cover
Contact Name
Carla Olyvia Doaly
Contact Email
carlaol@ft.untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jsa@untar.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara Kampus 1 Jl. Letjen S. Parman No.1 Jakarta 11440 021-5671747 Ext. 215
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Serina Abdimas
ISSN : 29866065     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.24912/jsa.v3i3.35256
Jurnal Serina Abdimas adalah wadah publikasi hasil kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan oleh Dosen, Mahasiswa, maupun Praktisi dan telah didesiminasikan pada Seri Seminar Nasional (SERINA) dan SENAPENMAS yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Tarumanagara.
Articles 633 Documents
DESAIN LOGO DI LUAR BANGUNAN DAN MENUJU LANTAI DUA DI GAKUSHUDO PURI JAKARTA Lianto, Fermanto; Nathaniel Avelino Kusmin; Steven Lim
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i2.34787

Abstract

Visual identity and wayfinding systems are integral to shaping an institution’s image and accessibility. A strong logo, an effective, and efficient wayfinding system not only serves as an aesthetic element but also as a communication and navigation tool. Gakushudo Puri, Jakarta, as a Japanese language course institution, faces the problem of low visibility of the external logo and unclear directions to the classrooms on the second floor. This Community Service (PkM) activity aims to design a representative and functional external logo and wayfinding system. The methods used are field observation, interviews with management, graphic design, and participatory trials. The logo is designed with a minimalist concept so that the Gakushudo writing becomes the focus of attention and is adjusted to the existing building number in the middle of the entrance, so that it is harmonious. The Gakushudo letterform, as a symbol of harmony, features a color that matches the building number board, namely dark grey, and measures 74 cm x 10 cm. The logo, made of acrylic, is installed above the entrance and is easily visible from the main road. The directional system has graphic elements in the form of icons and bilingual text (Indonesian and Japanese) measuring 93cm x 40cm, which is installed above the hallway of the stairs leading to the classroom. The results show that the implementation of the external logo and consistent directional signs increases the visibility of the institution and the comfort of visitors. This activity contributes to strengthening the brand identity and physical access of non-formal educational institutions. ABSTRAK Identitas visual dan sistem penunjuk arah merupakan bagian integral dalam membentuk citra dan aksesibilitas sebuah institusi. Logo yang kuat dan sistem penunjuk arah yang baik, efektif, dan efisien, bukan hanya berfungsi sebagai elemen estetis, melainkan juga sebagai alat komunikasi dan navigasi. Gakushudo Puri, Jakarta, sebagai lembaga kursus bahasa Jepang, menghadapi permasalahan rendahnya visibilitas logo luar dan ketidakjelasan arah menuju ruang kelas di lantai dua. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk merancang logo luar bangunan dan sistem wayfinding (penunjuk arah) yang representatif dan fungsional. Metode yang digunakan adalah observasi lapangan, wawancara dengan pihak pengelola, desain grafis, dan uji coba partisipatif. Logo dirancang dengan konsep minimalis agar tulisan Gakushudo menjadi fokus perhatian dan disesuaikan dengan nomor bangunan yang sudah ada ditengah pintu masuk agar serasi dan harmonis. Bentuk huruf Gakushudo sebagai simbol keharmonisan, menggunakan warna yang sesuai dengan papan nomor bangunan yaitu abu-abu tua, dengan ukuran 74 cm x 10 cm. Logo dibuat berbahan akrilik, dan dipasang di atas pintu masuk agar mudah terlihat dari jalan utama. Sistem penunjuk arah memiliki elemen grafis berupa ikon dan teks bilingual (Bahasa Indonesia dan Jepang) dengan ukuran 93cm x 40cm yang dipasang di atas lorong tangga menuju ruang kelas. Hasil menunjukkan bahwa implementasi logo luar dan penunjuk arah yang konsisten meningkatkan visibilitas lembaga dan kenyamanan pengunjung. Kegiatan ini berkontribusi dalam memperkuat identitas merek dan akses fisik lembaga pendidikan nonformal.
PELATIHAN SIKLUS AKUNTANSI DAN JURNAL UMUM PADA SISWA-SISWI SMK SANDIKTA Kurniawati, Herni; Ratna Niandra; Esther Dharmadi Santoso
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i2.34788

