cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
SAINSMAT
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 288 Documents
SUSTAINABLE CHEMISTRY ORIENTED ON CHEMISTRY LEARNING TO INCREASE STUDENT AWARENESS TO THE ENVIRONMENT Perkasa, Magfirah; Agrippina, Agrippina; Wiraningtyas, Wiraningtyas
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 6, No 2 (2017): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1179.403 KB) | DOI: 10.35580/sainsmat6264672017

Abstract

The development of science, technology and art influence on economic and social development of society. The rapid economic growth in Indonesia is still a profit-oriented bussines. The attitude of caring and awareness about the environment tend to be ignored by the employers even do not inserted and properly evaluated in the education curriculum in Indonesia. Attitudes towards environmental awareness needs to be instilled as early as possible to the students and evaluated particularly well in chemistry learning where has direct contact with the environment. The concept of sustainable development issued by the United Nations (UN) could be one of the solution to develop economic with environmental way and can be inserted into chemistry learning process. Sustainable development concept has three main domains are environmental, economic and social. There are several models and strategies of learning where has sustainable development orientation, are: experiental learning, project-based learning, values and character-based learning, inquiry learning, and others. The indicators of the students who have environmental awareness, are: 1) to know and be aware of issues and environmental issues, 2) have a perception and awareness of the issues and problems of the environment, and 3) have confidence in solving environmental problems and contribute to environmental improvement. Writing this article aims to outline the concept of sustainable development in learning chemistry so that it can be a reference for improving students' environmental awareness. This article will examine several issues, are: the concept of sustainable development, learning chemistry for sustainable development, sustainable development-oriented learning models and indicators of environmental awareness. Through this article, educators and stake holders are expected to be able to insert and apply the concept of sustainable development in the learning process chemistry to enhance students' environmental awareness.
MENAUTKAN BUKTI MATEMATIKA DALAM KONSTRUKTIVISME Sabri, Sabri
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 1, No 2 (2012): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.267 KB) | DOI: 10.35580/sainsmat125572012

Abstract

DOWNLOAD PDFAn understanding of constructivism would be complete when it could be implemented within professional practice. Taking into account the current philosophies in mathematics education, I can see a possible setting which can be generated by using constructivism as a mediator. This mediator is used to set the context in which the processes of teaching and learning of mathematical proof are conducted.   Key words: Constructivism, mathematical proof, teaching and learning.
PENDAMPINGAN PENINGKATAN PENGETAHUAN KONSERVASI SUMBER DAYA IKAN KEPADA PEREMPUAN DI KECAMATAN MANGARABOMBANG KABUPATEN TAKALAR Pelani, Herman; Yulia, Y.; Madiong, Baso
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 8, No 2 (2019): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (655.424 KB) | DOI: 10.35580/sainsmat82107142019

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendampingan peningkatan pengetahuannkonservasi sumber daya ikankepada perempuan di Kecamatan Mamgarabombang Kabupaten Takalar. Penelitian ini dilaksanakan di lima (5) desa pesisir di Kecamatan Mangarabombang Kabupaten Takalar. Adapun populasi yang ditetapkan adalah keseluruhan perempuan yang bertempat tinggal di pesisir pantai. Peneliti menarik sampel untuk responden adalah 100 orang perempuan. dengan menggunakan model teknik random sederhana (Simple random sampling) Untuk penentuan sampel terhadap informan yang akan diwawancarai digunakan teknik pengambilan purposive sampling. Adapun teknik yang digunakan dalam pengumpulan data dari lokasi penelitian adalah wawancara dan Angket Analisis data  menggunakan analisis kualitatif dan kuantitatif yang diprosentasekan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kurangnya pengetahuan perempuan tentang konservasi sumber daya ikan di Kecamatan Mangarabombang mmpengaruhi kesadaran perempuan dalam konservasi sumber daya ikan. Kesadaran perempuan secara penuh akan hak dan kewajiban sebagai bagian yang mendapatkan mamfaat dari sumber daya ikan. Terbatasnya anggaran pemerintah menyebabkan program penyuluhan atau sosialisai tentang konservasi sumber daya ikan dikalangan masyarakat merupakan salah satu kendala. Disamping itu, tenaga penyuluh lapangan khusus yang menguasai konservasi sumber daya ikan sangat kurang. Sehingga diharapkan melalui sosialisasi khususnya terhadap perempuan pesisir dapat membawa mamfaat mengenai cara pengelolaan konservasi sumber daya ikan yang benar, karena dengan melakukan konservasi akan memberikan perlindungan, pemanfaatan dan pelesatarian sumber daya guna ketersediaan atau kekerlanjutan sumber daya ikan untuk generasi yang akan datang. Untuk mendukung kegiatan perempuan dalam konservasi sumber daya ikan akan dibentuk Kelompok Perempuan Pengelola Konservasi Sumber Daya Ikan (KP2SDI) guna peningkatan pengetahuan dan pemberdayaan perempuan mengenai konservasi sumber daya ikan.
STUDI ETNIK TANAMAN OBAT TRADISIONAL BUTON Jahidin, .; Galib, La Maronta; Muzuni, .; Damhuri, .
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 3, No 1 (2014): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.279 KB) | DOI: 10.35580/sainsmat3110172014

