cover
Contact Name
Findi Citra Kusumasari
Contact Email
findi.citra@polije.ac.id
Phone
+6281515128562
Journal Mail Official
jofit@polije.ac.id
Editorial Address
Jl. Mastrip PO BOX 164, Jember, Jawa Timur
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Journal of Food Industrial Technology
ISSN : -     EISSN : 30324963     DOI : https://doi.org/10.25047/
The journal publishes original research and reviews papers on any subject at the interface between food industrial technology, particularly those of relevance to industry, including: Functional Food, Food Sensory, Food Nutrition, Food Security and Safety, Food Processing and Engineering, Food Microbiology, Agroindustrial Biotechnology, Agroindustrial Management and Systems, Waste Management and Technology, Sustainable and Smart Agroindustry, Food Packaging Technology
Articles 40 Documents
Pengaruh Lama Penyimpanan Beku terhadap Sifat Sensoris dan Susut Bobot Kerang Hijau (Perna Viridis): Effect of Frozen Storage Duration on Sensory Properties and Weight Loss of Green Mussels (Perna Viridis) Rurieanty, Pelangi Ananda; Utomo, Satrio Budi
Journal of Food Industrial Technology Vol. 3 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Journal of Food Industrial Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jofit.v3i1.6842

Abstract

Penyimpanan pada suhu rendah merupakan metode yang umum digunakan untuk mempertahankan mutu dan memperpanjang umur simpan bahan pangan, termasuk produk hasil perikanan. Kerang hijau (Perna viridis) mempunyai nilai gizi tinggi, namun bersifat mudah rusak selama penyimpanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama penyimpanan pada suhu cold storage terhadap mutu kerang hijau serta menentukan waktu penyimpanan optimal sebelum terjadi penurunan mutu yang signifikan. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan satu faktor, yaitu lama penyimpanan, yang terdiri atas lima perlakuan: hari ke-0 (H0), hari ke-3 (H1), hari ke-6 (H2), hari ke-9 (H3), dan hari ke-12 (H4), masing-masing dengan empat ulangan. Parameter yang dianalisis meliputi mutu sensoris (warna, aroma, tekstur, dan kenampakan) serta susut bobot. Data dianalisis menggunakan ANOVA pada taraf signifikansi 5% dan dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama penyimpanan berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter mutu kerang hijau. Mutu sensoris mengalami penurunan seiring bertambahnya waktu penyimpanan. Persentase susut bobot meningkat seiring dengan lamanya penyimpanan akibat kehilangan air dan kerusakan jaringan. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penyimpanan kerang hijau dalam cold storage perlu dibatasi hingga waktu tertentu untuk mempertahankan mutu dan kelayakan produk.
Pengujian Parameter Mutu Fisik Teh Herbal “Kalon Tea” CV GTS: Testing of Physical Quality Parameters of Herbal Tea “Kalon Tea” CV GTS Budiandari, Rahmah Utami; Sofiyah, Laila Tasnima; Fitriani, Maulidya
Journal of Food Industrial Technology Vol. 3 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Journal of Food Industrial Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jofit.v3i1.6843

Abstract

Minuman teh herbal merupakan minuman yang terbuat dari bahan alami yang berkhasiat seperti batang, daun, biji, akar, bunga dan kulit buah tanaman yang bermanfaat untuk kesehatan, mampu mendetoksifikasi tubuh, serta tidak mengandung kafein. CV GTS merupakan salah satu perusahaan yang memproduksi teh herbal dan merupakan perusahaan jasa maklon yang didirikan sejak tahun 2012. Kalon tea adalah salah satu minuman teh herbal yang diproduksi oleh CV GTS. Mutu fisik, kimia maupun organoleptik dari produk tersebut sangat diperhatikan dengan melakukan beberapa pengujian parameter mutu yang sesuai. Tujuan dari penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengujian mutu fisik yang di CV GTS guna menjaga kualitas dari produk yang dihasilkan. Metode yang digunakan dalam penyusunan artikel ini adalah wawancara dengan pihak CV GTS, observasi, dan studi pustaka dari berbagai jurnal maupun artikel yang relevan. Berdasarkan hasil wawancara dan observasi yang telah dilakukan, didapatkan hasil bahwa Pengujian parameter mutu fisik berupa uji kebocoran telah dilakukan setiap hari dengan 30 menit sekali pengambilan sampel guna memastikan kualitas produk tetap terjaga. Dalam setiap proses produksi mulai dari penanganan bahan dasar hingga produk jadi telah dilakukan sesuai dengan standar sehingga mampu menjaga mutu produk tetap baik. Produk kalon tea yang melewati proses uji kebocoran, sebagian besar lolos dan layak dipasarkan.
Pengaruh Daging Ayam Broiler yang Dimarinasi menggunakan Bubuk Kayu Manis (Cinnamomum Burmannii) terhadap Sifat Fisikokimia pada Suhu Ruang: The Effect of Broiler Chicken Meat Marinated Using Cinnamon (Cinnamomum Burmannii) Powder on the Physicochemical Properties at Room Temperature Utomo, Satrio Budi; Sasmita, Irene Ratri Andia
Journal of Food Industrial Technology Vol. 3 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Journal of Food Industrial Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jofit.v3i1.6845