Abstract

Community Service (PKM) was carried out to help students of SMK Sandikta Bekasi understand the accounting cycle and its stages well. The accounting cycle is a series of accounting processes carried out periodically, consisting of ten stages: (a) identification and analysis of business transactions; (b) journalizing transactions; (c) posting to the ledger;(d) preparing a trial balance; (e) journalizing and posting adjusting entries; (f) preparing an adjusted trial balance,;(g) preparing financial statements;(h) journalizing and posting closing entries; (i) preparing a post-closing trial balance; and (j) preparing reversing entries. PKM uses primary data obtained directly from SMK Sandikta, such as data from interviews with the principal and teachers, concluding that this PKM uses descriptive qualitative data. Meanwhile, secondary data was obtained from books, journals, and the internet that support this research. PKM was conducted using an introductory method to the Partners, followed by presenting the material in printout form created in Microsoft PowerPoint and distributed to approximately 30 students. After presenting the material, students were given time to ask questions to better understand the content. The result of the PKM is that the partner feels they have a better understanding of the accounting cycle material and the general journal provided, and the partner requested to conduct PKM again in the next semester with advanced material, namely how to post transaction journals and create a trial balance. The output of this PKM result is the proceedings of the national seminar as a speaker and the national PKM journal article, as well as Intellectual Property Rights. ABSTRAK Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) diilaksanakan membantu siswa-siswi SMK Sandikta Bekasi dapat memahami siklus Akuntansi dan tahapannya dengan baik. Siklus akuntansi adalah serangkaian proses akuntansi yang dilakukan secara periodik, dengan sepuluh tahapan, terdiri dari (a) identifikasi dan analisis transaksi bisnis; (b) menjurnal transaksi; (c) memposting ke buku besar; (d) membuat neraca saldo; (e) menjurnal dan posting jurnal penyesuaian; (f) membuat neraca saldo setelah penyesuaian; (g) membuat laporan keuangan; (h) menjurnal dan posting jurnal penutup; (i) membuat neraca saldo setelah penutupan; dan (j) membuat jurnal pembalik. PKM menggunakan data primer yang diperoleh langsung dari pihak SMK Sandikta seperti data hasil wawancara dengan kepala sekolah dan guru sehingga disimpulkan bahwa PKM ini menggunakan data kualitatif deskriptif. Sedangkan untuk data sekunder diperoleh dari buku, jurnal, internet yang mendukung penelitian ini. PKM dilaksanakan dengan metode perkenalan terlebih dahulu kepada Mitra, dengan dilanjutkan memaparkan materi berbentuk print out yang dibuat dalam Microsoft Power Point dan dibagikan kepada Mitra sebanyak kurang lebih 30 siswa. Setelah memaparkan materi, diberikan waktu kepada siswa untuk bertanya agar lebih memahami materi. Hasil dari PKM adalah Mitra merasakan lebih memahami materi siklusakuntansi dan jurnal umum yang diberikan, dan Mitra meminta untuk dilakukan kembali PKM di semester berikutnya dengan materi lanjutan yaitu bagaimana memposting jurnal transaksi dan membuat neraca saldo. Hasil PKM ini menghasilkan pemakalah seminar nasional, aritkel di jurnal nasional PKM, dan Hak Kekayaan Intelektual.
PENGGUNAAN CANVA DIGITAL MARKETING BAGI WANITA UMKM SINDANG JAYA TANGERANG Setyawan, Ignatius Roni; Listyarti, Indra; Amerta Mardjono; Valentina Carolina
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i2.34789

