cover
Contact Name
Susianti
Contact Email
susianti.1978@fk.unila.ac.id
Phone
+628127899978
Journal Mail Official
jpmrj@fk.unila.ac.id
Editorial Address
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Fakultas Kedokteran Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Ir. Sumantri Brojonegoro No.1, Gedong Meneng, Kec. Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Lampung 35145.
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai
Published by Universitas Lampung
ISSN : 25032615     EISSN : 26144891     DOI : https://doi.org/10.23960/jpmrj
Core Subject : Health, Social,
PMR welcomes submissions of original articles that contribute to the advancement of community engagement and service in the field of medicine and health. Areas of interest include but are not limited to: Community health programs, Health education and promotion, Public health interventions, Medical outreach activities, Interdisciplinary collaborations, Global health initiatives, Social determinants of health, Health equity and disparities
Articles 368 Documents
PENINGKATAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG PEMILIHAN METODE KONTRASEPSI DI POSYANDU CISARUA KECAMATAN NATAR KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Terza Aflika Happy; Linda Septiani; Maria Mater Dirinae Graciae Kota; Khansa Rahmadhiyaul Aulia; Tegar Laksmono Rosulli; Andohar Pindo Osmarcello Saragih; Davina Nathania Putri; Talitha Riqueza Ihram; Haidar Aleef Dryaryandra Devaghifari; Sherly Fiorentina; Najmarinu Amanda Putri Soelistyono; Kezia Ami Karunia Pandiangan; Aura Melanisa Prameswari
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 11 No. 1 (2026): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v11i1.3936

Abstract

Pemilihan metode kontrasepsi merupakan hal penting bagi calon pengguna alat kontrasepsi. Tujuan penggunaan kontrasepsi terutama untuk menjarangkan atau membatasi kehamilan. Kepadatan penduduk merupakan masalah yang penting bagi negara berkembang. Sumber data yang dirilis oleh Population Division, Department of Economics and Social Problems, United Nations, diperkirakan jumlah penduduk dunia pada tahun 2030 akan mencapai 8,5 miliar jiwa. Kepadatan penduduk yang tidak segera mendapatkan penanganan, akan menyebabkan terjadinya ledakan jumlah penduduk yang pada akhirnya mengakibatkan beberapa kemungkinan permasalah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pemilihan metode kontrasepsi yang tepat melalui pemberian edukasi. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pemberian materi dan diskusi. Sasaran kegiatan ini adalah 30 wanita usia subur di Posyandu Cisarua Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini adalah peningkatan pre test dari 63.46% peserta yang menjawab dengan benar menjadi 84.35 % peserta yang menjawab dengan benar saat post test. Keberhasilan tersebut mencerminkan adanya perubahan pengetahuan sebelum dan sesudah edukasi diberikan.
EDUKASI VAKSINASI KANKER SERVIKS DALAM UPAYA PENINGKATAN PARTISIPASI VAKSINASI HUMAN PAPILLOMAVIRUS (HPV) DI SDIT PERMATA BUNDA II BANDAR LAMPUNG Maya Ganda Ratna; Giska Tri Putri; Shinta Nareswari
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 11 No. 1 (2026): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v11i1.3937

