cover
Contact Name
Indro Prakoso
Contact Email
prakosoindro@unsoed.ac.id
Phone
+6287705517849
Journal Mail Official
jimien.ft@unsoed.ac.id
Editorial Address
Jl. Raya Mayjen Sungkono No.KM 5, Dusun 2, Blater, Kec. Kalimanah, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah 53371
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Journal of Industrial and Mechanical Engineering
ISSN : 30327857     EISSN : 30327717     DOI : https://doi.org/10.20884/1.jimien
Core Subject : Engineering,
Journal of Industrial and Mechanical Engineering (JIMIEN) is a peer-reviewed scientific journal that publishes theoretical and practice-oriented papers covering the whole spectrum of Industrial and Mechanical Engineering: - Sustainable manufacturing - Quality Engineering - Ergonomics, Safety, & Human Factor - Engineering or Operations Management - Lean and Six Sigma - Decision-Making - Manufacturing System - Production Planning and Control - Facilities Engineering - Reliability and Maintenance Engineering - Supply Chain Management - Scheduling Theory, Algorithm, and Application - Corrosion and Failure Analysis - Optimization and analysis in materials or structures Design. - Energy and Resource Efficiency. - Biomedical Engineering. The above list is not exhaustive; papers on other topics associated with industrial engineering or mechanical engineering are welcome. The significant and valuable advance of the current state of knowledge is an essential factor, and papers must be presented in a manner that academics and practicing engineers will appreciate.
Articles 40 Documents
Analisis Pengendalian Kualitas Produk Frozen Tuna Di PT. Cemerlang Laut Ambon Menggunakan Metode Statistical Process Control Azzahra, Mandalika; Faturohman, Muhammad Iqbal; Rachmawaty, Dina
Journal of Industrial and Mechanical Engineering Vol 3 No 1 (2025): Journal of Industrial and Mechanical Engineering
Publisher : Department of Industrial Engineering, Universitas Jenderal Soedirman.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jimien.2025.3.1.16233

Abstract

Tingginya tingkat cacat pada produk frozen tuna (loin) di PT Cemerlang Laut Ambon, khususnya cacat freezer burn, telah menyebabkan peningkatan pengembalian produk dan kerugian finansial selama periode Februari 2023 hingga Januari 2024. Permasalahan ini mencerminkan lemahnya pengendalian kualitas pada tahapan produksi dan penyimpanan, serta menunjukkan perlunya evaluasi sistematis untuk mengidentifikasi sumber variasi dalam proses. Pengendalian kualitas yang tidak optimal juga berdampak pada reputasi perusahaan di pasar ekspor, terutama Amerika Serikat dan Jepang, yang memiliki standar mutu ketat. Untuk menanggapi permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengendalian kualitas produk menggunakan tool Statistical Process Control (SPC). Pendekatan yang digunakan meliputi analisis check sheet, diagram Pareto, peta kendali (p-chart), dan diagram sebab-akibat (fishbone). Hasil penelitian menunjukkan bahwa cacat freezer burn menyumbang 67% dari total cacat, dengan indikasi variasi khusus (special cause variation) yang muncul pada bulan Desember dan Januari. Analisis fishbone mengidentifikasi penyebab utama berasal dari faktor manusia, metode pembekuan yang tidak konsisten, dan peralatan yang kurang andal. Berdasarkan temuan ini, perusahaan disarankan untuk memperkuat sistem manajemen rantai dingin, meningkatkan pelatihan SDM, serta mengoptimalkan prosedur inspeksi dan pemeliharaan sebagai langkah strategis dalam menekan tingkat cacat dan menjaga mutu produk secara berkelanjutan.
Usulan Penerapan 5S dengan Pendekatan K3 Guna Meningkatkan Produktivitas Produksi Pada Departemen Cetak Dan Potong Busa (Studi kasus PT XYZ) Kurniati, Via Anisa; hermanto, Jheri; Cahyo P, Brian Agung
Journal of Industrial and Mechanical Engineering Vol 3 No 1 (2025): Journal of Industrial and Mechanical Engineering
Publisher : Department of Industrial Engineering, Universitas Jenderal Soedirman.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jimien.2025.3.1.16464

