Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol 16, No 1 (2015): April"
:
10 Documents
clear
Kawasan Tropis Pegunungan sebagai Kawasan Rawan Bencana dengan Nilai Ekologi Tinggi dan Upaya Pelestariannya
Wiharto, Muhammad
bionature Vol 16, No 1 (2015): April
Publisher : Fakultas MIPA UNM
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (217.943 KB)
|
DOI: 10.35580/bionature.v16i1.1562
Kawasan tropis pegunungan (KTP) merupakan kawasan yang rentan atau rawan bencana, baik secara alami maupun antropogenik. Pemahaman terhadap konsekuensi perubahan habitat, dan usaha pengembangkan strategi efektif untuk mempertahankan proses-proses ekologi pada KTP merupakan tantangan bagi ilmuwan dan praktisi koservasi alam. KTP penting dalam proses siklus hidrologi, pengaturan kelembaban udara regional, pengurangan erosi dan sedimentasi, juga menyediakan sumberdaya penting baik kayu maupun non kayu. Ancaman terhadap KTP diantaranya adalah pembukaan lahan, eksplotasi sumberdaya alam yang berlebihan, jumlah penduduk yang semakin meningkat dan gempa bumi serta letusan gunung merapi. Pengelolaan KTP menuntut komunikasi dan kerjasama efektif antar stakeholder dan memastikan proses-proses ekologi kawasan pegunungan dapat terus berlangsung melalui pemanfaatan sumberdaya alam KTP yang berkelanjutan.
Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Juvenil Udang Windu, (Penaeus monodon Fabr) pada Intervensi Densitas Pemeliharaan Tinggi
., Hartinah
bionature Vol 16, No 1 (2015): April
Publisher : Fakultas MIPA UNM
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (501.545 KB)
|
DOI: 10.35580/bionature.v16i1.1567
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran tekanan densitas pemeliharaan tinggi sebagai stressor untuk memicu pertumbuhan juvenil udang windu pada bobot berbeda dalam wadah terkontrol. Percobaan terdiri dari 3 perlakuan yaitu densitas pemeliharaan 10, 15 dan 20 ekor/aquarium setara dengan densitas 60, 90 dan 120 ekor/m2, dengan menggunakan juvenil udang windu bobot 5-7g dan 10g sebagai hewan uji, masing-masing perlakuan terdiri dari 3 ulangan. Pemantauan bobot dan jumlah juvenil udang windu yang hidup dilakukan pada awal, hari ke lima dan akhir hari ke 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intervensi densitas tinggi dapat menyebabkan terjadinya stres dan bagi juvenil udang windu. Terbukti pada densitas pemeliharaan 90 dan 120 ekor/m2 dapat memicu pertumbuhan juvenil udang windu pada bobot berbeda, karena ternyata stres yang dialami juvenil udang windu yang mampu mencapai adaptasi pada densitas ini, diduga memicu kerja organ y untuk memproduksi stimulating moulting hormone yang dapat merangsang terjadinya moulting. Moulting atau ganti kulit merupakan salah satu indikator terjadinya pertumbuhan. Namun sifat kanibalisme meningkat, sehingga berpengaruh negatif terhadap kelangsungan hidup juvenil udang windu. Mortalitas juvenil udang windu yang terjadi sampai pemantauan 120 jam karena stres yang dialami berlangsung secara terus menerus, sedangkan mortalitas yang terjadi setelah 120 jam hingga 20 hari terjadi karena pemangsaan.
