cover
Contact Name
Sugiantoro
Contact Email
sugiantoro@unesa.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
penips@unesa.ac.id
Editorial Address
Jl. Ketintang, Kel. Ketintang, Kec. Gayungan, Kota Surabaya, Jawa Timur 60231
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS
ISSN : 30251443     EISSN : -     DOI : https://doi.org/10.26740/penips.v5i4
Core Subject : Education,
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS merupakan jurnal ilmiah elektronik yang diterbitkan oleh Program Studi S1 ​​Pendidikan IPS FISH Unesa, Surabaya. Adapun fokus dan ruang lingkup jurnal ini adalah: 1. Hasil penelitian praksis Pendidikan IPS (integrasi): Inovasi pembelajaran IPS, Penelitian Tindakan Kelas, Riset Penilaian dan Evaluasi dalam Pendidikan IPS, Pendidikan Nilai dan Karakter dalam IPS, Pembelajaran Mitigasi dan Lingkungan Hidup dalam IPS. 2. Hasil penelitian Ilmu-ilmu Sosial yang berkontribusi terhadap Pendidikan IPS: Seluruh hasil penelitian ilmu-ilmu sosial yang memiliki keterkaitan dengan konten pada Pendidikan IPS, dan wajib terdapat penjelasan dalam naskah, apa manfaat temuan penelitian tersebut bagi pendidikan IPS.
Arjuna Subject : -
Articles 236 Documents
Strategi Pembelajaran Guru IPS Nonlinier Dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran IPS Di SMP Swasta Surabaya Indy Enno Yuniar
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 5 No. 4 (2025): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pembelajaran yang diterapkan oleh guru IPS yang memiliki latar belakang pendidikan nonlinier dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPS di SMP Swasta Surabaya. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan beberapa guru IPS yang memiliki latar belakang pendidikan nonlinier, seperti Pendidikan Akuntansi, Geografi, Ekonomi, dan Pendidikan Dunia Usaha. Penelitian ini juga mengobservasi proses pembelajaran di kelas serta menganalisis dokumen pembelajaran yang digunakan oleh guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru IPS dengan latar belakang pendidikan nonlinier mengadopsi berbagai strategi pembelajaran inovatif, seperti pembelajaran berbasis konteks, penelitian, simulasi, dan field trip. Strategi ini bertujuan untuk meningkatkan keterlibatan siswa dan memperdalam pemahaman materi. Selain itu, mereka juga mengadaptasi pengalaman dari latar belakang pendidikan mereka untuk menyusun modul ajar yang relevan dengan konteks kehidupan nyata siswa. Meskipun terdapat tantangan dalam penerapannya, seperti keterbatasan pengetahuan dan sumber daya, hasil pembelajaran menunjukkan peningkatan kualitas pemahaman siswa terhadap materi IPS. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pengembangan strategi pembelajaran yang lebih efektif dalam konteks pendidikan IPS di sekolah menengah pertama. Penelitian ini memberikan saran bagi cabang dinas agar cabang dinas mendukung penerapan strategi pembelajaran yang berbasis pada pengalaman siswa, dengan cara memberikan fleksibilitas dalam kurikulum yang memungkinkan guru untuk mengembangkan berbagai strategi pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan siswa seta pada penyediaan dana untuk kegiatan pemebelajaran di luar kelas.
