cover
Contact Name
-
Contact Email
lppm@umku.ac.id
Phone
+6285117477445
Journal Mail Official
lppm@umku.ac.id
Editorial Address
Jl. Ganesha Raya No. 1 Purwosari Kudus 59316
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan
ISSN : 20884451     EISSN : 24429902     DOI : doi.org/10.26751/jikk
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan contributes to the dissemination of information related to nursing and midwifery research and evidence-based study on nursing and midwifery issues. The scope of this journal is broadly multi-perspective in nursing and midwifery areas such as Nursing Education, Midwifery Education, Clinical Practice in Nursing and Midwifery, Nursing and Midwifery Community Health Care, Management and Health System, Health Informatics, and Transcultural Nursing and Midwifery. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan is committed to communicating and being open to the discussion of ideas, facts, and issues related to health across a wide range of disciplines. The journal accepts original research articles and synthesized literature that use the quantitative, qualitative, or mixed-method approach. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan adheres to journalistic standards that require transparency of real and potential conflicts of interest that authors and editors may have. It follows publishing standards set by the International Committee of Medical Journal Editors (ICMJE), the World Association of Medical Editors (WAME), and the Committee on Publication Ethics (COPE). Letters and commentaries about our published articles are welcome. All submitted contributions will undergo a blind peer-review process according to appropriate criteria.
Articles 530 Documents
HUBUNGAN ANTARA STATUS GIZI DENGAN PERKEMBANGAN PADA USIA 0-3 TAHUN DI DESA TROSO KECAMATAN PECANGANAAN KABUPATEN JEPARA Yuni Septiningsih; Sri Karyati
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 1, No 1 (2010)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konsumsi makanan berpengaruh terhadap status gizi seseorang, status gizi baik atau status gizi  optiimal terjadi bila tubuh mempengaruhi cukup zat-zat gizi yang digunakan secara efisien, sehingga memungkinkan pertumbuhan fisik, perkembangan otak, kemampuan kerja, dan kesehatan secara umum pada tingkat setinggi mungkin. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara status gizi dengan perkembangan pada anak usia 0-3 tahun di Desa Troso RT.04 RW. IX kecamatan Pecangaan Kabuoaten Jepara. metode yang digunakan adalah deskriptip dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 50 orang balita dengan 44 sampel yang diambil dengan tehnik purposive samplling. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan timbangan, lembar DDST dan akta kelahiran (dalam kuisoner). Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji statistik spearman rank. hasil penelititan menunjukan bahwa sebagian besar responden balita memiliki status gizi buruk (34,1%) dan sebagian besar pula memiliki perkembangan meragukan (43,2%). Uji statistik  spearman rank menunjukan ada hubungan status gizi  dengan perkembangan pada anak usia 0-3 tahun di Desa Troso Rt.04 RW.IX kecamatan Pecangaan Kabupaten Jepara. Ada hubungan antara status dengan perkembangan pada anak balita usia 0-3 tahun dengab p value : 0,000. Diharapkan semua pihak meningkatkan pengetahuannya tentang pentingnya status gizi bagi balita dengan tumbuh kembang balita optimal
MANFAAT ROLLING MASSAGE PUNGGUNG DAN ENDHORPHIN MASSAGE TERHADAP PRODUKSI ASI Dewi Mayangsari; Sri Nur Hidayati
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 11, No 2 (2020): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v11i2.829

