang merupakan pemikiran yang setara dengan hasil penelitian di bidang kesehatan atau ilmu lain yang berkaitan dengan kesehatan secara umum yang belum pernah diterbitkan oleh pihak lain. terbit 2 kali dalam setahun bulan Juni dan Desember. Mulai tahun 2025 menerima karya ilmiah berupa studi kasus.
Articles 125 Documents
Penerimaan Diri Ibu dengan Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Luar Biasa (SLB) Muhammadiyah Sumedang 2018 Yulianti, Mona
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 15 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Institut Kesehatan Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v15i1.148

Abstract

Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) merupakan kelainan motorik yang banyak ditemukan pada anak-anak dan kejadiannya semakin tinggi setiap tahunnya. Di Indonesia, jumlah anak usia sekolah, yaitu 5 - 14 tahun, ada sebanyak 42,8 juta jiwa. Jika mengikuti perkiraan tersebut, maka diperkirakan ada kurang lebih 4,2 juta anak Indonesia yang berkebutuhan khusus. Pada umunya mempunyai anak berkebutuhan khusus membebani secara fisik, mental sosial, dan ekonomi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengekplorasi secara mendalam penerimaan diri ibu dengan anak berkebutuhan khusus. Metode penilitian menggunakan menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Partisipan dalam penelitian ini sebanyak 3 orang ibu yang mempunyai anak berkebutuhan khusus yang diambil dengan menggunakan metode criterion sampling di pilih oleh peneliti. Data dianalisa dengan menerapkan teknik Collaizi. Tema yang teridentifikasi terkait penerimaan diri ibu dengan anak berkebutuhan khusus berjumlah 7 tema, yaitu 1) Persepsi ibu tentang penyebab anak berkebutuhan khusus, 2) upaya mencari pertolongan terhadap masalah anak berkebutuhan khusus, 3) perkembangan kesehatan anak berkebutuhan khusus, 4) Perilaku Adaptif ibu selama merawat anak berkebutuhan khusus, 5) Bentuk dan sumber dukungan yang diperoleh ibu selama merawat anak berkebutuhan khusus, 6) bentuk dan sumber hambatan yang di temui ibu selama merawat anak berkebutuhan khusus, 7) Penerimaan diri ibu memiliki anak berkebutuhan khusus. Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan wawasan dan keterampilan perawat anak dalam memberikan dukungan bagi Ibu yang mempunyai anak berkebutuhan khusus (ABK)
Hubungan Pengetahuan dengan Perilaku Pencegahan Penularan COVID-19 pada Siswa di SMP Negeri 02 Lumar Rossiani, Rossiani
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 15 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Institut Kesehatan Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v15i1.150

Abstract

COVID-19 penyakit yang disebabkan oleh virus corona. Kalimantan Barat, sampai dengan tanggal 12 Oktober 2020, jumlah kasus konfirmasi sebanyak 1.297 kasus, sebanyak 334 orang diisolasi, 954 orang sembuh dan 9 orang meninggal. Penyebaran COVID-19 dapat ditekan jika masyarakat menjaga jarak, mencuci tangan dan memakai masker. Pengetahuan merupakan hasil tahu dan ini terjadi setelah orang melakukan penginderaan terhadap suatu objek tertentu. Notoatmodjo (2012). Tujuan Penelitian sebagai dasar utama untuk mendapat informasi apakah ada hubungan pengetahuan dan sikap terhadap perilaku menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak yang dilakukan siswa di SMP Negeri 02 Lumar Tahun 2020. Desain penelitian kuantitatif dengan pendekatan Cross Sectional. Penentuan responden dilakukan dengan teknik total sampling, yakni berjumlah 35 orang. Pengumpulan data dilakukan 18 Desember 2020. menunjukan siswa yang berpengetahuan kurang berjumlah 27 orang (77.1%) sedangkan berpengetahuan cukup 3 orang (8.6) dan yang berpengetahuan baik berjumlah 5 orang (14.3%), dan siswa yang beperilaku tidak pernah melakukan Protokol Kesehatan berjumlah 2 orang (5.7%) Siswa yang berperilaku jarang melakukan Protokol Kesehatan sebanyak 11 orang (31.4%), Siswa yang berperilaku melakukan Protokol Kesehatan Hampir selalu sebanyak 6 orang ( 17.1%), sedangkan yang berperilaku melakukan Protokol Kesehatan selalu 16 orang (45.7%) . Hasil penelitian menunjukan ada hubungan antara pengetahuan dan perilaku pencegahan Covid -19 menunjukkan nilai p value = 0,003 (p<0,05) Peningkatan pengetahuan masyarakat diperlukan untuk meningkatkan perilaku pencegahan COVID-19.
Hubungan Pola Asuh Orang Tua dengan Perkembangan Anak PAUD di Kecamatan Samalantan Herlina, Herlina; Agustin, Maria
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 15 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Institut Kesehatan Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v15i1.152