Pengembangan Virtual Tour Situs Sendang Duwur Lamongan Sebagai Sumber Belajar IPS Nurkamim, rm dhoni ujung nurismawan
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 5 No. 2 (2025): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Situs Makam Sendang Duwur yang terletak di Desa Sendang Duwur, Kecamatan, Kalitengah, Kabupaten Lamongan merupakan situs sejarah yang mempunyai nilai pendidikan yang tinggi bagi peserta didik. Pembelajaran IPS yang ada di sekolah SMPN 2 Karangbinangun aksesibilitasnya masi terbatas. Oleh karena itu, adanya pengembangan sumber belajar berbasis virtual tour dapat memenuhi fasilitas pembelajaran IPS dengan lebih menyenangakan dan menarik. Pengembangan sumber belajar virtual tour ini materinya tentang penyebaran agama Islam di Paciran Lamongan yang dilakukan oleh sunan sendang duwur. Sumber belajar virtual tour ini dapat meningkatkan apresiasi dan pemahaman peserta didik terhadap sejarah lokal dan mengenalkan budaya lokal. Penelitihan ini menggunakan metode penelitian R&D (Research and Development) diperlukan untuk mengembangkan produk sumber belajar berbasis virtual tour yang penelitianya dilakukan di Makam Sendang Duwur. Pengembangan sumber belajar ini menggunakan teori kontruktivisme merupakan teori yang membangun untuk peserta didik dengan menyadarkan adanya susunan hidup dengan berbudaya modern, teori kontruktivisme yang membantu peserta didik untuk memaksimalkan hasil pada saat pemahaman peserta didik.Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengembangkan sumber belajar virtual tour yang efektif dan layak untuk membantu meningkatkan pemahaman materi sejarah penyebaran agama Islam yang dilakukan oleh Sunan Sendang Duwur. Hasil dari pengembangan sumber belajar virtual tour telah dilakukan uji kelayakan oleh ahli media dan ahli materi dengan hasil yang sangat layak untuk digunakan. Setelah di uji kelayakan oleh ahli media dan ahli meteri, pengembangan sumber belajar virtual tour di uji kepraktisan oleh guru IPS di sekolah SMPN 2 Karangbinangun dan dinyatakan sangat layak untuk digunakan bagi peserta didik di sekolah maupun di luar sekolah.
Tingkat Literasi Keuangan Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya Siti Umayah Savitri; Nuansa Bayu Segara; Jun Surjanti; Muhammad Ilyas Marzuqi
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 5 No. 3 (2025): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai agen penerus bangsa, sudah menjadi suatu keharusan bagi mahasiswa untuk mempunyai pemahaman yang baik, tidak terkecuali mengenai keuangan. Realita yang tidak bisa dikesampingkan bagi mahasiswa yaitu perubahan pengelolaan keuangan yang awalnya terbiasa diatur oleh orang tua menjadi mandiri ketika mereka diharuskan berkuliah jauh di kota lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat profil literasi mahasiswa Universitas Negeri Surabaya yang terdiri dari pengetahuan keuangan, sikap keuangan, perilaku keuangan, serta sosialisasi keuangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa Universitas Negeri Surabaya. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik convenience sampling dan diperoleh sebanyak 270 responden. Instrumen penelitian dan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang disebarkan secara daring. Hasil penelitian ini diperoleh rata-rata tingkat literasi keuangan mahasiswa Universitas Negeri Surabaya 82,7% (tinggi), pengetahuan keuangan 74,9% (sedang), sikap keuangan 86% (tinggi), perilaku keuangan 79% (sedang) dan sosialisasi keuangan 65,7% (sedang). Maka, perlu adanya upaya-upaya untuk meningkatkan keterampilan keuangan mahasiswa dalam program literasi keuangan lainnya.
Peranan Program Kampus Mengajar Ke-7 Sebagai Katalisator Pada Kemampuan Keterampilan Kolaborasi Mahasiswa Calon Guru IPS Istiqomah, Ananda Nurlaila
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 5 No. 3 (2025): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peranan program Kampus Mengajar sebagai katalisator bagi mahasiswa pada keterampilan kolaborasi, serta bagaimana program mengimplementasikan dan memberikan dampak terhadap keterampilan kolaborasi mahasiswa calon guru IPS UPI setelah mengikuti program tersebut. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data penelitian diperoleh dengan menggunakan wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitian ini yaitu mahasiswa Pendidikan IPS UPI 2021 dan PIC Kampus Mengajar UPI dengan purposive sampling. Analisis data penelitian menggunakan penyajian data, reduksi data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Program Kampus Mengajar ke-7 berperan sebagai katalisator sangat memberikan dukungan yang besar pada keterampilan kolaborasi mahasiswa calon guru IPS. 2) Program Kampus Mengajar ke-7 berhasil mengimplementasikan keterampilan bertanggung jawab, bekerja dalam tim yang beragam, dan saling menghargai untuk mengelola konflik dan menemukan solusi bersama, yang penting dalam berkolaborasi 3) Program Kampus Mengajar ke-7 memberikan dampak terhadap keterampilan kolaborasi mahasiswa calon guru IPS. Mahasiswa menunjukkan peningkatan kesadaran tanggung jawab dalam bekerja sama, kemampuan untuk bekerja dan fleksibel dalam tim yang beragam, menghargai pendapat berbeda, dan berkompromi untuk mencapai tujuan bersama. Program ini memberi kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari pengalaman, memperkuat keterampilan kolaborasi mereka. Dengan demikian program ini dapat mempercepat dan mendukung mahasiswa calon guru IPS untuk mampu berkolaborasi dalam kelompok. Kata Kunci: Katalisator, Kampus Mengajar, Keterampilan Kolaborasi Abstract This study aims to describe the role of the Teaching Campus program as a catalyst for students in collaboration skills, as well as how the program implements and impacts the collaboration skills of prospective UPI social studies teachers after participating in the program. The approach used in this research is qualitative with case study method. Data collection techniques were obtained using interviews and documentation. The subjects of this research are UPI 2021 social studies education students and UPI Teaching Campus PIC with purposive sampling. Research data analysis using data presentation, data reduction and conclusion drawing. The results showed that 1) The 7th Teaching Campus program acts as a catalyst, providing great support for the collaboration skills of prospective social studies teacher students. 