Abstract

Kanker serviks saat ini menempati peringkat ke dua dalam daftar jenis kanker yang paling umum ditemukan pada perempuan di Indonesia. Selain itu, kanker serviks juga menempati peringkat ke dua dalam daftar kanker yang menyebabkan kematian pada perempuan. Untuk mempercepat eliminasi kanker serviks, salah satu sasaran dari strategi global adalah pada tahun 2030 dilakukan vaksinasi pada 90% anak perempuan hingga mencapai vaksinasi penuh dengan vaksin HPV pada usia 15 tahun. Namun, pada tahun 2020, disayangkan bahwa kurang dari 1 dari 10 anak perempuan dalam kelompok usia target telah menerima dosis terakhir vaksinasi HPV sebagai upaya pencegahan primer. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa, guru, dan orang tua/wali murid akan pentingnya vaksinasi HPV dalam mencegah terjadinya kanker serviks. Kegiatan dilakukan melaluiĀ  metode ceramah, memperlihatkan gambar, dan melakukan diskusi interaktif. Peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan dievaluasi menggunakan pretest dan posttest. Penyuluhan mengenai vaksinasi HPV dilaksanakan pada 24 Oktober 2025 di Permata Bunda II Bandar Lampung. Kegiatan diikuti oleh 102 orang peserta, yaitu 73 siswi kelas 5 dan 6 serta 6 guru wali kelas secara luring, dan 23 orang tua/wali murid yang bergabung secara daring. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta mengenai kanker serviks dan pentingnya pencegahan kanker serviks melalui vaksinasi HPV, yang ditunjukkan dari hasi Wilcoxon signed rank test sebesar <0,001, yang artinya terdapat perbedaan pengetahuan peserta sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan. Hasil pengabdian ini penting dalam meningkatkan kesadaran dan keyakinan untuk diberikan vaksinasi HPV. Peningkatan pengetahuan guru ke depannya dapat memberikan edukasi ke orang tua/wali murid yang menolak anaknya untuk divaksinasi HPV. Orang tua/wali murid lebih teredukasi mengenai pentingnya vaksinasi HPV dan mengizinkan anaknya untuk divaksinasi.
PENYULUHAN TUBERKULOSIS PADA WORLD TB DAY UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN MASYARAKAT DI RS WISMA RINI Retno Ariza Soeprihatini Soemarwoto; R. Dicky Wirawan Listiandoko; Nisa Karima; Jeffri Sofian Leksana; Adityo Wibowo; Laisa Azka; Gatot Sudiro Hendarto; Adhari Ajipurnomo; M. Chairul Syah; Caroline Tombokan
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 11 No. 1 (2026): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v11i1.3942

Abstract

Tuberkulosis masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang penting karena penularannya mudah terjadi, membutuhkan pengobatan jangka panjang, dan sering disertai stigma sosial. Rendahnya pemahaman masyarakat mengenai gejala, cara penularan, pencegahan, etika batuk, pentingnya pemeriksaan dini, serta kepatuhan pengobatan dapat menghambat upaya pengendalian tuberkulosis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai tuberkulosis melalui penyuluhan kesehatan dalam rangka World TB Day di RS Wisma Rini. Metode kegiatan meliputi koordinasi dengan mitra, penyusunan materi edukasi, pembuatan media berupa leaflet dan poster, pelaksanaan penyuluhan interaktif, diskusi, serta evaluasi pengetahuan menggunakan pretest dan posttest. Sasaran kegiatan meliputi pasien, keluarga pasien, pengunjung rawat jalan, dan tenaga pendukung kesehatan. Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan rerata nilai pengetahuan dari 58,3 pada pretest menjadi 82,7 pada posttest. Jumlah peserta dengan kategori pengetahuan baik meningkat dari 3 orang (10,0%) sebelum penyuluhan menjadi 22 orang (73,3%) setelah penyuluhan. Selain itu, kegiatan menghasilkan media edukasi berupa leaflet dan poster TB yang diserahkan kepada RS Wisma Rini untuk mendukung edukasi kesehatan berkelanjutan. Penyuluhan tuberkulosis berbasis edukasi interaktif dan media sederhana dapat menjadi strategi promosi kesehatan yang mudah diterapkan di fasilitas pelayanan kesehatan.
PEMERIKSAAN CO ANALYZER PADA KEGIATAN CAR FREE DAY DI KOTA METRO Andreas Infianto; R. Dicky Wirawan Listiandoko; Vivi Rosaria Magdalena Sibarani; Mohammad Junus Didiek Herdato; Adhari Ajipurnomo
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 11 No. 1 (2026): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v11i1.3943

Abstract

Karbon monoksida (CO) merupakan gas tidak berwarna dan tidak berbau yang dapat berasal dari asap rokok, emisi kendaraan, dan pembakaran tidak sempurna. Pemeriksaan CO ekshalasi menggunakan CO analyzer dapat digunakan sebagai skrining cepat dan media edukasi risiko paparan CO di masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menggambarkan hasil pemeriksaan CO analyzer pada peserta kegiatan Car Free Day di Kota Metro serta memberikan edukasi berdasarkan kategori hasil. Metode kegiatan berupa pemeriksaan CO ekshalasi, pencatatan data peserta, penyampaian hasil, dan edukasi singkat mengenai sumber paparan CO. Data yang dilaporkan dianalisis secara deskriptif meliputi jumlah, persentase, rerata, simpang baku, median, modus, dan rentang. Jumlah peserta sebanyak 33 orang dan seluruh peserta memiliki data usia. Rerata usia peserta adalah 41,8 tahun dengan simpang baku 16,2 tahun, median 43 tahun, dan rentang 19-71 tahun. Nilai CO ekshalasi memiliki rerata 2,27 ppm, simpang baku 3,36 ppm, median 1 ppm, modus 1 ppm, dan rentang 1-16 ppm. Sebagian besar peserta berada pada kategori rendah 0-5 ppm, yaitu 30 orang (90,9%). Satu peserta berada pada kategori sedang/berisiko 6-10 ppm dan dua peserta berada pada kategori tinggi 11-20 ppm. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pemeriksaan CO analyzer di ruang publik dapat menjadi sarana edukasi promotif-preventif, terutama bagi peserta dengan nilai CO di atas 5 ppm yang memerlukan konseling sumber paparan dan pemeriksaan ulang bila diperlukan. Kata kunci: CO analyzer, karbon monoksida, Car Free Day, pengabdian masyarakat, Kota Metro.
Pelatihan Pemanfaatan Artificial Intelligence untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Akses Informasi Kesehatan bagi Masyarakat mohamad idris; linda septiani; Angga Wijaya
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 11 No. 1 (2026): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v11i1.3947

