cover
Contact Name
Ngurah Mahendra Dinatha
Contact Email
jurnal.jeco@gmail.com
Phone
+6282145383212
Journal Mail Official
jurnal.jeco@gmail.com
Editorial Address
Jalan Trans Bajawa, Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada, NTT
Location
Kab. ngada,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Jurnal Edukasi Citra Olahraga
Published by STKIP Citra Bakti
ISSN : -     EISSN : 27757714     DOI : https://doi.org/10.38048/jor
Fokus dan ruang lingkup Jurnal Edukasi Citra Olahraga (JECO) ada pada bidang kajian Ilmu Keolahragaan, Olahraga Pendidikan dan Kesehatan sebagai sarana Publikasi Penelitian Ilmiah di bidang keilmuan olahraga dengan berbagai aspek dan pendekatan yang dilakukan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 163 Documents
PENGARUH VARIASI LATIHAN TABATA TERHADAP KECEPATAN TENDANGAN SABIT ATLET PENCAK SILAT KKO Terate, Muhammad Lintang; Setiawan, Ipang
Jurnal Edukasi Citra Olahraga Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Edukasi Citra Olahraga
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jor.v6i1.6350

Abstract

Kecepatan tendangan sabit (tendangan C) merupakan komponen penting dalam pencak silat kategori tanding karena menentukan efektivitas serangan dan peluang perolehan poin. Observasi pada atlet pencak silat KKO SMA Negeri 3 Pati menunjukkan tendangan sabit masih mudah terbaca, ditangkis, bahkan ditangkap lawan, yang mengindikasikan kecepatan tendangan belum optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh variasi latihan Tabata terhadap kecepatan tendangan sabit pada atlet pencak silat KKO SMA Negeri 3 Pati. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-eksperimental rancangan one group pretest–posttest. Sampel berjumlah 16 atlet (sampling jenuh). Kecepatan tendangan diukur sebagai jumlah tendangan sabit valid yang dilakukan dalam 10 detik. Intervensi berupa variasi Tabata selama 4 minggu (8 pertemuan) dengan protokol 20 detik kerja : 10 detik istirahat (8 siklus), menggunakan drill tendangan sabit tunggal bergantian (minggu 1–2) dan kombinasi step-in serta tendangan beruntun (minggu 3–4). Hasil menunjukkan rata-rata skor meningkat dari 17,94 menjadi 21,69 dengan gain 3,75 tendangan/10 detik (±20,9%) dan seluruh atlet mengalami peningkatan. Uji t berpasangan menunjukkan perbedaan signifikan (t = 12,47; df = 15; p < 0,001) dengan effect size sangat besar (d = 4,36). Disimpulkan bahwa variasi latihan Tabata efektif meningkatkan kecepatan tendangan sabit pada atlet pelajar, meski diperlukan penelitian lanjutan dengan kelompok kontrol untuk memperkuat generalisasi temuan.
STUDI MANAJEMEN POAC PADA PENGELOLAAN LAYANAN DAN OPERASIONAL KOLAM RENANG Syahputra, Muhammad Fauzaan Riyo; Supriyono
Jurnal Edukasi Citra Olahraga Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Edukasi Citra Olahraga
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jor.v6i1.6396

