cover
Contact Name
Carla Olyvia Doaly
Contact Email
carlaol@ft.untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jsa@untar.ac.id
Editorial Address
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara Kampus 1 Jl. Letjen S. Parman No.1 Jakarta 11440 021-5671747 Ext. 215
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Serina Abdimas
ISSN : 29866065     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.24912/jsa.v3i3.35256
Jurnal Serina Abdimas adalah wadah publikasi hasil kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan oleh Dosen, Mahasiswa, maupun Praktisi dan telah didesiminasikan pada Seri Seminar Nasional (SERINA) dan SENAPENMAS yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Tarumanagara.
Articles 633 Documents
PELATIHAN AKUNTANSI PERUSAHAAN DAGANG BAGI SISWA/I YAYASAN PRIMA UNGGUL DI JAKARTA TIMUR Nugroho, Vidyarto; Michelle Yohanata; Vannessa Maria Vianney
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i2.34797

Abstract

Establishing a trading company is a strategic choice for entrepreneurs aiming to scale their businesses. Among the various skills needed, a solid understanding of accounting is essential. It enables business owners to manage finances effectively, track profitability, and ensure compliance with tax regulations. Continuous improvement in understanding accounting for a trading company and its practical applications must be an ongoing process. The benefit of improving accounting principles is not only because it supports informed decision-making but also fosters sustainable growth, ultimately enhancing the company’s success in the competitive market. This PKM that conducted together with the Prima Unggul Foundation partners are crucial for addressing these demands. The program, held via Zoom, utilized interactive lectures and discussions to engage participants effectively. The material covered in this PKM focused on accounting in trading companies such as inventories, purchases, and sales of goods, returned goods, available stock, etc. There are also examples that are easy to understand, such as transaction journals and questions about trading companies, to give students insights in service company accounting. The program effectively educated students on journal recording in periodic or perpetual, Free on Board (FOB), and the appropriate application of accounting in trading context. Results indicated success, as students demonstrated enthusiasm and engagement by actively participating in discussions, asking questions, and answering quiz questions. ABSTRAK Dengan mendirikan perusahaan dagang merupakan pilihan strategis bagi para pengusaha yang ingin mengembangkan bisnisnya. Di antara berbagai keterampilan yang dibutuhkan, pemahaman yang kuat tentang akuntansi sangat penting. Hal ini memungkinkan pemilik bisnis untuk mengelola keuangan secara efektif, melacak profitabilitas, dan memastikan kepatuhan terhadap peraturan perpajakan. Pemahaman yang meningkat dalam akuntansi dalam perusahaan dagang dan pengaplikasian praktisnya harus menjadi proses yang berkelanjutan. Manfaat dari peningkatan prinsip akuntansi tidak hanya karena mendukung pengambilan keputusan yang tepat tetapi juga mendorong pertumbuhan yang baik, sehingga pada akhirnya meningkatkan keberhasilan perusahaan di pasar yang kompetitif. PKM yang dilakukan bersama dengan mitra Yayasan Prima Unggul ini sangat penting untuk menjawab tuntutan tersebut. Program yang diselenggarakan melalui zoom ini memanfaatkan ceramah dan diskusi interaktif untuk melibatkan peserta secara efektif. Materi yang dibahas dalam PKM ini fokus pada akuntansi di perusahaan dagang seperti persediaan, pembelian, penjualan barang, barang yang dikembalikan, stok yang tersedia, dan lain-lain. Ada juga contoh-contoh yang mudah dipahami, seperti jurnal transaksi dan pertanyaan tentang perusahaan dagang, untuk memberikan wawasan kepada mahasiswa tentang akuntansi perusahaan jasa. Program ini secara efektif mendidik mahasiswa tentang pencatatan jurnal secara berkala atau terus-menerus, Free on Board (FOB), dan penerapan akuntansi yang tepat dalam konteks perdagangan. Hasilnya menunjukkan keberhasilan, karena siswa menunjukkan antusiasme dan keterlibatan dengan aktif berpartisipasi dalam diskusi, mengajukan pertanyaan, dan menjawab pertanyaan kuis.
PENGUATAN KOMPETENSI PENGASUHAN BAGI STAF PENGASUHAN DI PANTI ASUHAN XYZ DI TANGERANG SELATAN Agoes Dariyo
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i2.34798