Abstract

Penggunaan tumbuhan atau organnya sebagai obat tradisional oleh komunitas etnis Buton bertahan dan turun temurun dari generasi ke generasi. Penelitian kegunaan tumbuhan dalam obat tradisional oleh Etnis Buton Keknauwe dilakukan di Desa Barangka, Kamelanta, Lawela Selatan, Pogalampa, Watiginanda, Kaongkeongkea, Lontoi, Lapara, Biwinapada, dan Karae. Metode penelitian merupakan survei eksploratif dengan interview dan pengamatan langsung di lapangan. Subjek merupakan dukun atau tabib yang berjumlah 11 orang yang diwariskan cara pengambilan tumbuhan atau oragannya untuk obat tradisional. Pengumpulan organ tumbuhan obat terdiri dari: (1) daun dikumpulkan selama musim perbungaan dan sebelum buah ranum, (2) batang dan ritidoma dikumpulkan setelah pertumbuhan batang yang sempurna, (3) hasil dikumpulkan sebelum atau setelah musim berbunga, (4) buah dipetik saat matang, (5) biji dikumpulkan sebelum buah matang, dan (6) akar (Radix), rimpang (rhizome), umbi (tuber) dikumpulkan selama tumbuh. Hasil tercatat 78 spesies, 75 Genera, dan 49 familitumbuhan yang digunakan komunitas Etnis Buton sebagai komposisi obat tradisional. Umumnya jenis tumbuhan merupakan 22 spesies tumbuhan liar kecuali ditanam atau dipelihara sebagai tumbuhan dapur. Tumbuhan yang digunakan yaitu daun sebanyak 44 spesies, 6 spesies akar dan umbi, 14 spesies kulit dan batang, 8 macam yang digunakan seluruhnya (herba), 12 macam digunakan buah dan bijinya, 2 macam bunga yang digunakan, dan 2 macam resin yang digunakan. Dalam penggunaannya tumbuhan obat digunakan untuk mengobati 59 macam penyakit. Penggunaan tumbuhan jenis lain, diproses sendiri atau dicampur organ tumbuhan lainnya. Ada 9 spesies tumbuhan dalam penggunaannya sebagai herba obat dicampur dengan organ tumbuhan lain contoh tumbuhan wou(Garuga floribunda Decne), kumis kucing (Orthosipon spictus BBS), nipa (Nypa fruticans Wurmb), tolise (Terminalia catappa L.), fafa (Vitex cofassus Reinw. Ex Blume), rabundalili (Euphorbia tirucalli L.), kaai'ai (Phyllanthus niruri L.), wua (Areca catechu L.), and katimboka (Drynaria sparsisora Moore).Kata kunci: Tumbuhan, Obat Tradisional, Etnis Buton
IMPLEMENTASI PENDEKATAN KONTEKSTUAL DENGAN MENGINTENSIFKAN SCAFFOLDING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA Indriani, Yani; Nurhusain, Muhammad
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 5, No 1 (2016): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (679.923 KB) | DOI: 10.35580/sainsmat5130462016