Abstract

Marinasi daging ayam broiler menggunakan rempah-rempah dapat memperbaiki karakteristik daging. Rempah seperti kayu manis memiliki kandungan senyawa sinamaldehid yang berpotensi memengaruhi mutu daging ayam, terutama pada aspek fisikokimia seperti pH, keempukan, dan susut masak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh marinasi kayu manis terhadap sifat fisikokimia daging ayam broiler dalam suhu ruang. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan 5 Perlakuan dan 3 Ulangan. Perlakuan yang digunakan berupa perbedaan konsentrasi bubuk kayu manis, yaitu K1 (0%), K2 (1%), K3 (2%), K4 (3%), dan K5 (4%). Data dianalisis menggunakan uji ANOVA, Hasil yang didapatkan pada parameter pH mengalami penurunan seiring dengan penambahan konsentrasi bubuk kayu manis, penurunan paling signifikan didapat pada konsentrasi 4% (K5) dengan nilai 5.80 dibandingkan sampel kontrol (K1). Sementara itu, marinasi bubuk kayu manis tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap aspek keempukan dan susut masak.. Nilai keempukan didapatkan pada rentang 50,16 – 50,10 N. Sedangkan, parameter susut masak berkisar antara 29,03% - 33,15%.
Analisis Kelayakan Usaha Produksi Dimsum Roll Sawi Ayam dengan Penambahan Jamur Kuping: The Analysis of Production Business Feasibility of Chicken Mustard Dim Sum Roll Production with the Addition of Wood Ear Mushrooms Mita Sari, Ayu; Bachri, Syaiful
Journal of Food Industrial Technology Vol. 3 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Journal of Food Industrial Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jofit.v3i1.6850

Abstract

Dimsum roll sawi ayam dengan penambahan jamur kuping merupakan inovasi produk pangan hasil modifikasi dari dimsum yang populer di era modern. Produk ini dibuat dari daging ayam yang dihaluskan, dicampur bumbu dan jamur kuping, kemudian digulung menggunakan sawi putih. Produk ini memiliki keunggulan berupa kandungan protein yang tinggi, penggunaan bahan pangan bernilai gizi, cita rasa kekinian yang lebih sehat, harga terjangkau, serta nilai ekonomis yang potensial. Proyek Usaha Mandiri (PUM) ini bertujuan untuk mengetahui proses produksi, menganalisis kelayakan usaha, dan menentukan strategi pemasaran dimsum roll sawi ayam. Pemasaran dilakukan secara online dan offline melalui WhatsApp dan Instagram. Hasil analisis menunjukkan bahwa usaha dimsum roll sawi ayam memperoleh keuntungan sebesar Rp427.693 dengan laju keuntungan 43% serta nilai B/C ratio sebesar 1,43, sehingga usaha ini dinyatakan layak untuk dijalankan.
Analisis Kelayakan Usaha Produksi Stik Ubi Jalar Ungu: The Analysis of Production Business Feasibility of Purple Sweet Potato Sticks Septian Caturangga, Reza; Kurnianto, Mokhammad Fatoni
Journal of Food Industrial Technology Vol. 3 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Journal of Food Industrial Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jofit.v3i1.6852

Abstract

Stik ubi jalar ungu merupakan variasi dalam bidang pangan yang terbuat dari bahan utama tepung terigu dengan tambahan ubi jalar ungu, tepung tapioka, gula halus, margarin, garam, vanili. Dengan berbagai formulasi bahan cair yakni dari santan. Stik ubi jalar ungu yang memiliki rasa dominan manis yang sangat merakyat sehingga cocok sebagai salah satu makanan ringan yang dinikmati bersama oleh keluarga. Selain itu juga olahan makanan ringan ini dapat memberikan peluang usaha stik ubi ungu yang dapat mendatangkan keuntungan karena memiliki potensi besar dalam lingkup pasar. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis dari usaha produksi stik ub]I jalar ungu menjadi usaha yang layak untuk dijalankan. Pada analisa biaya dengan realisasi didapatkan biaya tetap Rp. 27.072, biaya tidak tetap Rp. 616.070, dengan total biaya produksi Rp. 643.142, total pendapatan Rp. 880.000, keuntungan Rp. 236.858, laju keuntungan 36%, da R/C Ratio 1,3. Sehingga usaha produksi stik ubi jalar ungu ini layak untuk dijalankan
Analisis Kelayakan Usaha Produksi Minuman Susu Kurma: The Analysis of Production Business Feasibility of Date Milk Drink Lidia Rahmawati; Syaiful Bachri
Journal of Food Industrial Technology Vol. 3 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jofit.v3i2.6853

