cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 344 Documents
ANALISIS MINERAL DAN UJI SIFAT MAGNETIK DAERAH PANAS BUMI DI DESA PENCONG, GOWA Rizkika, Fitrah; Palloan, Pariabti
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 14, No 1 (2018): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (968.733 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v14i1.6326

Abstract

Telah dilakukan penelitian tentang analisis mineral dan uji sifat magnetik daerah panas bumi dengan Metode EDS-XRD dan metode magnetik di Desa Pencong, Gowa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat magnetik sesuai jenis mineral yang dominan pada sedimen tanah di daerah panas bumi Pencong Gowa. Pengujian sampel menggunakan EDS dan XRD. Proses dimulai dengan mengambil sampel tanah pada daerah permandian air panas Pencong dari 8 titik yang telah ditentukan. Berdasarkan hasil uji EDS dapat dilihat bahwa komposisi kimia (oksida) yang paling tinggi dari kedelapan sampel adalah SiO2 sedangkan pengujian XRD dapat dilihat bahwa komposisi mineral untuk sampel 1 sampel sampel 8 masing- masing didominasi oleh mineral Pottasium, mineral Sanidine, mineral Paragonite, mineral Pottasium, mineral Augite, mineral Sanidine, mineral Sanidine, dan mineral Kaolinite. Secara keseluruhan daerah penyilidikan lebih didominasi oleh mineral Sanidine. Berdasarkan interpretasi data magnetik, pada lapisan pertama sebagai lapisan penutup ditemukan sebagian besar mineral dari hasil analis EDS-XRD yang pada umumnya ditemukan dalam komposisi batuan piroklastik yang cenderung bersifat diamagnetik. Sehingga mineral SiO2 dan sanidine dominan bersifat diamagnetik. Kata kunci : Mineral, Sifat Magnetik, EDS dan XRD
PENGARUH METODE PICTORIAL RIDDLE TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP FISIKA PADA PESERTA DIDIK SMAN 8 MAKASSAR Parewang, Hendriska; Yani, Ahmad; Arafah, Kaharuddin
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 14, No 2 (2018): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.734 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v14i2.10802

Abstract

penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman konsep fisika peserta didik setelah diajar mengunakan metode pictorial riddle dan secara konvensional. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 8 Makassar pada tahun ajaran 2016/2017, yang melibatkan (metode pictorial riddle dan pembelajaran konvensional) sebagai variabel bebas dan pemahaman konsep fisika sebagai variabel terikat pada materi elatisitas dan gerak getaran. Pada akhir perlakuan eksperimen dilakukan tes. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial. Rata-rata skor pemahaman konsep fisika peserta didik yang diajar dengan metode pictorial riddle adalah 12,53 pada kategori rendah dan peserta didik yang diajar secara konvensional adalah 11,53 pada kategori rendah. Hasil pengujian hipotesis diperoleh bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan pemahaman konsep fisika peserta didik yang diajar dengan metode pictorial riddle dan yang diajar secara konvensional pada taraf nyata ? = 0,05.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS FENOMENA TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR FISIKA PESERTA DIDIK KELAS X SMA NEGERI 2 RANTEPAO KABUPATEN TORAJA UTARA Pareken, Minarty; Palloan, Pariabti; Patandean, Agustinus Jarak
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 11, No 3 (2015): Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.27 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v11i3.1727

