cover
Contact Name
M.Iqbal Ihsan
Contact Email
snkpummuba22@gmail.com
Phone
+6282177709754
Journal Mail Official
snkpummuba22@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Muara Bungo Jl. Rang Kayo Hitam, Cadika, Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo, Jambi 37211
Location
Kab. bungo,
Jambi
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Keguruan dan Pendidikan (SNKP)
ISSN : -     EISSN : 31096166     DOI : -
Core Subject : Education,
Prosiding Seminar Nasional Keguruan dan Pendidikan merupakan Prosiding yang memuat artikel yang telah dideseminasikan dalam kegiatan Seminar Nasional Keguruan dan Pendidikan (SNKP) yang diselenggarakan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Muara Bungo. SNKP berkomitmen menjadi wadah akademik bagi pakar pendidikan, Pemerhati, Akademisi, Peneliti, Mahasiswa dan Masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap perkembangan pendidikan dan isu-isu pendidikan di Indonesia. Secara bekala, SNKP mampu menjadi forum pakar pendidikan dari berbagai instansi di seluruh Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 120 Documents
Profil Miskonsepsi Siswa pada Materi Ekosistem Menggunakan Three-Tier Diagnostic Test Maftuha, Mahda Rizqina
PROSIDING SEMINAR NASIONAL KEGURUAN DAN PENDIDIKAN (SNKP) Vol. 3 (2025): Prosiding Seminar Nasional Keguruan dan Pendidikan (SNKP) 2025
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Praktik pembelajaran yang kurang efektif menjadi salah satu penyebab siswa mengalami pemahaman konsep yang kurang. Miskonsepsi merupakan konsep dari dalam diri siswa yang tidak sesuai dengan kaidah konsep ilmiah yang sesungguhnya. Miskonsepsi bersifat persisten, sulit diubah, dan dihilangkan dalam beberapa konsep. Maka, diperlukan usaha untuk mengidentifikasi miskonsepsi siswa pada setiap materi pembelajaran. Salah satu instrumen untuk mengidentifikasi miskonsepsi siswa yaitu tes diagnostik tiga tingkat . Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi miskonsepsi siswa SMA pada materi ekosistem. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian menggunakan purposive sampling dimana siswa yang menjadi responden merupakan siswa yang belum pernah mempelajari materi ekosistem di tingkat SMA di Kota Pasuruan sebanyak 31 responden. Kriteria profil miskonsepsi siswa menggunakan instrumen tes diagnostik tiga tingkat mengacu pada (Gurel, 2015). Hasil pengujian miskonsepsi pada materi ekosistem di salah satu SMA di Kota Pasuruan, diketahui presentase paling tinggi terdapat pada sub materi definisi dan komponen ekosistem dengan presentase 38%, aliran energi 26%, interaksi antar komponen ekosistem 24%, dan daur ulang biogeokimia 20%. Kriteria ilmiah konsepsi , miskonsepsi positif palsu , dan miskonsepsi negatif palsu siswa memperoleh rata-rata 10%, kurangnya pengetahuan memperoleh presentase sebesar 19%, dan miskonsepsi 28%. Pengembangan instrumen diagnostik three tier test dapat digunakan untuk mengetahui miskonsepsi siswa dan menjadi alat evaluasi bagi guru untuk merancang pembelajaran agar siswa dapat memahami konsep ilmiah dengan benar.
