cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal Nalar Pendidikan
ISSN : 23390794     EISSN : 24770515     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Nalar Pendidikan merupakan wadah publikasi hasil karya penelitian yang bersifat kependidikan yang diterbitkan oleh LPM Penalaran UNM. Jurnal ini diterbitkan dua kali setahun, terdiri atas 10 karya yang berasal dari dosen, guru, dan mahasiswa. Karya tulis yang diterbitkan dalam jurnal ini belum pernah diterbitkan dimedia cetak. Format penulisan artikel yang diterima sesuai dengan draft pedoman penulisan dan gaya selingkung jurnal nalar pendidikan LPM Penalaran UNM.
Arjuna Subject : -
Articles 246 Documents
ANALISIS KESIAPAN PEMBELAJARAN E-LEARNING SAAT PANDEMI COVID-19 DI SMK NEGERI 1 TAMBELANGAN Jamal, Samsul
JURNAL NALAR PENDIDIKAN Vol 8, No 1 (2020): JURNAL NALAR PENDIDIKAN
Publisher : Lembaga Penelitian Mahasiswa Penalaran UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jnp.v8i1.13561

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Kesiapan Pembelajaran e-learning saat pandemic COVID-19 di SMK Negeri 1 Tambelangan dalam enam aspek kesiapan (Kesiapan Peserta Didik, Kesiapan Guru, Kesiapan Infrastruktur, Dukungan Managemen, Budaya Sekolah, dan Kecenderungan Terhadap Tatap Muka).Model E-Learning Readiness yang digunakan dalam penelitian ini adalah Model Teddy & Swatman (2006) menggunakan enam faktor kesiapan. Enam fator tersebut adalah kesiapan peserta didik, kesiapan guru, infrastruktur, dukungan managemen, budaya sekolah dan kecenderungan pembelajaran tatap muka. Faktor kesiapan peserta didik diperoleh nilai sebesar 3,793. Menurut tabel rentang nilai dan kategori (Aydin & Tasci 2005 : 2015) bahwa dengan nilai tersebut dinyatakan siap tetapi membutuhkan sedikit peningkatan. Faktor kesiapan guru, Faktor dukungan management serta Faktor Budaya Sekolah diperoleh nilai sebesar 4,2. Menurut tabel rentang nilai dan kategori (Aydin & Tasci 2005 : 2015) bahwa dengan nilai tersebut siap penerapan e-learning dapat dilanjutkan. Hanya 1 faktor yang tidak siap dan perlu peningkatan adalah Faktor Kecenderungan tatap muka dengan nilai ELR sebesar 3,304
PERBANDINGAN HAK PENDIDIKAN DALAM KONSTITUSI NEGARA INDONESIA DENGAN KONSTITUSI BEBERAPA NEGARA DI ASIA TENGGARA Dede, Dede
JURNAL NALAR PENDIDIKAN Vol 8, No 1 (2020): JURNAL NALAR PENDIDIKAN
Publisher : Lembaga Penelitian Mahasiswa Penalaran UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jnp.v8i1.13533

Abstract

Konstitusi sebagai dasar suatu negara memuat berbagai macam hak asasi manusia salah satunya hak atas pendidikan, tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui alasan perlunya hak atas pendidikan diatur dalam konstitusi serta untuk mengetahui perbandingan hak pendidikan dalam Konstitusi Negara Republik Indonesia dengan beberapa negara di Asia Tenggara seperti Singapura dan Malaysia. Bentuk penelitian ini yaitu Yuridis Normatif menggunakan pendekatan komparasi. Penelitian ini fokus pada penelaahan terhadap norma hukum positif  yang berkaiatan dengan hak pendidikan. Hasil penelitian ini menunjukkan perbandingan hak pendidikan Konsitusi Negara Singapura dan Malaysia menurut penulis lebih komprehensif dalam konstitusi negara Indonesia. Dengan perbandingan tersebut, maka dapat diketahui pengaturan hak atas pendidikan dari masing-masing negara sehingga dapat memberikan masukan guna amandemen UUD 1945 yang lebih berkeadilan.
METODE TRANSLITERASI UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA AKSARA JAWA DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR Praheto, Biya Ebi; Utomo, Felix Baskara Bhakti
JURNAL NALAR PENDIDIKAN Vol 8, No 1 (2020): JURNAL NALAR PENDIDIKAN
Publisher : Lembaga Penelitian Mahasiswa Penalaran UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jnp.v8i1.11524

