cover
Contact Name
Abdul Mannan
Contact Email
journal.stiehidayatullah@gmail.com
Phone
+6287700097751
Journal Mail Official
journal.stiehidayatullah@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kalimulya Raya Jl. Kb. Duren, Kalimulya, Kec. Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat 16413
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Manajemen Profetik
ISSN : -     EISSN : 29863465     DOI : doi.org/10.55182/jimp.
Core Subject : Economy,
JIMP Jurnal Ilmiyah Manajemen Profetic adalah jurnal yang mencakup tentang karya ilmiyah pada bidang Manajemen
Articles 54 Documents
Pengaruh Sikap Optimis Terhadap Keaktifan Belajar Pada Mata Pelajaran Fikih Siswa Kelas XI Di MAN 1 Sumedang Hastuti, Riska Fuji; Hamid, Eka Abdul; Setia, Rahman
JIMP: Jurnal Ilmiah Manajemen Profetik Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Manajemen Profetik
Publisher : Program Studi Manajemen, STIE Hidayatullah, Depok, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55182/jimp.v3i2.706

Abstract

Keberhasilan pembelajaran sangat dipengaruhi oleh faktor internal siswa, salah satunya optimisme, yang berdampak signifikan pada kuantitas dan kualitas perolehan belajar. Siswa yang optimis akan lebih termotivasi untuk terus mencoba dan tidak mudah putus asa ketika mengalami kesulitan, sehingga optimisme memainkan peran penting dalam membentuk keaktifan mereka selama proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh sikap optimis terhadap keaktifan belajar pada mata pelajaran Fikih siswa kelas XI di MAN 1 Sumedang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 35 siswa. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner atau angket yang disebarkan secara langsung di lokasi penelitian dan secara online menggunakan tautan berupa Google Form. Adapun analisis data menggunakan aplikasi SPSS versi 25.0. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh positif dan signifikan antara sikap optimis dan keaktifan belajar pada mata pelajaran Fikih siswa kelas XI MAN 1 Sumedang. Hal ini dibuktikan dengan hasil perbandingan thitung dengan ttabel, didapati thitung lebih besar dari ttabel (5,720 > 1,690). Kontribusi pengaruh sikap optimis terhadap keaktifan belajar siswa sebesar 49,8%, sedangkan sisanya (100% - 49,8% =) 50,2% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dibahas dalam penelitian ini.
Pengaruh Tanggung Jawab Orang Tua Terhadap Sikap Optimisme Pada Mata Pelajaran PAI Siswa Kelas IX Di SMP Negeri 5 Sumedang Marliana, Revina Lestari; Sukarelawan, Asep Ganjar; Firdaos, H.
JIMP: Jurnal Ilmiah Manajemen Profetik Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Manajemen Profetik
Publisher : Program Studi Manajemen, STIE Hidayatullah, Depok, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55182/jimp.v3i2.707

Abstract

Penelitian ini berangkat dari permasalahan tanggung jawab orang tua yang sering acuh terhadap sikap anak, dikarenakan sibuknya pekerjaan, masalah ekonomi, dan lain sebagainya, seperti diasumsikan pada sikap optimisme anak terutama dalam pelajaran PAI. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data empirik: (1) Tanggung Jawab Orang Tua pada Siswa Kelas IX di SMP Negeri 5 Sumedang, (2) Sikap Optimisme pada Mata Pelajaran PAI Siswa Kelas IX di SMP Negeri 5 Sumedang, (3)Pengaruh Tanggung Jawab Orang Tua Terhadap Sikap Optimisme Pada Mata Pelajaran PAI Siswa Kelas IX di SMP Negeri 5 Sumedang. Metode yang digunakan adalah analisis statistik dengan pendekatan kuantitatif menggunakan aplikasi SPSS 25. Instrumen yang digunakan untuk memperoleh data dilapangan adalah menggunakan observasi, dokumentasi dan angket dengan sampel 80 siswa yang diambil 25% dari seluruh populasi. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IX di SMP Negeri 5 Sumedang yang berjumlah 320 siswa. Adapun hasil yang didapatkan adalah tanggung jawab orang tua dikategorikan Cukup Baik dengan persentase (56,77%), sementara sikap optimisme pada mata pelajaran PAI dikategorikan Sangat Baik dengan persentase (90,41%). Selanjutnya terkait dengan tanggung jawab orang tua dan sikap optimisme pada mata pelajaran PAI menunjukan adanya pengaruh yang searah (B = 1,886), pengaruh yang signifikan (sig = 0,200), pengaruh yang sangat kuat r = 0,999, terdapat pengaruh yang signifikan pada taraf 0,05 antara Tanggung Jawab Orang Tua Terhadap Sikap Optimisme Pada Mata Pelajaran PAI sebesar 99,7%. Beradasarkan nilai keofisien regresi (B = 1,886) dapat dinyatakan bahwa Tanggung Jawab Orang Tua berpengaruh positif terhadap Sikap Optimisme Pada Mata Pelajaran PAI.
Pengaruh Reward Dan Punishment Terhadap Kinerja Karyawan Pada Studi Empiris Pada Sektor Perbankan Perkreditan Rakyat Yusman, Fajar Nugraha; Nurzaman, Fahrizal; Hafidz, Abdul
JIMP: Jurnal Ilmiah Manajemen Profetik Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Manajemen Profetik
Publisher : Program Studi Manajemen, STIE Hidayatullah, Depok, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55182/jimp.v3i1.714

