cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
SAINSMAT
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Arjuna Subject : -
Articles 288 Documents
TINGKAT AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATERI SISTEM GERAK MENGGUNAKAN PETA PIKIR (MIND MAP) Afsani, Nazhat; Muis, Abdul; Arifin, Arifah Novia
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 5, No 2 (2016): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1023.388 KB) | DOI: 10.35580/sainsmat5264492016

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom action research) yang dilaksanakan selama dua siklus. Tujuan penelitian ini meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik melalui penggunaan peta pikir. Subjek penelitian yaitu peserta didik kelas XI MIA 1 SMA Negeri 9 Makassar. Data penelitian yang dikumpulkan ada 2 yaitu aktivitas dan hasil belajar peserta didik. Aktivitas belajar peserta didik dikumpulkan selama proses pembelajaran berlangsung yang diamati oleh 2 orang observer dengan menggunakan lembar observasi, selanjutnya data hasil belajar diperoleh melalui pemberian tes evaluasi yang dilaksanakan dengan mengambil jam pelajaran biologi pada pertemuan ketiga setiap siklus, tes akhir siklus yang diberikan berupa soal pilihan ganda sebanyak 25 item. Semua data yang diperoleh dianalisis melalui 3 cara yaitu analisis kualitatif untuk aktivitas belajar peserta didik, kuantitatif untuk hasil belajar peserta didik, dan gain ternormalisasi untuk mengetahui kategori selisih peningkatan hasil belajar peserta didik. Hasil penelitian mengenai aktivitas belajar peserta didik yang telah dianalisis menunjukkan rata-rata pada siklus I sebesar 75,10%, sedangkan pada siklus II sebesar 88,57%, sehingga selisih peningkatannya sebesar 13,47%. Melalui analisis kuantitatif, maka diketahui kategori ketuntasan hasil belajar peserta didik dimana jumlah persentase peserta didik yang tuntas pada siklus I 71,43%, sedangkan pada siklus II mencapai 91,43%. Diiringi dengan penurunan kategori peserta didik yang tidak tuntas pada siklus I sebesar 28,57% menjadi 8,57% pada siklus II. Berdasarkan analisis gain, rata-rata peningkatan hasil belajar siklus II terhadap siklus I sebesar 0,46 atau kategori sedang. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan peta pikir dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik.
Kajian Suseptibilitas Magnetik Bergantung Frekuensi terhadap Pasir Besi Kabupaten Takalar Tiwow, Vistarani Arini; Rampe, Meytij Jeanne; Arsyad, Muhammad
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 7, No 2 (2018): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (599.896 KB) | DOI: 10.35580/sainsmat7273662018

Abstract

Telah dilakukan penelitian mengenai kajian suseptibilitas magnetik bergantung frekuensi terhadap pasi besi Kabupaten Takalar. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi mineral magnetik yang dominan berdasarkan data suseptibilitas magnetik dan menganalisis sumber mineral magnetik berdasarkan suseptibilitas magnetik bergantung frekuensi. Metode yang digunakan adalah metode magnetik batuan khususnya parameter suseptibilitas magnetik. Pengukuran dilakukan menggunakan alat Bartington MS2 Susceptibility Meter dilengkapi sensor MS2B yang bekerja pada frekuensi rendah (470 Hz) dan frekuensi tinggi (4700 Hz). Hasil penelitian mengindikasikan pasir besi mengandung mineral ferrimagnetik yaitu magnetite. Nilai suseptibilitas magnetik pada frekuensi rendah dan frekuensi tinggi identik serta persentase suseptibilitas magnetik bergantung frekuensi diperoleh kurang dari 2 % yang mengindikasikan pasir besi memiliki bulir magnetik multi domain (MD). Korelasi positif antara suseptibilitas magnetik pada frekuensi rendah dengan bergantung frekuensi mengindikasikan sumber mineral magnetik yang dominan berasal proses pedogenik yaitu pelapukan batuan gunung api.
PEMECAHAN MASALAH MATEMATIKA SEBAGAI SARANA MENGEMBANGKAN PENALARAN FORMAL SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Saparuddin Nur, Andi; Rahman, Abdul
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 2, No 1 (2013): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.386 KB) | DOI: 10.35580/sainsmat217532013