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan kemampuan membaca aksara Jawa mahasiswa Program Studi PGSD UST melalui implementasi metode transliterasi. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilakukan di Program Studi PGSD Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta. Subjek penelitian ini yaitu mahasiswa kelas 3A dikarenakan kemampuan membaca aksara Jawa paling rendah dibandingkan kelas lainnya. adapun objek penelitiannya yaitu kemampuan membaca aksara Jawa. Data penelitian diperoleh melalui teknik observasi, dokumen, dan tes. Kemudian, teknik analisis data yang digunakan merupakan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjuukan terjadinya peningkatan kemampuan membaca aksara Jawa pada mahasiswa. Hal tersebut ditunjukkan dari hasil kegiatan prasiklus hingga siklus II. Hasil pada prasiklus menunjukkan rata-rata nilai sebesar 46,84 dengan ketuntasan klasikal sebesar 41,03% dan hasil siklus 1 menunjukkan nilai rata-rata sebesar 76,4 dengan ketuntasan klasikal sebesar 64,1%. Selanjutnya, masih terjadi peningkatan kembali pada siklus II dan sudah mencapai indikator penelitian yang direncanakan. Pada siklus II, nilai rata-rata klasikal  sebesar 85,6 dengan ketuntasan klasikal sebesar 87,2%%.
IMPLEMENTATION OF FIELD STUDIES TO IMPROVE PROBLEM ANALYSIS ABILITY (CASE STUDY IN THE STUDENT SOCIOLOGY IISIP YAPIS BIAK) Ahmad, Busyairi; Laha, M. Saleh
JURNAL NALAR PENDIDIKAN Vol 8, No 1 (2020): JURNAL NALAR PENDIDIKAN
Publisher : Lembaga Penelitian Mahasiswa Penalaran UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jnp.v8i1.13644

Abstract

The study aims to analyse the impact of the implementation of field studies in enhancing the problem-analysis skills and problem solving problems of sociology students in IISIP Yapis Biak. This research uses a qualitative approach. Data collection is done by interview, observation, and documentation methods. The data are analyzed by using data reduction, data feed and conclusion withdrawal. The results showed that the implementation of field studies in lecturing was able to provide students with the ability to analyse problems and even solve problems. The evidence showed when students did assegnment to observe a problem in order to be analyzed and solved and the result showed they did with a good solving. Therefore, the students did not only accept the theory but also be able to apply it to the real situationals.
DAMPAK PENGGUNAAN MEDIA PHET DAN ALAT PERAGA PRAKTIKUM TERHADAP PEMAHAMAN KONSEP GETARAN HARMONIK SEDERHANA PADA SISWA SMA Nisbayanti, Nisbayanti; Novianti, Aisyah; Rahmadani, Nurul Astuti
JURNAL NALAR PENDIDIKAN Vol 8, No 1 (2020): JURNAL NALAR PENDIDIKAN
Publisher : Lembaga Penelitian Mahasiswa Penalaran UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jnp.v8i1.13481

Abstract

At present the average score of achievement of Indonesian students in science is ranked 62 out of 69 countries evaluated. Indonesia's ranking and average score is not much different from the previous PISA survey in 2012 which was also in the low level of material mastery group. Therefore, laboratories in every school that have teaching aids in them are very necessary to conduct practicum in increasing students' understanding of a concept in science. The purpose of this study is to make a comparison between teaching aids and PhET media on the understanding of student concepts. This type of research is a quasi-experimental with non-equivalent group design. The study was conducted at SMAN 1 Gowa in class X MIA 3 using PhET media and class X MIA 1 using media props based on purposive sampling technique. The results showed an increase in understanding of concepts using PhET. The results of the study also showed that there was an increase in understanding of the concept by using teaching aids.
PENERAPAN GERAKAN LITERASI SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN BUDAYA LITERASI SISWA SMP DAN SMA DI BOSOWA SCHOOL MAKASSAR Nasrullah, Nasrullah
JURNAL NALAR PENDIDIKAN Vol 8, No 1 (2020): JURNAL NALAR PENDIDIKAN
Publisher : Lembaga Penelitian Mahasiswa Penalaran UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jnp.v8i1.13970

