cover
Contact Name
M.Iqbal Ihsan
Contact Email
snkpummuba22@gmail.com
Phone
+6282177709754
Journal Mail Official
snkpummuba22@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Muara Bungo Jl. Rang Kayo Hitam, Cadika, Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo, Jambi 37211
Location
Kab. bungo,
Jambi
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Keguruan dan Pendidikan (SNKP)
ISSN : -     EISSN : 31096166     DOI : -
Core Subject : Education,
Prosiding Seminar Nasional Keguruan dan Pendidikan merupakan Prosiding yang memuat artikel yang telah dideseminasikan dalam kegiatan Seminar Nasional Keguruan dan Pendidikan (SNKP) yang diselenggarakan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Muara Bungo. SNKP berkomitmen menjadi wadah akademik bagi pakar pendidikan, Pemerhati, Akademisi, Peneliti, Mahasiswa dan Masyarakat yang memiliki kepedulian terhadap perkembangan pendidikan dan isu-isu pendidikan di Indonesia. Secara bekala, SNKP mampu menjadi forum pakar pendidikan dari berbagai instansi di seluruh Indonesia.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 120 Documents
Upaya Meningkatkan Proses Dan Hasil Belajar IPAS Menggunakan Model SAVI (Somatic, Auditory, Visual Dan Intelektual) Di Kelas V SDN 224/II Sijau Kecamatan Rimbo Tengah Kabupaten Bungo Ibnu Kharis alfauzi; wiyoko, tri; R.Habibie, Zulqoidi
PROSIDING SEMINAR NASIONAL KEGURUAN DAN PENDIDIKAN (SNKP) Vol. 2 (2024): Prosiding Seminar Keguruan dan Pendidikan (SNKP) 2024
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan sebanyak 2 siklus dengan empat tahap setiap siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi, dengan tujuan untuk meningkatkan proses dan hasil belajar IPAS menggunakan model SAVI melalui teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif. Hasil peneltian didapatkan adanya peningkatan yang mana dari siklus 1 untuk proses belajar peserta didik sebesar 61,76% dan hasil belajar sebesar 38,23%, Sedangkan siklus 2 proses belajar peserta didik sebesar 91,17% dan hasil belajar sebesar 82,35%. Maka dapat disimpulkan adanya peningkatan baik dari segi proses maupun hasil belajar melalui penerapan model pembelajaran SAVI pada mata pelajaran IPAS kelas 5 SDN 224/II Sijau Kecamatan Rimbo Tengah Kabupaten Bungo.
Desain E-Modul Model Pembelajaran Dilemma-STEAM Pada Materi Pengukuran Kelas Fitria Putri Setyaningrum; Nasbey, Hadi; Rahmawati, Yuli
PROSIDING SEMINAR NASIONAL KEGURUAN DAN PENDIDIKAN (SNKP) Vol. 2 (2024): Prosiding Seminar Keguruan dan Pendidikan (SNKP) 2024
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan e-modul pembelajaran fisika dengan menerapkan model pembelajaran Dilemma-STEAM pada materi pengukuran kelas X ini bertujuan untuk memberikan media pembelajaran yang efektif dalam membantu peserta didik memahami konsep fisika khususnya pada materi pengukuran dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Materi pengukuran merupakan materi dasar pada pelajaran fisika, namun masih kurangnya pemahaman peserta didik mengenai hubungan materi pengukuran dengan kehidupan sehari-hari menyebabkan rendahnya pemahaman peserta didik. Pengembangan ini dilakukan dengan menggunakan model pengembangan ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation, dan Evaluation) menggunakan data kualitatif dan kuantitaif dengan pengumpulan data antara lain menggunakan kuisioner mengenai kebutuhan media pembelajaran dan kebutuhan peserta didik mengenai e-modul dalam pembelajaran fisika serta melalui analisis literatur. Hasil penelitian menunjukkan 88,9% penggunan media belajar digital dapat mempermudah proses belajar dan 52,8% menyatakan kesulitannya dalam pembelajaran fisika adalah menghubungkannya dengan kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, pengembangan e-modul ini dilengkapi dengan contoh-contoh permasalahan yang ada di kehidupan sehari-hari serta didukung dengan fitur-fitur interaktif seperti, gambar, audio, video, simulasi, dan kuis. E-modul ini disusun berdasarkan sintaks belajar Dilemma-STEAM dimulai dengan tahap refleksi, eksplorasi, elaborasi, integrasi dan diakhiri dengan tahap transformasi. Pada tahap integrasi akan dilakukan pengerjaan proyek STEAM seperti pembuatan alarm kebakaran dengan sensor suhu, alat peringatan banjir, serta alat pengukur kecepatan angin sederhana. Pada akhirnya desain e-modul yang berbasis Dilemma-STEAM dapat diakses melalui aplikasi Canva menggunakan perangkat elektronik dapat memudahkan peserta didik dalam proses pembelajaran.