Abstract

DOWNLOAD PDFKeterampilan pemecahan  masalah merupakan  poin  utama  agar  siswa  menyadari peranan  penting  matematika  dalam  praktik  kehidupan.  Selain  itu,  melalui  pemecahan masalah  siswa  akan  terlatih  dan  terdorong  untuk  mengembangkan  penalaran  formalnya secara  mandiri  dan  terbebas  dari  berbagai  paradigma  konservatif  yang  mengendalikan proses berpikirnya. Prosedur rutin dan persoalan yang melibatkan proses belajar statis akan sendirinya ditinggalkan oleh  siswa  karena melalui pemecahan masalah,  latihan mengelola pikiran  secara  efektif,  efisien,  dan  fleksibel  lebih  ditekankan.  Siswa  dapat  dikatakan berpikir  formal  jika  mampu  memahami  permasalahan  yang  murni  abstrak,  mampu membuat hipotesis, menangani permasalahan kombinasi permutasi dengan baik serta dapat berpikir  secara  luwes  dan  fleksibel  terlepas  dari aturan  prosedural  yang  telah  dipelajari. Prinsip  matematika bukan lagi suatu pemaksaan  intelektual  bagi  siswa  melainkan  sebuah struktur  yang  telah  terkonstruk  dengan  rapih  dan  bermanfaat.  Pada  akhirnya,  guru  dan segenap  praktisi  pendidikan  akan  menyadari  bahwa  transformasi  proses  bernalar merupakan  identitas  utama  yang  mestinya  menjadi  pusat  perhatian  dalam  meningkatkan mutu pendidikan bukan dengan menghapal konsep sebanyak mungkin.Kata Kunci: Pemecahan Masalah, Penalaran Formal.
PENERAPAN PERSAMAAN NAVIER-STOKES UNTUK KASUS ALIRAN FLUIDA LAMINER PADA PIPA TIDAK HORIZONTAL Vistarani, Arini Tiwow; Jasruddin, Daud Malago
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 4, No 1 (2015): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.7 KB) | DOI: 10.35580/sainsmat4112832015

Abstract

Persamaan Navier-Stokes memiliki bentuk persamaan diferensial parsial non-linier orde dua yang menerangkan pergerakan dari suatu fluida. Persamaan ini menjelaskan keseimbangan gaya-gaya yang bekerja pada fluida yaitu gaya-gaya benda dan gaya-gaya permukaan. Dalam studi ini, kasus yang ditinjau adalah aliran fluida laminar pada pipa tidak horizontal. Penyelesaian persamaan Navier-Stokes dilakukan secara teoretik. Dengan mengubah persamaan dalam bentuk koordinat polar serta mengintegrasikan secara langsung, maka diperoleh kecepatan rata-rata fluida, laju aliran volume fluida, serta laju aliran massa fluida pada pipa tidak horizontal.Kata Kunci : Persamaan Navier-Stokes, Pipa Tidak Horizontal, Kecepatan Rata-rata
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penguasaan Aspek Bilangan pada Guru SD Negeri di Kecamatan Pangkajene Kabupaten Pangkep Samsiah, Samsiah
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 5, No 1 (2016): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (714.416 KB) | DOI: 10.35580/sainsmat5132402016

Abstract

Penelitian ini tergolong penelitian survai yang bersifat deskriptif-korelatif dan eksploratif dengan populasi seluruh guru SD Negeri di Kecamatan Pangkajene Kabupaten Pangkep. Pengambilan sampel dilakukan dengan sampel pertimbangan. Data diperoleh dengan menggunakan instrumen berupa angket dan tes tentang aspek bilangan. Data tersebut diolah dengan menggunakan analisis statistik deskriptif dan inferensial. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa penguasaan aspek bilangan pada guru SD Negeri berada pada kategori rendah. Hasil analisis inferensial menunjukkan bahwa tingkat pendidikan, tingkat umur dan jenis kelamin secara bersama-sama mempengaruhi penguasaan aspek bilangan pada guru SD Negeri di Kecamatan Pangkajene Kabupaten Pangkep. Hasil penelitian eksploratif menunjukkan bahwa faktor lain yang mempengaruhi penguasaan aspek bilangan antara lain adalah pendidikan dan pelatihan, latar belakang pendidikan, pergeseran tingkatan mengajar, peran serta guru pemandu matematika, motivasi serta pemberian insentif bagi guru yang berprestasi.Kata kunci: Tingkat pendidikan, umur, jenis kelamin, bilangan. ABSTRACTThis research belongs to survey research that is descriptive-correlative and explorative with population of all teachers of SD Negeri in Pangkajene, Pangkep. Sampling was done with a sample of considerations. Data obtained by using the instrument in the form of questionnaire and test about numerical aspect. The data were processed using descriptive and inferential statistical analysis. The result of descriptive analysis shows that the mastery of numerical aspect in teacher of elementary school is in low category. The results of inferential analysis indicate that the level of education, age and sex level simultaneously affect the mastery of numerical aspect in elementary school teachers in Pangkajene, Pangkep. The results of the explorative research indicate that other factors affecting the mastery of the numerical aspect are education and training, educational background, teaching level shift, mathematics guide role, motivation and incentive for achieving teachers.Keywords: level of education, age, gender, & numerical.
Penerapan Model Pembelajaran Auditory Intellectually Repetition (AIR) terhadap Hasil Belajar Kognitif Siswa Elinawati, Winda; Duda, Hilarius Jago; Julung, Hendrikus
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 7, No 1 (2018): Maret
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (900.557 KB) | DOI: 10.35580/sainsmat7164722018