Abstract

Abstract: Implementation of Phenomenon-Based Learning Model on Critical Thinking Skills and Learning Outcomes of Students Class X SMA Negeri 2 Rantepao North Toraja Regency. This research was a real experiment (true experimental design), with design  posstest only control group design that aims to determine the level of critical thinking skills and physics learning outcomes of students of class X SMA Negeri 2 Rantepao who were taught by using a model-based learning phenomenon that taught using conventional learning models, as well as to determine whether there were significant differences in critical thinking skills and physics learning outcomes of students who were taught by using phenomenon-based learning model and conventional learning models. The samples in this study were two classes, Xc as an experimental class and Xd as control class. Collected data were analyzed with descriptive and inferential statistics. Based on the results of the descriptive analysis, it was showed that scores of critical thinking skills and learning outcomes of students who were taught the phenomenon-based learning model were at the high category. While the students were taught by using conventional learning models were at a low category. Inferential analysis showed that the scores of critical thinking skills and learning outcomes of students come from populations which were normally distributed, homogeneous. According to t-test analyses, it was obtained that the H0 hypothesis was rejected and H1 hypothesis was accepted so it could be concluded that there were significant differences on critical thinking skills and learning outcomes between the students who were taught physics by using model-based phenomenon and the students who were taught by using conventional learning models.Keywords: phenomenon-based learning model, conventional learning model, critical thinking skill, learning outcome.Abstrak: Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Fenomena terhadap Keterampilan Berpikir Kritis dan Hasil Belajar Fisika Peserta Didik Kelas X SMA Negeri 2 Rantepao Kabupaten Toraja Utara. Penelitian ini merupakan  penelitian  sesungguhnya (True Experimental Design), dengan  desain Posstest Only Control Group Design yang  bertujuan untuk mengetahui seberapa besar keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar fisika  peserta didik kelas X SMA Negeri 2 Rantepao yang diajar menggunakan model pembelajaran berbasis fenomena dan yang diajar menggunakan  model  pembelajaran  konvensional, serta untuk  mengetahui apakah  terdapat  perbedaan yang signifikan keterampilan  berpikir  kritis dan hasil belajar fisika peserta didik yang diajar menggunakan model pembelajaran berbasis fenomena dan model pembelajaran  konvensional. Sampel dalam penelitian ini adalah dua kelas Xc sebagai kelas eksperimen dan Xd sebagai kelas kontrol. Data yang diperoleh dianalisis dengan statistik deskriptif dan inferensial. Berdasarkan  hasil analisis deskriptif diperoleh bahwa skor keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar peserta didik yang  diajar  model pembelajaran berbasis fenomena berada pada kategori tinggi sedangkan yang diajar menggunakan model pembelajaran  konvensional berada pada kategori sedang. Analisis inferensial menunjukkan bahwa skor keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar peserta didik berasal dari populasi yang berdistribusi normal, bersifat homogen dan hasil perhitungan uji-t hipotesis H0 ditolak dan H1 diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan  yang  signifikan antara keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar  fisika peserta didik yang diajar dengan menggunakan  model pembelajaran  berbasis  fenomena  dengan  peserta didik yang  diajar dengan  menggunakan model pembelajaran konvensional.Kata Kunci:  model pembelajaran berbasis fenomena, model pembelajaran konvensional, keterampilan berpikir kritis, hasil belajar
PENERAPAN MODEL INKUIRI TERBIMBING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK DI SMA NEGERI 2 MAJENE Muhdana, Muhdana; Herman, Herman; Arafah, Kaharuddin
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 15, No 3 (2019): Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.305 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v15i3.13493

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian true eksperiment dengan desain posttest only control group design. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis serta untuk menganalisis perbedaan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 2 Majene Tahun Ajaran 2018/2019 dengan sampel yaitu kelas XI MIA 1 yang berjumlah 31 orang sebagai kelas eksperimen dan kelas XI MIA 3 sebanyak 31 orang sebagai kelas kontrol. Pemilihan sampel dilakukan secara acak. Pada kelas eksperimen diterapkan pembelajaran inkuiri terbimbing dan kelas kontrol diterapkan pembelajaran secara konvensional. Hasil tes uji statistik deskriptif kemampuan berpikir kritis diperoleh skor rata-rata pada kelas eksperimen yaitu 14,10 dengan kategori tinggi, sedangkan pada kelas kontrol skor rata-rata yaitu 8,52 dengan kategori sedang dari skor ideal 21. Hasil uji statistik menggunakan uji t diperoleh bahwa HO ditolak dan H1 diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis antara peserta didik yang diajar dengan pembelajaran inkuiri terbimbing dengan yang diajar secara konvensional.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DENGAN MENGGUNAKAN ANIMASI DALAM PEMBELAJARAN SISTEM TATA SURYA PADA SMP NEGERI 4 BAREBBO Ridwan, Ridwan
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 12, No 2 (2016): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.329 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v12i2.2169

