cover
Contact Name
Muslih
Contact Email
muslih@staitaswirulafkar.ac.id
Phone
+6285730607630
Journal Mail Official
an.nafah@staitaswirulafkar.ac.id
Editorial Address
STAI Taswirul Afkar Surabaya Jl. Pegirian 238 Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
An-Nafah: Jurnal Pendidikan dan Keislaman
ISSN : 28097335     EISSN : 28096584     DOI : https://doi.org/10.64469/an-nafah.v5i2.56
An-Nafah: Jurnal Pendidikan dan Keislaman focuses on issues found in the field of Islamic Education and Islamic Studies both as material objects and or as formal objects. We invite scientists, academics, researches, practitioners, and observers in the field of Islamic Education and Islamic Studies to publish the result of their research that focuses on: 1. Learning strategy of Islamic education 2. Development of Islamic education curriculum 3. Curriculum implementation of Islamic Education 4. Scholarly Tradition of Islamic Education from Classical Islam Resources 5. Development of learning media and resources of Islamic education 6. Islamic education learning evaluation 7. Practices of Islamic education learning in school 8. Inclusive education in Islamic education 9. Action research in Islamic education
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2022): November 2022" : 6 Documents clear
Metode Mushaf Al-Miftah dalam Meningkatkan Mutu Hafalan Al-Qur’an di Pondok Pesantren Sidogiri Pasuruan Hidayat, Taufik; Badria, Laila
An-Nafah: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 2 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Taswirul Afkar Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64469/an-nafah.v2i2.23

Abstract

Al-Qur’an menjadi sumber utama dalam agama Islam. Semua urusan agama selalu dikembalikan kepada wahyu Allah maka setiap muslim wajib mempelajari al-Qur’an sesuai dengan kemampuannya. Proses pelaksanaan menghafal al- Qur’an yang dilakukan berbagai pesantren terdapat beberapa macam metode menghafal, dari berbagai macam metode dalam menghafal al-Qur’an, tersebut ternyata dapat mempermudah dan mempercepat bagi santri dalam menghafal, hafalan al-Qur’an seseorang dikatakan bermutu jika memenuhi tiga komponen yaitu tajwid, fashahah dan lancar, untuk menigkatkan mutu hafalan al-Qur’an, batartama pondok pesantren sidogiri pasuruan menyusun sebuah metode tahfidz yaitu metode mushaf al-Miftah. Jenis penelitian yang digunakan adalah jenis penelitian lapangan dengan pendekatan deskriptif kualitatif dan untuk mengecek keabsahan data menggunakan teknik triangulasi. Hasil penelitian yang menjadi temuan penulis dilapangan sekaligus jawaban dari rumusan masalah Pertama, mutu hafalan al-Qur’an yang diringkatkan di pondok pesantren sidogiri Pasuruan adalah tajwid, fashahah dan kelancaran, hafalan al-Qur’an seseorang dapat dikatakan bermutu apabila bacaannya sesuai dengan kaidah ilmu tajwid, fasih atau jelas dalam bacaanya serta lancar hafalannya.kedua metode mushaf al-Miftah adalah metode yang diraancang khusus untuk anak-anak dalam program tahfidz al-Qur’an dengan design al-Qur’an dalam bentuk jilid, yaitu 6 jilid, di dalam mushaf al-Miftah juga terdapat rumusan-rumusan yg bertujuan untuk peningkatan hafalan dengan menyebutkan tema ayat, dapat menebak ayat, surat atau juz al-quran, adapun tiga komponen mutu hafalan al-quran tersebut dapat selalu terjaga dengan penerapan metode mushaf al-Miftah ini.Ketiga, faktor pendukung dan penghambat Penerapan metode mushaf al-miftah dalam meningkatkan mutu hafalan al-Qur’an pondok pesantren sidogiri pasuruan, peneliti menemukan yaitu: a. Faktor-faktor yang menjadi pendukung yaitu: Faktor pengasuh pesantren (kiai), Faktor pembimbing, Faktor lingkungan, b. faktor-faktor yang menjadi penghambat yaitu: faktor diri sendiri, faktor teman, faktor keluarga, berbedanya latar belakang para santri, berbedanya tingkat kesadaran orang tua.
Implementasi Metode Yanbu’a dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Quran (Studi Kasus di MTs At-Taufiq Sambongdukuh Jombang) Styabudi, Wahyu; Yuliastutik, Yuliastutik
An-Nafah: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 2 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Taswirul Afkar Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64469/an-nafah.v2i2.24

