cover
Contact Name
Septi Wahyuni
Contact Email
onlinealkatib@gmail.com
Phone
+6281231849344
Journal Mail Official
onlinealkatib@gmail.com
Editorial Address
Sidogede, Kec. Belitang, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan. 32382.
Location
Kab. ogan komering ulu timur,
Sumatera selatan
INDONESIA
Al-Katib
ISSN : -     EISSN : 30904471     DOI : -
Core Subject : Education,
Al-Katib Jurnal Pengajaran Bahasa Arab yang diterbitkan oleh PBA (Pendidikan Arab) di bawah naungan Sekolah Pendidikan Islam Nurussalam. Jurnal Al-Katib berisi artikel berdasarkan penelitian atau studi kepustakaan yang berfokus pada linguistik dan pengajaran bahasa Arab, dan diterbitkan dua kali setahun (Juni dan Desember). Redaksi Jurnal Al-Katib mengundang para peneliti, akademisi, peneliti, dan mahasiswa pembelajar bahasa Arab untuk menyumbangkan karya ilmiah penelitian atau studi kepustakaan yang dapat ditulis dalam salah satu dari tiga bahasa (Arab, Indonesia, dan Inggris). E -ISSN : 3090-4471
Articles 18 Documents
PEMBELAJARAN KESASTRAAN ARAB ( PUISI DAN PROSA) DI MTS UNWANUL FALAH SOLJER Moch Cecep Abdul Azis
Al-Katib: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 2 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Arabic Language and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65095/al-katib.v2i1.113

Abstract

This research aims to discuss literature learning with a study focus on Arabic poetry and prose. This research uses a library approach by reviewing several credible literature with data sources from scientific articles, observations, interviews with related parties and documentation. The results of this research show that there are three levels in literature learning, namely Basic Level (Mubtadi'), Intermediate Level ( Mutawassith), and Advanced Level (Mutaqaddim). The learning methods used in learning syi'r and Arabic prose at MTS Unwanul Falah include the reading method. The reading method is to present lesson material by prioritizing reading, namely the teacher first reads the reading topics, then the students follow. Keywords : Learning, Arabic literature, Prose, Poetry
PENGGUNAAN MEDIA KAHOOT UNTUK MENINGKATKAN MINAT TERHADAP BAHASA ARAB SISWA KELAS XI H MAN 4 JOMBANG siti rahma febriana, siti rahma febriana; Asep Kurniawan; Muhammad Fikri Ambary
Al-Katib: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 2 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Arabic Language and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65095/al-katib.v2i1.204

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan media Kahoot terhadap peningkatan minat belajar bahasa Arab siswa kelas XI di MAN 4 Jombang. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya minat siswa terhadap Bahasa Arab yang disebabkan oleh metode pembelajaran yang cenderung monoton dan kurang menarik. Untuk itu, media Kahoot, yang berbasis permainan, diharapkan dapat membuat pembelajaran lebih interaktif dan menyenangkan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk pengumpulan data Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Kahoot berhasil meningkatkan minat belajar siswa terhadap Bahasa Arab. Siswa lebih antusias dan aktif dalam mengikuti pelajaran, serta menunjukkan peningkatan dalam pemahaman materi. Media kahoot terbukti efektif dalam menciptakan suasana belajar yang nyaman dan dapat meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran bahasa Arab di kelas XI MAN 4 Jombang.
penerjemah KONSEP PENERJEMAHAN: MENERJEMAH SEBAGAI KONSEP BERPIKIR DAN SYARAT PENERJEMAH YANG BAIK : Definisi Penerjemahan, Menerjemah Sebagai Konsep Berpikir, Syarat Penerjemah yang Baik Chilya Nur Hidayah; Mohammad Nu’man
Al-Katib: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 2 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Arabic Language and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65095/al-katib.v2i1.216

