cover
Contact Name
Alhusni
Contact Email
illat.j@uinjambi.ac.id
Phone
+628117447789
Journal Mail Official
illat.j@uinjambi.ac.id
Editorial Address
Jln. Jambi-Ma. Bulian KM. 16 Sei. Duren Jaluko Muaro Jambi 363636
Location
Kota jambi,
Jambi
INDONESIA
ILLAT-J
ISSN : ""     EISSN : 30892333     DOI : https://doi.org/10.30631/illat-j.1
This Journal focuses studying on the theories and practices of Islamic law thougth and Islamic law in Islamic countries and intends to express original research and current issues. This journal welcomes the contributions of scholars from related fields warmly that consider the following general topics; Islamic Law Thought Islamic Comparative Law Customary Law Sharia Economic Law Islamic Constitutional Law History of Islamic Law Social Sciences (Miscellaneous)
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1 (2024): October 2024" : 5 Documents clear
Pembayaran Fidyah Shalat dengan Emas Bagi Orang yang Sudah Meninggal: Perspektif Mazhab Syafi'i dan Hanafi Hidayat, Ali; Rahman Fitra, Tasnim; Rafikah, Rafikah
Journal of Islamic Legal Thought and Jurisprudence Vol. 1 No. 1 (2024): October 2024
Publisher : Program Studi Perbandingan Mazhab Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/11.14-29

Abstract

Artikel ini membahas praktik pembayaran fidyah shalat dengan emas untuk orang yang sudah meninggal di Desa Tiangko, ditinjau dari perspektif mazhab Imam Syafi’i dan Imam Hanafi. Penelitian ini bertujuan untuk memahami sejarah munculnya praktik tersebut, pandangan masyarakat, serta pendapat kedua mazhab. Metode penelitian kualitatif deskriptif digunakan dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik fidyah shalat mengikuti tradisi lama, dengan syarat utama penggunaan emas. Jika tidak ada emas, keluarga meminjam dari tetangga. Pandangan masyarakat terbagi antara yang menganggapnya tradisi penting dan yang melihatnya sebagai sesuatu yang kurang serius. Mazhab Imam Syafi’i umumnya tidak membolehkan fidyah shalat, kecuali dengan makanan pokok, sedangkan Imam Hanafi memperbolehkan fidyah dalam bentuk selain makanan pokok, seperti emas atau uang
Konsep Darurat dalam Hukum Islam Studi Fatwa MUI No. 33/2018: tentang Vaksin Measles Rubella Fatimah Saktiana, Eka; Alhusni, Alhusni; Rochman, Abdul
Journal of Islamic Legal Thought and Jurisprudence Vol. 1 No. 1 (2024): October 2024
Publisher : Program Studi Perbandingan Mazhab Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/11.30-46

Abstract

Penelitian ini mengkaji tinjauan hukum Islam terhadap fatwa MUI tahun 2018 mengenai penggunaan vaksin rubella untuk bayi dan anakanak. Menggunakan metode kualitatif melalui studi kepustakaan dan wawancara dengan pejabat MUI Provinsi Jambi, penelitian ini menganalisis latar belakang dan metodologi fatwa tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fatwa didasarkan pada kajian situasi penyakit campak dan rubella di Indonesia oleh Kementerian Kesehatan dan akademisi pada Oktober 2014. Fatwa ini menggunakan metode penetapan hukum dan mempertimbangkan konsep darurat dalam hukum Islam. Penelitian menyimpulkan bahwa ketentuan darurat dalam fatwa tersebut sesuai dengan konsep darurat dalam hukum Islam. Penggunaan vaksin rubella dianggap sejalan dengan prinsip memelihara jiwa (hifz al-nafs), yang merupakan salah satu dari lima tujuan utama syariah (maqasid al-syariah). Fatwa ini bertujuan untuk mewujudkan kemaslahatan umat manusia dengan melindungi kesehatan masyarakat dari penyakit yang berpotensi berbahaya
Kerusakan Lingkungan Akibat Pembuangan Sampah di Sungai: Tinjauan Hukum Islam dan Hukum Positif di Desa Bhakti Idaman Efendi, Ilham; Rahmadi, Rahmadi; Isa, Muhammad
Journal of Islamic Legal Thought and Jurisprudence Vol. 1 No. 1 (2024): October 2024
Publisher : Program Studi Perbandingan Mazhab Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/11.71-91

