cover
Contact Name
Syamsul Akmal
Contact Email
jurnalmafebis@gmail.com
Phone
+6281291120604
Journal Mail Official
jurnalmafebis@gmail.com
Editorial Address
https://journal.unigha.ac.id/index.php/MAFEBIS/pages/view/editor https://journal.unigha.ac.id/index.php/MAFEBIS/pages/view/reviewers
Location
Kab. pidie,
Aceh
INDONESIA
MAFEBIS: Jurnal Manajemen, Akuntansi dan Bisnis
ISSN : -     EISSN : 29887275     DOI : DOI: https://doi.org/10.47647/mafebis.v3i3
MAFEBIS : Jurnal Manajemen, Akuntansi dan Bisnis Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jabal Ghafur merupakan jurnal bulanan yang menyajikan 5 (lima) tulisan tentang Ekonomi dan Bisnis. MAFEBIS : Jurnal antara kajian-kajian teoritis dan kajian praktis guna pengembangan ilmu ekonomi dan bisnis dalam berbagai aspek sosial. Penentuan artikel yang dimuat dalam MAFEBIS : Jurnal Manajemen, Akuntansi dan Bisnis ini melalui proses review oleh tim dewan redaksi MAFEBIS : Jurnal Manajemen, Akuntansi dan Bisnis dengan mempertimbangkan antara lain: terpenuhinya persyaratan baku publikasi jurnal, metode riset yang digunakan signifikansi dan kontribusi hasil penelitian terhadap pengembangan ilmu ekonomi dan bisnis. Fokus dan Scope Manajemen, Akuntansi dan Bisnis
Articles 77 Documents
ANALISIS PEMBERIAN REMUNERASI DAN INSENTIF TERHADAP TERHADAP KEPUASAN KERJA PADA BADAN KEPEGAWAIAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA KABUPATEN PIDIE JAYA Ftiriyani, Fitriyani; Boihaki, Boihaki; Ismayli, Ismayli; Yanti, Desi Rahma
MAFEBIS: Jurnal Manajemen, Akuntansi dan Bisnis Vol 4, No 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Jabal Ghafur, Sigli. Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/mafebis.v4i1.3234

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh remunerasi dan insentif terhadap kepuasan kerja pegawai di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Pidie Jaya. Sampel penelitian sebanyak 45 pegawai diambil secara keseluruhan (census). Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Hasil uji t menunjukkan bahwa variabel remunerasi memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja dengan nilai t hitung 3,483 dan nilai signifikansi 0,001 (p < 0,05). Variabel insentif juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja, ditunjukkan oleh nilai t hitung 2,549 dan signifikansi 0,015 (p < 0,05). Uji F secara simultan menunjukkan bahwa remunerasi dan insentif bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kepuasan kerja, dengan nilai F hitung sebesar 14,342 dan signifikansi 0,000 (p < 0,05), sehingga model regresi yang digunakan layak dan valid. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kesejahteraan pegawai melalui pemberian remunerasi dan insentif yang tepat berperan penting dalam menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan memuaskan. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi BKPSDM Kabupaten Pidie Jaya untuk terus meningkatkan kebijakan remunerasi dan insentif sebagai upaya meningkatkan kepuasan kerja pegawai.. Kata Kunci: Remunerasi, Insentif dan kepuasan Kerja
PENGARUH LINGKUNGAN KERJA DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP EFEKTIVITAS KERJA PEGAWAI PADA DINAS SOSIAL PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK Hadi, Abdul; Zulkifli, Zulkifli; Herizal, Herizal
MAFEBIS: Jurnal Manajemen, Akuntansi dan Bisnis Vol 4, No 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Jabal Ghafur, Sigli. Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/mafebis.v4i1.3256

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lingkungan kerja dan kepuasan kerja terhadap efektivitas kerjanpegawai pada Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak Kabupaten Pidie Jaya. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 32 orang pegawai, data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner, analisis data menggunakan regresi linier berganda. Hasil analisis diperoleh persamaan regresi sebagai berikut: Y = 4.506 + .521X1 + .338X2. Nilai koefisien kolerasi diperoleh sebesar 90,0% dapat dijelaskan bahwa ada hubungan antara faktor lingkungan kerja dan kepuasan kerja dengan egektivitas kerja pegawai. Semakin tingginya nilai koefisien korelasi yang diperoleh maka semakin erat pula hubungan antara variabel independen dengan variabel dependen. Dengan demikian dapat dijelaskan variabel lingkungan kerja dan kepuasan kerja mempunyai hubungan sebesar 81,2% terhadap efektivitas kerja pegawai. Nilai koefisien diterminasi (R2) adalah bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara lingkungan kerja dan kepuasan kerja dengan efektivitas kerja pegawai. Nilai diterminasi diperoleh sebesar 81,0% dapat memberikan pengertian ada pengaruh yang signifikan antara faktor lingkungan kerja dan kepuasan kerja dengan efektivitas kerja pegawai. Dapat diambil keputusan bahwa, uji-T dan Uji-F diperoleh nilai lebih besar dari T-tabel dan F-tabel, sehingga dalam penelitian ini diterima hipotesis Ha dan menolak hipotesis Ho.
PENGARUH QUALITY OF WORK LIFE DAN KEAHLIAN KERJA TERHADAP PENINGKATAN KERJA PEGAWAI DENGAN JOB SATISFACTION SEBAGAI VARIABEL INTERVENING Mona, Mailul; Abdullah, Husaini; Fakhrurrazi, Fakhrurrazi; Amelia, Irza
MAFEBIS: Jurnal Manajemen, Akuntansi dan Bisnis Vol 4, No 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Jabal Ghafur, Sigli. Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/mafebis.v4i1.3247

