cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Attoriolong
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Attoriolong diterbitkan oleh Jurusan Pendidikan Sejarah FIS UNM. Jurnal Attoriolong memuat tulisan yang terkait dengan Pemikiran, Pendidikan dan Penelitian Kesejarahan. dipublikasikan dua kali dalam setahun, pada bulan Januari dan Agustus
Arjuna Subject : -
Articles 179 Documents
Gereja Toraja Jemaat Bawakaraeng, 1928-2020 Mammu’, Gema
Attoriolong Vol 23, No 2 (2025): Attoriolong Jurnal Pemikiran Kesejarahan dan Pendidikan Sejarah
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang dibangunnya Gereja Toraja Jemaat Bawakaraeng, mengetahui proses pembentukan Gereja Toraja Jemaat Bawakaraeng (1928-2020), dan mengetahui dampak keberadaan Gereja Toraja Jemaat Bawakaraeng terhadap jemaat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah. Dalam metode penelitian sejarah, ada empat tahapan yaitu heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, setelah lebih dari 90 tahun, Gereja yang awalnya berfungsi sebagai tempat ibadah umat Kristen orang Toraja dengan menggunakan rumah panggung sederhana, sekarang berubah menjadi gedung Gereja megah yang menjadi salah satu ikon Toraja di Kota Makassar. Rumah panggung berfungsi sebagai dua fungsi, sebagai tempat beribadah dan tempat bersekutu bagi mereka yang sudah beragama Kristen, dan sebagai tempat penginapan bagi mereka yang baru datang dari kampung.
Masyarakat Nelayan Pulau Butung-Butungan Kabupaten Pangkep: Suatu Kajian Sejarah Sosial Ekonomi, 2005-2022. Nuraeni, Nuraeni
Attoriolong Vol 23, No 2 (2025): Attoriolong Jurnal Pemikiran Kesejarahan dan Pendidikan Sejarah
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pulau Butung-Butungan adalah salah satu pulau yang secara administratif masuk pada wilayah Desa Kanyurang, Kecamatan Liukang Kalmas, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Masyarakat Pulau Butung-Butungan merupakan masyarakat nelayan, di mana sebagian besar pendapatannya ialah dengan memanfaatkan hasil laut seperti menangkap ikan dan kadang-kadang di musim tertentu menanam rumput laut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah yaitu: 1) Heuristik, 2) Kritik 3) Interpretasi 4) Historiografi. Berdasrkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dapat ditunjukkan bahwa ada beberapa alasan yang melatarbelakangi masyarakat Pulau Butung-Butungan memilih bekerja sebagai nelayan yakni keadaan geografisnya, pekerjaan sebagai nelayan telah dilakukan secara turun temurun atau warisan dari pendahulunya, tidak memiliki keterampilan lain selain sebagai nelayan, pekerjaan sebagai nelayan mampu mampu memenuhi kebutuhan hidupnya dan potensi penghasilan laut yang masih menjanjikan. Merujuk pada dinamika kehidupannya yang mengalami dinamika dalam berbagai aspek dipengaruhi oleh beberapa faktor yang berasal dari luar misal berkaitan dengan perkembangan informasi dan teknologi yang langsung maupun tidak langsung mempengaruhi pola kehidupan masyarakat Pulau Butung-Butungan. Pada kondisi sosial ekonomi masyarakat nelayan Pulau Butung-Butungan dilihat dari indikator pendapatan, pendidikan, sumber daya, perumahan serta kearifan lokal.
