cover
Contact Name
Ngurah Mahendra Dinatha
Contact Email
jurnal.jeco@gmail.com
Phone
+6282145383212
Journal Mail Official
jurnal.jeco@gmail.com
Editorial Address
Jalan Trans Bajawa, Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada, NTT
Location
Kab. ngada,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Jurnal Edukasi Citra Olahraga
Published by STKIP Citra Bakti
ISSN : -     EISSN : 27757714     DOI : https://doi.org/10.38048/jor
Fokus dan ruang lingkup Jurnal Edukasi Citra Olahraga (JECO) ada pada bidang kajian Ilmu Keolahragaan, Olahraga Pendidikan dan Kesehatan sebagai sarana Publikasi Penelitian Ilmiah di bidang keilmuan olahraga dengan berbagai aspek dan pendekatan yang dilakukan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 133 Documents
LEVEL KONDISI FISIK ATLET GULAT GAYA BEBAS: KAJIAN DESKRIPTIF KUANTITATIF Shodiq, Ahmad; Fadhli, Nurrul Riyad
Jurnal Edukasi Citra Olahraga Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Edukasi Citra Olahraga
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jor.v5i3.5840

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi fisik atlet gulat gaya bebas PGSI Mojokerto dengan tujuan untuk meningkatkan kondisi fisik dan prestasi mereka. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Populasi penelitian ini melibatkan 19 atlet gulat gaya bebas dari Kota dan Kabupaten Mojokerto, dan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling, dengan sampel yang terdiri dari 16 atlet (7 putra dan 9 putri). Instrumen yang digunakan untuk pengukuran meliputi 12 tes komponen kondisi fisik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai kondisi fisik atlet putra dan putri bervariasi, dengan atlet putra cenderung memiliki nilai yang lebih tinggi dibandingkan atlet putri, terutama pada fleksibilitas, keseimbangan, dan kekuatan otot. Namun, terdapat kekurangan yang signifikan pada power otot tungkai, baik pada atlet putra maupun putri. Dengan demikian, disarankan agar program latihan difokuskan pada peningkatan power otot tungkai, yang sangat penting untuk mendukung serangan dan bantingan dalam gulat. Program latihan yang lebih spesifik perlu dirancang untuk meningkatkan aspek fisik yang masih kurang, guna mendukung peningkatan performa dan prestasi atlet gulat gaya bebas Mojokerto.
STUDI KEPUASAN PEMAIN SEPAKBOLA TERHADAP FASILITAS LATIHAN DI SEKOLAH Aswin, Mohd; Permono, Purwono Sidik
Jurnal Edukasi Citra Olahraga Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Edukasi Citra Olahraga
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jor.v5i3.5898

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kepuasan pemain sepak bola terhadap lima aspek fasilitas latihan di Sekolah Indonesia Kota Kinabalu, yaitu sarana fisik, kebersihan dan keamanan, fasilitas pendukung, program dan pelatih, serta efektivitas fasilitas. Metode penelitian menggunakan survei dengan penyebaran kuesioner berisi 22 pernyataan menggunakan skala Likert 1–5. Subjek penelitian berjumlah 27 atlet sepak bola putra berusia 17–18 tahun yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif melalui perhitungan nilai rata-rata (mean) dan kategorisasi tingkat kepuasan responden. Hasil uji validitas dan reliabilitas menunjukkan bahwa seluruh item kuesioner valid dan konsisten digunakan. Berdasarkan hasil analisis, aspek sarana fisik memperoleh tingkat kepuasan tertinggi sebesar 35%, diikuti oleh program dan pelatih 19%, fasilitas pendukung 18%, efektivitas fasilitas 14%, dan kebersihan serta keamanan 9%. Sementara itu, aspek kepuasan keseluruhan mendapatkan persentase terendah yaitu 5%. Secara umum, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemain sepak bola Sekolah Indonesia Kota Kinabalu merasa cukup puas terhadap fasilitas latihan yang tersedia.
ANALISIS TINGKAT PENGETAHUAN MAHASISWA TENTANG PEMULIHAN DALAM AKTIVITAS OLAHRAGA Hidayat, Fadhillah Maulana; Syandi, Fahreza Muhammad; Fauzi, Muhammad Imam; Setiabudid, Muhammad Rizaldy Putra; Hidayatullah, Syarif; Setiawan, Muhammad Arief
Jurnal Edukasi Citra Olahraga Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Edukasi Citra Olahraga
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jor.v5i3.5932

