cover
Contact Name
-
Contact Email
lppm@umku.ac.id
Phone
+6285117477445
Journal Mail Official
lppm@umku.ac.id
Editorial Address
Jl. Ganesha Raya No. 1 Purwosari Kudus 59316
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan
ISSN : 20884451     EISSN : 24429902     DOI : doi.org/10.26751/jikk
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan contributes to the dissemination of information related to nursing and midwifery research and evidence-based study on nursing and midwifery issues. The scope of this journal is broadly multi-perspective in nursing and midwifery areas such as Nursing Education, Midwifery Education, Clinical Practice in Nursing and Midwifery, Nursing and Midwifery Community Health Care, Management and Health System, Health Informatics, and Transcultural Nursing and Midwifery. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan is committed to communicating and being open to the discussion of ideas, facts, and issues related to health across a wide range of disciplines. The journal accepts original research articles and synthesized literature that use the quantitative, qualitative, or mixed-method approach. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan adheres to journalistic standards that require transparency of real and potential conflicts of interest that authors and editors may have. It follows publishing standards set by the International Committee of Medical Journal Editors (ICMJE), the World Association of Medical Editors (WAME), and the Committee on Publication Ethics (COPE). Letters and commentaries about our published articles are welcome. All submitted contributions will undergo a blind peer-review process according to appropriate criteria.
Articles 530 Documents
Hubungan Efektivitas Praktik Pencegahan dan Kondisi Lingkungan Rumah dengan Penyaki Malaria di Wilayah Kerja Puskesmas Silau Laut Asahan Yuniati Yuniati
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 12, No 2 (2021): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v12i2.1123

Abstract

Latar belakang: Menurut World Health Organization (WHO) tahun 2013, Setiap tahunnya sebanyak 600 juta penderita baru malaria dilaporkan dari seluruh dunia, terutama anak-anak dan perempuan hamil dengan angka kematian lebih dari 3 juta jiwa. Diperkirakan 41% penduduk dunia bermukim di daerah berisiko tinggi terinfeksi penyakit malaria terutama di negara tropis dan subtropis. Tujuan; Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan efektivitas praktik pencegahan dan kondisi lingkungan rumah dengan penyakit  malaria di wilayah kerja Puskesmas Silau Laut Kecamatan  Silau Laut  Kabupaten Asahan. Metode; Penelitian ini menggunakan desain penelitian survei analitik dengan pendekatan croos sectional, peneliti mengambil sampel menggunakan total population yaitu populasi dalam penelitian ini adalah seluruh responden  yang  menderita penyakit malaria sebanyak 35 orang. Kemudian data diolah menggunakan analisa univariat dan analisa bivariat. Hasil; Hasil penelitian dari 35 responden yang melakukan praktik pencegahan diketahui bahwa hasil uji statistik Chi-Square didapatkan p value (0,002) 0,05, hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan praktik pencegahan dengan penyakit malaria dan hasil uji statistik chi-square kondisi lingkungan rumah didapatkan p value (0,002) 0,05 hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan efektivitas praktik pencegahan dan kondisi lingkungan rumah dengan penyakit  malaria di wilayah kerja Puskesmas Silau Laut Kecamatan  Silau Laut  Kabupaten Asahan. Kesimpulan; ada hubungan efektivitas praktik pencegahan dan kondisi lingkungan rumah dengan penyakit malaria di wilayah kerja Puskesmas Silau Laut Kecamatan Silau Laut Kabupaten Asahan Tahun 2019.
RELAKSASI BENSON UNTUK MENURUNKAN TEKANAN DARAH PASIEN HIPERTENSI DI RUMAH SAKIT DAERAH KUDUS Sukarmin Sukarmin; Rizka Himawan
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 6, No 3 (2015): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kejadian hipertensi di Indonesia tahun 2012 mencapai 18 juta pasien. Hasil survei Kesehatan Rumah Tangga tahun 2004 menunjukan prevalensi hipertensi di Indonesia cukup tinggi, yaitu 83 per 1000 anggota rumah tangga. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi pengaruh relaksasi benson terhadap tekanan darah pasien hipertensi di  Rumah Sakit daerah (RSD)  Kudus. Jenis penelitian ini adalah kuasi eksperimen dengan pre and post with control group. Sampel penelitian ini adalah  pasien hipertensi yang menjalani rawat jalan di  Rumah Sakit Daerah (RSD) Kudus yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 15 pasien kelompok kontrol dan 15 orang kelompok intervensi. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan benson relaksasi terhadap tekanan darah sistolik dan diastolik pada kelompok intervensi (p: 0,027 untuk sistolik dan 0,041 untuk diastolik). Sedangakn pada kelompok kontrol tidak terdapat perbedaan signifikan tekanan darah sistolik dan diastolik (p: 0,69 untuk sistolik dan p:0126 untuk diastolik). Penelitian juga menunjukkan adanya perbedaan rata-rata tekanan darah sistolik dan diastolik yang tidak signifikan antara kelompok intervensi dengan kelompok kontrol (p: 0,511 untuk tekanan sistolik dan p: 0,426 untuk diastolik).
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KETERAMPILAN KADER KESEHATAN DALAM DETEKSI DINI SUNTING BERBASIS MASYARAKAT PADA KADER KESEHATAN Anggara Dwi Sulistiyanto; Muhamad Jauhar; Diana Tri Lestari; Ashri Maulida Rahmawati; Edi Wibowo Suwandi; Fitriana Kartikasari; Edita Pusparatri
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 14, No 2 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v14i2.1827

