cover
Contact Name
Febrianto Bagus Setiawan
Contact Email
febriantobagussetiawan@gmail.com
Phone
+62295384984
Journal Mail Official
jpk@stikesbup.ac.id
Editorial Address
Jalan Ki Ageng Selo No. 15, Pati
Location
Kab. pati,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pengemas Kesehatan
ISSN : 29630363     EISSN : 29630355     DOI : https://doi.org/10.52299/jpk
Core Subject : Health,
Jurnal Pengemas Kesehatan merupakan wadah atau sarana yang menerbitkan tulisan ilmiah hasil-hasil penelitian maupun nonhasil penelitian di bidang ilmu-ilmu kebidanan khususnya dan ilmu-ilmu kesehatan pada umumnya yang belum pernah diterbitkan atau sedang dalam proses penerbitan di jurnal-jurnal ilmiah lain. Redaksi berhak mengubah tulisan tanpa mengubah maksud atau substansi dari naskah yang dikirimkan. Naskah yang belum layak diterbitkan dalam Jurnal Pengemas Kesehatan tidak dikembalikan kepada pengirimnya, kecuali atas permintaan dari penulis yang bersangkutan.
Articles 46 Documents
PELATIHAN KADER TENTANG MASSAGE PAYUDARA DENGAN TEKNIK “Z-TING” DALAM UPAYA MENINGKATKAN PRODUKSI ASI PADA IBU MENYUSUI Ana Rofika; Uswatun Kasanah
Jurnal Pengemas Kesehatan Vol 4 No 02 (2025): Jurnal Pengemas Kesehatan (JPK)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jpk.v4i02.70

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader kesehatan mengenai massage payudara dengan teknik “Z-TING” sebagai upaya peningkatan produksi ASI pada ibu nifas dan menyusui di Desa Tondomulyo, Kabupaten Pati. Metode yang digunakan meliputi ceramah, curah pendapat, demonstrasi, simulasi, observasi, dan pendampingan dalam tiga pertemuan terstruktur. Sebanyak 13 kader kesehatan dilibatkan dalam kegiatan ini, sementara 14 ibu nifas berpartisipasi dalam sesi praktik. Hasil pretest menunjukkan bahwa sebagian kader belum memahami materi terkait ASI eksklusif dan teknik massage “Z-TING”. Setelah pemberian materi dan demonstrasi, terjadi peningkatan signifikan pada nilai posttest, di mana 99% kader menjawab benar. Pada implementasi teknik “Z-TING”, kader melakukan massage secara rutin dua kali sehari selama dua minggu. Penerapan pada 14 ibu nifas menunjukkan adanya peningkatan produksi ASI dengan rata-rata kenaikan sebesar 192 cc; peningkatan tertinggi mencapai 250 cc, sedangkan yang terendah sebesar 50 cc terjadi pada ibu yang tidak rutin mendapat massage. Hasil ini menunjukkan bahwa teknik “Z-TING” efektif meningkatkan produksi ASI dan pelatihan mampu meningkatkan keterampilan kader secara optimal. Program ini berkontribusi dalam mendukung keberhasilan pemberian ASI eksklusif melalui pemberdayaan kader kesehatan di tingkat desa.
Pendampingan Manajemen Diri Ibu Hamil dengan Determinasi Diri dalam Perawatan untuk Mencegah Preeklamsia di Desa Tondomulyo Siti Marfu'ah; Siti Muawanah; Irfana Tri Wijayanti
Jurnal Pengemas Kesehatan Vol 4 No 02 (2025): Jurnal Pengemas Kesehatan (JPK)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jpk.v4i02.71

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan sebagai wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi oleh dosen STIKes Bakti Utama Pati dengan fokus pada peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam bidang kesehatan ibu dan anak. Berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan mitra, ditemukan bahwa masyarakat masih membutuhkan edukasi kesehatan terkait perawatan kehamilan, perawatan bayi dan balita, serta upaya pencegahan penyakit. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan masyarakat melalui penyuluhan, demonstrasi, dan pendampingan berkelanjutan. Metode kegiatan meliputi pengkajian kebutuhan mitra, penyusunan materi, pelaksanaan edukasi secara langsung, demonstrasi praktik sesuai tema kesehatan, serta evaluasi melalui pretest–posttest dan observasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan peserta setelah diberikan edukasi, yang terlihat dari selisih skor pretest dan posttest. Selain itu, peserta aktif mengikuti demonstrasi dan mampu mempraktikkan kembali keterampilan yang diajarkan. Mitra juga memberikan tanggapan positif dan mengharapkan kegiatan serupa dilakukan secara berkala. Secara keseluruhan, kegiatan PkM ini berjalan lancar dan memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan pemahaman masyarakat terkait kesehatan ibu dan anak. Keberhasilan pelaksanaan kegiatan menunjukkan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam mewujudkan derajat kesehatan yang lebih baik.
Edukasi tentang Pijat Bayi yang Dapat Meningkatkan Berat Badan Bayi di Desa Tondomulyo Kecamatan Jaken Kabupaten Pati Retno Wulan; Nopri Padma Nudesti
Jurnal Pengemas Kesehatan Vol 4 No 02 (2025): Jurnal Pengemas Kesehatan (JPK)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jpk.v4i02.72