Abstract

Pemulihan merupakan komponen penting dalam proses latihan dan performa olahraga karena berperan dalam mengembalikan kondisi tubuh ke keadaan optimal setelah aktivitas fisik. Namun, banyak mahasiswa yang aktif berolahraga belum sepenuhnya memahami pentingnya strategi pemulihan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pengetahuan mahasiswa Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) mengenai konsep dan penerapan pemulihan dalam aktivitas olahraga. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei deskriptif. Sampel terdiri atas 100 mahasiswa aktif yang melakukan kegiatan olahraga minimal dua kali per minggu, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner tertutup berbasis skala Likert 4 poin yang mencakup tiga indikator utama: pengetahuan dasar, jenis-jenis pemulihan, dan penerapan strategi pemulihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan mahasiswa secara keseluruhan berada pada kategori sedang dengan skor rata-rata 3,12. Indikator jenis-jenis pemulihan memperoleh nilai tertinggi (3,34) dengan kategori tinggi, sedangkan penerapan strategi pemulihan menjadi yang terendah (2,89). Kesimpulannya, mahasiswa memiliki pemahaman teoretis yang baik namun belum sepenuhnya mampu menerapkannya dalam praktik. Diperlukan program edukasi dan kebijakan kampus yang menumbuhkan literasi pemulihan sebagai bagian dari gaya hidup aktif dan sehat.
ANALISIS PERSEPSI PELATIH DAN ATLET TERHADAP PERUBAHAN REGULASI PERTANDINGAN PENCAK SILAT: STUDI PADA CLUB BOGEL BETEBE Ndari, Retno Wulan; Setiawan, Ipang
Jurnal Edukasi Citra Olahraga Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Edukasi Citra Olahraga
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jor.v5i3.5951

Abstract

Perubahan regulasi pertandingan Pencak Silat bertujuan untuk menciptakan sistem yang lebih objektif, transparan, dan selaras dengan standar internasional. Namun, pembaruan ini juga menghadirkan tantangan bagi komunitas lokal yang telah terbiasa dengan aturan lama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi pelatih dan atlet terhadap penerapan regulasi pertandingan baru yang diadopsi oleh Club Bogel Betebe pada tahun 2025, sesuai dengan standar Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan pelatih serta atlet sebagai informan utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pelatih dan atlet menyambut positif regulasi baru karena dianggap mampu meningkatkan kualitas pertandingan, memperkuat nilai sportivitas, serta meminimalkan pelanggaran. Meskipun demikian, tantangan utama muncul pada aspek pemahaman teknis dan penerapan aturan dalam latihan maupun kompetisi. Secara keseluruhan, perubahan regulasi pertandingan tidak hanya memperkuat profesionalisme dan keselamatan atlet, tetapi juga menuntut adaptasi yang berkelanjutan agar Pencak Silat dapat bersaing dan berkembang di tingkat internasional.
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI RENDAHNYA PRESTASI ATLET RENANG Syafira, Siti Aminah Amanda; Usra, Meirizal; Bayu, Wahyu Indra
Jurnal Edukasi Citra Olahraga Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Edukasi Citra Olahraga
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jor.v5i3.6022

