cover
Contact Name
Putri Jannah
Contact Email
persepsi.jurnalpsikologi@uin-suska.ac.id
Phone
+6281297130626
Journal Mail Official
persepsi.jurnalpsikologi@uin-suska.ac.id
Editorial Address
Gedung Fakultas Psikologi UIN Sultan Syarif Kasim Riau Jl. H.R. Soebrantas Km. 15.5 No. 155 Kel. Tuahmadani Kec. Tampan Pekanbaru - Riau 28293
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Persepsi: Jurnal Riset Mahasiswa Psikologi
ISSN : -     EISSN : 29861470     DOI : -
Core Subject : Social,
Persepsi: Jurnal Riset Mahasiswa Psikologi adalah jurnal akademik dengan akses terbuka yang diterbitkan oleh Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau sebanyak 3 (tiga) kali dalam satu tahun yaitu pada setiap bulan April, Agustus, dan Desember. Jurnal ini berfokus pada publikasi hasil penelitian mahasiswa dalam bidang psikologi. Adapun kajian yang dapat diterima adalah yang berkaitan dengan psikologi islam dan agama, psikologi umum, psikologi perkembangan, psikologi pendidikan, psikologi klinis, psikologi sosial dan psikologi industri dan organisasi.
Articles 55 Documents
HUBUNGAN SELF COMPASSION DAN LONELINESS PADA REMAJA YANG MEMILIKI ORANG TUA TUNGGAL DI KECAMATAN PULAU PUNJUNG DHARMASRAYA Rapika, Rinta; Harmaini, Harmaini
Persepsi: Jurnal Riset Mahasiswa Psikologi Vol. 4 No. 3 (2025): Persepsi: Jurnal Riset Mahasiswa Psikologi
Publisher : Fakultas Psikologi UIN Suska Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peristiwa meninggalnya orang tua merupakan pengalaman bagi remaja, karena menimbulkan kedukaan yang mendalam dan situasi keluarga yang tidak lagi utuh. Kondisi remaja yang memiliki orang tua tunggal mengalamiperubahan yang signifikan dalam hidup. Remaja yang memiliki orang tua tunggal akan merasakan sebuahketidakutuhan dalam suatu keluarga yang dirasakan kurangnya kasih sayang, perhatian dan pengasuhan penuh yang didapatkan. Remaja yang mampu mengasihi diri tetap memiliki kondisi psikis yang baik ketika mengalamiloneliness. Ketenangan dan kesabaran dalam berpikir serta bertindak merupakan manifestasi dari self compassion. Individu dengan self kindness dapat menghadapi permasalahan yang dialami ataupun menghadapi situasi yang tidak membuat nyaman tanpa menyalahkan diri sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan self compassion dan loneliness pada remaja yang memiliki orang tua tunggal di Kecamatan Pulau Punjung Dharmasraya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik purposive sampling. Subjek dalam penelitian ini adalah138 orang remaja. Pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan skala loneliness dengan reliabilitas 0,810 dan skala self compassion dengan reliabilitas 0,931. Berdasarkan hasil analisis korelasi pearson product moment diperoleh nilai koefisien korelasi r sebesar -0,358 dengan taraf probabilitas signifikansi p = 0,000 (p<0,01). Hal ini menunjukkan bahwa hipotesis diterima, artinya terdapat hubungan yang signifikan secara negatif antara self compassion dengan loneliness pada remaja yang memiliki orang tua tunggal di Kecamatan Pulau Punjung Dharmasraya.
PERAN KEBUTUHAN AFILIASI DAN KEPRIBADIAN NARSISME DENGAN  SELF-DISCLOSURE PADA REMAJA PENGGUNA INSTAGRAM Nurnabila; Ivan Agung
Persepsi: Jurnal Riset Mahasiswa Psikologi Vol. 5 No. 1 (2026): PERSEPSI: JURNAL RISET MAHASISWA PSIKOLOGI
Publisher : Fakultas Psikologi UIN Suska Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja menggunakan instagram salah satunya sebagai sarana untuk melakukan self-disclosure. Self-disclosure dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya adalah kebutuhan afiliasi dan kepribadian narsisme. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kebutuhan afiliasi dan kepribadian narsisme dengan self-disclosure pada remaja pengguna instagram. Jumlah subjek penelitian ini sebanyak 250 mahasiswa UIN Suka Riau usia 18-21 tahun yang menggunakan instagram minimal selama 1 tahun, diambil dengan menggunakan teknik sampling kuota. Data diperoleh menggunakan tiga skala psikologis dengan teknik analisis data menggunakan regeresi berganda. Hasil analisis data menunjukan bahwa ada hubungan antara kebutuhan afiliasi dan kepribadian narsisme dengan self-disclosure pada remaja pengguna instagram (F=36,446; p=0,000). Hasil ini menunjukan bahwa secara bersama-sama kebutuhan afiliasi dan kepribadian narsisme dapat menjelaskan self-disclosure, dengan nilai adjusted R^2 sebesar 22,2%, artinya sumbangan efektif dari faktor kebutuhan afiliasi dan kepribadian narsisme secara keseluruhan sebesar 22,2%, sementara sisanya 77,8% ditentukan oleh faktor lain diluar penelitian ini.