Abstract

Caring competency is one of the important issues that is a problem at the XYZ Orphanage Foundation Orphanage in South Tangerang. Orphanage administrators feel the need to improve the caring competence of care staff with the aim of realizing quality care that can be experienced by orphanage children. Because of this, orphanage administrators feel the need to provide opportunities for external professionals to help teach, train and guide the care staff so that they have good care competence. This method of implementing community service uses the principle of one group pre-test and post-test. Data were collected using a parenting competency questionnaire which was given before implementation (pre-test) and after implementation of community service activities. The data analysis technique uses a difference test (t-test). The results of data analysis showed that there was no significant difference between the pre-test mean results (9.33) and the post-test mean results (9.66), meaning that the participants felt that the parenting competency development training had no significant impact on their parenting competencies. However, they felt they received social support from external parties which made them more confident in the application of parenting theory to help develop the personality of children in orphanages ABSTRAK Kompetensi pengasuhan menjadi salah satu isu penting yang menjadi permasalahan di Panti Asuhan Yayasan Panti Asuhan XYZ di Tangerang Selatan. Para pengurus panti asuhan merasa perlu untuk meningkatkan kompetensi pengasuhan bagi para staf pengasuhan dengan tujuan dapat mewujudkan pengasuhan berkualitas yang dapat dirasakan oleh anak-anak panti asuhan. Karena itu, para pengurus panti asuhan merasa perlu untuk memberikan kesempatan bagi professional eksternal dapat membantu mengajar, melatih dan membimbing para staf pengsuhan agar memiliki kompetensi pengasuhan dengan baik. Metode pelaksanaan pengabdian Masyarakat ini dengan menggunakan prinsip pre-test and post-test one group. Pengambilan data dengan menggunakan kuesioner kompetensi pengasuhan yang diberikan sebelum pelaksanaan (pre-test) dan sesudah pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat. Teknik analisis data dengan menggunakan uji beda (t-test). Hasil analisis data menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan antara hasil rerata pre-test (9,33) dengan hasil rerata post-test (9,66), artinya bahwa para peserta merasa pelatihan pengembangan kompetensi pengasuhan tidak berdampak signifikan terhadap kompetensi pengasuhan di dalam diri mereka. Namun mereka merasa memperoleh dukungan sosial dari pihak eksternal yang membuat mereka semakin yakin terhadap penerapan teori pengasuhan untuk membantu pengembangan kepribadian anak-anak di panti asuhan.
PEMBUATAN APLIKASI BERBASIS WEBSITE UNTUK RESTORAN RR DI JAKARTA Handhayani, Teny; Daffa Hilmi Aji; Novario Jaya Perdana; Wasino; Jeanny Pragantha; Jason; Kelvin Wijaya
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i2.34799

