cover
Contact Name
Herli Pardilla
Contact Email
isorikampar@gmail.com
Phone
+6282170604455
Journal Mail Official
isorikampar@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai No.25, Bangkinang, Kabupaten Kampar, Riau, Indonesia
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
JOSKA: ISORI KAMPAR JURNAL
ISSN : 30644038     EISSN : 30644038     DOI : https://doi.org/10.53905/joska
Core Subject : Health, Education,
JOSKA: ISORI KAMPAR JURNAL is a peer-reviewed scientific journal published by Ikatan Sarjana Olahraga Republik Indonesia (Kabupaten Kampar). This journal provides a scholarly platform for high-quality research and conceptual articles in the field of sports and exercise science and related disciplines. isorikampar.inspiree.review The primary focus of the journal includes, but is not limited to: Sports science and physical education Physical activity and sport health Sports management, sports nutrition, sport tourism, and recreation Sport law, politics, and history Sport therapy and rehabilitation. isorikampar.inspiree.review JOSKA aims to publish original research, theoretical analyses, review articles, and innovative scholarly work that contribute to the advancement of sports science and practice both nationally and internationally. All submissions undergo rigorous peer review by experts and practitioners to ensure the quality and relevance of published articles. isorikampar.inspiree.review
Articles 72 Documents
Partisipasi Kepanitiaan Test Pengukuran Vertical Jump pada Seleksi Calon Atlet SMP Se-Kota Medan 2025 Dedi Nofrizal; Putra Setia Ndraha; Jaka Pajar Surya; Dava Iswanda; Erlina Monica Sinaga; Sabarta Ginting
Joska: Jurnal Isori Kampar Vol. 2 No. 02 (2025): July Issue JOSKA: ISORI KAMPAR JURNAL
Publisher : Ikatan Sarjana Olahraga Republik Indonesia (Kabupaten Kampar)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53905/joska.v2i02.24

Abstract

Objectives: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan kontribusi dalam proses seleksi calon atlet SMP se-Kota Medan 2025 melalui partisipasi kepanitiaan dalam test pengukuran koordinasi mata-tangan, serta meningkatkan kapasitas panitia dalam pelaksanaan tes olahraga yang terstandar. Methods: Metode yang digunakan adalah partisipasi aktif dalam kepanitiaan dengan melakukan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi test koordinasi mata-tangan. Pendekatan dilakukan melalui observasi lapangan, pemberian pelatihan kepada panitia, dan monitoring pelaksanaan tes dengan melibatkan 15 SMP di Kota Medan dengan total 450 calon atlet yang mengikuti seleksi. Results: Kegiatan berhasil dilaksanakan dengan tingkat partisipasi 100% dari sekolah yang diundang. Hasil menunjukkan peningkatan kualitas pelaksanaan tes dengan standar pengukuran yang lebih akurat, efisiensi waktu pelaksanaan meningkat 30%, dan tingkat kepuasan panitia serta peserta mencapai 85%. Sebanyak 135 calon atlet dinyatakan memiliki koordinasi mata-tangan yang baik untuk pengembangan lebih lanjut. Conclusion: Partisipasi dalam kepanitiaan test koordinasi mata-tangan berkontribusi signifikan terhadap peningkatan kualitas seleksi atlet di Kota Medan. Program ini berhasil menciptakan sistem seleksi yang lebih terstruktur dan dapat dijadikan model untuk kegiatan serupa di masa mendatang.
Partisipasi Kepanitiaan Test Pengukuran Koordinasi Mata dan Tangan pada Seleksi Calon Atlet SMP Se-Kota Medan 2025 Dewi Maya Sary; Rizky Purnama Sirait; Tama Anugrah; Syifa Ainun; Angga Radja Sihombing; Esrauli Lumbantobing; Fadya Afarin
Joska: Jurnal Isori Kampar Vol. 2 No. 02 (2025): July Issue JOSKA: ISORI KAMPAR JURNAL
Publisher : Ikatan Sarjana Olahraga Republik Indonesia (Kabupaten Kampar)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53905/joska.v2i02.25

