cover
Contact Name
-
Contact Email
lppm@umku.ac.id
Phone
+6285117477445
Journal Mail Official
lppm@umku.ac.id
Editorial Address
Jl. Ganesha Raya No. 1 Purwosari Kudus 59316
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan
ISSN : 20884451     EISSN : 24429902     DOI : doi.org/10.26751/jikk
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan contributes to the dissemination of information related to nursing and midwifery research and evidence-based study on nursing and midwifery issues. The scope of this journal is broadly multi-perspective in nursing and midwifery areas such as Nursing Education, Midwifery Education, Clinical Practice in Nursing and Midwifery, Nursing and Midwifery Community Health Care, Management and Health System, Health Informatics, and Transcultural Nursing and Midwifery. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan is committed to communicating and being open to the discussion of ideas, facts, and issues related to health across a wide range of disciplines. The journal accepts original research articles and synthesized literature that use the quantitative, qualitative, or mixed-method approach. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan adheres to journalistic standards that require transparency of real and potential conflicts of interest that authors and editors may have. It follows publishing standards set by the International Committee of Medical Journal Editors (ICMJE), the World Association of Medical Editors (WAME), and the Committee on Publication Ethics (COPE). Letters and commentaries about our published articles are welcome. All submitted contributions will undergo a blind peer-review process according to appropriate criteria.
Articles 530 Documents
UBUNGAN KEBERADAAN LARVA DI KONTAINER SEKITAR RUMAH TANGGA DENGAN KEJADIAN DHF DI RUMAH SAKIT ISLAM SUNAN KUDUS Rusnoto Rusnoto
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 2, No 1 (2011): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Hampir setiap tahun, di bulan-bulan tertentu, selalu saja ada berita tentang kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Indonesia. Menurut cacatan Departemen Kesehatan RI, pada tahun  2007  telah  terjadi  kasus  DBD  sebanyak  139.695 kasus  dengan  1397  orang  meninggal  di seluruh  Indonesia.  Ini  artinya  kurang  lebih  10%  dari  pasien  DBD  meninggal  dunia.  Banyak wilayah di Indonesia yang merupakan wilayah endemikDBD, di mana terjadi kasus DBD yang berulang-ulang  setiap  tahun.  DBD  merupakan  salah  satu  penyakit  penting  di  Indonesia  dan memerlukan penanganan yang menyeluruh dan integral,agar penyakit ini tidak lagi menimbulkan banyak  korban  jiwa.  Dari  hasil  survey  pendahuluan  yang  dilakukan  di  RSI  Sunan  Kudus  pada bulan April diperoleh hasil 94 penderita, kemudian  diambil sampel dari 10 penderita DHF ada 9 orang yang dirumahnya terdapat Larva Tujuan : tujuan umum dari penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara keberadaan larva di kontainer sekitar rumah tangga dengan kejadian DHF di RSI Sunan Kudus dan Tujuan khusus dari penelitian  ini  adalah  Mengidentifikasi  Kejadian  penyakit  DHF  di  Rumah  Sakit  Islam  Sunan Kudus, Mengobservasi gambaran Keberadaan Larva di Kontainer Sekitar Rumah Tangga Metode:  Jenis  penelitian  ini  adalah  dekskriptif  analitik  dengan  metode  sampling  adalah accidentalm sampling jenis data yang diolah adalah  jenis data primer. Populasinya 52 orang dan sampelnya adalah 52 orang. langkah-langkahnya adalah membandingkan chi-square hitung dengan chi-square  tabel  dan  probabilitas,  jika  perbandingan  ini  menunjukan  bahwa  chi-square  hitung  chi-square  tabel,  maka  nilai  yang  diperoleh  berarti Ho  diterima,  tetapi  chi-square  hitung  chi square tabel, maka Ho ditolak. Sedangkan probabilitas 0,05, maka Ho diterima, begitu sebaliknya Sedangkan probabilitas 0,05 maka Ho ditolak. Hasil:Berdasarkan hasil penelitian dapat dilihat bahwa sebagian besar anak mengalami kejadian DHF  yaitu  sebanyak  30  orang  (57,69%),  sedangkan  yang  tidak  sakit  yaitu  sebanyak  22  orang (42,31%) dan  hasil penelitian larva bahwa  sebagianbesar ada larva di  kontainer  sekitar rumah yaitu sebanyak 29 orang (55,77%), sedangkan yang tidak ada larva di konatainer di sekitar rumah tangga  yaitu  sebanyak  23  orang  (44,23%).  Hasil  penelitian  menyatakan  bahwa  ada  hubungan antara  keberadaan  larva  di  kontainer  sekitar  rumah  tangga  dengan  kejadian  DHF  di  RSI  Sunan Kudus adalah dengan uji Chi Square dengan tabel 2 x2 didapatkan hasil x²= 40,563 dengan taraf signifikan  5%  dan  df  (1),  maka  x²  tabel=3,84  dengan ibuktikan  dengan  koefisien  kontingensi yaitu kuat dengan hasil 0 ,662. Kesimpulan Ada  hubungan  antara  keberadaan  larva  di  kontainer  sekitar  rumah  tangga  dengan kejadian DHF di RSI Sunan Kudus adalah kuat dengan hasil 0 ,662
PEMANTAUAN DAN EDUKASI KADER TERHADAP BERAT BADAN DAN PANJANG BADAN PADA BAYI Jamila Jamila; Merty Dwi Wulandari; Violin Natasha; Novita Sari
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 15, No 1 (2024): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v15i1.2181

