cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
PROSIDING SEMINAR NASIONAL
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 1,509 Documents
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN DAN LAMA KERJA PERAWAT DENGAN PENERAPAN PRINSIP ”ENAM TEPAT” DALAM PEMBERIAN OBAT DI RUANG RAWAT INAP RS Dr.KARIADI SEMARANG Yunie Armiyat; Ernawati -; Riwayati -
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2008: CONTINUING MEDICAL AND HEALTH EDUCATION (CMHE) | Peran Biomolekuler dalam Penegakan Diagnosis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tindakan pemberian obat menjadi salah satu tindakan penting seorang perawat dalam menjalankan peran kolaborasinya.Saat memberikan obat pada pasien perawat perlu memperhatikan aspek enam tepat yang meliputi: tepat pasien(right client), tepat obat (right drug) tepat dosis (right dosis, tepat waktu (right time), tepat cara (right route) dan tepat dokumentasi (right documentation). Tingkat penerapan prinsip”enamtepat”dalam pemberian obat oleh perawat merupakan gambaran perilaku perawat yang bisa dipengaruhi oleh berbagai faktor diantaranya faktor internal seperti karakteristik perawat dan faktor eksternal seperti ketersediaan peralatan, adanya prosedur tetap diruangan dan pengawasan dari ketua tim atau kepala ruang.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan prinsip enam tepat dalam pemberian obat di Ruangan rawat inap RS Dr. Kariadi Semarang dan mengetahui hubungan tingkat pendidikan dan lama kerja perawat dengan penerapan prinsip enam tepat dalam pemberian obat di Ruangan rawat inap RS Dr. Kariadi Semarang.Desain yang digunakan adalah deskriptif analitik menggunakan uji statistik non parametrik Kendall tau dan sperman rho dengan pendekatan cross sectional. Responden adalah perawat yang terlibat dengan kegiatan pemberian obat di Ruangan rawat inap RS Dr. Kariadi Semarang sejumlah 70 orang. Data dikumpulkan sebanyak dua kali untuk masing-masing responden dengan melakukan observasi perilaku perawat terkait dengan penerapan “enam tepat” dalam memberikan obat dengan panduan observasi. Data juga dikumpulkan dengan kuesioner terkait karakteristikperawat.Hasil penelitian ini secara umum menunjukkan bahwa semua perawat belum menerapkan prinsip “enam tepat” dalam pemberian obat secara keseluruhan dengan urutan ketepatan adalah sebagai berikut :(1) tepat dosis, (2) tepat waktu, (3) tepat pasien, (4) tepat pendokumentasian, (5) tepat cara dan terakhir adalah (6) tepat obat.Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa tidak ada hubungan tingkat pendidikan dan lama kerja perawat dengan penerapan prinsip”enam tepat”dalam pemberian obat. Masih banyak faktor lain yang mempengaruhi penerapan prinsip”enam tepat” dalam pemberian obat oleh perawat. Upaya penerapan prinsip”enam tepat” dapat dilakukandengan sosialisasi, pengawasan dan pelatihan bagi perawat .Kata kunci : Prinsip enam tepat pemberian obat, tingkat pendidikan perawat, lama kerja perawat.
PERAN KELUARGA DAN LINGKUNGAN Dalam memberdayakan Anak Berkebutuhan Khusus Titin Suheri
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2014: PROSIDING SEMINAR NASIONAL KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehadiran anak merupakan saat yang ditunggu-tunggu dan sangat meng-gembirakan bagi pasangan suami istri. Kehadirannya bukan saja mempererat tali cinta pasangan suami istri, tetapi juga sebagai penerus generasi yang sangat diharapkan oleh keluarga tersebut. Setiap orangtua menginginkan anaknya ber-kembang sempurna. Namun demikian sering terjadi keadaan dimana anak mem-perlihatkan gejala dan masalah dalam perkembangan sejak usia dini. .. dan betapa terkejutnya bila ternyata gejala anak menunjukkan bahwa ia termasuk Hiperaktif atau yang dikenal denganAttention Deficit Hiperactivity Disorder ( ADHD ) atau Attention Deficit Disorder ( ADD ) dan Autis Spectrum Disorder (ASD), menggambarkan anak-anak yang menderita ketidakmampuan untuk stop, look, listen and think (Abikoff, 1987). Bagaimana rasanya sebagai orang tua yang anaknya divonis, proses apa yang dihadapi orang tua, harapan apa yang ada pada mereka, dan apa yang sebaiknya dilakukan para tenaga kesehatan (dokter/perawat /psikolog) dalam upaya membantu keluarga memberikan masa depan yang lebih baikbagi anak-anak dengan resiko tinggi ini, akan dipaparkan dalam makalah ini. Anak-anak Autism Spectrum Disorder dan ADHD termasuk Children At Risk, dan mereka berhak mendapatkan kesempatan untuk meraih masa depan yang lebih baik agar bisa bermanfaat bagi diri sendiri, orang lain dan bangsa.