Abstract

Objectives: Melaksanakan pengabdian masyarakat melalui partisipasi kepanitiaan dalam test pengukuran koordinasi mata dan tangan pada seleksi calon atlet SMP se-Kota Medan 2025 untuk mendukung identifikasi dan pembinaan bakat olahraga usia dini di tingkat sekolah menengah pertama. Methods: Kegiatan pengabdian dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif melalui keterlibatan langsung sebagai panitia penyelenggara. Metode yang digunakan meliputi koordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Olahraga Kota Medan, persiapan instrumen pengukuran koordinasi mata-tangan, pelaksanaan tes seleksi, dan evaluasi hasil. Pengukuran koordinasi mata-tangan menggunakan standar tes yang telah tervalidasi dengan melibatkan 150 siswa SMP dari 25 sekolah di Kota Medan. Results: Kegiatan berhasil mengidentifikasi 45 siswa dengan koordinasi mata-tangan kategori sangat baik (30%), 67 siswa kategori baik (44.7%), dan 38 siswa kategori cukup (25.3%). Program ini juga meningkatkan kesadaran sekolah terhadap pentingnya pembinaan bakat olahraga sejak dini dan menghasilkan database calon atlet potensial untuk pengembangan olahraga Kota Medan. Conclusion: Partisipasi kepanitiaan dalam seleksi calon atlet SMP memberikan kontribusi positif dalam identifikasi bakat olahraga usia dini. Kegiatan ini mendukung pengembangan sistem pembinaan olahraga yang terstruktur dan berkelanjutan di tingkat pendidikan menengah pertama.
Partisipasi Permainan Tradisional Egrang dalam Olahraga Masyarakat Fortina Kota Medan 2024 Alan Alfiansyah Putra Karo Karo; Fahjri Syahrul; Elza Azhari Br Karo; Ezlina Sinuhaji; Erdiawan Harefa; Fajar Zega; Emong Ikhtiar Bernando Gulo
Joska: Jurnal Isori Kampar Vol. 2 No. 02 (2025): July Issue JOSKA: ISORI KAMPAR JURNAL
Publisher : Ikatan Sarjana Olahraga Republik Indonesia (Kabupaten Kampar)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53905/joska.v2i02.26

Abstract

Objectives: Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam permainan tradisional egrang melalui program olahraga komunitas Fortina di Kota Medan, serta menganalisis dampaknya terhadap kebugaran jasmani dan pelestarian budaya lokal. Methods: Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif dengan metode pelatihan, demonstrasi, dan pendampingan langsung. Kegiatan melibatkan 45 peserta dari berbagai kelompok usia (7-50 tahun) di komunitas Fortina Medan selama 3 bulan (Mei-Juli 2024). Results: Program berhasil meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam permainan egrang sebesar 78%, peningkatan kemampuan motorik kasar peserta sebesar 65%, dan terbentuknya kelompok pegiat egrang yang sustainable dengan 25 anggota aktif. Conclusion: Kegiatan pengabdian masyarakat melalui permainan tradisional egrang terbukti efektif dalam meningkatkan kebugaran jasmani, memperkuat kohesi sosial, dan melestarikan budaya tradisional di Kota Medan.
Partisipasi Tim Massage pada Sosialisasi Olahraga Masyarakat Fortina Kota Medan 2024 Yobel Martua Sihombing; Muhammad Ridho Maulana; Franroso Pininggit Simatupang; Arman Gea; Melisah Melisah
Joska: Jurnal Isori Kampar Vol. 2 No. 02 (2025): July Issue JOSKA: ISORI KAMPAR JURNAL
Publisher : Ikatan Sarjana Olahraga Republik Indonesia (Kabupaten Kampar)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53905/joska.v2i02.27