Abstract

The results of the evaluation of the 2022-2024 PKM activities and the results of discussions and sharing with the sub-district and the head of Forsamik (Micro and Medium Enterprises Forum) in 2022-2024, it was found that there are still many MSME actors who have not intensively used digital marketing media in promoting their products. They still do not understand how to use digital marketing in order to promote products, expand their product marketing areas, open more interactions with potential customers in each marketplace and increase their sales turnover quickly. This greatly motivated the PKM team to carry out activities again on the topic of implementing digital marketing through the Canva application for MSME actors in Sindang Jaya District. The activity was carried out in Sindang Jaya District on May 22, 2025 offline. The PKM team carried out PKM activities on the implementation of digital marketing through the Canva application in two sessions. The first session was in the form of providing comprehensive material & updates on digital marketing through the Canva application for MSMEs, and the second session was the implementation of digital marketing through comprehensive assistance on creating product designs in applications using the Canva application. The final result achieved was that almost all women UMKM were able to use the Canva digital marketing application in the form of a pamphlet. This result is a form of positive behavioral change in female UMKM participants who previously did not understand Canva digital marketing before the PKM agenda were able to prove their abilities through examples of designs for each product through the Canva application. ABSTRAK Hasil evaluasi kegiatan PKM 2022-2024 serta hasil diskusi dan sharing dengan pihak kecamatan serta ketua Forsamik (Forum Usaha Mikro Menengah) pada tahun 2022-2024, maka diperoleh hasil bahwa masih banyak para pelaku UMKM yang belum intens menggunakan sarana pemasaran digital dalam mempromosikan produknya. Mereka masih belum memahami cara penggunaan pemasaran digital dalam rangka mempromosikan produk, memperluas daerah pemasaran produknya, membuka lebih banyak interaksi dengan pelanggan potensial dalam setiap marketplace dan menaikkan omzet penjualannya dengan cepat. Hal ini sangat memotivasi tim PKM melakukan kegiatan kembali dalam topik impkementasi pmasaran digital melalui aplikasi Canva kepada pelaku UMKM di Kec. Sindang Jaya. Kegiatan dilakukan di Kecamatan Sindang Jaya tanggal 22 Mei 2025 secara luring. Tim PKM melakukan kegiatan PKM tentang impkementasi pemasaran digital melalui aplikasi Canva dalam dua sesi. Sesi pertama berupa pemberian materi komprehensif & update tentang pemasaran digital melalui aplikasi Canva bagi UMKM, dan sesi kedua impelementasi pemasaran digital melalui pendampingan secara komprehensif tentang pembuatan desain produk dalam aplikasi menggunakan aplikasi Canva. Hasil akhir yang dicapai adalah hampir semua wanita UMKM mampu menggunakan aplikasi Canva digital marketing dengan dalam bentuk pamflet. Hasil tersebut merupakan bentuk perubahan perilaku positif peserta wanita UMKM yang tadinya sebelum agenda PKM belum memahami Canva digital marketing menjadi dapat membuktikan kemampuannya lewat contoh-contoh desain setiap produk melalui aplikasi Canva.
PELATIHAN PENENTUAN STRATEGI BISNIS DALAM UPAYA MENINGKATKAN PENJUALAN PADA TOKO LANGGENG JAYA DI BEKASI Wijaya, Andi; Steven Delon Herjana; Ronaldo Michael Go
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i2.34790