Kajian Kurikulum Bahasa Arab di SMP Islam Terpadu Insan Madani Banjarmasin Harmina
PROSIDING SEMINAR NASIONAL KEGURUAN DAN PENDIDIKAN (SNKP) Vol. 2 (2024): Prosiding Seminar Keguruan dan Pendidikan (SNKP) 2024
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengungkap tentang kurikulum pembelajaran bahasa Arab yang ada di Sekolah Islam Terpadu Insan Madani Banjarmasin. Kurikulum yang digunakan  sekolah Islam terpadu berbasis tahfidz dan kitab kuning dalam pembelajaran bahasa Arab adalah sejumlah perencanaan dan materi yang digunakan pengajar bagi para peserta didiknya di lingkungan sekolah. Disekolah ini, pembelajaran bahasa Arab dan pelajaran umum seimbang dalam pemberian materinya berupa sintaksis bahasa dan kajian keislaman dalam bentuk kitab kuning atau buku-buku berbahasa Arab tanpa baris, hal ini sesuai dengan visi  dan misi sekolah yaitu berwawasan luas dan membudayakan kehidupan peserta didik yang dilandasi akhlak mulia. Disamping itu, sekolah ini juga menerapkan kurikulum tahun 2013 dan kurikulum merdeka belajar dari kementrian Agama untuk para peserta didiknya. Terkait dengan materi bahasa Arab, materi yang disajikan di kelompokkan dalam berbagai mata pelajaran seperti nahwu, sharaf, ta’lim al-muta’allim, tafsir, tarikh al-Islami dan lainnya. Metode yang digunakan para guru paling dominan adalah qowaid wa tarjamah juga metode lainnya yang sesuai dengan materi yang diajarkan. Evaluasi yang digunakan adalah tes lisan dan tulisan. Adapun metode yang digunakan dalam mengkaji bahasan ini adalah studi kasus, dengan metode kualitatif deskriptif. Tujuannya untuk  mendeskripsikan hasil temuan pustaka dari observasi, wawancara, artikel, buku dan dokumen lainnya. Kemudian data disajikan dan ditarik kesimpulan.
Penggunaan Kurikulum Bahasa Arab “ISMUBA” di SD Muhammadiyah 9 Banjarmasin Aulia Nur Afifah Rahmi
PROSIDING SEMINAR NASIONAL KEGURUAN DAN PENDIDIKAN (SNKP) Vol. 2 (2024): Prosiding Seminar Keguruan dan Pendidikan (SNKP) 2024
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum merupakan suatu rancangan atau sistem yang memuat rencana dan prosespembelajaran yang dilaksanakan di lembaga pendidikan. Kurikulum merupakan salah satutolak ukur keberhasilan pembelajaran. Penelitian ini membahas tentang kurikulumpembelajaran bahasa Arab di SD Muhammadiyah 9 Banjarmasin. Metode yang digunakandalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagai sekolah dasar berbasis Islam, kurikulumyang digunakan SD Muhammadiyah 9 Banjarmasin pada umumnya adalah kurikulum2013. Kurikulum yang digunakan dalam pembelajaran bahasa Arab adalah kurikulumkhusus yang disebut kurikulum Al-Islam, Muhammadiyah dan Pendidikan Bahasa Arab(ISMUBA). . Kurikulum ISMUBA merupakan kurikulum yang dirancang khusus untukmeningkatkan mutu pendidikan Muhammadiyah dengan memperhatikan perkembanganilmu pengetahuan dan teknologi serta harapan masyarakat. Pembelajaran bahasa Arab padaKurikulum ISMUBA dimulai dari kelas 4 sampai kelas 6. Namun di sekolah inipembelajaran bahasa Arab sudah dilaksanakan mulai kelas 3 SD sebagai persiapanmemasuki kelas 4 SD. Materi yang diajarkan di kelas 3 merupakan materi dasar sepertipengenalan kosakata, perlengkapan kosa kata di kelas, berhitung dalam bahasa arab, kataganti dan lain sebagainya. Materi yang diajarkan di kelas 4 sampai kelas 6 merupakanmateri yang sesuai dengan buku pegangan khusus terbitan Pimpinan Pusat Muhammadiyah.Pembelajaran bahasa Arab di sekolah ini pada dasarnya berorientasi pada 2 arah yaitubahasa Arab aktif dan pasif. Pengalaman belajar bahasa Arab yang diberikan dominanberupa pengenalan kosa kata, percakapan sederhana tentang kehidupan sehari-hari danmembaca teks pendek berbahasa Arab. Metode yang paling dominan digunakan guruadalah metode hafalan dan metode lain sesuai materi yang diajarkan. Evaluasi yangdigunakan dalam pembelajaran berupa ujian tertulis.
