cover
Contact Name
-
Contact Email
lppm@umkudus.ac.id
Phone
+6285117477445
Journal Mail Official
lppm@umkudus.ac.id
Editorial Address
https://ejr.umku.ac.id/index.php/ijb/about/editorialTeam
Location
Kab. kudus,
Jawa tengah
INDONESIA
Indonesia Jurnal Kebidanan
ISSN : 25407503     EISSN : 25407538     DOI : doi.org/10.26751/ijb
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmu Kebidanan is a peer-reviewed scientific journal that publishes high-quality research and scholarly works in the field of midwifery and maternal–newborn health. The journal serves as a platform for academics, researchers, clinicians, and practitioners to disseminate evidence-based knowledge that contributes to the advancement of midwifery science and practice. Emphasis is placed on research that supports safe, ethical, and woman-centered care across the reproductive life cycle. Aim of the Journal The Journal of Midwifery Science aims to advance knowledge and professional practice in midwifery by publishing original research, reviews, and scholarly articles that strengthen maternal, neonatal, and women’s health care. The journal seeks to support evidence-based midwifery practice, promote scientific innovation, and contribute to the improvement of health outcomes at local, national, and global levels. The journal welcomes manuscripts related to, but not limited to, the following areas: Midwifery care across the life cycle Pregnancy, childbirth, and postpartum care Newborn and infant health Reproductive and sexual health Family planning and contraceptive services Maternal and neonatal complications Community and public health midwifery Women-centered and culturally sensitive care Health promotion and disease prevention in maternal and child health Midwifery education, curriculum development, and learning innovation Professional practice, ethics, and policy in midwifery Evidence-based practice and clinical decision-making in midwifery Digital health, technology, and innovation in maternal care The journal accepts original research articles, systematic or narrative reviews, case studies, and short communications that are relevant to midwifery science and practice.
Articles 98 Documents
KECEMASAN WANITA PADA MASA MENOPAUSE BERDASARKAN TINGKAT EKONOMI Atun Wigati; Ummi Kulsum
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 1, No 2 (2017): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v1i2.372

Abstract

Seseorang yang memiliki tingkat ekonomi tinggi atau tingkat pendapatan yang baik akan merasa tidak cemas dibanding dengan seseorang yang memiliki tingkat ekonomi yang rendah atau pendapatan kurang akan merasa cemas, tidak menutup kemungkinan jika tingkat ekonomi atau pendapatan pada ibu menopause menjadi salah satu faktor timbulnya kecemasan dalam menghadapi menopause. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh tingkat ekonomi terhadap tingkat kecemasan wanita dalam menghadapi menopause di Desa Mindahan Kecamatan Batealit Kabupaten Jepara Tahun 2017. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif menggunakan metode survey dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua wanita menopause yang tinggal di desa Mindahan Kecamatan Batealit, yang dilaksanakan pada bulan Juni sampai Juli 2017. Tehnik pengambilan sample yang digunakan adalah purposive sampling, didapatkan sample sebanyak 37 responden. Tehnik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa hasil penelitian menggunakan uji Kendall’s tau, didapatkan hasil bahwa terdapat korelasi tingkat ekonomi dengan kecemasan ibu dalam menghadapi menopause di Desa Mindahan Kecamatan Batealit Kabupaten Jepara Tahun 2017 (p0,05) dengan nilai korelasi r = 0,571 yang menunjukkan bahwa korelasi sedang. Diharapkan dapat dilakukan penelitian terkait kecemasan pada ibu menopause dengan determinan yang berbeda dan wanita pada usia menopause agar lebih menambah wawasan tentang menopause dan penanganannya sehingga dapat mengurangi kecemasan ibu dan tidak tergantung pada keadaan ekonomi. Kata kunci : Tingkat ekonomi, Tingkat kecemasan
PENGARUH PANDEMI COVID 19 PADA KEBIASAAN MAKAN REMAJA PUTRI Ika Tristanti; Anis Solikhah; Sri Budiani
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 6, No 1 (2022): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v6i1.1480