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah gizi yang dialami oleh balita di dunia. Data menyebutkan prevalensi stunting meningkat setiap tahunnya. Stunting disebabkan oleh gizi buruk pada ibu hamil dan balita, kurangnya pengetahuan ibu tentang kesehatan dan gizi, akses layanan  kesehatan terbatas, dan ketersediaan makanan bergizi. Dampak stunting yaitu terganggunya perkembangan otak, kecerdasan, pertumbuhan fisik, dan gangguan metabolisme tubuh pada balita. Berdasarkan hal tersebut keteramplan deteksi dini stunting menjadi kebutuhan sehingga cakupan penemuan kasus stunting meningkat. Penanganan lebih dini dapat mencegah terjadinya berbagai komplikasi sehingga dapat menyelematkan masa depan anak bangsa. Beberapa factor yang mempengaruhi keterampilan antara lain usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, pendapatan, pengalaman kerja, pengetahuan, dan sikap. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis factor-faktor yang berhubungan dengan keterampilan deteksi dini stunting. Desain penelitian menggunakan deskiptif kuantitatif pendekatan cross sectional. Penelitian dilakukan pada bulan Juli-September 2022. Sampel penelitian sebanyak 85 kader kesehatan di wilayah kerja UPT Puskesmas Undaan sebagai lokus stunting di Kabupaten Kudus. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner karakteristik responden, pengetahuan, sikap, dan keterampilan deteksi dini stunting. Analisis data bivariate menggunakan uji t-test. Terdapat hubungan yang signifikan antara umur, jenis kelamin, status pernikahan, tingkat pendidikan, pekerjaan, pendapatan, lama menjadi kader kesehatan, pengalaman pelatihan, pengetahuan, dan sikap terhadap keterampilan deteksi dini stunting berbasis masyarakat pada kader kesehatan di wilayah kerja UPTD Puskesmas Undaan Kabupaten Kudus. Hasil penelitian menjadi dasar dasar dalam mengembangkan intervensi untuk meningkatkan kapasitas kader kesehatan dalam deteksi dini stunting. Penelitian selanjutnya dapat mengidentifikasi faktor paling dominan sebagai pertimbangan dalam pengembangan intervensi dan program kesehatan di masyarakat.
HUBUNGAN PERIODE PENGGUNAAN ALAT KONTRASEPSI SUNTIK 3 BULAN DENGAN SIKLUS MENSTRUASI Diah Andriani; Dewi Hartinah
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 9, No 2 (2018): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v9i2.439