2) The 7th Teaching Campus Program successfully implements the skills of responsibility, working in diverse teams, and mutual respect to manage conflict and find joint solutions, which are important in collaboration 3) The 7th Teaching Campus Program has an impact on the collaboration skills of prospective social studies teachers. Students showed increased awareness of responsibility in working together, the ability to work and be flexible in diverse teams, respect different opinions, and compromise to achieve common goals. The program provides opportunities for students to learn directly from experience, strengthening their collaboration skills. Thus this program can accelerate and support prospective social studies teachers to be able to collaborate in groups. Keywords: Catalyst, Teaching Campus, Collaboration Skills
INTEGRASI PEMIKIRAN KAWRUH JIWA KI AGENG SURYOMENTARAM DALAM PEMBELAJARAN IPS Mohammad Faizun Surya Rafli; Riyadi; Agus Suprijono; Niswatin
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 5 No. 2 (2025): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Pendidikan dan pembelajaran IPS yang ideal merupakan sebuah keniscayaan. Sejak bergemingnya Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM), gagasan untuk mengintegrasikan kearifan lokal dalam pembelajaran mulai mencuat kembali sebagai sarana pengembangan dan mengatasi permasalahan pendidikan maupun pembelajaran IPS. Permasalahan yang menjadi sorotan dalam pembelajaran IPS adalah rendahnya performa diri siswa, yang disebabkan karena adanya ketidakseimbangan dalam proses pembelajaran IPS, serta kurangnya variasi dalam pembelajaran. Oleh karena itu, dibutuhkan inovasi dalam pengembangan pendidikan dan pembelajaran IPS yang dalam penelitian ini, pemikiran filsafat Kawruh Jiwa Ki Ageng Suryomentaram menjadi fokus integrasi. Hanya ada sedikit penelitian yang berfokus pada integrasi pembelajaran IPS yang menggabungkan unsur Kawruh Jiwa sebagai pengembangan pendidikan dan pembelajaran IPS. Penelitian ini bertujuan untuk (1) memahami relevansi pemikiran Kawruh Jiwa Ki Ageng dengan filsafat pendidikan modern sebagai landasan kurikulum pendidikan IPS, (2) mengetahui integrasi pemikiran Kawruh Jiwa Ki Ageng dalam pembelajaran IPS. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Kualitatif dengan pendekatan studi dokumen/teks. Sumber data penelitian ini adalah sumber primer dan sumber sekunder. Pengumpulan data dilakukan dengan beberapa teknik seperti literature review, dokumentasi, dan wawancara mendalam. Teknik analisis data menggunakan analisis data interaktif Miles dan Huberman. Serta untuk keabsahan data menggunakan teknik triangulasi sumber dan triangulasi teori Adapun hasil penelitian ini mendapati bahwa Kawruh Jiwa memiliki relevansi dengan semua landasan filsafat pendidikan modern termasuk filsafat Ki Hajar Dewantara, serta Kawruh Jiwa juga dapat diintegrasikan dalam pembelajaran IPS, baik sebagai sarana perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran (integrasi pada model, metode, strategi), hingga evaluasi pembelajaran. ABSTRACT The necessity for ideal social studies education and learning is indisputable. Following the implementation of the Merdeka Curriculum (IKM), the concept of integrating local wisdom in learning has resurfaced as a strategy to address and overcome challenges in social studies education and learning. A salient issue in social studies education and learning is the underperformance of students, attributable to an imbalance in the learning process and a paucity of variety in teaching methods. This necessitates a paradigm shift towards innovation in the development of social studies education and learning. In this study, the concept of Kawruh Jiwa philosophy, as propounded by Ki Ageng Suryomentaram, is posited as a pivotal integrative framework. The paucity of research in this area is evident in the dearth of studies that integrate Kawruh Jiwa elements into the development of social studies education and learning. The present study aims to (1) understand the relevance of Ki Ageng's Kawruh Jiwa thinking with modern educational philosophy as the foundation of the social studies education curriculum, and (2) know the integration of Ki Ageng's Kawruh Jiwa thinking in social studies learning. The present study employs a qualitative research methodology, adopting a document/text study approach. The research utilises both primary and secondary sources as data sources. Data collection techniques employed include literature review, documentation, and in-depth interviews. The analysis of the data was conducted using interactive data analysis techniques proposed by Miles and Huberman. The results of this study indicate that Kawruh Jiwa is pertinent to all the foundations of modern educational philosophy, including the philosophy of Ki Hajar Dewantara. Furthermore, Kawruh Jiwa can be integrated into social studies learning, both as a means of learning planning, learning implementation (integration of models, methods, strategies), and learning evaluation.