Abstract

AbstrakTerjadinya Pandemi COVID 19 telah menyebabkan perubahan pada semua aspek kehidupan termasuk pola perilaku konsumen . Selama masa pandemi COVID 19 , remaja dan anak-anak lebih memilih mengkonsumsi makanan cepat saji dan makanan manis dengan tujuan untuk mengatasi atau mengembalikan kondisi suasana hati yang tidak baik. Mengonsumsi makanan tinggi gula dan lemak jenuh dapat meningkatkan risiko diabetes dan obesitas. Penelitian ini merupakan metode penelitian korelasional analitik. Metode penelitian ini akan mengevaluasi pengaruh Pandemi Covid 19 pada kebiasaan makan remaja putri. Populasi yang digunakan adalah mahasiswa di Kabupaten Kudus dan sekitarnya. Pencarian informasi untuk penelitian ini adalah survei pada tanggal 10-24 Januari 2022. Karena sedang berada dalam masa pandemi, kuesioner disampaikan melalui Google form terdiri dari 32 pertanyaan dengan total responden sebanyak 45  mahasiswa. Pengambilan sampel dilakukan secara Accidental Sampling. Uji analisis data :menggunakan uji Wilcoxon signed test karena data tidak normal. Hasil uji didapatkan  nilai Asymp sig 0.025, lebih kecil dari 0.05 sehingga  dinyatakan H0 ditolak dan Ha diterima yang berarti ada perbedaan kebiasaan makan remaja putri sebelum dan selama pandemi COVID 19. Pandemi COVID 19 membuat remaja menjadi lebih hati-hati dalam mengkonsumsi makanan . Hal ini disebabkan karena adanya perasaan khawatir jika salah makan atau memiliki kebiasaan yang buruk akan berakibat pada kekebalan tubuhnya sehingga berisiko terkena infeksi COVID 19.
HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP OBESITAS PADA ANAK DI KECAMATAN MARITENGNGAE KABUPATEN SIDRAP Wilda Rezki Pratiwi; Hamdiyah Hamdiyah
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 3, No 1 (2019): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v3i1.742

Abstract

Pada zaman modern saat ini, Indonesia menghadapi tantangan dalam permasalahan gizi. Data Global Nutrition Report (2014) menyebutkan bahwa Indonesia termasuk negara yang memiliki masalah gizi yang kompleks. Hal ini ditunjukkan dengan tingginya prevalensi stunting, prevalensi wasting, dan permasalahan gizi lebih (Kemenkes.2015). Obesitas adalah permasalahan umum yang dialami anak-anak pada masa sekarang ini, tetapi tidak mendapat banyak perhatian karena dianggap hanya masalah fisik bukan masalah kognitif, padahal dampaknya dapat mengancam masa depan anak.Sampel dalam penelitian ini melibatkan semua orangtua yang mempunyai anak yang berusia dibawah 9 tahun.Desain penelitian yang digunakan adalah penelitian crosssectional.Penelitian ini menggunakan cross sectional study. Sampel dalam penelitian orangtua yang mempunyai anak yang berusia dibawah 9 tahun di Kecamatan Maritengngae Kabupaten Sidrap sebanyak 37 orang. Responden diberikan informed concent, pengukuran TB, BB, foodrecall dan  Pemberian kuesioner. Analisis data menggunakan uji chi-square.Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian dari uji chi-square, data menunjukkan hasil 0.000 (p0.05) berarti bahwa terdapat hubungan antara pola asuh pemberian asupan makanan terhadap obesitas. Analisis data untuk pola asuh konsumsi fastfood terhadap obesitas, menunjukkan hasil 0.002 (p0.05) berarti terdapat hubungan antara pola asuh konsumsi fastfood terhadap obesitas. Namun, pola asuh perawatan kesehatan dasar dengan penimbangan dan asi eksklusif terhadap obesitas, menunjukkan hasil 0.250 (p0.05) dan 0.869 (p0.05)  berarti tidak terdapat hubungan antara pola asuh pemberian perawatan kesehatan dasar dengan penimbangan dan asi eksklusif terhadap obesitas. Pada uji analisis data pola asuh kesehatan jasmani terhadap obesitas didapatkan hasil uji chi-square, data menunjukkan 0.869 (p0.05) berarti tidak terdapat hubungan antara pola asuh kesehatan jasmani terhadap obesitas 
MOTIVASI KADER DAN KELENGKAPAN PENGISIAN KARTU MENUJU SEHAT BALITA DI KABUPATEN KUDUS Ika Tristanti; Indah Risnawati
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 1, No 1 (2017): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v1i1.221