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Quality of work life dan keahlian kerja terhadap peningkatan kerja, dengan Job Satisfaction sebagai variabel intervening pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Pidie. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik sampel jenuh, sehingga seluruh populasi sebanyak 65 pegawai dijadikan responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan model struktural Partial Least Squares (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Quality of Work Life berpengaruh positif dan signifikan terhadap Peningkatan kerja (t = 63,496; p = 0,000) dan Job Satisfaction (t = 6,081; p = 0,000). Keahlian kerja berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap Job Satisfaction (t = 0,861; p = 0,390) maupun terhadap Peningkatan kerja (t = 0,827; p = 0,409). Selanjutnya, Job Satisfaction berpengaruh positif dan signifikan terhadap Peningkatan kerja (t = 6,175; p = 0,000). Pengujian mediasi menunjukkan bahwa Quality of Work Life berpengaruh positif dan signifikan terhadap Peningkatan kerja melalui Job Satisfaction (t = 6,081; p = 0,000), sedangkan Keahlian kerja tidak berpengaruh signifikan melalui Job Satisfaction (t = 0,827; p = 0,874). Berdasarkan temuan tersebut, disarankan agar pimpinan dinas lebih memperhatikan aspek kualitas kehidupan kerja pegawai serta meningkatkan pengembangan keahlian kerja, guna mendorong semangat dan peningkatan kerja secara optimal. Kata Kunci: Quality of Work Life, Keahlian kerja, Kepuasan Kerja, Peningkatan kerja
ANALISIS STRATEGIS LOKASI DAN EKSPEKTASI NASABAH TERHADAP KEPUASAN NASABAH MEMANFAATKAN ATM PT. BANK SYARIAH INDONESIA (BSI) Analysis og location strategy and Customer Expectations on customer satiffaction using ATM of PT. Bank Syarih Indonesia (BSI) Maulida Putri, Eva; Zulfikar, Zulfikar; Italina, Cut
MAFEBIS: Jurnal Manajemen, Akuntansi dan Bisnis Vol 4, No 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Jabal Ghafur, Sigli. Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/mafebis.v4i1.3261

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategis lokasi dan ekspektasi nasabah terhadap kepuasan nasabah. Sampel dalam penelitian ini 100 orang nasabah, data dikumpulkan melalui kuesioner, analisis data menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian diperoleh nilai koefisien korelsisebesar 65% dapat memberikan pengertian ada hubungan antara strategis lokasi dan ekspektasi nasabah dengan kepuasan nasabah. Sedangkan koefisien diterminasi sebesar 42,3% dapat menjelaskan pengertian, ada pengaruh yang signifikan antara faktor strategi lokasi dan ekspektasi nasabah terhadap kepuasan nasabah. Pengaruh variabel strategi lokasi dan ekspektasi nasabah sebesar 42,3% berpengaruh secara siginifikan terhadap target kepuasan nasabah, sedangkan selebihnya 57,7% dipengaruhi oleh faktor lain diluar dugaan persamaan ini. Uji F dalam penelitian ini diperoleh F-hitung sebesar 35.518 dan F-tabel pada tingkat kepercayaan 05%.Dengan demikian dapat diambil kesimpulan bahwa penelitian ini menerima hipotesis Ha dan Menolak hipotesis Ho. Kata Kunci: Strategis Lokasi, Ekspektasi Nasabah dan Kepuasan Nasabah
ANALISIS PEMBERDAYAAN PEGAWAI, PENGEMBANGAN KARIR SERTA KEPEMIMPINAN SPIRITUAL TERHADAP EFISIENSI KERJA PADA KANTOR BUPATI KABUPATEN PIDIE Mastura, Mastura; Abdullah, Husaini; Akmal, Syamsul
MAFEBIS: Jurnal Manajemen, Akuntansi dan Bisnis Vol 4, No 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Jabal Ghafur, Sigli. Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/mafebis.v4i1.3250

