cover
Contact Name
Yasinta Maria Fono
Contact Email
jurnal.jcp@gmail.com
Phone
+6285338387959
Journal Mail Official
jurnal.jcp@gmail.com
Editorial Address
Jalan Trans Bajawa, Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada, NTT
Location
Kab. ngada,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Jurnal Citra Pendidikan
Published by STKIP Citra Bakti
ISSN : -     EISSN : 27751589     DOI : https://doi.org/10.38048/jcp
Jurnal Citra Pendidikan mengkaji tentang hasil hasil penelitian dalam bidang: 1. Pendidikan (Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, Pendidikan Menengah, Pendidikan Tinggi, Pendidikan Vokasi) 2. Pembelajaran dan Media Pembelajaran 3. Pengembangan model/program kursus
Articles 385 Documents
ANALISIS PERMASALAHAN KETERAMPILAN MENULIS DI SEKOLAH DASAR Dian Sarmita; Deri Wan Minto; Shinta Syafitri
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v6i3.7240

Abstract

Abstrak (Indonesia) Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis permasalahan menulis teks pada peserta didik Sekolah Dasar di Kabupaten Solok Selatan berdasarkan hasil penelitian-penelitian terdahulu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi pustaka (library research). Sumber data dalam penelitian ini berupa empat artikel ilmiah yang membahas keterampilan menulis pada berbagai jenis teks, yaitu teks eksposisi, teks eksplanasi, teks narasi, dan teks prosedur. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan teknik analisis isi (content analysis) dengan langkah-langkah mengidentifikasi, mengelompokkan, membandingkan, dan menyintesis hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan menulis peserta didik Sekolah Dasar meliputi kesulitan mengembangkan ide dan gagasan, menyusun struktur teks sesuai jenisnya, menggunakan kosakata baku serta kaidah ejaan dan tanda baca, serta rendahnya motivasi dalam menulis. Selain itu, faktor pembelajaran seperti penggunaan metode konvensional dan keterbatasan media pembelajaran turut memengaruhi kemampuan menulis peserta didik. Penelitian juga menemukan bahwa penggunaan media pembelajaran inovatif seperti audiovisual, video, Canva, serta model pembelajaran Project Based Learning dapat membantu meningkatkan keterampilan menulis peserta didik. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kesulitan menulis di Sekolah Dasar bersifat multidimensional yang dipengaruhi oleh faktor kognitif, linguistik, afektif, dan pedagogis. Oleh karena itu, diperlukan pembelajaran menulis yang lebih inovatif, berbasis proses, dan memanfaatkan media pembelajaran yang tepat agar keterampilan menulis peserta didik dapat meningkat secara optimal.
MAKNA TRADISI DAN NILAI ADAT DALAM RITUAL POTONG GIGI ( NGOA NGI’I) PADA MASYRAKAT DESA SELALEJO KECAMATAN MAUPONGGO Yuliana Novia Wona; Yuliana Kengo; Benedikta Melania Naru
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v6i3.7244

Abstract

Artikel ini ditulis untuk mendeskripsikan pengertian, tujuan, proses pelaksanaan, dan makna tradisi potong gigi (Ngoa Ngi’I ) di Desa Selalejo, Kecamatan Mauponggo Kabupaten Nagekeo. Artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara terhadap narasumber yang memahami pelaksanaan tradisi tersebut. Hasil menunjukkan bahwa tradisi Ngoa Ngi'i merupakan upacara adat yang dilaksanakan pada kehamilan pertama ketika usia kandungan mencapai tujuh bulan. Tradisi ini bertujuan sebagai ungkapan rasa syukur, permohonan keselamatan bagi ibu dan anak, serta sebagai tanda kesiapan seorang perempuan memasuki perannya sebagai ibu. Proses pelaksanaannya melibatkan persiapan dari kedua belah pihak keluarga, pelaksanaan upacara adat, serta kebersamaan masyarakat. Selain itu, tradisi Ngoa Ngi'i memiliki makna religius, sosial, budaya, kesopanan, dan kebersamaan sehingga perlu dijaga dan dilestarikan sebagai bagian dari warisan budaya masyarakat.
PERUMUSAN TUJUAN PEMBELAJARAN PAI BERBASIS HOTS DAN TAKSONOMI BLOOM Shirny Fathan; Febi Febrianti; Ridwan Idris; Andi Halimah
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perumusan tujuan pembelajaran merupakan komponen penting dalam desain pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Meskipun Higher Order Thinking Skills (HOTS) dan Taksonomi Bloom Revisi telah banyak digunakan dalam pengembangan tujuan pembelajaran, kajian yang mengintegrasikan kedua konsep tersebut secara kontekstual sesuai karakteristik materi PAI dan tuntutan Kurikulum Merdeka masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep perumusan tujuan pembelajaran PAI berbasis HOTS dan Taksonomi Bloom Revisi, mengidentifikasi implementasinya pada berbagai jenjang pendidikan, serta merumuskan prinsip penerapannya dalam Kurikulum Merdeka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh dari buku ilmiah, artikel jurnal bereputasi, dokumen kebijakan Kurikulum Merdeka, serta literatur klasik dan kontemporer yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa HOTS dan Taksonomi Bloom Revisi merupakan kerangka yang efektif dalam perumusan tujuan pembelajaran PAI apabila diterapkan secara kontekstual dengan mempertimbangkan karakteristik materi, perkembangan kognitif peserta didik, serta keterpaduan ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik. Penelitian ini juga menghasilkan sintesis konseptual bahwa penerapan HOTS dalam PAI tidak dapat disamaratakan pada seluruh materi, melainkan perlu disesuaikan dengan karakter materi yang bersifat qath'i, ta'abbudi, maupun ijtihadi. Selain itu, perumusan tujuan pembelajaran dalam Kurikulum Merdeka perlu diselaraskan dengan Capaian Pembelajaran (CP), Tujuan Pembelajaran (TP), Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), dan asesmen autentik agar pembelajaran PAI mampu mengembangkan kompetensi peserta didik secara holistik tanpa mengabaikan nilai-nilai keislaman.
PELAKSANAAN PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS BAGI ANAK DI TK SANDHY PUTRA Agnesta Riba; Maria Irene Duya; Maria Atika Marsanda Mite; Maria Elfira Nuwa Woe; Efrida Ita
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v6i3.7266