Pengembangan Modul Bahasa Jepang Tingkat Dasar Berbasis Aktivitas Pembelajaran dengan Pendekatan CLT (Communicative Language Teaching) di Lembaga Pelatihan Kerja (Sebuah Studi Pendahuluan) Fajriannoor, Rezki
PROSIDING SEMINAR NASIONAL KEGURUAN DAN PENDIDIKAN (SNKP) Vol. 3 (2025): Prosiding Seminar Nasional Keguruan dan Pendidikan (SNKP) 2025
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningkatnya kesempatan untuk bekerja di Jepang, membuat peningkatan yang signifikan terkait banyaknya lembaga pelatihan kerja (LPK) yang membuka kelas persiapan bahasa Jepang. Namun, di samping ketatnya jadwal belajar, muncul berbagai masalah yang dihadapi pemelajar di LPK yang tidak bisa dipandang sebelah mata, sehingga perlu dilakukan variasi pembelajaran untuk dapat meningkatkan kemampuan berbahasa Jepang mereka. Sebagai salah satu solusi, Communicative Language Teaching dipandang sebagai sebuah jawaban agar pembelajaran bahasa Jepang yang bersifat komunikatif dapat dimaksimalkan di kelas. Dengan memperhatikan kerangka metodologi dalam pendekatan komunikatif yang diusung oleh CLT, tahapan pembelajaran yang komunikatif dapat dirancang agar pemelajar dapat menguasai tahap demi tahap materi dalam pembelajaran hingga mereka siap dalam mempraktikkan bahasa yang mereka pelajari di kelas di masa mendatang saat mereka mulai bekerja di Jepang.
Sinergi Dunia Pendidikan dan Industri dalam Mewujudkan Kemandirian Energi Berbasis Panas Bumi Apriyadi, Lutfi
PROSIDING SEMINAR NASIONAL KEGURUAN DAN PENDIDIKAN (SNKP) Vol. 3 (2025): Prosiding Seminar Nasional Keguruan dan Pendidikan (SNKP) 2025
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energi yang berkelanjutan menjadi tantangan besar bagi Indonesia, terutama dalam menghadapi keterbatasan sumber energi fosil. Salah satu potensi energi terbarukan yang melimpah namun belum dimanfaatkan secara maksimal adalah energi panas bumi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara dunia pendidikan dan industri dalam mendukung pengembangan energi panas bumi sebagai langkah strategis menuju kemandirian energi nasional. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi literatur dan wawancara kepada pihak-pihak terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sinergi antara institusi pendidikan dan pelaku industri masih lemah dan belum terintegrasi secara sistematis. Diperlukan pembaruan kurikulum, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta dukungan kebijakan dari pemerintah agar kolaborasi ini dapat berjalan efektif. Dengan memperkuat hubungan antara pendidikan dan industri, pemanfaatan panas bumi diharapkan mampu menjadi solusi energi jangka panjang yang ramah lingkungan dan mendukung ketahanan energi nasional.
Peran Literasi lingkungan terhadap peningkatan kemampuan berfikir kritis: Literature review Wulandari, Titis
PROSIDING SEMINAR NASIONAL KEGURUAN DAN PENDIDIKAN (SNKP) Vol. 3 (2025): Prosiding Seminar Nasional Keguruan dan Pendidikan (SNKP) 2025
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan berpikir kritis melalui pendekatan studi literatur. Literasi lingkungan mencakup pemahaman, kesadaran, dan tanggung jawab individu terhadap isu-isu lingkungan, serta kemampuan untuk mengambil keputusan yang tepat dalam konteks keberlanjutan. Kemampuan berpikir kritis sangat penting dalam menghadapi kompleksitas permasalahan lingkungan yang menuntut analisis, evaluasi, dan solusi yang logis serta berbasis data. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu metode tinjauan sistematis, menggunakan Systematic Review dan Meta-Analysis. Artikel yang akan dianalisis dicari menggunkan aplikasi Publish Or Perish untuk database dari Google scholar. Melalui telaah berbagai sumber pustaka, ditemukan bahwa program dan pendekatan pembelajaran yang menekankan pada literasi lingkungan mampu merangsang siswa untuk berpikir lebih analitis, reflektif, dan solutif terhadap masalah nyata di sekitar mereka. Artikel ini menyimpulkan bahwa integrasi literasi lingkungan dalam pembelajaran merupakan strategi yang efektif untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis peserta didik. Studi ini juga merekomendasikan perlunya penguatan kurikulum dan metode pengajaran yang kontekstual dan interdisipliner guna mendukung pengembangan kedua aspek tersebut secara sinergis.