UJI AKTIVITAS EKSTRAK ETANOL DAUN PEPAYA (Carica papaya) TERHADAP WAKTU KEMATIAN CACING Ascaridia galli Schrank SECARA IN VITRO Rina Widiastuti; Ana Mardiyaningsih; Yunisa Djayanti Putri
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2015: Prosiding Bidang MIPA dan Kesehatan The 2nd University Research Colloquium
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The prevalence of intestinal worms in Indonesia is still very high. Worming treatment can be performed using traditional medicine like papaya (Carica papaya). The purpose of this study to determine whether the ethanol extract of papaya (Carica papaya) concentration of 5% w / v, 10% w / v, 15% w / v has an influence on the time of death Ascaridia galli Schrank in vitro, knowing LC50 and LC90 , and knowing the chemical constituents in the ethanol extract of papaya (Carica papaya). Type of research is experimental because the use of treatment with the study design Posttest Only Control Groups Design. The sample used is Ascaridia galli Schrank females taken from chicken intestine. How it works in this research Ascaridia galli Schrank soak in a solution of NaCl 0.9% as negative control, a solution of piperazine citrate 0.9% as positive control, and a solution of ethanol extract of papaya (Carica papaya) with various concentrations. Each treatment group consisted of 15 worms were divided into five pots. Observations were made every 4 hours for 48 hours. Data were analyzed with the time of death worm SPSS 17 Kruskal Wallis method. Calculation LC50 and LC90 were analyzed by linear regression. Results of processing by Kruskal Wallis showed the ethanol extract of papaya (Carica papaya) concentration of 5% w / v, 10% w / v, and 15% w / v has an influence on the time of death Ascaridia galli Schrank in vitro. The results of calculations based on linear regression analysis showed LC50 ethanol extract of papaya (Carica papaya) at a concentration of 4.42% and LC90 at a concentration of 7.68%. Chemical identification results showed that ethanol extracts of leaves of papaya (Carica papaya) contain alkaloids, saponins, and tannins.Keywords: Carica papaya, Ascaridia galli Schrank.
MODEL PENDIDIKAN KECAKAPAN HIDUP (LIFE SKILL) BAGI REMAJA PUTUS SEKOLAH DALAM USAHA MEMPERSIAPKAN DIRI MEMASUKI DUNIA KERJA MELALUI SINERGI PEMBERDAYAAN POTENSI MASYARAKAT PEDESAAN Dl WILAYAH KABUPATEN GUNUNG KIDUL Rubino Rubiyanto; Hadi Sumarsono; Abdul Ghofur; Haryanto -
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2004: PROSIDING SEMINAR NASIONAL HASIL-HASIL PENELITIAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Tepus dan Tanjungsari Kabupaten Gunungkidul. Pada tahun pertama (2003) digunakan pendekatan survey dibantu dengan metode observasi dan wawancara untuk memperoleh data potensi desa, penjaringan remaja putus sekolah dan jenis keterampilan yang diinginkan. Disimpulkan jumlah remaja putus sekolah (drop-out) sebanyak 1289 orang, dengan sebaran tingkat SDsebarryak 275 orang, tingkat SLTP 490 orang dan tingkat SLTA 524 orang. Berdasar angket need assesment diperoleh jenis keterampilan yang diinginkan meliputi 20 orang memilih kecakapan menjahit, 20 orang kecakapan perbengkelan (motor), 18 orang memilih keterampilan pertukangan (kayu), 11 orang keterampilan salon kecantikan, 9 orang memilih ketrampilan menyablon, 8 orang ternak ayam, 6 orang keterampilan elektro, 6 orang home industri, 6 orang keterampilan lain  (komputer, servis elektronik).Pada tahun kedua (2004) dengan sinergi pemberdayaan potensi masyarakat pedesaan dilakukan action research sesuai dengan hasil  need assesment tahun pertama.Kesimpulan awal ditahun kedua,  1)  life skill sangat bermanfaat bagi  remaja drop-out, 2) remaja drop-out  tumbuh  semangat  berwira  usaha, 3) terdapat 6 KUP ( Kelompok Usaha Produktif) di dua  Kecamatan,  yaitu 1 KUP bengkel sepeda motor di Keeamatan Tepus, 4 KUP menjahit,  1 KUP emping mlinjo, I KUP rias penganten.
