cover
Contact Name
Susianti
Contact Email
susianti.1978@fk.unila.ac.id
Phone
+628127899978
Journal Mail Official
jpmrj@fk.unila.ac.id
Editorial Address
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Fakultas Kedokteran Universitas Lampung Jl. Prof. Dr. Ir. Sumantri Brojonegoro No.1, Gedong Meneng, Kec. Rajabasa, Kota Bandar Lampung, Lampung 35145.
Location
Kota bandar lampung,
Lampung
INDONESIA
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai
Published by Universitas Lampung
ISSN : 25032615     EISSN : 26144891     DOI : https://doi.org/10.23960/jpmrj
Core Subject : Health, Social,
PMR welcomes submissions of original articles that contribute to the advancement of community engagement and service in the field of medicine and health. Areas of interest include but are not limited to: Community health programs, Health education and promotion, Public health interventions, Medical outreach activities, Interdisciplinary collaborations, Global health initiatives, Social determinants of health, Health equity and disparities
Articles 368 Documents
MEWUJUDKAN KEHAMILAN SEHAT MELALUI EDUKASI ANTE NATAL CARE DI BANJAR AGUNG KECAMATAN JATI AGUNG KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Happy, Terza Aflika; Septiani, Linda
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v10i2.3786

Abstract

Salah satu fokus utama dalam pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) adalah penurunan angka kematian ibu dan bayi. Pelaksanaan pemeriksaan antenatal yang berkualitas dan dilakukan secara rutin selama masa kehamilan berperan penting dalam menentukan kondisi kesehatan ibu hamil serta bayi yang akan dilahirkan. Antenatal Care (ANC) merupakan program yang dirancang secara sistematis melalui kegiatan observasi, edukasi, serta pelayanan kesehatan bagi ibu hamil, dengan tujuan mendukung proses kehamilan dan persalinan yang aman. Pengabdian maysrakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil melalui penyuluhan dan diskusi. Manfaat peningkatan pengetahuan, pemahaman, atau perubahan sikap ibu hamil terhadap ANC. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pemberian materi dan diskusi. Sasaran kegiatan ini adalah 20 ibu hamil di Posyandu Melati Desa Banjar Agung Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung selatan. Hasil yang diperoleh dari kegiatan ini dalah peningkatan pre test dari 40% peserta yang menjawab dengan benar menjadi 90% peserta yang menjawab dengan benar saat post test. Keberhasilan tersebut mencerminkan adanya perubahan pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan
PENYULUHAN CERDAS DAN BIJAK MENGGUNAKAN ANTIBIOTIK DALAM RANGKA MELINDUNGI KELUARGA DARI BAHAYA RESISTENSI ANTIBIOTIK PADA KADER PKK SUKABANJAR Asep Sukohar; Ramdini, Dwi Aulia; Zulpakor Oktoba; Junando, Mirza; Ambarwati, Endah; Ervina Damayanti; Reval Hidayat; Annisa Tamara Panjaitan; Dhia Insyirah Antoni; Silvia Sekar Ardi Nurjana
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 10 No. 2 (2025): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v10i2.3790

Abstract

Resistensi antibiotik menjadi ancaman kesehatan global hingga saat ini. Salah satu penyebabnya adalah penggunaan antibiotik yang tidak tepat. Penyebaran informasi pengetahuan ini penting guna mencegah meningkatnya angka resistansi antimikroba (AMR). Desa Sukabanjar, Kecamatan Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran, merupakan salah satu desa yang aktif dalam pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan PKK (Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga). Penyuluhan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman kader PKK tentang penggunaan antibiotik yang tepat dan aman, serta waspada resistensi antibiotik. Pelaksanaan penyuluhan interaktif yang dikombinasikan dengan simulasi pembacaan label obat, pembuatan media edukasi berupa leaflet yang mudah dipahami, serta evaluasi pre tets dan post test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Sebanyak 26 kader PKK Desa Sukabanjar mengikuti rangkaian kegiatan PkM ini dari awal hingga akhir. Terdapat peningkatan sebesar 16% dari skor pre test semula rata-rata skor 7.52 menjadi 8.72. beberapa area yang berpeluang memerlukan informasi tambahan adalah tentang jenis penyakit yang tidak memerlukan antibiotik dan mitos seputar antibiotik yang bisa menyembukan semua jenis penyakit. Hasil ini dapat menjadi masukan untuk edukasi selanjutnya yang menekankan pada konsep dasar antibiotik dan hal-hal yang salah atau mitos yang diyakini di masyarakat. Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan literasi kesehatan masyarakat khususnya tentang penggunaan antibiotik dan bahaya resistensi pada kader PKK.
EDUKASI KESEHATAN DAN KESELAMATAN KERJA DI PAGUYUBAN NELAYAN JARIT BERKANTONG BANDAR LAMPUNG Rizky Aleyda Dharmesti; Adelliu Julia Agatha; Ety Apriliana; Suryadi Islami
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 11 No. 1 (2026): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v11i1.3360