Abstract

Produktivitas merupakan aspek penting dalam industri manufaktur karena berkaitan langsung dengan efisiensi dan pengurangan pemborosan di lantai produksi[1]. Penelitian ini bertujuan untuk mengusulkan penerapan metode 5S pada departemen cetak dan potong busa di PT XYZ. Metode yang digunakan meliputi observasi langsung dan wawancara untuk memperoleh data, yang selanjutnya dinilai menggunakan pendekatan 5S dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Penilaian ini bertujuan untuk menilai sejauh mana penerapan 5S atau standar lain yang lebih tinggi dari 5S di area kerja departemen Cetak dan Potong Busa PT. XYZ. Hasil penilaian kemudian diolah menggunakan diagram batang (bar chart) untuk menentukan prioritas perbaikan. Hasil menunjukkan bahwa tiga ketidakpatuhan terbesar berada pada elemen Seiton (28 %), Shitsuke (22 %), dan Seiketsu (21 %). Sehingga ketiga elemen 5S tersebut yang akan menjadi prioritas perbaikan. Berdasarkan analisis tersebut, diusulkan perbaikan yang mencakup penyusunan SOP, penyediaan peralatan pendukung, dan visualisasi area kerja sesuai dengan kebutuhan dari lantai produksi PT. XYZ.
PENGENDALIAN KUALITAS PRODUKSI BULU MATA PALSU MENGGUNAKAN METODE FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) DAN FAULT TREE ANALYSIS (FTA) Ananditya, Devanda Diar; Muhammad, Katon; Iswahyudi, Sachrul; Permanajati, Indra
Journal of Industrial and Mechanical Engineering Vol 3 No 2 (2025): Journal of Industrial and Mechanical Engineering
Publisher : Department of Industrial Engineering, Universitas Jenderal Soedirman.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jimien.2025.3.2.16824

Abstract

Industri bulu mata palsu di Indonesia, khususnya PT Hyup Sung Indonesia (HSI) di Purbalingga, menghadapi tantangan dalam menjaga kualitas produksi akibat tingginya tingkat produk cacat. Penelitian ini bertujuan menganalisis risiko dalam proses produksi menggunakan metode Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) dan Fault Tree Analysis (FTA). FMEA digunakan untuk mengidentifikasi potensi kegagalan dan menentukan prioritas perbaikan berdasarkan nilai Risk Priority Number (RPN), sedangkan FTA digunakan untuk menemukan akar penyebab kegagalan secara sistematis. Hasil analisis FMEA menunjukkan tiga risiko utama dengan RPN tertinggi, yaitu knotting bergeser saat dibuka (RPN 150), cairan perekat yang diberikan terlalu sedikit (RPN 140), dan knotting keriting saat dibuka (RPN 140). Analisis FTA mengungkap bahwa penyebab utama dari ketiga kegagalan ini meliputi faktor alat, metode kerja operator, serta ketidaktepatan dalam proses oven. Berdasarkan temuan tersebut, disusun berbagai usulan perbaikan, seperti penggantian rak dan kuas, penambahan timer otomatis, standardisasi prosedur kerja, dan pelatihan operator. Penerapan langkah-langkah ini diharapkan dapat menekan risiko kegagalan dan menjaga kualitas produk.
Perbandingan Exponential Smoothing With Trend dan Linear Trend Line pada Peramalan Penjualan Topsin 500 SC Hardari, Wafika Putri; Widhiarso, Wahyu
Journal of Industrial and Mechanical Engineering Vol 3 No 2 (2025): Journal of Industrial and Mechanical Engineering
Publisher : Department of Industrial Engineering, Universitas Jenderal Soedirman.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jimien.2025.3.2.16990