PENGEMBANGAN MODEL KEPERAWATAN BERBASIS BUDAYA (ETNONURSING) PADA KELUARGA ETNIS MADURA DENGAN MASALAH BALITA GIZI KURANG DI KABUPETAN SUMENEP A.Azis Alimul Hidayat; Dede Nasrullah; Pipit Festy
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2013: PROSIDING KONFERENSI NASIONAL PPNI JAWA TENGAH
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingginya angka kejadian gizi kurang dan buruk di Indonesia berdasarkan hasil riset kesehatan dasar tahun 2010 menurut indikator berat badan per umur (BB/U)  sebesar 18,4%, dan di Jawa Timur gizi buruk sebesar 4,8%, gizi kurang sebesar 12,3 %, tersebut menunjukkan pelayanan kesehatan pada bayi dan anak balita khususnya masalah gizi perlu mendapatkan perhatian. Hal tersebut terjadi pula pada kabupaten Sumenep pada etnis Madura, yakni 8,6 % kejadian gizi buruk dan 20,9 % gizi kurang,. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) mengidentifikasi budaya penatalaksanaan kesehatan keluarga dalam merawat anak dengan gizi kurang di kabupaten Sumenep, 2) menganalisis asuhan keperawatan  berbasis budaya yang diberikan pada keluarga dengan anak gizi kurang di kabupaten Sumenep, dan 3) Menghasilkan model asuhan keperawatan berbasis budaya yang diberikan pada keluarga dengan anak gizi kurang di kabupaten Sumenep  Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian survey, dengan subyek penelitian 230 responden keluarga ibu balita dengan anak gizi kurang dan 45 perawat yang bekerja di Puskesmas, dengan teknik pengambilan sample simple random sampling. Hasil sementara penelitian tahun pertama ini adalah Budaya perawatan anak dengan gizi kurang yang dilakukan pada keluarga di kabupaten Sumenep, yang meliputi1) pemanfaatan teknologi kesehatan dalam perawatan didapatkan 50% responden menyataan kaang-kadang sampai tidak pernah untuk memanfaatkan teknologi kesehatan, 90% kurang memahami cara pengobatan, 60 % memiliki persepsi yang negatf, 20% memiliki kebiasaan mendahulukan makan orang tua, 90% masih mempertahankan budaya dan 60% kadang-kadang sampai tidak pernah merubah budaya yang ada karena bertentangan dengan kesehatan. Sedangkan hasil analisis tentang pelaksanaan asuhan keperawatan padakeluarga. Dalam pengkajian berbasis budaya, sebagian besar perawat masih belum banyak yang mengkaji tentang pemanfaatan teknologi kesehatan, masalah agama dan filosofi yang berhubungan dengan perawatan anak, dan masih ada 40% perawat yang jarang bahkan tidak pernah mengkaji masalah nilai-nilai budaya dan gaya hidup. Pada implementasi keperawatan berbasis budaya sebagain (44,4%) perawat jarang bahkan tidak pernah masih mempertahankan budaya yang ada apabila tidak bertentangan dengan kesehatan, selain itu hampir77,7% perawat kadang-kadang bahkan tidak pernah membantu klien untuk beradaptasi dengan budaya tertentu yang lebih menguntungkan kesehatan, dan 66.6%  perawat kadang-kadang bahkan tidak pernah melakukan restrukturisasi budaya karena bertentangan dengan kesehatan dan tidak berupaya memahami budaya klien baikpersamaan maupun perbedaan. Pada tahap evaluasi keperawatan berbasis budaya hampir 60% kadang-kadang bahkan tidak pernah melakukan evaluasi keberhasilan klien dalam mempertahankan budaya yang ada apabila tidak bertentangan dengan kesehatan, hampir 70% perawat juga kadang-kadang bahkan tidak pernah melakukanevaluasi terhadap kemampuan klien untuk beradaptasi dengan budaya tertentu yang lebih menguntungkan kesehatan, dan kemampuan merestrukturisasi budaya klien karena bertentangan dengan budaya kesehatan.  Kesimpulan dari penelitian ini adalah telah teridentifikasinya budaya dan perilaku perawatan oleh keluarga dengan anak gizi kurang dan pelaksanaan asuhan keperawatan keluarga oleh perawat yang bekerja di Puskesmas kabupaten Sumenep. Sudah dihasilkan draf awal dari penelitian dengan model keperawatan berbasis budaya, namun belum dilakukan Fokus group discusion untuk menyusunan draf II atau uji coba dari perangkat model salah satu adalah perangkat pengkajian keperawatan berupa form/lembar pengkajian keperawatanberbasis budaya, lembar analisis diagnosis berbasis budaya, materi intervensi keperawatan berbasis budaya, lembar observasi (catatan perawatan/perkembangan). Kata Kunci : Model keperawatan, budaya, gizi kurang