Abstract

Tuntutan kebersihan, keselamatan, dan akuntabilitas pada fasilitas olahraga air pascapandemi meningkat, sehingga pengelolaan kolam renang perlu ditopang fungsi manajemen yang terstruktur. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling (POAC) pada pengelolaan layanan dan operasional Kolam Renang MC Edupark Cepu tahun 2025 serta merumuskan prioritas perbaikan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan purposive sampling terhadap 8 informan yang terdiri dari 1 manajer, 3 pegawai operasional, dan 4 pengunjung. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif pasif, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data dijamin melalui triangulasi teknik, triangulasi sumber, dan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi Planning merupakan aspek terlemah karena belum tersedia SOP tertulis dan target kinerja terukur sehingga operasional cenderung ad hoc. Pada fungsi Organizing, penempatan SDM belum berbasis workload analysis sehingga terjadi multitasking dan kekurangan lifeguard pada jam kunjungan padat. Fungsi Actuating relatif kuat pada koordinasi harian, namun masih terdapat celah pada minimnya pelatihan dan sertifikasi water rescue. Pada fungsi Controlling, water treatment dilakukan secara rutin, tetapi belum didukung logbook dan dokumentasi monitoring berbasis data. Temuan ini menegaskan bahwa manajemen MC Edupark masih berkarakter operasional-informal dan perlu diprofesionalkan melalui kodifikasi SOP, penerapan workload analysis, penguatan sertifikasi keselamatan, serta digitalisasi pelaporan agar layanan lebih konsisten, aman, dan akuntabel.
ANALISIS KESEHATAN MENTAL ANAK SDK NGEDUKELU DALAM PERSPEKTIF LINGKUNGAN SEKOLAH Ruju, Gabriel; Dinatha, Ngurah Mahendra; Wani, Bernabas; Bate, Nikodemus; Tapo, Yohanes Bayo Ola; Natal, Yanuarius Ricardus
Jurnal Edukasi Citra Olahraga Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Edukasi Citra Olahraga
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jor.v6i1.6412

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh Kesehatan mental siswa sekolah dasar berperan penting dalam menunjang proses belajar dan perkembangan sosial. Pada siswa kelas tinggi, masih ditemukan gejala kecemasan ringan, rendahnya kepercayaan diri, serta konsentrasi yang tidak stabil, yang berkaitan dengan kualitas interaksi sosial dan kondisi lingkungan sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tingkat kesehatan mental siswa kelas IV–VI serta persepsi mereka terhadap lingkungan sekolah. Penelitian menggunakan desain kuantitatif deskriptif yang dilaksanakan di SDK Ngedukelu dengan melibatkan 49 siswa sebagai sampel yang dipilih secara purposive. Instrumen penelitian berupa angket skala Likert 4 poin untuk mengukur kesehatan mental siswa dan persepsi terhadap lingkungan sekolah. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesehatan mental siswa berada pada kategori baik dengan skor rata-rata sebesar 73,2%, sedangkan persepsi terhadap lingkungan sekolah berada pada kategori baik dengan skor 75%. Aspek hubungan guru–siswa memperoleh skor tertinggi sebesar 82%, sementara aspek kenyamanan ruang kelas menunjukkan skor terendah sebesar 69%. Secara deskriptif, persepsi positif terhadap lingkungan sekolah cenderung sejalan dengan kondisi kesehatan mental siswa. Penelitian ini menegaskan pentingnya sekolah menciptakan iklim yang aman dan suportif, dengan prioritas perbaikan pada aspek kenyamanan ruang kelas serta penguatan dukungan emosional dan relasi sosial di lingkungan sekolah.
THE EFFECT OF NUTRITIONAL INTAKE ON PHYSICAL FITNESS AND PERFORMANCE OF KARATE ATHLETES Sofiani, Fanisa Dwi Nanda; Nurrachamad, Limpad; Zaskiyah; Wardana, Tirta; Hardiansyah, Bayu Putra
Jurnal Edukasi Citra Olahraga Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Edukasi Citra Olahraga
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jor.v6i1.6454

