cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Arjuna Subject : -
Articles 344 Documents
IDENTIFIKASI KEMAMPUAN BERPIKIR DIVERGEN PADA PESERTA DIDIK SMA NEGERI 10 MAKASSAR Gebran Cipta Pahlevi; Abdul Haris; M A Martawijaya
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 14, No 2 (2018): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (185.183 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v14i2.10801

Abstract

Skripsi Program Studi Pendidikan Fisika, Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam. Universitas Negeri Makassar (dibimbing oleh Abdul Haris dan M. Agus Martawijaya). Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan desain Wawancara yang bertujuan untuk mengetahui kemampuan Berpikir Divergen peserta didik dalam memecahkan masalah-masalah fisika. Penelitian ini dilakukan di SMA Negeri 10 Makassar pada kelas XI MIA 1 semester genap tahun pelajaran 2017/2018. Sampel penelitian berjumlah 15 orang peserta didik yang bersedia diwanwancarai dengan memberi masalah fisika yakni menghilangkan embun dalam jam tangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar dari peserta didik menjawab beberapa cara dalam menghilangkan embun dalam jam tangan.
DESAIN DAN UJICOBA LKPD PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH PADA MATERI MOMENTUM DAN IMPULS Yersi, Yersi; Tandean, Agustinus Jarak; Azis, Aisyah
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 15, No 3 (2019): Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.672 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v15i3.13492

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang bertujuan untuk: (1) mengetahui validitas LKPD pembelajaran berbasis masalah; (2) mengetahui penilaian guru terhadap LKPD pembelajaran berbasis masalah dan (3) mengetahui presepsi peserta didik terhadap LKPD pembelajaran berbasis masalah. Subjek ujicoba penelitian ini adalah 24 orang peserta didik kelas X MIA pytagoras SMAN 11 Pangkep. Penelitian ini menggunakan pengembangan model 4-D. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah lembar validasi, angket dan lembar observasi. Kriteria kelayakan LKPD dilihat dari aspek validitas dan kepraktisannya. Berdasarkan hasil analisis diperoleh simpulan: (1) LKPD pembelajaran berbasis masalah yang telah didesain dan dikembangkan dinyatakan valid setelah melalui tim validator, diperoleh nilai VC (validity countent) sebesar 1; (2) penilaian guru terhadap LKPD pembelajaran berbasis masalah di peroleh hasil rata-rata 92,07 %, berada pada kategori sangat baik dan (3) presepsi peserta didik terhadap LKPD pembelajaran berbasis masalah di peroleh hasil rata-rata 81,17 %, berada pada kategori sangat baik.
PENGEMBANGAN LKM DAN MATERI AJAR TOPIK TEORI KINETIK GAS MATA KULIAH TERMODINAMIKA UNTUK MELATIHKAN PENALARAN PROPORSIONAL Andi Ichsan Mahardika; Mastuang Mastuang
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 12, No 2 (2016): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.014 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v12i2.2168

Abstract

This research is a development research that aims to obtain a student worksheets and teaching materials Kinetic Theory of Gases topics that can train proportional reasoning. The research was conducted in five stages through Wademan and McKenney research model with research subjects are student worksheets and teaching materials, while the object of research is the validity, practicality and effectiveness of teaching materials developed. The validation results obtained from two experts found that the student worksheets and teaching materials have a valid category. The results of tests on 20 students showed that the resulting product has been fulfilled the criteria of practical and effective. It can be concluded that the student worksheets and teaching materials developed for training proportional reasoning student using direct instruction model on the kinetic theory of gases have valid, practical and effective criteria. Keywords: direct instruction, proportional reasoning, student worksheet, thermodynamics Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk memperoleh LKM dan Materi Ajar topik Teori Kinetik Gas yang dapat melatihkan penalaran proporsional mahasiswa. Penelitian dilaksanakan dalam lima tahap melalui model penelitian Wademan dan McKenney dengan subjek penelitian adalah bahan ajar yang meliputi LKM dan Materi Ajar sedangkan objek penelitian adalah validitas, kepraktisan dan keefektifan bahan ajar yang dikembangkan. Hasil validasi yang diperoleh dari dua orang ahli diperoleh bahwa LKM dan Materi Ajar yang dikembangan telah berkategori valid. Hasil uji coba pada 20 orang mahasiswa menunjukkan bahwa produk yang dihasilkan telah memenuhi kriteria praktis dan efektif. Sehingga dapat disimpulkan bahwa LKM dan Materi Ajar yang dikembangkan untuk melatihkan penalaran proporsional dengan menggunakan model pengajaran langsung pada teori kinetik gas telah memenuhi kriteria valid, praktis dan efektif. Kata Kunci: termodinamika, penalaran proporsional, pengajaran langsung, LKM
PENGEMBANGAN BETON GEOPOLIMER BERBASIS FLY ASH DAN ABU SEKAM PADI UNTUK APLIKASI STRUKTURAL BAWAH LAUT Riswati B; Nurhayati Nurhayati; Subaer Junaedi
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 13, No 3 (2017): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jspf.v13i3.6203