Abstract

A web-based application can be utilized to support small and medium-sized enterprises. A web framework or web application framework is software designed to support the development of web applications including web services, web resources, and web APIs. Community Service Activities are a forum for academics to implement research results to solve problems in society. This activity collaborates with the RR restaurant located in Jakarta. RR provides dine-in services by offering various types of food and beverage menus. This project was done from August 2024 to February 2025. It implements various methods, i.e., interviews, discussions, and mini workshops. The main problem is that restaurant management and services are still carried out manually and have not been implemented in information technology. Some of the problems are that the service process becomes more complicated when the restaurant is busy, and customer satisfaction decreases due to suboptimal service, for example, errors in delivering customer orders. Manual transaction recording becomes another problem in creating reports. The community service offers a solution to create website-based applications for the RR restaurant. The website created provides the main facilities, namely booking services, transaction recording, and data management. The web-based application created by the community service team is used to automate transaction, data recording and booking services. ABSTRAK Aplikasi berbasis website banyak dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan bisnis Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Sebuah web framework atau web application framework merupakan perangkat lunak yang dirancang untuk mendukung pengembangan aplikasi web termasuk layanan web, sumber daya web, dan API web. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) menjadi wadah bagi civitas akademika untuk menerapkan hasil penelitian guna membantu menyelesaikan permasalahan di masyarakat. Kegiatan PKM ini bekerjasama dengan mitra yaitu restoran RR yang terletak di Jakarta. RR menyediakan layanan makan ditempat dengan menawarkan berbagai jenis menu makanan dan minuman. Kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Agustus 2024 sampai Februari 2025. Kegiatan PKM dilaksanakan menggunakan metode wawancara, diskusi, dan lokakarya mini. Permasalahan yang dihadapi mitra yaitu manajemen dan pelayanan restoran masih dilakukan secara manual dan belum menerapkan teknologi informasi. Beberapa kendala yang dihadapi oleh mitra yaitu proses pelayanan menjadi lebih rumit ketika restoran ramai dan kepuasan pelanggan menjadi berkurang karena layanan yang kurang optimal misalnya terjadi kesalahan menyampaikan pesanan pelanggan. Pencatatan transaksi yang masih manual juga menjadi kendala bagi karyawan untuk membuat laporan. Tim PKM menawarkan solusi untuk membuat aplikasi berbasis website untuk mitra. Website yang dibuat oleh tim PKM menyediakan fasilitas utama yaitu layanan pemesanan, pencatatan transaksi, dan manajemen data. Aplikasi berbasis web ini dimanfaatkan untuk otomasi penyimpanan data transaksi, dan memudahkan pelayanan pemesanan.
PENGEMBANGAN BRANDING DAN KOMUNIKASI VISUAL UMKM KEDAI NITA Irena, Lydia; Michelle Augustine
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i2.34800

Abstract

The rapid development of digital technology presents new challenges for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Indonesia, particularly in their ability to adapt to modern marketing strategies. One of these challenges is the lack of understanding regarding the importance of branding and visual communication as tools for building a strong image and enhancing business competitiveness. Kedai Nita, an MSME located in South Jakarta, is one such business that has yet to implement branding strategies effectively due to limitations in visual design and technology. This Community Service Activity aims to assist the partner in developing a brand identity through the creation of a comprehensive brand guideline tailored to the characteristics of the business. The implementation method is divided into three stages: pre-activity (audience engagement and needs analysis), implementation (assistance in developing the brand guideline), and post-activity (evaluation, reporting, and dissemination of results). This initiative not only provides practical solutions for the partner but also serves as a means of knowledge transfer from academics to MSME practitioners. It is expected that the outcome of this activity will improve visual literacy and branding competence among MSMEs, thereby strengthening their position in facing increasingly competitive market conditions in the digital era. The results of the Community Service Activity activities indicate that the consistent application of visual elements across various media—such as packaging, signage, and digital platforms—has a significant impact on brand cohesiveness. Thus, visual communication design functions not merely as an aesthetic complement, but as a strategic instrument in building brand identity and expanding the market reach of MSMEs in a sustainable manner. ABSTRAK Perkembangan teknologi digital yang pesat menghadirkan tantangan baru bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia, khususnya dalam kemampuan beradaptasi terhadap strategi pemasaran modern. Salah satu tantangan tersebut adalah kurangnya pemahaman mengenai pentingnya branding dan komunikasi visual sebagai alat untuk membangun citra dan meningkatkan daya saing usaha. UMKM Kedai Nita, yang berlokasi di Jakarta Selatan, merupakan salah satu pelaku usaha yang belum menerapkan strategi penjenamaan secara optimal akibat keterbatasan dalam desain visual dan teknologi. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk membantu mitra dalam mengembangkan identitas merek melalui penyusunan brand guideline yang komprehensif dan sesuai dengan karakter usaha. Metode pelaksanaan kegiatan dibagi dalam tiga tahap, yaitu pra-kegiatan (audiensi dan analisis kebutuhan), pelaksanaan (pendampingan pembuatan brand guideline), serta pasca-kegiatan (evaluasi, pelaporan, dan publikasi hasil). Kegiatan ini tidak hanya memberikan solusi praktis bagi mitra, tetapi juga menjadi sarana transfer ilmu dari akademisi kepada pelaku UMKM. Diharapkan hasil kegiatan dapat meningkatkan literasi visual dan kompetensi branding UMKM, sehingga memperkuat posisi mereka dalam menghadapi persaingan pasar yang semakin kompetitif di era digital. Hasil kegiatan PKM menunjukkan bahwa penerapan elemen visual secara konsisten di berbagai media, seperti kemasan, signage, dan media digital, memberikan dampak signifikan terhadap kohesivitas merek. Dengan demikian, desain komunikasi visual bukan hanya sebagai pelengkap estetika, melainkan sebagai instrumen strategis dalam membangun merek dan memperluas jangkauan pasar UMKM secara berkelanjutan.
PELATIHAN TENTANG SAHAM UNTUK SISWA/I SMA SANTO KRISTOFORUS II JAKARTA Wijoyo, Amin; Steven Wiryajaya; Richard Edbert
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i2.34801