Abstract

Perkembangan secara optimal bagi anak jika anak mendapatkan pola asuh yang baik. Factor lingkungan dan interaksi antara anak dengan orang tua dapat mempengaruhi perkembangan anak yang sesuai dengan kebutuhan serta usianya. Desain korelasi, dilakukan terhadap 35 orang tua dan anak PAUD serta teknik pengambilan sampel dilakukan secara total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner KPSP (Kuesioner Pra Skrining Perkembangan) untuk mengukur kemapuan perkembangan anak, sedangkan kuisioner pola asuh orang tua merupakan kuisioner dari penelitian sebelumnya yang telah dilakukan uji validitas dan realibilitas. Analiasis univariat dan bivariat dilakukan pada penelitian ini serta menggunakan uji pearson untuk melihat hububungan atau korelasinya. Penelitian dilakukan pada bulan November sampai Desember Tahun 2019 di Wilayah Kerja Puskesmas Samalantan. Terdapat hubungan bermakna antara pola asuh orang tua dengan perkembangan anak usia PAUD dengan nilai p value 0,003. Saran dari penelitian ini terkait perkembangan anak di wilayah kerja Puskesmas dapat menjadi informasi khusus bagi petugas Kesehatan, yang dapat menjadi informasi bagi petugas Kesehatan
Peran Pendidikan Dan Sumber Informasi Pada Pengetahuan Ibu Tentang Pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu Simatupang, Sophia
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 15 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Institut Kesehatan Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v15i1.153

Abstract

Makanan pendamping Air Susu Ibu (MPASI) menjadi makanan pelengkap ASI yang diberikan saat bayi berusia 6 bulan. Namun, Penelitian menyatakan bahwa 60% bayi sebelum usia 6 bulan telah mendapatkan MPASI. Salah satu penyebab keadaan tersebut adalah karena pengetahuan ibu yang masih kurang dalam pemberian MPASI. Beberapa penelitian menegaskan bahwa pendidikan dan sumber informasi adalah faktor yang berperan dalam pengetahuan seseorang. Pengetahuan seorang ibu tentang MPASI sangatlah penting untuk mencegah stunting, yang sampai dengan saat ini masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan dan sumber informasi pada pengetahuan ibu tentang pemberian MPASI di Wilayah Kerja PKM Sukatani. Metode penelitian yang digunakan adalah analitik dengan pendekatan secara cross sectional. Sampel yang digunakan adalah ibu yang memiliki bayi usia 6-24 bulan sebanyak 77 responden yang diambil dengan teknik proportional random sampling. Pengambilan data primer menggunakan kuesioner dan  dianalisis secara univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 44,2% ibu memiliki pengetahuan yang kurang, 50,6% berpendidikan menengah, 53,2% mendapatkan sumber informasi dari non tenaga kesehatan, ada hubungan antara pendidikan dengan pengetahuan Ibu tentang pemberian MPASI (p value=0,000), ada hubungan antara sumber informasi dengan pengetahuan Ibu tentang pemberian MPASI (p value=0,000). Pendidikan dan sumber informasi berperan dalam menentukan pengetahuan Ibu dalam pemberian MPASI. Disarankan untuk mempersiapkan calon ibu agar meningkatkan pendidikannya dan sumber informasi kesehatan tentang MPASI diberikan oleh tenaga kesehatan.
Studi Literatur: Analisis Faktor yang Mempengaruhi Kecemasan dan Spiritualitas Masyarakat Selama Masa Pandemi COVID-19 Wahyuninmgsih, Indah Sri; Ulya, Eva Himatul; Janitra, Fitria Endah
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 15 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Institut Kesehatan Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v15i1.154

Abstract

Latar belakang: Pandemi COVID-19 menyebabkan masyarakat seringkali memiliki rasa kekhawatiran. Kecemasan yang muncul disetiap individu berkaitan dengan spiritualitas seseorang. Peneltian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor- faktor yang mempengaruhi kecemasan dan spiritualitas masyarakat selama masa pandemic. Metode: Literature review yang dianalisa di dapat melalui dua database (Proquest dan Google Scholar), metode penelitian yang dianalisa menggunakan penelitian crossectional yang dipublikasikan dari tahun 2020- 2021. Data dilakukan tabulasi dan dianalisis secara naratif. Hasil dan analisa: penelusuran artikel di dapatkan tujuh artikel yang sesuai kriteria inklusi yang dapat dianalisa, faktor yang berkaitan dengan kecemasan (n=5) dan spiritualitas (n=2). Kesimpulan: faktor yang mempengaruhi kecemasan adalah usia, jenis kelamin, waktu yang dihabiskan berfokus pada COVID-19, riwayat kecemasan, orang yang beresiko terinfeksi, mengikuti berita Covid-19, sedangkan faktor yang mempengaruhi spiritual adalah harapan atau optimisme dan makna kehidupan.
Literature Review: Faktor yang Mempengaruhi Kejadian Carpal Tunnel Syndrome (CTS) pada Pekerja di Sektor Manufaktur Saraswati, Siwi Kurnia; Jayanti, Siswi; Wahyuni, Ida
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 15 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Institut Kesehatan Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v15i1.155