Abstract

This study aims to (1) determine the process of developing problem based learning tools for material of solar system learning animation in science subjects in classes of IX C SMP Negeri 4 Barebbo, (2) determine the effectiveness of problem-based learning using animation media for studying solar system in science subjects in Class IX C SMP Negeri 4 Barebbo, (3) determine the validity and reliability of the problem based learning tool for solar system material in science subjects Class IX C SMP Negeri 4 Barebbo, and (4) knowing that the students? results of studying after using problem based learning media animation could enhance creative thinking of students on science subjects at Class IX C SMP Negeri 4 Barebbo. Type of research that was chosen in this research was modified research and development by using animation media on the subject of solar system. Based on the the results of the study, it was showed that the problem based learning tool by using animated media on solar system that was developed for the Solar System subject material could be said to meet the eligibility criteria. This research also concludes that the animation media could be used to construct students' knowledge. Keywords: animation, problem based learning tool, solar system Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui proses pengembangan perangkat pembelajaran berbasis masalah pada materi animasi pembelajaran sistem tata surya pada mata pelajaran IPA di Kelas IX C SMP Negeri 4 Barebbo, (2) mengetahui efektifitas pembelajaran berbasis masalah dengan menggunakan media animasi dapat mengefektifkan pembelajaran sistem tata surya pada mata pelajaran IPA di Kelas IX C SMP Negeri 4 Barebbo, (3) mengetahui tingkat validitas dan realibilitas perangkat pembelajaran sistem tata surya berbasis masalah pada mata pelajaran IPA Kelas IX C SMP Negeri 4 Barebbo, (4) mengetahui hasil belajar sistem tata surya berbasis masalah dengan menggunakan media animasi dapat meningkatkan berfikir kreatif siswa pada mata pelajaran IPA Kelas IX C SMP Negeri 4 Barebbo. Jenis penelitian yang dipilih adalah penelitian dan pengembangan yang dimodifikasi dengan menggunakan media animasi tata surya. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran berbasis masalah dengan penggunaan media animasi tata surya yang dikembangkan pada materi sistem Tata Surya dapat dikatakan telah memenuhi kriteria kelayakan. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa media animasi ini dapat dijadikan sarana untuk membangun konstruksi pengetahuan siswa. Kata Kunci: animasi, perangkat pembelajaran berbasis masalah, sistem tata surya
ANALISIS KEMAMPUAN MEMECAHKAN MASALAH FISIKA MELALUI KEGIATAN PRAKTIKUM PADA PESERTA DIDIK KELAS XI IPA SMA NEGERI 10 MAKASSAR Herman, Nurul Muthmainnah; Nurhayati, Nurhayati
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 14, No 1 (2018): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (627.232 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v14i1.6314

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui gambaran kemampuan memecahkan masalah Fisika melalui kegiatan praktikum peserta didik kelas XI IPA SMA Negeri 10 Makassar dan secara khusus mengetahui gambaran langkah-langkah pemecahan masalah Fisika peserta didik. Adapun sampel dalam penelitian ini berjumlah 80 peserta didik. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes kemampuan memecahkan masalah Fisika melalui kegiatan praktikum yang telah valid untuk digunakan. Hasil analisis deskriptif menunjukkan tingkat kemampuan memecahkan masalah Fisika melalu kegiatan praktikum hanya 15,00% peserta didik yang berada pada kategori ?mampu?  memecahkan masalah Fisika melalui kegiatan praktikum dan 85,00% peserta didik masih berada dalam kategori ?tidak mampu? memecahkan masalah Fisika melalui kegiatan praktikum. Adapun untuk masing-masing indikator kemampuan memecahkan masalah Fisika, secara umum peserta didik mampu menyelesaikan 3 indikator memecahkan masalah yaitu kemampuan memahami masalah, kemampuan mendeskripsikan masalah, dan kemampuan merancang solusi masalah. Sedangkan untuk indikator lainnya, peserta didik belum mampu menyelesaikannya dengan baik. Hal tersebut dilihat dari kecilnya persentase peserta didik yang masuk dalam kategori ?mampu? memecahkan masalah Fisika melalui kegiatan praktikum tersebut. Kata kunci : Kemampuan Memecahkan Masalah, Kegiatan Praktikum
ANALISIS KEMAMPUAN PESERTA DIDIK DALAM MENYELESAIKAN SOAL FISIKA SMA NEGERI 2 PAREPARE KELAS XI BERDASARKAN TAKSONOMI BLOOM REVISI ANDERSON Andriani, Ita
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 14, No 3 (2018): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (908.973 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v14i3.10122