Abstract

A person or party who has more money will certainly invest by buying stocks or bonds from other companies. People or parties who make these investments are often known as Investors. Before making an investment, investors will assess whether the company being invested in has prospects in the future and can provide benefits to investors. Knowledge, technology and information that always develops from time to time support students to be able to compete in the world of accounting, especially for those who are interested in entering the accounting department. The discussion in this article focuses on knowledge about investment, stocks and the benefits of investing. At Santo Kristoforus II High School because there are time constraints and the amount of material that needs to be delivered in accordance with the applicable curriculum, making students become less understanding of investment and stocks, especially in the field of accounting. Therefore, the Faculty of Economics and Business of Tarumanagara University (Untar) implemented a face-to-face Community Service (PKM) program with the aim of providing teaching on investment and stocks to students of Santo Kristoforus II High School. The implementation of this PKM activity includes several activities such as material presentation, question and answer sessions and various practice questions that can help students to better understand the material. This activity not only attracts the interest of students but also helps them deepen their understanding of investment and stocks. This PKM activity is expected to be the first step in introducing accounting in a more interesting way and building students' interest in this field for future advanced studies. ABSTRAK Seseorang atau pihak yang memiliki uang lebih tentu akan melakukan investasi dengan cara membeli saham atau obligasi dari perusahaan lain. Orang atau pihak yang melakukan investasi tersebut sering dikenal dengan sebutan investor. Sebelum melakukan sebuah investasi, investor akan menilai apakah perusahaan yang diinvestasikan memiliki prospek di masa depan dan dapat memberikan keuntungan kepada investor. Pengetahuan, teknologi dan informasi yang selalu berkembang dari masa ke masa menunjang siswa-siswi agar dapat bersaing di dunia akuntansi, terutama bagi mereka yang tertarik untuk masuk ke dalam jurusan akuntansi. Pembahasan pada artikel ini berfokus pada pengetahuan tentang investasi, saham dan keuntungan dari melakukan investasi. Di SMA Santo Kristoforus II karena terdapat keterbatasan waktu dan banyaknya materi yang perlu disampaikan sesuai dengan kurikulum yang berlaku, membuat para siswa-siswi menjadi kurang mendapatkan pemahaman mengenai investasi dan saham tertutama di bidang akuntansi. Oleh karena itu Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tarumanagara (Untar) melaksanakan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) secara tatap muka dengan tujuan untuk memberikan pengajaran mengenai investasi dan saham kepada siswa-siswi SMA Santo Kristoforus II. Pelaksanaan kegiatan PKM ini mencakup beberapa kegiatan seperti pemaparan materi, sesi tanya jawab dan berbagai latihan soal yang dapat membantu siswa-siswi untuk lebih memahami materi yang ada. Kegiatan ini tidak hanya menarik minat dari siswa-siswi, tetapi juga membantu mereka memperdalam pemahaman mereka terhadap investasi dan saham. Kegiatan PKM ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam memperkenalkan akuntansi dengan cara yang lebih menarik dan membangun minat siswa dalam bidang ini untuk studi lanjutan di masa depan.
AKUNTANSI PERUSAHAAN DAGANG DAN IMPLEMENTASINYA Nariman, Augustpaosa; Alysia Himawan; Melvin Freddy
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i2.34804