Abstract

Pekerja industri manufaktur sering bekerja dengan menggunakan alat-alat produksi yang menimbulkan getaran atau bekerja secara manual dengan gerakan tangan yang berulang. Getaran alat kerja dan atau gerakan tangan berulang dapat menimbulkan Carpal Tunnel Syndrome (CTS). CTS merupakan suatu gangguan akibat penyempitan terowongan karpal sehingga menekan saraf medianus. CTS dapat menimbulkan rasa nyeri, kelemahan otot dan kecacatan pada pekerja. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalis faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian CTS pada pekerja di sektor manufaktur. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode studi kepustakaan dengan data dari pencarian artikel ilmiah yang didapat secara daring melalui jurnal daring terpercaya seperti Scopus, PubMed, dan Google Scholar terbitan 10 tahun terakhir (2011 2021). Data yang telah diperoleh kemudian diolah dengan tahapan editing, organizing, analyzing, dan diseminasi. Hasil pencarian diperoleh sebanyak 20 artikel yang terdiri dari 14 artikel nasional dan 6 artikel internasional. Dari telaah artikel-artikel tersebut didapatkan faktor risiko CTS dibagi menjadi dua yaitu faktor intrinsik (usia, jenis kelamin, perubahan hormonal, penyakit atau kondisi tertentu, indeks massa tubuh, dan kebiasaan merokok) dan faktor pekerjaan (gerakan repetitif, postur kerja, paparan getaran, dan masa kerja). Faktor intrinsik yang paling berpengaruh terhadap kejadian CTS adalah penyakit atau kondisi tertentu. Sedangkan faktor pekerjaan yang yang paling berpengaruh terhadap kejadian CTS adalah masa kerja.
Determinan Kepatuhan Perawat Menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) Era Pandemi Covid 19 di RSU Bethesda Serukam Tahun 2021 Kenedy, Juliming
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 15 No. 2 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Institut Kesehatan Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v15i2.161

Abstract

Banyak penelitian yang menunjukkan rendahnya perilaku kepatuhan terhadap penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), yang mestinya merupakan alternatif tindakan pencegahan bagi perawat dalam melindungi diri dari risiko penularan penyakit. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui determinan kepatuhan perawat menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) era Pandemi Covid-19 di RSU Bethesda Serukam Tahun 2021, meliputi pengetahuan, sikap, kelengkapan, kenyamanan, dan pengawasan. Metode penelitian kuantitatif, rancangan Cross Sectional. Populasi seluruh perawat di RSU Bethesda Serukam berjumlah 116 orang. Pengumpulan data kuesioner (angket) dan observasi. Analisis data univariat (distribusi frekuensi), analisis bivariat (uji kai kuadrat). Hasil analisis perawat RSU Bethesda Serukam menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) patuh (68,9%), pengetahuan baik (87,8%), sikap positif (96,7%), kelengkapan (68,9%), kenyamanan (70,0%), dan pengawasan (60,0%). Variabel yang berhubungan dengan kepatuhan adalah kenyamanan (p value = 0,001), OR = 41,800 dan pengawasan (p value = 0,001), OR = 7,118, sedangkan yang tidak berhubungan adalah variabel pengetahuan, sikap, dan kelengkapan. Pengetahuan yang baik diharapkan menumbuhkan sikap yang positif, ketersediaan/ kelengkapan Alat Pelindung Diri (APD) serta mudah didapat terus diupayakan. Pilihan bahan yang berkualitas sehingga nyaman saat digunakan dan pengawasan dari setiap atasan yang berwenang menjadi faktor yang paling mempengaruhi kepatuhan. Variabel yang signifikan berhubungan dengan kepatuhan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) yaitu variabel kenyamanan dan pengawasan, sedangkan variabel yang tidak signifikan yaitu pengetahuan, sikap, dan kelengkapan persediaan Alat Pelindung Diri (APD).
Efektivitas Media Flipchart dan Slide Power Point Terhadap Pengetahuan Tanda Bahaya Kehamilan pada Ibu Primigravida di Puskesmas Banguntapan II Yogyakarta Lestiawati, Endang; Liliana, Anita; Astuti, Murniyati
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 15 No. 2 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Institut Kesehatan Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v15i2.162