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui tingkat kemampuan siswa dalam menyelesaian soal fisika kelas XI semester ganjil tahun ajaran 2017/2018 berdasarkan taksonomi Bloom revisi Anderson. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas XI MIA SMA Negeri 2 Parepare tahun ajaran 2017/2018 yang berjumlah 62 peserta didik. Data hasil penelitian diperoleh dengan memberikan tes soal pilihan ganda sebanyak 39 soal. Dengan teknik analisis data yaitu dengan analisis deskriptif. Berdasarkan hasil analisis deskriptif diperoleh skor rata-rata x = 22,24, standar deviasi = 3,03 dan varians 9,23 dengan perolehan skor tertinggi 31. Hal ini dapat disimpulkan bahwa kemampuan menyelesaikan soal fisika SMA Negeri 2 Parepare pada level mengingat dan memahami berada pada kategori tinggi sedangkan pada level menerapkan dan menganalisis berada pada level rendah.
ANALISIS HUBUNGAN ANTARA KECERDASAN LOGIS-MATEMATIS DENGAN HASIL BELAJAR FISIKA PESERTA DIDIK KELAS XI IPA SMA NEGERI DI KABUPATEN JENEPONTO Kiki Rizki Fauziah; Nurhayati Nurhayati; Muhammad Arsyad
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 11, No 3 (2015): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (537.378 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v11i3.1740

Abstract

Abstract: Analysis Relationship Between Logic-Matematical Intelligence and Learning Outcome of Physics of XI Grade Student at SMA Negeri in Jeneponto Regency. This research was ex-post facto research which aims to know the level and the relationship between logical-mathematical intelligence and learning outcomes of physics. Population in this research was all of students of grade XI IPA of SMA Negeri in Regency of Jeneponto Year 2014/2015 consisting of 1182 students. The samples of this research were 270 respondents that were choosen by using Cluster Sampling Area. The instruments used in this research were test of logic-mathematical in the form of multiple choice amounts of 25 numbers and learning outcomes physics in the form of multiple choice amounts of 30 numbers that met validity criterias. Descriptive analysis showed that average scores of student logical-mathematical intelligence were in medium range (medium category) and the average score of the learning outcomes physics were alsoin medium range (medium category). The results of product moment correlation analysis with significant level a = 0,05 showed that there was positive and significant relationship between logical-matehematical intelligence and learning outcomes physics.Keywords:     logic-matemathics intelligence, physics learning outcomeAbstrak: Analisis Hubungan Antara Kecerdasan Logis-matematis Dengan Hasil belajar Fisika Peserta Didik Kelas XI IPA SMA Negeri di Kabupaten Jeneponto. Penelitian ini merupakan penelitian ex–post facto dengan tujuan untuk mengetahui tingkat kecerdasan logis-matematis dan hasil belajar fisika serta hubungan antar keduanya. Populasi penelitian adalah seluruh peserta didik kelas XI IPA SMA Negeri di Kabupaten Jeneponto tahun ajaran 2014/2015 yang berjumlah 1182 orang. Sampel penelitian diambil secara acak dengan teknik Cluster Sampling Area  sebanyak 270 responden (telah memenuhi kriteria sampel minimal). Instrumen penelitian yang digunakan adalah instrumen tes kecerdasan logis-matematis dalam bentuk pilihan ganda sebanyak 25 soal serta tes hasil belajar fisika dalam bentuk pilihan ganda sebanyak 30 soal yang memenuhi kriteria valid. Hasil analisis deskriptif mengungkapkan bahwa rata-rata skor kecerdasan logis-matematis peserta didik berada dalam rentang sedang (kategori sedang) dan rata-rata skor hasil belajar fisika berada dalam rentang sedang (kategori sedang). Hasil analisis korelasi product moment pada taraf  nyata a = 0,05 menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara kecerdasan logis-matematis dengan hasil belajar fisika peserta didik.Kata Kunci:  kecerdasan logis-matematis, hasil belajar fisika
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MANDIRI BERBASIS WEB UNTUK PEMBELAJARAN IPA FISIKA KELAS VII SMP NEGERI 2 BAREBBO KABUPATEN BONE Sukmawati Sukmawati; Muris Muris; Jasruddin Daud Malago
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 12, No 2 (2016): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (545.88 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v12i2.2163