Abstract

Objectives: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya olahraga dan perawatan tubuh melalui partisipasi tim massage dalam program sosialisasi olahraga masyarakat Fortina Kota Medan 2024, serta memberikan edukasi praktis tentang manfaat massage dalam mendukung aktivitas fisik. Methods: Penelitian ini menggunakan metode partisipatif dengan pendekatan community-based intervention. Kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahap: (1) sosialisasi dan edukasi tentang pentingnya olahraga dan perawatan tubuh, (2) demonstrasi teknik massage dasar untuk recovery, dan (3) evaluasi dampak kegiatan melalui survei pre-post dan wawancara dengan peserta. Results: Sebanyak 150 peserta dari berbagai kalangan masyarakat berpartisipasi dalam kegiatan ini. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya olahraga sebesar 85% dan kesadaran tentang manfaat massage untuk recovery olahraga meningkat 78%. Tingkat kepuasan peserta mencapai 92% dengan 89% peserta menyatakan akan menerapkan pengetahuan yang diperoleh. Conclusion: Kegiatan pengabdian masyarakat berhasil meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat tentang pentingnya olahraga dan perawatan tubuh. Kolaborasi tim massage dengan program olahraga masyarakat terbukti efektif dalam memberikan edukasi komprehensif tentang gaya hidup sehat.
Partisipasi Mahasiswa STOK Bina Guna dalam Kepanitiaan Pengambilan Tes dan Pengukuran Kecepatan Reaksi pada Identifikasi Bakat Dispora Kota Medan 2025 Satria Agus Situmorang; Roy Heber Purba; Samsul Bahari Simanullang; Setiawan Putra Zega; Satrio Gunawan Sagala
Joska: Jurnal Isori Kampar Vol. 2 No. 02 (2025): July Issue JOSKA: ISORI KAMPAR JURNAL
Publisher : Ikatan Sarjana Olahraga Republik Indonesia (Kabupaten Kampar)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53905/joska.v2i02.28

Abstract

Objectives: Menganalisis kontribusi mahasiswa dalam pelaksanaan tes kecepatan reaksi untuk identifikasi bakat olahraga dan mengukur efektivitas keterlibatan mahasiswa dalam meningkatkan kualitas program identifikasi bakat atlet muda di Kota Medan. Methods: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan observasi partisipatif. Kegiatan dilaksanakan selama 3 hari pada bulan Maret 2025 di Stadion Teladan Medan melibatkan 45 mahasiswa STOK Bina Guna sebagai panitia pelaksana. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara terstruktur, dan dokumentasi kegiatan. Instrumen yang digunakan meliputi reaction timer digital, formulir penilaian, dan kuesioner evaluasi. Results: Sebanyak 350 atlet muda berusia 12-17 tahun berhasil mengikuti tes kecepatan reaksi dengan tingkat keberhasilan pelaksanaan 98,5%. Mahasiswa berhasil melaksanakan 1.400 kali pengukuran dengan tingkat akurasi data 96,2%. Rata-rata waktu reaksi yang tercatat berkisar antara 0,18-0,35 detik. Program berhasil mengidentifikasi 87 atlet potensial yang memenuhi kriteria bakat olahraga berdasarkan parameter kecepatan reaksi. Conclusion: Partisipasi mahasiswa terbukti efektif dalam mendukung pelaksanaan program identifikasi bakat olahraga. Keterlibatan mahasiswa tidak hanya meningkatkan kualitas pelayanan tetapi juga memberikan pengalaman praktis yang berharga dalam bidang keolahragaan. Program ini berhasil menjadi model kolaborasi antara institusi pendidikan tinggi dengan pemerintah daerah dalam pengembangan olahraga prestasi.
Partisipasi Kepanitiaan STOK Bina Guna Test Pengukuran Power Otot Tungkai pada Seleksi Calon Atlet SMP Se-Kota Medan 2025 Ikhtiar Setiawan Lombu; Raymond Julvadamai Hulu; Novaltin Hindari Gulo; Faisal Josua Manalu; Gardner Paulus Sinaga; Alan Alfiansyah Putra Karo Karo
Joska: Jurnal Isori Kampar Vol. 2 No. 02 (2025): July Issue JOSKA: ISORI KAMPAR JURNAL
Publisher : Ikatan Sarjana Olahraga Republik Indonesia (Kabupaten Kampar)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53905/joska.v2i02.29