Abstract

Karate merupakan olahraga bela diri berintensitas tinggi yang menuntut kondisi fisik optimal, sehingga performa atlet tidak hanya ditentukan oleh latihan teknik dan taktik, tetapi juga oleh kecukupan asupan gizi. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh asupan gizi terhadap kebugaran jasmani dan performa atlet karate pada nomor Kata dan Kumite. Metode yang digunakan adalah systematic literature review terhadap artikel empiris terbitan 2021 sampai 2025 yang ditelusuri melalui Google Scholar dan PubMed dengan kata kunci terkait asupan gizi, atlet karate, kebugaran jasmani, dan performa atletik. Seleksi artikel mengikuti kriteria inklusi yang ketat, dan diperoleh 16 artikel berkualitas untuk dianalisis secara deskriptif kualitatif melalui tabulasi temuan utama. Hasil kajian menunjukkan bahwa keseimbangan makronutrien, terutama karbohidrat dan protein, berhubungan dengan peningkatan daya tahan, kekuatan otot, pemulihan, dan daya ledak. Mikronutrien, khususnya zat besi dan kalsium, juga berperan penting terhadap kapasitas aerobik, metabolisme energi, serta kesehatan tulang. Kajian ini juga menegaskan perlunya perencanaan gizi spesifik untuk Kata dan Kumite, pengelolaan berat badan yang aman, serta edukasi gizi bagi atlet, pelatih, dan keluarga guna mendukung performa berkelanjutan. Temuan juga mengidentifikasi kesenjangan antara kebutuhan gizi dan pola makan aktual atlet, yang dipengaruhi literasi gizi rendah, sehingga intervensi berbasis pelatihan dan pendampingan keluarga diperlukan secara berkelanjutan di lingkungan klub.
EVALUASI HASIL PEMBELAJARAN ATLETIK PADA MAHASISWA SEMESTER DUA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN JASMANI Risnawati; Hayudi
Jurnal Edukasi Citra Olahraga Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Edukasi Citra Olahraga
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jor.v6i1.6456

Abstract

Evaluasi hasil pembelajaran Mata Kuliah Atletik pada mahasiswa semester dua Angkatan 2024 Program Studi Pendidikan Jasmani Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong penting dilakukan untuk mengetahui ketercapaian CPMK setelah satu semester perkuliahan, khususnya karena mata kuliah praktik menuntut integrasi pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan secara mendalam pemahaman dan pengalaman belajar mahasiswa dalam pembelajaran atletik. Metode yang digunakan adalah desain deskriptif kualitatif dengan informan 75 mahasiswa semester dua Angkatan 2024 yang mewakili dua kelas, dipilih melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi nonpartisipatif, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi, dengan instrumen berupa pedoman observasi dan pedoman wawancara. Keabsahan data diperkuat melalui triangulasi teknik dan member check terbatas. Analisis data dilakukan secara induktif melalui tahap reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar mahasiswa belum memperoleh pembelajaran atletik secara menyeluruh pada jenjang sebelumnya sehingga mengalami kebingungan pada awal perkuliahan. Variasi nomor atletik meningkatkan motivasi dan minat, bahkan memunculkan ketertarikan dibina pada nomor tertentu. Nomor tersulit adalah lempar martil akibat kompleksitas teknik rotasi dan pelepasan yang memicu kesalahan gerak dan kecemasan, sedangkan nomor lari dan lempar lembing paling diminati dan relatif mudah. Kesimpulannya, pembelajaran atletik perlu dirancang progresif dan kontekstual melalui drill bertahap, penguatan keselamatan, dan dukungan psikologis agar capaian pembelajaran lebih optimal.
PERBANDINGAN PENGARUH METODE CRYOTHERAPY DENGAN RECOVERY ACTIVE TERHADAP DENYUT NADI ATLET DAYUNG Irawati, Andi Febi; Rahman, Abdul; Zamzani, Achmad Raihan
Jurnal Edukasi Citra Olahraga Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Edukasi Citra Olahraga
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jor.v6i1.6523