Hubungan Gaya Belajar dan Motivasi Belajar dengan Hasil Belajar Biologi Siswa Kelas XI IPA SMA Negeri 1 Tanete Rilau
Taiyeb, A. Mushawwir;
Mukhlisa, Nurul
bionature Vol 16, No 1 (2015): April
Publisher : Fakultas MIPA UNM
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (337.688 KB)
|
DOI: 10.35580/bionature.v16i1.1563
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan gaya belajar dan motivasi belajar dengan hasil belajar biologi siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Tanete Rilau. Penelitian ini termasuk penelitian korelasional. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Tanete Rilau dengan jumlah 108 siswa. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap siswa memiliki kecenderungan gaya belajar masing-masing, ada visual, auditorial, kinestetik, visual-kinestetik, visual-auditorial, dan auditorial-kinestetik. Motivasi belajar siswa masuk dalam kategori baik dengan skor rata-rata 141,36. Hasil belajar siswa masuk dalam kategori tinggi dengan nilai rata-rata 78,89. Hasil analisis statistik inferensial dengan analisis SEM menunjukkan model hampir fit dan signifikan, maka hipotesis diterima. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan gaya belajar dan motivasi belajar dengan hasil belajar biologi siswa kelas XI IPA SMA Negeri 1 Tanete Rilau.
Produksi Zat Pengatur Tumbuh IAA (Indole Acetic Acid) dan Kemampuan Pelarutan Posfat pada Isolat Bakteri Penambat Nitrogen Asal Kabupaten Takalar
Jumadi, Oslan;
., Liawati;
., Hartono
bionature Vol 16, No 1 (2015): April
Publisher : Fakultas MIPA UNM
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (270.638 KB)
|
DOI: 10.35580/bionature.v16i1.1568
Penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui kemampuan isolat bakteri penambat nitrogen yang diisolasi dari rhisosfer tanaman padi dan jagung asal Kabupaten Takalar dalam memproduksi zat pengatur tumbuh IAA dan pelarutan posfat. Isolasi bakteri penambat nitrogen dilakukan menggunakan medium selektif bebas nitrogen yaitu Ashby dan Burk’s. Koloni bakteri yang tumbuh dan menunjukkan perbedaan karakteristik dipilih kemudian dikarakterisasi secara fisiologi dan morfologi. Kemampuan menghasilkan IAA dari isolat bakteri dianalisis dengan menggunakan metode spectrophotometry pada panjang gelombang 535 nm. Uji kemampuan pelarutan posfat secara kuantitatif dilakukan pada medium Pikovskaya dengan membandingkan rasio antara diameter koloni dengan diameter zona bening yang terbentuk. Dari hasil isolasi bakteri diperoleh 20 isolat bakteri penambat nitrogen dimana 6 isolat diantaranya terdeteksi mampu memproduksi zat pengatur tumbuh IAA dengan konsentrasi antara 7.35-38.35 ppm. Dari 6 isolat yang mampu memproduksi zat pengatur tumbuh IAA, 2 isolat diantaranya terdeteksi mampu melarutkan posfat dengan rasio zona bening 1,7 cm-2,6 cm sedangkan empat isolat diantaranya tidak memiliki kemampuan dalam melarutkan posfat.
Hubungan Kecerdasan Emosional dan Kedisiplinan Belajar terhadap Hasil Belajar Siswa SMA Negeri di Kota Makassar
., Ernawati
bionature Vol 16, No 1 (2015): April
Publisher : Fakultas MIPA UNM
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (252.939 KB)
|
DOI: 10.35580/bionature.v16i1.1564
Tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui hubungan kecerdasan emosional dan kedisiplinan belajar secara bersama-sama terhadap hasil belajar biologi siswa SMA Negeri di Kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitian â€ex-post facto†dan bersifat â€korelasionalâ€. Penelitian ini dilaksanakan pada 3 SMA Negeri yang ada di Kota Makassar tahun ajaran 2010/2011 dengan jumlah 3669 orang. Teknik pengambilan sampel adalah purposive cluster random sampling. Data variabel kecerdasan emosional dan kedisiplinan belajar diperoleh dengan menggunakan instrumen berupa kuesioner sedangkan nilai semester ganjil tahun ajaran 2010/2011 diperoleh dengan menggunakan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis secara kuantitatif. Hasil pengujian menyimpulkan bahwa kecerdasan emosional dan kedisiplinan belajar secara bersama-sama berhubungan positif terhadap hasil belajar biologi siswa SMA Negeri di Kota Makassar. Hal ini ditunjukkan dengan hasil analisis variansi (uji F) diperoleh nilai Fhitung sebesar 188,538 lebih besar dari F tabel pada α = 0,05 yaitu 3,07. Tingkat hubungan kecerdasan emosional dan kedisiplinan belajar secara bersama-sama terhadap hasil belajar biologi siswa SMA Negeri di Kota Makassar sebesar 65,80%. Hal tersebut disebabkan karena kondisi aktual masing-masing variabel (variabel bebas) menunjukkan saling keterkaitan dan memberi andil terhadap hasil belajar (variabel terikat).