Penerapan Metode System Usability Scale dalam Pengujian Rancangan website Sistem Manajemen Arsip Digital Sekolah Muspawi, Mohamad
PROSIDING SEMINAR NASIONAL KEGURUAN DAN PENDIDIKAN (SNKP) Vol. 3 (2025): Prosiding Seminar Nasional Keguruan dan Pendidikan (SNKP) 2025
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usaha untuk mendapatkan status akreditasi dan peringkat sesuai dengan yang diharapkan membutuhkan persiapan yang matang dan kerja sama yang baik dari tiap-tiap unit yang berada di sekolah tersebut. Kenyataannya dalam melakukan akreditasi sekolah tidak berjalan dengan mudah karena banyak permasalahan yang terjadi. Adapun permasalahan yang terjadi adalah seperti persiapan yang dilakukan oleh sekolah terburu-buru, bukti fisik yang belum cukup, panduan akreditasi yang belum lengkap, sekolah tidak memiliki waktu untuk melakukan evaluasi diri serta kurangnya koordinasi dan komunikasi antar individu maupun tim. Perlu adanya Sistem Manajemen Arsip Digital berbasis web. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kegunaan Sistem Manajemen Arsip Digital berbasis web dengan mengadopsi metode System Usability Scale (SUS). Sampel penelitian ini adalah staf dan guru SMA yang berjumlah 55 orang. Pemilihan sampel penelitian menggunakan teknik nonprobability sampling dengan teknik purposive sampling. Pada kuesioner SUS terdapat 10 item pernyataan yang telah valid dimana nilai rhitung lebih besar dari pada rtabel yang memiliki nilai 0,266. Uji reliabilitas kuesioner menunjukan nilai Cronbach’s Alpha yakni sebesar 0,549 yang berarti kuesioner ini menunjukkan reliabilitas yang cukup. Hasil evaluasi yang mengadopsi metode System Usability Scale menunjukkan skor SUS Aplikasi Sistem Manajemen Arsip Digital sebesar 66,36 berada di Grade C. Skor SUS Aplikasi Sistem Manajemen Arsip Digital sebesar 66,36 berada di Grade C yang artinya cukup memuaskan pengguna. Skala adjective-nya berada pada level OK/cukup yang berarti sistem sudah layak, artinya penggunaan Aplikasi Sistem Manajemen Arsip Digital sudah dapat diterima, dan level NPS berada pada tingkat passive yang mana artinya pengguna merasa netral atau sedikit puas terhadap sistem ini dengan masih ada ruang untuk peningkatan.
Etnomatematika Suku Mandailing: Tinjauan Literatur Sistematik Tahun 2018-2024 Hayati, Nisma
PROSIDING SEMINAR NASIONAL KEGURUAN DAN PENDIDIKAN (SNKP) Vol. 3 (2025): Prosiding Seminar Nasional Keguruan dan Pendidikan (SNKP) 2025
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Etnomatematika menjadi pendekatan yang menjembatani pengetahuan matematika formal dengan praktik budaya lokal. Suku Mandailing memiliki potensi kekayaan budaya yang dapat diungkap melalui lensa etnomatematika, namun pemetaan studi ini masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tren penelitian etnomatematika pada Suku Mandailing dari tahun 2018 hingga 2024. Penelitian ini menerapkan metode tinjauan literatur sistematik. Data yang dianalisis berupa 20 artikel bertema etnomatematika Suku Mandailing yang dipublikasikan tahun 2018 sampai 2024. Data diperoleh dari database Google Scholar. Analisis data dilakukan dengan mengidentifikasi, meninjau, menganalisis, dan menginterpretasikan data. Hasil penelitian menunjukkan fluktuasi dalam jumlah publikasi etnomatematika Suku Mandailing selama periode 2018-2024. Jenis penelitian kualitatif eksploratif mendominasi dibandingkan penelitian pengembangan perangkat pembelajaran berbasis etnomatematika. Objek budaya yang banyak dikaji meliputi rumah adat, alat musik, makanan, pakaian, dan permainan tradisional. Konsep matematika yang banyak diterapkan meliputi geometri, aljabar, logika, dan konsep-konsep dasar matematika. Penelitian ini berkontribusi dalam menggambarkan tren penelitian etnomatematika Suku Mandailing dan menjadi referensi bagi penelitian lanjutan serta pengembangan pembelajaran berbasis budaya Suku Mandailing.