Abstract

Telah dilakukan penelitian terhadap beton geopolimer berbahan dasar fly ash dan abu sekam padi untuk aplikasi struktural bawah laut. Penelitian ini dilakukan dengan mensintesis sampel beton geopolimer dengan berbagai variasi perbandingan bahan dasar fly ash dan abu sekam padi sebagai bahan dasar yang diaktivasi dengan larutan alkali. Larutan alkali terdiri atas (H2O, sodium silika dan NaOH). Sampel yang telah disintesis tersebut disimpan pada ruang terbuka selama 14 hari kemudian dilakukan perendaman air laut selama 14 hari. Pengujian yang dilakukan yaitu karakterisasi Scanning Elektron Microskopy (SEM) untuk melihat morfologi atau jaringan yang terbentuk pada sampel, karakterisasi X- Ray Diffraction (XRD) untuk melihat fase dan senyawa yang terbentuk pada sampel. Serta uji kuat tekan untuk melihat kekuatan mekanik dari sampel  setelah perendaman air laut pada usia 28 hari. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa hasil karakterisasi Scanning Elektron Microskopy (SEM) menunjukkan ikatan atau jaringan yang sudah terbentuk dengan baik antara partikel fly ash dan abu sekam padi. Hasil karakterisasi XRD memperlihatkan bahwa sampel tersebut didominasi oleh mineral silika dan alumina serta terlihat adanya fase chlorine oxide sekitar 3% yang berasal dari air laut, sehingga pengaruh air laut sangat kecil pada masa perendaman. Adapun hasil kuat tekan maksimum yang diperoleh pada perbandingan FA:ASP sebesar (80: 20)% yaitu 59.92 MPa, data yang diperoleh memenuhi syarat minimum nilai kuat tekan beton tahan sulfat yaitu 31 MPa. Sehingga beton geopolimer ini layak digunakan sebagai material struktural bawah laut. Kata kunci : Fly ash, abu sekam padi, beton dan geopolimer
PENGEMBANGAN INSTRUMEN HASIL BELAJAR FISIKA PADA PESERTA DIDIK SMA NEGERI 1 PANGKAJENE Irmayanty, Irmayanty
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 14, No 3 (2018): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (646.322 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v14i3.10121

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen hasil belajar fisika yang valid secara teoretik dan empirik pada ranah kognitif. Penelitian ini merupakan jenis Penelitian dan Pengembangan (Research and Development) dengan tahapan yakni, menyusun spesifikasi tes, menulis soal tes, menelaah soal tes, menelaah soal tes, melakukan uji coba tes, menganalisis butir soal tes, memperbaiki tes, merakit tes, melaksanakan tes, dan menafsirkan hasil tes. Subjek uji coba instrumen yaitu peserta didik kelas XI MIA 1, XI MIA 4, XI MIA 5 dan XI MIA 8 di SMA Negeri 1 Pangkajene. Instrumen yang dikembangkan dapat mengukur empat ranah kognitif yaitu mengingat, memahami, menerapkan dan menganalisis. Terdiri atas 29 indikator yang dikembangkan dari 7 kompetensi dasar. Validasi teoretik oleh dua pakar menghasilkan koefisien validasi isi sebesar 0,82 sehingga dinyatakan bahwa instrumen konsisten dan valid dari segi isi. Hasil validasi empirik menunjukkan bahwa terdapat 51 butir soal yang valid pada materi Keseimbangan dan Dinamika Rotasi, Elastisitas dan Hukum Hooke, Fluida Statik, Fluida Dinamik, Suhu dan Kalor, Teori Kinetik Gas dan Termodinamika. Hasil uji coba empirik menunjukkan reliabilitas instrumen sebesar 0,894. Kesimpulannya instrumen tes hasil belajar fisika yang dikembangkan valid secara teoretik serta valid dan reliabel secara empirik.
APLIKASI METODE SCANNING ELECTRON MICROSCOPY (SEM) DAN X-RAY DIFFRACTION (XRD) DALAM MENGANALISIS LIMBAH PABRIK GULA X Hamriani, Hamriani
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 12, No 1 (2016): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.165 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v12i1.2035

