cover
Contact Name
Diandra Zivana
Contact Email
athapublishingglobalindo@gmail.com
Phone
+6281775422923
Journal Mail Official
jurnalinovasipengabdian@gmail.com
Editorial Address
Jl. Alamanda Estate Jl. Cluster Jasmine No.215, Kembangan, Sumberrejo, Kec. Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah 56172
Location
Kab. magelang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Inovasi dan Pengabdian
ISSN : -     EISSN : 31098916     DOI : 10.64845/bhaktika.v1i2
Core Subject : Social,
Jurnal Inovasi dan Pengabdian merupakan merupakan jurnal ilmiah yang memuat hasil-hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat dan inovasi berbasis riset yang memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan masyarakat, pendidikan, ekonomi, teknologi, dan kebudayaan. Jurnal ini menjadi wadah bagi akademisi, peneliti, praktisi, dan mahasiswa dalam menyebarluaskan hasil pengabdian yang aplikatif dan solutif terhadap permasalahan di masyarakat. Bhaktika diterbiitkan oleh lembaga independen Athallah Publishing dengan tujuan menjadi wadah diskusi dan publikasi hasil-hasil penelitian para akademisi, peneliti, dan praktisi tentang isu-isu aktual dalam bidang pemberdayaan masyarakat, pendidikan inklusif, kewirausahaan sosial, teknologi tepat guna, pelestarian budaya, serta berbagai inovasi yang berdampak positif bagi komunitas.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "vol. 2 no. 2 (2026)" : 10 Documents clear
Analisis Pengembangan Produk Wisata John Kersch Heritage Trail di Parangtritis, Kabupaten Bantul Risqa Yunita; Ditya Yuri Prasetya; Krishna Adi Pratama
Jurnal Inovasi dan Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2026): Jurnal Inovasi dan Pengabdian
Publisher : Athallah Publishing Globalndo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64845/bhaktika.v2i2.333

Abstract

Parangtritis sebagai salah satu pariwisata di Kabupaten Bantul menyimpan banyak Warisan Budaya Cagar Budaya (WBCB), salah satunya peninggalan John Kersch. John Kersch merupakan mantan masinis dari Belanda yang bekerja di Pabrik Gula Kedaton Pleret. Ia merupakan pionir wisata colonial sebagai cikal bakal wisata modern sekaligus penggagas ekonomi di Parangtritis. Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan produk wisata "John Kersch Heritage Trail" di Parangtritis dan mengetahui keefektivannya dalam meningkatkan citra destinasi Parangtritis. Penelitian ini dilakukan dengan metode Research and Development / R&D dengan model PPE. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan 4 penilaian aspek; daya tarik, aksesibilitas, akomodasi, dan sarana dan prasarana, pengembangan produk wisata John Kersch heritage trail efektif untuk dikembangkan. Hasil uji coba lapangan terhadap pengembangan produk wisata John Kersch heritage trail mendapatkan respon yang positif dengan persentase pemerolehan skor sebesar 82,90% yang termasuk dalam kriteria efektif, sehingga dapat mendorong persepsi wisatawan terkait citra destinasi di Parangtritis.
Penguatan Literasi Digital Berbasis AI untuk Meningkatkan Kompetensi Kewirausahaan Siswa SMK Yayan Sopyan; Mardiyah
Jurnal Inovasi dan Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2026): Jurnal Inovasi dan Pengabdian
Publisher : Athallah Publishing Globalndo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64845/bhaktika.v2i2.340

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi digital siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) melalui pemanfaatan teknologi Artificial İntelligence (AI) sebagai media pembelajaran kewirausahaan. Permasalahan utama yang dihadapi adalah 25,80% pemuda Indonesia berstatus Not in Education, Employment, or Training (NEET) (UNDP 2023), sementara pemerintah menargetkan 9 juta talenta digital pada 2030. Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif yang mencakup penyampaian materi, simulasi, dan praktik pembuatan identitas merek menggunakan AI, dilaksanakan di SMK Bhakti Husada Kuningan dengan peserta siswa kelas XI dan XII. Hasil evaluasi pre-test dan post-test menunjukkan peningkatan signifikan terhadap pemahaman literasi digital meningkat dari 42% menjadi 83%, kemampuan penggunaan AI untuk desain dari 18% menjadi 76%, dan motivasi berwirausaha dari 51% menjadi 88%. Selain itu, terbentuk beberapa kelompok usaha siswa dengan ide bisnis berbasis produk kesehatan dan konten digital. Temuan ini sejalan dengan (Duong 2026) yang membuktikan bahwa AI literacy berpengaruh signifikan terhadap kompetensi kewirausahaan digital di konteks vokasi. Kegiatan ini berkontribusi dalam mempersiapkan siswa SMK sebagai wirausaha muda yang adaptif terhadap era digital.
Pelatihan Kriya Anyaman: Inovasi Aksesoris Untuk Keterampilan Masyarakat Mesi Herawati; Kholilatul Khusni; Yeyen Novita; Darma Taujiharrahman; Achmand Nur Alfianto; M. Bastomi Fahri Zusak
Jurnal Inovasi dan Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2026): Jurnal Inovasi dan Pengabdian
Publisher : Athallah Publishing Globalndo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64845/bhaktika.v2i2.358

