cover
Contact Name
Putri Indah Wahyuningsih
Contact Email
esej@uim-yogya.ac.id
Phone
+6285600350484
Journal Mail Official
esej@uim-yogya.ac.id
Editorial Address
Jl. Wates No.Km 9, RW.5, Plawonan, Argomulyo, Kec. Sedayu, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55752
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
ESEJ- ELEMENTARY SCHOOL AND EDUCATION JOURNAL
ISSN : -     EISSN : 30906253     DOI : -
Core Subject : Education,
Elementary School and Education Journal Publishes research findings and conceptual studies in the fields of elementary mathematics education, natural sciences, Indonesian language, and social studies at the primary education level. This journal publishes research studies employing various methods and approaches, both qualitative and quantitative, and development in the field of primary education. The journal covers all topics in: Character Education Educational Evaluation Innovative Learning Methods Curriculum Design & Development Literacy Social Skills Development Learning Media Development Educational Technology Learning Models Learning Multimedia Utilization of AI in Education And other topics related to the development of the field of primary education."
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 33 Documents
KESIAPAN GURU SD DALAM MENGINTEGRASIKAN STEAM KE DALAM PEMBELAJARAN TEMATIK Abdul Rohim; Falina Siska; Haikal Alparizji; Tia Citra Bayuni
Elementary School and Education Journal Vol. 2 No. 1 (2026): ESEJ- ELEMENTARY SCHOOL AND EDUCATION JOURNAL
Publisher : Elementary School and Education Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67157/7rynxn26

Abstract

This study aims to describe the readiness level of elementary school teachers in integrating the STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) approach into thematic learning. The research employed a quantitative descriptive method with 15 elementary school teachers in Bekasi Regency who had attended STEAM-related training or teaching experience. The instrument used was a Likert-scale questionnaire covering three aspects of readiness: knowledge, attitude, and skills. The results showed that most teachers were categorized as ready in knowledge and attitude, but only moderately ready in skills, particularly in designing and implementing STEAM-based project learning. Factors influencing teacher readiness include training experience, school facilities, and access to digital learning resources. The study recommends continuous professional development and mentoring programs to enhance teachers’ capacity in implementing STEAM effectively within thematic learning at the elementary level. 
PERSEPSI GURU SD TERHADAP PENERAPAN PEMBELAJARAN STEAM PADA KURIKULUM MERDEKA Mutiara Anugrah Rastami; Tia Citra Bayuni; Sri Wahyuningsih; Siti Fadilah
Elementary School and Education Journal Vol. 2 No. 1 (2026): ESEJ- ELEMENTARY SCHOOL AND EDUCATION JOURNAL
Publisher : Elementary School and Education Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana persepsi guru sekolah dasar terhadap pelaksanaan pembelajaran STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics) dalam konteks Kurikulum Merdeka. Pembelajaran berbasis STEAM dipandang penting karena dapat menumbuhkan kreativitas, kemampuan berpikir kritis, serta kerja sama di antara peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Instrumen yang digunakan berupa angket survei dengan skala Likert empat poin, data diperoleh melalui menyebar survei secara online melalui google from yang dirancang untuk menilai persepsi guru pada aspek pemahaman konsep STEAM, kesiapan pelaksanaan, dukungan sarana dan prasarana, serta manfaat pembelajaran bagi siswa. Responden penelitian terdiri atas guru-guru sekolah dasar dari berbagai sekolah yang telah mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar guru memiliki pandangan positif terhadap pembelajaran STEAM, terutama dalam hal peningkatan kreativitas siswa dan kesesuaian dengan tuntutan keterampilan abad ke-21. Meskipun demikian, masih terdapat beberapa kendala seperti keterbatasan fasilitas, kurangnya pelatihan bagi guru, serta tantangan dalam mengintegrasikan antar bidang pelajaran. Hasil pembahasan menekankan bahwa dukungan kelembagaan dan peningkatan kompetensi profesional guru berperan penting dalam keberhasilan penerapan STEAM. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan adanya program pelatihan berkelanjutan, penyediaan sarana pendukung, serta pengembangan panduan praktis agar implementasi pembelajaran STEAM di sekolah dasar dapat berjalan lebih optimal dan selaras dengan prinsip Kurikulum Merdeka.
DEKONSTRUKSI MITOS GENDER MELALUI ANALISIS KESETARAAN CAPAIAN NILAI UTS DI SEKOLAH DASAR Aqina Hawa Maharani SW
Elementary School and Education Journal Vol. 2 No. 1 (2026): ESEJ- ELEMENTARY SCHOOL AND EDUCATION JOURNAL
Publisher : Elementary School and Education Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67157/6tqd2453