Abstract

AbstrakPada masa bayi, pertumbuhan bayi sangat signifikan abik dari berat badan dan panjang badan. Kader selaku pembawa informasi yang terdekat dari masyarakat dan tenaga kesehatan menjadi penting untuk diberikan edukasi dan pemantauan status gizi. Namun demikian prevalensi gizi kurang dan stunting masih tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk masyarakat melalu kader mampu untuk memberdayakan diri dalam mememantau dan mengedukasi untuk peningkatan status gizi dalam upaya pencegahan stunting dan malnutrisi lainnya. Penelitian ini menggunakan metode quasy experiment dengan pengukuran sebanyak tiga kali pada kelompok penelitian. Subjek adalah ibu yang memiliki bayi Posyandu di Muara Lawai. Penelitian dilakukan pada Juli-  Oktober 2023. Instrumen penelitian menggunakan timbangan bayi dan pengukur panjang badan bayi. Analisis data menggunakan uji Repated measurement anova test. Hasil penelitian didapatkan Rata-rata berat badan bayi pada bulan Agustus adalah 5,81±1,60 kg, pada bulan September adalah 6,28±1,46 kg dan bulan Oktober adalah 6,83±1,44 kg. Rata-rata panjang badan bayi pada bulan Agustus adalah 61,73±5,75 cm, pada bulan September adalah 62,43±5,71 cm dan bulan Oktober adalah 63,33±5,49 cm. Ada pengaruh pemantauan rutin dan edukasi posyandu terhadap peningkatan berat badan dan panjang badan selama tiga bulan berturut-turut p value 0,000. Pemantauan dan edukasi pada bayi menjadi alternatif untuk deteksi dan intervensi dini masalah gizi bayi Kata Kunci: pemantauan, berat badan, panjang badan, bayi AbstractDuring infancy, the baby's growth is very significant both in terms of body weight and body length. Cadres as the closest carriers of information to the community and health workers are important for providing education and monitoring nutritional status. However, the prevalence of malnutrition and stunting is still high. This research aims to enable the community through cadres to empower themselves in monitoring and educating to improve nutritional status in an effort to prevent stunting and other malnutrition. This research used a quasi-experiment method with three measurements in the research group. The subject is a mother who has a baby at Posyandu in Muara Lawai. The research was conducted in August-October 2023. The research instruments used baby scales and baby body length measurements. Data analysis used the Repeated measurement anova test. The research results showed that the average baby weight in August was 5.81 ± 1.60 kg, in September it was 6.28 ± 1.46 kg and in October it was 6.83 ± 1.44 kg. The average body length of babies in August is 61.73 ± 5.75 cm, in September it is 62.43 ± 5.71 cm and in October it is 63.33 ± 5.49 cm. There was an effect of routine monitoring and posyandu education on increasing body weight and body length for three consecutive months, p value 0.000. Monitoring and educating babies is an alternative for early detection and intervention of infant nutritional problems.  Keywords: monitoring, weight, body length, baby  
PROGRAM PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN:STUDI KASUS PADA IBU HAMIL DENGAN KURANG ENERGI KRONIS DI PUSKESMAS CEBONGAN SALATIGA Gelora Mangalik; R. Trikoriyanto Koritelu; Mirna Wala Amah; Rananda Junezar; Omega Peggy I. Kbarek; Ristia Widi
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 10, No 1 (2019): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v10i1.537