STUDI EXPLORASI IMPLEMENTASI INFORMED CONSENT PADA TINDAKAN KEGAWATDARURATAN OBSTETRI OLEH BIDAN DI PUSKESMAS WILAYAH KERJA DINAS KESEHATAN KOTA SEMARANG Lestari Puji Astuti; Dita Wasthu Prasida; Dewi Mayangsari
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2017: Prosiding Seminar Nasional Publikasi Hasil-Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: The causes of maternal death are divided into two, direct and indirect causes. The direct causes of maternal death include complications of pregnancy, delivery, and parturition, i.e bleeding (30-35%), eclampsia (28.76%), infection (20-25%), gestosis (15-17%). Bleeding and eclampsia is an emergency case that requires fast and responsive midwife action. Problems arise when actions taken have substantial risks, requiring the midwife to seek informed consent.Objective: To explore midwives' perception of informed consent on emergency action. Exploring midwives' perception of informed consent requirements on emergency acion. Exploring midwives' perception of informed consent implementation on emergency action. Exploring obstacles to the implementation of informed consent on emergency action. Exploring efforts to overcome obstacle to the implementation of informed consent on emergency action.Research Method: This research uses qualitative method. Data collection techniques were used by in-depth interviews. The number of informants are 3 midwives who work in District Health Center of Semarang Health Office area.Results: The results of in-depth interviews on the informants obtained information about midwives perception in terms of informed consent is the approval in performing emergency, informed consent requirements that is administratively can be implemented after handling emergency, the implementation of informed consent is explained to the patient when handling emergency and administration can adjust the patient's condition, the implementation of informed consent due to the condition of the patient during the emergency and no one to deliver.Suggestion: For the District Health Center (Puskesmas) to involve health cadres in motivating pregnant women to check their pregnancy that accompanied by husband or family (to anticipate emerging emergency).Keywords: informed consent, obstetric emergency
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI AYAM BROILER DI KABUPATEN WONOGIRI Sunarno -; Endang Siti Rahayu; Sutrisno Hadi Purnomo
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2017: PROSIDING IMPLEMENTASI PENELITIAN PADA PENGABDIAN MENUJU MASYARAKAT MANDIRI BERKEMAJUAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aimed to determine factors-factors affecting the production of broilers and income levels of broilers and broiler chicken farming efficiency in Wonogiri. The research method is a survey method. The study was conducted in Wonogiri. Sampling with simple random sampling method. The results showed that the correlation factors with broiler production expressed in cobb douglas production function models, namely: LnY = 1.4207 + 0.3312 + 0.2815 LnX1 LnX3 LnX2 + 0.0021 + 0.0080 + 0.0307 LnX4 LnX5 + 0.1732 + 0.1460 LnX6 LnX7 - 0.1081 LnX8 + e. Regression analysis showed that the DOC, feed, labor, vaccines, medicine, vitamins and mortality jointly significant effect on broiler production. Individual factors DOC, feed, vitamins and mortality significantly affect to broilers production, while labor, vaccines and drug did not significantly affect the broilers production. Income levels of broiler chicken farming is Rp. 10.563.345, - perperiode. While the calculation of R/C ratio is 1.06, which means the business of broiler chickens is already profitable. Keywords: Production, Factors affecting, broilers.
