cover
Contact Name
Agus Nugroho
Contact Email
lenteradunia78@gmail.com
Phone
+6281394295500
Journal Mail Official
lenteradunia78@gmail.com
Editorial Address
Jalan Pasirkoja 58 Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Astanaanyar, Bandung, Provinsi Jawa Barat, 40241
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Transformasi: Jurnal Teologi dan Kepemimpinan
ISSN : -     EISSN : 19071426     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
JURNAL TRANSFORMASI: Jurnal Teologi dan Kepemimpinan diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Teologi INTI Bandung. Tujuan dari penerbitan jurnal ini adalah untuk mempublikasikan hasil kajian ilmiah dan penelitian terkait dalam pengembangan isu-isu yang berhubungan dengan penggembalaan, misi, dan kepemimpinan Kristen dalam konteks yang luas dan transformatif. JURNAL TRASFORMASI: Jurnal Teologi dan Kepemimpinan menerima karya ilmiah dari berbagai sub-disiplin ilmu teologi, pastoral, misi, kepemimpinan Kristen, dan Pendidikan Agama Kristen. Karya ilmiah yang dikirimkan haruslah belum pernah atau tidak sedang dalam proses dimuat di jurnal lainnya. Karya Ilmiah yang masuk harus sesuai dengan petunjuk penulisan atau format yang telah ditetapkan. Editor akan menolak karya ilmiah yang tidak memenuhi persyaratan tanpa proses lebih lanjut. Karya ilmiah yang telah memenuhi persyaratan akan dinilai kelayakannya oleh reviewer melalui proses blind review.
Articles 46 Documents
Ibadah dan Spritualitas: Suatu Relevansi Ibadah dalam Membangun Spritualitas Anak Kos Silakitang Renonsi Br. Manik; Beta Ria Manaro; Junjungan Simorangkir
JURNAL TRANSFORMASI: Jurnal Teologi dan Kepemimpinan Vol. 3 No. 1 (2024): Vol. 3 No. 1 (Mei 2024)
Publisher : STT INTI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ibadah adalah suatu kewajiban bagi Semua Umat manusia, terkhususnya bagi Anak kost sebagai generasi penerus yang telah dekat dengan teknologi digital, post moderen semakin merajalela dalam diri anak kost, sehingga mengalami kemerosotan dalam beribadah. Maka perlunya pembangunan spritualitas bagi anak kost supaya setiap setiap generasi pada saat ini dan generasi yang akan mendatang akan tetap mengenal Allah dan benar- benar mengerti pemahaman iman yang benar ( ulangan 6:6-9 ). Oleh karena itu dalam artikel ini, penulis memberikan beberapa solusi untuk mengatasi maslaah ersebut, dengan bertujuan untuk membangun spritualitas anak kost kembali.
Pemahaman Konsep Doa Bagi Anak Asrama IAKN Tarutung Yohanes Situmorang; Arju Priandi Silalahi; Junjungan Simorangkir
JURNAL TRANSFORMASI: Jurnal Teologi dan Kepemimpinan Vol. 3 No. 1 (2024): Vol. 3 No. 1 (Mei 2024)
Publisher : STT INTI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ritual keagamaan yang orang - orang lakukan dalam kehidupan sehari - hari seperti berdoa sebenarnya dianggap hanya sebagai formalitas semata. Beberapa orang tidak memaknai secara mendalam apa arti doa tersebut. Bahkan sebagian orang - orang yang belajar di Institusi keagamaan belum tentu memahami tentang konsep doa tersebut. Dengan demikian, pemahaman tentang berdoa merupakan sesuatu hal yang penting terkhususnya bagi anak asrama pada suatu institusi pendidikan tertentu. Tidak hanya didapat pada tempat - tempat ibadah saja namun pemahaman tentang berdoa di dapat dari mana saja. Namun, pandangan seseorang mengenai berdoa sangat mengindikasikan bahwa seseorang tersebut tidak hanya menjadikan doa menjadi sebuah ritual keagamaan saja tetapi doa merupakan suatu nafas kehidupan bagi orang yang beriman. Dalam hal ini, menyuarakan tentang pentingnya berdoa merupakan suatu tindakan bagi semua khususnya Institusi pendidikan beragama Kristen yang memiliki asrama untuk memahami arti penting berdoa dan dapat diaktualisasikan dalam kehidupan sehari - hari.