Abstract

Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) telah menghadirkan inovasi baru dalam penyediaan informasi kesehatan yang lebih cepat, praktis, dan mudah diakses oleh masyarakat. Namun, kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi tersebut secara optimal masih perlu ditingkatkan, khususnya dalam memperoleh informasi kesehatan yang akurat dan terpercaya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi digital serta kemampuan jamaah majlis taklim Al Inabah, Lampung Selatan dalam menggunakan teknologi AI sebagai media pencarian informasi kesehatan. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan metode edukasi berupa penyampaian materi, demonstrasi penggunaan aplikasi AI, dan praktik langsung pemanfaatan chatbot berbasis AI untuk mencari informasi kesehatan sehari-hari. Materi yang diberikan mencakup pengenalan konsep AI, pemanfaatannya dalam bidang kesehatan, serta pentingnya verifikasi informasi guna mencegah penyebaran hoaks kesehatan di lingkungan masyarakat. Evaluasi dilakukan melalui pre-test, post-test, dan observasi selama kegiatan berlangsung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta menjadi 88 % dalam memanfaatkan AI sebagai sumber informasi kesehatan yang cepat dan mudah diakses. Program pelatihan ini diharapkan dapat menjadi sarana edukasi yang efektif dalam memperluas akses informasi kesehatan berbasis teknologi di masyarakat. Kata Kunci: Artificial Intelligence, informasi kesehatan, literasi digital, edukasi kesehatan.
PUT AWAY UNHEALTHY SCREEN EXPOSURE (PAUSE): EDUKASI PEMBATASAN PAPARAN LAYAR BERLEBIHAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN FISIK DAN MENTAL MASYARAKAT Fifi Veronica
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 11 No. 1 (2026): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v11i1.3950

Abstract

Penggunaan perangkat elektronik pada remaja yang meningkat , diikuti dengan meningkatnya durasi screen time. Paparan layar yang berlebihan berhubungan dengan berbagai dampak negatif, seperti meningkatnya risiko gangguan kesehatan mental seperti stres, kecemasan, dan depresi. Remaja yang tinggal di sekolah berasrama (boarding school) memiliki karakteristik lingkungan yang unik dengan tuntutan akademik, adaptasi sosial, dan pola kehidupan yang terstruktur sehingga memerlukan edukasi mengenai penggunaan perangkat digital yang sehat. Program PAUSE (Put Away Unhealthy Screen Exposure) dikembangkan sebagai media edukasi promotif untuk meningkatkan literasi kesehatan digital sekaligus mendukung kesehatan mental remaja.Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja mengenai dampak paparan layar yang tidak sehat terhadap kesehatan fisik dan mental, serta mendorong penerapan perilaku penggunaan perangkat digital yang lebih bijaksana melalui implementasi program PAUSE. Kegiatan ini juga menjadi implementasi wahana pendidikan Fakultas Kedokteran Unpad dalam mendukung pembelajaran berbasis komunitas (Community-Based Medical Education). Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan edukasi partisipatif yang melibatkan dosen dan mahasiswa Fakultas Kedokteran. Tahapan kegiatan meliputi identifikasi kebutuhan, penyuluhan interaktif, diskusi kelompok kecil, simulasi penerapan konsep PAUSE, dan refleksi perilaku digital. Materi edukasi mencakup hubungan screen time dengan kesehatan mental, kualitas tidur, aktivitas fisik, serta strategi penerapan kebiasaan digital yang sehat. Kegiatan berlangsung dengan partisipasi aktif peserta dan menunjukkan peningkatan pengetahuan mengenai dampak screen exposure terhadap kesehatan mental serta pentingnya pengelolaan screen time. Peserta mampu memahami prinsip-prinsip PAUSE, menyusun rencana perubahan perilaku penggunaan gawai, dan menunjukkan komitmen untuk menerapkan kebiasaan digital yang lebih sehat dalam kehidupan sehari-hari. Keterlibatan mahasiswa kedokteran juga memberikan pengalaman belajar autentik dalam promosi kesehatan, komunikasi kesehatan, dan pelayanan berbasis komunitas. Program PAUSE merupakan inovasi edukasi kesehatan digital yang efektif dalam meningkatkan literasi penggunaan perangkat digital secara sehat pada remaja di lingkungan boarding school. Keberlanjutan program memerlukan kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan institusi pendidikan kedokteran untuk membentuk budaya digital yang sehat dan mendukung kesejahteraan psikologis remaja. Kata kunci: screen time, kesehatan mental remaja, , boarding school, promosi kesehatan, Community-Based Medical Education.
PEMBERDAYAAN PETANI KOPI MELALUI EDUKASI AKTIVITAS FISIK UNTUK MENDUKUNG KESEHATAN DAN PRODUKTIVITAS KERJA Nur Ayu Virginia Irawati; Anisa Nuraisa Jausal; Giska Tri Putri; Anggi Setiorini; Muhammad Yogie Fadli
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 11 No. 1 (2026): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v11i1.3951