Abstract

Suatu perusahaan dalam kondisi ideal diharapkan dapat meramalkan penjualan dengan akurasi tinggi sehingga produksi, persediaan, dan distribusi dapat dikelola secara optimal. Hal ini akan membantu PT. XYZ menjaga ketersediaan produk, meminimalkan risiko kelebihan atau kekurangan stok, dan menghindari biaya tambahan akibat ketidakseimbangan antara permintaan dan persediaan. Namun kenyataannya, metode peramalan penjualan yang digunakan PT. XYZ masih bersifat manual dan belum mampu menangkap perubahan permintaan secara akurat dalam menghadapi fluktuasi tajam pada penjualan Topsin 500 SC. Ketidakakuratan dalam peramalan tersebut menyebabkan perusahaan menghadapi risiko overstock. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hasil peramalan dari dua metode peramalan yang lebih efektif dalam meramalkan penjualan Topsin 500 SC dan memverifikasi akurasi metode peramalan terpilih. Penelitian ini menggunakan metode Exponential Smoothing with Trend dan Linear Trend Line. Peta tracking signal digunakan untuk memverifikasi metode peramalan terbaik yang telah dipilih. Berdasarkan hasil perhitungan menunjukkan MAD, MSE, dan MAPE terkecil berada pada metode Linear Trend Line yang memiliki MAD sebesar 1.529,314, nilai MSE sebesar 5.743.558 dan nilai MAPE sebesar 10,956%. Metode Linear Trend Line terverifikasi menjadi metode yang paling efektif dan memiliki tingkat akurasi peramalan di masa mendatang
Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku dengan Metode Economic Order Quantity dan Periodic Order Quantity untuk Efisiensi Biaya (Studi Kasus: PT X) Septiyaningsih, Ranita Sylfi; Dwicahyani, Anindya Rachma
Journal of Industrial and Mechanical Engineering Vol 3 No 2 (2025): Journal of Industrial and Mechanical Engineering
Publisher : Department of Industrial Engineering, Universitas Jenderal Soedirman.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jimien.2025.3.2.17065

Abstract

Persediaan memegang peranan penting dalam kelancaran proses produksi dan pemenuhan permintaan pelanggan. Pada penelitian ini, dilakukan analisis pengendalian persediaan bahan baku di PT X, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang offset dan packaging, dengan metode Economic Order Quantity (EOQ) dan Periodic Order Quantity (POQ). Analisis dilakukan terhadap lima jenis bahan baku kertas yang dianggap paling kritis berdasarkan analisis Pareto. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa metode EOQ menghasilkan jumlah pemesanan yang lebih optimal dengan frekuensi yang lebih rendah dan total biaya persediaan yang lebih efisien dibandingkan dengan metode POQ maupun kebijakan perusahaan sebelumnya. Total biaya persediaan dengan EOQ untuk bahan baku Barang A adalah sebesar Rp3.607.490, sedangkan dengan POQ sebesar Rp4.236.187. Selain itu, analisis sensitivitas menunjukkan bahwa perubahan biaya pemesanan dan biaya penyimpanan secara signifikan memengaruhi total biaya persediaan dan kuantitas pemesanan. Temuan dari penelitian ini menyarankan bahwa metode EOQ dapat digunakan sebagai pendekatan yang lebih efisien untuk pemesanan bahan baku di PT X.
Kajian Teoritik Pengaruh Perbandingan Penggunaan Aftercooler ATAAC Dengan JWAC Terhadap Performa Engine Alat Berat Diniy, Mastur Anwar; Baihaki, Muhammad Hafidz; Kurniawan, Yudi
Journal of Industrial and Mechanical Engineering Vol 3 No 2 (2025): Journal of Industrial and Mechanical Engineering
Publisher : Department of Industrial Engineering, Universitas Jenderal Soedirman.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jimien.2025.3.2.17528

