cover
Contact Name
Hurriah Ali Hasan
Contact Email
hurriahalihasan@unismuh.ac.id
Phone
+6281241852596
Journal Mail Official
urwatul@unismuh.ac.id
Editorial Address
Jl. St. Alauddin, No 259, Makassar
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Al Urwatul Wutsqa
ISSN : 27754855     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Jurnal Al-Urwatul Wutsqa, p-ISSN: 2775-4855, merupakan forum untuk mempublikasikan karya ilmiah hasil-hasil penelitian di bidang pendidikan Islam. Jurnal Al-Urwatul Wutsqa hadir untuk meningkatkan pelaksanaan penelitian di bidang Pendidikan Islam dan menyebarluaskan hasil penelitian tersebut, sehingga dapat dimanfaatkan oleh para cendekiawan dan praktisi pendidikan serta menambah kepustakaan penelitian utama dunia di bidang pendidikan Islam. Jurnal Al-Urwatul Wutsqa menawarkan cara mudah untuk mengembangkan ilmu pengetahuan dan pendidikan Islam.
Articles 69 Documents
Kajian Pendidikan Islam, Reward dan Punishment Dalam Perspektif Hadits Amrullah, Wahdaniya
AL-URWATUL WUTSQA: Kajian Pendidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini merupakan kajian Pendidikan Islam yang bertujuan untuk membahas tentang reward dan punishment dalam persfektif hadits. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dengan jenis penelitian yang digunakan adalah kajian pustaka (library research), yaitu studi kepustakaan dari berbagai referensi yang relevan dengan pokok pembahasan mengenai Reward Dan Punishment Dalam Persfektif Hadits. Hasil studi menunjukkan bahwa (1). Sumber hadits yang dijadikan kajian penelitian ini adalah hadits yang terdapat dalam Musnad Ahmad 16099, Sunan Abu Daud 529, Shahih Bukhari 3217 dan Sunan Tirmidzi 372. (2). Kajian hadits tentang reward dalam studi ini mengambil kata motivasi dan menyemangati dalam bentuk memberikan pujian, penghormatan dan hadiah. (3). Telaah Hadits Tentang Punishment (hukuman) yaitu merupakan alat pendidikan terakhir dilakukan apabila teguran dan peringatan tidak mampu lagi mencegah terjadinya pelanggaran. Hukuman dilakukan dengan sengaja dan secara sadar kepada anak didik yang melakukan suatu kesalahan agar anak didik tersebut menyadari kesalahannya dan tidak mengulanginya.Kata Kunci : Reward, Punishment, Hadits
Understanding the Dichotomy of Science Hidayat, Syamsul
AL-URWATUL WUTSQA: Kajian Pendidikan Islam Vol. 3 No. 2 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of science in the world in the Middle Ages resulted in an understanding of the dichotomy of science. The dichotomy of science is a view that separates science in general and religious science. This article aims to provide an understanding of the dichotomy from the history and background of its emergence, the factors that led to the emergence of a dichotomous understanding of science, the resulting impact and the efforts made to integrate science. By detailing and discussing the intricacies of the dichotomy of science, it is hoped that it will be able to provide a comprehensive and inclusive understanding of the integration and interconnection between scientific knowledge and religious beliefs.Keywords: Dichotomy; Science, History of Science
Persyarikatan Muhammadiyah: Sejarah, Tokoh dan Gerakan Pembaharuan di Bidang Keagamaan, Kemasyarakatan dan Pendidikan Mulyani, Sri; Rama, Bahaking; Syamsuddin, Syamsuddin