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemberdayaan pegawai, pengembangan karir serta kepemimpinan spiritual terhadap efisiensi kerja pegawai pada Kantor Bupati Kabupaten Pidie. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linear berganda dan melibatkan populasi pegawai sebanyak 121 orang dengan jumlah sampel sebanyak 48 responden yang diambil menggunakan teknik Proportional Stratified Random Sampling. Analisis data menggunakan uji validitas dan reliabilitas, uji asumsi klasik, dan analisis regresi linear berganda dengan bantuan software SPSS 22.0 for Windows. Hasil analisis diperoleh persamaan regresi Y=1.790+0.742X1+0.242X2+0.061X3; Konstanta sebesar 1.790 menunjukkan bahwa apabila variabel independen dianggap konstan, maka Efisiensi Kerja pada Kantor Bupati Pidie sebesar 1.790. Koefisien regresi Pemberdayaan Pegawai (X?) sebesar 0,742 berarti setiap kenaikan 1% Pemberdayaan Pegawai akan meningkatkan Efisiensi Kerja sebesar 0,742% sehingga menunjukkan terjadinya peningkatan Efisiensi kerja (Y) pada Kantor Bupati Kabupaten Pidie. Koefisien Pengembangan Karir (X?) sebesar 0,242 menunjukkan bahwa setiap peningkatan 1% Pengembangan Karir akan meningkatkan Efisiensi Kerja sebesar 0,242% sehingga menunjukkan terjadinya peningkatan Efisiensi kerja (Y) pada Kantor Bupati Kabupaten Pidie. Sedangkan Kepemimpinan Spiritual (X?) memiliki koefisien 0,061 yang berarti pengaruhnya positif namun tidak signifikan terhadap Efisiensi Kerja. Penelitian ini menunjukkan bahwa pemberdayaan pegawai dan pengembangan karir yang tepat dapat meningkatkan efisiensi kerja pegawai secara signifikan, sementara kepemimpinan spiritual belum menunjukkan pengaruh yang signifikan. Kata Kunci: Pemberdayaan Pegawai, Pengembangan Karir, Kepemimpinan Spiritual, Efisiensi Kerja.
ANALISIS PENGARUH BEBAN KERJA DAN ALAT PELINDUNG DIRI (ADP) TERHADAP KESELAMATAN KERJA PEGAWAI Misbahuddin, Misbahuddib; Akmal, Syamsul; Ramzijah, Ramzijah
MAFEBIS: Jurnal Manajemen, Akuntansi dan Bisnis Vol 4, No 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Jabal Ghafur, Sigli. Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/mafebis.v4i1.3262

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Beban Kerja dan Alat Pelindung Diri (APD) terhadap Keselamatan Kerja Pegawai pada Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Pidie. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode sensus, di mana seluruh populasi sebanyak 89 orang pegawai dijadikan sebagai responden. Analisis data dilakukan menggunakan metode regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS versi 21. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kedua variabel independen, yaitu Beban Kerja dan Alat Pelindung Diri, berpengaruh secara signifikan terhadap variabel dependen, yaitu Keselamatan Kerja. Secara parsial, Beban Kerja (X1) memiliki pengaruh paling dominan terhadap keselamatan kerja dengan nilai koefisien regresi sebesar 0,534 dan nilai t-hitung sebesar 7,326, yang lebih besar dari t-tabel 1,663, serta nilai signifikansi 0,000. Sedangkan Alat Pelindung Diri (X2) memiliki koefisien sebesar 0,304 dengan t-hitung 5,292 dan signifikansi 0,000, menunjukkan pengaruh signifikan. Secara simultan, kedua variabel independen memberikan pengaruh yang sangat kuat terhadap keselamatan kerja pegawai, dengan nilai koefisien korelasi (R) sebesar 0,880 dan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,774, yang berarti 77,4% variasi keselamatan kerja dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut. Sementara nilai F-hitung sebesar 147,498 juga lebih besar dari F-tabel 3,10, menunjukkan bahwa model regresi signifikan secara keseluruhan. Kata Kunci: Beban Kerja, Alat Pelindung Diri (APD), Keselamatan Kerja
Implementasi Transformasi Digital Kecerdasan Buatan Dan Internet Of Thing (IoT) Terhadap Minat Beli Online Pada Gerabah Mini Daerah (GRAMIDA) Kec Pidie Kab Pidie Mafrawi, Mahlil; Zulfikar, Zulfikar; Fakhrurrazi, Fakhrurrazi
MAFEBIS: Jurnal Manajemen, Akuntansi dan Bisnis Vol 4, No 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Jabal Ghafur, Sigli. Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/mafebis.v4i1.3252

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh transformasi digital, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), dan Internet of Things (IoT) terhadap minat beli online pada UMKM Gerabah Mini Daerah (GRAMIDA) di Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie. Ketiga variabel independen tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan perilaku konsumen konsumen melalui kanal digital. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik pengumpulan data berupa kuesioner yang disebarkan kepada 117 responden, ditentukan menggunakan rumus populasi yang tidak diketahui . Data dianalisis dengan regresi linier berganda disertai uji validitas, reliabilitas, uji t, uji F, dan koefisien determinasi . Hasil analisis menunjukkan bahwa transformasi digital dan IoT berpengaruh signifikan terhadap minat beli online, sedangkan kecerdasan buatan tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan secara parsial. Secara simultan, variabel ketiga berkontribusi signifikan terhadap minat beli online. Internet of Things menjadi faktor paling dominan dengan koefisien regresi tertinggi. Koefisien determinasi (Adjusted R²) sebesar 0,775 menunjukkan bahwa 77,5% variasi minat beli online dipengaruhi oleh ketiga variabel independen tersebut, sedangkan sisanya 22,5% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model.