Abstract

Latar Belakang : Siklus menstruasi adalah perubahan dalam tubuh wanita, khususnya pada bagian organ reproduksi. Yaitu ketika lapisan dinding rahim (endometrium) yang menebal luruh karena tidak adanya pembuahan. Siklus menstruasi pada tiap wanita berbeda-beda berkisar 21-35 hari. Namun rata-rata siklus menstruasi adalah 28 hari (Manan, 2011). Salah satu penyebab siklus menstruasi adalah penggunaan alat kontrasepsi suntik 3 bulan. Tujuan : Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui hubungan periode penggunaan alat kontrasepsi suntik dengan siklus menstruasi di Desa Pasuruhan Lor. Metode : Penelitian ini termasuk jenis penelitian korelasi dengan desain penelitian Cross Sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pengguna kontrasepsi suntik 3 bulan di Desa Pasuruhan Lor Kabupaten Kudus yang berjumlah sebanyak 85 orang. Teknik pengambilan sampel dengan Simple Random Samplig. Sehingga besar sampel sebanyak 46 responden. Uji analisa data dengan uji nonparametik Spearman Rho. Hasil Penelitian : Hasil analisis data menggunakan spearman rho diperoleh nilai p sebesar 0.000 ( 0.05) yang berarti terdapat hubungan periode penggunaan alat kontrasepsi suntik 3 bulan dengan siklus menstruasi dan setelah dilakukan tabulasi silang faktor yang paling dominan antara umur responden dan penguunaan kontrasepsi jangka panjang dengan menggunakan uji regresi linear diperoleh umur responden dengan nilai p value 0,032 dan kontrasepsi jangka panjang diperoleh nilai p value 0,000. Kesimpulan : Ada hunbungan antara periode penggunaan alat kontrasepsi suntik 3 bulan dengan siklus menstruasi dengan p value0.000, dan ada hubungan antara umur responden dengan siklus menstruasi dengan p value 0,032. Kata Kunci : Periode Penggunaan Alat Kontrasepsi Suntik 3 Bulan, Siklus Menstruasi. 
BRISK WALKING MENURUNKAN KADAR GULA DARAH DIABETESI DI WILAYAH PEDESAAN Nana Umi Farida; Diana Tri Lestari; Muhammad Jauhar; Faridha Alfiatur Rohmaniah; Iswatun Qasanah; Mohamad Khafidh Rio Irwansyah
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 16, No 2 (2025): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v16i2.3022