Abstract

This community service activity aims to improve the skills and creativity of women in Neighborhood Association (RW) 30, Batursari Village, Mranggen District, Demak Regency, through weaving craft training in the production of creative accessories with both utility and economic value. The community faces a limited innovative skill set in developing woven products, resulting in a lack of variety and low competitiveness. The activity implemented a participatory approach and hands-on practice (learning by doing) through preparation, implementation, and evaluation. The activity included providing materials, demonstrating basic weaving techniques, and hands-on product-making practice with guidance from the community service team and woven craft MSMEs. The results demonstrated improved participant skills in creating various woven accessories such as key chains, tissue holders, and more. Furthermore, participants were able to combine various colors and product designs. Thus, this community service activity has a positive impact in supporting community economic empowerment through the development of innovative and marketable weaving craft skills.
Sosialisasi Pemasaran Holistik Berbasis Digital Dalampengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Pancalaksana Amalia Fatia; Tiara Asti Meida
Jurnal Inovasi dan Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2026): Jurnal Inovasi dan Pengabdian
Publisher : Athallah Publishing Globalndo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64845/bhaktika.v2i2.369

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam praktik pemasaran, menuntut setiap pelaku usaha termasuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk beradaptasi secara cepat terhadap dinamika pasar. BUMDes Pancalaksana, yang memiliki potensi ekonomi lokal cukup besar, masih menghadapi keterbatasan dalam hal strategi pemasaran modern dan pemanfaatan teknologi digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pemahaman komprehensif kepada pengelola BUMDes mengenai konsep pemasaran holistik yang terintegrasi dengan teknologi digital, melalui pendekatan edukatif dan partisipatif. Kegiatan dilaksanakan dalam enam tahap: persiapan, identifikasi kebutuhan, sosialisasi, pelatihan praktik digital marketing, pendampingan, serta evaluasi dan monitoring. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pemahaman pengelola BUMDes terhadap konsep pemasaran holistik, kemampuan penggunaan platform digital, serta kapasitas penyusunan strategi pemasaran yang terarah dan terintegrasi. Program ini berkontribusi pada penguatan kelembagaan BUMDes sebagai penggerak ekonomi desa yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing tinggi.
Budidaya Maggot Berbasis Sampah Organik Sebagai Solusi Pengelolaan Sampah Pasar Kangkung Teluk Betung Selatan Resha Moniyana Putri; Driya Wiryawan; Thomas Andrian; I Wayan Suparta; Prakarsa Panjinegara
Jurnal Inovasi dan Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2026): Jurnal Inovasi dan Pengabdian
Publisher : Athallah Publishing Globalndo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64845/bhaktika.v2i2.374

Abstract

Pengelolaan sampah organik di pasar tradisional masih menjadi tantangan dalam sistem persampahan perkotaan, termasuk di Pasar Kangkung Teluk Betung Selatan, Kota Bandar Lampung. Tingginya timbulan limbah organik yang belum dimanfaatkan secara optimal menyebabkan peningkatan beban Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) serta menimbulkan berbagai dampak lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengembangkan pengelolaan limbah organik pasar melalui budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF) sebagai upaya pengurangan sampah dari sumber sekaligus meningkatkan nilai ekonomi limbah. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan edukatif dengan melibatkan pedagang, pengelola pasar, dan mahasiswa melalui empat tahapan, yaitu edukasi pemilahan sampah organik, pelatihan budidaya maggot, pelatihan pemanfaatan dan pemasaran hasil budidaya, serta monitoring dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan melalui penyuluhan, diskusi, praktik langsung, dan pendampingan lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengelola sampah organik, penerapan sistem pemilahan sampah berbasis sumber, serta kemampuan mengembangkan budidaya maggot sebagai pengolah limbah dan sumber pakan alternatif bernilai ekonomi. Program ini juga mendukung penerapan ekonomi sirkular melalui pemanfaatan limbah organik menjadi produk yang bermanfaat sekaligus mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPA. Model pengelolaan yang diterapkan berpotensi menjadi alternatif pengelolaan sampah pasar yang berkelanjutan dan dapat direplikasi pada pasar tradisional lainnya.
Pendidikan Ekspor Mandiri bagi Petani Kepiting Biru Lokal Menggunakan Pendekatan Pemasaran Digital di Desa Lempuyang, Kecamatan Tanara Siti Juhaeni; Cindy Fina Fateha; Wardatul Raihana; Nur Khairiah; Wida Qonitatul Wiqoyah
Jurnal Inovasi dan Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2026): Jurnal Inovasi dan Pengabdian
Publisher : Athallah Publishing Globalndo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64845/bhaktika.v2i2.379