Abstract

Ibu hamil adalah kelompok yang rentan mengalami masalah kesehatan diantaranya kekurangan gizi. Kekurangan gizi pada ibu hamil banyak terjadi di negara-negara  berkembang yang  meliputi kurang energi kronis (KEK)  maupun kekurangan zat gizi mikro. Ibu hamil dengan KEK dapat berpengaruh terhadap proses pertumbuhan janin serta dapat menyebabkan keguguran, bayi berat lahir rendah (BBLR), kematian neonatal, anemia pada bayi dan asfiksia intra partum. Bayi yang lahir dalam kondisi BBLR mempunyai risiko gangguan pada pertumbuhan dan perkembangannya serta mengalami kekurangan gizi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis program pemberian makanan tambahan pada ibu hamil dengan KEK di Puskesmas Cebongan Salatiga. Hasil penelitian ini menunjukkan sasaran program pemberian makanan tambahan ditujukan bagi ibu hamil yang terdeteksi memiliki lingkar lengan atas (LILA) 23,5 cm dan diprioritaskan bagi ibu dengan kondisi ekonomi rendah . Ibu hamil yang memiliki ukuran LILA  dibawah 23.5 cm (KEK) berjumlah 17 orang dan ibu hamil yang mendapatkan makanan tambahan (MT) berupa biskuit sejumlah 20 orang. Evaluasi program PMT adalah pendistribusian PMT belum optimal, kurangnya kesadaran ibu hamil untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dan makanan tambahan tidak dihabiskan oleh ibu hamil. Kata Kunci: Ibu Hamil, Kurang Energi Kronik, Pemberian Makanan Tambahan AbstractPregnant women are vulnerable groups that is susceptible to have health problems including malnutrition. Nutritional deficiencies in pregnant women occur in many developing countries which include chronic energi deficiency (CED)  and micronutrients deficiency. Pregnant women with CED can affect the growth of the fetus and can cause miscarriages, low birth weight (LBW), neonatal mortality, anemia in infants and intrapartum asphyxia. LBW has a risk to inhibit infant’s growth and development and to have  malnutrition. The aim of this study was to analyze complementary foods giving program  for pregnant women with CED at Cebongan Health Center in Salatiga. The result of this study showed that target of complementary foods giving program are pregnant woman who have mid-upper arm circumference (MUAC) 23.5 cm and prioritized for woman with low economic conditions. There are 17 pregnant woman have MUAC 23.5 cm and 20 pregnant woman get the complementary food. The evaluation of the complementary foods giving program  were  the distribution is not optimal, lack of awareness of pregnant women to do medical examination, and complementary foods did not finish by pregnant woman. Keywords: Chronic Energi Deficiency, Complementary Foods Giving Program,Pregnant woman
FAKTOR PERILAKU DENGAN KEJADIAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI DAERAH ENDEMIS KOTA SEMARANG Dwi Ratna Anggraini; Syamsul Huda; Farid Agushybana
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 12, No 2 (2021): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v12i2.1080