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh reward dan punishment terhadap kinerja karyawan pada sektor Bank Perkreditan Rakyat (BPR), sebuah konteks yang krusial namun seringkali kurang terwakili dalam literatur manajemen sumber daya manusia di Indonesia. Penelitian ini menguji pengaruh reward secara parsial, pengaruh punishment secara parsial, serta pengaruh reward dan punishment secara simultan terhadap kinerja karyawan. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain studi kasus empiris, penelitian ini dilakukan di BPR Bangunarta Pamanukan-Subang. Pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh (sensus), di mana seluruh populasi karyawan yang berjumlah 30 orang menjadi responden. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reward berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap kinerja karyawan (thitung​ = 4,363 > ttabel​ = 2,052; sig. = 0,000 < 0,05). Demikian pula, punishment berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap kinerja karyawan (thitung​ = 3,452 > ttabel​ = 2,052; sig. = 0,002 < 0,05). Secara simultan, reward dan punishment berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan (Fhitung​ = 13,192 > Ftabel​ = 3,354; sig. = 0,000 < 0,05). Koefisien determinasi (R2) sebesar 0,494 mengindikasikan bahwa 49,4% variasi dalam kinerja karyawan dapat dijelaskan oleh kedua variabel independen tersebut. Implikasi manajerial dari temuan ini menekankan pentingnya bagi BPR untuk merancang dan mengimplementasikan sistem reward dan punishment yang tidak hanya ada, tetapi juga adil, transparan, dan konsisten untuk mengoptimalkan kinerja sumber daya manusia.
Peran Manajemen Komunikasi Dalam Membangun Hubungan Yang Kuat Di Tempat Kerja Ankesa, Helnafri
JIMP: Jurnal Ilmiah Manajemen Profetik Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Manajemen Profetik
Publisher : Program Studi Manajemen, STIE Hidayatullah, Depok, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55182/jimp.v3i2.722

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali peran manajemen komunikasi dalam membangun hubungan yang kuat di tempat kerja. Manajemen komunikasi yang efektif sangat penting untuk menciptakan hubungan kerja yang produktif, meningkatkan kolaborasi tim, serta mengurangi potensi konflik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan wawancara mendalam, diskusi kelompok terfokus (FGD), dan observasi non-partisipatif, yang melibatkan karyawan dan manajer dari sebuah perusahaan multinasional di sektor teknologi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi terbuka dan transparan antara manajer dan karyawan memainkan peran penting dalam membangun kepercayaan, yang menjadi fondasi hubungan yang kuat. Selain itu, komunikasi yang efektif mendorong kolaborasi yang lebih baik, mempercepat pengambilan keputusan, dan meningkatkan kepuasan kerja. Umpan balik konstruktif juga ditemukan sebagai faktor penting yang memperkuat hubungan antar individu di tempat kerja. Dalam hal manajemen konflik, komunikasi yang terbuka membantu menyelesaikan masalah secara lebih konstruktif dan mengurangi ketegangan antar individu. Penggunaan teknologi komunikasi seperti Slack, Microsoft Teams, dan WhatsApp telah meningkatkan efisiensi kolaborasi, meskipun interaksi tatap muka tetap diperlukan untuk membangun kedekatan interpersonal. Penelitian ini menekankan pentingnya keterampilan komunikasi yang efektif di semua tingkat organisasi untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan harmonis, yang pada akhirnya berkontribusi pada kesuksesan organisasi secara keseluruhan.