Perbedaan Gender pada Gaya Belajar Mahasiswa Bahasa Inggris Yuliana
PROSIDING SEMINAR NASIONAL KEGURUAN DAN PENDIDIKAN (SNKP) Vol. 2 (2024): Prosiding Seminar Keguruan dan Pendidikan (SNKP) 2024
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji variasi gaya belajar bahasa antara mahasiswa laki-laki dan perempuan  Universitas Muhammadiyah Sorong. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan cara siswa laki-laki dan perempuan belajar bahasa secara berbeda dan untuk menentukan apakah terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik dalam gaya belajar bahasa yang dipilih siswa laki-laki dan perempuan. Tiga puluh lima siswa laki-laki dan tiga puluh lima siswa perempuan berpartisipasi dalam penelitian ini. Sebanyak 48% dari jumlah populasi. Dari setiap kelas dipilih 35 siswa laki-laki dan 35 siswa perempuan secara acak dengan menggunakan Teknik Acak Sederhana. Tes Gaya Belajar Kolb digunakan untuk mengumpulkan data. Dengan menggunakan SPSS versi 29, prosedur independent sample t-test digunakan untuk menguji data yang dikumpulkan. Temuan menunjukkan bahwa baik siswa laki-laki maupun siswa perempuan lebih dominan dalam gaya belajar Reflective Observation. Hasil keseluruhan menunjukkan bahwa gaya belajar bahasa mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sorong yang mempelajari bahasa Inggris sebagai bahasa asing (EFL) tidak berbeda jauh. Peneliti menemukan bahwa tidak ada perbedaan yang signifikan secara statistik dalam gaya belajar bahasa antara laki-laki dan perempuan.
Pengaruh Bidang Keahlian, Lingkungan Keluarga, dan Efikasi Diri Terhadap Minat Wirausaha Siswa Sekolah Menengah Kejuruan Ulvatus Sholekha
PROSIDING SEMINAR NASIONAL KEGURUAN DAN PENDIDIKAN (SNKP) Vol. 2 (2024): Prosiding Seminar Keguruan dan Pendidikan (SNKP) 2024
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat wirausaha berdasarkan bidang keahlian, lingkungan keluarga, danefikasi diri siswa SMK secara bersama-sama, untuk mengetahui minat wirausaha berdasarkan bidang keahlian siswa SMK, untuk mengetahui minat wirausaha berdasarkan lingkungan keluarga siswa SMK, untuk mengetahui minat wirausaha berdasarkan efikasi diri siswa SMK. Fokus penelitian mencakup bidang keahlian, lingkungan keluarga, dan efikasi diri sebagai variabel yang potensial memengaruhi kecenderungan siswa untuk memilih dan mengembangkan minat wirausaha. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan survei sebagai alat pengumpulan data utama. Sampel penelitian 100 siswa SMK Swasta yang tersebar di sejumlah sekolah di Kecamatan Depok Kabupaten Sleman Yogyakarta. Instrumen penelitian terdiri dari kuesioner yang dirancang untuk mengukur minat wirausaha siswa, bidang keahlian yang diikuti, pengaruh lingkungan keluarga, dan tingkat efikasi diri. Analisis data dilakukan menggunakan teknik statistik deskriptif dan analisis regresi untuk mengidentifikasi hubungan dan signifikansi antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan tentang sejauh mana faktor-faktor tersebut memainkan peran dalam membentuk minat wirausaha siswa SMK Swasta. Koefisien regresi X1 sebesar 0,191 menunjukan bahwa variabel bidang keahlian sebesar 19%, Koefisien regresi X2 sebesar 0,303 menunjukan bahwa variabel lingkungan keluarga sebesar 30%. Koefisien regresi X3 sebesar 0,306 menunjukan bahwa variabel efikasi diri sebesar 31%. Sehingga semua variabel bebas mempengaruhi variabel terikat secara positif. Setelah dilakukan pengolahan data dengan metode statistik beserta analisisnya, maka penelitian ini dapat disimpulkan bahwa bidang keahlian, lingkungan keluarga, dan efikasi diri berpengaruh positif signifikan secara bersama-sama (simultan) terhadap minat wirausaha siswa.