Abstract

Introduction: Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is still an important public health problem. DHF is a contagious disease caused by the Dengue virus and transmitted by mosquito vectors from the Aedes aegypti or Aedes albopictus species.Objective: This literature review aims to determine behavioral factors with the incidence of DHF in endemic areas of Semarang CityMethods: The study used in this article is a literature study that examines various references that are closely related to behavioral factors with the incidence of dengue fever with Google Scholar as a source of article searches, at least 2013 articles from national ISSN articles / journals. There were 50 articles identified by Google Scholar and 6 that met the inclusion criteriaResults: The results of the review of the literature that were reviewed, behavioral factors with the incidence of dengue include the behavior of draining the water reservoir 1 time a week, closing the water reservoir, burying used items so that they do not become mosquito nests, sowing abate powder in the water reservoir so that there are no larvae, the habit of disturbing clothes so that they can become mosquito nests in the house, installing gauze at home so that mosquitoes cannot enter, using mosquito repellent lotion, good PHBS and good preventive practicesConclusion: Behavioral factors with dengue fever are the behavior of draining water reservoirs, closing water reservoirs, burying used goods, sowing Abate powder, hanging clothes, putting gauze, wearing mosquito repellent lotions, PHBS  and good practices. Keywords: Behavioral factors, incidence of dengue fever
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG TUBERKULOSIS DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT DI PUSKESMAS Cemy Nur Fitria; Anik Mutia
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 7, No 1 (2016): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang : Di Indonesia, penyakit ini merupakan penyakit rakyat nomor satu dan sebagai penyebab kematian nomor tiga. Propinsi Jawa Tengah merupakan propinsi nomor tiga terbesar di Indonesia, dengan jumlah penduduk 31.691.866 jiwa, diperkirakan terdapat 36,446 penderita TB paru menular pada tahun 2003. Dari jumlah tersebut, yang telah mendapat pengobatan dipelayanan kesehatan baru mencapai 28,3%. Berdasarkan penderita yang menjalani pengobatan, sebanyak 74% penderita dapat disembuhkan. Angka tersebut masih dibawah target yang ditetapkan, yaitu kesembuhan 85% Tujuan:Mengetahui hubungan tingkat pengetahuan tentang tuberkulosis dengan kepatuhan minum obat di Puskesmas Banyuanyar Surakarta. Metode Penelitian:Penelitian kuantitatif dengan metode korelasi. Rancangan penelitian dalam penelitian ini adalah dengan pendekatan retrospektif. Pengambilan sampel menggunakan teknikaccindental sampling, sejumlah 20 responden. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Analisa bivariate menggunakan uji Spearman-rank.  Hasil: Hasil uji bivariat membuktikan ada hubungan antara tingkat pengetahuan tentang tuberculosis dengan kepatuhan minum obat di Puskesmas Banyuanyar Surakarta, dengan hasil Spearman-rank dengan probabilitas (p) sebesar 0,021. Nilai p 0,50 menunjukkan bahwa korelasi signifikan.Kesimpulan: Ada hubungan antara tingkat pengetahuan tentang tuberculosis dengan kepatuhan minum obat. Semakin tinggi tingkat pengetahuan penderita tentang tuberculosis maka semakin patuh minum obat.
EFEKTIVITAS PIJAT BAYI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN PADA BAYI USIA 6 BULAN DI CEKULAH CIKGU BABY & MOM CARE KUDUS Noor Cholifah; Islami Islami; Nurul Aini
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 14, No 1 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v14i1.1700

Abstract

AbstrakStudi pendahuluan dilaksanakan pada bulan Mei 2022 dengan mengunjungi Cekulah Cikgu Baby Mom Care dan diperoleh 10 bayi, dengan rincian sebanyak 8 bayi yang mengalami keterlambatan pada perkembangan motorik kasar seperti belum bisa duduk, belum bisa mengangkat dada saat tengkurep, dan juga belum bisa merangkak dan 2 bayi normal. Penelitian bertujuan untuk mengetahui efektifitas pijat bayi terhadap pertumbuhan dan perkembangan pada bayi usia 6 bulan di Cekulah Cikgu Baby Mom Care Desa Gribig Kecamatan Gebog Kabupaten Kudus. Jenis Penelitian yang digunakan adalah metode Quasy Eksperiment dengan rancangan penelitian yaitu Non equivalent pre-post group design. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 30 bayi.  Instrument penelitian menggunakan kuesioner. Pengolahan data menggunakan editing, coding, tabulating dan uji statistik Paired Sample T test dengan bantuan SPSS Versi 25. Hasil uji statistik Paired Samples Test didapatkan  pertumbuhan dan perkembangan diketahui nilai Sig.(2-tailed) adalah 0,000 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan pijat bayi terhadap pertumbuhan dan perkembangan efektif diberikan kepada bayi.
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL DENGAN KEMAMPUAN SOSIALISASI ANAK AUTISME DI YAYASAN PONDOK PESANTREN ABK AL-ACHSANIYYAH KUDUS TAHUN 2017 Yulisetyaningrum Yulisetyaningrum; Anny Rosiana Masithoh; Ina Zulia Alfijannah
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 9, No 1 (2018): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v9i1.399