Abstract

The survival of a business is carried out through adjustments to changing conditions that occur at the present time. To win the competition, a business does not only focus on smooth production, but also pays attention to strategies in marketing its products. Marketing is an important factor and also determines the survival of a business, because failure to market goods will have a bad effect on sales. In general, every shop in running its business activities certainly has the desire for its products to be sold as expected. Strategy is an inseparable part of the business world. Through the right strategy, you can win business competition. Strategy can be formed through a combination of internal and external factors and formulated in a SWOT analysis. Through a SWOT analysis, the characteristics of the main strengths, additional strengths, main weaknesses and additional weaknesses will be obtained based on the analysis of the internal and external environment carried out. SWOT analysis has the potential to advance and develop influenced by how institutions utilize external influences as additional strengths and local from within that can be maximized. The program carried out is in the form of determining the strategy of the Langgeng Jaya Store in Jakarta. The purpose of this community service activity is to provide input to the Langgeng Jaya Store in determining strategy through a SWOT analysis approach by connecting internal and external factors. Through the right business strategy, it can ultimately increase sales and even win the competition. ABSTRAK Kelangsungan hidup suatu usaha dilakukan melalui penyesuaian dengan perubahan kondisi yang terjadi pada saat sekarang ini. Untuk memenangkan persaingan, suatu usaha tidak hanya menitikberatkan pada kelancaran produksi saja, namun juga memperhatikan strategi dalam memasarkan produknya. Pemasaran merupakan faktor yang penting dan turut menentukan kelangsungan hidup bagi suatu usaha, sebab kegagalan dalam memasarkan barang akan berakibat buruk bagi penjualan. Pada umumnya setiap toko dalam menjalankan kegiatan usahanya tentu mempunyai keinginan agar produknya dapat terjual seperti yang diharapkan. Strategi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam dunia usaha. Melalui strategi yang tepat maka dapat memenangkan persaingan bisnis. Strategi dapat dibentuk melalui kombinasi faktor internal dan eksternal dan dirumuskan dalam analisis SWOT. Melalui analisis SWOT akan didapatkan karakteristik dari kekuatan utama, kekuatan tambahan, kelemahan utama dan kelemahan tambahan berdasarkan analisa lingkungan internal dan eksternal yang dilakukan. Analisis SWOT berpotensi untuk dapat maju dan berkembang dipengaruhi oleh bagaimana institusi memanfaatkan pengaruh dari luar sebagai kekuatan tambahan serta pengaruh lokal dari dalam yang bisa lebih dimaksimalkan. Program yang dilakukan ini berupa penentuan strategi Toko Langgeng Jaya di Jakarta. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat memberikan masukan kepada Toko Langgeng Jaya dalam penentuan strategi melalui pendekatan analisis SWOT dengan menghubungkan faktor internal dan eksternal. Melalui strategi bisnis yang tepat maka pada akhirnya dapat meningkatkan penjualan bahkan memenangi persaingan.
MENGHADAPI TANTANGAN AKUNTANSI MODERN DENGAN SOLUSI ARTIFICIAL INTELLIGENCE Ekadjaja, Agustin; Devinia Renata; Mudita Hung Dharma Putri
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i2.34791

Abstract

This Community Service Program (PKM) is one of the manifestations of the Tri Dharma of Higher Education, aimed at benefiting society. This PKM activity is specifically designed for students of SMA. The implementation method for this community service program involves face-to-face training sessions. The program begins with an initial meeting to identify the school's needs in this collaboration. The chosen topic for this activity is providing insights into Facing Modern Accounting Challenges with Artificial Intelligence Solutions for students and teachers of SMA . Students will be introduced to the definition and functions of AI in accounting, which automates routine tasks such as data entry and reporting. This allows accountants to focus on data analysis and strategic decision-making. AI also enhances operational efficiency and reduces costs by processing data in real time and detecting errors. While AI does not replace the role of accountants, it expands their role as strategic advisors. Challenges such as budget constraints and technological skill gaps need to be addressed. With this understanding, students will be better prepared to face modern accounting challenges and leverage AI solutions. The outcomes of this community service program include published articles and Intellectual Property Rights. As the final stage, we will prepare a report on the implementation of this Community Service Program (PKM) and submit it as our accountability to the DPPM Untar. ABSTRAK Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) merupakan salah satu perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu memberikan manfaat kepada erusahaan khususnya siswa – siswi SMA. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian erusahaan ini dilakukan dengan memberikan pelatihan secara tatap muka yang diawali dengan pertemuan untuk menggali kebutuhan pihak Sekolah dalam kerja sama ini. Topik yang dipilih untuk kegiatan ini adalah memberikan wawasan tentang cara Menghadapi Tantangan Akuntansi Modern Dengan Solusi Artificial Intelligence kepada siswa-siswi dan para guru SMA. Siswa akan dikenalkan dengan pengertian dan fungsi AI dalam akuntansi, yang mengotomatisasi tugas-tugas rutin seperti entri data dan pelaporan. Hal ini memungkinkan akuntan untuk erus pada analisis data dan pengambilan erusahaa strategis. AI juga meningkatkan efisiensi operasional dan mengurangi biaya dengan memproses data secara real-time dan mendeteksi kesalahan. Meskipun AI tidak menggantikan peran akuntan, AI memperluas peran mereka sebagai penasihat strategis. Tantangan seperti keterbatasan anggaran dan kesenjangan keterampilan teknologi perlu diatasi. Dengan pemahaman ini, siswa akan lebih siap menghadapi tantangan akuntansi modern dan memanfaatkan erusa AI melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini diharapkan siswa – siswi SMA bisa memahami penggunaan AI dalam dunia akuntansi khususnya di zaman modern ini. Tidak hanya memahami dan menggunakan keterampilan tersebut, tetapi erusahaan atau organisasi pun bisa mengurangi biaya yang mampu meningkatkan efisiensi.
PENGENALAN TERHADAP KOMUNIKASI PEMASARAN DALAM MANAJEMEN DI SMA KASIH IMMANUEL JAKARTA BARAT Andrew, Richard; Feily Chung; Calvin Claus; Zaskia Az Zahra Lubis; Christoffel Bryan Matthew
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i2.34792

