cover
Contact Name
Ngurah Mahendra Dinatha
Contact Email
jurnal.jeco@gmail.com
Phone
+6282145383212
Journal Mail Official
jurnal.jeco@gmail.com
Editorial Address
Jalan Trans Bajawa, Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada, NTT
Location
Kab. ngada,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Jurnal Edukasi Citra Olahraga
Published by STKIP Citra Bakti
ISSN : -     EISSN : 27757714     DOI : https://doi.org/10.38048/jor
Fokus dan ruang lingkup Jurnal Edukasi Citra Olahraga (JECO) ada pada bidang kajian Ilmu Keolahragaan, Olahraga Pendidikan dan Kesehatan sebagai sarana Publikasi Penelitian Ilmiah di bidang keilmuan olahraga dengan berbagai aspek dan pendekatan yang dilakukan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 163 Documents
PENGEMBANGAN VARIASI LATIHAN TAKTIS BUILD-UP BERBASIS SMALL-SIDED GAMES UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENYERANG Gula, Yohanes Wilfianus; Tapo, Yohanes Bayo Ola; Wani, Bernabas
Jurnal Edukasi Citra Olahraga Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Edukasi Citra Olahraga
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jor.v6i1.6783

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tuntutan sepak bola modern yang mengharuskan pemain menguasai aspek teknik dan taktik secara bersamaan, terutama dalam build-up dari lini tengah menuju penyerangan. Observasi awal di Klub Citra Bakti Ngada menunjukkan bahwa serangan melalui lini tengah belum efektif karena variasi pola serangan terbatas, koordinasi antar lini rendah, pergerakan tanpa bola minim, akurasi umpan di bawah tekanan rendah, dan pengambilan keputusan lambat. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi kesulitan utama pemain dalam proses build-up serta merumuskan dasar pengembangan latihan taktis berbasis Small Sided Games (SSG). Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi langsung pada sesi latihan dan pertandingan, dengan fokus pada penguasaan bola, distribusi bola, koordinasi antar pemain, pergerakan tanpa bola, serta keberhasilan transisi serangan dari lini tengah ke lini depan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masalah utama tim terletak pada aspek taktis kolektif, bukan hanya teknik individu, sehingga konteks latihan yang menyerupai pertandingan sangat dibutuhkan. Kesimpulannya, SSG relevan digunakan sebagai pendekatan latihan untuk meningkatkan keputusan bermain, kreativitas taktis, koordinasi antar lini, dan efektivitas build-up serangan sesuai karakteristik tim. Temuan rinci memperlihatkan build-up sering terhenti di lini tengah karena jarak antarpemain tidak ideal dan dukungan posisi terlambat, sehingga alur bola ke penyerang terputus. Hasil ini menegaskan perlunya desain SSG yang dimodifikasi melalui ukuran lapangan, jumlah pemain, dan aturan sentuhan untuk mensimulasikan tekanan pertandingan secara spesifik dalam program latihan.
IMPLEMENTASI MODEL LATIHAN BUILD-UP FROM FLANK PADA TIM SEPAK BOLA Naru, Yohanes Paulus De Brito; Bile, Robertus Lili; Wani, Bernabas; Tapo, Yohanes Bayo Ola
Jurnal Edukasi Citra Olahraga Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Edukasi Citra Olahraga
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jor.v6i1.6784

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya efektivitas serangan tim sepak bola melalui sektor sayap pada Tim Citra Bakti Ngada, yang tampak pada akurasi umpan, penetrasi sayap, efektivitas crossing, koordinasi fullback dan winger, serta jumlah peluang yang dihasilkan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis efektivitas implementasi model latihan build-up from flank dalam meningkatkan kualitas serangan melalui sektor sayap. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental one-group pretest-posttest design pada 20 pemain aktif yang dipilih secara purposive sampling. Perlakuan diberikan selama 6 sampai 8 minggu dengan frekuensi latihan 2 sampai 3 kali per minggu. Instrumen penelitian meliputi lembar observasi performa taktis, analisis statistik pertandingan internal, dan dokumentasi video. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dengan perhitungan rata-rata, persentase peningkatan, dan gain score untuk menilai perubahan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pada seluruh indikator, yaitu akurasi umpan ke sektor sayap dari 65% menjadi 81%, frekuensi penetrasi sayap dari 6 menjadi 11 kali per pertandingan, efektivitas crossing dari 40% menjadi 62%, koordinasi fullback dan winger dari 60% menjadi 78%, serta jumlah peluang dari sektor sayap dari 4 menjadi 8. Peningkatan tertinggi terjadi pada efektivitas crossing sebesar 22%, yang menunjukkan keberhasilan latihan berbasis situasi permainan. Rata-rata keseluruhan meningkat dari 59,5 menjadi 78,5 dengan selisih 19 poin. Kesimpulannya, model latihan build-up from flank efektif meningkatkan efektivitas serangan tim melalui sektor sayap secara lebih terstruktur, terkoordinasi, dan produktif.
EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN KETERAMPILAN GERAK MANIPULATIF TERHADAP KOORDINASI DAN KELINCAHAN SISWA SEKOLAH DASAR Riwu, Frumensius Lawe; Wani, Bernabas; Natal, Yanuarius Ricardus; Bile, Robertus Lili
Jurnal Edukasi Citra Olahraga Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Edukasi Citra Olahraga
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jor.v6i1.6786

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya koordinasi dan kelincahan siswa sekolah dasar dalam pembelajaran PJOK, khususnya pada keterampilan gerak manipulatif, serta praktik pembelajaran yang cenderung umum dan belum menargetkan aspek motorik secara spesifik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pembelajaran keterampilan gerak manipulatif terhadap koordinasi dan kelincahan siswa kelas V SDK Regina Pacis Bajawa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain true experimental control group pretest-posttest design. Sampel berjumlah 30 siswa yang dibagi secara acak menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, masing-masing 15 siswa. Data dikumpulkan melalui tes performa pretest dan posttest, observasi, serta dokumentasi. Instrumen yang digunakan meliputi Wall Pass Test, Vertical Throw Test, Shuttle Run 4 x 10 meter, dan lembar observasi teknik gerak. Analisis data dilakukan dengan uji normalitas Shapiro-Wilk, kemudian Paired Samples T-Test dan Independent Samples T-Test pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata pretest kelompok eksperimen 53,67 dan kelompok kontrol 54,00, sehingga kondisi awal kedua kelompok setara. Setelah perlakuan, rata-rata posttest kelompok eksperimen meningkat menjadi 78,33, sedangkan kelompok kontrol sebesar 53,67. Uji Independent Samples T-Test menunjukkan nilai signifikansi 0,000, dan uji Paired Samples T-Test pada kelompok eksperimen juga menunjukkan nilai signifikansi 0,000. Dapat disimpulkan bahwa pembelajaran keterampilan gerak manipulatif efektif meningkatkan koordinasi dan kelincahan siswa serta mendukung pembelajaran PJOK yang lebih aktif, terstruktur, dan bermakna. Temuan ini memperkuat pentingnya desain latihan progresif di sekolah dasar.