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya-upaya yang dilakukan Bosowa School Makassar dalam penerapan Gerakan Literasi Sekolah dan kendala yang dihadapi dalam penerapan program Gerakan Literasi Sekolah. Penelitan ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yakni observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data dengan menggunakan triangulasi metode dan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan upaya yang dilakukan Bosowa School Makassar dalam penerapan Gerakan Literasi Sekolah yaitu menerapkan kelas literasi, mengadakan ekskul literasi, pemilihan duta baca, menerbitkan buku karya siswa dan wajib kunjung perpustakaan. Kendala yang dihadapi dalam penerapan program Gerakan Literasi Sekolah yaitu konsistensi dan kesadaran siswa tentang literasi masih rendah, daya tarik siswa lebih cenderung ke penggunaan media teknologi, kurangnya disiplin dan kesadaran siswa dalam mengembalikan buku ke perpustakaan dan padatnya waktu jam pelajaran.
POTRET PEMBELAJARAN DARING MAHASISWA UNIVERSITAS SINGAPERBANGSA KARAWANG DI TENGAH PANDEMI COVID-19 Nurfaida, Afifah
JURNAL NALAR PENDIDIKAN Vol 9, No 2 (2021): JURNAL NALAR PENDIDIKAN
Publisher : Lembaga Penelitian Mahasiswa Penalaran UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jnp.v9i2.24159

Abstract

Tujuan penelitin ini adalah untuk memperoleh gambaran mengenai kegiatan proses pembelajaran PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh) yang dilakukan oleh mahasiswa UNSIKA di tengah pandemi covid-19 dan menganalisa faktor-faktor yang menjadi kendala mahasiswa dalam proses pembelajaran jarak jauh. Subjek Penelitian ini adalah seluruh mahasiswa UNSIKA. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti berupa kusioner sebagai pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberikan seperangkat pertanyaan melalui Google Form kepada mahasiswa UNSIKA yang dijadikan responden untuk dijawabnya. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Dilihat dari aspek kognitif, afektif, dan psikomotor yang dimiliki mahasiswa UNSIKA ketika melakukan proses pembelajaran jarak jauh di masa pandemi covid-19 sangat menurun. (2) Kendala yang dirasakan mahasiswa UNSIKA ketika pjj, seperti susah mencari sinyal, ketidak siapan dalam menggunakan aplikasi-aplikasi untuk komunikasi secara daring, dan keadaan dirumah yang kurang nyaman sehingga dapat menghilangkan fokus dalam pembelajaran. (3) Dampak positif yang dirasakan oleh mahasiswa UNSIKA dalam melakukan kegiatan PJJ seperti mahasiswa lebih aktiv dalam membantu orangtua dirumah dan dapat memberikan manfaat yaitu meningkatkan kesadaran untuk menguasai kemajuan teknologi saat ini dan mengatasi permasalahan proses pendidikan di Indonesia. Kualitas kontrol mutu pendidikan menjadi tantantangan tersendiri bagi pendidik maupun peserta didik dalam penyesuaian pembelajaran yang tradisonal berubah menjadi fleksibel dan dapat membuat sebagian pelajar mulai resah. PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh) dinilai cukup efektif untuk mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan pendidikan.
MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERTANYA GURU DAN MEMBERIKAN PENGUATAN DALAM PROSES PEMBELAJARAN MELALUI BIMBINGAN KOLABORATIF DI SEKOLAH BINAAN RATO, PETRUS EY NGILO
JURNAL NALAR PENDIDIKAN Vol 9, No 2 (2021): JURNAL NALAR PENDIDIKAN
Publisher : Lembaga Penelitian Mahasiswa Penalaran UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jnp.v9i2.24565

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan keterampilan bertanya guru dan memberikan penguatan dalam proses pembelajaran melalui bimbingan di sekolah binaan tahun pelajaran 2021/2022. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 24 guru di 2 sekolah binaan. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas. Teknik analisis data menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Data hasil penelitian  menunjukkan peningkatan keterampilan bertanya guru dan  memberikan penguatan yakni: Pertanyaan disampaikan dengan jelas dan singkat dari 50% menjadi 100%, memberikan acuan dari 50%  menjadi 100%,  memusatkan  pertanyaan yang disampaikan dari 50% menjadi 92%,  pemindahan giliran dari 25% menjadi  88%, penyebaran kesempatan menjawab pertanyaan dari 25% menjadi 92%, pemberian waktu berpikir yang cukup dari 25% menjadi 100%,  memberikan tuntunan jika siswa kesulitan menjawab dari 25% menjadi 100%,  pengubahan tuntunan tingkat kognitif dalam  menjawab pertanyaan dari 25% menjadi 100%, pengaturan urutan pertanyaan untuk mengembangkan tingkat kognitif dari yang sifatnya rendah ke yang lebih tinggi dan kompleks dari 25% menjadi 92%,  penggunaan pertanyaan pelacak dari 25% menjadi 75%,  terjadi peningkatan interaksi di dalam kelas dari 25% menjadi 100%,  penguatan verbal dengan kata-kata dari 75% menjadi 100%,  penguatan kalimat dari 75% menjadi 100%, penguatan non verbal dengan gerak/isyarat dari 75% menjadi 100%,  penguatan non verbal dengan mendekati dari 25% menjadi 88%, penguatan non verbal dengan sentuhan dari 25% menjadi 100%, penguatan non verbal dengan kegiatan yang menyenangkan dari 25% menjadi 75%, penguatan non verbal dengan simbol/benda dari 25% menjadi 100%. Pembimbingan guru melalui pembinaan kolaraboratif efektif dalam upaya peningkatan keterampilan guru bertanya dan memberikan penguatan di SMPS Katolik Regina Pacis dan SMPS PGRI Bajawa.
PENGARUH CHALLENGE BASED LEARNING (CBL) TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI INFORMASI DAN LITERASI SAINS PADA SISWA KELAS XI SMAN 9 JENEPONTO ., Riskawati; Jannah, Meri Hariratul; ., Nurasmita; ., Sherly
JURNAL NALAR PENDIDIKAN Vol 9, No 2 (2021): JURNAL NALAR PENDIDIKAN
Publisher : Lembaga Penelitian Mahasiswa Penalaran UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jnp.v9i2.25052