Implementasi Kurikulum Merdeka Pada Pembelajaran Sejarah di SMA Negeri 1 Polewali Suherman, Nurdila
Attoriolong Vol 23, No 2 (2025): Attoriolong Jurnal Pemikiran Kesejarahan dan Pendidikan Sejarah
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1. Mendeskripsikan perencanaan pembelajaran sejarah dalam Kurikulum Merdeka di SMA Negeri 1 Polewali. 2. Mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran sejarah pada Kurikulum Merdeka di SMA Negeri 1 Polewali. 3. Mendeskripsikan evaluasi pembelajaran sejarah dalam Kurikulum Merdeka di SMA Negeri 1 Polewali. 4. Mengetahui  faktor pendukung dan penghambat dalam implementasi Kurikulum Merdeka pada pembelajaran sejarah di SMA Negeri 1 Polewali. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan mengambil lokasi penelitian di SMA Negeri 1 Polewali. Informan dalam penelitian ini adalah guru sejarah dan peserta didik. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan beberapa metode, 1) Observasi. 2) Wawancara, dan 3) Dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah, 1) Reduksi data, 2) Data Display, 3) Kesimpulan/Verifikasi. Hasil dari penelitian ini adalah sebagai berikut: (1) Perencanaan pembelajaran sejarah dalam Kurikulum Merdeka di SMA Negeri 1 Polewali dilakukan sebelum memasuka ajaran baru, dimana sebelum itu telah dilakukan workshop dan sosialisasi yang menghasilkan modul ajar dengan model pembelajaran berbasis masalah menggunakan pendekatan SEL; (2) Pelaksanaan pembelajaran sejarah menerapkan modul ajar yang di dalamnya menerapkan sintaks-sintaks PBL yaitu orientasi pada masalah, mengorganisasi peserta didik, melakukan penyelidikan serta evaluasi dan aksi; (3) Evaluasi pembelajaran dilakukan secara sistematis melalui asesmen awal dan akhir dengan fokus pada pencapaian KKTP (Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran); (4) Faktor pendukung dalam implementasi Kurikulum Merdeka meliputi fasilitas yang mendukung dari sekolah, sedangkan hambatan yang dihadapi adalah alokasi waktu yang diberikan di lapangan, kurangnya pelatihan serta keterbatasan sumber daya. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pelatihan dan pendampingan lebih lanjut bagi guru untuk meningkatkan kompetensi serta mengatasi kendala dalam implementasi Kurikulum Merdeka.
Lolai, Negeri di Atas Awan : Objek Wisata di Toraja Utara, 2015 2023 Safitri, Husna
Attoriolong Vol 23, No 2 (2025): Attoriolong Jurnal Pemikiran Kesejarahan dan Pendidikan Sejarah
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perkembangan Lolai, Negeri di Atas Awan sebagai objek wisata di Toraja Utara antara tahun 2015–2023 serta dampak sosial ekonomi terhadap masyarakat setempat. Metode yang digunakan adalah metode sejarah yang meliputi empat tahapan, yaitu heuristik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Sampel penelitian mencakup pedagang, pengelola wisata, dan aparat pemerintah terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Lolai mulai berkembang sebagai objek wisata sejak 2015, yang dipicu oleh upacara adat Ma’Bua, fenomena alam lautan awan yang unik, dan promosi melalui media sosial. Masyarakat setempat aktif dalam mengelola kawasan ini agar tetap menarik bagi wisatawan. Seiring dengan meningkatnya jumlah wisatawan, infrastruktur di kawasan tersebut berkembang pesat, termasuk pembangunan vila, hotel, dan fasilitas umum lainnya, meskipun masih ada tantangan seperti akses jalan yang terbatas. Dampak sosial ekonomi yang ditimbulkan sangat signifikan, banyak warga yang beralih profesi dari sektor pertanian ke sektor pariwisata, seperti pengelola perumahan dan pedagang, yang meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengembangan Lolai sebagai destinasi wisata memberikan manfaat sosial dan ekonomi yang signifikan, namun diperlukan pengelolaan yang lebih baik, penguatan regulasi pariwisata, serta perbaikan infrastruktur agar manfaat pariwisata dapat dinikmati secara berkelanjutan.