Pengembangan LKPD Berbasis Dimensi Kebhinekaan Global Sebagai Penguatan Profil Pelajar Pancasila Dalam Pembelajaran IPS Materi Keberagaman Sosial Budaya di Masyarakat Ayu Putri Nur Sholikhah
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 5 No. 4 (2025): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pengembangan LKPD, kelayakan LKPD, dan efektivitas penggunaan LKPD berbasis dimensi kebhinekaan global sebagai penguatan profil pelajar pancasila. Jenis penelitian yang digunakan yaitu research and development dengan desain pengembangan model ADDIE (analyze, design, development, implementation, evaluate). Penelitian dilakukan di SMP Negeri 7 Bojonegoro, dengan subjek penelitian peserta didik kelas VII, dosen ahli sebagai validator, dan guru IPS. Hasil penelitian yang didapatkan yaitu (1) tahapan R&D yang dilakukan terhadap pengembangan LKPD menggunakan model ADDIE; (2) Kelayakan LKPD ditinjau dari kelayakan isi LKPD dan dinyatakan valid berdasarkan penilaian empat validator ahli dan dianalisis dengan formula Aiken’s V mendapatkan hasil 0,87 termasuk kategori validitas tinggi. Kelayakan berdasarkan respon 30 peserta didik mendapatkan skor 90,46% dan respon guru dengan skor 97,1% yang termasuk kategori sangat layak; (3) Hasil uji efektivitas diukur dan dianalisis dari hasil pretest dan postest penguatan profil pelajar Pancasila. Hasil uji normalitas berdistribusi normal, dibuktikan pada nilai sig. pada table shapiro wilk pretest 0,109 > 0,05 dan postest 0,63 > 0,05. Hasil uji t nilai sig. (2-tailed) 0,000 yang berarti < 0,05, maka Ho ditolak dan Hi diterima. Hasil uji n-gain, yaitu 0,73 > 0,7 termasuk kategori efektivitas tinggi. Hasil ketercapaian dalam proses pembelajaran penguatan profil pelajar Pancasila berdasarkan hasil pengimplementasian LKPD mencapai skor sebesar 89,16% berarti LKPD berbasis dimensi kebhinekaan global mampu mencapai ketuntasan kriteria penguatan profil pelajar pancasila. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa hasil pengembangan LKPD berbasis dimensi kebhinekaan global layak dan efektif digunakan, serta dapat mencapai penguatan profil pelajar Pancasila dalam pembelajaran IPS. Abstrac This research aims to determine the process of developing LKPD (Student Worksheets), the feasibility of LKPD, and the effectiveness of using LKPD based on the dimensions of global diversity to strengthen the Pancasila student profile. The type of research used is research and development with the ADDIE model (analyze, design, development, implementation, evaluate). The research was conducted at SMP Negeri 7 Bojonegoro, with the subjects being seventh-grade students, expert lecturers as validators, and social studies teachers. The research findings are as follows: (1) The R&D stages conducted for the development of LKPD used the ADDIE model; (2) The feasibility of LKPD, based on the content feasibility of the LKPD, was deemed valid according to the assessments of four expert validators and analyzed using the Aiken’s V formula, which resulted in 0.87, indicating high validity. The feasibility based on responses from 30 students obtained a score of 90.46%, and the teacher's response score was 97.1%, both categorized as very feasible; (3) The effectiveness test results were measured and analyzed from pretest and posttest results on the strengthening of the Pancasila student profile. The normality test results showed a normal distribution, as evidenced by the sig. value in the Shapiro-Wilk table for the pretest (0.109 > 0.05) and posttest (0.63 > 0.05). The t-test result showed a sig. value (2-tailed) of 0.000, meaning < 0.05, thus Ho was rejected and Hi was accepted. The n-gain test result was 0.73 > 0.7, indicating a high level of effectiveness. The learning achievement in the process of strengthening the Pancasila student profile, based on the implementation of the LKPD, achieved a score of 89.16%, meaning that the LKPD based on the dimensions of global diversity succeeded in meeting the criteria for strengthening the Pancasila student profile. Therefore, it can be concluded that the development of LKPD based on the dimensions of global diversity is feasible and effective to use and can successfully strengthen the Pancasila student profile in social studies learning.
