cover
Contact Name
MASJUDIN
Contact Email
masjudin@undikma.ac.id
Phone
+6281917700789
Journal Mail Official
jmpm@undikma.ac.id
Editorial Address
Jl. Pemuda, No.59A Mataram
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Media Pendidikan Matematika
ISSN : 23383836     EISSN : 26570610     DOI : https://doi.org/10.33394/mpm.v13i1
Journal of Media Pendidikan Matematika (MPM) focuses on publishing articles related to research results as well as the results of literature studies on mathematics education. This type of research can be in the form of classroom action research, experiments, qualitative research or other research. The results of the study can be the results of the application of the model / method / approach, the use of learning media (props).
Articles 42 Documents
Search results for , issue "Vol. 13 No. 1 (2025)" : 42 Documents clear
Efektivitas Pembelajaran Menggunakan Konteks Makanan Tradisional Musi Banyuasin terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Desvitasari, Tria; Hiltrimartin, Cecil; Somakim, Somakim
Media Pendidikan Matematika Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mpm.v13i1.15491

Abstract

Pemecahan masalah adalah upaya menemukan penyelesaian terhadap kesulitan yang tidak langsung bisa di dapatkan atau cara berpikir dengan langkah-langkah berurutan. Hasil raport pendidikan SMPN 4 Lalan menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah siswa dalam berpikir menggunakan konsep, prosedur, fakta, dan alat matematika untuk menyelesaikan masalah sehari-hari dengan berbagai jenis konteks yang relevan berada pada predikat sedang, yaitu persentase 64,44%. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui efektivitas pembelajaran menggunakan konteks makanan tradisional Musi Banyuasin terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa. Jenis penelitian ini adalah desain pra-experimental dengan menggunakan model desain satu kelompok pretest/posttest. Metode pengumpulan data pada penelitian ini berupa observasi dan pretest/postest. Data yang didapatkan dikumpulkan dan di analisis secara deskriptif dan uji N-Gain untuk melihat efektivitas pembelajaran berbasis pemecahan masalah menggunakan konteks makanan tradisional Muba “Kecepan Tungkus”. Berdasarkan analisis data diperoleh bahwa hasil observasi menunjukkan secara keseluruhan nilai aktivitas siswa berada pada kriteria minimal baik, yaitu dengan persentase aktivitas siwa di atas 70%. Sedangkan hasil mean pretest/posttest siswa mengalami peningkatan sebesar 54 dengan mean N-Gain sebesar 0,58 dan termasuk kategori sedang. Maka kesimpulannya bahwa pembelajaran berbasis pemecahan masalah menggunakan konteks makanan tradisional Muba “Kecepan Tungkus” cukup efektif diterapkan dalam pembelajaran dengan persentase rata-rata keefektifan mencapai 58 %.
Pengembangan E-LKPD Berorientasi Budaya Bali Berbantuan GeoGebra untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Siswa Kelas IX SMP Prasanti, Made Cita; Hartawan, I Gusti Nyoman Yudi; Suweken, Gede
Media Pendidikan Matematika Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mpm.v13i1.15521