Abstract

Abstrak Aftercooler merupakan salah satu component pada air system yang berfungsi untuk menurunkan temperature udara bertekanan pada component turbocharger yang akan masuk ke combution chamber, aftercooler dengan jenis jacket water aftercooler (JWAC) jauh lebih efisien dalam perpindahan panas dan kinerja menurunkan temperature secara keseluruhan dibandingkan dengan air to air aftercooler (ATAAC). Keunggulan ini disebabkan oleh karakteristik perpindahan panas air sebagai medium pendingin yang lebih baik. Sistem air to water menghasilkan suhu udara masuk yang lebih rendah, kepadatan udara yang lebih tinggi yang berarti lebih banyak molekul oksigen masuk ke dalam combution chamber yang mengoptimalkan percampuran udara dan fuel yang seimbang dan pada akhirnya, efektivitas aftercooler yang lebih besar. Perbedaan efek pendinginan ini menyebabkan jacket water aftercooler mempertahankan kepadatan udara yang lebih tinggi. Dengan menurunkan temperature udara bertekanan secara efektif, aftercooler dengan sistem air to water membantu mencegah terjadinya knocking, memungkinkan pembakaran bahan bakar yang lebih sempurna, dan berpotensi meningkatkan kinerja unit alat berat. Kata kunci: Aftercooler, ATAAC, efektif , JWAC, temperature
Analisis Bullwhip Effect pada Supply Chain Produk Semen Kemasan Kantong Menggunakan Metode Peramalan (Studi Kasus: PT. XYZ) Fadhilah, Rachmat; Sofiana, Amanda
Journal of Industrial and Mechanical Engineering Vol 3 No 2 (2025): Journal of Industrial and Mechanical Engineering
Publisher : Department of Industrial Engineering, Universitas Jenderal Soedirman.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jimien.2025.3.2.17683

Abstract

Persaingan industri yang semakin ketat menuntut perusahaan untuk mengelola rantai pasok secara efisien, salah satunya yaitu dengan mengurangi Bullwhip Effect yang dapat menyebabkan ketidakseimbangan antara produksi dan permintaan. Penelitian ini dilakukan di PT. XYZ yang memproduksi semen kemasan kantong. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis nilai Bullwhip Effect serta menerapkan metode peramalan yang tepat untuk menurunkan nilai tersebut. Metode peramalan yang digunakan yaitu Single Exponential Smoothing (SES), Double Exponential Smoothing (DES), Holt-Winters, dan ARIMA. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan metode peramalan Double Exponential Smoothing (DES) terbukti memiliki hasil paling akurat dibandingkan metode lainnya berdasarkan hasil evaluasi dengan indikator error MAD, MSE, dan MAPE. Setelah penerapan metode peramalan, terjadi penurunan nilai Bullwhip Effect secara signifikan pada seluruh brand semen kemasan kantong, terutama pada brand Dynamix Serba Guna dengan nilai Bullwhip Effect aktual sebesar 1,088 turun menjadi 1,005 atau berkurang sebesar 7,66%. Sehingga secara keseluruhan, penerapan metode peramalan Double Exponential Smoothing (DES) terbukti efektif dalam mengurangi nilai Bullwhip Effect serta menekan nilainya agar lebih mendekati atau sama dengan niai parameter.
Implementasi Metode Peramalan Untuk Mengurangi Nilai Bullwhip Effect Pada Permintaan Produksi Kerupuk Rambak Desa Pecangakan, Kecamatan Comal alamanda, putty; Amalia, Nasyita Vivi; Ngizudin, Risal; Pratiwi, Intan
Journal of Industrial and Mechanical Engineering Vol 3 No 2 (2025): Journal of Industrial and Mechanical Engineering
Publisher : Department of Industrial Engineering, Universitas Jenderal Soedirman.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jimien.2025.3.2.17917