Literasi Digital sebagai Fondasi Pengembangan Keterampilan Mahasiswa PGSD dalam Perancangan Pembelajaran IPAS Gamifikasi: Tinjauan Literatur Sundahry
PROSIDING SEMINAR NASIONAL KEGURUAN DAN PENDIDIKAN (SNKP) Vol. 3 (2025): Prosiding Seminar Nasional Keguruan dan Pendidikan (SNKP) 2025
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini mengkaji peran literasi digital sebagai fondasi dalam pengembangan keterampilan mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) untuk merancang pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) yang menerapkan prinsip gamifikasi. Melalui metode tinjauan literatur sistematis terhadap 10 artikel terpilih yang diterbitkan dalam rentang waktu 10 tahun terakhir (2015-2025), penelitian ini mengidentifikasi tren, tantangan, dan peluang dalam integrasi literasi digital dan gamifikasi dalam pembelajaran IPAS di tingkat sekolah dasar. Hasil menunjukkan bahwa tingkat literasi digital yang memadai memungkinkan mahasiswa PGSD mengembangkan pembelajaran IPAS gamifikasi yang lebih efektif, interaktif, dan sesuai dengan tuntutan era digital. Implikasi dari temuan adalah pentingnya memperkuat kurikulum PGSD dengan komponen literasi digital dan desain pembelajaran gamifikasi untuk mempersiapkan calon guru yang mampu mengintegrasikan teknologi secara bermakna dalam pembelajaran IPAS di era pendidikan 4.0.
Bentuk Sport Tourism Sebagai Aktivitas Olahraga Dan Destinasi Wisata Indaro, Wahyu
PROSIDING SEMINAR NASIONAL KEGURUAN DAN PENDIDIKAN (SNKP) Vol. 3 (2025): Prosiding Seminar Nasional Keguruan dan Pendidikan (SNKP) 2025
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Olahraga sebagai salah satu aspek dalam kehidupan membutuhkan pengelolaan yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pemasaran, pengarahan, dan evaluasi sehingga tercapai tujuan utama yang dicanangkan, yaitu mendatangkan prestasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk sport tourism sebagai aktivitas olahraga dan destinasi wisata. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kepustakaan literature review. Metode ini dipilih karena untuk menghasilkan teori baru mengenai topik penelitian dengan melakukan kajian hasil penelitian terdahulu berdasar teori yang dapat dipertanggungjawabkan. Dengan memahami bentuk sport tourism sebagai aktivitas olahraga dan destinasi wisata ini memungkinkan pengelola destinasi untuk mengembangkan infrastruktur yang sesuai dengan kebutuhan segmen pasar yang berbeda, baik itu wisatawan yang berpartisipasi secara aktif dalam olahraga maupun mereka yang menikmati acara olahraga sebagai penonton. Diharapkan dengan adanya sport tourism akan mendukung kesehatan masyarakat juga mendorong promosi daerah. Dengan masyarakat berolahraga juga akan meningkatkan sektor wisata. Penelitian ini menunjukkan bahwa sport tourism bermanfaat untuk menyediakan pengalaman yang menyenangkan bagi semua peserta, baik melalui keterlibatan langsung dalam aktivitas fisik maupun melalui pengalaman sosial dan hiburan yang ditawarkan. Partisipasi aktif merujuk pada keterlibatan peserta dalam olahraga itu sendiri, sementara hiburan mencakup elemen yang membuat pengalaman lebih menyenangkan dan menarik, seperti aspek sosial, relaksasi, dan kebersamaan. Manfaat ini penting karena sport tourism pada dasarnya tidak menekankan pada kompetisi ketat, melainkan pada kesenangan dan kepuasan peserta.