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan E-LKPD berbantuan GeoGebra yang berorientasi budaya Bali melalui pola kain tenun Gringsing guna meningkatkan pemahaman konsep geometri transformasi bagi siswa kelas IX. Pengembangan E-LKPD menggunakan model ADDIE yang dirancang menggunakan aplikasi iSpring dan Lumi Education. Validitas isi/materi dievaluasi oleh pakar serta dianalisis menggunakan rumus Aiken’s V, penilaian ahli media menggunakan angket LORI, kepraktisan dinilai melalui angket User Experience Questionnaire (UEQ), dan efektivitas diukur melalui Gain ternormalisasi serta penghitungan persentase ketuntasan. Hasil uji validitas isi/materi menunjukan rata-rata nilai V sebesar 0,92 dengan kriteria tinggi. Penilaian ahli media memperoleh nilai rata-rata sebesar 4,94 yang dikategorikan sangat tinggi. Hasil uji coba pada 33 siswa dan satu orang guru menunjukkan bahwa respon guru dan peserta didik pada aspek attractiveness, dependability, stimulation, serta novelty termasuk dalam kategori unggul, sedangkan aspek efficiency dan perspicuity termasuk dalam kategori baik. Kemudian hasil dari keefektifan E-LKPD, yaitu diperoleh skor N-Gain mencapai 0,73 dengan kategori sangat efektif serta persentase ketuntasan pada post-test kemampuan pemahaman konsep sebesar 82% dengan kategori sangat baik. Dengan demikian, E-LKPD yang dikembangkan dinyatakan valid, layak, praktis, dan efektif. Selain meningkatkan pemahaman konsep, bahan ajar ini berkontribusi dalam pelestarian kearifan budaya Bali melalui pembelajaran yang kontekstual dan inovatif.
Pengembangan Microlearning berbasis Project Based Learning Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Mahasiswa Pendidikan Matematika Ferdiani, Rosita Dwi; Marsitin, Retno; Dinnullah, Riski Nur Istiqomah; Pranyata, Yuniar Ika Putri
Media Pendidikan Matematika Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mpm.v13i1.15538

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan microlearning berbasis Project Based Learning untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif mahasiswa Pendidikan Matematika. Kemampuan berpikir kreatif mahasiswa meningkat apabila telah memenuhi indicator berpikir kreatif yaitu Fluency, Flexibility, Originality. Jenis penelitian ini adalah gabungan penelitian kualitatif dan kuantitaf dengan metode yaitu pengembangan dengan model ADDIE yaitu meliputi Analysis, Design, Development, Implementasi, and Evaluation. Subjek penelitian ini adalah 20 mahasiswa Pendidikan matematika kelas 2022 A Universitas PGRI Kanjuruhan Malang. Instrumen penelitian yaitu tes berpikir kreatif, tugas project, video pembelajaran yang tersaji dalam microlearning dan dokumentasi. Berdasarkan penelitian ini didapatkan hasil bahwa : a). Dikembangkannya Microlearning untuk mahasiswa Pendidikan matematika Universitas PGRI Kanjuruan Malang untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif mahasiswa. b) Uji kelompok besar menunjukkan 1). Hasil Penilaian Kelayakan Produk menunjukkan diperoleh skor angket respon mahasiswa sebesar 80% pada interval 3,25 < 𝑌 ≤ 4,00 dan 20% pada interval 2,50 < 𝑌 ≤ 3,25 dalam uji coba lapangan lebih luas  (kelompok  besar)  yang  menunjukkan  bahwa  microlearning   ini   memperoleh   kriteria   “sangat   layak”   digunakan   dalam pembelajaran. 2).  Hasil Penilaian keefektifan menunjukkan nilai ketuntasan peserta didik adalah sebesar 85%. Presentase tersebut terletak pada skala kriteria 80% < 𝑌 ≤ 100% yang menunjukkan bahwa microlearning yang dikembangkan memperoleh kriteria “sangat efektif” untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif mahasiswa. Sedangkan untuk kemampuan berpikir kreatif didapatkan hasil: 1) 8 mahasiswa memenuhi ketiga aspek Fluency, Flexibility, Originality, 2). 3 mahasiswa memenuhi aspek Fluency dan Flexibility, 3). 3 mahasiswa memenuhi aspek Flexibility, Originality, 4). 3 mahasiswa memenuhi aspek Fluency, Originality, 5) 2 mahasiswa memenuhi aspek Flexibility, dan 6). 1 mahasiswa memenuhi aspek Fluency. Keterbatasan penelitian ini hanya diterapkan pada mata kuliah pengembangan media pembelajaran matematika, untuk itu saran bagi peneliti lanjutan adalah perlunya dikembangkan penelitian menggunakan media pembelajaran berbasis teknologi untuk pembelajaran matematika yang lain.
Analisis Transformasi Geometri dalam Motif Anyaman Daun Lontar Masyarakat Amanuban: Kajian Etnomatematika Taneo, Prida N. L.; Turmudi, Turmudi; Nurlaelah, Elah; Fatimah, Siti
Media Pendidikan Matematika Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mpm.v13i1.15571