PENGARUH PENGEMBANGAN KARIR DAN KEPUASAN KERJA  TERHADAP KINERJA KARYAWAN Dwi; Cipto Hadi
Persepsi: Jurnal Riset Mahasiswa Psikologi Vol. 5 No. 1 (2026): PERSEPSI: JURNAL RISET MAHASISWA PSIKOLOGI
Publisher : Fakultas Psikologi UIN Suska Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja karyawan merupakan salah satu faktor utama yang menentukan keberhasilan organisasi dalam mencapai tujuan dan mempertahankan daya saing. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa kinerja dipengaruhi oleh faktor internal maupun eksternal, termasuk pengembangan karir dan kepuasan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menelaah dan menganalisis pengaruh pengembangan karir dan kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan melalui kajian literatur. Metode yang digunakan adalah literature review dengan melakukan analisis dan sintesis terhadap 25 artikel empiris yang terbit dalam sepuluh tahun terakhir dengan menggunakan kata kunci pengembangan karir, kepuasan kerja, dan kinerja karyawan untuk mengidentifikasi pengaruh antarvariabel. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengembangan karir berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui peningkatan kepuasan kerja. Kepuasan kerja terbukti berperan sebagai variabel mediasi yang memperkuat hubungan antara pengembangan karir dan kinerja. Secara keseluruhan, temuan ini menegaskan bahwa strategi pengembangan karir yang terstruktur, transparan, dan berkelanjutan, disertai upaya peningkatan kepuasan kerja, merupakan langkah penting dalam meningkatkan kinerja karyawan secara optimal.
HUBUNGAN SELF EFFICACY DENGAN KECURANGAN AKADEMIK PADA SISWA SMA Annisa Salsabilla; Zuriatul Khairi; Reni Susanti; Cipto Hadi
Persepsi: Jurnal Riset Mahasiswa Psikologi Vol. 5 No. 1 (2026): PERSEPSI: JURNAL RISET MAHASISWA PSIKOLOGI
Publisher : Fakultas Psikologi UIN Suska Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beberapa fenomena yang berulang kali ditemui pada lingkungan akademik yaitu perilaku yang diperbuat secara tidak sah untuk mencapai kesuksesan atau menghindari kegagalan dalam aktivitas akademik yang bisa disebut kecurangan akademik. Banyak siswa yang memilih untuk melakukan kecurangan demi memenuhi tuntutan yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan Self efficacy  dengan kecurangan akademik pada siswa SMA. Penelitian ini melibatkan 262 siswa SMA. Pengambilan sampel menggunakan teknik Proportional stratified random sampling. Pengumpulan data menggunakan 2 skala, yaitu skala general Self efficacy dan skala kecurangan akademik. Teknik analisis data menggunakan regresi linier sederhana. Berdasarkan hasil analisis regresi linier sederhana menunjukkan terdapat hubungan negatif antara Self efficacy dengan kecurangan akademik pada siswa SMA. Dengan demikian semakin tinggi tingkat Self efficacy pada siswa maka semakin rendah tingkat perilaku kecurangan akademik. Sebaliknya, semakin rendah Self efficacy siswa maka semakin tinggi kecurangan akademik siswa tersebut. Kemudian diketauhi kontribusi Self efficacy terhadap kecurangan akademik adalah sebesar 28,9%, sementara 71,1% sisanya dipengaruhi oleh variabel lainnya. Melalui penelitian ini, telah diketauhi bahwa Self efficacy dapat mempengaruhi kecurangan akademik.
HUBUNGAN ANTARA POLA ASUH ORANG TUA DENGAN KEMANDIRIAN BELAJAR PADA SISWA SMP IT X DI PEKANBARU Zulkhairi Zulkhairi; Raudatussalamah Raudatussalamah; Jhon Herwanto
Persepsi: Jurnal Riset Mahasiswa Psikologi Vol. 5 No. 1 (2026): PERSEPSI: JURNAL RISET MAHASISWA PSIKOLOGI
Publisher : Fakultas Psikologi UIN Suska Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemandirian belajar adalah kemampuan siswa mengatur diri, mengambil keputusan, dan bertanggung jawab atas proses serta hasil belajar secara mandiri. Pola asuh orang tua berperan penting dalam membentuk kemandirian melalui arahan, dukungan, dan pemberian ruang bagi anak untuk berkembang. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara pola asuh orang tua dengan kemandirian belajar siswa SMP IT X di Pekanbaru. Subjek penelitian berjumlah 169 siswa, data dikumpulkan menggunakan skala pola asuh dan kemandirian belajar, dianalisis dengan regresi linear sederhana. Didapati hasil bahwa terdapat hubungan positif antara pola asuh authorithative dengan kemandirian belajar, dan tidak terdapat hubungan negative antara pola asuh permissive dan authoritharian dengan kemandirian belajar. Hasil penelitian menunjukkan hubungan positif dan signifikan (p = 0,000) antara masing-masing pola asuh authorithative permissive, dan authoritharian dengan kemandirian belajar, dengan kontribusi total 66,7%. dengan sumbangan efektif terbesar diberikan oleh pola asuh authoritative. Penelitian ini menegaskan bahwa penerapan pola asuh yang seimbang dan tepat dapat meningkatkan kemandirian belajar siswa, sehingga mereka lebih siap menghadapi tantangan akademik secara mandiri.