Abstract

AbstrakBadan kesehatan dunia (WHO, 2011) memperkirakan bahwa 54% kematian anak disebabkan oleh keadaan gizi yang buruk. Di Indonesia, saat ini tercatat 4,5% dari 22 juta balita atau 900 ribu balita di Indonesia mengalami gizi kurang atau gizi buruk dan mengakibatkan lebih dari 80% kematian anak (Kemenkes,2012). Status gizi balita di Jawa Tengah tahun 2012 menunjukkan status gizi kurang sebesar 4,88% dan gizi buruk sebesar 0,06% (Dinkes Provinsi Jawa Tengah, 2012). Kabupaten Kudus tahun 2013 terdapat 3,74% balita menderita gizi kurang dan 0,76% gizi buruk. Penggunaan Kartu Menuju Sehat(KMS) untuk memantau pertumbuhan balita sangat efektif dan bermanfaat untuk mendeteksi adanya gangguan pertumbuhan seperti gizi kurang ataupun gizi buruk. Pengisian KMS dilakukan oleh kader kesehatan. Hasil survei pendahuluan dengan wawancara yang mendalam kepada 10 kader posyandu pada bulan Desember 2016 di Kabupaten Kudus, diperoleh 4 kader (40%) lengkap dalam pengisian KMS dan 6 kader (60%) tidak lengkap dalam pengisian KMS. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh motivasi kader terhadap kelengkapan pengisian Kartu Menuju Sehat di Kabupaten Kudus. Jenis penelitian adalah observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Tempat penelitian ini di Posyandu Kabupaten Kudus pada bulan Januari 2017. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 39 kader yang bertugas mengisi KMS. Teknik pengambilan sampel dengan accidental sampling.Selanjutnya data yang diperoleh dianalisis dengan uji univariat dan bivariat dengan menggunakan SPSS versi 20. Hasil penelitian ini adalah ada pengaruh motivasi kader dengan kelengkapan pengisian Kartu Menuju Sehat. Hendaknya kader kesehatan lebih diberikan kesempatan untuk mengikuti pelatihan tentang posyandu dan pengisian KMS. Selain itu, insentif yang diberikan kepada kader lebih ditingkatkan lagi. Kata kunci : Motivasi, Kader,Kartu Menuju Sehat AbstractThe World Health Organization (WHO, 2011) estimates that 54% of child deaths are caused by poor nutritional status. In Indonesia, there are 4.5% from 22 million children less than 5 years or 900 thousand children less than 5 years in Indonesia suffered malnutrition or poor nutrition, and there are resulted more than 80% from childhood deaths (MoH, 2012). Nutritional status of children in Central Java in 2012 showed that malnutrition status is 4.88% and malnutrition is 0.06%  (Central Java Provincial Health Office, 2012). Kudus Regency in 2013 has 3.74% toodler under five suffer from malnutrition and 0.76% severe malnutrition. The use of Kartu Menuju Sehat (KMS) to monitor the growth of children is very effective and useful for detecting the presence of growth disorders such as malnutrition or poor nutrition. Charging KMS is done by health workers/ health cadre. The results of  preliminary survey with in-depth interviews to 10 cadres Posyandu in December 2016 in Kudus,is there are four cadres (40%) complete in charging  KMS and 6 (60%) did not complete in charging KMS. The purpose of this study was to determine the effect of the motivation of cadres in completeing Kartu Menuju Sehat in Kudus. The study was observational analytic with cross sectional design. This study place at Kudus District in January 2017. The population in this study is the  total 39 cadres and their duty to fill KMS.  The sampling technique is accidental sampling. Furthermore, the data obtained were analyzed by univariate and bivariate using SPSS version 20.  The results of this study are there is no motivational effect cadre completeness Kartu Menuju Sehat. Health workers should be given the opportunity to attend training on posyandu and charging KMS. In addition, the incentives for the cadres can be added and developed.  Key words: Motivation, cadres, KMS
HUBUNGAN PEKERJAAN DAN PENDIDIKAN IBU HAMIL DENGAN ANGKA KEJADIAN ABORTUS Rosyida Khusna; Irawati Indrianingrum; Islami Islami
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 9, No 1 (2025): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v9i1.3147