Abstract

Kasih Immanuel Highschool, which located in Taman Surya, Kali Deres, West Jakarta, try to improve their students and other quality traits. Based on the observation of the CSR team, the school just only had small feature of marketing communication tools such as social media like Instagram and Youtube. To help the school, the CSR team that consists of Lecturer and students from the Faculty of Economics & Business, try to introduce the basic marketing communication skills. Not only for consulting with the head of the school for enhancing the quality of marketing communication design for the future, the CSR team also try to help the student to improve their level of confidence in marketing communication aspect such as boosting confidence to use social media safely and creatively at the same time. The method for this CSR program is direct activities that consists of teaching, mentoring and watching the progresss of each marketing communication instruments at Kasih Immanuel Highschool. As a result, 26 students who participating in this program glad that they have their new experience to enhanced their own marketing communication skills. The Principle for the school also hope that this collaboration between the CSR team and the school can enhance the mutually beneficially events in the future. ABSTRAK Sekolah Menengah Atas (SMA) Kasih Immanuel yang terletak di Taman Surya, Kecamatan Kali Deres, Kota Jakarta Barat saat ini sedang berjuang untuk meningkatkan jumlah peserta didik dan juga eksistensi dari para pemangku kepentingan yang terkait. Dari hasil pengamatan tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang beranggotakan dosen dan mahasiswa dari Fakultas Ekonomi & Bisnis, sekolah ini baru memberdayakan sebagian kecil dari media komunikasi pemasaran yang ada seperti fitur media sosial Instagram dan Youtube. Untuk membantu terlaksana hal tersebut maka pihak pelaksana PkM ingin melaksanakan pengenalan terhadap komunikasi pemasaran dalam manajemen di SMA Kasih Immanuel Jakarta Barat. Selain untuk meningkatkan kualitas dari desain komunikasi pemasaran dasar yang ada di lingkungan SMA Kasih Immanuel, diharapkan juga para peserta didik dan pemangku kepentingan juga memiliki kepekaan sosial untuk saling mengomunikasikan sekolah agar keberlanjutan dari institusi pendidikan tersebut terjaga melalui berbagai instrumen yang memungkinkan. Metode yang digunakan pada pelaksanaan PkM ini adalah metode luring. Adapun penerapan PkM ini mencakup penyuluhan, pendampingan dan pengawasan dari kemajuan instrumen komunikasi pemasaran di SMA Kasih Immanuel Jakarta Barat. Secara singkat, kegiatan PkM yang diikuti oleh 26 peserta didik dari Kelas X, XI dan XII di sekolah tersebut berjalan dengan baik dan lancar. Pihak sekolah berharap kegiatan PkM ini dapat diteruskan di tingkat yang selanjutnya dengan pemberian sejumlah instrumen desain yang dibutuhkan pada sekolah tersebut.
PELATIHAN TRANSAKSI DALAM PERUSAHAAN DAGANG PADA SISWA SMAN 2 JAKARTA Adang, Ferry; Bryan Goodwin; Gilbertus Brian
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i2.34793