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan konsep transformasi geometri dalam motif anyaman daun lontar masyarakat Amanuban melalui pendekatan etnomatematika. Fokus utama kajian ini adalah mengidentifikasi bentuk-bentuk transformasi seperti translasi, rotasi, refleksi, dan dilatasi yang terdapat pada motif hiasan anyaman tradisional. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan utama terdiri dari para pengrajin berpengalaman yang memahami makna budaya di balik motif yang digunakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi geometri secara sadar atau tidak telah diterapkan dalam berbagai pola anyaman sebagai bagian dari ekspresi budaya dan estetika. Temuan ini mempertegas bahwa praktik budaya lokal dapat menjadi sumber pembelajaran matematika kontekstual yang bermakna, serta memperkaya pemahaman tentang hubungan antara budaya dan konsep matematis.
Development of PBL-Based LKPD to Enhance Students' Mathematical Literacy Skills) Ismayawati, Ismayawati; Yuliyanti, Sri; Juliangkary, Eliska
Media Pendidikan Matematika Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mpm.v13i1.15608

Abstract

This study aims to develop and evaluate a Problem Based Learning (PBL)-based Student Worksheet (LKPD) on polynomial material for 11th-grade students at SMAN 1 Lingsar. The development of the LKPD follows the modified 4-D model, which includes the Define, Design, and Develop stages, due to time and budget constraints. This research employs a one group pre-test and posttest experimental design, involving 30 11th grade students as subjects. The LKPD was validated by two experts: a content expert (80%) and a media expert (90%), who assessed aspects of content accuracy, instructional relevance, clarity, language, simplicity, visual design, and the integration of PBL components. The practicality of the LKPD was measured through questionnaires given to both teachers and students, with results showing a practicality level of 97% in terms of usability and instructional value. The effectiveness of the LKPD was tested through a mathematical literacy assessment given before and after the learning intervention. Data analysis was performed using a paired sample t-test, which showed a statistically significant improvement (p < 0.05) in students' mathematical literacy scores, particularly in problem formulation and solving indicators. These findings empirically support the use of the PBL model as a framework for designing instructional materials that can enhance mathematical literacy. The use of Canva as a design tool also increased student engagement through appealing and functional visual displays. The results of this study demonstrate that contextual and visually designed instructional materials can be effective pedagogical instruments, especially for abstract mathematics topics like polynomials. This research contributes to mathematics education by presenting a validated PBL based LKPD design model that can be adapted for various subjects and educational levels.
Eksplorasi Berpikir Kreatif Matematis; Pola Dan Proses Supratman, Mohamad; Ardana, I Made; Suharta, I Gusti Putu; Puja Astawa, I Wayan
Media Pendidikan Matematika Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mpm.v13i1.15626