Abstract

Every company will operates its business in a structured and measurable manner, including trading companies. Companies must have adequate accounting records to produce financial reports to stakeholders. Accounting will provide financial information to various users or decision makers regarding the business activities in economic. Currently, there are many trade transactions, namely the sale and purchase of goods, both carried out by organizations and individuals, can be done directly without having to process goods from raw materials. Trading companies will do the activity of buying merchandise and reselling it to customers without changing the form or processing the merchandise. Students of SMK Sandikta, Bekasi are vocational schools that have a concentration in Accounting, will prepare their students that can work after graduating from SMK Sandikta or those who want to continue to university. The need for an understanding of trading company accounting makes Untar Accounting lecturers who have certification and in carrying out the tridharma to be able to provide the training. The training was given in one day included an explanation of sales journals, purchase journals, operational costs and financial reports of trading companies which aimed to improve knowledge and expertise in trading company accounting. Students who attended the training from grades XII were very enthusiastic and participated fully in answering the questions given and were active in discussions. The principal and teachers were very satisfied in cooperation and hoped that the accounting training could continue in other time. ABSTRAK Setiap perusahaan yang beroperasi akan selalu berusaha untuk menjalankan usahanya dengan terstruktur dan bisa terukur termasuk juga perusahaan dagang. Perusahaan harus memiliki pencatatan akuntansi yang memadai untuk menghasilkan laporan keuangan kepada pemangku kepentingan. Akuntansi akan memberikan informasi keuangan kepada semua pelaku atau pembuat keputusan mengenai aktivitas bisnis dari suatu satu kesatuan ekonomi. Saat ini banyak sekali transaksi perdagangan yaitu jual beli barang baik yang dilakukan oleh organisasi maupun perorangan, dikarenakan dapat langsung dilakukan tanpa harus menciptakan, mengubah ataupun mengolah barang dari mentah. Perusahaan dagang akan melakukan pembelian barang sebagai persediaan dan akan menjual persediaan tersebut kepada pelanggan dengan tidak mengubah wujud ataupun mengolah barang dagangan tersebut. Siswa-siswi SMK Sandikta, Bekasi merupakan sekolah kejuruan yang memiliki konsentrasi akuntansi, akan memberikan persiapan siswanya untuk dapat diterima bekerja setelah lulus SMK maupun yang ingin melanjutkan ke universitas. Kebutuhan akan pemahaman akuntansi perusahaan dagang membuat dosen akuntansi Untar yang telah memiliki sertifikasi dosen serta dalam menjalankan tridarma perguruan tinggi terpanggil untuk dapat memberikan pelatihan. Pelatihan diberikan di bulan April secara luring dalam satu hari yang meliputi penjelasan perusahaan dagang, jurnal penjualan, jurnal pembelian, biaya operasional serta laporan keuangan perusahaan dagang yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keahlian dalam akuntansi perusahaan dagang. Siswa-siswi yang mengikuti pelatihan dari kelas XII sangat antusias dan berpartipasi penuh dalam menjawab soal-soal yang diberikan serta aktif dalam berdiskusi. Kepala sekolah dan guru sangat puas dengan kerjasama yang dilakukan dan berharap agar pelatihan akuntansi dapat terus berlanjut di lain waktu selanjutnya.
PELATIHAN KEWIRAUSAHAAN BAGI PARA PELAKU UMKM DI DESA KERTAJAYA KECAMATAN PADALARANG KABUPATEN BANDUNG BARAT Adiputra, I Gede; Theressa Gunawan; Jason Arthawijaya
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i2.34805