Abstract

Society generally believes that males always have superior abilities in mathematics than females. This study aims to test this gender theory through a comparative analysis of the Mathematics Mid-Term Exam scores of 4th and 5th grade students in elementary school. This quantitative study involved 51 students divided into 2 groups of educational levels. The obtained Mid-Term Exam data were then processed using the Independent Sample T-Test and Mann-Whitney U with the help of SPSS software. The results of the data analysis showed that in grades 4 and 5 there was no significant difference in Mathematics Mid-Term Exam scores between genders with Sig. values ​​of 0.085 and 0.525. This finding reaffirms that there is no difference in students' mathematical cognitive abilities caused by gender differences. This study has broken many existing stereotype theories and promoted a more inclusive education system. This study also shows that students at the elementary school level can have an incremental perspective to maintain equal achievement at the educational level.
PENDIDIKAN KARAKTER NILAI SEMANGAT KEBANGSAAN DI SEKOLAH DASAR Nurhayati
Elementary School and Education Journal Vol. 2 No. 1 (2026): ESEJ- ELEMENTARY SCHOOL AND EDUCATION JOURNAL
Publisher : Elementary School and Education Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67157/zgv3tx34

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penanaman pendidikan karakter semangat kebangsaan di SDN Renda 1 Kecamatan Belo. Bentuk penelitian ini deskriptif kualitatif. Pengumpulan data melaluiwawancara, observasi, dan studidokumentasi. Data dianalisis melalui reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan. Implementasi pendidikan karakter nilai semangat kebangsaan di SDN Renda 1 Kecamatan Belo dilakukan melalui integrasi dalam proses pembelajaran, dalam aspek pembelajaran, guru melakukan pengintegrasian nilai karakter semangat kebangsaan ke dalam perencanaan pembelajaran, mata pelajaran, kegiatan kokurikuler, dan kegiatan ekstrakurikuler. Serta pembiasaan menyanyikan lagu wajib nasional untuk penanaman karakter semangat kebangsaan dilakukan kegiatan rutin.
PERSEPSI GURU TERHADAP IMPLEMENTASI MODEL PROJECT BASED LEARNING DI SEKOLAH DASAR Sigit Arvianto Sigit; Handoko Aji Wardana; Nurhayati
Elementary School and Education Journal Vol. 2 No. 1 (2026): ESEJ- ELEMENTARY SCHOOL AND EDUCATION JOURNAL
Publisher : Elementary School and Education Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi guru Sekolah Dasar (SD) terhadap model pembelajaran Project Based Learning (PjBL). Penelitian yang dilakukan adalah penelitian kualitatif. Kegiatan yang dilakukan pada adalah wawancara dan observasi yang bertujuan untuk mengetahui pandangan guru terhadap model pembelajaran PjBL. Subjek adalah guru di Sekolah Dasar sebanyak 15 guru. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar pengamatan dan daftar pertanyaan. Hasil analisis digunakan untuk mengetahui pandangan guru terhadap model pembelajaran PjBL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 11 dari 15 guru belum melaksanakan model pembelajaran PjBL. Hasil ini menunjukkan bahwa sebagian besar guru masih merasa kesulitan dalam menerapkan model pembelajaran PjBL.
Tingkat Pemahaman Guru SD Terhadap Konsep Dasar Literasi Numerasi Dalam Pembelajaran Tematik Muhammad Faiz Rayyan; M Solih Maluf; Ahmad Firdaus; Nur Awalia Sholicha; Tia Citra Bayuni
Elementary School and Education Journal Vol. 2 No. 02 (2026): ESEJ- ELEMENTARY SCHOOL AND EDUCATION JOURNAL
Publisher : Elementary School and Education Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67157/9r6yyp95