Abstract

Minuman susu kuma merupakann variasi dalam bidang pangan yang berbahan dasar susu sapi segar, kurma, air serta madu. Minuman susu kurma memiliki rasa manis yang dihasilkan dari madu, oleh karenanya minuman ini cocok dan aman dikonsumsi oleh para penderita diabetes. Selain itu, minuman susu kurma ini juga dapat dijadikan peluang usaha karena dapat mendatangkan keuntungan serta potensi besar dalam lingkup pasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis apakah usaha minuman susu kurma layak untuk dijalankan. Pada analisis biaya dengan realisasi didapatkan biaya tetap sebesar Rp. 43.181, boaya tidak tetap selama 10x prooduksi sebesar Rp.821.000, dengan total biaya produksi Rp.864.181, total pendapatan yang diperoleh sebesar Rp. 1.160.000, dengan keuntungan sebesar Rp.295.819, serta laju keuntungan sebesar 34,2%,  R/C Ratio sebesar 1,34 yang menunjukkan bahwa usaha minuman susu kirma layak dilanjutkan
Pengaruh Jumlah Ragi Dan Lama Perendaman Terhadap Mutu Fisik, Kimia Dan Organoleptik Tempe Koro Pedang (Canvalia Ensiformis L.): The Effect of Yeast Amount and Soaking Duration on the Physical, Chemical, and Organoleptic Quality of Tempe Koro Pedang (Canavalia ensiformis L.) Yulda Siska Yuliana Sawen; Yossi Wibisono; Annisa'U Choirun
Journal of Food Industrial Technology Vol. 3 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jofit.v3i2.6956

Abstract

Tempe koro pedang (Canavalia ensiformis) merupakan alternatif sumber protein nabati yang potensial untuk menggantikan kedelai impor. Namun, pemanfaatannya terkendala oleh adanya senyawa antinutrisi yang menyebabkan rasa pahit dan aroma langu. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh interaksi antara lama perendaman dan konsentrasi ragi terhadap mutu fisik, kimia, dan organoleptik tempe koro pedang. Metode penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) pola faktorial dengan dua faktor, yaitu lama perendaman dan konsentrasi ragi, sehingga diperoleh sembilan kombinasi perlakuan dengan tiga ulangan. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan uji lanjut Duncan's Multiple Range Test (DMRT) pada taraf lima persen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lama perendaman berpengaruh sangat nyata terhadap peningkatan kadar air, penurunan pH, penurunan kadar lemak, serta peningkatan kesukaan organoleptik rasa dan aroma. Konsentrasi ragi berpengaruh nyata terhadap kadar air dan kadar lemak, namun tidak berpengaruh nyata terhadap kadar protein maupun seluruh parameter organoleptik meliputi rasa, aroma, dan tekstur. Disimpulkan bahwa lama perendaman merupakan faktor paling krusial dalam menghasilkan tempe koro pedang berkualitas tinggi, dan kombinasi perlakuan terbaik adalah perendaman yang lebih lama dengan dosis ragi terendah untuk efisiensi produksi.
Pengamatan Kadar Air Tepung Terigu Selama Penyimpanan Di Laboratorium Dan Gudang Sebagai Upaya Pengendalian Mutu Di Pt. Xyz Kabupaten Mempawah: Observation Of Wheat Flour Moisture Content During Storage In The Laboratory And Warehouse As A Quality Control Efforts At Pt. Xyz, Mempawah Regency Aria Sinir Lintang; Nurimansyah Nurimansyah; Ningrum Dwi Hastuti; Yudi Maulana; Natanael Hasta Pelita Asmara
Journal of Food Industrial Technology Vol. 3 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jofit.v3i2.6961