Abstract

Basically, the purpose of implementing Community Service is to provide new ideas about entrepreneurship and to be able to develop the entrepreneurial potential that is owned, develop creative ideas that are owned in order to open up potential business opportunities that can be developed in the community for MSME actors. The objective is to foster creativity within the community, enabling the production of goods that may serve as entrepreneurial opportunities, so enhancing family income and facilitating the assessment of entrepreneurship's viability as a daily commercial endeavour. The approach to executing community service activities include offering training and discussions on starting a company grounded on an effective management system. The service aims to produce outcomes that, through training in the creation of economically valuable products, will motivate participants to become entrepreneurs, thereby enhancing their understanding of entrepreneurship and improving their family’s economic situation. ABSTRAK Pada dasarnya tujuan pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat adalah untuk memberikan ide-ide baru tentang kewirausahaan dan untuk dapat mengembangkan potensi kewirausahaan yang dimiliki, mengembangkan ide-ide kreatif yang dimiliki agar dapat membuka peluang usaha potensial yang dapat dikembangkan di masyarakat untuk pelaku UMKM. Tujuannya adalah untuk menumbuhkan kreativitas dalam masyarakat, memungkinkan produksi barang-barang yang dapat berfungsi sebagai peluang kewirausahaan, sehingga meningkatkan pendapatan keluarga dan memfasilitasi penilaian kelayakan kewirausahaan sebagai upaya komersial sehari-hari. Metode diskusi memfasilitasi eksplorasi materi yang lebih dalam melalui pertanyaan individu dan perwakilan peserta. Tahapan pelatihan meliputi: pemaparan materi, ceramah, dan diskusi digunakan untuk meningkatkan pemahaman peserta tentang materi pelajaran. Pendekatan untuk melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat termasuk menawarkan pelatihan dan diskusi tentang memulai sebuah perusahaan yang didasarkan pada sistem manajemen yang efektif. Layanan ini bertujuan untuk menghasilkan outcome yang melalui pelatihan penciptaan produk yang bernilai ekonomis, akan memotivasi peserta untuk menjadi wirausaha, sehingga meningkatkan pemahaman mereka tentang kewirausahaan dan memperbaiki situasi ekonomi keluarga mereka.
DESAIN GEDUNG KARYA PASTORAN ST. FRANSISKUS XAVERIUS, PAROKI TANJUNG PRIOK Trisno, Rudy; Nathaniel Avelino; Steven Lim
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i2.34806

Abstract

The main problem in constructing the Pastoral Works Building (GKP) of St Francis Xaverius Parish in Tanjung Priok is the limited land available, so the building design must be able to optimally accommodate the needs of partners. The solution to this challenge is realised through designing a new building by following six stages, namely: 1) Examining the use of symbols, icons, and indexes; 2) Examining pastoral buildings based on certain philosophies; 3) Making St Fransiskus Xaverius as the main identity of GKP; 4) Carrying out the design theme in the form of a sailing ship metaphor and batik icons from five ethnicities-Java, North Sumatra, North Sulawesi, East Nusa Tenggara, and Chinese; 5) Considering the bird's eye view from the highway towards the design location; 6) Compiling complete drawings in the form of plans, views, and pieces of the GKP. The conclusion of the design process was the integrated application of the six steps, which materialised in the complete architectural drawings. Details include: 1) Interpretation of symbols, icons, and indexes in the GKP building; 2) Philosophical analysis based on the thoughts of Kisho Kurokawa, Christian Norberg-Schulz, and Martin Heidegger; 3) Affirmation of the building's identity according to the patron saint, Fransiskus Xaverius; 4) Application of the theme of sailing ships and batik icons from five ethnicities on the building's facade; 5) Attention to the visualisation of the building from a bird's eye view; 6) Preparation of comprehensive building plans, views, and sections. Thus, the design of the Pastoral Works Building is expected to fulfil partners' needs and positively contribute to all related parties. ABSTRAK Permasalahan utama dalam pembangunan Gedung Karya Pastoral (GKP) Gereja St. Fransiskus Xaverius Paroki Tanjung Priok adalah keterbatasan lahan yang tersedia, sehingga perancangan gedung harus mampu mengakomodasi kebutuhan mitra secara optimal. Solusi atas tantangan ini diwujudkan melalui perancangan gedung baru dengan mengikuti enam tahapan, yaitu: 1) Mengkaji penggunaan simbol, ikon, dan indeks; 2) Menelaah bangunan pastoral berdasarkan filosofi tertentu; 3) Menjadikan Santo Fransiskus Xaverius sebagai identitas utama GKP; 4) Mengusung tema perancangan berupa metafora kapal layar dan ikon batik dari lima etnis-Jawa, Sumatera Utara, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, dan Tionghoa; 5) Mempertimbangkan pandangan bird eye view dari jalan raya terhadap lokasi perancangan; serta 6) Menyusun gambar lengkap berupa denah, tampak, dan potongan GKP. Kesimpulan dari proses perancangan ini adalah penerapan enam langkah tersebut secara terpadu, yang terwujud dalam gambar arsitektural lengkap. Rinciannya meliputi: 1) Pemaknaan simbol, ikon, dan indeks pada bangunan GKP; 2) Analisis filosofis berdasarkan pemikiran Kisho Kurokawa, Christian Norberg-Schulz, dan Martin Heidegger; 3) Penegasan identitas gedung sesuai santo pelindung, Fransiskus Xaverius; 4) Pengaplikasian tema kapal layar dan ikon batik dari lima etnis pada fasad bangunan; 5) Perhatian terhadap visualisasi bangunan dari sudut pandang bird eye view; dan 6) Penyusunan gambar denah, tampak, serta potongan bangunan secara menyeluruh. Dengan demikian, perancangan Gedung Karya Pastoral ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan mitra dan memberikan kontribusi positif bagi seluruh pihak terkait.
PERHITUNGAN STRUKTUR RUMAH DI DAERAH CIPONDOH, TANGERANG DENGAN SISTEM OPEN FRAME Liucius, Yenny Untari; Gracello Halim; Felicia Refalina Tantobudiono; Felicia Yohana
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i2.34817