Abstract

Edukasi Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) pada sektor perikanan merupakan aspek krusial yang sering kali terabaikan. Paguyuban Nelayan Jarit Berkantong di Bandar Lampung secara kontinu menghadapi risiko tinggi terhadap kecelakaan dan penyakit akibat kerja. Hal ini diperparah oleh kondisi lingkungan yang keras, cuaca ekstrem, serta minimnya literasi tentang K3 di kalangan pekerja. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan taktis para nelayan dalam menerapkan praktik kerja yang aman. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tiga tahapan utama: persiapan sosial, pelaksanaan edukasi melalui pendekatan partisipatif dan demonstrasi langsung penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), serta tahapan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan terhadap pemahaman nelayan mengenai risiko bahaya operasional di laut dan pentingnya perlindungan diri. Pendekatan komunikasi dua arah juga terbukti efektif dalam mendorong partisipasi aktif kelompok nelayan selama program berlangsung. Walaupun demikian, keterbatasan akses terhadap penyediaan APD dan kurangnya sumber daya masih menjadi tantangan utama di lapangan. Kesimpulannya, intervensi edukasi K3 terbukti mampu meningkatkan kesadaran pekerja pesisir, namun keberlanjutannya sangat membutuhkan sinergi dan kolaborasi strategis antara pemerintah, institusi terkait, dan masyarakat lokal.
EDUKASI BAHAYA ROKOK DAN POLUSI UDARA DI RSUD DR. H. ABDUL MOELOEK LAMPUNG Chicy Widya Morfi; Vivi Rosaria Magdalena Sibarani; Diyan Ekawati; Laisa Aska; Achmad Gozali; Sukarti Sukarti; Fransisca TY Sinaga
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 11 No. 1 (2026): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v11i1.3750

Abstract

Pajanan tembakau dan polusi udara menjadi kontributor besar beban penyakit paru, sementara penerapan kebijakanruang bebas asap dan intervensi pengendalian polusi belum merata.1,2 Metode yang digunakan adalah menggabungkanedukasi partisipatif, layanan berhenti merokok yang dipandu tenaga kesehatan, dan promosi praktik bersih di rumahtangga (ventilasi, kompor lebih bersih). Kegiatan ini dilaksanakan di RSUD Abdul Moeloek Bandar Lampung yang dihadirioleh tenaga medis dan masyarakat umum dengan dukungan dari IDI Provinsi untuk menyukseskan pencegahan rokokdan polusi di Indonesia melalui pendekatan terpadu berbasis bukti. Hasil yang diperoleh adalah tenaga medis danmasyarakat sudah memahami bagaimana manajemen pencegahan rokok dan polusi.
PENINGKATAN KUALITAS HIDUP REMAJA YANG KECANDUAN GAME ONLINE MELALUI RESILIENSI DIRI DAN MANAJEMEN WAKTU LUANG DI KELURAHAN JATIMULYO KECAMATAN JATI AGUNG LAMPUNG SELATAN Suharmanto Suharmanto; Exsa Hadibrata; Risal Wintoko
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 11 No. 1 (2026): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v11i1.3777

Abstract

Kecanduan game online merupakan gangguan mental ditandai dengan dorongan untuk bermain game hingga berjam-jam bahkan hingga melupakan atau tidak memedulikan aktivitas lainnya. Penelitian di Bandar Lampung didapatkan sebagian besar remaja mengalami kecanduan game online dalam kategori sedang. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan informasi melalui penyuluhan kesehatan tentang bahaya kecanduan game online pada remaja di Desa Marga Agung Kecamatan Jati Agung Lampung Selatan. Solusi yang ditawarkan adalah penyampaian informasi melalui penyuluhan kesehatan tentang bahaya kecanduan game online. Kegiatan ini akan dilaksanakan di Desa Marga Agung Kecamatan Jati Agung Lampung Selatan pada bulan Mei-September 2025. Sasaran kegiatan ini adalah remaja sebanyak 30 orang. Hasil yang diharapkan dari kegiatan pengabdian ini adalah tersampaikannya materi tentang bahaya kecanduan game online pada remaja. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan dan dilanjutkan dengan diskusi. Penyuluhan diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan remaja tentang pencegahan kecanduan game online. Materi penyuluhan yang diberikan mencakup materi tentang pencegahan kecanduan game online. Diskusi dilakukan setelah pemberian materi selesai dilaksanakan. Peserta bertanya tentang materi yang belum dipahami tentang pencegahan kecanduan game online. Penyuluhan terbukti efektif meningkatkan pemahaman tentang pencegahan kecanduan game online. Kata kunci: kecanduan game online, penyuluhan kesehatan, remaja
PENYULUHAN PEMANFAATAN SAYUR KUBIS MENJADI TEPUNG SAYUR DI PEKON WASPADA, KEC. SEKINCAU, LAMPUNG BARAT Afriyani Afriyani; Selvi Marcellia; Dwi Aulia Ramdini; Ervina Damayanti; Muhammad Fitra Wardhana Sayoeti
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 11 No. 1 (2026): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v11i1.3949