Abstract

Olahraga prestasi menuntut beban latihan yang tinggi sehingga diperlukan strategi pemulihan yang tepat agar atlet terhindar dari kelelahan berlebih dan penurunan performa. Denyut nadi merupakan indikator fisiologis yang dapat digunakan untuk menilai kecepatan pemulihan sistem kardiovaskular setelah latihan. Penelitian ini bertujuan membandingkan pengaruh Cryotherapy dan Recovery Aktif terhadap penurunan denyut nadi atlet dayung di Makassar setelah latihan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif eksperimen dengan desain two group pre-test and post-test. Sampel terdiri dari 16 atlet dayung yang dibagi menjadi dua kelompok secara merata, yaitu 8 atlet menerima Cryotherapy dan 8 atlet menerima Recovery Aktif. Denyut nadi diukur menggunakan Pulse Oximeter sebelum dan sesudah latihan circuit training (9 gerakan, 1 menit per gerakan, jeda 30 detik, 3 set, istirahat 5 menit antar set). Analisis data meliputi statistik deskriptif, uji normalitas Kolmogorov-Smirnov, uji homogenitas Levene, serta uji-t. Hasil menunjukkan kedua metode efektif menurunkan denyut nadi secara signifikan (Cryotherapy p=0,001; Recovery Aktif p=0,000). Secara deskriptif, Cryotherapy menurunkan denyut nadi lebih besar (mean difference 98,38 bpm) dibanding Recovery Aktif (86,87 bpm) dengan selisih 11,51 bpm. Disimpulkan bahwa Cryotherapy dan Recovery Aktif sama-sama efektif, namun Cryotherapy lebih unggul dalam mempercepat pemulihan denyut nadi pasca latihan.
PENGARUH AKTIVITAS FISIK JOGGING TERHADAP PENURUNAN KADAR GLUKOSA PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE II Rahman, Abdul; Irawati, Andi Febi; Karim, Muh
Jurnal Edukasi Citra Olahraga Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Edukasi Citra Olahraga
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jor.v6i1.6524

Abstract

Diabetes melitus tipe II merupakan masalah kesehatan global yang terus meningkat dan memerlukan pengelolaan komprehensif melalui terapi medis serta intervensi gaya hidup. Aktivitas fisik aerobik seperti jogging berpotensi membantu menurunkan kadar glukosa darah melalui peningkatan sensitivitas insulin dan pemanfaatan glukosa oleh otot. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aktivitas fisik jogging terhadap penurunan kadar glukosa darah pada pasien Diabetes Melitus Tipe II. Metode penelitian menggunakan desain eksperimen one group pretest–posttest tanpa kelompok kontrol. Penelitian dilaksanakan pada April–Mei di wilayah kerja Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Banua, Kecamatan Bungin. Sampel berjumlah 14 pasien dipilih dengan teknik purposive sampling. Intervensi berupa jogging 3 kali per minggu selama 12 kali pertemuan, durasi 20–30 menit per sesi dengan intensitas ringan hingga sedang. Kadar glukosa darah diukur menggunakan glukometer digital sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan rerata glukosa pretest 231,71 mg/dL dan posttest 221,07 mg/dL dengan penurunan rerata 10,64 mg/dL. Uji paired sample t-test menunjukkan perbedaan bermakna (p=0,000). Kesimpulan: jogging menurunkan kadar glukosa darah secara statistik, namun rerata posttest masih >200 mg/dL sehingga kontrol glikemik belum optimal dan memerlukan dukungan pengaturan pola makan serta pemantauan kesehatan terstruktur.
ANALISIS KAPITASI BERBASIS KINERJA DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS SISTEM RUJUKAN DAN KINERJA PELAYANAN PRIMER Risky, Sartini; Darmawati; Yuliastuti, Ni Ketut; Risnawati; Hernawati
Jurnal Edukasi Citra Olahraga Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Edukasi Citra Olahraga
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jor.v6i1.6556

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya Kapitasi Berbasis Kinerja (KBK) dalam skema Jaminan Kesehatan Nasional untuk meningkatkan mutu dan efisiensi pelayanan primer melalui capaian indikator Angka Kontak (AK), Rasio Rujukan Rawat Jalan Kasus Non-Spesialistik (RRNS), dan Rasio Peserta Prolanis Terkendali (RPPT). Di Kabupaten Bombana, RRNS telah mencapai target nasional, namun AK dan RPPT masih rendah, sehingga perlu dianalisis keterkaitannya dengan efektivitas sistem rujukan dan kinerja pelayanan primer. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi KBK pada Puskesmas Kabupaten Bombana. Metode yang digunakan adalah kuantitatif non-eksperimental dengan pendekatan deskriptif terhadap data sekunder Januari sampai Juni 2024 dari 22 Puskesmas, BPJS Kesehatan, dan Dinas Kesehatan, menggunakan total sampling serta analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan RRNS sebesar 1,23 persen telah memenuhi target, sedangkan AK 60,51 per mil dan RPPT 1,17 persen belum memenuhi target nasional. Evaluasi sistem rujukan menunjukkan empat dari delapan aspek telah sesuai prosedur, sementara kendala utama meliputi faktor geografis, transportasi, keterbatasan SDM, dan sarana prasarana. Disimpulkan bahwa implementasi KBK telah berjalan, tetapi belum optimal, sehingga diperlukan penguatan akses, SDM, sistem rujukan, komunikasi medis, dan pencatatan layanan secara terintegrasi. Perbaikan tersebut diharapkan meningkatkan fungsi gatekeeper Puskesmas, memperluas layanan promotif preventif, memperbaiki pengelolaan Prolanis, dan mendorong pencapaian kapitasi yang lebih optimal, adil, dan berkelanjutan.
PEMANFAATAN PERMAINAN TRADISIONAL BAKIAK DALAM PEMBELAJARAN PJOK UNTUK MENGEMBANGKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS VI SD Wijaya, Patrick Bastian
Jurnal Edukasi Citra Olahraga Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Edukasi Citra Olahraga
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jor.v6i1.6579