EFEKTIFITAS PEMANFAATAN PASIR PANTAI KUKUP DAN SILANE SEBAGAI FILLER BAHAN ISOLASI RESIN EPOKSI UNTUK ISOLATOR LISTRIK Moh Toni Prasetyo; Aris Kiswanto
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2015: Prosiding Bidang Teknik dan Rekayasa The 2nd University Research Colloquium
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Insulation materials that commonly used in air insulation, which, is operated at high voltage, are the porcelain, glass, and polymer materials. One of the insulating polymer materials that are used is epoxy resin because it has several advantages compared to that. However, this insulation material has a degradation of the surface due to environmental and cause insulation coated with dirt and chemicals in the long time. Material that was used in this research was epoxy resin polymer isolation using of comparison values (base material diglycidyl ether of bisphenol-A: hardener material metaphenylene diamine) were 1:1, with the increase of silane and high calcium coastal sand as filler by the value of 10%, 20%, 30%, 40%, and 50%. Research was done in laboratory according to standard IEC 587: 1984. In this study, the effect of variation in stoichiometry to the hydrophobic contact angle value, leakage current waveforms, and surface degradation caused by erosion and tracking processes and tracking time were analyzed. From the results of the research, it was obtained that the epoxy resin that was used in this research are categorized as hydrofobik and partially wetted. The increase concentration of silane dan Kukup coastal sand as filler caused the increase in contact angle which meant the increase in surface insulation resistance, so that leakage currents flew on the surface not easily and slow down the aging or the degradation decreasing on the surface of insulating material. Concentration value of filler that had the optimal performance of the tracking process and erosion was 40%.Keywords : angle of contact, epoxy resin, hidropobik, isolator, leaky current, materials filler
IbM KELOMPOK TERNAK DESA LANJAN SUMOWONO DALAM RANGKA PENINGKATAN PENDAPATAN RUMAH TANGGA Nurul Latifah; Maduretno Widowati; Widaryanti -
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2014: PROSIDING SEMINAR NASIONAL HASIL - HASIL PENELITIAN & PENGABDIAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Lanjan, Kecamatan Sumowono terletak di lereng gunung Ungaran.  Peternak di Desa Lanjan kebanyakan mengusahakan ternak lebah dan kelinci.  Dari jumlah peternak tersebut mereka membuat kelompok ternak, dimana masing-masing kelompok ternak menaungi beberapa orang yang sudah memulai usaha beternak lebah dan kelinci. Kelompok ternak yang ada diantaranya Kelompok Ternak Madu Manfaat dan Kelompok Ternak Sido Makmur. Namun karena kendala permodalan dan pemasaran, hasilnya  belum dirasakan sebagai peningkatan kesejahteraan keluarga.Melihat potensi yang begitu besar, tetapi belum termanfaatkan secara maksimal,Tim IbM STIE Pelita Nusantara telah melakukan: (1)Memberi penyuluhan, pelatihan dan pembinaan kepada peternak mengenai pentingnya / manfaat adanya kelompok ternak sertapengembangan jejaring yang akan dibentuk,(2) Dalam rangka meningkatkan kemampuan mitra dalam manajemen produksi, tim IBM STIE Pelita Nusantara telah memberikan fasilitas melalui pengadaan peralatan Sarana ternak lebah madu dan ternak kelinci. Peralatan yang telah diberikan kepada kelompok ternak Madu Manfaat adalah Kotak / Rumah lebah beserta isinya (induk lebah) dan alat pengemasan hasil produksi madu berupa cup sealer.Kelompok ternak Sido Makmur memperoleh peralatan berupa kandang kelinci dan bibit kelinci.Pelatihan teknis tentang pengemasan juga telah dilakukanoleh Tim IBM STIE Pelita Nusantara. Dalam Program pemasaran potensi ternak Desa Lanjan, STIE Pelita Nusantara dengan team Student Entrepreneur Program telah membuat dan mengelola pemasaran lewat internet (e-marketing) dengan membuatkan blog bagi kelompok ternak Madu Manfaat dan Sido Mukti. Blog tersebut di beri nama Agro Sumowono. Pelatihan mengenai pemasaran online telah dilakukan oleh Tim IBM STIE Pelita Nusantara. Pelatihan diberikan kepada mitra bagaimana cara memasarkan produk secara online, bagaimana mengupload foto-foto dan bagaimana cara merespon pembeli online. Blog yang dibuat dapat diakses melalui laman www.agrosumowono.besaba.com