Pengembangan Modul Elektronik Physics Measurement (Physure) Berbasis STEM Dalam Perspektif Pencemaran Lingkungan SITI MARDLYYAH, NOOROIN; Nasbey, Hadi; Rahma Fitri, Upik
PROSIDING SEMINAR NASIONAL KEGURUAN DAN PENDIDIKAN (SNKP) Vol. 2 (2024): Prosiding Seminar Keguruan dan Pendidikan (SNKP) 2024
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam kegiatan pembelajaran fisika, tidak sedikit peserta didik yang terkendala dalam proses memahami materi pengukuran. Hal ini dipengaruhi oleh banyak faktor, diantaranya media pembelajaran yang kurang bervariatif, mengkaji materi tidak menggunakan aplikasi nyata yang berkaitan dengan lingkungan sekitar, dan waktu belajar yang terbatas di kelas. Menumbuhkan rasa tanggung jawab kepada anak muda untuk sadar, peduli, dan terlibat aktif dalam membantu, mengatasi, dan memperbaiki permasalahan lingkungan menjadi penting untuk dikaitkan dalam pembelajaran di sekolah. Penelitian bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berupa modul elektronik physics measurement berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) dalam perspektif pencemaran lingkungan yang layak digunakan dalam pembelajaran fisika. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan atau research and development (R&D). Penelitian dan pengembangan ini dilakukan di Lab Media Fisika FMIPA UNJ dan uji coba secara terbatas dilakukan di salah satu SMA yang berlokasi di Jakarta. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan skala likert.Instrumen yang digunakan peneliti untuk mengumpulkan data penelitian, yaitu instrument validasi ahli media, materi dan pembelajaran, serta instrument uji coba produk kepada peserta didik. Hasil penelitian dan pengembangan atau research and development (R&D) ini adalah sebuah media pembelajaran berupa modul elektronik physure berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) dalam perspetif pencemaran lingkungan yang layak digunakan dalam pembelajaran fisika. Penelitian dan pengembangan (R&D) ini menghasilkan sebuah modul elektronik fisika berbasis STEM yang dikaitkan dengan isu pencemaran lingkungan. Modul yang diberi nama Physure ini didesain menggunakan aplikasi Canva dan memuat materi fisika, yaitu pengukuran yang terdiri atas besaran, satuan, dimensi, angka penting, notasi ilmiah, dan alat pengukuran. Mengaitkan isu pencemaran lingkungan dalam pembelajaran fisika khususnya pada materi pengukuran dapat mendorong peserta didik dalam memecahkan masalah dengan menerapkan pengetahuan dan memanfaatkan teknologi sebagai bentuk kepedulian serta kontribusi dalam peningkatan mutu lingkungan secara bertanggung jawab
Rancangan Sistem Interface Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga Pada Desa Kelambir V Kebun Eka Putra; khairul; Farta Wijaya, Rian; Putra Nauli Harahap, Sutan
PROSIDING SEMINAR NASIONAL KEGURUAN DAN PENDIDIKAN (SNKP) Vol. 2 (2024): Prosiding Seminar Keguruan dan Pendidikan (SNKP) 2024
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada Perkembangan Teknologi saat ini semakin canggih yang mana di instansi sudah banyak yang mengunakan aplikasi berbasis web. Pada Desa Kelambir v Kebun saat ini proses pengolahan data PKK saat ini masih menggunakan microsoft office dalam proses penyimpanan data. Proses penyimpanan data seperti ini dapat menyebabkan data tidak aman. Maka dari itu peniliti akan membuat suatu rancangan untuk menyimpan data dengan komputerisasi yang cukup memadai dan aman. Agar laporan yang akan dibutuhkan nantinya dapat diproses secara tepat oleh Pihak Desa Kelambir v Kebun. Dari masalah yang sudah didapat sehingga didapatlah sebuah solusi dengan cara menerapkan Rancangan sistem PKK berbasis web. Dengan adanya penelitian ini dapat mempermudah penyimpanan data dan pada saaat data dibutuhkan  tidak memakan waktu yang lama.