Rasionalitas Pemilih dalam Pemilu Tahun 2024: Studi Tentang Perbedaan Pilihan Calon Presiden dan Partai Politik di Kota Surabaya Andi Setiawan; Katon Galih Setyawan; Sukma Perdana Prasetya; Agung Stiawan
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 5 No. 2 (2025): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh data yang menunjukkan adanya perbedaan pilihan Politik antara Calon Presiden dan Partai Pendukung yang terjadi di Indonesia tak terkecuali kota Surabaya. Tujuan yang ingin dicapai pada penelitian ini antara lain : 1) Mengetahui rasionalitas pemilih pemilu 2024, 2) Mengetahui penyebab terjadinya perbedaan pilihan antara Calon Presiden dan Partai Politik Pendukung. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan sumber data penelitian ini adalah wawancara kepada masyarakat di 16 kecamatan di kota Surabaya yang terindikasi memiliki jumlah perbedaan yang paling signifikan. Hasilnya adalah saat ini masyarakat sudah mulai pintar dalam memilih calon pemimpin melihat dari visi, misi dan track record. Karakteristik seorang calon pemimpin, menjadi faktor yang banyak dijadikan alasan masyarakat untuk memilih Pemimpin selanjutnya. Dalam pendidikan IPS yang mengintegrasikan topik-topik seperti Pemilu dan partisipasi politik dapat membantu siswa memahami hubungan antara individu, masyarakat, dan negara. Studi ini menunjukkan bahwa siswa yang terlibat dalam diskusi tentang Pemilu cenderung memiliki pemahaman yang lebih baik tentang peran mereka dalam masyarakat dan pentingnya kontribusi mereka dalam proses demokrasi.
Analisis Kompetensi Pedagogik Guru IPS Terhadap Kinerja Guru IPS Dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Di SMPN 2 Papar Kabupaten Kediri Akbar Yahya Subrata
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 5 No. 2 (2025): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi pedagogik guru IPS terhadap kinerja mereka dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka di SMPN 2 Papar, Kabupaten Kediri. Kompetensi pedagogik mencakup pemahaman mendalam terhadap materi pelajaran, perencanaan dan implementasi strategi pembelajaran yang efektif, serta evaluasi dan pemberian umpan balik kepada siswa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama dalam peningkatan kompetensi guru adalah pelatihan relevan dan kebijakan sekolah yang mendukung. Hambatan yang dihadapi meliputi keterbatasan sumber daya, seperti akses teknologi dan tantangan integrasi teknologi dalam pembelajaran. Guru mengatasi hambatan ini melalui strategi inovatif, seperti pembelajaran berbasis konteks, pemanfaatan teknologi secara kreatif, serta refleksi harian. Assessment formatif dan reflektif juga berkontribusi pada pembelajaran yang lebih personal dan adaptif. Kesimpulannya, kompetensi pedagogik guru memiliki peran signifikan dalam keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka, serta menekankan pentingnya dukungan institusional dan pendekatan inovatif dalam meningkatkan kualitas pengajaran. Kata Kunci: Kompetensi Pedagogik Guru, Implementasi Kurikulum Merdeka, Strategi Pedagogik, Inovasi Pendidikan
Eksistensi Tradisi Wiwitan dan Kontribusinya terhadap Pembelajaran IPS Berbasis Kearifan Lokal Ummami, Risalatul; Larasati , Dian Ayu; Suprijono , Agus; Setyawan , Katon Galih