Persepsi Orang Tua Terhadap pemberian Stimulasi Tumbuh kembang Anak Retardasi mental Zumrotul . Choiriyyah; Priyadi . Nugraha; SA . Nugraheni
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2011: PROSEDING SEMINAR NASIONAL KEPERAWATAN PPNI JATENG
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang - Retardasi mental adalah suatu gangguan yang heterogen yang terdiri dari fungsi intelektual yang di bawah rata-rata dan gangguan dalam keterampilan adaptif yang ditemukan sebelum orang berusia 18 tahun. Anak retardasi mental mempunyai keterbatasan, dan keterbatasan ini menyebabkan anak kurang mandiri. Salah satu cara untuk melatih kemandirian anak adalah dengan melakukan stirnulasi tumbuh kembang. Tujuan - Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara persepsi orang tua terhadap pemberian stimulasi tumbuh kembang anak retardasi mental. Metode - Jenis penelitian ini adalah deskripif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah orang tua yang memiliki anak retardasi mental yang ada di Sekolah Luar Biasa di Kotamadya Semarang. Sampel penelitian sejumlah 55 orang. Teknik pengambilan sampel dengan accidental sampling. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Kuisioner. Analisis data menggunakan Chi Square Hasil - Hasil penelitian menunjukkan pemberian stimulasi tumbuh kembang dalam kategori kurang sebesar 50,9o/o, sedangkan kategori baik sebesar 49,1%. Tidak ada hubungan antara persepsi orang tua terhadap tindakan stimulasi tumbuh kembang Kata Kunci - Anak retardasi mental, Persepsi orang tua, Stimulasi tumbuh kembang

Filter by Year

2004 2021


Filter By Issues
All Issue 2021: Proceeding The 12th International Conference On Lesson Study (ICLS-XII) 2018: PROCEEDING 1ST INSELIDEA INTERNATIONAL SEMINAR ON EDUCATION AND DEVELOPMENT OF ASIA (INseIDEA) 2018: SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI 2017: Proceeding 3rd ISET 2017 | International Seminar on Educational Technology 3rd 2017 2017: Proceeding International Seminar of Occupational Health and Medical Sciences (I-SOCMED) 2017 â 2017: Proceeding International Seminar of Occupational Health and Medical Sciences (I-SOCMED) 2017 “ 2017: Prosiding Seminar Nasional Pendidikan, Sains dan Teknologi 2017: PROSIDING IMPLEMENTASI PENELITIAN PADA PENGABDIAN MENUJU MASYARAKAT MANDIRI BERKEMAJUAN 2017: Prosiding Seminar Nasional Publikasi Hasil-Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat 2016: Proceeding of International Seminar on Education Technology (ISET) 2016 2016: PROSIDING KONTRIBUSI HASIL PENELITIAN DAN PENGABDIAN MASYARAKAT DALAM PROGRAM SUSTAINABLE DEVE 2015: Prosiding Bidang Sosial Ekonomi dan Psikologi The 2nd University Research Colloquium 2015: Prosiding Student Paper Presentation The 2nd University Research Colloquium 2015: Prosiding Bidang Pendidikan,Humaniora dan Agama The 2nd University Research Colloquium 2015: Prosiding Bidang Teknik dan Rekayasa The 2nd University Research Colloquium 2015: Prosiding Bidang MIPA dan Kesehatan The 2nd University Research Colloquium 2014: PROSIDING KONFERENSI NASIONAL PPNI JAWA TENGAH 2014: PROSIDING SEMINAR NASIONAL KEPERAWATAN 2014: PROSIDING | Seminar & Call For Paper “Tata Kelola Organisasi dan Arah Pembangunan Ekonomi Indo 2014: PROSIDING SEMINAR NASIONAL HASIL - HASIL PENELITIAN & PENGABDIAN 2013: PROSIDING SEMINAR NASIONAL STATISTIKA 2013 2013: PROSIDING KONFERENSI NASIONAL PPNI JAWA TENGAH 2013: PROSIDING: SEMINAR INTERNASIONAL LINGUISTIK TRANSDISIPLINER 2012: SEMINAR NASIONAL HASIL PENELITIAN 2012 2012: PROCEEDING SEMINAR NASIONAL KEPERAWATAN : Penggunaan Herbal Dalam Kesehatan Perempuan 2011: PROSEDING SEMINAR NASIONAL KEPERAWATAN PPNI JATENG 2011: PROSIDING SEMINAR NASIONAL EKONOMI 2010: PROSIDING SEMINAR NASIONAL HASIL-HASIL PENELITIAN 2010: Bio Molekuler, Analis Kesehatan, Keperawatan 2010: Kesehatan Masyarakat, Olahraga, Gizi, dan Pangan 2010: Sain, Teknologi, Kimia Sosial dan Humaniora, Kimia 2008: CONTINUING MEDICAL AND HEALTH EDUCATION (CMHE) | Peran Biomolekuler dalam Penegakan Diagnosis 2004: PROSIDING SEMINAR NASIONAL HASIL-HASIL PENELITIAN More Issue