Abstract

Penelitian ini menganalisis kerusakan lingkungan hidup akibat membuang sampah menurut hukum Islam dan hukum Positif (Studi di Desa Bhakti Idaman Kecamatan Mendahara Tengah) mengangkat isu serius tentang perilaku masyarakat yang membuang sampah ke sungai. Aktivitas ini mengakibatkan penumpukan sampah dan pencemaran, yang merusak ekosistem sungai. Penelitian ini bertujuan untuk membahas beberapa hal: pertama, perspektif hukum Islam dan hukum positif terkait kerusakan lingkungan di Desa Bhakti Idaman; kedua, perbandingan pandangan kedua hukum mengenai isu ini; ketiga, langkah-langkah yang bisa diambil untuk mengatasi kerusakan lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode lapangan dengan pendekatan kualitatif, dan mengumpulkan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindakan membuang sampah di sungai dilarang dalam hukum Islam, dan pelakunya dapat dikenai hukuman Ta’zir yang ditentukan oleh hakim. Selain itu, hukum Islam dan hukum positif memiliki kesamaan dalam prinsip menjaga kelestarian lingkungan dan melarang tindakan yang merusak. Upaya penanganan kerusakan lingkungan dapat dimulai dengan kesadaran individu untuk mengurangi, mendaur ulang, dan menggunakan kembali sampah. Melalui langkah-langkah ini, diharapkan kesadaran ma-syarakat terhadap pentingnya lingkungan dapat meningkat
Sanksi Pembunuhan oleh Anak di bawah Umur di Malaysia: Analisis Akta Kanak-Kanak 2001 dan Mazhab Syafi'i Binti Mohd Afendi, Siti Hajar; Afrizal, Afrizal; Hidayati, Rahmi
Journal of Islamic Legal Thought and Jurisprudence Vol. 1 No. 1 (2024): October 2024
Publisher : Program Studi Perbandingan Mazhab Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/11.1-13

Abstract

Penelitian ini mengkaji sanksi tindak pidana pembunuhan oleh anak-anak di Malaysia, berdasarkan Akta Kanak-Kanak 2001 dan pandangan Mazhab Syafi'i. Menggunakan pendekatan undang-undang dan penelitian hukum normatif, studi ini mengandalkan data sekunder dari kepustakaan. Analisis kualitatif digunakan untuk menguraikan dan menghubungkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Akta Kanak-Kanak 2001 menetapkan sanksi yang sesuai dengan pelanggaran, tanpa hukuman mati untuk anak di bawah umur. Sementara itu, Mazhab Syafi'i umumnya menganjurkan hukuman qisas, diyat, atau kaffarah untuk pembunuhan, termasuk hukuman mati untuk pembunuhan sengaja. Namun, terdapat pengecualian untuk anak-anak yang dianggap tidak memiliki kesadaran penuh, di mana sanksi pidana dapat ditiadakan. Penelitian ini menyoroti perbedaan dan kesamaan antara hukum Malaysia dan pandangan Mazhab Syafi'i dalam menangani kasus pembunuhan oleh anak -anak.
Prank dalam Perspektif Hukum Islam: Kasus Ferdian Paleka Suryansyah, Surya; Kurniawan, Edi; Asyraf, Muhammad
Journal of Islamic Legal Thought and Jurisprudence Vol. 1 No. 1 (2024): October 2024
Publisher : Program Studi Perbandingan Mazhab Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/11.49-72

Abstract

Artikel ini mengkaji fenomena prank, khususnya kasus Ferdian Paleka pada Mei 2020, dari perspektif hukum Islam. Menggunakan metode penelitian pustaka, studi ini menerapkan teori al-maslahah untuk menganalisis tindakan prank dalam konteks Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prank seperti yang dilakukan Ferdian Paleka dilarang dalam hukum Islam, berdasarkan hadist dan ayat Al-Qur’an. Analisis melalui teori al-maslahah mengungkapkan bahwa prank tidak hanya berpotensi merusak nama baik dan kehormatan, tetapi juga dapat mengancam aspek-aspek penting kemaslahatan manusia dalam Islam. Studi ini menyoroti lima aspek utama yang terancam oleh tindakan prank: nyawa, keturunan, harta, akal, dan agama. Prank yang melampaui batas tidak lagi sesuai dengan konsep ‘practical jokes’ dan dapat membahayakan kemaslahatan umat. Penelitian ini menekankan pentingnya memahami batasan prank dalam Islam dan mengajak untuk mempertimbangkan dampaknya terhadap individu dan masyarakat dari sudut pandang hukum Islam.

Page 1 of 1 | Total Record : 5