Abstract

Objectives: Mendeskripsikan peran dan kontribusi STOK Bina Guna dalam pelaksanaan test pengukuran power otot tungkai untuk seleksi calon atlet SMP se-Kota Medan tahun 2025 sebagai bentuk pengabdian masyarakat dalam pengembangan olahraga prestasi tingkat pendidikan dasar. Methods: Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif dengan melibatkan tim kepanitiaan STOK Bina Guna sebagai pelaksana teknis. Metode yang digunakan meliputi: (1) persiapan dan pelatihan petugas, (2) standardisasi alat ukur, (3) pelaksanaan test vertical jump dan standing broad jump, (4) pengolahan dan analisis data, (5) penyusunan rekomendasi seleksi. Kegiatan dilaksanakan di 15 SMP se-Kota Medan dengan melibatkan 450 siswa peserta seleksi. Results: Kegiatan berhasil mengidentifikasi 95 calon atlet potensial dengan nilai power otot tungkai di atas rata-rata. Data menunjukkan bahwa 21,1% siswa memiliki power otot tungkai kategori sangat baik (>2.500 watt), 34,4% kategori baik (2.000-2.500 watt), dan 44,5% kategori cukup (<2.000 watt). Proses seleksi berjalan lancar dengan tingkat partisipasi 100% dari sekolah target dan dukungan penuh dari Dinas Pendidikan Kota Medan. Conclusion: Partisipasi STOK Bina Guna dalam test pengukuran power otot tungkai terbukti efektif dalam mengidentifikasi bibit atlet potensial tingkat SMP. Kegiatan ini berkontribusi signifikan terhadap pengembangan olahraga prestasi di Kota Medan melalui sistem seleksi yang terstandar dan objektif.
Partisipasi Kepanitiaan Turnamen Futsal Fighting Ke-8 STOK Bina Guna Antar Pelajar SMA se-Kota Medan Sebagai Wujud Pengabdian Masyarakat dalam Pembinaan Karakter dan Sportivitas Remaja Faldin Sejahtera Halawa; Joniman Zega; Brilliant Anugerah Saro Zebua; Sohare Zega; Bahar Mulia Putra Lase
Joska: Jurnal Isori Kampar Vol. 2 No. 02 (2025): July Issue JOSKA: ISORI KAMPAR JURNAL
Publisher : Ikatan Sarjana Olahraga Republik Indonesia (Kabupaten Kampar)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53905/joska.v2i02.30

Abstract

Objectives: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi dan dampak partisipasi kepanitiaan Turnamen Futsal Fighting Ke-8 STOK Bina Guna antar Pelajar SMA Se-Kota Medan tahun 2025 sebagai bentuk pengabdian masyarakat dalam pembinaan karakter dan sportivitas remaja. Methods: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek penelitian meliputi 120 peserta dari 24 SMA se-Kota Medan, 15 anggota panitia dari STOK Bina Guna, dan 30 guru pendamping. Data dikumpulkan melalui pre-post assessment karakter, observasi perilaku, dan kuesioner evaluasi kegiatan. Results: Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam aspek sportivitas (78%), kerjasama tim (82%), dan disiplin (75%) pada peserta. Tingkat partisipasi mencapai 95% dengan kepuasan peserta 4.6/5.0. Kegiatan berhasil memfasilitasi interaksi positif antar sekolah dan meningkatkan apresiasi terhadap olahraga futsal di kalangan remaja Medan. Conclusion: Partisipasi kepanitiaan turnamen futsal terbukti efektif sebagai medium pengabdian masyarakat dalam pembinaan karakter remaja. Kegiatan ini memberikan dampak positif tidak hanya bagi peserta, tetapi juga bagi mahasiswa yang terlibat sebagai panitia dalam mengembangkan soft skills dan kepedulian sosial.
Age-Related Differences in Physical Abilities in Competitive Sports: A Literature Review Nimrot Manalu; Dika Rahyandi; Revan Nando Nehe
Joska: Jurnal Isori Kampar Vol. 2 No. 02 (2025): July Issue JOSKA: ISORI KAMPAR JURNAL
Publisher : Ikatan Sarjana Olahraga Republik Indonesia (Kabupaten Kampar)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53905/joska.v2i02.31