Abstract

Penerjemahan adalah proses memahami teks dalam bahasa sumber dan menyampaikan pemahamannya ke dalam bahasa sasaran, yang melibatkan keterampilan analisis, interpretasi, dan ekspresi ulang makna. Dalam penerjemahan, diperlukan pemahaman mendalam terhadap teks asli dan kemampuan untuk menyampaikan makna yang akurat dalam bahasa sasaran. Proses penerjemahan dapat dilakukan secara manual atau dengan bantuan teknologi penerjemahan otomatis, yang tetap memerlukan penyuntingan oleh penerjemah manusia. Artikel ini membahas penerjemahan sebagai konsep berpikir dan syarat-syarat untuk menjadi penerjemah yang baik. Sebagai suatu kegiatan kognitif, penerjemahan melibatkan berbagai tahapan berpikir dan keputusan kritis yang mencerminkan pemahaman terhadap konteks budaya, sosial, dan bahasa dari teks yang diterjemahkan. Penerjemah yang kompeten harus menguasai bahasa sumber dan sasaran, memahami konten dan konteks budaya, serta memiliki kemampuan berpikir kritis dalam menyusun kembali gagasan. Artikel ini juga mengidentifikasi beberapa syarat utama bagi penerjemah yang baik, termasuk penguasaan bahasa, pemahaman yang mendalam terhadap teks dan budaya, serta kemampuan beradaptasi dengan konteks komunikasi. Dengan demikian, penerjemahan tidak hanya melibatkan pengalihan bahasa, tetapi juga proses intelektual yang mencakup analisis dan adaptasi makna sesuai dengan audiens bahasa sasaran.
the teknik menerjemah dengan perspektif ilmu balagah: teknik menerjemah dengan perspektif ilmu balagah fifi, fiolinda nur faizah
Al-Katib: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 2 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Arabic Language and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65095/al-katib.v2i1.217

Abstract

Semua bahasa mempunyai dua unsur yaitu pertama unsur bunyi dan kedua unsur dalalah (simentik). Unsur dalalah atau semantik terdiri dari: kosakata atau mufradat (lexicologie), pembentukan kalimat atau syntaxe (النحو), pembentukan kata atau morphologie (الصرف), dan penggayaan atau stylistique (البلاغة) Gaya bahasa atau style dan terkadang disebut ragam yang dalam bahasa Arab disebut uslub (أسلوب) ikut berperan dalam memberi makna atau arti. Oleh karena suatu bahasa itu pengungkapan suatu gagasan, maka gaya atau cara pengungkapan gagasan itu sendiri turut menentukan. Dengan demikian, jelas bahwa gaya bahasa bukan sekedar menyangkut struktur lahir, tetapi lebih dari itu bahkan berkaitan dengan struktur makna yang menentukan terhadap pengertian dan pemahaman seseorang. Dan oleh karena itu gaya bahasa atau uslub ini tidak boleh diabaikan dalam berbahasa termasuk dalam kegiatan menerjemahkan bahasa asing lebih-lebih lagi menerjemahkan Alquran yang sarat dan spesifik mempunyai gaya bahasa tersendiri karena dia bukan produk manusia.
STRATEGI KOMUNIKASI PADA VIDEO PEMBELAJARAN BAHASA ARAB OLEH NON PENUTUR ASLI Firdaus, Fasich; Nor Anisa Siska; Rachmad Ramadhan
Al-Katib: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 2 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Arabic Language and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65095/al-katib.v2i1.247

Abstract

With the advancement of time, Arabic language learning technology is now easily accessible through various media, including YouTube, Instagram, TikTok, and others. Arabic language content creators who are non-native speakers utilize these platforms to support Arabic language learning. They cover topics ranging from Nahwu and Shorof to the four Arabic language skills. The research method used in this article is qualitative. The researcher will focus on describing the following aspects: first, analyzing the communication strategies of non-native speakers; second, analyzing the content; and third, describing the code-switching used by instructors in the videos. The results of this study are expected to provide solutions for Arabic language learning, particularly in the field of linguistics.
Analisis Semiotik dan Edukatif Drama Aḥlā Kalām Madīnat al-Qawāʿid sebagai Strategi Pembelajaran Tata Bahasa Arab yang Interaktif Ulil Abshor, ulil abshor; rulik endarwati
Al-Katib: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 2 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Arabic Language and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65095/al-katib.v2i2.269