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research) yang bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika melalui pendekatan kontekstual dengan mengintensifkan scaffolding pada siswa kelas VIIIA SMP Negeri 2 Donggo Kabupaten Bima pada pokok bahasan kubus dan balok. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIIIA SMP Negeri 2 Donggo Kabupaten Bima pada semester genap tahun ajaran 2014/2015 yang berjumlah 30 orang terdiri dari 8 perempuan dan 22 laki-laki. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak dua siklus, yaitu siklus I dan siklus II. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan tes hasil belajar pada akhir siklus I, siklus II, dan data hasil observasi pada setiap pertemua. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis kuantitatif dan analisis kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata aspek kognitif siswa yaitu sebesar 61,63 dengan standar deviasi 19,86 yang termasuk kategori rendah pada siklus I menjadi 84,17 dengar standar deviasi 10,60 termasuk kategori tinggi pada siklus II. Berdasarkan hasil analisis terhadap aspek distribusi frekuensi aktifitas siswa 35,56% pada siklus I meningkat menjadi 80% dengan kategori baik. Ketuntasan klasikal Pada siklus I belum terpenuhi yaitu 26,67% meningkat pada siklus II yaitu 86,67%, sehingga ketuntasan klasikal terpenuhi. Dengan demikian, penggunaan pendekatan kontekstual dengan mengintensifkan scaffolding dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas VIII.A SMP Negeri 2 Donggo Kabupaten Bima.Kata kunci: Pendekatan kontekstual, scaffolding, hasil belajar.ABSTRACTThis research is a classroom action research that aims to improve the learning outcomes of mathematics through contextual approach to intensify scaffolding on VIIIA grade students of SMP Negeri 2 Donggo Bima at the subject math of cubes and blocks. The subjects were VIIIA grade students of SMP Negeri 2 Donggo Bima in the second semester of academic year 2014/2015 with 30 students consisted of 8 girls and 22 boys. This research was conducted with two-cycles namely cycle I and cycle II. The data were collected by using achievement test at the end of both cycles and the observation data of each meeting. The data were analyzed by using quantitative and qualitative analysis. The results of this research showed that there was an increase in the mean score of students' cognitive aspects in the amount of 61.63 with a standard deviation  at 19.86 which included as the lower category in  the first cycle, those became 84.17 with standard deviation at 10.60 in the second cycle. Based on the analysis of the frequency distribution aspects of the student activity was 35.56% in the first cycle and increased to 80% with ?good? category. The classical completeness in cycle I have not been fulfilled yet which gained 26.67% and it increased in the second cycle with 86.67%, so the classical completeness met. Thus, the use of a contextual approach by intensifying the scaffolding can improve the learning outcomes of VIIIA students in SMP Negeri 2 Donggo Bima.Key words: contextual approach, scaffolding, learning outcomes.
PENERAPAN LABORATORIUM VIRTUAL PADA MATA KULIAH EKSPERIMEN FISIKA TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA PENDIDIKAN FISIKA UNIVERSITAS PAPUA Yusuf, Irfan; Widyaningsih, Sri Wahyu
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 6, No 1 (2017): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.101 KB) | DOI: 10.35580/sainsmat6164582017

Abstract

Media Laboratorium Virtual (Lab-Vir) merupakan salah satu solusi keterbatasan sarana dan prasarana laboratorium. Melalui kegiatan laboratorium, berbagai keterampilan dapat dikembangkan salah satunya adalah keterampilan berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran menggunakan media Lab-Vir terhadap keterampilan berpikir kritis mahasiswa pada mata kuliah eksperimen fisika di Jurusan Pendidikan Fisika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Papua. Media Lab-Vir yang digunakan terdiri dari materi percobaan fisika modern meliputi penentuan nisbah e per m, tetes minyak millikan, dan aktivitas zat radioaktif. Metode penelitian yang digunakan adalah eksplanasi hubungan asosiatif kausal antarvariabel. Subjek penelitian terdiri atas 11 orang mahasiswa yang memprogram mata kuliah eksperimen fisika pada semester genap 2015/2016. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar kerja mahasiswa yang memuat indikator keterampilan berpikir kritis yaitu mengklasifikasi, mengasumsi, memprediksi, menghipotesis, menganalisis, menyimpulkan dan mengevaluasi serta angket penilaian pelaksanaan kegiatan pembelajaran yang diisi oleh mahasiswa pada akhir pembelajaran. Hasil penelitian diperoleh rata-rata persentase keterampilan berpikir kritis mahasiswa 70,2% ± SD 11,1 atau berada pada kategori baik dan penilaian terhadap pembelajaran menggunakan media Lab-Vir diperoleh persentase 81,63% ± SD 6,59 atau berada pada kategori sangat baik. Selanjutnya data dianalisis dengan menggunakan uji Somers' d diperoleh nilai d=0,763, p=0,000 yang menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara penerapan Lab-Vir dengan keterampilan berpikir kritis mahasiswa.
PRESTASI BELAJAR MAHASISWA PENERIMA BEASISWA BIDIK MISI FMIPA UNM TAHUN AKADEMIK 2010/2011 Hamka L., .; Hartono, .
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 1, No 1 (2012): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (216.781 KB) | DOI: 10.35580/sainsmat114582012

Abstract

DOWNLOAD PDFThe research was a descriptive study to see how the student learning achievement of bidik misi awardees at the beginning of academic year 2010/2011. Population and sample in this study were all students which received bidik misi scholarship at Faculty of Mathematic and Natural Science, Makassar State University (FMIPA UNM). Method collecting data by taking the documentary secondary of GPA at beginning semester. The data obtained in this study were analyzed using descriptive statistical and categorized according academic guidance of Departement of Biology FMIPA UNM year 2010. Study showed that the average learning achievement of students were very satisfactory with average GPA 3.01. There were 12.28% of students who in honors category (cumlaude, GPA 3.51 to 4,00). While, 57.89% of students in category of very satisfactory (GPA 2.76 to 3.50), and 26.32% in the category satisfying (GPA 2.50 to 2.75). Nevertheless, there have about 1.75% of students in the category enough (GPA 2.00 to 2.49), and also 1.75% of students in less category (GPA 0.00 to 1.99). Key words: Learning achievement, bidik misi scholarship
POTENSI MODEL PJBL (PROJECT-BASED LEARNING) DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK DENGAN GAYA BELAJAR BERBEDA Akbar, Fauzan; Bahri, Arsad
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 6, No 1 (2017): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (652.601 KB) | DOI: 10.35580/sainsmat6198902017