Abstract

Pembelajaran PJOK di sekolah dasar masih sering didominasi pendekatan konvensional yang berpusat pada guru, sehingga partisipasi siswa serta pencapaian hasil belajar kognitif, afektif, dan psikomotor belum optimal. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pemanfaatan permainan tradisional bakiak dalam pembelajaran PJOK untuk mengembangkan hasil belajar siswa kelas VI SD Negeri Inpres Ardipura 1 Kota Jayapura. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif kualitatif. Subjek penelitian berjumlah 30 siswa kelas VI, dengan informan 1 guru PJOK dan 6 siswa yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik melalui tahap coding, kategorisasi, penarikan tema, dan penafsiran makna. Keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, member check, dan audit trail. Hasil penelitian menunjukkan tiga tema utama, yaitu pemahaman konsep dan aturan permainan pada ranah kognitif, berkembangnya kerja sama, sportivitas, dan tanggung jawab pada ranah afektif, serta peningkatan koordinasi, keseimbangan, dan sinkronisasi gerak pada ranah psikomotor. Kesimpulannya, permainan tradisional bakiak efektif sebagai media pembelajaran PJOK yang kontekstual, partisipatif, dan bermakna untuk mengembangkan hasil belajar siswa secara holistik.
PERSEPSI MASYARAKAT MENGENAI ISU PENGHAPUSAN KELAS BPJS MENGGUNAKAN K-NEAREST NEIGHBOR Rahmamnsyah, Eka Patma; Siregar, Ratu Mutiara
Jurnal Edukasi Citra Olahraga Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Edukasi Citra Olahraga
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jor.v6i1.6588

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perubahan kebijakan BPJS Kesehatan terkait penghapusan kelas layanan dan penerapan KRIS yang menimbulkan beragam respons publik di media sosial, khususnya YouTube. Penelitian bertujuan menganalisis persepsi masyarakat terhadap kebijakan tersebut serta mengevaluasi efektivitas algoritma K-Nearest Neighbor (KNN) dalam klasifikasi sentimen. Metode penelitian dilakukan melalui studi literatur, pengumpulan data komentar YouTube dari kanal Liputan6 dan CNN menggunakan Netlytic, serta praolahan data yang meliputi cleansing, case folding, tokenisasi, stopword removal, dan stemming. Dataset yang dianalisis berjumlah 2.200 komentar, kemudian diklasifikasikan ke dalam sentimen positif, negatif, dan netral menggunakan KNN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komentar masyarakat didominasi sentimen negatif, terutama terkait kekhawatiran kenaikan iuran, ketidakadilan layanan, dan ketidakjelasan prosedur transisi BPJS ke KRIS. Evaluasi model KNN menunjukkan precision kelas negatif sebesar 1,00, tetapi recall kelas negatif rendah, yaitu 0,07, dengan F1-score keseluruhan 0,19, sehingga performa model belum optimal. Kesimpulannya, analisis sentimen berbasis KNN dapat memberikan gambaran awal persepsi publik terhadap kebijakan BPJS, tetapi masih memerlukan penyempurnaan pada representasi fitur dan parameter model agar hasil klasifikasi lebih akurat.