Abstract

UMKM kerupuk rambak merupakan salah satu UMKM yang terkenal di Desa Pecangakan. Namun, fluktuasi permintaan yang tidak menentu, yang dikenal dengan fenomena bullwhip effect, seringkali terjadi. Untuk mengatasi masalah ini, dibutuhkan peramalan permintaan yang tepat agar dapat membantu UMKM untuk mengurangi dampak bullwhip effect yang terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur bullwhip effect yang terjadi pada produksi kerupuk rambak dan untuk mengetahui bagaimana peramalan dapat digunakan untuk mengurangi dampak dari bullwhip effect tersebut. Data yang diperoleh adalah data permintaan dan penjualan kerupuk rambak selama 12 minggu. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa sebelum peramalan, produk kerupuk rambak "Rizki" mengalami bullwhip effect dengan nilai 1,03. Untuk mengurangi bullwhip effect, dilakukan peramalan menggunakan metode moving average dengan periode 2 minggu dan 3 minggu. Setelah membandingkan kedua metode, metode moving average periode 3 minggu terbukti lebih efektif dengan nilai kesalahan yang lebih kecil, yaitu MAD = 778, MSE = 839457, dan MAPE = 19%, dibandingkan dengan periode 2 minggu. Setelah diterapkan, peramalan periode 3 minggu berhasil menurunkan nilai bullwhip effect menjadi 0,60. Dengan demikian, metode moving average periode 3 minggu terbukti efektif dalam mengurangi bullwhip effect pada produksi kerupuk rambak.
Kajian Teoritik Efisiensi Sistem Hidrolik Pada Alat Berat Rifqy, Muhammad; Alfianto, Prima Fatur
Journal of Industrial and Mechanical Engineering Vol 3 No 2 (2025): Journal of Industrial and Mechanical Engineering
Publisher : Department of Industrial Engineering, Universitas Jenderal Soedirman.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jimien.2025.3.2.17996

Abstract

Sistem hidrolik merupakan sistem vital dalam operasional alat berat, terutama digunakan dalam mendukung pergerakan dan pengangkatan beban yang membutuhkan tenaga besar dan presisi tinggi. Efisiensi kinerja sistem hidrolik pada alat berat dianalisis dalam kajian teoritis ini berdasarkan prinsip dasar mekanika fluida. Fokus utama kajian diarahkan pada faktor-faktor yang memengaruhi efisiensi sistem seperti kehilangan tekanan (pressure drop), kebocoran fluida, laju aliran (flow rate), kualitas oli hidrolik, serta performa dari komponen pendukung pada sistem hidrolik. Selain itu, kajian teoritis membandingkan dengan data kinerja aktual yang telah dilaporkan dalam beberapa kasus. Dari hasil studi ditemukan bahwa efisiensi sistem hidrolik sangat dipengaruhi oleh perawatan berkala, kualitas fluida, dan pengaturan aliran fluida yang optimal. Pendekatan pemeliharaan prediktif dengan memanfaatkan machine learning, sensor direkomendasikan dalam kajian ini untuk meningkatkan efisiensi dan umur pakai sistem hidrolik. Karya ilmiah yang dihasilkan diharapkan dapat dijadikan sebagai acuan dalam pengembangan pada sistem hidrolik yang lebih efisien dan ramah energi di masa mendatang. Kata kunci: Alat Berat, Efisiensi, Machine Learning, Sistem Hidrolik
Kajian Teoritik Pengaruh Hubungan Antara Geometri Jalan Dan Konsumsi Bahan Bakar Pada Unit Dump Truck Luqman, Dzaki; Mundi, Habel; Kurniawan, Yudi
Journal of Industrial and Mechanical Engineering Vol 3 No 2 (2025): Journal of Industrial and Mechanical Engineering
Publisher : Department of Industrial Engineering, Universitas Jenderal Soedirman.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jimien.2025.3.2.17997

Abstract

Fuel consumption in motorized vehicles is one of the main indicators of the efficiency of land transportation systems. Besides being determined by vehicle technical specifications and driver behavior, fuel efficiency is also significantly influenced by infrastructure conditions, particularly road geometry. Road geometry encompasses elements such as gradient, horizontal and vertical curvature, lane width, and road surface quality, all of which affect vehicle dynamics while driving. Roads with suboptimal geometric designs can cause increased engine workload, inefficient acceleration, and repeated deceleration, ultimately resulting in fuel waste. This study aims to examine the extent to which road geometric elements affect motorized vehicle fuel consumption. Through a literature-based qualitative and quantitative analysis approach and technical evaluation, it was found that efficient geometric design can significantly reduce fuel consumption. These findings emphasize the importance of integrating energy efficiency aspects into road planning and design processes to create a land transportation system that is not only effective and economical, but also sustainable and environmentally friendly. Keywords: Road design, energy efficiency, road geometry, fuel consumption, land transportation

Page 4 of 4 | Total Record : 40