Abstract

The digital era demands improved accounting literacy from an early age, including for high school students, so they can understand and apply basic accounting concepts in daily life as well as for future academic and professional purposes. SMAN 2 Jakarta, as a partner in this Community Service (PKM) activity, is committed to enhancing students' understanding of accounting but faces challenges in improving academic performance, particularly in understanding trading company transactions and the practical application of accounting. This PKM activity aims to increase students' knowledge and skills in recording transactions, preparing basic financial statements, and understanding the application of basic accounting in business activities. The methods used include theoretical explanations, interactive discussions, and case-based problem-solving exercises, conducted offline at the school. The results of the training show that this approach significantly improves students’ understanding of the trading company accounting cycle, including transaction recording, account classification, and preparation of income statements and basic balance sheets. Moreover, this activity also builds students’ confidence in participating in national-level accounting competitions. In conclusion, training using interactive and practical methods has proven effective in improving students’ accounting literacy and can serve as a training model for other schools. The outputs of this activity include scientific publication, presentation media, and the potential registration of copyright for the training module used. ABSTRAK Era digital menuntut peningkatan literasi akuntansi sejak dini, termasuk bagi siswa-siswi tingkat sekolah menengah atas, agar mampu memahami dan menerapkan konsep dasar akuntansi dalam kehidupan sehari-hari maupun untuk keperluan akademik dan profesional di masa depan. SMAN 2 Jakarta, sebagai mitra dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM), memiliki komitmen untuk meningkatkan pemahaman akuntansi siswa, namun menghadapi kendala dalam pencapaian prestasi akademik, terutama dalam memahami transaksi perusahaan dagang dan penerapan akuntansi praktis. Kegiatan PKM ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam mencatat transaksi, menyusun laporan keuangan sederhana, serta memahami penerapan akuntansi dasar dalam aktivitas bisnis. Metode yang digunakan meliputi pemaparan teori, diskusi interaktif, serta latihan soal berbasis studi kasus yang relevan, dan dilaksanakan secara luring di sekolah. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa pendekatan ini mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap siklus akuntansi perusahaan dagang secara signifikan, termasuk dalam aspek pencatatan transaksi, klasifikasi akun, serta penyusunan laporan laba rugi dan neraca sederhana. Selain itu, kegiatan ini juga membangun kepercayaan diri siswa untuk mengikuti kompetisi akuntansi tingkat nasional. Kesimpulannya, pelatihan dengan metode interaktif dan aplikatif terbukti efektif dalam meningkatkan literasi akuntansi siswa dan dapat dijadikan sebagai model pelatihan serupa di sekolah lain. Luaran dari kegiatan ini berupa publikasi ilmiah, media presentasi, serta potensi pendaftaran hak cipta atas modul pelatihan yang digunakan.
PENINGKATAN AKTIVITAS PEMASARAN UMKM PEMPEK DAVIN MELALUI PENGEMBANGAN WEBSITE Lewenusa, Irvan; Teny Handhayani; Cecillia Chung
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i2.34794