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Penerapan Model Pembelajaran Auditory Intellectually Repetition (AIR) terhadap Hasil Belajar Kognitif Siswa pada Materi Pencemaran Lingkungan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen jenis Quasi-eksperimen dengan desain penelitian Nonequivalent Control Group Design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMPN 7 Dedai. Sampelnya kelas VIIA dan VIIB. Teknik pengambilan sampelnya menggunakan teknik Purposive Sampling. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah lembar observasi, soal tes, dan angket. Analisis data untuk obesrvasi dan angket dengan cara persentase dan untuk test dengan statistik parametrik yaitu uji-t dua sampel. Hasil analisis lembar observasi guru pertemuan pertama dan kedua diperoleh nilai rata-rata persentase sebesar 97,70%, yang berkriteria sangat kuat, sedangkan analisis lembar observasi siswa pada pertemuan pertama dan kedua diperoleh nilai rata-rata persentase sebesar 95,45% yang berkriteria sangat kuat. Berdasarkan uji hipotesis pada posttest kelas eksperimen dan kelas kontrol diperoleh thitung sebesar 14,77 dan ttabel sebesar 2,00665. Pengujian hipotesis membuktikan bahwa thitung> ttabel (14,77 > 2,00665) yang artinya Ha diterima dan Ho ditolak. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar kognitif siswa pada materi Materi Pencemaran Lingkungan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Berdasarkan pengolahan data angket respon siswa diperoleh rata-rata nilai persentase sebesar 86,81% dengan kategori sangat kuat.
Pengaruh Tekanan Parsial Oksigen Terhadap Koefisien Absorpsi Lapisan Tipis Indium Tin Oxide (ITO) Muslimin, Muslimin
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 1, No 2 (2012): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (998.363 KB) | DOI: 10.35580/sainsmat127432012

Abstract

DOWNLOAD PDFProses  absorpsi  foton  dengan  energi  tertentu  akan  mengeksitasi  elektron  darikeadaan energi yang lebih rendah ke keadaan energi yang lebih tinggi. Untuk menentukankoefisien  ini  secara  eksperimen  terutama  karena  adanya  pengaruh  interferensi  optis  daripola-pola  transmitansi  dan  reflektansi.  Tujuan  penelitian  ini  adalah  untuk  menentukanbesarnya absorpsi lapisan tipis In2O3: SnO2dengan berbagai kadar oksigen yang diberikanpada saat deposisi. Proses pelapisan dilakukan 90% berat In2O3 dan 10% berat SnO2padasubstrat kaca dengan cara sputtering. Pada saat sputtering dilakukan penambahan oksigentertentu  yaitu  2,50%,  3,70%,  5,10%,  6,15%  dan  8,90%  yang  dilakukan  deposisi  padatemperature 1750C. Hasil analisis teramati adanya pergeseran interferensi dan transmitansike arah panjang gelombang yang lebih pendek sebanding dengan kenaikan kadar oksigen.Pada  kadar  oksigen  2,50%  dan  3,70%  koefisien  absorbsi  makin  naik,  tetapi  pada  kadaroksigen  5,10%,  6,15%  dan   8,90%  koefisien  absorpsi  mulai  menurun.  Perlakuan  kadaroksigen  pada  saat  deposisi  lapisan  tipis  ITO  dapat  mempengaruhi  koefisien  absorpsilapisan tipis yang terbentuk.Kata kunci : Kadar oksigen, koefisien absorpsi
Analisis Kandungan Timbal (Pb) pada Udang Putih (Penaeus merguiensis) sebagai Kontribusi Perhitungan Ocean Health Index (OHI) Putri, Yunita Panca; Fitriyanti, Reno; Emilia, Ita
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 8, No 2 (2019): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (778.964 KB) | DOI: 10.35580/sainsmat82107202019

