cover
Contact Name
-
Contact Email
info@jpkp.kemendikdasmen.go.id
Phone
+62215713827
Journal Mail Official
info@jpkp.kemendikdasmen.go.id
Editorial Address
Pusat Standar dan Kebijakan Pendidikan, BSKAP, Kemendikdasmen Building E Floor 19, Jenderal Sudirman -- Senayan Street, Jakarta 10270
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan
Published by Kemendikdasmen
ISSN : 02162792     EISSN : 2654427X     DOI : https://doi.org/10.24832/jpkp
Core Subject : Education,
Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan is a peer-reviewed journal that publishes research and analysis-based articles on education policy. The journal publishes a range of education policy topics such as education management, educational evaluation and assessment, curriculum, education technology, and educational innovations.
Articles 133 Documents
Strategies For Achieving Under School (ATS) Through Smart Indonesia Programs (PIP) Syaukat, Herlinawati; Susanto, Arie Budi
Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan Vol 12 No 1 (2019)
Publisher : Pusat Standar dan Kebijakan Pendidikan, BSKAP, Kemendikbudristek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpkp.v12i1.284

Abstract

This study aims to: 1) Data Collection of Non-School Children (ATS), 2) Factors that cause ATS and return to school, 3) Attempts and motivation of ATS back to school. Using qualitative and quantitative methods with purposive sampling. The ATS data collection is constrained by synchronization of data from the district / city starting from the village and kelurahan level to facilitate verification of PIP data on children who have not yet received access to education in Surabaya City and Padang City according to the target because HR / data is less than the location and difficult geographical conditions, while the data collection time is limited. For this reason, a one-door mechanism is needed for data synchronization. Whereas the regions which were well recorded even exceeded the target achievement due to the area being the ATS enclave was Bogor Regency and Gorontalo Regency. The most common factors causing ATS are economic, geographical, social environment influences, and lack of self motivation in students. Efforts are being made so that ATS can return to education, among others; 1). The government and regional government guarantee that registered ATS will receive financial assistance and can continue schooling again; 2). Provide a learning place for ATS of at least one village, one study group with adequate facilities; 3). To provide guidance or assistance to ATS to motivate the ATS to get education services again; 4). Bring a psychologist or motivator to encourage ATS to come to learning; 5). Persuasive approach both to ATS and to parents; 6). Bringing ATS alumni who are successful and successful as an example / figure that is expected to generate enthusiasm and motivation for ATS to succeed as its alumni.
POSTURE ANALYSIS APBD AND EDUCATION APBD IN KOTA KUPANG Habaora, Fellyanus
Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan Vol 12 No 2 (2019)
Publisher : Pusat Standar dan Kebijakan Pendidikan, BSKAP, Kemendikbudristek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpkp.v12i2.290

Abstract

This research uses an ex post facto design because researchers only took data from the Education Budget from in 2013-2019 which was subsequently concluded to be a conclusion. This research uses data collection with documentation techniques. Information can be obtained through facts stored in the form of documents. This research was conducted for 6 months, namely January-June 2019. Posture of APBD in Kota Kupang shows two different paradigms, namely the period 2013-2016 shows the proportion for indirect expenditure (apparatus expenditure) is higher than direct expenditure (expenditure for the public), while the 2017-2019 period shows that direct expenditure on society is greater than indirect expenditure for apparatus. Then the posture APBD of Education for the period 2013-2017 shows that alignments government to expenditure public are still very weak because indirect expenditure is greater than direct expenditure, but the period 2013-2017 showed a significant increase in direct expenditure compared to indirect expenditure. Likewise, the commitment of Kota Kupang Government to the implementation of the National Education System Law shows that the support Kota Kupang Government in the 2013-2017 period against the provisions Law tends to weaken because of the proportion of the education budget from the total APBD in decreased significantly from 42.36% to 25.75%. While the 2017-2019 period shows the existence of the government's partiality towards the world of education where Kota Kupang Government in addition to increasing the direct expenditure budget that oriented to reduce the burden on the households of its population also increases the education budget posture from 25.75% to 29.56%. In general, factors of leadership and commitment to development of public welfare have more influence on the preparation of budget postures in APBD Kota Kupang.
STRATEGI PENGENDALIAN MUTU PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD) Murdiyaningrum, Yunita -; Rahman, Relisa -
Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan Vol 12 No 2 (2019)
Publisher : Pusat Standar dan Kebijakan Pendidikan, BSKAP, Kemendikbudristek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpkp.v12i2.292