Abstract

Pijat merupakan salah satu terapi pendukung yang efektif untuk mengurangi ketidaknyamanan fisik serta memperbaiki gangguan mood. Pengurangan ketidaknyamanan pada ibu menyusui akan membantu lancarnya pengeluaran ASI.11 Dalam melakukan pemijatan termasuk rolling massage bisa memakai minyak aroma terapi, atau pilihan minyak lainnya, bisa juga tanpa memakai minyak. Tujuan Penelitian  : Menganalisa efektivitas  Rolling Massage Punggung dan Endhorphin massage terhadap produksi ASI pada ibu nifas di Klinik Pratama Tiara Gubug  Grobogan.Metode Penelitian : jenis Penelitian Quasy Experiment dengan desain two group pre test dan postest. Populasi ibu nifas pada bulan  Oktober 2019  di klinik tiara Gubug Grobogan sebanyak  20 responden. Hasil Penelitian Produksi ASI pada ibu nifas sebelum dan sesudah diberikan rolling massage punggung pada kelompok intervensi mempunyai mean 57.49, sesudah 147.84. sebelum diberikan Endhorphin massage mempunyai mean 50.135, sesudah 107.071. Ada Perbedaan rolling massage punggung terhadap produksi ASI dan Endhorphin massage terhadap produksi ASI  pada kelompok intervensi di Klinik Pratama Tiara Gubug Kabupaten Grobogan p value 0,000 dan Ada perbedaan rolling massage punggung dan Endhorphin massage  terhadap produksi ASI  pada ibu nifas di Klinik Pratama Tiara Gubug Kabupaten Grobogan p value 0,000. Kata Kunci: Rolling Massage Punggung, Endhorphin massage, produksi ASI AbstractMassage is one of the effective supporting therapies to reduce physical discomfort and improve mood disorders. Reducing discomfort in breastfeeding mothers will help the smooth release of breast milk.11 In doing massage including rolling massage can use aromatherapy oils, or other oil choices, can also without using oil. Research Objectives: To analyze the effectiveness of the Back Rolling Massage and Endhorphin Massage on the production of breast milk for postpartum mothers at Tiara Gubug Grobogan Clinic Research. Methods: Quasy Experiment Research type with two group pre-test and post-test designs. The population of postpartum mothers in Oktober 2019 at the Grobogan Gubug tiara clinic was 20 respondents.The results of the study ASI production in postpartum mothers before and after given back massage in the intervention group had a mean of 57.49, after 147.84. before being given Endhorphin massage has a mean of 50,135, after 107,071. There are differences in back rolling massage for breast milk production and Endhorphin massage for breast milk production in the intervention group in the Grobogan District Tiara Gubug Clinic p value 0,000 and there are differences in back rolling massage and Endhorphin massage for breast milk production in postpartum mothers at Tiara Gubug Pratama Clinic Grobogan Regency p value of 0,000. Keywords: Back Rolling Massage;Endhorphin massage; ASI production
POLA PENDAMPINGAN BELAJAR DIRUMAH DENGAN HASIL BELAJAR PADA SISWA SEKOLAH DASAR Ana Zumrotun Nisak; Atun Wigati; Noor Azizah
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 13, No 2 (2022): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v13i2.1538