AL-URWATUL WUTSQA: Kajian Pendidikan Islam Vol. 4 No. 1 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk membahas tentang organisasi sosial keagamaan persyarikatan Muhammadiyah. Penelitian ini fokus pada sejarah, tokoh-tokoh dan gerakan pembaharuan dalam bidang keagaman, kemasyarakatan, dan pendidikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kepustakaan atau Library Research. Penemuan penelitian ini menunjukkan bahwa Muhammadiyah, sebagai gerakan Islam yang berlandaskan al-Qur'an dan Sunnah, melaksanakan dakwah amar ma'ruf nahi munkar dan tajdid. Gerakan ini didirikan oleh K.H. Ahmad Dahlan pada tanggal 8 Dzulhijjah 1330 Hijriyah atau 18 November 1912 Masehi di Kota Yogyakarta. Keberlangsungan Muhammadiyah dalam melaksanakan gerakan dakwah amar ma'ruf nahi munkar dan tajdid sampai saat ini tidak lepas kepemimpinan tokoh-tokoh besar seperti K.H. Ahmad Dahlan, K.H. Ibrahim, Ki Bagoes Hadikusumo, A.R. Sutan Mansur, H.M. Yunus Anis, K.H. Ahmad Badawi, yang memberikan kontribusi diberbagai bidang. Pembaharuan yang dilakukan oleh Muhamadiyah di bidang keagamaan diantaranya adalah penentuan arah kiblat dan pemurnian ajaran islam. Pembaharuan di bidang kemasyarakatan ditandai dengan didirikannya gugus tugas Pertolongan Kesengsaraan Oemoem (PKO) pada tahun 1923 untuk membantu orang lemah dengan mendirikan Armhuis (rumah miskin), Weeshuis (rumah yatim), dan Ziekenhuis (rumah sakit), termasuk juga gerakan pengumpulan zakat. Selanjutnya, Pembaharuan pendidikan meliputi dua aspek yaitu cita-cita dan tehnik.Kata Kunci: Sejarah Muhammadiyah, Tokoh Muhammadiyah, Pembaharuan
Tantangan Pembelajaran Bahasa Arab di Era Digital Fatmawati, Fatmawati
AL-URWATUL WUTSQA: Kajian Pendidikan Islam Vol. 4 No. 1 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengungkapkan tantangan yang dihadapi pengajar bahasa Arab di era digital. Perkembangan teknologi telah menimbulkan tranformasi yang signifikan dalam sistem pembelajaran di semua bidang, termasuk dalam pembelajaran bahasa Arab. Era digital telah mempermudah akses manusia ke berbagai sistem pembelajaran memberikan kesempatan yang luas dalam mempelajari semua hal dengan mudah. Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi, telah ikut mentransformasi metode pembelajaran bahasa Arab. Transformasi tersebut menjadi tantangan besar bagi para pengajar bahasa Arab, untuk dapat beradaptasi dengan perubahan tersebut, agar dapat meneruskan ilmu bahasa Arab secara tepat dan efektif kepada pembelajar. Tantangan transformasi pembelajaran bahasa Arab, terutama dalam pelaksanaan praktik berbahasa yang harus diikuti oleh siswa pembelajar bahasa Arab dengan tepat dan benar. Penelitian ini merupakan kajian kepustakaan dengan menelaah metode pembelajaran manual yang sudah dipraktikkan selama berabad pembelajaran bahasa Arab, dan analisis metode pembelajarn dengan sistem digital. Kata Kunci: Pembelajaran bahasa arab, tranformasi pembelajaran, teknologi informasi
DIFUSI, DISEMINASI, DAN INOVASI PENDIDIKAN Hidayat, Syamsul
AL-URWATUL WUTSQA: Kajian Pendidikan Islam Vol. 4 No. 1 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Pendidikan merupakan kebutuhan manusia dalam rangka meningkatkan kualitas kehidupan. Perkembangan kehidupan manusia sangat ditopang dengan perkembangan pendidikan yang dijalaninya sehingga peningkatan kualitas pendidikan-pun harus terus diupayakan dalam rangka memenuhi kebutuhan tersebut. Seiring dengan itu, perkembangan pendidikan secara umum bukan tanpa masalah, bahkan masalah yang kompleks karena menyangkut beberapa variabel yang sangat erat kaitannya. Banyak faktor yang menentukan keberhasilan pendidikan, oleh karena itu pendidikan akan senantiasa berubah, berbeda dan bervariasi tergantung pada faktor-faktor yang mempengaruhinya antara lain faktor perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni. Untuk hal tersebut perlu diadakan inovasi pendidikan khususnya dalam pendidikan. Suatu inovasi akan sangat bermanfaat untuk memecahkan masalah pendidikan jika inovasi tersebut diterima dan diterapkan oleh para tenaga kependidikan dalam mengelola pendidikan. Kata Kunci: Pendidikan, Kualitas, Inovasi
TAKSONOMI MODEL-MODEL DESAIN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERORIENTASI RUANG KELAS, PRODUK DAN SISTEM Ya'kub, Ya'kub