Peran Pendidik Kristen Terhadap Dampak New Morality dari Era Digital Endang Lase; Elfrida Tampubolon; Junjungan Simorangkir
JURNAL TRANSFORMASI: Jurnal Teologi dan Kepemimpinan Vol. 3 No. 1 (2024): Vol. 3 No. 1 (Mei 2024)
Publisher : STT INTI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu indikator penting yang harus diterapkan oleh para pendidik Kristen adalah pembentukan karakter yang baik pada diri siswa. Mengingat dampak negatif era digital ini, para pendidik Kristen dituntut untuk memainkan peran yang lebih nyata dan bermakna dibandingkan sekedar mengajar di kelas. Tujuan artikel ini adalah untuk menunjukkan peran pendidik Kristen dalam membentuk karakter siswa di era digital, yang mempengaruhi moralitas baru tersebut.
Apakah Hikmat Diciptakan dan Bagaimana Implikasinya Terhadap Kristologi? (Studi Eksegesis Terhadap Makna Kata Hikmat Diciptakan Sebelum Dunia Dijadikan Berdasarkan Kitab Amsal 8:22 dan 30) Markus Medlama
JURNAL TRANSFORMASI: Jurnal Teologi dan Kepemimpinan Vol. 3 No. 1 (2024): Vol. 3 No. 1 (Mei 2024)
Publisher : STT INTI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Topik mengenai genre hikmat perlu kehati-hatian dan ketelitian yang mendalam dalam prosesya , sebab genre hikmat memiliki keunikan dan kerumitan dalam memahaminya ,seperti di dalam kitab amsal yang memiliki kerumitn tersendiri .Ada beberapa cara yang dapat dilakukan agar terjemahannya dapat dimaknai dengan baik. Tulisan ini berfokus pada studi kata dalam melihat “hikmat ada sebelum dunia dijadikan” dan kata ganti “aku” di dalam teks ini apakah menunjukan kepada pribadi atau sekedar personifikasi dalam sastra. tujuan tulisan ini lebih pada memahami kata “aku” yang menunjukan kepada hikmat ini, guna juga memberi sanggahan terhadap aliran yang menggunakan ayat ini sebagai dasar unutk meggugurkan keilahian Yesus, sehingga implikasi dari tulisan ini dapat berpengaruh pada pemahaman kristologi yang benar.
Pandangan Etika Kristen Terhadap Tindakan Bunuh Diri Raymond Gulo; Stephanus Liem
JURNAL TRANSFORMASI: Jurnal Teologi dan Kepemimpinan Vol. 3 No. 1 (2024): Vol. 3 No. 1 (Mei 2024)
Publisher : STT INTI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menggali dan menganalisis pendangan etika Kristen terhadap fenomena bunuh diri. Karena fenomena ini merupakan isu yang kompeleks dan sensitif, yang mempertimbangkan nilai-nilai moral dan spirtual yang mendasari kepercayaan Kristen. Berdasarkan hal itu, maka penulis menggunakan pendekatan kualitatif dan menitik beratkan pada data atau informasi dari Alkitab sebagai sumber utama serta pendekatan studi literatur. Karena penyebab utama tindakan bunuh diri bukan semata-mata persoalan mental namun berakar pada tindakan yang dapat di sengaja oleh seseorang, dan akhirnya berkembang pada perilaku-perilaku moral serta diakhiri dengan tindakan bunuh diri.
Melaksanakan Amanat Agung Tuhan Yesus Melalui Pola Pelayanan yang Utuh Adrianus Pasasa
JURNAL TRANSFORMASI: Jurnal Teologi dan Kepemimpinan Vol. 3 No. 1 (2024): Vol. 3 No. 1 (Mei 2024)
Publisher : STT INTI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The Great Commission is a command given by the Lord Jesus to His disciples before being ascended to Heaven. This command remains in effect and must be carried out until the end of time. This command is the core of God's mission to save humanity who has fallen into sin by reconciling humans to Himself, through the sacrifice of His son on the cross. The scope of the great commission is that every tribe, language, nation and people on the face of the earth can hear the message of the Gospel. Therefore, the church must be the main agent in carrying out the great commission. The church must carry out the great commission as a whole, where the church must be involved in being part of sending mission personnel to the mission field. The church must be part of equipping personnel who are ready to go preach the Gospel and the church must take part in discipling people who have heard and accepted the Gospel. The Lord Jesus has provided a real example through his ministry while in this world, where He carried out a complete service, namely sending His disciples to go preach the gospel, preparing Himself as a source of teaching and also training His disciples to give birth to new disciples.