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) saat ini menjadi masalah kesehatan yang mengancam masyarakat. DM disebabkan pola hidup kurang sehat atau faktor keturunan. DM berdampak pada penyakit kardiovaskuler, penyakit ginjal, kebutaan, disabilitas, hingga kematian. Salah satu intervensi nonfarmakologi sebagai terapi komplementer yang dapat dilakukan untuk mengontrol kadar gula darah yaitu Brisk Walking. Tujuan penelitian untuk menganalisis pengaruh durasi Brisk Walking terhadap kadar gula darah pada pasien DM. Desain Penelitian menggunakan eksperimen semu dengan pendekatan pretest and post-test with control group. Variabel independen yaitu durasi Brisk Walking dan variabel dependen yaitu kadar gula darah. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari-April 2024 di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Dawe Kabupaten Kudus dengan jumlah sampel 19 Responden untuk masing-masing kelompok intervensi dan kontrol. Kriteria inklusi yaitu terdiagnosa DM oleh tenaga kesehatan, hasil pemeriksaan GDS³140 mg/dl, tidak memiliki komplikasi, mengkonsumsi obat anti DM. Kriteria ekslusi memiliki gangguan mobilitasfisik/ disabilitas dan menerima terapi nonfarmakologi lain. Instrumen yang digunakan yaitu lembar observasi kadar GDS dan alat pengukur kadar gula darah dengan merk Easy Touch Glucose tipe 301. Analisis data menggunakan paired t-test dan Independent t-test. Bentuk intervensi yang diberikan yaitu Brisk Walking selama 30 menit sebanyak 3 kali dalam seminggu. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan secara statistik durasi Brisk Walking terhadap penurunan kadar gula darah pada pasien DM dengan nilai p= 0,032 (p0,05).  Durasi Brisk Walking dapat menurunkan kadar gula darah pada pasien DM. Model intervensi menjadi terapi komplementer dan dapat diintegrasikan dalam pelayanan Kesehatan masyarakat di puskesmas misalnya posbindu PTM, posbindu lansia, dan prolanis. AbstractDiabetes Mellitus (DM) is currently a public health problem threatening the community. DM is caused by unhealthy lifestyles or hereditary factors. It can lead to cardiovascular disease, kidney disease, blindness, disability, and even death. One non-pharmacological intervention as a complementary therapy that can be implemented to control blood sugar levels is diabetes.Brisk WalkingThe aim of this study was to analyze the effect of the duration of brisk walking on blood sugar levels in DM patients. The research design used a quasi-experimental approach.pretest and post testwith control group. The independent variable is duration Brisk Walking and the dependent variable was blood sugar levels. This study was conducted from February to April 2024 in the Dawe Community Health Center (UPT) working area of Kudus Regency, with a sample size of 19 respondents for each intervention and control group. Inclusion criteria were a diagnosis of diabetes mellitus by a health worker, and blood glucose (GDS) test results. ³ 140 mg/dl, no complications, taking anti-diabetic medication. Exclusion criteria included impaired physical mobility/disability and receiving other non-pharmacological therapy. The instruments used were a GDS level observation sheet and a blood sugar measuring device with the brand Easy Touch Glucose type 301. Data analysis using paired t-test andIndependent t-test. The form of intervention provided isBrisk Walking for 30 minutes, 3 times a week. The results showed a statistically significant effect of the duration of brisk walking on reducing blood sugar levels in diabetes patients with a p value of 0.032 (p 0.05). Brisk Walking can lower blood sugar levels in DM patients. The intervention model is a complementary therapy and can be integrated into public health services at community health centers, such as PTM Posbindu, Elderly Posbindu, and Prolanis.
PELAYANAN IMUNISASI DI MASA PANDEMI COVID-19: LITERATUR REVIEW Ifa Nurhasanah
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 12, No 1 (2021): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v12i1.899

Abstract

Pada anak akan berdampak negatif karena dapat menurunkan daya konsentrasi dan meningkatkan k Pelayanan imunisasi merupakan salah satu pendekatan kepada kesehatan masyarakat yang tepat dan praktis yang dapat mencegah penyakit menular. Jumlah cakupan imunisasi mengalami penurunana diberbagai negara diakibatkan karena dampak pandemi Covid-19 yang menyita fokus layanan kesehatan khususnya pelayanan imunisasi dasar. Penelaahan tentang pelayanan imunisasi di masa covid-19 dilakukan dengan kajian literatur dari Pubmed dan google scholar. Pencarian literatur menggunakan kata kunci “layanan imunisasi saat pandemi Covid-19, efek covid-19 terhadap imunisasi, progress on child immunization during Covid-19” dengan empat publikasi literatur dari tahun 2019-2020. Hasil dari litertur review ini adalah gambaran kondisi layanan imunisasi di masa pandemi covid-19 dan faktor yang mempengaruhinya. Terjadi penurunan cakupan imunisasi dengan melakukan perbandingan antara tahun 2019 dan 2020 dengan perbedaan yang signifikan. Faktor yang mempengaruhinya adalah pemberlakuan lockdown, Phisical-social distancing, isolasi mandiri, terhambatnya distribusi penyediaan vaksin dan akses ke fasilitas kesehatan karena pembatasan sistem transportasi umum. Kata Kunci : Pelayanan imunisasi, masa pandemi Covid-19
PENURUNAN NYERI KEPALA MELALUI TEKNIK RELAKSASI AUTOGENIC PADA PENDERITA HIPERTENSI Suanda Saputra; Syaefunnuril Anwar Huda
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 14, No 1 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v14i1.1621