Abstract

The scope of Civil Engineering work can be determined broadly, both in terms of infrastructure and buildings or residences. As one of the basic human needs, a residence needs to be designed and calculated to meet safety and comfort requirements. The strength of the house needs to be calculated so that it can withstand the working load, including the dead load, live load, and earthquake load. Without proper calculations, residential homes are at risk of experiencing structural damage or failure, which can be detrimental both in terms of life safety and financial aspects. The aim of this PKM activity is to calculate the structure of a three-story residential house and produce for construction drawings in accordance with the provisions of the Standar Nasional Indonesia (SNI). After studying architectural drawings, the team decided to use an open frame structural system that utilizes the stiffness of columns and beams as lateral strength to withstand earthquake forces. For the lower structure, because the hard soil is at a depth of 4-6 m, a Strauss pile type is used. This type of foundation will also make it easier to work on because it can use a simple drilling machine. Also, because this house is in a fairly narrow location and is flanked by houses that have been built next to it. The for-construction drawings have been produced on time and the construction has been completed more quickly than the initial schedule. ABSTRAKCakupan bidang pekerjaan teknik sipil sangat luas, baik dari segi infrastruktur maupun bangunan gedung atau rumah tinggal. Sebagai salah satu kebutuhan dasar manusia, rumah tinggal perlu didesain dan dihitung agar memenuhi syarat keamanan dan kenyamanan. Rumah perlu dihitung kekuatan strukturnya agar mampu menahan beban yang bekerja, diantaranya berat sendiri struktur, beban hidup, dan beban gempa. Tanpa perhitungan yang tepat, rumah tinggal berisiko mengalami kerusakan atau kegagalan struktur, yang dapat merugikan baik dari aspek keselamatan jiwa dan finansial. Tujuan dari kegiatan PKM ini adalah untuk melakukan perhitungan struktur rumah tinggal tiga lantai dan menghasilkan gambar kerja untuk di lapangan sesuai dengan ketentuan pada Standar Nasional Indonesia (SNI). Setelah mempelajari gambar arsitektur, tim memutuskan untuk menggunakan sistem struktur open frame yang memanfaatkan kekakuan kolom dan balok sebagai kekuatan lateral untuk menahan gaya gempa. Maka, untuk struktur bawah, karena tanah keras berada di kedalaman 4-6 m maka digunakan jenis strauss pile. Jenis fondasi ini akan memberikan kemudahan juga dalam pengerjaannya karena dapat menggunakan mesin bor sederhana. Hal ini juga lebih memudahkan dikarenakan rumah ini berada di lokasi yang cukup sempit dan diapit oleh rumah yang telah terbangun di sebelahnya, Gambar kerja telah dihasilkan tepat waktu dan pembangunan telah diselesaikan lebih cepat dari rencana awal.  
PENERAPAN METODE HARGA ECERAN DALAM MENGELOLA DAN MENILAI PERSEDIAAN PADA PASAR SWALAYAN Santioso, Linda; Aldian Salim; Audrey Felicia Suroso
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 2 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i2.34822