Abstract

Tujuan penelitian yang akan dicapai adalah menganalisis peningkatan kemampuan literasi informasi dan literasi sains pada siswa SMAN 9 Jeneponto melalui penerapan CBL. Penelitian ini menggunakan desain embedded experimental dengan sampel penelitian sebanyak 30 orang siswa kelas XI SMAN 9 Jeneponto. Data kualitatif yang diperoleh berupa LKS, hasil observasi dan wawancara sedangkan data kuantitatif berupa hasil pretest dan postest untuk mengetahui peningkatan literasi informasi dan literasi sains siswa. Teknik pengumpulan data berupa dokumentasi observasi, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, LKS, soal saat kuis dan soal pretes dan post test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan literasi sains dengan CBL masih tergolong pada tingkatan yang sedang dengan nilai sebesar 55.87 dan peningkatan kemampuan literasi informasi masih tergolong sedang dengan nilai sebesar 66.61. Hasil ini dimungkinkan karena pada pada proses penyelesaian tantangan atau masalah, siswa lebih banyak melakukan pengumpulan data melalui kajian. Untuk mencapai kemampuan literasi sains yang lebih tinggi, guru perlu mendorong siswa untuk melakukan pengumpulan data melalui kegiatan hands on di laboratorium selain melalui kajian literatur berdasarkan hasil penelitian (artikel jurnal). Hasil penelitian ini juga dapat menjadi acuan bagi guru dalam melaksanakan pembelajaran secara efektif dan inovatif. Dengan meningkatkan kemampuan literasi informasi dan literasi sains, siswa mampu memahami sains dan mengaplikasikannya dalam kehidupan masyarakat
PENGEMBANGAN BUKU AJAR ELEKTRONIK INTERAKTIF BERBANTUAN GOOGLE SLIDE DAN QUIZIZZ TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH ., Nursela; Oktaviana, Dwi; ., Hodiyanto
JURNAL NALAR PENDIDIKAN Vol 9, No 2 (2021): JURNAL NALAR PENDIDIKAN
Publisher : Lembaga Penelitian Mahasiswa Penalaran UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jnp.v9i2.25384

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengembangkan produk Buku Ajar Elektronik Interaktif (BAEI) terkait pemecahan masalah khususnya materi koordinat kartesius kelas VIII SMP Negeri 12 Pontianak. Penelitian ini menggunakan model rancangan pengembangan 3-D, yang terdiri dari define(pendefinisian), design (perancangan), dan develop (pengembangan). Adapun subjek penelitian ini yaitu  siswa kelas VIII SMP Negeri 12 Pontianak sebanyak 30 orang siswa. Teknik penelitian yang digunakan yaitu Teknik kuantitatif dengan menggunakan instrumen berupa lembar angket, validasi, dan soal pretest posttest. Adapun hasil penelitian yang pertama validasi BAEI dengan nilai rata-rata presentase mencapai 91,38% dalam kriteria sangat valid dengan kategori sangat baik. Hasil kedua adalah nilai kepraktisan mencapai presentase sebesar 85,18% dengan kriteria sangat praktis. Selanjutnya hasil keefektifan, dilihat dari hasil uji paired- sampel T test dengan hasil uji paired- sampel T test yaitu   <   signifikan  5%  Artinya siswa memiliki kemampuan yang semakin meningkat terkait materi  pemecahan masalah, sehingga BAEI dikategorikan efektif. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan Buku Ajar Elektronik Interaktif (BAEI) pada siswa kelas VIII SMP Negeri 12 Pontianak pada materi koordinat kartesius tergolong valid, praktis, dan efektif dalam meningkatkan kemampuan pemecahan masalah