Abstract

Pekon Waspada adalah desa yang terletak di Kecamatan Sekincau, Kabupaten Lampung Barat dengan masyarakatnya sebagian besar berprofesi sebagai petani. Jenis sayuran yang paling banyak ditanam adalah kubis. Sayuran kubis oleh petani banyak diperjualkan kepada pengepul dalam bentuk segar, namun harga jual maupun volume penjualannya terhitung masih cukup kecil. Selain itu, jika tidak laku kubis yang baru dipanen akan dibiarkan saja padahal sayuran kubis memiliki umur simpan yang pendek mengingat kandungan air yang tinggi. Oleh karenanya, kami mengadakan penyuluhan pengembangan produk berbahan dasar sayur kubis guna meningkatkan umur simpan dan nilai ekonomis, salah satunya adalah dengan mengolah menjadi tepung sayur melalui metode pengeringan. Adapun tahapan yang dilakukan dalam kegiatan sosialisasi terdiri dari persiapan, riset dan formulasi produk, penyuluhan pembuatan tepung sayur. Diharapkan dari kegiatan sosialisasi ini dapat memberikan pengetahuan kepada masyarakat khususnya ibu-ibu kader PKK dan KWT dengan memanfaatkan pengolahan tingkat lanjut kubis sebagai peluang usaha serta dari tepung sayur kubis ini dapat menjadi salah satu cara untuk memperpanjang umur simpan kubis sehingga mampu mengurangi terbuangnya kubis secara percuma.
Peningkatan Kompetensi Dokter dan Tenaga Kesehatan FKTP Kabupaten Tulang Bawang dalam Penatalaksanaan TB, Asma, dan PPOK melalui Roadshow Edukasi PDPI Lampung Retno Ariza Soemarwoto; Apri Lyanda; Mohammad Junus Didiek Herdanto; Adhari Ajipurnomo; Laisa Azka; Achmad Gozali
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 11 No. 1 (2026): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v11i1.3751

Abstract

Perhimpunan Dokter Spesialis Paru Indonesia (PDPI) Provinsi Lampung melaksanakan kegiatan pengabdianmasyarakat berupa edukasi medis kepada dokter umum fasilitas kesehatan tingkat pertama serta tenaga kesehatanpemegang program Pencegahan dan Pengendalian Masalah (P2M) dan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit TidakMenular (P2TM) di Puskesmas Kabupaten Tulang Bawang. Kegiatan ini diikuti oleh 40 peserta. Materi yang diberikanberfokus pada penatalaksanaan terkini tuberkulosis paru, asma, dan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK). Edukasimencakup aspek deteksi dini, tatalaksana sesuai pedoman nasional, pemantauan terapi, serta strategi rujukan yangtepat. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman tenaga kesehatan sehingga pelayanan terhadap pasiendengan TB, asma, dan PPOK dapat dilakukan secara lebih cepat, tepat, dan terstandar di tingkat layanan primer.Peserta menunjukkan antusiasme tinggi dan memperoleh penguatan kompetensi melalui sesi diskusi serta studikasus. Diharapkan kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di Tulang Bawang,khususnya dalam penanganan penyakit paru yang menjadi beban kesehatan masyarakat. Program ini juga menjadilangkah kolaboratif antara PDPI dan Puskesmas dalam memperkuat kapasitas tenaga kesehatan menuju pelayananyang lebih optimal.
SKRINING KESEHATAN SEBAGAI UPAYA DETEKSI DINI PENYAKIT KRONIS PADA LANSIA DI POSYANDU ANYELIR 2 KECAMATAN NATAR KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Suharmanto, Suharmanto; Hadibrata, Exsa; Wintoko, Risal
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 11 No. 1 (2026): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v11i1.3779