Abstract

Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan peningkatan tekanan darah didalam arteri. Prevalensi hipertensi secara global pada tahun 2019 sebesar 22% dari total penduduk dunia dan angka ini di perkirakan akan mengalami kenaikan pada tahun 2025, kenaikan prevalensinya menjadi 29,2% dari total penduduk dunia. Peningkatan tekanan darah dapat menyebabkan nyeri pada bagian kepala. Untuk mengatasi nyeri diperlukan terapi non farmakologi dalam mengatasinya berupa relaksasi autogenik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh relaksasi autogenik terhadap penurunan nyeri kepala pada penderita hipertensi. Desain penelitian bersifat quasi eksperimental dengan one-group pretest-posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Mekarmukti yang aktif dalam kegiatan Posbindu Seroja, Tekhnik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling sehingga keseluruhan populasi diambil sebagai sampel penelitian yaitu 30 orang. Hasil penelitian didapatkan bahwa rata-rata nyeri kepala responden sebelum dilakukan relaksasi autegenic berada pada skala 5 (rentang 0-10), dan rata-rata nyeri kepala responden setelah dilakukan relaksasi autegenic berada pada skala 3 (rentang 0-10).
HUBUNGAN ANTARA LAMA HOSPITALISASI DAN PERSEPSI KELUARGA TENTANG PERILAKU PERAWAT DENGAN KECEMASAN ANAK PRASEKOLAH DI RSU PKU MUHAMMADIYAH GUBUG 2014 Sukarmin Sukarmin; Subiwati Subiwati
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 8, No 1 (2017): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usia prasekolah merupakan masa kanak-kanak awal yaitu pada usia 3-6 tahun. Pada usia ini, perkembangan motorik anak berjalan terus-menerus. Hasil penelitian Purwandari et.al. (2011) di RSUD Margono Soekardjo Purwokerto menunjukkan 25% anak usia prasekolah yang dirawat mengalami cemas berat, 55% cemas sedang dan 20% cemas ringan. Dampak hospitalisasi dan kecemasan yang dialami anak usia prasekolah berisiko dapat mengganggu tumbuh kembang anak dan proses penyembuhan pada anak Mengetahui hubungan lama hospitalisasi dan persepsi keluarga tentang perilaku perawat dengan kecemasan rawat inap  pada anak pra sekolah di RSU PKU Muhammadiyah Gubug. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian  korelatif analitik yaitu untuk menerangkan tentang hubungan antara lama hospitalisasi dan persepsi keluarga tentang perilaku perawat dengan kecemasan rawat inap . Peneliti mengambil 30 responden anak pra sekolah yang dirawat di RSU PKU Muhammadiyah Gubug. Ada hubungan antara perilaku perawat dengan kecemasan anak pra sekolah dengan nilai p 0,002 (α0,05) sedangkan hubungan lama hospitalisasi dengan kecemasan anak prasekolah tidak ada hubungan yang bermakna dengan nilai p=0,073 (α 0,05). Meningkatkan mutu pelayanan asuhan keperawatan terutama ditunjukan dalam perawatan anak usia pra sekolah yang mengalami dampak hospitalisasi
HUBUNGAN ANTARA PARITAS, RIWAYAT KEHAMILAN,DAN ASUPAN KALSIUM DENGAN KEJADIAN PRE EKLAMPSIA BERAT Diah Andriani; Rusnoto Rusnoto
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 10, No 2 (2019): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v10i2.686