Abstract

Literasi dan numerasi merupakan kompetensi dasar yang penting bagi guru dalam melaksanakan pembelajaran tematik di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman guru tentang konsep literasi dan numerasi serta bagaimana penerapannya dalam pembelajaran. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan kuesioner skala Likert untuk menilai kemampuan guru pada beberapa indikator. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki pemahaman yang baik mengenai literasi dan numerasi, terutama dalam merancang pembelajaran yang memuat unsur keduanya. Namun, integrasi literasi dan numerasi ke dalam berbagai mata pelajaran masih perlu ditingkatkan karena belum sepenuhnya diterapkan secara konsisten.
Hubungan Antara Self Confidence Dengan Persepsi Kemampuan Menulis Bahasa Inggris Siswa Sekolah Dasar di Kabupaten Temanggung Anang Amiruddin Nugroho; Agrissto Bintang Aji Pradana
Elementary School and Education Journal Vol. 2 No. 02 (2026): ESEJ- ELEMENTARY SCHOOL AND EDUCATION JOURNAL
Publisher : Elementary School and Education Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67157/8snza474

Abstract

Kemampuan menulis dipengaruhi oleh faktor psikologis, salah satunya adalah self confidence. Rendahnya rasa percaya diri menyebabkan keraguan dalam menuangkan tulisan dan ketakutan melakukan kesalahan, yang mengakibatkan tindakan pasif dalam pembelajaran bahasa Inggris. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara self confidence dengan persepsi kemampuan menulis bahasa Inggris siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Subjek penelitian berjumlah 84 siswa sekolah dasar di Kabupaten Temanggung. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket self confidence dan skala persepsi kemampuan menulis bahasa Inggris. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif dan signifikan antara self confidence dengan persepsi kemampuan menulis bahasa Inggris siswa sekolah dasar dengan nilai koefisien korelasi sebesar r = 0,539 dan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,01). Nilai tersebut menunjukkan bahwa semakin tinggi self confidence siswa, maka semakin tinggi pula persepsi kemampuan menulis bahasa Inggris yang dimiliki siswa. Hasil analisis juga menunjukkan nilai R Square sebesar 0,291 yang berarti self confidence memberikan kontribusi sebesar 29,1% terhadap persepsi kemampuan menulis bahasa Inggris. Penelitian ini menyimpulkan bahwa self confidence memiliki peran dalam mendukung perkembangan kemampuan menulis bahasa Inggris pada siswa sekolah dasar sehingga perlu dikembangkan melalui strategi pembelajaran yang mendorong penguatan, partisipasi, dan eksplorasi.
MEDIA PEMBELAJARAN WAYGROUND UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM MATA PELAJARAN IPAS MATERI KERAGAMAN BUDAYA Desty Murzaqoil Nalar Saputri; Ofri Somanedo
Elementary School and Education Journal Vol. 2 No. 02 (2026): ESEJ- ELEMENTARY SCHOOL AND EDUCATION JOURNAL
Publisher : Elementary School and Education Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67157/ffpcvj08