Abstract

Abstrak Latar Belakang : Peningkatan jumlah penderita gangguan autis di dunia semakin hari semakin bertambah dan begitu juga di Indonesia. Sekarang ini di Sekolah Luar Biasa (SLB) Kabupaten Kudus tahun 2016 terdapat 88 anak penderita gangguan autis. Pada penderita autisme mengalami gangguan perkembangan yang sangat komplek, salah satunya adalah kemampuan sosialisasi. Hal itu akan teratasi jika mendapat dukungan sosial baik dari orang tua maupun dari lingkungan. Dengan adanya dukungan sosial diharapkan anak autisme dapat berkembang lebih baik sesuai kemampuan yang dimilikinya.Tujuan : Untuk mengetahui hubungan dukungan sosial dengan kemampuan sosialisasi anak autis di yayasan pondok pesantren ABK Al-Achsaniyyah Kudus tahun 2017. Metode :  Penelitian ini menggunakan jenis penelitian korelasi analitik. Metode pendekatan Cross Sectional, sampel sebanyak 41 responden dari 70 anak autis di yayasan pondok pesantren ABK Al-Achsaniyyah Pedawang Kabupaten Kudus dengan teknik stratified random sampling dengan alat ukur kuesioner. Uji hubungan penelitian menggunakan Kendal Tau. Hasil Penelitian : Penelitian tentang hubungan dukungan sosial dengan kemampuan sosialisasi anak autis di yayasan pondok pesantren ABK Al-Achsaniyyah Kudus tahun 2017 menunjukkan korelasi sangat signifikan, (p.value: 0,000; α: 0,05; r: 0,958). Kesimpulan : Terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan sosial dengan kemampuan sosialisasi anak autis di yayasan pondok pesantren ABK Al-Achsaniyyah Kudus tahun 2017 Kata Kunci       : Dukungan Sosial, Kemampuan Sosialisasi, Autisme
PENGARUH SEDUHAN JAHE TERHADAP HIPEREMESIS GRAVIDARUM Zulaikhah Zulaikhah; Irawati Irawati; Islami Islami
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 16, No 2 (2025): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v16i2.2902

Abstract

Kehamilan adalah proses alami yang dialami oleh setiap wanita, dan seringkali disertai dengan berbagai keluhan. Salah satu keluhan awal yang paling umum, yang dikenal sebagai tanda presumtif kehamilan, adalah mual dan muntah. Untuk mengatasi keluhan ini, pendekatan non-farmakologis dapat dilakukan, salah satunya melalui pengobatan tradisional seperti konsumsi wedang jahe. Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh seduhan jahe terhadap hiperemesis gravidarum pada ibu hamil. Jenis penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan rancangan one group pretest- posttest design. Besar sampel sebanyak 35 responden. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner PUQE 24. Uji statistik menggunakan uji Wilcoxon. Dari 35 responden yang diteliti ada 30 (85,7 %) menunjukkan hiperemesis gravidarum dengan frekuensi sedang sebanyak sebelum minum seduhan jahe. Setelah menyeduh jahe, responden paling banyak mengalami hiperemesis gravidarum dengan frekuensi ringan sebanyak 17 (48,6 %) responden. Uji statistic Wilcoxon sebesar p value 0,000 0,05. ada pengaruh seduhan jahe terhadap hiperemesis gravidarum pada ibu hamil di RS PKU Muhammadiyah Mayong Jepara
RENTANG WAKTU MELAKUKAN COITUS DENGAN KEJADIAN DISPAREUNIA Atun Wigati; Ana Zumrotun Nisak; Ika Tristanti
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 12, No 1 (2021): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v12i1.918