Abstract

Latar Belakang: Preeklampsia/eklampsia merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas perinatal di Indonesia. Sampai sekarang penyakit preeklamsia/eklamsia masih merupakan masalah kebidanan yang belum dapat erpecahkan secara tuntas. Preeklampsia merupakan penyakit yang angka kejadiannya di setiap negara berbeda-beda.Tujuan : Mengetahui hubungan paritas, riwayat kehamilan,dan asupan kalsium dengan kejadian pre eklampsia berat di UPT Puskesmas Jepang.Metode: Dalam penelitian ini yang menjadi populasi adalah semua ibu hamil yang melakukan ANC di Puskesmas Jepang Kecamatan Mejobo Kabupaten Kudus pada bulan Agustus 2017 sebanyak 30 ibu hamil.Sampel dalam penelitian ini adalah ibu hamil yang melakukan kunjungan ANC di Puskesmas Jepang Kecamatan Mejobo Kabupaten Kudus  pada bulan Agustus 2017 sebanyak 30 orang. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian Mayoritas responden memiliki paritas multipara sebanyak 18 orang (60%), dan yang primipara sebanyak 12 orang (40%). Mayoritas responden memiliki riwayat tidak pernah pre eklampsia berat sebanyak 16 orang (53,3%) dan yang pernah pre eklampsia berat sebanyak 14 orang (46,7%). Mayoritas responden memiliki asupan kalsium cukup sebanyak 18 orang (60%) dan yang asupan kalsium tidak cukup sebanyak 12 orang (40%). Mayoritas responden tidak pre eklampsia berat sebanyak 18 orang (60%) dan yang pre eklampsia berat sebanyak 12 orang (40%). Ada  hubungan paritas dengan kejadian pre eklampsia berat di upt puskesmas jepang (p value = 0,001). Ada  hubungan riwayat kehamilan dengan kejadian pre eklampsia berat di upt puskesmas jepang (p value = 0,001). Ada  hubungan asupan kalsium dengan kejadian pre eklampsia berat di upt puskesmas jepang (p value = 0,009). Berdasarkan analisis regresi faktor yang paling berpengaruh dengan kejadian pre eklampsia berat adalah asupan kalsium (koefisien = 0,477). Kesimpulan Ada  hubungan paritas, riwayat kehamilan dan asupan kalsium dengan kejadian pre eklampsia berat di UPT Puskesmas Jepang..Kata Kunci      : Preeklampsia berat, paritas, riwayat kehamilan, asupan kalsiu ABSTRACT Background: Preeclampsia / eclampsia is one of the major causes of perinatal morbidity and mortality in Indonesia. Until now the disease of preeclampsia / eclampsia is still a matter of obstetrics that can not be eradicated completely. Preeclampsia is a disease whose number of events in each country is different. Objective: To determine the relationship of parity, pregnancy history, and calcium intake with the incidence of severe pre eclampsia Method: In this study the population is all pregnant women who do the ANC at the Health Center of Jepang District Mejobo Kudus Regency in August 2017 as many as 30 pregnant women. Samples in this study were pregnant women who visited the ANC at the Puskesmas Jepang District Mejobo Kudus District on in August 2017 as many as 30 people. Data analysis used univariate and bivariate analysis. Result of research Majority of respondents have multiparity parity as many as 18 people (60%), and primipara 12 (40%). The majority of respondents have a history of never preeclampsia  as many as 16 people (53.3%) and who ever peb as many as 14 people (46.7%). The majority of respondents have enough intake of calcium as many as 18 people (60%) and who intake of calcium is not enough as many as 12 people (40%). The majority of respondents are not preeclampsia as many as 18 people (60%) and who preeclampsia  as many as 12 people (40%). There is a parity relationship with the incidence of severe eclampsia in Puskesmas Jepang upt (p value = 0.001). There was a correlation of pregnancy history with severe pre eclampsia incidence at upt Puskesmas jepang  (p value = 0,001). There is a correlation of calcium intake with severe pre eclampsia occurrence at UPT Puskesmas jepang  (p value = 0,009). Based on regression analysis the most influential factor with severe pre eclampsia incidence was calcium intake (coefficient = 0.477). Conclusion There was a parity relationship, a history of pregnancy and calcium intake with severe preeclampsia events at the UPT Puskesmas Jepang. . Keywords: severe preeclampsia, parity, pregnancy history, calcium supplements  
PENGARUH KEGEL EXERCISE DAN TEKNIK BIRTH BALL TERHADAP ROBEKAN JALAN LAHIR PADA IBU BERSALIN Nia Clarasari Mahalia Putri; Dahliana Dahliana
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 13, No 1 (2022): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v13i1.1282

