cover
Contact Name
Asty Raisha Agma
Contact Email
astyraishaagma@gmail.com
Phone
+6282384495089
Journal Mail Official
samudrailmuindonesia01@gmail.com
Editorial Address
Alamat : Jl. Raya, Jl. Lolo Gn. Sarik Lubuk Minturun Blok A/2, Kec. Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat 25158
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
JKOMED
ISSN : 31107222     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Komunikasi dan Media merupakan publikasi ilmiah yang mewadahi penelitian dan kajian teoretis maupun praktis di bidang ilmu komunikasi dan perkembangan media. Jurnal ini bertujuan mempertemukan peneliti, akademisi, praktisi, serta mahasiswa untuk berdiskusi mengenai fenomena komunikasi di era digital yang terus berubah. Cakupan jurnal ini meliputi komunikasi massa, komunikasi organisasi, komunikasi antarbudaya, public relations, jurnalistik, media digital, media sosial, penyiaran, serta kajian media baru yang relevan dengan perkembangan masyarakat modern.
Articles 7 Documents
Dinamika Media Sosial dalam Mempengaruhi Opini Publik pada Era Disrupsi Digital Cisia Padila
Jurnal Komunikasi dan Media (JKOMED) Vol. 1 No. 1 (2025): Edisi Oktober
Publisher : Jurnal Komunikasi dan Media (JKOMED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam pola komunikasi masyarakat. Media sosial bukan hanya menjadi sarana interaksi, tetapi juga wadah terbentuknya opini publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran media sosial dalam membentuk opini publik di era disrupsi digital, dengan fokus pada pola komunikasi, penyebaran informasi, serta pengaruhnya terhadap persepsi masyarakat. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis literatur dan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial berperan sebagai medium utama pembentukan opini publik melalui kecepatan informasi, keterlibatan partisipatif, dan pengaruh algoritma digital. Namun, fenomena ini juga menimbulkan tantangan berupa maraknya hoaks, polarisasi sosial, dan bias informasi. Artikel ini menegaskan pentingnya literasi digital sebagai strategi untuk membangun opini publik yang sehat dan kritis.
Strategi Komunikasi Krisis Perusahaan dalam Menghadapi Isu Reputasi di Media Online pelia elza
Jurnal Komunikasi dan Media (JKOMED) Vol. 1 No. 1 (2025): Edisi Oktober
Publisher : Jurnal Komunikasi dan Media (JKOMED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era digital telah menghadirkan peluang sekaligus tantangan besar bagi perusahaan, khususnya terkait isu reputasi yang cepat menyebar melalui media online. Krisis reputasi dapat muncul secara tiba-tiba akibat pemberitaan negatif, komentar konsumen, atau penyebaran informasi yang tidak akurat. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi krisis yang diterapkan perusahaan dalam merespons isu reputasi di media online. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kasus pada beberapa perusahaan yang pernah mengalami krisis reputasi di Indonesia. Data diperoleh melalui dokumentasi media, wawancara, serta analisis konten digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi krisis yang efektif meliputi kecepatan respons, keterbukaan informasi, konsistensi pesan, serta pemanfaatan media sosial sebagai saluran klarifikasi. Selain itu, keberhasilan strategi juga dipengaruhi oleh kesiapan tim manajemen krisis, perencanaan komunikasi yang matang, serta hubungan baik dengan stakeholder. Penelitian ini menegaskan bahwa komunikasi krisis di era digital tidak hanya berfungsi sebagai mekanisme pemulihan reputasi, tetapi juga sebagai instrumen penting untuk menjaga kepercayaan publik jangka panjang.
Pengaruh Influencer Media Sosial terhadap Kepercayaan dan Loyalitas Konsumen Milenial anala agusnur
Jurnal Komunikasi dan Media (JKOMED) Vol. 1 No. 1 (2025): Edisi Oktober
Publisher : Jurnal Komunikasi dan Media (JKOMED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan media sosial telah melahirkan fenomena influencer sebagai salah satu aktor penting dalam strategi pemasaran digital. Generasi milenial, yang dikenal aktif di dunia digital, menjadi target utama berbagai kampanye pemasaran melalui influencer. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh influencer media sosial terhadap kepercayaan dan loyalitas konsumen milenial. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 250 responden milenial di kota besar Indonesia yang aktif mengikuti influencer di Instagram, YouTube, dan TikTok. Data dianalisis menggunakan model regresi berganda untuk melihat pengaruh variabel kredibilitas influencer, interaksi, dan konten terhadap kepercayaan serta loyalitas konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kredibilitas influencer memiliki pengaruh signifikan terhadap kepercayaan konsumen, sedangkan kualitas interaksi berpengaruh besar terhadap loyalitas. Penelitian ini menegaskan pentingnya kolaborasi strategis antara brand dan influencer yang autentik agar mampu membangun hubungan jangka panjang dengan konsumen milenial.
Representasi Gender dalam Iklan Televisi dan Dampaknya terhadap Persepsi Masyarakat mimi nurhidayanti
Jurnal Komunikasi dan Media (JKOMED) Vol. 1 No. 1 (2025): Edisi Oktober
Publisher : Jurnal Komunikasi dan Media (JKOMED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Representasi gender dalam iklan televisi merupakan fenomena komunikasi massa yang memiliki pengaruh signifikan terhadap cara masyarakat memandang peran laki-laki dan perempuan dalam kehidupan sosial. Iklan tidak hanya berfungsi sebagai media promosi produk, tetapi juga sebagai alat reproduksi nilai budaya dan norma sosial yang dapat memperkuat atau menantang stereotip gender. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana gender direpresentasikan dalam iklan televisi dan bagaimana representasi tersebut memengaruhi persepsi masyarakat terhadap peran sosial dan identitas gender. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis isi iklan televisi serta wawancara mendalam terhadap sejumlah responden untuk memahami interpretasi mereka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar iklan televisi di Indonesia masih mereproduksi stereotip gender tradisional, seperti perempuan yang digambarkan sebagai sosok domestik atau simbol kecantikan, dan laki-laki yang ditampilkan sebagai figur dominan dan rasional. Representasi ini berdampak pada pembentukan persepsi masyarakat yang cenderung menerima peran gender secara hierarkis, meskipun terdapat indikasi perubahan menuju representasi yang lebih setara seiring meningkatnya kesadaran gender di masyarakat. Temuan ini menegaskan perlunya strategi komunikasi yang lebih inklusif dan sensitif terhadap isu kesetaraan gender dalam industri periklanan.