Abstract

This research is experimental research that aims to identify Morphological structure and composition of the waste element content of the plant and the effect on the environment around the plant. Morphological structure of plant waste samples examined using Vega Tescan 3SB Analytical Scanning Electron Microscopy (SEM), while to know the composition of the sample element content of plant waste used machine Mini Flex II Rigaku X-Ray Diffraction (XRD). SEM and XRD research results obtained compound of aluminum and silicon with pesentase higher than the other compounds. Aluminum is a heavy metal that is included in the category of hazardous and toxic waste, but aluminum and silicon is a compound that serves to make the cane stand strong and upright. To overcome the aluminum content of the waste is to be reacted with other compounds that can be pulled out. Other compounds found in sugar cane, namely potassium magnesium phosphate (K Mg (PO 4)) and sulfur (IV) oxide (SO3) which is an ash that are harmful to the lungs when contaminated air. This means that complete combustion occurs in the production process so as to produce a compound in the form of soot.Key words: sugar factory waste, SEM, X-ray difractionPenelitian ini adalah penelitian eksperimen yang bertujuan untuk mengetahui struktur marfologi dan komposisi kandungan unsur limbah pabrik serta pengaruhnya terhadap lingkungan sekitar pabrik. Struktur marfologi sampel limbah pabrik diteliti dengan menggunakan Tescan Vega 3SB Analitical Scanning Electron Microscopy (SEM) sedangkan untuk mengetahui komposisi kandungan unsur sampel limbah pabrik digunakan Mesin Rigaku Mini Flex II X Ray Diffraction (XRD). Hasil penelitian SEM maupun XRD diperoleh senyawa alumunium dan silikon dengan pesentase yang lebih tinggi dari senyawa lainnya. Alumunium merupakan logam berat yang termasuk dalam kategori Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun, namun alumunium dan silikon ini merupakan senyawa yang berfungsi untuk membuat tebu berdiri kuat dan tegak.  Untuk mengatasi kandungan alumunium pada limbah yaitu direaksikan dengan senyawa lain agar dapat ditarik keluar. Kandungan senyawa lain yang terdapat pada tebu yaitu potassium magnesium phosphate (K Mg(PO4)) dan sulfur(IV) oxide (SO3) yang merupakan abu yang berbahaya bagi paru-paru bila tercemar ke udara. Ini berarti tidak terjadi pembakaran yang sempurna pada proses produksi sehingga menghasilkan senyawa berupa jelaga.Kata Kunci:  limbah pabrik gula, SEM, difraksi sinar-X
PENGARUH MEDIA MODEL HYBRID BERBASIS WEB WHANCED COURSE TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA Ahmad Yani
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 13, No 3 (2017): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (630.709 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v13i3.6191

Abstract

Penelitian ini Pengaruh media hybrid berbasis web ehanced course terhadap hasi belajar siswa kelas XI IPA SMA Negeri 2 Parepare 2017/2018. Penelitian ini merupakan Quasi Eksperimen dengan Static-Group Comparison. Data hasil penelitian diolah secara deskriptip dan infrensial, Data dari kelas eksperimen rata-rata 11,76 dan berada pada ketegori sedang sedangkan kelas kontrol 9,78 dan juga pada kategori sedang. Hasil inferensial diperoleh thitiung = 3,68 dan ttabel = 1,99 atau dengan kata lain terdapat perbedaan yang meyakinkan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol.Kata Kuci: media hybrid, web enchanced course, hasil belajar Fisika
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS PESERTA DIDIK KELAS XI SMA NEGERI 2 MAJENE Zama'ah, Zama'ah; Tandean, A. Jarak; Amin, Bunga Dara
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 15, No 1 (2019): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (861.13 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v15i1.9411

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperiment dengan desain posttest only none equivalent control group design. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan keterampilan proses sains peserta didik serta untuk menganalisis perbedaan keterampilan proses sains peserta didik pada kelas eksperimen dan kelas kontrol. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Negeri 2 Majene tahun akademik 2018/2019 dan mengambil XI MIPA sebagai sampel, yaitu kelas experimen XI MIPA 3 sebanyak 30 siswa dan kelas XI MIPA 5 sebanyak 32 siswa sebagai kelas kontrol. Pemilihan sampel dilakukan dengan purposive sampling. Pada kelas eksperimen diterapkan pembelajaran inkuiri terbimbing dan kelas kontrol pembelajaran dilaksanakan secara konvensional. Hasil tes keterampilan proses sains diperoleh skor rata-rata pada kelas eksperimen yaitu 18,133 dengan kategori sedang, sedangkan pada kelas kontrol skor rata-rata yaitu 7,061 dengan kategori sangat rendah. Hasil uji statistik menggunakan uji t diperoleh bahwa H1 diterima dan HO ditolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan keterampilan proses sains antara peserta didik yang diajar dengan pembelajaran menggunakan model inkuiri terbimbing dengan yang diajar secara konvensional.
ANALISIS PEMAHAMAN KONSEP PESERTA DIDIK DALAM MENYELESAIKAN SOAL-SOAL FISIKA KELAS X MIA SMA NEGERI 3 SOPPENG Riwanto, Dedi; Azis, Aisyah; Arafah, Kaharuddin
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 15, No 2 (2019): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.135 KB) | DOI: 10.35580/jspf.v15i2.11033