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor penyebab menurunnya prestasi atlet renang pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Sumatera Selatan tahun 2021 dan 2023. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Data penelitian diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan analisis dokumentasi terhadap informan yang terdiri atas pengurus cabang olahraga, pelatih, serta atlet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penurunan prestasi atlet renang dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain keterbatasan anggaran pembinaan, ketidaklengkapan fasilitas latihan, rendahnya motivasi atlet, serta minimnya dukungan dari pemerintah dan pihak terkait lainnya. Selain itu, inkonsistensi dalam pelaksanaan program pembinaan dan rendahnya akses pelatihan bagi pelatih turut menjadi kendala dalam pengembangan prestasi. Meskipun proses rekrutmen atlet telah berjalan cukup baik seiring dengan meningkatnya jumlah klub renang aktif, pembinaan lanjutan belum dilaksanakan secara optimal. Dengan demikian, peningkatan prestasi renang memerlukan sinergi yang kuat antara pelatih, pengurus, pemerintah daerah, dan sektor swasta dalam membangun sistem pembinaan yang terencana, berkesinambungan, dan berorientasi pada peningkatan kualitas atlet.
ANALISIS TES FISIK ATLET CABANG OLAHRAGA DAYUNG PADA AJANG PON 2024 Hidayatulah, Ridho; Iyyakrus
Jurnal Edukasi Citra Olahraga Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Edukasi Citra Olahraga
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jor.v5i3.6041

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi fisik atlet cabang olahraga dayung asal Sumatera Selatan yang telah lolos seleksi untuk mengikuti Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh–Sumatera Utara tahun 2024. Kondisi fisik merupakan faktor utama yang memengaruhi performa atlet, khususnya pada olahraga dayung yang menuntut perpaduan antara kekuatan, daya tahan, kelincahan, dan kecepatan guna mencapai prestasi optimal. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei melalui pengujian langsung terhadap 15 atlet. Komponen fisik yang diukur meliputi Indeks Massa Tubuh (IMT), kekuatan (push-up dan sit-up), daya tahan (Balke Test), kecepatan (lari 20 meter), kelincahan (shuttle run), kelentukan (sit and reach), serta daya ledak (vertical jump dan lempar bola obat). Hasil pengukuran menunjukkan bahwa sebagian besar atlet berada pada kategori “kurang” di hampir seluruh komponen fisik. Secara khusus, aspek daya tahan, kekuatan otot perut, dan daya ledak otot tungkai menunjukkan hasil yang sangat rendah. Hanya sebagian kecil atlet yang memperoleh kategori “baik” pada komponen kelincahan dan kelentukan. Secara keseluruhan, 93,33% atlet memiliki kondisi fisik dalam kategori “kurang”, sedangkan 6,67% tergolong “kurang sekali”. Temuan ini menegaskan pentingnya evaluasi dan peningkatan program latihan fisik secara sistematis untuk menunjang kesiapan dan performa atlet pada ajang kompetisi nasional.
PENGARUH LATIHAN PLYOMETRIC BOX JUMP TERHADAP KECEPATAN TENDANGAN MAWASHI GERI ATLET KARATE Widyasmara, Firdani Zahra; Setiawan, Ipang
Jurnal Edukasi Citra Olahraga Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Edukasi Citra Olahraga
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jor.v5i3.6069

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latihan plyometric box jumps terhadap peningkatan kecepatan tendangan mawashi geri pada atlet karate remaja di Dojo Golden Karate Squad Banjarnegara. Mawashi geri merupakan teknik tendangan melingkar yang menuntut kekuatan otot tungkai bawah dan kecepatan eksekusi tinggi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen one group pretest-posttest. Subjek penelitian berjumlah 20 atlet karate berusia 15–21 tahun yang mengikuti program latihan plyometric box jumps selama empat minggu, tiga kali per minggu. Kecepatan tendangan diukur sebelum dan sesudah perlakuan menggunakan perangkat digital. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada rata-rata kecepatan tendangan, dari 17,35 pada pretest menjadi 21,55 pada posttest, dengan selisih 4,2 tendangan dalam 20 detik. Hasil ini membuktikan bahwa latihan plyometric box jumps mampu meningkatkan daya ledak otot tungkai bawah secara efektif, sehingga berdampak positif terhadap performa teknik mawashi geri. Penelitian ini merekomendasikan agar latihan plyometric diterapkan secara rutin dalam program pelatihan karate, serta disarankan dilakukan penelitian lanjutan untuk meninjau pengaruhnya terhadap teknik tendangan dan pukulan lainnya.
PENGARUH LATIHAN SINGLE LEG JUMP DAN DOUBLE LEG JUMP TERHADAP KECEPATAN TENDANGAN SABIT ATLIT PENCAKSILAT PAMUR Pratama, Arsela Rizky; Setiawan, Ipang
Jurnal Edukasi Citra Olahraga Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Edukasi Citra Olahraga
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jor.v5i3.6104