Abstract

Indonesian SMEs contribute 15.8% to the global production supply chain at the ASEAN level. Operating in the culinary sector of Palembang specialties, UMKM Pempek Davin has the potential to expand further. If relying on conventional marketing, the marketing reach is limited. This MSME is trying to pioneer the development of its marketing potential through digital media to face the increasingly tight business competition in the digital era (start-up). Therefore, this Community Service (PKM) aims to enhance marketing efforts through website creation. The website development method includes business needs analysis, system design, website development, as well as training and mentoring in website management and digital marketing strategies. This activity is carried out in several stages, starting from data collection on the current marketing conditions, website design and implementation, and concluding with an assessment of how effectively the website improves visibility and product sales. The result of this activity is the creation of a marketing website that allows UMKM Pempek Davin to promote and sell its products online. Additionally, the UMKM owners were trained to manage the content on the website and understand effective digital marketing strategies, enabling them to expand their marketing reach through search engines and enhance the credibility of UMKM Pempek Davin by having an official digital media presence. Next, the website maintenance process will be carried out in the form of knowledge transfer from the PKM implementation team to the partner team, including the handover of the website's source code, website administrator accounts, and website usage instructions to the staff designated by the partner team. ABSTRAK UMKM Indonesia memiliki kontribusi sebesar 15.8% terhadap rantai pasok produksi global di tingkat ASEAN. Bergerak di sektor kuliner khas Palembang, UMKM Pempek Davin memiliki potensi untuk berkembang lebih luas. Jika mengandalkan pemasaran konvensional maka jangkauan pemasaran terbatas. UMKM ini mencoba untuk merintis mengembangkan potensi pemasarannya melalui media digital untuk menghadapi persaingan bisnis yang semakin ketat di era digital (start-up). Oleh karena itu, Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan upaya pemasaran melalui pembuatan website. Metode pengembangan website mencangkup analisis kebutuhan bisnis, perancangan sistem, pengembangan website, serta pelatihan dan pendampingan dalam pengelolaan website dan strategi pemasaran digital. Kegiatan ini dilakukan dalam beberapa tahap, dimulai dari pengumpulan data tentang kondisi pemasaran saat ini, perancangan dan implementasi website, dan selesai dengan menilai seberapa efektif website meningkatkan visibilitas dan penjualan produk. Hasil dari kegiatan ini adalah pembuatan website pemasaran yang memungkinkan UMKM Pempek Davin untuk mempromosikan dan menjual produknya secara online. Selain itu, pemilik UMKM dilatih untuk mengelola konten di website tersebut dan memahami strategi pemasaran digital yang efektif sehingga dapat memperluas jangkauan pemasaran melalui mesin pencari dan meningkatkan kredibilitas UMKM Pempek Davin dengan memiliki media digital resmi. Selanjutnya, untuk proses pemeliharaan website akan dilakukan dalam bentuk knowledge transfer dari tim pelaksana PKM ke tim mitra meliputi penyerahan source code website, akun administrator website, serta petunjuk penggunaan website kepada staf yang ditunjuk oleh tim mitra.
PENGENALAN TAHAPAN DESAIN PRODUK DAN KEWIRAUSAHAAN PADA SISWA SMA Ahmad; Rafeal Jovan Priyanto; Kenneth Andersen
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i2.34795

Abstract

This activity aims to improve high school students' understanding of entrepreneurship and product design with a real-life example-based approach that can be used as business inspiration. In this program, students are given an understanding of the importance of recognizing business opportunities, identifying market needs, and applying the concept of design thinking in product development. The implementation of the activity is carried out directly at the partner's location using an interactive lecture method equipped with examples of product designs, case studies, and simple business simulations to help students understand the principles of entrepreneurship in more depth. Students' enthusiasm for the material provided is very high, as seen from the level of active participation in discussions and increased understanding after the training. Based on the results of the questionnaire evaluation, the delivery of material by the PKM team received a very good rating from 57% of participants and 43% rated it quite good, while the benefits of the training were rated very positive by 95% of participants. Students' understanding of how to identify consumer needs, understand the design process, and apply their respective entrepreneurial principles was rated very good by participants. This shows that this program has succeeded in improving students' understanding of entrepreneurship and innovation-based product development. By using the design thinking approach, students are taught to think systematically in identifying problems, creating creative solutions, and testing product concepts to suit market needs. This program is expected to be a foundation for students in developing sustainable business ideas and contributing to a more innovative entrepreneurial ecosystem. To increase the impact of the program, further steps such as business mentoring, access to entrepreneurial resources, and more in-depth study of marketing strategies need to be implemented so that students are better prepared to face future business challenges. ABSTRAK Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa SMA mengenai kewirausahaan dan desain produk dengan pendekatan berbasis contoh nyata yang dapat digunakan sebagai inspirasi bisnis. Dalam program ini, siswa diberikan pemahaman tentang pentingnya mengenali peluang usaha, mengidentifikasi kebutuhan pasar, serta menerapkan konsep design thinking dalam pengembangan produk. Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara langsung di lokasi mitra menggunakan metode ceramah interaktif yang dilengkapi dengan contoh desain produk, studi kasus, serta simulasi bisnis sederhana untuk membantu siswa memahami prinsip kewirausahaan secara lebih mendalam. Antusiasme siswa terhadap materi yang diberikan sangat tinggi, terlihat dari tingkat partisipasi aktif dalam diskusi serta pemahaman yang meningkat setelah pelatihan. Berdasarkan hasil evaluasi kuesioner, penyampaian materi oleh tim PKM memperoleh penilaian sangat baik dari 57% peserta dan 43% menilai cukup baik, sementara aspek manfaat pelatihan dinilai sangat positif oleh 95% peserta. Pemahaman siswa mengenai cara mengidentifikasi kebutuhan konsumen, memahami proses desain, serta menerapkan prinsip kewirausahaan masing-masing dinilai peserta sangat baik. Hal ini menunjukkan bahwa program ini berhasil meningkatkan pemahaman siswa mengenai kewirausahaan serta pengembangan produk berbasis inovasi. Dengan menggunakan pendekatan design thinking, siswa diajarkan untuk berpikir sistematis dalam mengidentifikasi permasalahan, menciptakan solusi kreatif, dan menguji konsep produk agar sesuai dengan kebutuhan pasar. Program ini diharapkan dapat menjadi landasan bagi siswa dalam mengembangkan ide bisnis yang berkelanjutan dan berkontribusi pada ekosistem kewirausahaan yang lebih inovatif. Untuk meningkatkan dampak program, langkah-langkah lanjutan seperti pendampingan bisnis, akses terhadap sumber daya kewirausahaan, dan studi lebih mendalam tentang strategi pemasaran perlu diterapkan agar siswa memiliki kesiapan lebih baik dalam menghadapi tantangan bisnis di masa depan.
PSIKOEDUKASI KEPADA CAREGIVER MENGENAI PERAN ENGAGEMENT DALAM TERAPI MUSIK PADA LANSIA DENGAN DEMENSIA Prastyapadmaratri, Arumingtyas; Eudonia Raisa Blessinta Nadeak; Rafifah Anabela Putri; Clara R. P. Ajisuksmo
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i2.34796