AL-URWATUL WUTSQA: Kajian Pendidikan Islam Vol. 4 No. 1 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak  Penelitian ini bertujuan untuk meninjau taksonomi model-model pembelajaran pendidikan agama Islam dalam referensi akademik yang yang berorientasi ruang kelas, produk dan sistem. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan, yaitu tindakan pemanfaatan sumber perpustakaan, baik cetak maupun daring, untuk mengurai terkait taksonomi model-model desain pembelajaran PAI. Peneliti menjelajahi beberapa perpustakaan dan beberapa mesin pencari berbasis web untuk mengumpulkan informasi digital yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa taksonomi model-model pembelajaran berorientasi kelas adalah peran pendidik dalam pengelolaan kelas, alat pendukung dalam proses pembelajaran, situasi ruangan kelas yang dinamis. Studi ini juga menunjukkan bahwa taksonomi model-model pembelajaran berorientasi produk fokus pengembangan produk profesional pada penciptaan bahan ajar PAI yang komprehensif dan menarik, seperti modul, buku teks, dan alat bantu visual. Adapun yang berorientasi sistem merupakan keterpaduan sistem seluruh komponen dalam pembelajaran PAI yang yang satu sama lainnya saling berkaitan. Disempurnakan dengan tawaran model yang sangat lengkap terkait desain pembelajaran yang berorientasi kelas, produk maupun sistem.Keywords:  Model desain pembelajaran, pendidikan agama Islam, berorientasi kelas, berorientasi produk, berorientasi sistem
KARAKTERISTIK KURIKULUM KBK, KTSP, K13 DAN KURIKULUM MERDEKA BELAJAR PADA TINGKAT SMP DAN Abdullah, Ahmad; Yana, Al-Fitri
AL-URWATUL WUTSQA: Kajian Pendidikan Islam Vol. 4 No. 1 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum adalah seperangkat atau suatu sistem rencana dan pengaturan mengenai bahan pembelajaran yang dapat dipedomani dalam aktivitas belajar mengajar. Kurikulum dalam Pendidikan merupakan hal yang penting dalam proses berjalannya pembelajaran disekolah, Kurikulum di indonesia memiliki karakteristik seperti kurikulum KBK yang perpaduan antara pengetahuan, keterampilan, nilai serta sikap yang ditunjukkan dalam kebiasaan berpikir dan bertindak. KTSP merupakan kurikulum operasional yang disusun, dikembangkan dan dilaksanakan oleh setiap satuan pendidikan dengan memperhatikan standar kompetensi dan kompetensi dasar yang dikembangkan Badan Standar Nasional Pendidikan (BNSP). K13 menekankan pada dimensi pedagogic modern dalam pembelajaran, yaitu menggunakan pendekatan ilmiah. Dan Kurikulum Merdeka memberi keleluasan dan memudahkan pendidik menerapkan pebelajaran yang lebih mendalam, sesuai dengan kebutuhan peserta didik dan fokus pada penguatan karakterKata Kunci: Karakteristik Kurikulum; KBK; KTSP; K13; Kurikulum Merdeka Belajar
Peran dan Urgensi Motivasi Belajar Dalam Pendidikan Agama Islam Nihaya, Musdalifah
AL-URWATUL WUTSQA: Kajian Pendidikan Islam Vol. 4 No. 1 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Motivasi merupakan suatu pendorong yang mangubah energi dalam diri peserta didik  ke dalam bentuk aktivitas nyata untuk mencapai tujuan tertentu dalam proses belajar. Tujuan utama penelitian ini untuk mengetahui peran dan urgensi motivasi belajar dalam Pendidikan Agama Islam. Pendidikan penilitian ini menggunakan penelitian studi kepustakaan. Peneliti mengumpulkan data dengan membaca, menyelidiki dan menganalisis publikasi dan artikel yang diperlukan untuk penelitian. Hasil utama yang ingin dicapai adalah pengaruh peran dan urgensi motivasi belajar dalam pendidikan agama islam. Peran dan urgensi motivasi belajar sangatlah penting untuk peserta didik dalam pendidikan agama islam, bisa dikatakan sebagai kekuatan yang terdapat dalam diri peserta didik yang mendorong untuk berbuat. Motivasi belajar saling berkaitan dengan faktor lain, baik faktor eksternal maupun faktor internal.Kata Kunci: Peran Motivasi, Urgensi Motivasi, Motivasi belajar, Pendidikan Agama Islam
Nilai-Nilai Pendidikan Islam Dalam Nagham Al-Qur’an Masyarakat Bolo Kabupaten Bima-Indonesia Adistian, Adistian