Abstract

Latar Belakang : Adanya corona virus Disease 2019 (COVID-19) yang menyebar di Indonesia mengakibatkan kementrian pendidikan dan kebudayaan Indonesia memberlakukan kebijakan belajar dirumah dengan sistem pembelajaran jarak jauh melalui metode sekolah online (Daring). Dimana pendampingan belajar dirumah sangat diperlukan seperti fasilitas belajar, pemahaman permasalahan, dan mengatur waktu belajar. Orang tua sangat berperan dan dibutuhkan dalam pola pendampingan proses belajar anak sehingga mendapatkan hasil yang memuaskan. Tujuan : Mengetahui hubungan antara pola pendampingan belajar dirumah dengan hasil belajar pada siswa kelas I dan II di SD Negeri Ngemplak Kecamatan Mranggen kabupaten Demak. Metode : Jenis penelitian ini analitik korelasional dengan metode pendekatan cross sectional. Peneliti menggunakan purposive sampling dengan mengambil sampel sebanyak 48 responden. Alat ukur kuesioner dengan menggunakan Uji Spearman Rho. Hasil Penelitian : Ada hubungan pola pendampingan belajar dirumah dengan hasil belajar siswa kelas I dan II di SD Negeri Ngemplak Kecamatan Mranggen Kabupaten Demak dengan nilai p value 0,000 0,05.
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI PUSLING DESA KLUMPIT UPT PUSKESMAS GRIBIG KABUPATEN KUDUS Djauhar Arif; Rusnoto Rusnoto; Dewi Hartinah
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 4, No 2 (2013): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belakang :Hipertensi merupakan penyebab kematian nomor 3 setelah stroke(15,4 %) dan tuberkulosis (7,5 %), yakni mencapai 6,8 % dari populasi kematian pada semua umur di Indonesia. Hipertensi ditemukan sebanyak 60-70% pada populasi berusia di atas 65 tahun. Kelompok usia lanjut di wilayah Puskesmas Gribig berjumlah 11.736 orang, sedangkan jumlah usia lanjut di Desa Klumpit adalah 2.284 orang. Hipertensi pada lansia menempati urutan kedua pada daftar penyebab kematian.Data 10 besar penyakit menunjukkan hipertensi juga berada pada urutan kedua setelah ISPA. Tujuan :Untuk mengetahui hubungan antara faktor kebiasaan asupan garam, konsumsi makanan berlemak, merokok dan olahraga dengan kejadian hipertensi pada lansia di Pusling Desa Klumpit UPT Puskesmas Gribig. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik. Dilakukan pada bulanFebruari 2013, dengan subjek penelitian sebanyak 54 lansia yang meliputi 27 lansia dengan hipertensi dan 27 lansia tidak dengan hipertensi.Sampel lansia dengan hipertensi ditentukan secara total sampling sedangkan sampel lansia tidak hipertensi ditentukan secara random sampling.Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dan check list. Analisis data dilakukan dalam bentuk prosentase dan menggunakan teknik statistik Chi Square. Hasil :Keempat faktor yang diteliti berhubungan dengan kejadian hipertensi pada lansia di Pusling Desa Klumpit UPT Puskesmas Gribig meliputi Kebiasaan asupan garam (nilai p (0,001) 0,05), konsumsi makanan berlemak (nilai p (0,029) 0,05), merokok (nilai p (0,003) 0,05) dan olahraga (nilai p (0,014) 0,05). Kesimpulan :Kebiasaan asupan garam lansia hipertensi sebagian besar termasuk dalam kategori sering, kebiasaan konsumsi makanan berlemak lansia hipertensi sebagian besar termasuk dalam kategori sering, kebiasaan merokok lansia hipertensi sebagian besar adalah bukan perokok, kebiasaan olahraga lansia hipertensi sebagian besar termasuk dalam kategori kurang baik. Keempat faktor yang diteliti berhubungan dengan kejadian hipertensi pada lansia di Pusling Desa Klumpit UPT Puskesmas Gribig
PENGARUH DURASI WAKTU KANGAROO MOTHER CARE (KMC) PADA BBLR DENGAN FUNGSI FISIOLOGIS BAYI DAN PSIKOLOGIS IBU DENGAN BAYI DI RSIA RESTU IBU SRAGEN Heny Siswanti; Sukesih Sukesih; Sri Karyati; Eva Untar; Subiwati Subiwati
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 14, No 2 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v14i2.2091