Pengaruh Gaya Kepemimpinan Supporting Gembala NCCI Malang terhadap Kinerja Pendoa Syafaat Marlina Irawati; Panca ParulianS; Royke Tumbelaka; Stefanus Rachmat Budiman
JURNAL TRANSFORMASI: Jurnal Teologi dan Kepemimpinan Vol. 3 No. 1 (2024): Vol. 3 No. 1 (Mei 2024)
Publisher : STT INTI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ciri-ciri gaya kepemimpinan supporting adalah terjalin hubungan komunikasi yang baik antara pemimpin dan bawahan, pemimpin meluangkan waktu mendengarkan saran-saran dari bawahan dan melibatkan karyawan dalam setiap pengambilan keputusan. Persoalan yang dikaji dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan supporting gembala terhadap kinerja pendoa syafaat di NCCI (New Christian Community Indonesia) Malang. Penelitian ini akan dilakukan kepada para pendoa syafaat di NCCI (New Christian Community Indonesia) Malang dengan sampel sebanyak 42 orang. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan rumus Slovin. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner dalam bentuk google form yang akan dibagikan kepada responden. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan mengolah data yang sudah ada menggunakan SPSS 14.0, supaya dapat melihat apakah ada pengaruh antara variabel X (Gaya kepemimpinan supporting gembala) dan variabel Y (Kinerja pendoa syafaat). Berdasarkan data yang sudah diolah menggunakan SPSS maka mendapatkan hasil nilai t hitung sebesar 5,992 dengan taraf signifikansi 5% dan t tabel sebesar 1,688, sehingga 5,992 > 1,688, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan demikian, ada pengaruh gaya kepemimpinan supporting gembala terhadap kinerja pendoa syafaat.
TRANSFORMASI SPIRITUAL: PEMANFAATAN KECERDASAN BUATAN (AI) DALAM MENINGKATKAN EFISIENSI PELAYANAN GEREJA DAN PENGEMBANGAN HAMBA TUHAN Adrianus Pasasa
JURNAL TRANSFORMASI: Jurnal Teologi dan Kepemimpinan Vol. 3 No. 2 (2024): Vol. 3 No. 2 (November 2024)
Publisher : STT INTI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecerdasan buatan (AI) adalah bagian dari inovasi teknologi yang banyak menjadi perbincangan akhir-akhir ini. Artikel ini mengulas dampak pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam meningkatkan efisiensi pelayanan gereja dan memperkuat pengembangan spiritual hamba Tuhan. Melalui kajian literatur, survei, dan implementasi praktis, penelitian ini mengeksplorasi potensi revolusioner teknologi AI dalam menghadirkan perubahan positif dalam konteks kehidupan rohani dan pengembangan pribadi di dalam gereja. Artikel ini memberikan gambaran bahwa gereja dan hamba Tuhan tidak perlu antipati terhadap perembangan teknologi, tetapi bagaimana gereja dan hamba Tuhan menjadikan kesempatan ini untuk dapat memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) di dalam mempermudah dan mengefisienkan pelayanan gereja dan hamba Tuhan. Menggunakan pendekatan normatif, artikel ini menjelaskan bagaimana kecerdasan buatan telah mengubah berbagai lini kehidupan manusia, termasuk gereja. Penekanan artikel ini adalah bagaimana kecerdasan buatan berkontribusi dalam pelayanan gereja dan hamba Tuhan, sehingga pekerjaan gereja dan hamba Tuhan lebih mudah dan efisien. Selain itu, juga dibahas tentang potensi masa depan kecerdasan buatan (AI) yang akan terus berkembang ke depan. Akhirnya dapat disimpulkan bahwa sehebat apapun teknologi kecerdasan buatan (AI), ia tetap memiliki kelemahan, oleh karena itu jika diterapkan dalam pelayanan gereja dan hamba Tuhan harus dengan bijaksana, karena kecerdasan buatan (AI) tidak dapat menggantikan tugas-tugas gereja dan hamba Tuhan yang esensial.