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran mekanisme sekaligus strategi pengendalian mutu penyelenggaraan PAUD yang dilakukan di Kabupaten Sleman untuk dapat dijadikan rujukan bagi daerah lain dalam penyelenggaraan PAUD khususnya dalam mengendalikan mutu lembaga untuk melayani pendidikan bagi anak usia dini. Data dikumpulkan melalui teknik wawancara, Focus Group Discussion (FGD), penyebaran angket, dan studi dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengendalian mutu dilaksanakan dengan jumlah SDM yang terbatas, dengan rasio penilik/ pengawas: lembaga sejumlah 1:70/33 dengan demikian pengendalian mutu dilaksanakan dengan melibatkan oragnisasi mitra dan kunjungan ke lembaga diprioritaskan untuk lembaga yang akan dilakukan akreditasi dengan melihat kesiapan berkas administrasi tanpa ada visitasi pembelajaran. Ketidaksesuaian kualifikasi dan kompetensi pengawas TK dan penilik PAUD merupakan kendala lainnya, proses rekrutmen terutama penilik tidak memiliki kualifikasi yang relevan dengan PAUD, selain itu pendidikan dan pelatihan belum diikuti oleh semua pengawas TK dan penilik PAUD. Pengendalian mutu dilakukan tidak melalui koordinasi yang baik antara bidang PAUD Dikmas dengan pengawas TK dan penilik PAUD karena tanggungjawab terhadap tugas kepengawasan tidak diberikan kepada bidang PAUD Dikmas
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INVESTIGASI KELOMPOK TERHADAP KEMAMPUAN MENYELESAIKAN SOAL HIGHER ORDER THINKING SKILL (HOTS) MATA PELAJARAN IPS BERDASARKAN KEMAMPUAN AWAL SISWA (STUDI KASUS PADA SISWA KELAS VIIB SMP NEGERI 2 CIHAMPELAS TAHUN PELAJARAN 2017/2018) Anggraeni, Nina
Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan Vol 12 No 1 (2019)
Publisher : Pusat Standar dan Kebijakan Pendidikan, BSKAP, Kemendikbudristek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpkp.v12i1.299

Abstract

Mulai tahun 2016 pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mulai mengembangkan soal – soal berbasis HOTS (higher order thinking skill) yang mulai dimasukkan pada Ujian Nasional ataupun Ujian Akhir Sekolah, berdasarkan hasil pengamatan diketahui bahwa kemampuan menyelesaikan soal berbasis HOTS siswa SMP Negeri 2 Cihampelas masih rendah terutama pada mata pelajaran IPS. Untuk mengatasi permasalahan tersebut dilakukan berbagai model pembelajaran  yang dapat meningkatkan kemampuan peserta didik dalam menyelesaikan soal berbasis HOTS salah satunya model pembelajaran investigasi kelompok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran investigasi kelompok terhadap kemampuan penyelesaian soal HOTS mata pelajaran IPS berdasarkan kemampuan awal siswa. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimen 2 x 2 faktorial dimanah kelas eksperimen melakukan pembelajaran menggunakan model pembelajaran investigasi kelompok  sedangkan kelas kontrol diberikan metode konvensional masing-masing kelompok dibedakan menjadi dua yakni siswa berkempuan awal tinggi dan siswa berkemampuan awal rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran investigasi mampu meningkatkan kemampuan menyelesaikan soal HOTS mata pelajaran IPS baik yang berkemampuan awal tinggi ataupun berkemampuan awal rendah.Kata Kunci: Model Pembelajaran, kemampuan, soal HOTS
DAFTAR ISI, EDITORIAL DAN LEMBAR ABSTRAK VOL. 12, NO. 1 TAHUN 2019 Litjak, Jurnal
Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan Vol 12 No 1 (2019)
Publisher : Pusat Standar dan Kebijakan Pendidikan, BSKAP, Kemendikbudristek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpkp.v12i1.320