Hoaks dan Disinformasi di Media Sosial: Strategi Literasi Digital untuk Meningkatkan Kesadaran Publik Asty Raisha Agma
Jurnal Komunikasi dan Media (JKOMED) Vol. 1 No. 1 (2025): Edisi Oktober
Publisher : Jurnal Komunikasi dan Media (JKOMED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan penetrasi media sosial yang masif telah memunculkan tantangan baru berupa maraknya hoaks dan disinformasi. Fenomena ini tidak hanya menimbulkan kebingungan informasi, tetapi juga berimplikasi serius terhadap kualitas demokrasi, stabilitas sosial, dan kepercayaan publik terhadap media. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola penyebaran hoaks di media sosial serta mengidentifikasi strategi literasi digital yang efektif dalam meningkatkan kesadaran publik. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi literatur dan analisis konten pada beberapa kasus penyebaran hoaks di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hoaks di media sosial banyak beredar melalui platform dengan jangkauan luas seperti WhatsApp, Facebook, dan Twitter, dengan isu utama terkait politik, kesehatan, dan agama. Minimnya keterampilan kritis dalam memilah informasi menjadi faktor utama tingginya kerentanan masyarakat terhadap disinformasi. Temuan ini memperlihatkan urgensi literasi digital sebagai upaya pencegahan sekaligus solusi. Strategi literasi digital yang efektif meliputi penguatan edukasi publik melalui kampanye berbasis komunitas, integrasi kurikulum literasi digital di lembaga pendidikan, kolaborasi antara pemerintah, media, dan masyarakat sipil, serta penggunaan teknologi verifikasi fakta yang mudah diakses. Kesimpulannya, literasi digital berperan penting dalam membangun daya tahan masyarakat terhadap hoaks dan disinformasi. Dengan penguasaan keterampilan literasi digital, masyarakat tidak hanya mampu mengenali informasi palsu, tetapi juga dapat berkontribusi dalam menciptakan ekosistem media yang sehat dan terpercaya. Penelitian ini diharapkan menjadi referensi bagi pengambil kebijakan, akademisi, serta praktisi komunikasi dalam merancang strategi pemberdayaan masyarakat di era digital.
Analisis Framing Pemberitaan Terorisme pada Media Kompas Edisi November Tahun 2025 Muhammad Auzar; Nasuhaidi; Mariatul Qibtiyah
Jurnal Komunikasi dan Media (JKOMED) Vol. 1 No. 2 (2026): Edisi Januari
Publisher : Jurnal Komunikasi dan Media (JKOMED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji bagaimana media Kompas membingkai pemberitaan terorisme, khususnya terkait perekrutan anak dan pelajar melalui ruang digital. Pergeseran pola radikalisasi ke media sosial dan gim daring menjadikan anak sebagai kelompok yang rentan terhadap paparan ideologi ekstrem. Tujuan penelitian ini adalah memahami bagaimana praktik komunikasi media membentuk konstruksi makna publik terhadap isu radikalisasi digital dan posisi anak dalam wacana terorisme. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan analisis framing model Robert N. Entman. Data diperoleh dari enam berita Kompas.com yang terbit pada November 2025 dan membahas isu perekrutan anak oleh jaringan terorisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kompas secara konsisten membingkai radikalisasi digital sebagai ancaman serius, menempatkan anak sebagai korban yang harus dilindungi, serta menekankan tanggung jawab negara, keluarga, dan sekolah. Kompas juga menawarkan solusi yang bersifat kolaboratif melalui penguatan literasi digital, regulasi, dan pengawasan sosial.
Peran Komunikasi Intrapersonal Dalam Meningkatkan Kinerja Perusahaan Afifah Syukriyah; Indah Mulia; Maharani; Nabila Agustin; Susriyanti
Jurnal Komunikasi dan Media (JKOMED) Vol. 1 No. 2 (2026): Edisi Januari
Publisher : Jurnal Komunikasi dan Media (JKOMED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menelaah peran komunikasi intrapersonal, termasuk dialog batin, refleksi diri, dan regulasi emosi dalam meningkatkan kinerja perusahaan melalui pendekatan studi literatur kualitatif. Sintesis dari berbagai studi menunjukkan bahwa kemampuan intrapersonal meningkatkan kesadaran diri, self-efficacy, dan kualitas pengambilan keputusan karyawan, yang pada gilirannya memperkuat efektivitas komunikasi interpersonal, motivasi kerja, produktivitas, serta kualitas layanan. Interaksi antara proses intrapersonal dan praktik manajerial seperti saluran komunikasi terbuka dan kepemimpinan yang mendukung memperbesar dampak positif terhadap kinerja organisasi. Meskipun bukti empiris langsung masih terbatas, temuan ini merekomendasikan integrasi pelatihan refleksi diri dan regulasi emosi dalam program pengembangan sumber daya manusia serta penelitian lapangan lanjutan untuk menguji efektivitas intervensi pada berbagai konteks perusahaan.

Page 1 of 1 | Total Record : 7