Implementasi Pendidikan Karakter Dalam Pembelajaran Sejarah Pada Pokok Bahasan Peristiwa Seputar Proklamasi di kelas XI SMA Negeri 1 Polewali Akbar, Aidul
Attoriolong Vol 24, No 1 (2026): Attoriolong Jurnal Pemikiran Kesejarahan dan Pendidikan Sejarah
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1. Mengetahui implementasi pendidikan karakter dalam pembelajaran sejarah pokok bahasan peristiwa sekitar proklamasi di kelas XI SMA Negeri 1 Polewali. 2. Mengetahui kendala-kendala yang dihadapi guru dalam mengimplementasikan pendidikan karakter dalam pembelajaran sejarah kelas di Kelas XI SMA Negeri 1 Polewali. 3. Mengetahui partisipasi peserta didik dalam mengimplementasikan pendidikan karakter dalam pembelajaran sejarah pada pokok bahasan peristiwa sekitar proklamasi di kelas XI SMA Negeri 1 Polewali.  (1) Implementasi pendidikan karakter di SMA Negeri 1 Polewali telah terlaksana dengan baik sesuai dengan alur tujuan pembelajaran dan modul pembelajaran yang dibuat oleh guru sejarah: (2) Guru menghadapi  beberapa tantangan, antara lain keterbatasan waktu, lingkungan masyarakat yang kurang mendukung, media elektronik, model pembelajaran, dan evaluasi kurang tepat.; (3) Pendidikan karakter mempunyai dampak positif terhadap keterlibatan peserta didik, dibuktikan dengan karakter yang baik dan ketegasan aturan yang ketat dari pihak sekolah.
Kabupaten Gowa Pada Masa Pemerintahan Adnan Purichta Ichsan, 2016-2021: Studi Sejarah Pemerintahan Azis, Khaerunnisa
Attoriolong Vol 23, No 2 (2025): Attoriolong Jurnal Pemikiran Kesejarahan dan Pendidikan Sejarah
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mengenai; kondisi indikator makro Kabupaten Gowa masa Pemerintahan Adnan, Program lanjutan masa Pemerintahan Adnan. Implementasi program kerja lanjutan Adnan Purichta Ichsan Tahun 2016-2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; kondisi kinerja indikator makro Kabupaten Gowa masa pemerintahan Adnan mengalami kemajuan, baik dari segi IPM yang mengalami peningkatan tiap tahun dan jumlah kemiskinan dan pengangguran yang berhasil ditekan. Berkat komitmen dan integritas dari Adnan Purichta, program kerja lanjutan kabupaten Gowa di Bidang Pendidikan Seperti Pendidikan Gratis, SKTB, Imtaq Indonesia (Pengganti Castuling) dan Investasi SDM Seperempat Abad dan Program di bidang Kesehatan yakni Kesehatan Gratis, Akreditasi Puskesmas, Perbaikan Gizi Masyarakat, Pencegahan Penyakit menular, peningkatan kesehatan Ibu Hamil dan anak serta Peningkatan pelayanan kesehatan bagi lansia terus berlanjut hingga saat ini. serta dengan kesadaran Sosial Adnan terus berinovasi dalam peningkatan Kualitas SDM seperti program dalam bidang keagaaman yakni 1 Hafidz 1 Desa, 1 Sarjana 1 Desa, dan lainnya. Terlepas dari pencapaian yang diraih, Kabupaten Gowa masa kepemimpinan Adnan juga mengalami kendala yang cukup signifikan seperti belum optimalnya peningkatan SDM dan keterbatasan infrastruktur.
Taman Colliq Pujie: Sejarah Ruang Publik di Kabupaten Barru, 2013-2022 Safira, Nur Hikma
Attoriolong Vol 23, No 2 (2025): Attoriolong Jurnal Pemikiran Kesejarahan dan Pendidikan Sejarah
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Taman Colliq Pujie: Sejarah Ruang Publik di Kabupaten Barru (2013-2022). Skripsi Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Program Studi Pendidikan Sejarah. Universitas Negeri Makassar. Dibimbing oleh Ahmadin dan Bustan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang berdirinya Taman Colliq Pujie, dan mengetahui Perkembangan Taman Colliq Pujie (2013-2022), serta Peran dan fungsi Taman Colliq Pujie sebagai Ruang Publik.Fokus Penelitian terhadap Latar belakang dan perkembangan Taman Colliq Pujie (2013-2022) dengan menggunakan jenis penelitian sejarah menggunakan pendekatan kualitatif. Untuk mencapai tujuan tersebut maka peneliti menggunakan metode penelitian sejarah yang terdiri dari empat tahapan yaitu: heuristic, kritik sumber, interpretasi dan historiografi. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa: Latar belakang dibangunnya taman colliq pujie merupakan upaya pemerintah Kabupaten Barru untuk merevitalisasi kawasan pusat kota dan memfasilitasi kebutuhan masyarakat akan ruang publik yang nyaman. Pembangunan Taman Colliq Pujie juga bertujuan untuk mengenang sejarah dan melestarikan budaya lokal Kabupaten Barru, terutama melalui sosok Colliq Pujie, seorang pahlawan wanita intelektual dan pahlawan daerah dalam melawan penjajah Belanda. Disisi lain Taman Colliq Pujie telah berkembang menjadi ikon pariwisata yang menyatukan aspek lingkungan, ekonomi, sosial, dan budaya dalam satu kawasan. Adapun Peran dan fungsi taman colliq pujie, berfungsi sebagai tempat berkumpul dan berinteraksi, memberikan ruang hijau yang asri, serta mendukung berbagai kegiatan rekreasi, sosial budaya, edukasi, dan ekonomi. sebagai pusat edukasi budaya dengan adanya Museum di taman colliq pujie, serta berperan dalam mengenalkan dan melestarikan budaya lokal kepada generasi muda.