Abstract

Kebutuhan ibu nifas, juga sama halnya dengan ibu lainnya hanya lebih membutuhkan penanganan khusus. Salah satu kebutuhan ibu nifas adalah kebutuhan seksual. 20% perempuan yang baru pertama kali melahirkan membutuhkan waktu 6 bulan untuk merasa nyaman secara fisik saat bersenggama, dengan waktu rata-rata sekitar 3 bulan. Sekitar 61% terjadi rasa nyeri saat melakukan hubungan seksual pasca melahirkan karena dilakukan sebelum 6 minggu pasca melahirkan, hanya 12-14% pasangan yang tidak mengalami masalah seksual setelah melahirkan (sexual problems postpartum) karena dilakukan setelah 6 minggu pasca melahirkan. Tujuan peneltian ini untuk menganalisa rentang waktu melakukan coitus dengan dispareunia pasca nifas. Jenis penelitian menggunakan deskriptif analitik, pendekatan waktu retrospective study. Tehnik pengambilan sample menggunakan simple random sampling. Jumlah sample dalam penelitian ini adalah 36 responden yang sudah memenuhi kriteria inklusi. Analisa data statistic menggunakan uji Chi-Square dengan instrument penelitian berupa kuesioner. Hasil penelitian didapatkan nilai chi-square adalah 5,99. Hasil ini menunjukkan ada korelasi antara rentang waktu melakukan coitus dengan kejadian dyspareunia pada ibu pasca nifas di BPM Sri Purwanti Kabupaten Jepara. Kata Kunci : rentang waktu coitus, dispareunia
COMPARATIVE ANALYSIS OF LABOR PAIN LEVELS BETWEEN PRIMARY AND MULTIPPARATE PAIN Dartiwen Dartiwen
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 14, No 1 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v14i1.1262

Abstract

Pain due to uterine contractions during labor is a normal thing, but pain can also cause anxiety and fatigue in the mother which will negatively affect the progress of labor and fetal well-being. The purpose of the study was to determine the relationship between age, education and parity on labor pain levels and to analyze the differences in pain levels between primiparas and multiparas. The research method uses a quantitative analytic approach with a cross sectional design. The number of samples as many as 65 mothers who gave birth during one year were taken using accidental sampling technique. Assessment of labor pain level using the Numerical Rating Scale (NRS). Data were analyzed using chi square and Mann-Whitney test. The results showed that there was no significant relationship between age and the level of labor pain (p = 0.126), there was no relationship between education and the level of labor pain (p = 0.334), and there was a difference in the level of labor pain in the first stage of the active phase between primiparous and primiparous mothers. multipara p value = 0.007 (0.05). Providing complete information by health workers about pain management during pregnancy check-ups in order to increase the mother's confidence in facing the delivery process. Further research is needed in analyzing the factors that influence labor pain.

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16, No 2 (2025): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 16, No 1 (2025): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 15, No 2 (2024): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 15, No 1 (2024): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 14, No 2 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 14, No 1 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 13, No 2 (2022): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 13, No 1 (2022): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 12, No 2 (2021): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 12, No 1 (2021): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 11, No 2 (2020): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 11, No 1 (2020): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 10, No 2 (2019): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 10, No 1 (2019): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 9, No 2 (2018): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 9, No 1 (2018): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 8, No 2 (2017): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 8, No 1 (2017): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 7, No 2 (2016): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 7, No 1 (2016): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 6, No 3 (2015): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 6, No 2 (2015): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 6, No 1 (2015): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 5, No 3 (2014): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 5, No 2 (2014): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 5, No 1 (2014): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 4, No 2 (2013): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 4, No 1 (2013): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 3, No 2 (2012): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 3, No 1 (2012): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 2, No 2 (2011): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 2, No 1 (2011): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 1, No 1 (2010) More Issue