Abstract

Elderly individuals with dementia experience significant cognitive decline, which affects their quality of life. Music therapy, as a non-pharmacological intervention, has been proven effective in enhancing cognitive and emotional functions in elderly. This study aims to provide psychoeducation to caregivers regarding the role of engagement in music therapy for elderly individuals with dementia. The method employed involves delivering material through e-posters on the social media platform Instagram, designed to attract attention and increase audience interaction. The results indicate that this psychoeducation successfully garnered interest from many Instagram users, with a total of 288 interactions comprising likes, comments, saves, and shares. Positive feedback from the audience suggests that the content presented was informative and beneficial. The conclusion of this study is that psychoeducation via social media, especially Instagram, can enhance caregivers’ awareness of the importance of emotional, cognitive, and social engagement in music therapy, thereby assisting the elderly in accessing memories and managing their emotional and cognitive conditions. ABSTRAK Lansia dengan demensia mengalami penurunan fungsi kognitif yang signifikan, yang mempengaruhi kualitas hidup mereka. Terapi musik sebagai intervensi non-farmakologi terbukti efektif dalam meningkatkan fungsi kognitif dan emosional lansia. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan psikoedukasi kepada caregiver mengenai peran engagement dalam terapi musik untuk lansia dengan demensia. Metode yang digunakan adalah penyampaian materi dengan e-poster yang diunggah melalui media sosial Instagram, yang dirancang untuk menarik perhatian dan meningkatkan interaksi audiens. Hasil menunjukkan bahwa psikoedukasi ini berhasil menarik minat banyak pengguna Instagram, dengan total 288 interaksi yang terdiri dari likes, komentar, saved, dan shared. Komentar positif dari para audiens menunjukkan bahwa konten yang disampaikan informatif dan bermanfaat. Dari penelitian ini, dapat ditarik kesimpulan bahwa psikoedukasi melalui media sosial Instagram dapat meningkatkan kesadaran caregiver tentang pentingnya keterlibatan emosional, kognitif, dan sosial dalam terapi musik, sehingga dapat membantu lansia mengakses kembali memori dan mengelola kondisi emosional dan kognitif mereka.