Abstract

Objectives: This literature review aims to analyze and synthesize existing research on how physical abilities vary with age among competitive athletes, highlighting developmental trends, performance peaks, and declines. Methods: A systematic search was conducted in databases including PubMed, MDPI, and Sport Science journals, focusing on studies published up to 2025 that examine age-related differences in physical performance in competitive sports. Inclusion criteria encompassed studies assessing anthropometric, physiological, and skill-based parameters across different age groups. Results: Findings consistently show that physical abilities such as speed, agility, strength, and endurance improve from childhood through adolescence, peak in early adulthood, and decline progressively with aging. Technical skills and cognitive factors increasingly influence performance in older athletes. The relative age effect also impacts youth performance assessments. Conclusion: Age significantly affects physical abilities in competitive sports, with distinct developmental phases requiring tailored training approaches. Understanding these differences is essential for talent identification, training optimization, and injury prevention.
The Impact of Menstrual Cycle on Women's Athletic Performance: A Study on National Athletes of North Sumatra: A Study on Challenges and Opportunities Nimrot Manalu; Ammalina Hudani; Helmina Ria Siregar; Ririn Irena Ririn Irena; Richa Putri Kinanti
Joska: Jurnal Isori Kampar Vol. 2 No. 02 (2025): July Issue JOSKA: ISORI KAMPAR JURNAL
Publisher : Ikatan Sarjana Olahraga Republik Indonesia (Kabupaten Kampar)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53905/joska.v2i02.32

Abstract

Objectives: This research aims to investigate the relationship between menstrual cycle phases and athletic performance among elite female athletes from North Sumatra, Indonesia. The study specifically examines variations in strength, endurance, power, and technical skill execution across different phases of the menstrual cycle and identifies potential strategies for performance optimization. Methods: Thirty-eight elite female athletes (age 18-29 years) from various sporting disciplines participated in this 3-month longitudinal study. Performance metrics were assessed weekly and mapped to individual menstrual cycle phases confirmed through hormonal testing. Physical performance tests included countermovement jumps, 30m sprint, handgrip dynamometry, and sport-specific skill assessments. Participants completed daily symptom questionnaires and training logs. Statistical analysis employed repeated measures ANOVA, with post-hoc Bonferroni corrections and linear mixed models to account for individual variations. Results: Significant performance fluctuations were observed across menstrual cycle phases, with a 7.2% decrease in power output during the early luteal phase compared to the late follicular phase (p < 0.01). Endurance capacity decreased by 5.8% during the early follicular phase (p < 0.05). Technical skill execution demonstrated the highest variability (CV = 8.4%) during the premenstrual phase. Individual response patterns varied substantially, with 63% of athletes reporting performance decrements associated with specific cycle phases. Conclusion: The menstrual cycle significantly impacts various performance parameters in elite female athletes from North Sumatra, with the most pronounced effects during the early luteal and early follicular phases. Individual response patterns emphasize the need for personalized approaches to training periodization and competition scheduling. Implementation of cycle-based training modifications and symptom management strategies presents opportunities for performance enhancement.
Development of Smart Beater and Pole Base Kasti Ball Game for Elementary School Radika Aditia; Muhammad Isnandar
Joska: Jurnal Isori Kampar Vol. 2 No. 02 (2025): July Issue JOSKA: ISORI KAMPAR JURNAL
Publisher : Ikatan Sarjana Olahraga Republik Indonesia (Kabupaten Kampar)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53905/joska.v2i02.33

Abstract

Objectives: Traditional Indonesian Kasti ball games require modernization to enhance student engagement and learning outcomes in elementary physical education. Current equipment limitations and safety concerns necessitate innovative solutions that maintain cultural authenticity while improving functionality. This research aimed to develop and evaluate the effectiveness of smart beater and pole base modifications for Kasti ball games in elementary school settings, focusing on student engagement, skill development, and safety improvements. Methods: A quasi-experimental study was conducted with 120 elementary students (ages 8-12) from SD Negeri 105290 Desa Kolam, North Sumatra. Participants were divided into control (traditional Kasti) and experimental (smart beater and pole base Kasti) groups. Data collection included motor skill assessments, engagement surveys, and safety incident reports over 12 weeks. Statistical analysis employed SPSS 25.0 using independent t-tests and ANOVA. Results: The experimental group showed significant improvements in batting accuracy (p<0.001), game engagement scores (p<0.01), and reduced injury incidents (87% decrease). Smart beater technology enhanced hitting precision by 34%, while the pole base system improved field organization and reduced setup time by 45%. Conclusion: Smart beater and pole base modifications successfully enhanced traditional Kasti ball games, improving student performance, engagement, and safety without compromising cultural authenticity. Implementation recommendations include teacher training and gradual integration protocols.