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan Project-Based Learning (PjBL) dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik dengan gaya belajar berbeda yakni gaya belajar visual, audio dan kinestetik.  Populasi penelitian ini adalah seluruh peserta didik pada rombel X di SMA Negeri 1 Bulukumba. Penentuan rombel yang menjadi sampel penelitian dilakukan dengan cara random sampling. Setiap model pembelajaran diwakili oleh dua rombel sebagai kelas PjBL dan DI. Sampel penelitian yang digunakan adalah rombel X IPA 1, X IPA 2, X IPA 3, dan X IPA 4. Desain penelitian ini adalah pretest-postest nonequivalent control group design pola faktorial 2 x 3. Instrumen penelitian terdiri atas tes esay untuk mengukur motivasi belajar biologi peserta didik dan angket gaya belajar peserta didik. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif dan inferensial dengan analisis kovariat (ANAKOVA) dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PjBL dan gaya belajar berpengaruh terhadap motivasi belajar peserta didik, sedangkan interaksi antara model pembelajaran DI dan gaya belajar tidak berpengaruh terhadap motivasi belajar peserta didik. Hal ini menunjukkan bahwa PjBl efektif dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik.Kata kunci: project-based learning, gaya belajar, motivasi belajar, pembelajaran biologi. 
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA MELALUI PENERAPAN STRATEGI KOGNITIF DALAM PEMECAHAN MASALAH Nursiah, Sitti
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 2, No 2 (2013): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.636 KB) | DOI: 10.35580/sainsmat228632013

Abstract

Penelitian adalah tindakan kelas (Classroom Action Research), dengan empat tahap, yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Penelitian ini dilaksanakan di Kelas XI IPA-1 SMA Negeri 3 Makassar. Masalah dalam penelitian ini adalah apakah dengan penerapan strategi kognitif dalam pemecahan masalah dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa melalui penerapan strategi kognitif dalam pemecahan masalah. Hasil penelitian menunjukkan: (1) pada siklus I rata-rata hasil belajar matematika siswa sebesar 66,67 dari skor maksimum yang mungkin tercapai yaitu 100 dengan standar deviasi 12,33; (2) pada Siklus II rata-rata hasil belajar matematika siswa sebesar 71,19 dari skor maksimun yang mungkin dicapai yaitu 100 dengan standar deviasi 11,94; (3) pada siklus I terdapat 50% atau 21 orang siswa yang tuntas belajar dan pada Siklus II meningkat menjadi 61,90% atau 26 orang siswa; (4) secara klasikal baik pada Siklus I maupun pada siklus II belum tuntas.Kata Kunci: Strategi Kognitif, Pemecahan Masalah, Hasil Belajar.
PENURUNAN ION CA2+ PADA AIR DARI SUMBER MATA AIR CITTA KABUPATEN SOPPENG DENGAN MENGGUNAKAN ZEOLIT ALAM TORAJA (ZEOLIT MORDENIT Herawati, Netti; Alimin, .; Effendi, A. Zulfikar
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 4, No 2 (2015): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.121 KB) | DOI: 10.35580/sainsmat4218652015

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik zeolit alam Toraja dan kemampuannya dalam menurunkan jumlah ion Ca2+ pada air  tanah (sumber mata air Citta kabupaten Soppeng). Penentuan jumlah ion Ca2+ menggunakan fotometri nyala, waktu kontak optimum menggunakan metode batch dengan variasi waktu yaitu 20, 40, 60, 80 dan 100 menit, penentuan kapasitas tukar kation (KTK) dengan variasi konsentrasi ion Ca2+ 120, 150, 180, 210, 240 ppm, dan penurunan jumlah ion Ca2+ menggunakan metode pertukaran ion yang berlangsung dengan model aliran dari atas ke bawah.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah ion Ca2+ dalam air yang berasal dari Citta sebesar 129,53 ppm, waktu kontak optimum tercapai pada menit ke-60, KTK terhadap ion Ca2+  sebesar 13,35 mEq/100 gr zeolit, dan zeolit alam Toraja dapat menurunkan jumlah ion Ca2+ hingga 104,29 ppm pada perbandingan zeolit : air sebesar 1:200.Kata Kunci: ion Ca2+, Zeolit, KTK, Fotometri