STUDI KADAR CO UDARA & KADAR COHB DARAH KARYAWAN MEKANIK OTOMOTIF BENGKEL PERAWATAN & PERBAIKAN SUZUKI PT. MEGAHPUTERA SEJAHTERA MAKASSAR 2009
Seprianto M, Sri;
Sainab, Sitti
bionature Vol 16, No 1 (2015): April
Publisher : Fakultas MIPA UNM
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (193.606 KB)
|
DOI: 10.35580/bionature.v16i1.1569
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kadar karbon monoksida di udara dan dalam darah mekanik otomotif menurut umur, lama terpapar, dan kebiasaan merokok. Jenis penelitian ini adalah survei dengan pendekatan deskriptif, dan menjadikan semua populasi sebagai sampel (exhaustive sampling) dengan jumlah populasi 22 orang. Responden dalam penelitian ini adalah mekanik bagian General Repair Servis & Suku Cadang PT. Megahputera Sejahtera Makassar. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa mekanik yang terpapar sekitar 6-7 jam per hari lebih banyak yang memiliki konsentrasi karbon monoksida dalam darah yang tidak memenuhi syarat dibandingkan yang terpapar selama 3-5 jam per hari. Untuk mengurangi kadar karbon monoksida sebaiknya pada saat tidak bekerja atau libur, mekanik melakukan pemulihan sendiri dengan menghirup udara luar yang bersih sebanyak-banyaknya, pihak manajemen bengkel pun hendaknya lebih menekankan pada disiplin penggunaan APD agar lebih efektif.
Pengaruh Pemberian Skeletonema costatum dengan Kepadatan Berbeda terhadap Sintasan Artemia salina
Junda, Muhammad;
Kurnia, Nani;
Mis’am, Yunisda
bionature Vol 16, No 1 (2015): April
Publisher : Fakultas MIPA UNM
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (381.263 KB)
|
DOI: 10.35580/bionature.v16i1.1565
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian Skletonema costatum sebagai pakan alami terhadap sintasan (tingkat kelulushidupan) Artemia salina. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 3 kali ulangan. Data yang dikumpulkan adalah data hasil sintasan dan kualitas air. Analisa statistik yang dilakukan adalah analisa ragam dan dilanjutkan dengan uji BNJ/Tukey untuk mengetahui perlakuan yang memberikan pengaruh yang terbaik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik adalah perlakuan D dengan rata-rata hasil sintasannya yaitu 53%. Berdasarkan suhu, salinitas dan pH, kualitas air selama penelitian masih dalam kisaran yang layak untuk kehidupan Artemia salina kualitas air selama penelitian masih dalam kisaran yang layak untuk kehidupan Artemia salina. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pemberian pakan Skeletonema costatum dengan kepadatan 4,5 x 106 sel/L/hari mempengaruhi sintasan Artemia salina.