Studi Literatur: Pengaruh Problem-Based Learning terhadap Keterampilan Proses Sains dan Hasil Belajar Siswa Junartiah
PROSIDING SEMINAR NASIONAL KEGURUAN DAN PENDIDIKAN (SNKP) Vol. 3 (2025): Prosiding Seminar Nasional Keguruan dan Pendidikan (SNKP) 2025
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya keterampilan proses sains dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA menjadi perhatian penting dalam dunia pendidikan. Model pembelajaran yang berpusat pada siswa, seperti Problem-Based Learning (PBL), dinilai mampu menjadi solusi untuk meningkatkan kemampuan berpikir ilmiah siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model Problem-Based Learning terhadap keterampilan proses sains dan hasil belajar siswa melalui studi literatur. Penelitian ini merupakan studi literatur dengan desain sistematis, yang menganalisis 38 artikel penelitian yang dipublikasikan pada Google Scholar dari tahun 2019 hingga 2024. Populasi dalam studi ini adalah seluruh artikel yang membahas pengaruh PBL terhadap pembelajaran IPA. Sampel dipilih secara purposive dengan kriteria inklusi seperti jenjang pendidikan dasar hingga menengah, artikel berbahasa Indonesia dan Inggris, serta mencantumkan data kuantitatif tentang hasil belajar dan keterampilan proses sains. Variabel independen adalah model PBL, sedangkan variabel dependen mencakup keterampilan proses sains dan hasil belajar siswa. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif melalui tabulasi dan grafik menggunakan statistik ringkasan, seperti rerata skor dan nilai N-Gain. Hasil studi menunjukkan bahwa model PBL secara konsisten meningkatkan keterampilan proses sains siswa. Rata-rata keterampilan proses sains pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol (misalnya: Janah et al. eksperimen= 85.4 vs kontrol= 65.3; Stevani et al. eksperimen= 79.94 vs kontrol= 69.56). Hasil belajar juga mengalami peningkatan signifikan dengan nilai N-Gain rata-rata kategori sedang hingga tinggi. Distribusi jenjang pendidikan didominasi oleh tingkat SMP (42.1%), diikuti SMA, SD, dan perguruan tinggi. Problem-Based Learning terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan proses sains dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA. Implikasi praktis dari hasil ini mendukung pentingnya integrasi PBL dalam kurikulum pendidikan sains untuk mendorong pembelajaran yang aktif, kontekstual, dan bermakna.
Analisis Kebutuhan Siswa SMA Terhadap Media Pembelajaran Fisika Berbasis Android Dalam Bentuk Aplikasi Interaktif Muki, Beata Graceshela; Aviyanti, Lina
PROSIDING SEMINAR NASIONAL KEGURUAN DAN PENDIDIKAN (SNKP) Vol. 3 (2025): Prosiding Seminar Nasional Keguruan dan Pendidikan (SNKP) 2025
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan siswa SMA terhadap media pembelajaran fisika berbasis Android dalam bentuk aplikasi interaktif. Subjek dan Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis survei melalui pendekatan secara deskriptif kuantitatif. Analisis data menggunakan teknik analisis statistik deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas 50 siswa dari salah satu SMA di Provinsi Jawa Barat, yang mencakup 38 siswa perempuan dan 12 siswa laki-laki. Instrumen penelitian berupa angket kebutuhan media pembelajaran, yang disebarkan secara langsung kepada responden. Hasil: Hasil analisis data menunjukkan bahwa 48 dari 50 siswa (96%) menyatakan sangat setuju terhadap pentingnya pengembangan media pembelajaran fisika berbasis Android dalam bentuk aplikasi interaktif, karena dinilai dapat mempermudah pemahaman konsep-konsep fisika yang bersifat abstrak. Secara keseluruhan, sebesar 88% responden memberikan respon dalam kategori “sangat setuju” terhadap kebutuhan dalam menggunakan media belajar berbasis aplikasi Android dalam pembelajaran fisika. Kesimpulan: Temuan ini mengindikasikan adanya kebutuhan yang signifikan terhadap pengembangan media pembelajaran fisika berbasis aplikasi Android yang tidak hanya interaktif, tetapi juga mampu meningkatkan minat dan pemahaman siswa dalam belajar fisika.

Page 10 of 12 | Total Record : 120