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilatarbelakangi oleh adanya anomali struktural tata niaga komoditas rajungan di Desa Lempuyang, Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang, di mana distribusi ekspor dikendalikan oleh tengkulak transit luar daerah akibat kesenjangan informasi dan literasi digital bisnis. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran wirausaha global, pemahaman teknis dokumen legalitas ekspor mandiri, serta penguasaan strategi digital marketing bagi pelaku UKM dan pembudidaya lokal. Metode pelaksanaan program dilakukan secara tatap muka (offline) melalui alur solusi tiga tahap yang sistematis, meliputi sesi Awareness pasar global, edukasi pemanfaatan digital tools marketing (Alibaba.com dan SeafoodSource), serta pelatihan prosedur administratif dan simulasi ekspor direct berbasis Incoterms FOB. Hasil dari kegiatan pengabdian ini menunjukkan keberhasilan yang sangat signifikan dan respons yang proaktif dari masyarakat sasaran. Hal ini dibuktikan secara kuantitatif melalui kehadiran riil 27 orang peserta dari komunitas pesisir setempat, yang berarti melampaui target sasaran awal panitia sebesar 135%. Selain itu, forum diskusi berjalan dinamis dengan adanya 6 orang perwakilan audiens yang mengajukan pertanyaan kritis mendalam terkait kluster teknis budidaya rajungan berkelanjutan serta mekanisme kemitraan lanjutan dengan Universitas Pamulang. Melalui edukasi intensif ini, para peserta kini telah mampu mengetahui, memahami, dan memetakan dengan jelas langkah-langkah prosedural administratif ekspor mandiri untuk menembus pasar internasional. Transformasi mindset ini menjadi modal utama desa dalam memotong rantai perantara eksploitatif demi mewujudkan kedaulatan finansial dan kemandirian ekonomi maritim secara berkelanjutan.
Memperkuat Ketahanan Ekonomi Keluarga Melalui Literasi Gizi bagi Ibu-ibu PKK dalam Mencegah Stunting Menggunakan Aplikasi Stunting Online Ratna Candra Sari; Nurul Hidayah; Niken Purnamasari; Ratna Rosita Pangestika; Candra Widyastuti
Jurnal Inovasi dan Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2026): Jurnal Inovasi dan Pengabdian
Publisher : Athallah Publishing Globalndo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64845/bhaktika.v2i2.373

Abstract

Permasalahan stunting masih menjadi tantangan serius dalam pembangunan kesehatan dan kualitas sumber daya manusia di Indonesia, terutama di wilayah dengan keterbatasan literasi gizi keluarga. Kegiatan ini bertujuan memperkuat resiliensi ekonomi keluarga melalui peningkatan literasi gizi ibu PKK berbasis aplikasi Stunting Online. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, edukasi gizi, implementasi aplikasi, pendampingan, dan evaluasi. Hasil menunjukkan lebih dari 70% peserta memahami konsep gizi seimbang, lebih dari 60% mampu mengidentifikasi faktor risiko stunting, dan lebih dari 70% mampu menggunakan aplikasi secara mandiri. Selain itu, lebih dari 50% peserta mulai memperhatikan variasi menu keluarga serta pentingnya pemantauan kesehatan ibu dan anak. Aplikasi Stunting Online terbukti efektif, mudah diakses, dan berkelanjutan sebagai media edukasi. Program ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi juga mendorong perubahan perilaku kesehatan keluarga untuk pencegahan stunting.
Pemerataan Program Makan Bergizi Gratis Sebagai Pemenuhan Hak Gizi Anak: Analisis Sebaran SPPG dan Jumlah Peserta Didik di Indonesia Maria Br Napitupulu
Jurnal Inovasi dan Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2026): Jurnal Inovasi dan Pengabdian
Publisher : Athallah Publishing Globalndo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64845/bhaktika.v2i2.404