Abstract

Latar Belakang: Bayi baru lahir yang berat badan lahirnya kurang dari 2500 gram, berapapun usia kehamilannya, termasuk bayi baru lahir dengan berat badan lahir rendah (BBLR). Berat badan lahir rendah (BBLR) merupakan masalah kesehatan masyarakat global yang mempunyai dampak langsung dan jangka panjang. Secara total, 15% hingga 20% bayi baru lahir di seluruh dunia diperkirakan mengalami BBLR, yang setara dengan lebih dari 20 juta kelahiran setiap tahunnya. Angka kejadian berat badan lahir rendah (BBLR) di Indonesia mencapai 6,2% menurut Survei Demografi Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2017 (Alfira et al., 2020). berdasarkan informasi dari BPS (Badan Pusat Statistik) Provinsi Jawa Tengah) proporsi bayi berat lahir rendah (BBLR). Pada tahun 2020, Jawa Tengah memiliki nilai sebesar 23.772, lebih tinggi dibandingkan persentase BBLR pada tahun 2021 sebesar 21.001. Sementara di Sragen terdapat 677 lebih sedikit bayi baru lahir dengan BBLR pada tahun 2020 dibandingkan pada tahun 2021, yaitu sebanyak 704 bayi. Ahli neonatologi Kolombia mengembangkan PMK, atau teknik pengobatan kanguru, untuk menghilangkan bayi tersebut. Dengan menciptakan keadaan dan lingkungan yang sebanding dengan kondisi di dalam rahim, pendekatan Kanguru mampu memenuhi kebutuhan dasar BBLR dan memberi mereka kesempatan untuk berhasil menyesuaikan diri dengan kehidupan di luar rahim. Metode perawatan kanguru (PMK) atau Kangaroo Mother Care (KMC) telah terbukti meningkatkan ikatan ibu-bayi sekaligus menurunkan angka kematian, infeksi, pertumbuhan, dan menyusui. Tujuan: Di RS Restu Ibu Sragen, peneliti ingin mengetahui berapa lama Kangaroo Mother Care (KMC) berlangsung dan bagaimana pengaruhnya terhadap kesehatan fisik dan psikologis ibu dan bayi.Metode:  Penelitian ini menggunakan desain quasi-experimental pre-post-test with control. dengan sosok itu. Terdapat 22 ibu dan bayi BBLR yang merespon. dengan teknik sampling insidental.Hasil: Lamanya waktu sebelum dan sesudah Kangaroo Mathe Care dilakukan berdampak pada psikologi ibu dan fisiologi bayi di SRIA estu Ibu Sagen. T, nilai Asymp.Sig (2 tailed) 0,000 0,05). Nilai Asymp.Sig (2 tailed) 0,000 0,05).Kesimpulan: Itu ada. Dampak jeda waktu dilakukannya Kanggaroo Mathe Care terhadap fisiologi bayi dan psikis ibu di SRIA estu, ibu Sagen
HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA WANITA USIA SUBUR PRANIKAH Putri Engla Pasalina; Yusri Dianne Jurnalis; Ariadi Ariadi
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 10, No 1 (2019): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v10i1.584

Abstract

AbstrakWanita Usia Subur (WUS) merupakan kelompok usia dengan prevalensi anemia yang cukup tinggi, di Indonesia mengalami peningkatan dari 19,7%(2007)  menjadi 22,4% (2013). Status besi WUS pranikah berdampak pada outcome maternal dan neonatal saat kehamilan. Hubungan Indeks Massa Tubuh (IMT) dan anemia masih kontroversial. Berat badan kurus merupakan indikasi rendahnya asupan mikronutrien yang berhubungan dengan anemia. Pada studi lain, berat badan berlebih/ obesitas meningkatkan resiko anemia karena peningkatan sitokin inflamasi (Interleukin-6) yang menstimulasi peningkatan hepsidin dan penurunan penyerapan besi. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan Indeks Massa Tubuh  dengan kejadian  anemia  pada WUS  pranikah. Penelitian ini berjenis analitik observasional dengan metode pendekatan cross sectional dilakukan pada 36 WUS pranikah ( 18  anemia dan 18 tidak anemia) di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Koto Tangah Kota Padang. Pengambilan sampel dilakukan secara consecutive sampling. Pengukuran tinggi badan menggunakan microtoice dan berat badan menggunakan timbangan pegas. Pemeriksaan hemoglobin dengan metode sianmethemoglobin di Laboratorium Biokimia Universitas Andalas. Uji Bivariat dilakukan dengan uji Chi Square.Hasil penelitian menunjukkanWUS dengan IMT berlebih merupakan persentase terbesar (66,7%) yang ditemukan pada kelompok anemia. Tidak terdapat hubungan antara IMT dengan kejadian anemia dengan nilai p 0,7 (p0,05). Kesimpulan penelitian ini adalah tidak terdapat hubungan antara IMT dengan kejadian anemia. Kata Kunci: Indeks Massa Tubuh, Kejadian Anemia AbstractWomen of Reproductive Age (WRA) are an age group with a fairly high anemia prevalence in Indonesia, increasing from 19.7% (2007) to 22.4% (2013). Iron status of premarital women affects maternal and neonatal outcomes during pregnancy. The relationship between the Body Mass Index (BMI) and anemia is controversial. Underweight indicates of inadequate dietary intake of micronutrients associated with anemia. In other study, overweight/obesity also increase anemia risk because release of proinflammatory cytokines (Interleukin-6) and which stimulates release of hepsidin and decrease iron absorbtion. The purpose of this study was to analyze the relationship between body mass index with the incidence of anemia in premarital WRA. This research was an observational analytic type with a cross sectional approach performed on 36 premarital WRA (18 with anemia and 18 without anemia) in Koto Tangah District, Padang. Sampling was done by consecutive sampling. Body height is measured by microtoice and body weight is measured by manual scale. Hemoglobin was examined with the cyanmethemoglobin method at the Andalas University Biochemistry. Bivariate test was carried out by Chi Square test. The results showed overweight women is the highest percentage (66,7%) in anemia group. There was no relationship between BMI and the incidence of anemia (p 0.05). The study concluded that there was no relationship between BMI and anemia. Keywords: Body Mass Index, Anemia
Literature Review: The Effect of the Covid-19 Pandemic on Fatigue and Stress Levels in Nurses in Indonesia Eunike Merlinda Kawung; Bagoes Widjanarko; Yuliani Setyaningsih
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 12, No 2 (2021): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v12i2.1006