Abstract

Fokus penelitian ini adalah: (1) Bagaimana perencanaan metode Yanbu’a dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an di MTs At-Taufiq Sambongdukuh Jombang (2) Bagaimana penerapan metode Yanbu’a dalam meningkatkan kemampuan membaca Al- Qur’an di MTs At-Taufiq Sambongdukuh. Tujuan penulisan dalam tesis ini adalah: (1) Untuk mengetahui perencanaan metode Yanbu’a dalam meningkatkan kemampuan membaca Al- Qur‟an di MTs At-Taufiq Sambongdukuh Jombang. (2) Untuk mengetahui penerapan metode Yanbu’a dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an di MTs At-Taufiq Sambongdukuh Jombang. Dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan menggunakan jenis penelitian deskriptif. Dalam pengumpulan datanya menggunakan metode observasi, wawancara mendalam dan dokumentasi, dengan menggunakan analisis reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa: (1) Perencanaan metode Yanbu’a dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an di MTs At-Taufiq Sambongdukuh Jombang yaitu dengan mengklasifikasikan siswa/santri untuk memasuki jilid sesuai dengan kemampuan masing-masing santri. Hal tersebut berguna agar siswa dapat belajar sesuai kemampuan yang dimiliki, selain itu memilih asatidz pendamping Al-Qur’an yang disesuaikan dengan kemampuan asatidz tersebut dan benar-benar mampu mengajar pada jilid yang akan diajarkan, serta selalu mengadakan program evaluasi pada pembelajarannya. (2) Penerapan metode Yanbu’a dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an di MTs At-Taufiq Sambongdukuh Jombang yaitu penyampaian materi menggunakan teknik klasikal, baca simak klasikal, dan sorogan individual. Menerapkan hafalan surah pendek dan surah pilihan sesuai target setiap jilid dan menerapkan lalaran surah pendek secara klasikal disetiap akhir pelajaran.
Implementasi Program Kecakapan Penerapan Ibadah (KPI) dalam Menunjang Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMK YPM 1 Taman Sidoarjo Abidin, Zainal; Mufaizah, Mufaizah
An-Nafah: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 2 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Taswirul Afkar Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64469/an-nafah.v2i2.25

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: 1) Strategi program kecakapan penerapan ibadah (KPI) di sekolah menengah kejuruan (SMK) YPM 1 Taman Sidoarjo 2) Program kecakapan penerapan ibadah (KPI) menunjang pembelajaran pendidikan agama islam (PAI) di sekolah menengah kejuruan (SMK) YPM 1 Taman Sidoarjo. 3) Faktor-faktor yang menghambat dan yang mendukung dari penerapan program kecakapan penerapan ibadah (KPI) dalam menunjang pembelajaran PAI di SMK YPM 1 Taman Sidoarjo. Melalui penelitian fenomonologi deskriptif mengenai Strategi Program Kecakapan Penerapan Ibadah (KPI) Dalam Menunjang pembelajaran Penididikan Agama Islam (PAI) di SMK YPM 1 Taman Sidoarjo. Penelitian ini memberikan hasil:; 1) Strategi program kecakapan penerapan ibadah (KPI) yang menjadi salah satu karakteristik dan program unggulan di Yayasan Pendidikan dan Sosial Ma’arif (YPM) adalah dengan praktik langsung. Tujuan program ini tentunya sebagai salah satu upaya penanaman nilai agama islam secara langsung, yaitu melalui praktek secara langsung kecakapan-kecakapan ibadah keseharian yang telah mereka pelajari sebelumnya secara teoritis di kelas. 2) Program kecakapan penerapan ibadah (KPI) menunjang pembelajaran pendidikan agama islam (PAI) karena program KPI lebih menekankan pada materi pengetahuan agama Islam (khususnya tentang ibadah) yang sifatnya menambah serta memperdalam materi agama Islam yang tidak diajarkan di pembelajaran pendidikan agama islam (PAI). 3).Sebagian faktor yang menghambat dalam perjalan KPI sebagian kecil siswa-siswi terkadang lambat dalam setoran materi KPI yang seharusnya dihafalkan atau belum mempunyai persiapan dan juga Sebagian kecil siswa-siswi ada yang masih belum bisa membaca tulisan arab. Adapun sebagian faktor pendukung dalam pelaksanaan program kecakapan penerapan ibadah (KPI) yaitu: Materi yang ada di dalam KPI merupakan kegiatan-kegiatan ibadah yang di lakukan sehari-hari. dan juga adanya instrumen buku, jadi masing-masing siswa- siswi mempunyai dua buku yang satu buku panduan dan yang satu buku prestasi KPI, dua buku ini harus dibawa kepada pembina atau pembimbing KPI setiap kali pertemuan sesuai dengan jadwalnya KPI seperti yang telah ditentukan sekolah.
Kebijakan Pendidikan Islam Masa Orde Lama hingga Orde Baru; Perspektif Sejarah Pendidikan Islam dan Implikasinya pada Pendidikan Islam Era Reformasi di Indonesia Priarni, Rina; Yaqin, Ainul; Imron, Ali; S.A.P., Rangga Sa’adillah
An-Nafah: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 2 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Taswirul Afkar Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64469/an-nafah.v2i2.27