Abstract

Development of Web-based Self-Learning Media for Physics Science Learning of Class VII SMP Negeri 2 Barebbo Regency of Bone. This research was a development research (Research and Development) to develop web-based self-learning media that aims to (1) determine the validity, effectiveness and practicality of the web-based self-learning media, and (2) determine the response of students toward the web-based self-learning media. The research was conducted at SMPN 2 Barebbo Class VII second semester of school year 2015-2016 consist of 32 students. The complement of the learning tools that also develop were lesson plans, students’ worksheet, students’ textbook, and result of learning test. The research instruments used were students’ activities sheet, students’ perceptions sheet, practitioner/teacher perception, implementation of learning tool evaluation, and the ability of teachers’ learning management observation sheet. The result of this study show that (1) generally all of the component of web-based learning media (prototype I), from learning tool to the instrument used was declared valid by experts and practitioners, (2) generally the result of limited testing of prototype II has met the criteria of practicality. The result of observation toward the implementation of the developed learning tools during the trial, averagely was of 1.85 (totally implemented) with R = 1.00 (reliable), (3) the results of limited testing of prototype II generally had met the effectiveness criteria. The results of observations during the class by using the developed web-based learning media were; (a) activities of learners were observed to be at a very active category which was of 89.70% averagely, (b) students’ perceptions were in the very positive category which was of 87.50%, (c) practitioners/teachers’ perceptions to the media learning was very positive which was of 90.13% averagely, (d) the ability of teachers to manage the learning was in the excellent category, i.e. M = 3.62 (very good) with R = 0.95 (reliable) and (e) students’ results of test achieved 75.31 averagely. The highest score was 93 and the lowest score was 63. Classical mastery learning of students reaches 87.50%. Keywords: on-line, self-learning media, web Pengembangan Media Pembelajaran Mandiri Berbasis Web untuk Pembelajaran IPA Fisika Kelas VII SMP Negeri 2 Barebbo Kabupaten Bone. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) yaitu Pengembangan Media Pembelajaran Mandiri Berbasis Web dengan tujuan; (1) Untuk mengetahui kevalidan, keefektifan dan kepraktisan media pembelajaran mandiri berbasis web, (2) Untuk mengetahui tanggapan peserta didik terhadap media pembelajaran mandiri berbasis web. Penelitian ini dilaksanakan pada SMPN 2 Barebbo Kelas VII tahun pelajaran 2015-2016 semester genap sebanyak 32 orang. Perangkat pembelajaran yang melengkapi media pembelajaran yang dikembangkan adalah Rencana Pelaksanaan Pembelajaran, Lembar Kerja Peserta Didik, Buku ajar Peserta Didik dan Tes Hasil Belajar sedangkan Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar aktivitas peserta didik, persepsi peserta didik, persepsi praktisi/guru, keterlaksanaan perangkat pembelajaran, dan lembar observasi kemampuan guru mengelola pembelajaran. Hasil pengembangan media pembelajaran mandiri berbasis web menunjukkan bahwa (1) secara umum keseluruhan komponen media pembelajaran berbasis web (prototipe I), mulai dari perangkat sampai dengan instrumen yang digunakan dinyatakan valid oleh para ahli dan praktisi, (2) secara umum hasil uji coba terbatas prototipe II telah memenuhi kriteria kepraktisan. Hasil pengamatan terhadap keterlaksanaan perangkat pembelajaran menggunakan media pembelajaran selama ujicoba, rata-rata hasil pengamatan = 1,85 (terlaksana seluruhnya) dengan R = 1,00 (reliabel), (3) secara umum hasil uji coba terbatas prototipe II telah memenuhi kriteria keefektifan. Hasil pengamatan selama pembelajaran dengan menggunakan media pembelajaran berbasis web adalah; (a) Aktivitas peserta didik yang diamati berada pada kategori sangat aktif yaitu rata-rata sebesar 89,70%, (b) Persepsi peserta didik berada pada kategori sangat positif yaitu sebesar 87,50%, (c) Persepsi praktisi/guru terhadap media pembelajaran sangat positif yaitu rata-rata sebesar 90,13%, (d) Kemampuan guru dalam mengelola pembelajaran berada dalam kategori sangat baik yaitu M = 3,62 (sangat baik) dengan R= 0,95 (reliabel) dan (e) Hasil tes belajar peserta didik mencapai rata-rata 75,31. Skor tertinggi 93 dan skor terendah adalah 63. Ketuntasan belajar peserta didik secara klasikal mencapai 87,50%. Kata Kunci: jaringan, media pembelajaran mandiri, online
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERWAWASAN LINGKUNGAN BANTARAN SUNGAI UNTUK MELATIHKAN KEMAMPUAN 5M Muhammad Arifuddin; Abdul Salam M; Shofa Mawaddah
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 13, No 3 (2017): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (775.594 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v13i3.6194