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 5 No. 4 (2025): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tradisi Wiwitan merupakan salah satu tradisi peninggalan leluhur masyarakat petani di Jawa yang dilaksanakan menjelang panen padi dilaksanakan. Tradisi ini dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur masyrakat petani atas hasil panen yang telah mereka peroleh. Selain itu, pelaksanaan Tradisi Wiwitan ini juga dipercayai serta dilaksanakan sebagai bentuk penolak balak atau untuk memperoleh keselamatan. Tradisi Wiwitan ini dilaksanakan sejak zaman dahulu dari generasi ke generasi dan sudah menjadi sebuah kebiasaan pada masyarakat petani di Jawa salah satunya di Dusun Kedung Tunggak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana eksistensi dan harmonisasi dari nilai sosial dan nilai keagamaan yang terkandung di dalam Tradisi Wiwitan. Selain itu, dalam penelitian ini juga berusaha untuk melihat bagaimana kontribusi dari kearifan lokal Tradisi Wiwitan ini dapat berkontribusi dalam pembelajaran IPS sebagai sumber belajar IPS berbasis kearifan lokal. Penelitian ini dilaksanakan di Dusun Kedung Tunggak Desa Jatikalen Kecamatan Jatikalen Kabupaten Nganjuk dengan menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi, pengambilan sampel penelitian dengan purposive sampling. Penelitian ini menggunakan Teori Interaksionisme Simbolik dalam mengungkap makna dari simbol-simbol yang terkandung dalam Tradisi Wiwitan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tradisi Wiwitan ini masih eksis di kalangan masyarakat di era modern seperti saat ini. Tradisi Wiwitan mengandung nilai sosial dan nilai keagamaan yang tercermin dari gotong royong masyarakat yang dapat mempererat kerukunan dari masyarakat sendiri. Nilai keagamaan dalam tradisi ini tercermin dari bagaimana Tradisi Wiwitan yang merupakan aliran Kejawen ini dapat harmonis dan hidup berdampingan dengan agama islam di dalam pelaksanaannya. Selain itu, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa Tradisi Wiwitan ini dapat berkontribusi secara aktif sebagai sumber belajar berbasis kearifan lokal karena tidak hanya mengandung nilai kebudayaan tetapi juga mengandung nilai sosial dan keagamaan yang sangat relevan dengan pembelajaran IPS, sehingga pembelajaran berbasis kearifan lokal Tradisi Wiwitan ini akan menjadikan peserta didik secara bertahap akan lebih dekat dengan lingkungan sekitarnya di dalam kehidupan sehari-hari.
PENGETAHUAN PESERTA DIDIK TENTANG SITUS-SITUS BERSEJARAH KERAJAAN MAJAPAHIT (SURVEI PADA SISWA SMP DI KECAMATAN TROWULAN MOJOKERTO) achmad, nur farida; Nuansa Bayu Segara; Muhammad Ilyas Marzuqi; Sukma Perdana Prasetya
Jurnal Dialektika Pendidikan IPS Vol. 5 No. 2 (2025): issue
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPS, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Situs bersejarah berkontribusi sangat signifikan terhadap masyarakat lokal dan menjadi bagian yang sangat penting dalam studi. Pentingnya peserta didik untuk mempelajari situs bersejarah yang menjadi tonggak sejarah dari terbentuknya Nusantara yakni agar mereka dapat memahami dan menelaah nilai-nilai budaya lokal dan kearifan lokal, serta membantu mereka menjadi pribadi yang utuh berbasis nilai humaniora yang dapat dijadikan bekal di masa depannpada era goblalisasi mendatang. Penelitian ini sendiri memiliki tujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan yang dimiliki oleh peserta didik terkait dengan situs-situs bersejarah kerajaan Majapahit, serta melihat apakah jarak sekolah mempengaruhi tingkat pengetahuan peserta didik. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif. Desain penelitian ini menpergunakan jenis survey. Penelitian ini dilaksanakan di SMP yang berada di Kecamatan Trowulan. Subjek dalam penelitian ini merupakan siswa-siswi SMP kelas VII di kecamatan Trowulan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan soal tes.Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan yang terdisiri dari pengetahuan faktual, pengetahuan konseptual dan pengetahuan metakognitif peserta didik di SMP kecamatan Trowulan terkait dengan situs-situs bersejarah Kerajaan Majapahit di Trowulan masih dalam kategori rendah.