Abstract

This research is motivated by the author's personal desire to reveal people's assumptions about changing ministers to change policies, thus making the author to examine how Islamic education policies were implemented in the old order and new order. The author considers it necessary to re-learn about Islamic education policies that were applied during the Old Order and New Order periods in terms of history. The data from this study were taken from various books written by Choirul Mahfud, Marwan Saridjo, Anas Salahudin and books that are relevant to this matter. In this regard, the research used is a qualitative research with the type of library research (library research). While the data collection techniques used are data reduction methods, data presentation, data verification and for data analysis techniques using qualitative descriptive methods and historical analysis.Based on this research, it was found that the analysis of Islamic education policies during the old order of Islamic education was more directed at efforts to renew and multiply Islamic educational institutions that were of higher quality in line with the times. While the analysis of Islamic education policy during the New Order era, the Islamic education policy was almost the same as the socio-political policy, namely the centralization of the depoliticization of society, the control of government power seemed less serious. To analyze the implications of its policies in the old order and new order, Islamic religious education is increasingly gaining an important and strategic position with the policies implemented by the government.
Epistemologi Pendidikan Islam: Studi Landasan Konseptual Pembelajaran Menurut al-Qur’an Rosyadi, Moh. Imron
An-Nafah: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 2 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Taswirul Afkar Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64469/an-nafah.v2i2.28

Abstract

Landasan konseptual pembelajaran adalah asumsi filosofis yang dijadikan titik tolak dalam rangka studi dan praktek pembelajaran. Asumsi-asumsi yang menjadi titik tolak dalam rangka pembelajaran berasal dari berbagai sumber yaitu agama, filsafat, dan hukum. Berdasarkan sumbernya tersebut, jenis landasan pembelajaran dapat diidentifikasi menjadi landasan religius pembelajaran, landasan filosofis pembelajaran, dan landasan yuridis pembelajaran. Pembelajaran akan dapat dilaksanakan dengan baik, jelas arah tujuannya, relevan isi kurikulumnya, serta efektif dan efisien metode atau cara-cara pelaksanaannya hanya apabila dilaksanakan dengan mengacu pada suatu landasan yang kokoh. Sebab itu, sebelum melaksanakan pendidikan, para pendidik perlu terlebih dahulu memperkokoh landasan pendidikannya. Mengingat hakikat pendidikan adalah humanisasi, yaitu upaya memanusiakan manusia, maka para pendidik perlu memahami hakikat manusia sebagai salah satu landasannya. Konsep hakikat manusia yang dianut pendidik akan berimplikasi terhadap konsep dan praktek pendidikannya. Dalam tulisan ini, penulis akan membahas tentang landasan religius pembelajaran. Landasan religius adalah seperangkat asumsi yang bersumber dari kaidah-kaidah agama (religi) yang dijadikan landasan teori maupun praktik pendidikan. Islam merupakan agama yang membawa misi agar umatnya menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran. Berdasarkan landasan religius ini bahwa belajar dan mengajar merupakan ibadah karena hal tersebut merupakan perintah, merupakan manifestasi dari penghambban kepada Allah SWT yang mempunyai nilai sama dengan jihad fi sabilillah, pendidikan berlangsung sepanjang hayat (long life education) yang merupkan proses yang tidak pernah selesai (never ending process).
Aktualisasi Konsep Adab Sebelum Ilmu di Mi Al Inayah Surabaya;: Upaya Menemukan Pola Penanaman Adab yang Kontekstual Muzamil, Muzamil; Priyanto, Joko
An-Nafah: Jurnal Pendidikan dan Keislaman Vol. 2 No. 2 (2022): November 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Taswirul Afkar Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64469/an-nafah.v2i2.29

Abstract

Artikel ini ditulis dalam rangka merespon sebuah fenomena dalam dunia pendidikan. Yaitu merosotnya adab yang ditandai dengan mengemukanya berita konflik antara siswa dan guru. Fenomena tentang Siswa yang berani menantang seorang guru atau seorang wali siswa yang sampai menyeret seorang guru ke ranah hukum atau tawuran antar siswa merupakan fakta yang mengenaskan. Oleh karenanya, kahadiran Sekolah Al-Inayah yang mengangkat konsep Adab sebelum Ilmu di tengah-tengah dahaga akan adab layak untuk diteliti. Ada dua rumusan; Pertama, bagaiaman konsep adab sebelum ilmu. Dan baaiamana penerapan adab sebelum ilmu di Sekolah dasar Al Inayah. Untuk menjawab rumusan tersebut, Metode yang digunakan adalah metode kualitatif. Data diperoleh dari naskah wawancara, Dokumen sekolah, catatan lapangan, catatan memo, dan dokumen resmi lainnya. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif analitis dengan tiga tahapan analisis; Reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Kesimpulannya adalah bahwa yang dimaksud dengan adab sebulum ilmu adalah mendahulukan ilmu yang dibutuhkan oleh setiap siswa. Ada enam ilmu yang ditanakan sesuai dengan jenjang kelas siswa. Iman, Alquran, Adab, Bahasa, Matematika dan life skill. Penanaman adab sebelum ilmu di sekolah Al-Inayah menggunakan metode yang bervariasi; keteladanan guru dan orang tua siswa, berkisah tentang para Nabi, para sahabat Nabi, ulama dan tokoh-tokoh pejuang bangsa, Menonoton film-film yang sesuai dengan adab yang sedang diajarkan, pemberian apresiasi atas kedisiplinan mereka dalam menjaga adab dan memberikan teguran dengan kalimat tidak langsung jika mereka lalai.

Page 1 of 1 | Total Record : 6