Abstract

Keragaman budaya Indonesia merupakan aset bangsa yang perlu dikenalkan sejak usia dini.Pembelajaran yang masih bersifat konvensional membuat keterlibatan siswa menjadi kurang optimal.Kondisi tersebut dapat berdampak pada hasil belajar siswa selama pembelajaran. Penelitian inibertujuan mengetahui penerapan media pembelajaran berbasis Wayground untuk meningkatkan hasilbelajar siswa pada mata pelajaran IPAS. Materi keragaman budaya menjadi fokus utama dalampelaksanaan penelitian ini. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metodeeksperimen. Populasi dan sampel penelitian yaitu siswa kelas IV MI Darul Quran Ngurangan yangterdiri atas 20 siswa. Hasil penelitian menunjukkan rata rata nilai pretest mencapai 68%. Hasil posttestmenunjukkan rata rata nilai meningkat menjadi 91%. Data tersebut memperlihatkan peningkatan hasilbelajar siswa sebesar 23%. Selain meningkatkan hasil belajar media Wayground juga meningkatkanketerlibatan siswa. Media ini membantu guru melaksanakan proses penilaian secara lebih efektif.Temuan penelitian menunjukkan Wayground terbukti efektif meningkatkan hasil belajar siswa.Peningkatan tersebut terutama terlihat pada mata pelajaran IPAS materi keragaman budaya.Kata Kunci: Keragaman budaya, Media pembelajaran, Wayground
PERAN SCRATCH DALAM PEMBELAJARAN UNTUK MENDUKUNG KREATIVITAS DAN KETERAMPILAN BERPIKIR SISWA: STUDI LITERATUR Mentari Br Sembiring; Nova Elysia Ntobuo; Nurhayati Nurhayati; Dewi Diana Paramata; Citron S. Payu
Elementary School and Education Journal Vol. 2 No. 02 (2026): ESEJ- ELEMENTARY SCHOOL AND EDUCATION JOURNAL
Publisher : Elementary School and Education Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67157/3758ew58

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran Scratch dalam mendukung kreativitas dan keterampilan berpikir siswa melalui pendekatan studi literatur. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif melalui pengumpulan, penelaahan, dan sintesis artikel ilmiah yang diperoleh dari Google Scholar. Sebanyak 10 artikel yang diterbitkan pada rentang tahun 2022–2026 dipilih berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan. Hasil kajian menunjukkan bahwa Scratch berperan positif dalam mendukung kreativitas siswa melalui kegiatan merancang dan mengembangkan berbagai proyek digital. Selain itu, Scratch juga berkontribusi terhadap pengembangan keterampilan berpikir, seperti kemampuan pemecahan masalah (problem solving), computational thinking, dan berpikir kritis. Kajian ini juga menunjukkan bahwa penggunaan Scratch memberikan dampak positif terhadap motivasi belajar, minat belajar, serta hasil belajar siswa. Dengan demikian, Scratch dapat menjadi salah satu alternatif media pembelajaran yang mendukung pengembangan kompetensi siswa pada pembelajaran abad ke-21.  
Literatur Review: Analisis Efektivitas Smart Apps Creator dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran egri izhar nurfauzan; dewi diana paramata; nova elysia ntobuo; mursalin mursalin; tirtawaty abdjul
Elementary School and Education Journal Vol. 2 No. 02 (2026): ESEJ- ELEMENTARY SCHOOL AND EDUCATION JOURNAL
Publisher : Elementary School and Education Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67157/xervd932

Abstract

Smart Apps Creator (SAC) merupakan salah satu platform pengembangan media pembelajaran digital yang banyak digunakan untuk mendukung proses pembelajaran interaktif berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis validitas, kepraktisan, dan efektivitas media pembelajaran berbasis Smart Apps Creator berdasarkan hasil penelitian yang telah dipublikasikan. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan mengkaji artikel-artikel ilmiah yang diperoleh dari Google Scholar, Garuda, dan Directory of Open Access Journals (DOAJ). Proses seleksi dilakukan berdasarkan kesesuaian topik, tujuan penelitian, serta ketersediaan data yang relevan. Sebanyak 10 artikel yang diterbitkan pada rentang tahun 2021–2024 memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa media pembelajaran berbasis Smart Apps Creator memiliki tingkat validitas yang tinggi karena memenuhi aspek kelayakan materi, tampilan, bahasa, dan tujuan pembelajaran. Dari aspek kepraktisan, media dinilai mudah digunakan oleh guru maupun peserta didik melalui perangkat smartphone dengan navigasi yang sederhana dan fleksibel. Sementara itu, dari aspek efektivitas, penggunaan Smart Apps Creator terbukti mampu meningkatkan hasil belajar, motivasi belajar, pemahaman konsep, serta kemampuan berpikir kritis peserta didik. Berdasarkan sintesis temuan penelitian, Smart Apps Creator dapat direkomendasikan sebagai alternatif pengembangan media pembelajaran digital yang valid, praktis, dan efektif untuk mendukung peningkatan kualitas pembelajaran pada berbagai jenjang pendidikan

Page 3 of 4 | Total Record : 33