AL-URWATUL WUTSQA: Kajian Pendidikan Islam Vol. 4 No. 1 (2024): JUNI 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nagham al-Qur’an adalah tradisi mulia yang bumikan oleh Ulama terdahulu dan membaca al-Qur’an merupakan implementasi dari perintah Allah dan rasulnya. Nilai-nilai pendidikan Islam dalam nagham al-Qur’an masyarakat Bolo Kabupaten Bima-Indonesia. Adapun tujuannya adalah mendeskripsikan nagham al-Qur’an dan mengungkapkan nilai-nilai pendidikan Islam dalam nagham al-Qur’an. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif, yang bersifat fenomologi dengan menggunakan interdispliner. Pendekatan ini berkemampuan mengungkapkan dan menjelaskan  terkait dengan nilai-nilai pendidikan Islam dalam nagham al-Qur’an dan nagham al-Qur’an pada masyarakat Bolo-Bima Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nagham al-Qur’an sebagai respon positif masyarakat yang mengekpresikan cintanya terhadap al-Qur’an. Nagham al-Qur’an dimaknai sebagai gerakan membumikan al-Qur’an di masyarakat; nagham dalam setiap kegiatan sosial keagamaan, nagham al-Qur’an dapat diekspresikan dengan tilawah  dan Taddarus al-Qur’an. Adapun nilai-nilai pendidikan Islam dalam Nagham al-Qur’an masyarakat Bolo-Bima dapat dilihat dari beberapa aspek; tanggungjawab, keimanan dan sosial kemasyarakatan. Nilai tanggung jawab dapat dilihat dari semangat dan kegigihan masyarakat yang selalu bekerja sama dalam hal mensukseskan kegiatan Nagham al-Qur’an. Semangat gotong royong masyarakat terlihat ketika menyiapkan panggung dan menerima tamu dalam kegiatan nagham al-Qur’an. Sekalipun ada sebagian yang hanya berdiri dan lihat tanpa terlibat, tetapi perlu diingatkan agar menunjukkan nilai kebersamaan. Dari aspek sosial dapat dilihat dari bahu membahunya masyarakat memberikan bantuan moril kepada penyelenggara kegiatan tersebut. Nilai kemanusiaan seperti itu, perlu dihidupkan dalam kehidupan bermasyarakat sehingga muncul dalam pikiran bahwa hidup manusia tidak bisa hidup sendiri dan memerlukan orang lain. Selanjutnya aspek keimanan tergambar pada kecintaan masyarakat yang datang mendengarkan bacaan al-Qur’an merupakan bukti keimanan terhadap al-Qur’an sebagai sumber pedoman dan petunjuk hidup manusia, selain dari suara al-Qur’an yang indah dan menyentuh hati, ada nilai yang transendetal yang disampaikan oleh pensyarah al-Qur’an yang menjelaskan makna yang terkandung dalam ayat al-Qur’an yang orientasinya adalah menggambarkan berita keimanan yang berkaitan dengan kehidupan dunia dan ukhrawi.  Kata Kunci: Nilai Pendidikan Islam; Nagham al-Qur’an; Keimanan
MODEL PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM YANG INOVATIF BERBASIS IT PADA TINGKAT SMU/MADRASAH DAN SEDERAJAT Abdullah, Ahmad; Syahrani, Syahrani
AL-URWATUL WUTSQA: Kajian Pendidikan Islam Vol. 4 No. 2 (2024): DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru adalah pendidik yang kreatif dan inovatif yang selalu mengedepankan sikap optimis, disiplin, lembut, inspiratif, responsive, humoris, empatik dan menghargai, pada setiap peserta didik. Dalam tahapan pengembangannya tetap berdasar pada aspek desainingnya, plenning, implemtation, dan evaluatingnya. Pembelajaran pai di tingkat SMU,Madrasah dan sederajat, adalah hal yang kompleks dan multi media yang mempengaruhinya di setiap saat sehingga memerlukan filter  model  dan metode pembelajaran yang inovatif berbasis teknolgi.Pendekatannya dengan  menggunakan, menyaring berbagai perangkat  dan platform digital seperti berbasis web, geogle classroom, virtual reality, multi media interaktif, video dan animasi, Augmented reality (AR) serta beberapa contoh  aplikasi  pendidikan lainnya.  lalu model pembelajaran apa saja yang bisa diterapkan saat ini, akan di uraikan lebih lanjut dalam tulisan ini. Kata Kunci: Model Pembelajaran PAI  Yang Inovatif  Berbasis IT (Teknologi)