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latihan Single Leg Jump dan Double Leg Jump terhadap kecepatan tendangan sabit pada atlet pencak silat Pamur di Kabupaten Magelang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-eksperimen berbentuk nonequivalent control group design. Sampel penelitian terdiri atas 20 atlet berusia 13–17 tahun yang dibagi menjadi dua kelompok perlakuan, yaitu kelompok yang diberikan latihan Single Leg Jump dan kelompok yang diberikan latihan Double Leg Jump. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kecepatan tendangan sabit selama 30 detik yang dilaksanakan pada saat pretest dan posttest. Analisis data menggunakan uji independent sample t-est menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok, dengan nilai signifikansi (p) sebesar 0,030 (<0,05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa kelompok yang mendapatkan latihan Double Leg Jump mengalami peningkatan kecepatan tendangan sabit yang lebih tinggi dibandingkan kelompok Single Leg Jump. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa latihan Double Leg Jump lebih efektif dalam meningkatkan kemampuan eksplosif otot tungkai bawah, yang secara langsung berdampak pada peningkatan kecepatan tendangan sabit atlet pencak silat.
ANALISIS STANDAR USAHA WISATA ARUNG JERAM PROGO RAFTING Wahyudi, Taufik Nur; Supriyono
Jurnal Edukasi Citra Olahraga Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Edukasi Citra Olahraga
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jor.v5i3.6134

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesesuaian penerapan standar usaha wisata arung jeram di Progo Rafting, Kota Magelang, terhadap ketentuan yang berlaku. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif untuk memperoleh pemahaman mendalam mengenai pelaksanaan kegiatan wisata. Data diperoleh melalui observasi langsung di lokasi, wawancara dengan manajer, pemandu, serta wisatawan, dan didukung oleh studi dokumentasi yang relevan. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi, kategorisasi, dan sintesis untuk menemukan pola dan kesimpulan yang bermakna, sedangkan keabsahan data diuji menggunakan teknik triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Progo Rafting telah memenuhi sebagian besar standar usaha wisata, terutama dalam aspek keamanan, kelengkapan fasilitas, dan pelayanan kepada pelanggan, termasuk penyediaan asuransi bagi peserta. Namun, pada aspek manajemen dan administrasi, masih diperlukan peningkatan seperti penyusunan dokumen operasional dan pelatihan sumber daya manusia agar kesesuaian dengan standar nasional tercapai secara menyeluruh.
ANALISIS POTENSI WISATA TANDEM PARALAYANG BERDASARKAN SWOT DI BUKIT PARALAYANG WATUGUPIT Yusiku, Nie Putri Wayah Kumang; Supriyono
Jurnal Edukasi Citra Olahraga Vol. 5 No. 3 (2025): Jurnal Edukasi Citra Olahraga
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jor.v5i3.6203

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi dan mengidentifikasi faktor-faktor kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam pengembangan wisata tandem paralayang di Bukit Paralayang Watugupit. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif dan pendekatan SWOT, penelitian ini mengungkapkan bahwa Bukit Paralayang Watugupit memiliki sejumlah kekuatan utama, seperti pemandangan alam yang memukau dan kondisi cuaca yang mendukung untuk kegiatan paralayang, menjadikannya destinasi yang ideal bagi para penggemar olahraga ekstrem. Selain itu, peluang pengembangan wisata sangat terbuka lebar, terutama melalui pemanfaatan media sosial untuk meningkatkan visibilitas dan promosi, serta memanfaatkan tren wisata petualangan yang semakin diminati. Meski demikian, ancaman yang dihadapi termasuk persaingan ketat dengan destinasi wisata serupa dan risiko cuaca ekstrem yang dapat menghambat kelancaran aktivitas paralayang. Terlepas dari itu, tingginya minat wisatawan terhadap olahraga paralayang menjadi salah satu faktor pendorong utama dalam mengembangkan destinasi ini. Kesimpulannya, Bukit Paralayang Watugupit memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata unggulan, didukung oleh keindahan alam, kondisi cuaca yang mendukung, dan daya tarik wisata petualangan yang kuat.