Peningkatkan Minat Belajar Sejarah Siswa Dengan Menggunakan Media Film Dokumenter di SMA Katolik Adfiony, Adfiony
Attoriolong Vol 23, No 2 (2025): Attoriolong Jurnal Pemikiran Kesejarahan dan Pendidikan Sejarah
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (classroom action) yang bertujuan untuk mengetahui peningkatan minat belajar peserta didik pada kelas XI IPS 2 SMA Katolik Makale khususnya pada mata Pelajaran Sejarah dengan menggunakan salah satu media yaitu media film dokumenter sebagai media ajar. Sujek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI IPS2 SMA Katolik Makale pada Semester Genap Tahun Pelajaran 2023/2024 dengan jumlah peserta didik sebanyak 29 orang, yakni 10 orang di antaranya berjenis kelamin laki-laki, dan 19 orang lainya berjenis kelamin Perempuan. Penelitin ini juga dilakukan atau dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Siklus I dilakukan sebanyak 3 kali pertemuan dengan menerapkan media ceramah dan diskusi dan siklus ke II sebanyak 3 kali pertemuan dengan menggunakan media film dokumenter sebagai media ajarnya. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar angket dan Observasi. Penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan minat belajar Sejarah peserta didik setelah menggunakan media film dokumenter, yaitu pada siklus I menunjukkan bahwa skor rata-rata dari motivasi belajar peserta didik yakni 72,58% yang berada pada kategori sedang, sedangkan siklus II menunjukkan skor rata-rata motivasi belajar peserta didik sebanyak 81,93% yang merupakan hal tersebut berada pada kategori tinggi. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan media film dokumenter dapat meningkatkan minat belajar peserta didik kelas XI IPS 2 SMA Katolik Makale pada mata Pelajaran Sejarah.
Gereja Toraja Jemaat Sion Makale 1924-2022 Welem, Grace
Attoriolong Vol 23, No 2 (2025): Attoriolong Jurnal Pemikiran Kesejarahan dan Pendidikan Sejarah
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui: Latar belakang keberadaan Gereja Toraja Jemaat Sion Makale, Perkembangan Gereja Toraja Jemaat Sion Makale 1924-2022, dan Peran Gereja Toraja Jemaat Sion Makale. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui metode wawancara langsung dengan mengambil empat responden yang terdiri dari dua Pendeta Gereja Toraja, salah seorang masyarakat setempat, dan salah seorang kepala tata usaha Gereja Toraja Jemaat Sion Makale. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Keberadaan Gereja Toraja Jemaat Sion Makale tidak terlepas dari peran Indische Kerk dalam mendirikan sekolah Kristen di Makale. Pada tahun 1915, daerah pelayanan Indische Kerk di Toraja di serahkan kepada GZB karena status Indische Kerk yang tidak memungkinkan untuk melakukan pekabaran Injil di Toraja. Melalui pendeta yang di utus GZB untuk daerah pelayanan resort Makale bernama Dirk Cornelis Prins, sebuah gereja dibangun pada tahun 1918 sebagai tempat ibadah jemaat. 