Abstract

Background: Along with the increasing number of confirmed cases of COVID-19, it becomes a big problem for medical staff in particular nurses as thefrontlinein dealing with COVID-19 patients, this makes nurses more likely to be exposed to infection because they directly care for patients plus work hours are longer than usual In addition to risk factors for infection, inadequate protection such as personal protective equipment (PPE) ) lacking and not conforming to standards, relatively more work, discrimination, frustration, isolation resulting in reduced contact with family and fatigue Method: The method used in this study is a scoping review by focusing on specific studies of various scopes found to be combined and dance k concise conclusions. This study uses a sample of research journals in the Sinta database from the Ministry of Research and Technology. Results: The results of the scoping review on the risk factors for work fatigue and work stress in nurses prove that there is a relationship significant between workload and shifts work of nurses on stress and fatigue levels. work of nurses  
USIA MENOPAUSE DAN KEJADIAN DIABETES MELITUS Sri Karyati; pri Astuti
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 7, No 2 (2016): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prevalensi DM diprediksi meningkat dari 171 juta orang pada tahun 2000 menjadi 366 juta pada tahun 2030. Tidak diproduksinya lagi hormon estrogen setelah menopause akan menyebabkan mudahnya timbul penyakit degeneratif salah satunya adalah Diabetes Melitus. Perubahan tingkat hormon tubuh dapat memicu fluktuasi kadar gula darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antarausia menopause dengan kejadian diabetes melitus di RW 01 Desa Welahan Jepara. Desain penelitian ini adalah analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah ibu menopause di RW 01 Desa Welahan Jepara berjumlah 129 orang. Sampel diperoleh sebanyak 32 orang dengan teknik simple random sampling. Analisa data yang digunakan dengan uji spearman. Diperoleh p value0,057 di atas 0,05 berarti tidak ada hubungan significan antara usia menopause dengan kejadian DM pada tingkat kepercayaan 5 %. Tidak ada hubungan significan antara usia menopause dengan kejadian diabetes melitus di RW 01 Desa Welahan Jepara.
PIJAT OKSITOSIN DAN PIJAT ENDORPHIN UNTUK MENINGKATKAN KUALITAS TIDUR IBU NIFAS Sri Karyati; Indanah Indanah; Heny Siswanti
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 14, No 1 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v14i1.1718