Abstract

Perluasan Program Makan Bergizi Gratis di Indonesia membutuhkan model distribusi yang menempatkan hak gizi anak sebagai dasar perencanaan operasional. Penelitian ini menganalisis pemerataan program melalui perbandingan antara Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) operasional dan jumlah peserta didik pendidikan dasar pada 38 provinsi. Penelitian menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan data sekunder dari Badan Gizi Nasional serta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Analisis mencakup pangsa peserta didik, kebutuhan SPPG proporsional, rasio indikatif peserta didik per SPPG, dan indeks beban layanan. Data mencatat 41.442.225 peserta didik dan 30.230 unit operasional, sehingga rasio nasional mencapai sekitar 1.371 peserta didik per SPPG. Jawa Barat, Jawa Timur, dan Jawa Tengah menampung 43,59% peserta didik nasional. Perbandingan terpilah menemukan indeks beban yang lebih rendah di Jawa Timur, sedangkan Sumatera Utara dan Banten melampaui tolok ukur nasional. Hasil penelitian menegaskan bahwa pemenuhan hak gizi anak secara adil membutuhkan formula alokasi yang menggabungkan jumlah peserta didik, kerentanan gizi, kemiskinan, kondisi geografis, jarak distribusi, dan kapasitas unit. Penelitian ini menyediakan dasar transparan untuk evaluasi wilayah dan verifikasi prioritas layanan.
Penguatan Manajemen Pendidikan Keluarga dalam Membangun Keluarga Bahagia dan Harmonis Agus Salim; Fatimah Siregar; Ramli
Jurnal Inovasi dan Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2026): Jurnal Inovasi dan Pengabdian
Publisher : Athallah Publishing Globalndo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64845/bhaktika.v2i2.409

Abstract

Keluarga merupakan lingkungan pendidikan pertama dan utama bagi anak sekaligus ruang sosial yang menentukan terbentuknya karakter, pola perilaku, nilai, dan kualitas hubungan antaranggota keluarga. Namun demikian, berbagai perubahan sosial, kesibukan orang tua, perkembangan teknologi digital, lemahnya komunikasi, serta belum optimalnya pemahaman orang tua mengenai pengelolaan pendidikan di lingkungan keluarga menjadi tantangan dalam mewujudkan keluarga yang bahagia dan harmonis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan orang tua dalam menerapkan manajemen pendidikan keluarga melalui perencanaan pendidikan, pembagian peran, komunikasi positif, pola asuh, pendidikan karakter, pengelolaan konflik, dan evaluasi kehidupan keluarga. Metode pengabdian menggunakan pendekatan pendidikan masyarakat yang dilaksanakan melalui penyuluhan, ceramah interaktif, diskusi, studi kasus, simulasi, praktik, dan pendampingan. Peserta diberikan materi mengenai konsep manajemen pendidikan keluarga serta dilibatkan dalam identifikasi permasalahan dan penyusunan strategi pendidikan keluarga. Evaluasi dilakukan melalui observasi, tanya jawab, refleksi, dan penilaian terhadap kemampuan peserta memahami serta menerapkan materi dalam konteks kehidupan keluarga. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran peserta mengenai pentingnya peran orang tua sebagai pendidik, komunikasi yang efektif, pola asuh positif, pembiasaan karakter, dan pengelolaan konflik secara konstruktif. Kegiatan ini menunjukkan bahwa penguatan manajemen pendidikan keluarga dapat menjadi strategi pemberdayaan masyarakat dalam membangun keluarga yang lebih harmonis, adaptif, dan bahagia.
Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Perempuan: Pelatihan Rintisan Usaha Mandiri Berbasis Rumahan Bersama Dasawisma Teratai Samarinda Seberang Kokom Komariah; Yusran
Jurnal Inovasi dan Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2026): Jurnal Inovasi dan Pengabdian
Publisher : Athallah Publishing Globalndo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64845/bhaktika.v2i2.418

Abstract

Pemberdayaan perempuan melalui pengembangan ekonomi kreatif menjadi salah satu strategi penting dalam meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga sekaligus memperkuat kapasitas masyarakat berbasis potensi lokal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan perempuan dalam merintis usaha mandiri berbasis rumahan melalui kolaborasi bersama kelompok Dasawisma Teratai di Samarinda Seberang. Pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan identifikasi potensi dan kebutuhan peserta, penyampaian materi kewirausahaan, pelatihan pengembangan produk, pengemasan, penentuan harga, pemasaran digital, serta pendampingan penyusunan rintisan usaha. Peserta diarahkan untuk mengembangkan usaha yang sesuai dengan keterampilan, sumber daya, dan peluang pasar di lingkungan sekitar. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai konsep dasar kewirausahaan, pengelolaan usaha rumahan, inovasi produk, strategi pemasaran, dan pemanfaatan media digital sebagai sarana promosi. Selain itu, peserta mulai mampu mengidentifikasi peluang usaha, menyusun ide produk, melakukan pengemasan yang lebih menarik, serta merancang strategi pemasaran sederhana. Kegiatan ini juga mendorong terbentuknya semangat kolaborasi antaranggota Dasawisma dalam mengembangkan aktivitas ekonomi produktif. Dengan demikian, pelatihan rintisan usaha mandiri berbasis rumahan dapat menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi kreatif perempuan yang berkelanjutan serta berpotensi meningkatkan kontribusi perempuan terhadap ketahanan ekonomi keluarga dan masyarakat.

Page 1 of 1 | Total Record : 10