Abstract

Tepung terigu merupakan bahan baku utama dalam industri pangan yang bersifat higroskopis, sehingga kadar airnya mudah berubah selama penyimpanan dan dapat mempengaruhi mutu produk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan kadar air tepung terigu berdasarkan jenis tepung dan kondisi penyimpanan sebagai upaya pengendalian mutu di PT. XYZ Kabupaten Mempawah. Sampel yang digunakan terdiri atas empat jenis tepung terigu berdasarkan kandungan protein, yaitu proten tinggi (C), protein sedang (B dan H), dan protein rendah (P),yang disimpan pada dua kondisi berbeda, yaitu laboratorium dan gudang. Pengamatan dilakukan selama 10 minggu dengan metode oven, serta pencatatan suhu dan kelembaban relatif lingkungan penyimpanan. Hasil penelitian menunjukan bahwa kadar air seluruh sampel cenderung meningkat selama penyimpanan, dengan perubahan yang lebih tinggi pada penyimpanan di gudang dibandingkan laboratorium. Rata-rata kadar air tepung terigu yang disimpan di laboratorium berada pada kisaran 11,54%-11,64%, sedangkan di gudang berkisar 13,76%-14,00%. Selisih kenaikan kadar air antara laboratorium dan gudnag masing-masing sebesar 2,20%-2,36%. Kondisi ini didukung oleh kelembapan relatif gudang yang lebih tinggi (rata-rata 71,8%) dibandingkan laboratorium (58,6%). Penelitian ini menunjukan bahwa kondisi lingkungan, penyimpanan, khususnya kelembapan berpengaruh terhadap stabilitas kadar air tepung terigu, sehingga pengendalian penyimpanan menjadi faktor penting dalam menjaga mutu bahan baku.
Pengolahan Nugget Ayam Dengan Penambahan Ubi Jalar: Processing Of Chicken Nuggets With The Addition Of Sweet Potato Julita fery fannya; Nurimansyah Nurimansyah; Rois Indriawan; Ningrum Dwi Hastuti; Assrorudin Assrorudin
Journal of Food Industrial Technology Vol. 3 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jofit.v3i2.7099

Abstract

Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan ubi jalar terhadap karakteristik nugget ayam yang dihasilkan, yaitu sifat fisik, kimia, dan organoleptik. Nugget ayam adalah produk olahan daging yang praktis dan banyak digemari hampir oleh semua kalangan, namun umumnya memiliki kandungan serat yang rendah. Oleh karena itu, dilakukan inovasi dengan penambahan ubi jalar sebagai sumber serat dan bahan pangan lokal yang bernilai gizi tinggi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan beberapa variasi konsentrasi penambahan ubi jalar. Parameter yang diamati meliputi kadar air sebagai sifat kimia, serta uji organoleptik yang mencakup warna, aroma, tekstur, dan rasa untuk mengetahui tingkat penerimaan panelis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan ubi jalar berpengaruh terhadap karakteristik nugget ayam, baik secara kimia maupun organoleptik. Semakin tinggi penambahan ubi jalar cenderung meningkatkan kadar air serta mempengaruhi tekstur dan warna produk. Secara organoleptik, perlakuan tertentu memberikan tingkat kesukaan panelis terbaik. Dengan demikian, penambahan ubi jalar berpotensi meningkatkan nilai gizi serta memberikan variasi karakteristik produk nugget ayam.
Karakteristik Mutu Stik Ikan Tongkol (Euthynnus Affinis) Dengan Variasi Konsentrasi Tepung Daun Kelor (Moringa Oleifera) : Quality Characteristics Of Skipjack Tuna (Euthynnus Affinis) Sticks With Various Concentrations Of Moringa Leaf Flour (Moringa Oleifera Suryani Suryani; Nurimansyah Nurimansyah; Assrorudin Assrorudin; Ningrum Dwi Hastuti; Ayu Dian Pratiwi Permatahati
Journal of Food Industrial Technology Vol. 3 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Politeknik Negeri Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25047/jofit.v3i2.7100

Abstract

Stik ikan tongkol merupakan produk makanan ringan berbasis ikan yang memiliki potensi sebagai alternatif snack bergizi. Namun, inovasi pengolahan produk ini masih terbatas, sehingga diperlukan upaya pengembangan formulasi yang dapat mempertahankan karakteristik mutu sensori produk. Penelitian ini mengeksplorasi penambahan tepung daun kelor (Moringa oleifera) sebagai bahan fungsional dalam formulasi stik ikan tongkol. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi konsentrasi tepung daun kelor terhadap karakteristik sensori, mutu fisik (kadar air), serta tingkat penerimaan konsumen pada produk stik ikan tongkol. Parameter pengujian meliputi uji sensorik hedonik (warna, aroma, tekstur, dan rasa) oleh 20 panelis menggunakan skala 1–5, serta analisis kadar air secara gravimetri. Pengujian kandungan gizi seperti vitamin dan mineral tidak dilakukan dalam penelitian ini. Hasil menunjukkan bahwa penambahan tepung daun kelor tidak menghasilkan perbedaan yang signifikan secara statistik (P>0,05) pada seluruh parameter sensorik. Formulasi terbaik diperoleh pada perlakuan P2 (10 g tepung daun kelor) dengan skor warna 3,70 dan tekstur 4,05. Kadar air produk berkisar antara 3,91% hingga 6,83%, di mana nilai pada P2 sedikit melampaui batas maksimum SNI sehingga perlu dikaji lebih lanjut. Secara keseluruhan, produk stik ikan tongkol dengan penambahan tepung daun kelor masih dapat diterima konsumen dan berpotensi dikembangkan sebagai makanan ringan berbasis bahan lokal.

Page 4 of 4 | Total Record : 40