Abstract

Pengembangan kemampuan berpikir kreatif matematis sangat penting untuk meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pola dan proses berpikir kreatif matematis melalui Tinjauan Sistematis Literatur (Systematic Literature Review/SLR). Metode SLR digunakan untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan menginterpretasi penelitian-penelitian relevan yang diterbitkan antara tahun 2015 hingga 2024, dengan fokus pada kemampuan berpikir kreatif matematis. Tinjauan ini mencakup studi-studi empiris, kajian teoretis, dan meta-analisis, sementara artikel non-empiris, laporan konferensi, editorial, dan ulasan buku dikecualikan berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditentukan. Sebanyak 20 artikel dipilih untuk dianalisis secara mendalam. Hasil analisis menunjukkan bahwa indikator yang paling umum digunakan untuk mengukur kemampuan berpikir kreatif matematis meliputi kelancaran (fluency), keluwesan (flexibility), keunikan (originality), dan penguraian atau elaborasi (elaboration). Selain itu, penggunaan soal pemecahan masalah yang tidak rutin dan terbuka serta model pembelajaran berbasis masalah (problem-based learning) terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa. Tinjauan ini juga menyoroti pentingnya mempertimbangkan gaya belajar dan karakteristik kognitif siswa yang beragam untuk mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih terarah dan efektif. Berdasarkan temuan tersebut, beberapa peluang tindak lanjut yang disarankan meliputi: 1) Mengembangkan instrumen pengukuran yang lebih valid dan reliabel untuk kemampuan berpikir kreatif matematis. 2) Menguji berbagai jenis soal matematika yang tidak rutin dan terbuka. 3) Merancang modul pembelajaran yang terstruktur berbasis pendekatan problem-based learning. 4) Membuat alat diagnostik untuk menilai preferensi belajar dan profil kognitif siswa. Dengan menerapkan strategi-strategi ini, kemampuan berpikir kreatif matematis siswa dapat ditingkatkan secara signifikan, yang pada akhirnya berkontribusi positif terhadap peningkatan kualitas pendidikan matematika.
Pengaruh LKPD Berbasis Etnomatematika terhadap Pemahaman Matematika Siswa Melalui Arsitektur Vernakular Rumah Kaki Seribu Istia, Maryo Sopater; Queljoe, Winda Sary de; Kesauliya, Olivia Marie Caesaria
Media Pendidikan Matematika Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mpm.v13i1.15629

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis etnomatematika dalam meningkatkan pemahaman konsep matematika siswa melalui eksplorasi arsitektur vernakular Rumah Kaki Seribu. LKPD dikembangkan dengan mengintegrasikan unsur budaya lokal dalam konteks pembelajaran geometri. Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental tipe one group pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri dari 25 siswa kelas VIII-E SMP Negeri 1 Manokwari yang dipilih secara purposive. Instrumen yang digunakan mencakup lembar tes hasil belajar (pretest dan posttest), angket respon siswa, serta maket Rumah Kaki Seribu sebagai media pendukung eksplorasi. Analisis data dilakukan menggunakan skor N-gain untuk mengukur peningkatan pemahaman konsep, serta uji Wilcoxon Signed Rank Test untuk melihat signifikansi perbedaan hasil sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata N-gain sebesar 0,71 yang termasuk dalam kategori tinggi, dengan nilai signifikansi uji Wilcoxon sebesar 0,000 (p < 0,05). Selain itu, 80% siswa menyatakan LKPD sangat efektif dan 20% menyatakan efektif. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan LKPD berbasis etnomatematika tidak hanya efektif dalam meningkatkan hasil belajar matematika, tetapi juga mampu menarik minat siswa melalui pendekatan pembelajaran kontekstual yang mengaitkan konsep matematika dengan budaya lokal. LKPD ini berpotensi menjadi inovasi pembelajaran yang mendukung pelestarian budaya serta peningkatan kualitas pendidikan matematika di daerah
Pendekatan STEM Berbasis GeoGebra Pada Materi Fungsi Kuadrat Dalam Upaya Meningkatkan Pemahaman Siswa Utami, Dita Maulidia Putri; Marsidi, Marsidi; Sujiwo, Dimas Andhita Cahyo
Media Pendidikan Matematika Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mpm.v13i1.15644

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi pendekatan STEM pada materi fungsi kuadrat melalui proyek pembuatan ketapel dan pemanfaatan aplikasi GeoGebra guna meningkatkan pemahaman siswa SMK. Kombinasi pendekatan STEM dengan proyek ketapel dan GeoGebra dalam konteks pembelajaran fungsi kuadrat di SMK masih relatif jarang diteliti,, sehingga memberikan kontribusi kebaruan dari sisi metodologis dan kontekstual. Ketapel dipilih sebagai produk proyek karena memiliki lintasan parabola yang secara kontekstual merepresentasikan grafik fungsi kuadrat, sehingga memudahkan siswa dalam mengaitkan konsep matematika dengan fenomena nyata. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik analisis data model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes pemahaman siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan STEM melalui proyek ketapel dan penggunaan GeoGebra mampu meningkatkan keterlibatan siswa dan memperdalam pemahaman konseptual serta representasional mereka terhadap fungsi kuadrat. Peningkatan ini tampak dari hasil tes pemahaman dan pernyataan siswa dalam wawancara, seperti pemahaman mereka terhadap bentuk grafik parabola dan parameter-parameter fungsi kuadrat. Simpulan dari penelitian ini mengindikasikan bahwa integrasi proyek kontekstual dan teknologi dapat menjadi strategi efektif dalam pembelajaran matematika di SMK
Literasi Matematis berbasis Budaya Menenun Kain Futus Amanuban dari Perspektif Etnomatematika Daniel, Farida; Turmudi, Turmudi; Juandi, Dadang; Kusnandi, Kusnandi
Media Pendidikan Matematika Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mpm.v13i1.15667