Abstract

Pijat bayi merupakan stimulasi sentuhan lembut yang terbukti membantu meningkatkan pertumbuhan, kualitas tidur, nafsu makan, serta kenaikan berat badan bayi. Survei awal di Desa Tondomulyo menunjukkan bahwa sebagian besar ibu belum memahami teknik pijat bayi yang benar dan aman, sehingga keterampilan pijat belum diterapkan secara optimal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu bayi dalam melakukan pijat bayi secara mandiri untuk mendukung peningkatan berat badan bayi usia 1–12 bulan. Metode kegiatan meliputi pretest, penyuluhan materi, demonstrasi pijat bayi, praktik terbimbing selama dua hari, serta pendampingan selama empat minggu. Evaluasi pengetahuan dilakukan menggunakan pretest dan posttest, sedangkan keterampilan dievaluasi melalui observasi langsung menggunakan checklist. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu dengan rata-rata nilai pretest 60 dan posttest 85,2. Selain itu, 1 bulan pendampingan menunjukkan peningkatan kemampuan ibu dalam melakukan pijat sesuai SOP serta adanya kenaikan berat badan bayi dengan rata-rata 0,5 kg. Kegiatan edukasi dan praktik pijat bayi terbukti efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu, sekaligus memberikan manfaat nyata terhadap peningkatan berat badan bayi.
PENINGKATAN LITERASI KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA MELALUI EDUKASI PHBS PARTISIPATIF DI DESA TONDOMULYO Rita Setiyaningsih; Yuli Irnawati
Jurnal Pengemas Kesehatan Vol 4 No 02 (2025): Jurnal Pengemas Kesehatan (JPK)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jpk.v4i02.73

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman remaja mengenai kesehatan reproduksi, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), serta penanganan awal gangguan menstruasi melalui pendekatan edukatif dan partisipatif. Sebanyak 30 kader Posyandu Remaja Desa Tondomulyo terlibat dalam dua sesi kegiatan berupa ceramah, diskusi, dan focus group discussion (FGD). Hasil pre-test menunjukkan hanya 33,33% peserta memperoleh nilai di atas 80, sementara post-test meningkat menjadi 83,3%. Peningkatan ini menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif efektif dalam memperkuat pemahaman dan keterlibatan remaja. Selain peningkatan pengetahuan, muncul perubahan sosial berupa meningkatnya keberanian berdiskusi, kemampuan bekerja sama, dan kesadaran menjaga kesehatan reproduksi. Program ini direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkala sebagai upaya keberlanjutan pemberdayaan remaja di tingkat desa.
Edukasi Faktor - Faktor yang Mempengaruhi Kecemasan saat Persalinan di Desa Tondomulyo Kabupaten Pati Dian Shofia Reny Setyanti
Jurnal Pengemas Kesehatan Vol 4 No 02 (2025): Jurnal Pengemas Kesehatan (JPK)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jpk.v4i02.74

Abstract

Kecemasan menjelang persalinan merupakan masalah psikologis yang umum dialami ibu hamil dan dapat berdampak negatif terhadap proses persalinan maupun kondisi ibu dan janin. Data WHO menunjukkan bahwa masalah kesehatan mental selama kehamilan masih tinggi secara global, dan hasil wawancara dengan bidan Desa Tondomulyo menunjukkan bahwa ibu hamil di wilayah tersebut belum pernah mendapatkan edukasi terkait kecemasan persalinan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu hamil dan keluarga mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kecemasan menjelang persalinan serta meningkatkan kemampuan keluarga dalam memberikan pendampingan. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi, tanya jawab, serta demonstrasi teknik nonfarmakologi untuk mengurangi kecemasan. Kegiatan dilaksanakan dalam empat tahap melalui kelas ibu hamil dengan melibatkan kader, bidan desa, serta keluarga. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, dengan skor pretest rata-rata 80,20 menjadi 90,50 pada posttest. Sebanyak 15 peserta mengalami peningkatan skor, dan analisis statistik menunjukkan perbedaan signifikan (p = 0,0001). Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesiapan ibu hamil menghadapi persalinan serta meningkatkan peran keluarga dalam pendampingan. Keberlanjutan program dilakukan melalui penyuluhan rutin dan penguatan kelas ibu hamil di desa.
Pendidikan Kesehatan tentang Risiko Penggunaan Gadget terhadap Tingkat Kebugaran Fisik Masyarakat Desa Tondomulyo Futhri Rifa Zaimsyah; Puji Hastuti
Jurnal Pengemas Kesehatan Vol 4 No 02 (2025): Jurnal Pengemas Kesehatan (JPK)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jpk.v4i02.75

Abstract

Penggunaan gadget yang meningkat pada masyarakat, termasuk anak dan remaja, berpotensi menurunkan kebugaran fisik akibat menurunnya aktivitas fisik, perubahan postur, dan peningkatan perilaku sedentari. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat Desa Tondomulyo mengenai risiko penggunaan gadget terhadap kebugaran fisik. Metode partisipatif digunakan melalui ceramah, curah pendapat, diskusi, dan tanya jawab dalam dua kali pertemuan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan masyarakat, terlihat dari perubahan nilai pre-test yang mayoritas “kurang” menjadi post-test dengan kategori “cukup” hingga “baik”. Program ini berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat serta mendorong perilaku preventif dalam penggunaan gadget.