Abstract

DAFTAR ISI, EDITORIAL DAN LEMBAR ABSTRAK VOL. 12, NO. 1 TAHUN 2019
DAFTAR ISI, EDITORAL DAN LEMBAR ABSTRAK VOL. 12, NO. 2 TAHUN 2019 Litjak, Jurnal
Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan Vol 12 No 2 (2019)
Publisher : Pusat Standar dan Kebijakan Pendidikan, BSKAP, Kemendikbudristek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

DAFTAR ISI, EDITORIAL DAN LEMBAR ABSTRAK VOL. 12, NO. 2 TAHUN 2019
EFEKTIVITAS PEMANFAATAN DANA BANTUAN OPERASIONAL PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (BOP PAUD) TAHUN 2019 Sudiyono; Sudiyono, Sudiyono; Murdiyaningrum, Yunita
Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan Vol 13 No 1 (2020)
Publisher : Pusat Standar dan Kebijakan Pendidikan, BSKAP, Kemendikbudristek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpkp.v13i1.340

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini tahun 2019. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan studi dokumentasi, penyebaran kuesioner secara online menggunakan google form, dan Diskusi Kelompok Terpumpun. Penelitian dilaksanakan di 12 wilayah kabupaten/kota di Jawa dan luar Jawa dengan metode stratified random sampling dengan kriteria jumlah wilayah penerimaan Bantuan Operasional Pendidikan kategori besar, sedang dan kecil. Hasil penelitian menunjukkan Dana Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini di semua wilayah sampel cukup efektif dalam membantu biaya operasional, meningkatkan kegiatan pembelajaran, dan meringankan beban pembiayaan orang tua siswa, namun penerimaan dana belum tepat waktu dan pemanfaatan dana juga belum sesuai dengan petunjuk teknis. Kontribusi dana Bantuan Operasional Penyelenggeraan Pendidikan Anak Usia Dini untuk Kelompok Bermain sebesar 59%, Satuan Pendidikan Anak Usia Dini Sejenis sebesar 56%, Taman Kanak-kanak 33% dan Tempat Peneitipan Anak sebesar 29%. Kesimpulan penelitian yaitu Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini cukup efektif dalam membantu biaya operasional, meningkatkan pembelajaran dan meringankan beban orangtua, dan berkontribusi cukup besar dalam biaya operasional Pendidikan Anak usia Dini. Ketepatan waktu penerimaan dana dan kesesuaian penggunaan dana perlu mendapat perhatian.
PROBLEMATIK PEMENUHAN BEBAN KERJA GURU DAN ALTERNATIF PEMENUHANNYA (Studi Kasus di Kota Depok Provinsi Jawa Barat) Sabon, Simon Sili
Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan Vol 13 No 1 (2020)
Publisher : Pusat Standar dan Kebijakan Pendidikan, BSKAP, Kemendikbudristek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpkp.v13i1.345