Abstract

Perubahan peran sebagai ibu seringkali menyebabkan ibu nifas mengalami penurunan kualitas tidur.  Selain itu, stres paska persalinan, serta tuntutan untuk menyusui dan   memberikan perawatan pada bayi juga dapat memperburuk . Secara global, ibu nifas yang mengalami  kualitas tidur buruk sebanyak 87,5%. Pijat oksitoksin dan pijat endorfin merupakan upaya meningkatkan produksi prolaktin dan endorfin yang dapat meningkatkan relaksasi, sehingga diharapkan dapat memperbaiki kualitas tidur ibu. Ini adalah penelitian kuantitatif quasi eksperimen, dengan jumlah responden 12 orang ibu post partum. Hasil analisis dengan Wilcoxon Signed Rank Test terdapat perbaikan  kualitas tidur ibu nifas pada kelompok yang dilakukan pijat  Oksitosin (p = 0,027) maupun kelompok yang dilakukan pijat endorphin (p =0,022).  Hasil uji Mann Whitney, perbaikan Kualitas Tidur Ibu Nifas antara kelompok pijat endorphine dengan kelompok pijat endorphin tidak ada perbedaan yang bermakna (p = 0.127).
PERSPEKTIF LANSIA TERHADAP AKTIVITAS FISIK DAN KESEJAHTERAAN JASMANI DI DESA MARGOSARI KOTA SALATIGA JAWA TENGAH Hezron Dwi Setiantwo Baga; Treesia Sujana; Antonius Triwibowo
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 8, No 2 (2017): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v8i2.278

Abstract

Jumlah lansia di Indonesia terus meningkat  terkhususnya Provinsi Jawa Tengah yang menempati urutan ketiga se-Indonesia dengan persentase 10,35% dari 18,55 juta jiwa lansia di Indonesia pada tahun 2012 dan diprediksi akan terus meningkat. Hal ini menimbulkan perhatian penting terhadap bidang kesehatan lansia untuk meningkatkan kualitas hidupnya. Salah satunya adalah aktivitas fisik lansia dimana aktivitas fisik sangat berkaitan erat dengan kesejahteraan jasmani lansia. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bagaimana perspektif lansia terhadap aktivitas fisik yang dilakukan oleh lansia dan kaitanya dengan kesejahteraan jasmaninya di Desa Margosari Kota Salatiga Jawa Tengah. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Penelitian ini akan dilakukan di Desa Margosari Kota Salatiga Jawa Tengah pada Januari hingga Maret 2017. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 5 orang yang di dapatkan dengan  menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah in-depth interview. Penelitian ini menggunakan analisa data model Miles dan Humberman. Hasil penelitian ini adalah kegiatan aktivitas fisik yang dilakukan oleh lansia di Desa Margosari memiliki kaitan dengan kesejahteraan jasmani setiap individu dimana mereka masih mampu melakukan aktivitas secara mandiri tanpa alat bantu. Selain itu lansia pada umumnya memiliki motivasi yang baik untuk selalu ingin bergerak agar tetap sehat bugar dan bersemangat.

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16, No 2 (2025): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 16, No 1 (2025): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 15, No 2 (2024): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 15, No 1 (2024): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 14, No 2 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 14, No 1 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 13, No 2 (2022): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 13, No 1 (2022): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 12, No 2 (2021): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 12, No 1 (2021): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 11, No 2 (2020): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 11, No 1 (2020): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 10, No 2 (2019): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 10, No 1 (2019): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 9, No 2 (2018): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 9, No 1 (2018): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 8, No 2 (2017): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 8, No 1 (2017): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 7, No 2 (2016): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 7, No 1 (2016): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 6, No 3 (2015): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 6, No 2 (2015): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 6, No 1 (2015): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 5, No 3 (2014): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 5, No 2 (2014): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 5, No 1 (2014): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 4, No 2 (2013): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 4, No 1 (2013): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 3, No 2 (2012): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 3, No 1 (2012): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 2, No 2 (2011): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 2, No 1 (2011): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 1, No 1 (2010) More Issue