Abstract

Pendidikan anak usia dini (PAUD) merupakan fondasi penting dalam membentuk perkembangan kognitif,sosial emposional,dan Bahasa anak. Masa usia dini sering disebut sebagai golden age, dimana anak mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang sangat pesat. Pembelajaran bahasa pada anak usia dini sangat penting karena dapat mempengaruhi perkembangan kognitif dan sosial mereka. Pelaksanaan pembelajaran Bahasa inggris pada anak usia dini merupakan upaya penting dalam mengenalkan bahasa asing sejak dini melalui pendekatan yang menyenangkan dan sesuai dengan karakteristik perkembangan anak. Karena Pendidikan bahasa Inggris sebagai bahasa Internasional mulai diperkenalkan sedini mungkin kepada anak didik sebelum mereka menginjak usia 12 tahun. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan kualitatif, desktiptif digunakan melalui observasi dikelas, kemudian mewawancarai dengan kedua guru pamong. Hasil observasi dan wawancara menunjukan bahwa pelaksanaan pembelajaran berbahasa Inggris di Tk Sandhy Putra dilaksanakan di setiap hari satu seagai kegiatan ekstra kurikuler. Pelaksanaan pembelajaran bahasa inggris bagi anak di Tk Sandhy Putra Ende meliputi media, metode, kendala, serta solusi yang diterapkan oleh guru. Media pembelajaran yang digunakan di sekolah seperti,Tv digital untuk memaparkan video edukatif yang sesuai dengan tema pembelajaran seperti video tentang hewan atau binatang peliharaan dan sesuai dengan tema pembelajaran lainnya. Media pembelajaran lainnya seperti poster bergambar buah-buahan, hewan, angka dan poster nama-nama hari dan bulan. Penggunaan media ini untuk meningkatkan pengucapan kosa kata pada anak. Adapun media nyata yang digunakan seperti bola warna, buku, dan pensil, penggunaan media tersebut juga mampu meningkatkan kemampuan kognitif dan Bahasa anak. Adapun Metode yang digunakan dalam pembelajaran bahasa Inggris di Tk Sandhy Putra yaitu metode bernyanyi,bercerita, bermain dan tanya jawab serta kendala dan solusi yang dihadapi oleh guru di sekolah yaitu kendala yang dihadapi adalah kurangnya motivasi dan minat anak dalam belajar Bahasa Inggris karena anak lebih suka bermain dan kendala keterbatasan dalam pengucapan kosakata serta solusi yang yang dilakukan oleh guru adalah dengan mengajak anak belajar sambal bernyanyi, dan bercerita. Hasil menunjukan bahwa pembelajaran Bahasa Inggris menerapkan pendekatan fun learning berbasis permainan, lagu, dan media visual selaras dengan kurikulum merdeka yang di terapakan di Tk Sandhy Putra Ende.
KETERLAMBATAN SISWA DAN SANKSI EDUKATIF: STUDI LAPANGAN TENTANG RASIONALITAS DAN DAMPAK NYATA Anjelina Bupu; Yohanes Berkhmans Lengi; Laurensia Titania Meze; Avontianus Bay Nanu; Maria Trivonia Wea Adhi
Jurnal Citra Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Citra Pendidikan
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jcp.v6i3.7273

Abstract

Keterlambatan siswa merupakan salah satu permasalahan kedisiplinan yang masih sering terjadi di sekolah sehingga memerlukan penanganan yang tepat melalui penerapan sanksi yang bersifat mendidik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis rasionalitas penerapan sanksi edukatif serta dampaknya terhadap perilaku disiplin siswa di beberapa sekolah menengah di Kabupaten Ngada. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sanksi edukatif lebih efektif dibandingkan sanksi fisik dalam meningkatkan kesadaran, tanggung jawab, dan kedisiplinan siswa. Keberhasilan penerapan sanksi edukatif didukung oleh konsistensi guru, kerja sama warga sekolah, serta budaya sekolah yang positif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sanksi edukatif tidak hanya berfungsi sebagai penegakan disiplin, tetapi juga sebagai strategi pembentukan karakter siswa.