Abstract

Petani kopi merupakan kelompok pekerja sektor informal yang melakukan aktivitas fisik dengan intensitas tinggi, melibatkan gerakan berulang, pengangkatan beban, serta mempertahankan postur kerja dalam waktu yang lama. Kondisi tersebut meningkatkan risiko terjadinya gangguan muskuloskeletal, kelelahan, serta penurunan produktivitas kerja apabila tidak diimbangi dengan pemahaman mengenai aktivitas fisik yang tepat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan petani kopi mengenai aktivitas fisik yang aman, pentingnya pemanasan dan peregangan, serta penerapan prinsip ergonomi sederhana dalam aktivitas sehari-hari. Metode pengabdian meliputi penyuluhan kesehatan menggunakan media presentasi dan leaflet, demonstrasi latihan peregangan, praktik langsung bersama peserta, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Peserta kegiatan adalah 30 orang petani kopi di Kabupaten Tanggamus. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai manfaat aktivitas fisik, teknik peregangan, dan pentingnya menjaga kesehatan selama bekerja.
PENINGKATAN PEMAHAMAN KOMUNITAS PETANI TENTANG PENCEGAHAN INFEKSI CACINGAN DI KECAMATAN METRO UTARA KOTA METRO PROVINSI LAMPUNG Jhons Fatriyadi Suwandi; Fitria Saftarina; Reni Zuraida; Hanna Mutiara; Indri Windarti
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 11 No. 1 (2026): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v11i1.3955

Abstract

Infeksi soil-transmitted helminths (STH) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, terutama pada komunitas petani yang memiliki risiko tinggi akibat paparan tanah, penggunaan alat pelindung diri yang belum optimal, serta sanitasi dan higiene yang kurang memadai. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan petani mengenai jenis, penularan, pencegahan, dan dampak infeksi STH melalui penyuluhan kesehatan di Kecamatan Metro Utara, Kota Metro, Provinsi Lampung. Kegiatan dilaksanakan pada 4 September 2025 dan diikuti oleh 36 petani. Edukasi diberikan melalui ceramah interaktif, diskusi, dan media edukasi. Efektivitas penyuluhan dievaluasi menggunakan pretest dan posttest. Hasil uji normalitas menunjukkan data tidak terdistribusi normal sehingga analisis dilakukan menggunakan Wilcoxon Signed-Rank Test. Median nilai meningkat dari 75 menjadi 80 setelah penyuluhan, dengan perbedaan yang bermakna secara statistik (p=0,001). Sebanyak 14 peserta mengalami peningkatan nilai, 1 peserta mengalami penurunan, dan 21 peserta tidak mengalami perubahan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penyuluhan kesehatan efektif meningkatkan pengetahuan petani mengenai infeksi STH. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah adanya peningkatan rerata pengetahuan petani mengenai jenis, penularan, pencegahan, dan dampak infeksi STH melalui penyuluhan kesehatan di Kecamatan Metro Utara, Kota Metro, Provinsi Lampung. Kata kunci: cacingan, soil transmitted helminth, petani, pencegahan, penyuluhan.