Infeksi Cacing Kremi pada Penderita HIV Positif di Makassar
Yusuf, Yenni
bionature Vol 16, No 1 (2015): April
Publisher : Fakultas MIPA UNM
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (233.225 KB)
|
DOI: 10.35580/bionature.v16i1.1570
Infeksi cacing kremi (Enterobius vermicularis) merupakan salah satu infeksi cacing yang banyak terjadi di seluruh dunia. Prevalensi tinggi ditemukan pada anak, populasi panti, homoseksual, dan keluarga penderita. Pada penelitian ini dilakukan skrining infeksi cacing kremi pada penderita HIV di Makassar, baik yang sedang dirawat di RS Wahidin Sudirohusodo, maupun yang berada di komunitas. Sebanyak 50 sampel tinja penderita diperiksa dengan menggunakan menggunakan metode apusan tinja tebal Kato Katz. Ditemukan satu sampel yang positif mengandung telur cacing E vermicularis dari sampel tinja penderita anak perempuan berusia 9 tahun. Dengan demikian, tingkat kejadian infeksi cacing kremi pada penderita HIV di Makassar sebesar 2 %.
Pengembangan Media Pembelajaran Biologi Berbasis E-Learning pada Materi Ekskresi Kelas XI IPA 3 SMAN 4 Makassar
Daud, Firdaus;
Rahmadana, Arini
bionature Vol 16, No 1 (2015): April
Publisher : Fakultas MIPA UNM
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (631.264 KB)
|
DOI: 10.35580/bionature.v16i1.1566
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (R&D) yang bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Biologi berbasis e-learning menggunakan Joomla dan Wondershare Quiz Creator yang valid, efektif, dan praktis, pada materi sistem ekskresi. Tahap penelitian dan pengembangan mengacu model Gall et al., (2003) yang terdiri atas 5. Subjek penelitian adalah validator, siswa kelas XI IPA3 SMA Negeri 4 Makassar dan guru Biologi SMA Negeri 4 Makassar. Pengumpulan data dilakukan dengan menguji validitas produk, memberikan tes hasil belajar, mengamati aktivitas siswa, mengumpulkan data respon siswa dan guru. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif kuantitatif, dengan hasil sebagai berikut: (1) Validitas mendapat kategori valid dari 3 validator; (2) 100% siswa memperoleh skor hasil belajar di atas Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) sebesar 75 pada Tes Evaluasi; (3) Sebanyak 6 dari 7 aktivitas yang diamati telah memenuhi kriteria keaktifan; (4) Guru dan siswa memberikan respon positif terhadap produk. Berdasarkan hasil penelitian, maka media pembelajaran yang dikembangkan dinyatakan valid, efektif, dan praktis.
Keefektifan Penerapan Model Pembelajaran Langsung pada Materi Sistem Gerak di SMA Negeri 1 Donri–Donri
L., Hamka;
Nur Arsyad, Muhammad
bionature Vol 16, No 1 (2015): April
Publisher : Fakultas MIPA UNM
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (351.059 KB)
|
DOI: 10.35580/bionature.v16i1.1571
Penelitian pra-eksperimen ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan penerapan model pembelajaran langsung yang digunakan pada materi sistem gerak di SMA Negeri 1 Donri-Donri. Hipotesis penelitian ini adalah model pembelajaran langsung efektif diterapkan pada materi sistem gerak di SMA Negeri 1 Donri-Donri. Pengukuran hasil belajar pada materi sistem gerak dilakukan terhadap 24 siswa kelas XI MIA 4, kemudian membandingkan nilai pretes siswa dengan nilai post tes di akhir pertemuan. Nilai hasil belajar siswa diperoleh rata-rata pretes 33.68 (berada pada kategori hasil belajar sangat rendah) dan rata-rata nilai posttes 71.81 (berada pada kategori hasil belajar tinggi). Mengukur keefektifan penerapan model pembelajaran langsung dengan analisis statistik inferensial menggunakan SPSS 16 dan diperoleh hasil 0.000 < α = 0.05 yang menunjukan bahwa H0 ditolak dan H1 diterima, sehingga menunjukkan bahwa hipotesis diterima, sedangkan untuk mengukur tingkat keefektifannya, digunakan uji Gain, yang menyatakan bahwa tingkat keefektifan dari penerapan model pembelajaran langsung adalah sedang. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran langsung efektif diterapkan pada materi sistem gerak di SMA Negeri 1 Donri-Donri.