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kekurangan beban kerja mengajar guru dan strategi sekolah dalam memenuhi kekurangannya. Penelitian ini merupakan studi kasus. Data primer dikumpulkan melalui pengisian kuesioner oleh guru, diperkaya dengan wawancara dan diskusi. Jumlah kuesioner yang diolah sebanyak 34 responden. Data dianalisis dengan teknik statistik deskriptif. Hasil penelitian mendapatkan masih banyak guru terkendala dalam pemenuhan beban kerja minimal sehingga mereka kehilangan peluang mendapat tunjangan profesi. Salah satu sebabnya adalah terbatasnya jumlah tugas tambahan. Strategi sekolah dalam memenuhi beban kerja adalah mengutamakan guru yang sudah bersertifikat pendidik memenuhi beban kerjanya dengan cara diberi tugas tambahan dan/atau ditugaskan mengajar di sekolah lain. Direkomendasikan dalam upaya pemenuhan beban kerja, hendaknya guru dicarikan alternatif kegiatan, baik melalui penambahan jam mengajar di sekolah asal dengan melibatkannya dalam kegiatan ekstra dan kokurikuler, atau sekolah lain. Selain itu program lima hari sekolah dengan menambah jam kerja di sekolah dan tugas tambahan dapat menjadi alternatif pemenuhan beban kerja minimal.
EVALUASI KEGIATAN PEMBELAJARAN YANG DILAKUKAN OLEH GURU BERDASARKAN HASIL PISA 2018 Ulumudin, Ikhya
Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan Vol 13 No 1 (2020)
Publisher : Pusat Standar dan Kebijakan Pendidikan, BSKAP, Kemendikbudristek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpkp.v13i1.346

Abstract

Penerapan kurikulum yang sesuai dengan kompetensi abad 21 telah dilakukan di Indonesia. Namun, hasil Program for International Students Assessment (PISA) tahun 2018 malah mengalami penurunan. Untuk itu, perlu dilakukan evaluasi terkait dengan kegiatan pembelajaran yang dilakukan oleh guru. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi kegiatan mengajar guru dalam proses pembelajaran mulai dari pendahuluan, inti, sampai penutup. Metode penelitian yang digunakan adalah evaluasi dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini menggunakan data sekunder dengan sumber data berasal dari website resmi penyelenggara PISA. Data yang digunakan adalah hasil kuesioner yang dijawab oleh siswa Indonesia pada pelaksanaan PISA tahun 2018. Total jumlah responden sebanyak 12.098 siswa. Hasil evaluasi dalam penelitian ini menunjukkan bahwa (i) pelaksanaan kegiatan pendahuluan pada proses pembelajaran yang dilakukan oleh guru pada umumnya dinilai sangat baik, khususnya ketika guru mengingatkan kembali materi yang telah diajarkan dan menyampaikan tujuan pembelajaran, (ii) pelaksanaan kegiatan inti pada proses pembelajaran khususnya pada kegiatan guru melakukan pembelajaran saintifik dinilai cukup, dan (iii) pelaksanaan kegiatan penutup pada proses pembelajaran khususnya ketika guru mendorong pengembangan metakognisi siswa dinilai cukup.
KEBIJAKAN PENGURANGAN RISIKO BENCANA COVID-19: PENGALAMAN SEKOLAH TUMBUH Dharma, Dwitya Sobat Ady
Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan Vol 13 No 2 (2020)
Publisher : Pusat Standar dan Kebijakan Pendidikan, BSKAP, Kemendikbudristek

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24832/jpkp.v13i2.350

Abstract

All educational institutions, both private and public, have a role and responsibility to continue to provide quality education. In the context of policy, educational institutions must be able to produce strategic policies that are not only student-centered, but also able to facilitate school members to carry out their functions optimally. This study focuses on policies taken on COVID-19 disaster risk reduction (PRB) in Yogyakarta Tumbuh Schools (SD Tumbuh 1, SD Tumbuh 2, SD Tumbuh 3, SD Tumbuh 4, SMP Tumbuh, and Tumbuh High School). This study used qualitative methods with a literature and empirical approach. The data is obtained from the COVID-19 disaster emergency response policy formulated by the School Principal, HRM, and phenomena that occur in schools. The data used are in the form of circular letters as policy products, and various documents. The results showed that the DRR policies in Growing Schools applied humanist principles that were able to accommodate the needs of school residents (students, teachers, and staff). Policy implementation is carried out in a systematic flow so that it is easily understood by school residents and is made by prioritizing the deliberations of the leaders.

Page 6 of 14 | Total Record : 133