MEMBANGUN KOMUNITAS IMAN VIRTUAL: TANTANGAN DAN PELUANG PENDIDIKAN AGAMA KRISTEN DI MASA DEPAN: Transformasi Digital dalam Pendidikan Agama Kristen, Konsep Komunitas Iman Virtual: Pemahaman dan Imbas Terhadap Pendidikan Agama Kristen, Peran Komunitas Iman Virtual dalam Mengadaptasi Kurikulum Pendidikan Agama Kristen, Masa depan Pendidikan agama Kristen: dampak komunitas iman Virtual dan tantanan adaptasi bagi Lembaga keagamaan, Keamanan dan Etika dalam Komunitas Iman Virtual. Yamotani Waruwu; Nurma Winda Hulu
JURNAL TRANSFORMASI: Jurnal Teologi dan Kepemimpinan Vol. 3 No. 2 (2024): Vol. 3 No. 2 (November 2024)
Publisher : STT INTI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan internet telah mengubah cara masyarakat berinteraksi, belajar, dan beribadah. Komunitas iman virtual muncul sebagai respons terhadap perubahan ini, menawarkan peluang baru untuk pendidikan agama Kristen. Artikel ini membahas tantangan yang dihadapi dalam membangun komunitas iman virtual, termasuk kesenjangan akses teknologi dan hilangnya interaksi langsung. Artikel ini juga mengeksplorasi peluang yang ditawarkan oleh platform digital untuk memperluas jangkauan pelayanan gereja dan meningkatkan keterlibatan jemaat. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur untuk mengumpulkan informasi dari berbagai sumber tentang komunitas iman virtual dan pendidikan agama Kristen di era digital. Dengan pendekatan yang inovatif dan adaptif, pemimpin gereja dapat memanfaatkan teknologi untuk mendukung pertumbuhan rohani dan memastikan relevansi komunitas iman di era digital.
Eksesgese Biblika: Implikasi “Shema” dalam Pembentukan Spiritualitas Petobat Baru (Ulangan 6: 4-9) Kezia Ratih Runtu
JURNAL TRANSFORMASI: Jurnal Teologi dan Kepemimpinan Vol. 3 No. 2 (2024): Vol. 3 No. 2 (November 2024)
Publisher : STT INTI Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sejarah dan tradisi gereja memberikan kepada kita beragam sumber yang menjadi sarana anugrah bagi pembentukan spiritualitas orang percaya. Doa, penuntun pembacaan Alkitab, pengakuan iman, dan katekismus merupakan beberapa sumber yang dapat dipakai dalam sejarah Gereja yang memuat intisari pengajaran iman Kristen. Namun setiap denominasi gereja mempunyai tawaran tersendiri untuk memberdayakan spiritualitas umat Tuhan. Maka dari itu, diperlukan adanya salah satu bentuk sarana anugrah bagi pertumbuhan iman umat Tuhan yang bersumber bukan saja serta merta dari Alkitab, namun juga memiliki kontinuitas antara Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Shema yang merupakan doa yang diajarkan kepada orang Israel yang akan memasuki tanah perjanjian dapat menjadi salah satu doa yang dipanjatkan sebagai bagian pembentukan spiritualitas. Hal ini karena Shema yang merangkum inti iman orang Israel bukan saja berbentuk doa, namun memiliki aspek kontinuitas dengan Perjanjian Baru. Kajian ini menganalisis Shemadengan menggunakan metode eksegese yang merujuk pada bahasa asli (Ibrani). Hal ini ditujukan untuk menarik keluar makna Shema sehingga bersuara sebagaimana ia ditulis bagi penerima mula-mula. Pembahasan singkat Shema dalam Perjanjian Baru ditinjau dari gambaran besar dari keempat Injil untuk menunjukan kontinuitasnya bagi gereja mula-mula. Bagian kesimpulan memuat perbandingan parallel sederhana antara Shema yang dipanjatkan oleh orang Israel di Perjanjian Lama dengan Shema dalam implikasinya bagi pembentukan spiritualitas petobat baru. Kata kunci: Shema, spiritualitas, kerohanian, petobat baru