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan aspek literasi matematis yang terkandung dalam praktik menenun kain futus oleh masyarakat Amanuban melalui pendekatan etnomatematika. Studi ini menggunakan metode kualitatif dengan desain etnografi, di mana data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi visual terhadap proses menenun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik menenun futus merepresentasikan literasi matematis dalam tiga dimensi utama yaitu konten, proses, dan konteks. Pada dimensi konten, aktivitas ini mencakup konsep-konsep matematika seperti sistem bilangan, transformasi geometri, serta proporsi dan perbandingan. Pada dimensi proses, penenun secara intuitif melakukan operasi matematis seperti menghitung jumlah benang, melipat untuk membentuk pola simetris, dan mengatur waktu dalam proses pencelupan. Sementara itu, pada dimensi konteks, kemampuan matematis tercermin dalam pengorganisasian ruang dan bentuk, serta pengambilan keputusan terkait komposisi warna dan motif. Temuan ini memperkuat relevansi pendekatan etnomatematika dalam pembelajaran matematika yang kontekstual, sekaligus memberikan kontribusi terhadap pengembangan kurikulum berbasis budaya lokal dan penguatan identitas budaya masyarakat Amanuban.
Analisis Kesiapan Kognitif dan Teknis Literasi Numerasi Siswa SD di Kabupaten Lombok Barat Berbasis ANBK Haryadi, Herjan; Masjudin, Masjudin
Media Pendidikan Matematika Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/mpm.v13i1.15672

Abstract

ANBK berfungsi sebagai panduan untuk menilai kemampuan siswa dalam beberapa bidang studi. Salah satu aspek penting dalam proses analisis ANBK adalah literasi numerasi. Literasi numerasi matematika merupakan kompetensi esensial yang dibutuhkan siswa dalam menghadapi tantangan abad ke-21. Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) menjadi salah satu instrumen utama pemerintah untuk memetakan mutu pendidikan, termasuk kemampuan literasi numerasi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesiapan kognitif dan teknis siswa Sekolah Dasar Negeri di Kabupaten Lombok Barat dalam menghadapi literasi numerasi matematika berbasis ANBK. Metode penelitian digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan rancangan studi multi kasus. Sumber data utama penelitian ini adalah guru dan siswa kelas V sekolah dasar Kabupaten Lombok Barat. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis yang digunakan melalui pengumpulan data, reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitianya adalah kurangnya kesiapan kognitif siswa dalam pengetahuan mendalam tentang literasi numerasi, Pemberian soal dan materi ANBK yang diberikan belum terintegrasi dengan materi ajar yang disiapkan oleh guru di kelas. Soal cerita yang disiapkan oleh pemerintah berbentuk narasi panjang sehingga siswa menunjukkan kesulitan signifikan pada aspek membuat inferensi (kesimpulan). Siswa belum mampu menghubungkan informasi dalam teks dengan pengetahuan sebelumnya atau memberikan penilaian kritis terhadap teks. Secara tehnis bahwa banyak siswa yang tidak bisa mengoperasikan komputer. Adapun kendalanya adalah Kurangnya buku referensi bahan ajar yang digunakan guru, masih menggunakan buku yang dipakai pada tahun-tahun sebelumnya, keterbatasan akses internet, kurangnya pelaksanaan simulasi dan kurangnya jumlah komputer sekolah.