2) Perkembangan Gereja Toraja Jemaat Sion Makale dimulai saat sebuah bangunan gereja dibangun oleh Pieter Ziljstra yang bertugas untuk resort Makale Sangalla untuk menggantikan bangunan lama yang terbuat dari kayu. Pada tahun 1961, sebuah bangunan gereja yang di insiasi oleh Kolonel Yusuf, dibangun diatas Bukit Sion Makale yang menjadi cikal bakal gedung kedua dari Jemaat Sion Makale. Dari data yang diperoleh, diketahui bahwa Gedung Gereja Jemaat Sion Makale telah mengalami renovasi sebanyak tiga kali. 3) Gereja Toraja Jemaat Sion Makale melaksanakan perannya di bidang Diakonia melalui pemberian bantuan bagi anggota jemaat yang kurang mampu di bidang pendidikan, melakukan kunjungan kasih bagi anggota jemaat yang sakit dan anggota jemaat lansia dan membentuk tim tanggap darurat bencana. Jemaat Sion Makale turut serta dalam menjaga toleransi antar umat beragam di Kota Makale dengan melakukan kunjungan bagi pemeluk agama yang melaksanakan hari besarnya dan memberikan bantuan bedah rumah bagi masyarakat umat Muslim.
Peningkatan Kemampuan Kognitif Siswa Melalui Metode Active Knowledge Sharing Dan Implementasi Multimedia Berbasis Google Earth Dalam Pembelajaran Sejarah di MAN 1 Majene Rusli, Nurliani
Attoriolong Vol 24, No 1 (2026): Attoriolong Jurnal Pemikiran Kesejarahan dan Pendidikan Sejarah
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan kognitif siswa Kelas XI IPS MAN 1 Majene melalui penerapan metode active knowledge sharing dan multimedia berbasis google earth dalam pembelajaran Sejarah. Jenis penelitian ini adalah penelitian Tindakan kelas (PTK) dengan subjek penelitian siswa Kelas XI IPS MAN 1 Majene. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi, wawancara, tes/angket dan dokumentasi. Teknik pengabsahan data menggunakan member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Peningkatan kemampuan kognitif siswa melalui metode active knowledge sharing dan implementasi multimedia berbasis google earth dalam pembelajaran sejarah di MAN 1 Majene pada siklus I menunjukkan bahwa siswa mengalami perkembangan kemampuan kognitif dengan sangat baik (SB) persentase 25% atau nilai rata-ratanya 88,5 dan kategori baik (B) 37,5% atau nilai rata-ratanya 81,22. Sedangkan siswa kategori cukup (C) 25% atau nilai rata-ratanya 70,83 dan siswa kategori kurang (K) 12,5%  atau nilai rata-ratanya 64,67. Maka diperoleh rata-rata hasil observasi perkembangan kemampuan kognitif kelas XI IPS yaitu 78,37 pada siklus I. 2) Pada sisklus II hampir keseluruhan siswa mengalami perkembangan kemampuan kognitif dengan sangat baik (SB) dengan persentase 54,16% atau nilai rata-ratanya 91,38 dan kategori baik (B) 37,5% atau nilai rata-ratanya 84 dan siswa kategori cukup (C) 8,33% atau nilai rata-ratanya 74,5. Maka diperoleh rata-rata hasil observasi perkembangan kemampuan kognitif kelas XI IPS meningkat  pada siklus II yaitu 87,20. 3) Penggunaan metode active knowledge sharing multimedia berbasis google earth sebagai media pembelajaran pada materi masuknya bangsa-bangsa Eropa ke Nusantara setiap tahap mengalami peningkatan. Jumlah nilai tes dari skor 1.784 (pra siklus) meningkat 97 skor menjadi 1.881 (siklus I) dan pada pasca siklus II meningkat 212 skor menjadi 2.093 (siklus I). Nilai terendah dalam satu kelas juga meningkat dari skor 62 (pra siklus) menjadi 64 (siklus I) dan 76 (siklus II), sedangkan nilai tertinggi juga mengalami peningkatan yaitu dari 87 (pra siklus) menjadi 90 (siklus I) dan 96 (siklus II).