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis isi dan dialog dalam drama edukatif berbahasa Arab Aḥlā Kalām: Madīnat al-Qawāʿid sebagai media pembelajaran kaidah nahwu secara kontekstual. Melalui pendekatan kualitatif-deskriptif dengan metode analisis naratif dan semiotik, data diperoleh dari transkrip adegan drama untuk mengidentifikasi unsur intrinsik dan penggunaan kaidah nahwu dalam dialog antar tokoh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa drama ini memadukan unsur komedi, melodrama, dan edukasi secara seimbang, sehingga menjadikan pembelajaran tata bahasa Arab lebih komunikatif, menyenangkan, dan aplikatif. Adegan-adegan simbolik, seperti dialog tentang perubahan bentuk i‘rāb kata “ra’s” dalam konteks makan ikan, memberikan ilustrasi nyata tentang variasi sintaksis berdasarkan konteks. Selain itu, tokoh filosofis seperti Ḥayy ibn Yaqẓān digunakan sebagai representasi pencari makna, yang memperkaya dimensi reflektif dan eksistensial dalam pembelajaran bahasa. Drama ini juga menyisipkan nilai-nilai sejarah dan moral Islam, menjadikannya media multikode yang efektif untuk mengembangkan kompetensi linguistik, afektif, dan intelektual peserta didik. Dengan demikian, Aḥlā Kalām: Madīnat al-Qawāʿid layak diintegrasikan sebagai sumber belajar nahwu yang kontekstual dan relevan dalam kurikulum pembelajaran bahasa Arab.
Mr MANAJEMEN PROGRAM LEMBAGA BAHASA ASING DI UNIVERSITAS HASYIM ASY’ARI JOMBANG: sebuah study analisis implementasi dan evaluasi program Rais, Qulyubi Mahsan Nasukha; ramadhan, rahmad; hidayatullah, muhammad
Al-Katib: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 2 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Arabic Language and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65095/al-katib.v2i2.281

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan program studi Bahasa Arab yang diselenggarakan di Universitas Hasyim Asyari Jomang. Dalam pengumpulan data peneliti menggunakan wawancara observasi dan dokumen sedangkan analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif dengan tiga proses yaitu reduksi data penyajian data dan analisis kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan ahwa pelaksanaan manajemen program Bahasa Arab di Institut Bahasa Asing Universitas Hasyim Asyari Jomang erjalan dengan lancar memenuhi fungsi manajemen dengan bbaik yaitu perencanaan dan pengorganisasian. manuver dan pemantauan, serta implementasi yang terkait dengan komponen manajemen program Bahasa Arab. Pemelajaran Bahasa Arab di Institut Bahasa Asing UNHASY mengutamakan mahasiswa untuk aktif erlatih memangun pola kalimat Bahasa Arab dalam semua keterampilan Bahasa. Menggunakan produk panduan pengguna akademi Bahasa UNHASY dalam waktu yang relatif singkat akan mencapai tujuan elajar Bahasa Arab dari semua keterampilan. Meskipun masih ada celah yang perlu diperbaiki terutama dari segi keutuhan pengguna dan manajemen waktu. Namun pemelajaran Bahasa Arab di lemaga Bahasa asing UNHASY merupakan program yang baik dan dapat menjadi standar untuk menjalankan program pemelajaran Bahasa Arab di lemaga Bahasa asing.
MENINGKATKAN MAHĀRAH KALĀM DENGAN ASSERTIVENESS TRAINING: STUDI KUASI-EKSPERIMENTAL DI MTSN 4 SURABAYA Irawan, Yumna Nazih; Ali Wafa; Junaedi
Al-Katib: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 2 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Arabic Language and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65095/al-katib.v2i2.286

Abstract

Abstract This study aims to evaluate the effectiveness of assertive training in improving Arabic speaking skills (mahārah kalām) among students of MTsN 4 Surabaya. The research is grounded in the observation that many learners face psychological barriers such as shyness, low self-confidence, and fear of making mistakes when speaking Arabic. Assertive training was selected as the intervention because it emphasizes confidence-building, appropriate self-expression, and the courage to communicate without pressure. A quasi-experimental design with a non-equivalent control group was employed, involving an experimental group receiving assertive training and a control group using conventional instruction. Research instruments consisted of a speaking test and observational checklists assessing oral performance. The results reveal a significant improvement in the experimental group’s posttest scores compared to the control group, as demonstrated through a t-test with a p-value < 0.05. These findings indicate that assertive training effectively enhances students’ fluency, accuracy, and communicative confidence in speaking Arabic. Therefore, assertive training is recommended as an alternative pedagogical strategy for Arabic language instruction, particularly in strengthening communicative competence. Further research is suggested to expand variables related to affective factors and the integration of interactive digital media in communicative learning contexts.

Page 2 of 2 | Total Record : 18