Abstract

AbstrakRobekan jalan lahir setelah persalinan dapat meningkatkan risiko infeksi postpartum dan meningkatkan morbiditas ibu. Upaya yang dapat dilakukan adalah dengan kegel exercise dan metode birthball namun belum banyak bukti penelitian membahasnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegel exercise dan teknik birth ball terhadap robekan jalan lahir pada ibu bersalin di PMB Wilayah Puskesmas Muara Enim. Penelitian ini menggunakan desain quasy experiment with control group. Subjek dalam penelitian adalah ibu bersalin normal dengan fase aktif di PMB Wilayah Kerja Puskesmas Muara Enim yang memenuhi kriteria inklusi serta bersedia menjadi resonden dengan menandatangani lembar persetujuan setelah diberikan informed concent. Sampel pada penelitian ini sebanyak 90 orang dibagi menjadi tiga kelompok yaitu 30 orang kelompok kegel exercise, 30 orang kelompok birthball dan 30 orang kelompok control. Penelitian ini menggunakan uji kruskallwallis dilanjutkan uji Mann Whitney. Hasil penelitian didapatkan kelompok control mengalami robekan perineum derajat dua (50,0%), kelompok senam kegel tidak mengalami robekan  (80%), kelompok latihan birth ball tidak mengalami robekan (80%). Ada pengaruh kegel exercise dan teknik birth ball terhadap robekan jalan lahir pada ibu bersalin (p value=0,000). Ada perbedaan signifikan kelompok control terhadap kelompok Kegel Exercise dan birth ball (p value=0,000). Tidak ada perbedaan kelompok kegel exercise dengan kelompok birthball pada robekan jalan lahir pada ibu bersalin p value=0,949. Baik kegel exercise maupun metode birth ball dapat digunakan sebagai intervensi yang untuk mencegah robekan perineum.Kata Kunci: kegel exercise, metode birth ball, robekan jalan lahir AbstractPerineum tearing after delivery can increase the risk of postpartum infection and increase maternal morbidity. Efforts that can be made are with kegel exercises and the birthball method, but there is not much research evidence discussing them. This study aims to determine the effect of Kegel exercise and birth ball techniques on Perineum tearing in women giving birth at PMB Muara Enim Health Center Area. This study uses a quasi-experimental design with a control group. The subjects in the study were normal delivery mothers with an active phase in the PMB of the Muara Enim Health Center who met the inclusion criteria and were willing to become respondents by signing the consent form after being given the informed consent. The sample in this study were 90 people divided into three groups, namely 30 people in the kegel exercise group, 30 people in the birthball group and 30 people in the control group. This study used the Kruskallwallis test followed by the Mann Whitney test. The results showed that the control group had a second-degree perineal tear (50.0%), the Kegel exercise group did not experience a tear (80%), the birth ball exercise group did not experience a tear (80%). There is an effect of kegel exercise and birth ball technique on birth canal tears in women giving birth (p value = 0.000). There was a significant difference between the control group and the Kegel Exercise and birth ball groups (p value = 0.000). There was no difference between the kegel exercise group and the birthball group in the tearing of the birth canal in women giving birth, p value = 0.949. Both kegel exercise and birth ball methods can be used as interventions to prevent perineal tears. Keywords: kegel exercise, birth ball method, perineum tear

Filter by Year

2010 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 16, No 2 (2025): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 16, No 1 (2025): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 15, No 2 (2024): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 15, No 1 (2024): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 14, No 2 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 14, No 1 (2023): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 13, No 2 (2022): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 13, No 1 (2022): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 12, No 2 (2021): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 12, No 1 (2021): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 11, No 2 (2020): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 11, No 1 (2020): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 10, No 2 (2019): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 10, No 1 (2019): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 9, No 2 (2018): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 9, No 1 (2018): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 8, No 2 (2017): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 8, No 1 (2017): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 7, No 2 (2016): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 7, No 1 (2016): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 6, No 3 (2015): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 6, No 2 (2015): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 6, No 1 (2015): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 5, No 3 (2014): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 5, No 2 (2014): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 5, No 1 (2014): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 4, No 2 (2013): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 4, No 1 (2013): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 3, No 2 (2012): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 3, No 1 (2012): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 2, No 2 (2011): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 2, No 1 (2011): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 1, No 1 (2010) More Issue