Peningkatan Keterampilan Berhitung Menggunakan Model PAIKEM Berbantuan Media Visual Raindrop Counting Pada Peserta Didik Kelas II SDN 31/VI Rantau Panjang II Putri Nabila Rizki; wahyu hidayat, puput; Dani, Refril
PROSIDING SEMINAR NASIONAL KEGURUAN DAN PENDIDIKAN (SNKP) Vol. 2 (2024): Prosiding Seminar Keguruan dan Pendidikan (SNKP) 2024
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah rendahnya keterampilan berhitung matematika peserta didik kelas II SDN 31/VI Rantau Panjang II, Kecamatan Tabir, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi. Alasan peneliti memilih model PAIKEM berbantuan media visual raindrop counting dalam pembelajaran matematika dengan materi berhiutng adalah diduga dapat meningkatkan keterampilan berhitung peserta didik serta lebih aktif dan kreatif dalam mengikuti pembelajaran matematika dikelas. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam siklus-siklus dan akan dihentikan jika sudah memenuhi indicator keberhasilan. Desain penelitian tindakan kelas ini menggunakan 2 siklus dengan model siklus dari Kurt Lewin yang memiliki 4 tahapan yaitu perencanaan (planning), tindakan pelaksanaan (acting), pengamatan (observing), dan refleksi (reflecting). Tempat penelitian di kelas II SDN 31/VI Rantau Panjang II, dengan banyak peserta didik 24 orang. Hasil analisis data penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model PAIKEM berbantuan media visual Raindrop Counting dapat meningkatkan keterampilan berhitung peserta didik di kelas II SDN 31/VI Rantau Panjang II. Hal ini terlihat dari proses dan hasil keterampilan berhitung peserta didik pada akhir siklus II sudah mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal yaitu 75. Terlihat pada lembar observasi peserta didik pada siklus I yaitu 62,5% dan pada siklus II 87,5%. Pada lembar observasi pendidik juga mengalami peningkatan yaitu pada siklus I 76,5% naik pada siklus II menjadi 93,75%. Pada hasil keterampilan berhitung peserta didik melalui soal tes mengalami peningkatan yaitu pada siklus I 76 dan siklus II 87,5%. Berdasarkan penelitian di kelas II SDN 31/VI Rantau Panjang II dengan menggunakan model pembelajaran PAIKEM berbantuan media Raindrop Counting pada materi perkalian maka dapat disimpulkan sebagai berikut: Penerapan model pembelajaran PAIKEM berbantuan media Raindrop Counting ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berhitung pada mata pelajaran matematika. Dari hasil observasi, penerapan model pembelajaran PAIKEM berbantuan media Raindrop Counting dapat terlaksana dengan baik. Hal ini dapat dibuktikan dengan meningkatnya perolehan nilai ketika pelaksanaan observasi pendidik dan peserta didik. Terdapat peningkatan keterampilan berhitung peserta didik pada mata pelajaran matematika kelas II SDN 31/VI Rantau Panjang II dengan menggunakan model pembelajaran PAIKEM berbantuan media Raindrop Counting yaitu dengan melihat tingkat ketuntasan belajar peserta didik pada setiap siklusnya
Implementasi Student Led Conference Untuk Menguatkan Dimensi Kemandirian Pada Profil Pelajar Pancasila di Sekolah Dasar Ismiyati, Tri
PROSIDING SEMINAR NASIONAL KEGURUAN DAN PENDIDIKAN (SNKP) Vol. 3 (2025): Prosiding Seminar Nasional Keguruan dan Pendidikan (SNKP) 2025
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MUARA BUNGO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Student Led Conference merupakan sebuah metode inovatif berupa konferensi atau pertemuan antara siswa, guru dan orang tua di mana siswa mengkomunikasikan hasil belajar, tujuan serta strateginya dalam belajar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian siswa kelas VB SD Negeri Nogopuro yang berjumlah 21 anak. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis dengan model Miles, Huberman dan Saldana yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Student Led Conference dilaksanakan dalam lima tahapan yang masing-masing menguatkan karakter kemandirian dalam sub dimensi yang berbeda. Kelima tahapan ini berupa refleksi, menyiapkan portofolio, menyiapkan presentasi, menata ruangan dan, pelaksanaan Student led conference. Penerapan Student led conference di SD Negeri Nogopuro menunjukkan bahwa kegiatan yang dilakukan berhasil menguatkan karakter kemandirian siswa untuk merefleksi diri, mengembangkan pengendalian dan disiplin diri, menjadi inufidu yang percaya diri, resilien, adaptif, inisiatif dan mandiri.

Page 9 of 12 | Total Record : 120