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas perairan Sungsang Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan berdasarkan beberapa parameter kualitas air dan mengetahui tingkat  akumulasi  logam berat timbal (Pb)  dalam jaringan udang putih (Penaeus merguiensis)  terhadap lingkungan abiotik (air dan sedimen) berdasarkan nilai  Bioconcentration Factor (BCF). Penelitian ini diharapkan dapat  memberikan kontribusi terhadap perhitungan Ocean Health Index (OHI) sebagai  indikator penting untuk penilaian kesehatan laut secara berkelanjutan yang mampu dijadikan sebagai basis data dalam membuat kebijakan kelautan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil kandungan logam berat Pb pada air dan sedimen di perairan Sungsang belum melebihi baku mutu yang ditetapkan berdasarkan Peraturan Gubernur Sumsel No. 16 Tahun 2005 dan berdasarkan standar sediment quality guideline values for metals and associated levels of concern to be used in doing assessment of sediment quality tahun 2003 dan menurut IACD/CEDA (International Association of Draging Companies/Central Dreging Association) tahun 1997. Konsentrasi logam timbal  yang terkandung pada udang putih yang dihasilkan dari tiga lokasi  telah melebihi  batas yang ditetapkan oleh Kepala BPOM RI No HK.00.06.1.52.4011 tahun 2009. Berdasarkan nilai Bioconcentration Factor (BCF), penyerapan  Pb  dalam jaringan  udang putih  (Penaeus merguiensis)  terhadap lingkungan abiotiknya pada ketiga lokasi penelitian di perairan Sungsang Kabupaten Banyuasin Provinsi Sumatera Selatan menunjukkan  tingkat akumulatif rendah.
Sebaran Spasial Komunitas Lamun di Pulau Bone Batang Sulawesi Selatan Priosambodo, Dody
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 3, No 2 (2014): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (520.467 KB) | DOI: 10.35580/sainsmat3211242014

Abstract

Penelitian mengenai sebaran spasial komunitas lamun dilakukan di pulau Bone Batang, Sulawesi Selatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh karakteristik habitat dan faktor lingkungan khususnya pada fauna yang hidup pada spesies lamun dan sebaran spasialnya. Data kepadatan lamun diperoleh dari 8 stasiun disekitar pulau. Komposisi spesies lamun pada kawasan terumbu karang diamati dengan metode Tarp. Melalui persamaan Bay-Curtis dan analisis n-MDS, hasil menunjukkan bahwa komposisi lamun dari stasiun yang ada pada pulau Bone Batang terdiri atas spesies yang sama dengan Indeks kesamaan lebih dari 75% kecuali pada stasiun 2 dan 3. Komposisi lamun dibagi dalam 3 kelompok. Analisis korespondensi menunjukkan bahwa sebaran spasial dari stasiun berbeda dan dipengaruhi oleh karakteristik habitat. Thalassia hemprichii mendominasi stasiun 1, 3, 7, 8 sementara Cymodea rotundata mendominasi stasiun 2, 5, 6. Spesies perintis contohnya Halodule uninervis dan Halophila ovalis mendominasi stasiun 3 dan 4. Spesies lamun terbesar Enhalus acoroides mendominasi stasiun 7 dan 8. Sebaran spasial dan komposisi spesies juga menunjukkan bahwa padang lamun di Bone Batang dalam tahap dewasa. Fauna yang hidup di padang lamun Bone Batang melimpah dan didominasi spesies liang. Dapat disimpulkan, bahwa campuran komunitas lamun dengan beragam spesies lamun dan dipengaruhi oleh karakteristik habitat dan fauna yang hidup di dalamnya.Kata kunci: Sebaran Spasial, Lamun, Asosiasi Fauna, Sulawesi Selatan
Implementation of Concept Learning Model to Improve Creative Thinking Ability of Chemistry SMA Negeri 1 Galesong Utara Ahmar, Dewi Satria
Sainsmat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pengetahuan Alam Vol 6, No 2 (2017): September
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (438.806 KB) | DOI: 10.35580/sainsmat6264632017

Abstract

The learning concept is divided into two namely the formation of concepts and the achievement of concepts. This learning is presented in the form of examples and definitions that lead to an active interaction between learners and teachers. Because in each learner learning has different abilities in understanding a concept, then the samples and definitions of each learner will also be different and it will be a nuance that will train learners to think creatively. This research is a descriptive research that aims to determine the effectiveness of conceptual learning in terms of creative thinking ability of learners. The subjects of the study were students of class X.2 SMA Negeri 1 Galesong Utara which amounted to 36 students. Data collection is done by using a learning result test that provides an overview of the creative thinking skills of learners that include the ability to think smoothly, the ability to think flexibly, the ability to think original, and the ability to think in detail. The result of descriptive statistic analysis shows that the effectiveness of concept learning is viewed from the ability of creative thinking in chemistry of learners in SMA Negeri 1 Galesong Utara on the subject matter of hydrocarbon equal to 44,38%.