Abstract

Tujuan utama penelitian ini adalah dihasilkannya bahan ajar berwawasan lingkungan bantaran sungai yang valid, praktis dan efektif untuk melatihkan kemampuan 5M peserta didik. Pengembangan bahan ajar dilaksanakan di kampus FKIP ULM dan diimplementasikan di SMA Negeri 7 Banjarmasin. Desain penelitian yang digunakan adalah one group pretest-posttest design. Hasil ujicoba dianalisis secara kuantitatif dan kualitatif berdasarkan rumusan pertanyaan penelitian. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar berwawasan lingkungan bantaran sungai yang dikembangkan dinyatakan (1) valid berdasarkan penilaian validator dengan kategori baik, (2) praktis berdasarkan keterlaksanaan pembelajaran dengan kategori sangat baik, dan (3) efektif berdasarkan perolehan gain score sebesar 0,66 dengan kategori sedang.Kata kunci: bahan ajar fisika, lingkungan bantaran sungai, kemampuan 5M

Filter by Year

2011 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 20, No 1 (2024): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 19, No 3 (2023): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 19, No 2 (2023): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 19, No 1 (2023): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 18, No 3 (2022): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 18, No 2 (2022): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 18, No 1 (2022): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 17, No 3 (2021): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 17, No 2 (2021): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 17, No 1 (2021): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 16, No 3 (2020): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 16, No 2 (2020): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 16, No 1 (2020): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 15, No 3 (2019): Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 15, No 2 (2019): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 15, No 1 (2019): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 14, No 3 (2018): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 14, No 2 (2018): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 14, No 1 (2018): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 13, No 3 (2017): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 12, No 3 (2016): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 12, No 2 (2016): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 12, No 1 (2016): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 11, No 3 (2015): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 11, No 2 (2015): Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 11, No 1 (2015): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 10, No 3 (2014): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 10, No 3 (2014) Vol 8, No 3 (2012): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 8, No 3 (2012) Vol 8, No 1 (2012) Vol 8, No 1 (2012): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 7, No 2 (2011) Vol 7, No 2 (2011): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 7, No 1 (2011) Vol 7, No 1 (2011): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA More Issue