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian Kuantitatif deskriptif menggunakan desain Survey yang bertujuan untuk mengetahui pemahaman konsep fisika peserta didik kelas X MIA SMA Negeri 3 Soppeng pada materi getaran harmonis. Subjek penelitian adalah kelas X MIA 3 sebanyak 21 siswa dan kelas X MIA 4 sebanyak 19 siswa di SMAN 3 Soppeng. Data hasil penelitian diperoleh dengan memberikan tes pemahaman konsep berupa post tes dalam bentuk pilihan ganda. Data dianalisis secara statistik deskriptif, diperoleh persentase pemahaman konsep setiap indikator secara berturut-turut adalah menafsirkan 75%, mencontohkan 73%, mengklasifikasikan 26%, membandingkan 14%, dan menjelaskan 61%. Berdasrkan hal ini dapat disimpulkan bahwa pemahaman konsep fisika kelas X MIA SMA Negeri 3 Soppeng yang paling dominan adalah indikator menafsirkan dan berada pada kategori tinggi sedangkan yang sangat tidak dominan adalah indikator membandingkan dan berada pada kategori sangat rendah. Faktor yang menyebabkan pemahaman konsep peserta didik rendah yaitu, kurangnya minat dan motivasi peserta didik untuk mengulang materi yang telah dipelajari, terbiasa belajar dengan menghafal rumus, belum mampu memanipulasi persamaan yang mengandung tiga variabel dan kurang teliti dalam memahami soal.
Peranan Pembelajaran Fisika Berbasis Experiential terhadap Hasil Belajar Fisika Peserta Didik Musdalifa Amir
Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 13, No 3 (2017): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/jspf.v13i3.6190

Abstract

Telah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui peranan pembelajaran fisika berrbasis experiential terhadap hasil belajar peserta didik kelas XI IPA di SMAN 9 Pinrang. Penelitian ini merupakan lanjutan dari pengembangan perangkat pembelajaran fisika berbasis experiential meliputi rencana pelaksanaan pembelajaran, lembar kerja peserta didik, dan bahan ajar pada materi Fluida Statis yang telah dilakukan sebelumnya. Penelitian ini bersifat eksperimen semu dengan disain penelitian The Randomized Posttest-Only Control Group Design Fraenkel. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas XI IPA. Sampel penelitian ditentukan dengan teknik rambang sederhana. Data yang diperoleh melalui tes hasil belajar fisika dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan statistik inferensial Sudjana. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa skor rata-rata hasil belajar fisika peserta didik pada kelas eksperimen berada pada kategori baik dan kelas kontrol berada  pada kategori cukup. Deskripsi utuh hasil analisis deskriptif digambarkan dalam diagram lingkaran sesuai dengan pengkategorian yang diadaptasi dari Riduwan. Hasil analisis inferensial diperoleh melalui uji prsayarat dan uji hipotesis. Uji prasayarat menunjukkan bahwa data terdistribusi normal dan bersifat homogen. Uji hipotesis menunjukkan bahwa thitung>ttabel  maka Ho ditolak dan Ha teruji. Kesimpulan yang diperoleh adalah terdapat perbedaan hasil belajar fisika peserta didik yang diajar menggunakan pembelajaran berbasis experiential dan pembelajaran konvensional.Kata kunci : pembelajaran fisika, pembelajaran berbasis experiential, hasil belajar

Filter by Year

2011 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 20, No 1 (2024): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 19, No 3 (2023): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 19, No 2 (2023): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 19, No 1 (2023): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 18, No 3 (2022): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 18, No 2 (2022): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 18, No 1 (2022): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 17, No 3 (2021): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 17, No 2 (2021): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 17, No 1 (2021): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 16, No 3 (2020): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 16, No 2 (2020): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 16, No 1 (2020): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 15, No 3 (2019): Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 15, No 2 (2019): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 15, No 1 (2019): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 14, No 3 (2018): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 14, No 2 (2018): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 14, No 1 (2018): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 13, No 3 (2017): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 12, No 3 (2016): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 12, No 2 (2016): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 12, No 1 (2016): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 11, No 3 (2015): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 11, No 2 (2015): Jurnal Sains dan Pendidikan Fisika Vol 11, No 1 (2015): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 10, No 3 (2014) Vol 10, No 3 (2014): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 8, No 3 (2012) Vol 8, No 3 (2012): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 8, No 1 (2012): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 8, No 1 (2012) Vol 7, No 2 (2011): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA Vol 7, No 2 (2011) Vol 7, No 1 (2011) Vol 7, No 1 (2011): JURNAL SAINS DAN PENDIDIKAN FISIKA More Issue