Abstract

Companies that sell merchandise in retail, of course, experience many problems because of the many types of merchandise. It takes a lot of time, manpower and a fairly high administrative burden. The purpose of the study at TT Swalayan is to assess the final inventory by calculating the estimated inventory value. Better inventory research can increase efficiency so that it will be profitable. While poor inventory assessment can erode profits and make the business less developed and even experience losses. Inventory is useful for protecting the company from unexpected events and disruptions in its operational activities. Based on the evaluation, it can be concluded that the estimation method that can be used to assess inventory is the Retail Inventory Method which uses a physical calculation system for recording inventory that is organized must be able to provide initial inventory information (if any) both according to cost price and retail selling price. Purchases for the relevant period are each based on the cost price and retail selling price, adjustments or changes in selling prices that occur in the relevant period, and information on the results. Partner problems: Inventory is managed in a simple way, namely by making records of incoming and outgoing goods. Although these records have been made, they are sometimes not noticed when purchasing merchandise. This shows that the management of MSME inventory can be said to be less organized. Companies can use the retail price method to manage and assess inventory at the end of the period. The output produced is that the Company can increase inventory efficiency by using the correct retail price method according to the characteristics of the retail sales Company. The method used is through training and counseling on the application of the retail price method in assessing ending inventory. The results of this PKM will be presented at a seminar in Serina which is held by Tarumanaga University and HKI posters ABSTRAK Perusahaan yang menjual barang dagangan secara retail, tentunya mengalami banyak masalah karena jenis barang dagangan yang sangat banyak macamnya. Diperlukan banyak waktu, tenaga kerja dan beban administrasi yang cukup tinggi. Tujuan penelitian pada Tomang Tol Swalayan adalah untuk menilai persediaan akhir dengan memperhitungkan taksiran nilai persediaan. Penilaian persediaan yang baik dapat meningkatkan efisiensi sehingga meningkatkan laba atau profitabilitas. Sementara itu jika penilaian persediaan kurang baik dapat mengikis laba dan menjadi bisnis kurang berkembang atau dapat mengalami kerugian. Persediaan bermanfaat untuk melindungi perusahaan dari kejadian dan gangguan yang tidak terduga dalam kegiatan operasinya. Berdasarkan Evaluasi dapat disimpulkan metode taksiran yaitu Retail Inventory Method dapat menyediakan informasi persediaan awal baik menurut harga pokok maupun harga jual. Pembelian untuk periode yang bersangkutan masing-masing berdasarkan harga pokok dan harga jual eceran, penyesuaian atau perubahan harga jual yang terjadi dalam periode yang bersangkutan, dan informasi lainnya. Permasalahan mitra: Persediaan dikelola dengan cara yang sederhana yakni dengan membuat catatan barang masuk dan keluar. Catatan ini meskipun telah dibuat namun kadang tidak diperhatikan pada saat pembelian barang dagang. Hal ini menunjukkan bahwa pengelolaan persediaan Perusahaan dapat dikatakan kurang teratur. Perusahaan dapat menggunakan metode harga eceran untuk mengelola dan menilai persediaan pada akhir periode. Luaran yang dihasilkan yaitu Perusahaan dapat meningkatkan efisien persediaan dengan menggunakan metode harga eceran yang benar sesuai dengan karakteristik Perusahaan penjualan retail. Metode yang dipakai melalui pelatihan dan penyuluhan penerapan metode harga eceran dalam menilai persediaan akhir. Hasil dari