Abstract

Skrining kesehatan lansia adalah serangkaian pemeriksaan untuk deteksi dini penyakit dan gangguan pada lanjut usia, seperti tekanan darah, gula darah, kolesterol, indeks massa tubuh, serta fungsi indra (pendengaran, penglihatan), kondisi mental, dan mobilitas. Tujuannya adalah meningkatkan kualitas hidup, mengurangi risiko penyakit serius, dan memungkinkan intervensi serta penanganan yang tepat waktu. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendeteksi dini penyakit kronis melalui pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, tinggi badan dan berat badan. Sasaran dalam kegiatan ini adalah lansia di Posyandu Anyelir 2 Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan sebanyak 20 orang. Metode yang digunakan pada kegiatan ini mencakup pemeriksaan tekanan darah, kadar gula darah, tinggi badan dan berat badan. Pemeriksaan tekanan darah dilakukan dengan menggunakan tensimeter digital, pemeriksaan gula darah  dilakukan dengan alat glukometer, pemeriksaan berat badan dilakukan dengan menggunakan timbangan digital dan pengukuran tinggi badan menggunakan stadiometer atau meteran di dinding. Skrining kesehatan terbukti efektif untuk mendeteksi dan mencegah komplikasi akibat penyakit kronis pada lansia di Posyandu Anyelir 2 Kecamatan Natar Kabupaten Lampung Selatan.
SOSIALISASI ANTI-BULLYING SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN MENTAL ANAK USIA SEKOLAH DI SD NEGERI PEMANGGILAN, KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Joni Putra; Sri Suningsih; Neny Desriani; Rima Yuni Saputri; Aryan Danil Mirza. BR; Friyansyah; Naflah Shahirah; Dzakwa Ulunatiari Ramadani; Alfi Mufid
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 11 No. 1 (2026): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v11i1.3798

Abstract

Perundungan merupakan permasalahan sosial yang masih sering terjadi di lingkungan sekolah dasar dan dapatberdampak negatif terhadap kesehatan mental, perkembangan psikologis, sosial, serta proses belajar peserta didik.Kurangnya pemahaman mengenai bentuk-bentuk bullying, dampak yang ditimbulkan, serta cara mencegah danmenyikapinya menyebabkan perilaku bullying kerap dianggap sebagai hal yang wajar dalam interaksi sehari-hari.Kondisi tersebut juga berpotensi terjadi di SD Negeri Pemanggilan, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan,sehingga diperlukan upaya pencegahan yang bersifat edukatif dan preventif sejak dini. Kegiatan pengabdian kepadamasyarakat ini dilaksanakan dalam skema PKM KKN Berdampak pada 25 Siswa SD dengan rentang usia 10-12 tahun,serta melibatkan Tim pengabdian yang terdiri dari mahasiswa KKN dan Tim dosen Universitas Lampung. Metodepelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi dan edukasi anti bullying, diskusi interaktif, simulasi kasus, sertapermainan edukatif yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik sekolah dasar. Untuk evaluasi terdapat pretest dan post test. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran peserta didikmengenai perilaku bullying, menumbuhkan sikap empati dan saling menghargai, serta mendorong terciptanyalingkungan sekolah yang aman dan ramah anak. Luaran kegiatan ini meliputi peningkatan literasi anti bullying pesertadidik berdasarkan ketercapaian skor post test 80 poin, tersedianya media edukasi anti bullying di sekolah (alatpermainan peraga), dokumentasi kegiatan, serta laporan pelaksanaan PKM KKN Berdampak. Kegiatan inimerupakan wujud kontribusi nyata perguruan tinggi dalam pencegahan permasalahan sosial.
PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT EDUKASI PENCEGAHAN ANEMIA PADA REMAJA DAN IBU RUMAH TANGGA DESA TALANG LEBAR, KECAMATAN PUGUNG, KABUPATEN TANGGAMUS Shellya Puti Sudesty; Khorina Fatin Bilqis; Sri Octa Handayani
JPM (Jurnal Pengabdian Masyarakat) Ruwa Jurai Vol. 11 No. 1 (2026): JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT RUWA JURAI
Publisher : FK Unila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpmrj.v11i1.3812

Abstract

Anemia masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang banyak terjadi pada remaja putri dan ibu rumah tangga, terutama akibat kurangnya asupan zat besi dan rendahnya pengetahuan mengenai pencegahannya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai anemia dan upaya pencegahannya melalui edukasi kesehatan. Metode yang digunakan adalah ceramah dengan penyampaian materi secara langsung dan komunikatif, disertai sesi tanya jawab serta penggunaan media pendukung berupa leaflet. Kegiatan dilaksanakan di Desa Talang Lebar, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus dengan sasaran remaja putri dan ibu rumah tangga. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengikuti edukasi dengan antusias dan merespons materi dengan baik, khususnya terkait pengertian anemia, faktor risiko, tanda dan gejala, serta langkah pencegahan melalui pola makan bergizi seimbang dan konsumsi zat besi. Secara umum, edukasi kesehatan melalui metode ceramah memberikan pengalaman pembelajaran yang informatif dan berpotensi mendukung peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pencegahan anemia. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat berkontribusi dalam memperkuat upaya promotif dan preventif pada kelompok rentan di masyarakat.