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI)  yang masih tinggi disebabkan karena masih rendahnya pengetahuan tentang tanda bahaya kehamilan. Berbagai upaya dapat dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan ibu primigravida tentang tanda bahaya kehamilan salah satunya adalah pendidikan kesehatan dengan menggunakan media flipchart dan slide power point. Penelitian ini untuk mengetahui perbedaan efektivitas pendidikan kesehatan tentang tanda bahaya kehamilan dengan menggunakan media flipchart dan slide power point terhadap pengetahuan ibu primigravida di Puskesmas Banguntapan II. Penelitian quasi eksperimen dengan desain pre and post test without control. Sampel 30 ibu primigravida diambil menggunakan teknik consecutive sampling. Sample dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok 1 adalah kelompok flipchart dan kelompok 2 adalah kelompok slide power point. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan uji T-Test Paired dan Independent T-Test. Hasil penelitian menunjukan media slide power point dan flipchart dapat meningkatkan pengetahuan tentang tanda bahaya kehamilan dengan hasil p value (0.000) < (0.05). Kesimpulan dari penelitian ini media flipchart dan slide power point sama-sama efektif terhadap tingkat pengetahuan ibu primigravida tentang tanda bahaya kehamilan di Puskesmas Banguntapan II.
Penerapan Pola Pemberian Makan terhadap Kejadian Stunting Pada Anak Prasekolah Hastuti, Dwi
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 15 No. 2 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Institut Kesehatan Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v15i2.163

Abstract

Stunting pada anak terjadi akibat dari asupan gizi yang kurang dalam waktu cukup lama akibat pola pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Prevalensi stunting di kota cimahi sebanyak 9,06%, sedangkan di puskesmas citeureup sebanyak 19,49%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola pemberian makan dengan kejadian stunting pada anak prasekolah di wilayah kerja puskesmas citeureup. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 91 responden ibu dan anak yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data melalui analisis univariat untuk melihat distribusi frekuensi dan analisis bivariat untuk melihat hubungan pola pemberian makan dengan kejadian stunting.dengan menggunakan Spearmans rho. Hasil uji statistik menggunakan spearmans rho diperoleh derajat signifikansi sebesar p value = 0,000 dengan menetapkan derajat signifikansi 0,05 yang berarti Ha diterima. Hasil analisis tersebut menunjukkan adanya hubungan antara pola pemberian makan dengan kejadian stunting. Disarankan masyarakat agar dapat meningkatkan pengetahuannya tentang pola pemberian makan yang tepat, agar kejadian stunting dapat dicegah.
Pengaruh Edukasi Perawatan BBLR Terhadap Psikomotor Ibu dalam Merawat BBLR di Rumah Sarinengsih, Yuyun; Rustikayanti, Raden Nety; Fransiska, Denni
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 15 No. 2 (2021): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Institut Kesehatan Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v15i2.164

Abstract

Latar Belakang : BBLR merupakan bayi mengalami berat badan lahir rendah < 2500gram. Masalah pada BBLR seperti, gangguan penapasan, termoregulasi, imunologi, gastrointestinal, mengakibatkan meningkatnya morbiditas dan mortalitas, sehingga dibutuhkan penatalaksanaan baik di Rumah Sakit maupun di rumah. Di rumah sakit perawatan dapat diberikan oleh tenaga kesehatan dan difasilitasi oleh rumah sakit sedangkan di rumah perawatan akan dilakukan oleh keluarga dalam hal ini ibu. Untuk dapat meningkatkan pengetahuan dan psikomotor dibutuhan edukasi sehingga perawatan yang dilakukan oleh ibu menjadi optimal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh edukasi terhadap psikomotor ibu dalam merawat BBLR dirumah. Metode :  penelitian menggunakan desain penelitian quasi eksperimental dengan rancangan two groups only post test design. Sample 30 BBLR dengan pengambilan data menggunakan metode Purposive Sampling  yang  terbagi  menjadi kelompok intervensi dan kelompok control. Analisa data menggunakan uji Mann-Whitney Test. Hasil : hampir seluruh responden (80%) pada kelompok intervensi bisa melakukan atau memperagakan perawatan BBLR, sedangkan pada kelompok control hampir seluruh responden (80%) tidak bisa melakukan perawatan BBLR dirumah. Kesimpulan : terdapat pengaruh edukasi terhadap psikomotor ibu dalam melakukan perawatan BBLR dirumah. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat menjadi dasar penetapan SOP pemberian edukasi diruang perawatan sehingga ibu yang mempunyai BBLR bukan hanya mampu secara kognitif tapi dapat meningkatkan psikomotor dalam merawat anaknya dirumah.  

Page 7 of 13 | Total Record : 125