Abstract

Abortus masih menjadi penyebab tingginya angka kematian ibu di Indonesia. Peningkatan kasus perdarahan dan abortus di Jawa Tengah, termasuk di Kabupaten Jepara, menunjukkan perlunya perhatian khusus. Faktor pekerjaan dan pendidikan ibu diduga berperan penting terhadap kejadian abortus, namun penelitian terkait masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini penting dilakukan untuk memberikan dasar ilmiah dalam upaya pencegahan dan penurunan angka kematian ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pekerjaan dan pendidikan ibu dengan angka kejadian abortus di RS PKU Muhammadiyah Mayong Jepara. Studi ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain analitik , dengan pengambilan sampel retrospektif melibatkan sampel ibu hamil yang mengalami abortus inkomplit di RS PKU Muhammadiyah Mayong Jepara tahun 2025 selama 2 bulan terakhir berjumlah 40 responden dengan tekhnik sampling Total Sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi, kriteria inklusi Bersedia menjadi responden Pasien abortus di RS PKU Muhammadiyah Mayong Jepara dan kriteria eksklusi Ibu hamil pekerja yang mengalami perdarahan dengan instrument ceklis menggunakan rekam medis pasien kejadian abortus serta pendidikan dan pekerjaan, untuk uji menggunakan uji chi square. Hasil penelitian menunjukan untuk pendidikan  p value = 0.014 , pekerjaan  p-value = 0.036. lebih kecil dari nilai tingkat kemaknaan ɑ 0,05. maka Ha diterima dan Ho ditolak . Hal ini dapat menunjukan bahwa ada Hubungan pendidikan dan pekerjaan ibu dengan kejadian abortus di RS PKU Muhammadiyah Mayong Jepara.
PENGALAMAN MENYUSUI SECARA EKSKLUSIF PADA IBU PRIMIPARA DI KECAMATAN TEGAL BARAT KOTA TEGAL Meyliya Qudriani; Ulfatul Latifah; Seventina Nurul Hidayah
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 2, No 2 (2018): Indonesia Jurnal Kebidanan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v2i2.503

Abstract

Berbagai alasan disampaikan para ibu yang tidak menyusui bayinya diantaranya ibu primipara dimana menyusui merupakan pengalaman awalyang tidilakukan dan akhirnya menyerah dan beralih menggunakan susu formula. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran pengalaman ibu primipara yang telah menyelesaikan proses menyusui eksklusif.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Jumlah informan 2 ibu menyusui yang berada di wilayah kecamatan Tegal Barat. Dari hasil wawancara didapatkan hasil mengenai pengetahuan, persepsi, pemahaman, dan perasaan ibu tentang proses menyusui eksklusif bagi ibu primipara hambatan yang ditemui serta motivasi yang diharapkan. Informasi ini dapat menjadi acuan peneliti dalam pemberian konseling bagi ibu primipara yang menyusui bayinya seja antenatal sampai post natal. Bagi pemerintah dapat digunakan sebagai bahan evaluasi keberhasilan program menyusui sehingga dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan cakupan ASI eksklusif dalam mengupayakan pertumbuhan serta perkembangan yang optimal di Wilayah Kecamatan Tegal Barat.
PENGARUH PENDIDIKAN KESEHATAN TERHADAP PENGETAHUAN IBU DALAM PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF Cruissita Cantika Arimatyas Putri; Muliatul Jannah; Emi Sutrisminah
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 8, No 1 (2024): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v8i1.2291

Abstract

Air Susu Ibu ialah sumber pangan utama untuk bayi, karena menyimpan zat gizi yang memenuhi kebutuhannya. Nutrisi yang terkandung pada ASI sangat lengkap dan sangat berharga untuk bayi. dengan yang dibutuhkan bayi, gizi yang terkandung pada ASI amat baik serta berfaedah untuk bayi. Negara Indonesia memiliki angka jangkauan ASI eksklusif yang tengah rendah yakni dengan nilai 67,96%. Tujuan ditulisnya penelitian ini yakni berguna menelaah adanya dampak pendidikan tentang kesehatan terhadap pengetahuan ibu mengenai menyusui eksklusif. Artikel ini memakai kaidah tinjauan pustaka yakni serupa merangkum hasil riset berbentuk karangan ilmiah maupun tinjauan pustaka. Penelitian yang dikritisi sejumlah 10 penelitian yang diterbitkan dari paling akhir 10 tahun yaitu tahun 2013-2023. Artikel yang di cari memakai Google Scholar serta Pubmed. Pada hasil penelitian membuktikan terdapat dampak diantara pendidikan terkait kesehatan terhadap tingkat pengetahuan yang dimiliki ibu mengenai menyusui eksklusif. Ilmu pengetahuan yang dimiliki manusia mampu dilihat dari usia, dan kualitas pendidikan seseorang. Dapat disimpulkan, pendidikan kesehatan memiliki manfaat yakni mengubah reaksi perseorangan maupun komunitas dalam pelayanan kesehatan. Dalam mengubah reaksi seseorang, pendidikan kesehatan semestinya mempunyai pengaruh dalam waktu pendek yakni meningkatkan pengetahuan target yang dituju. Supaya pendidikan kesehatan cukup efektif dilaksanakan, mampu dilaksanakan dengan musyawarah maupun pidato memakai perantara pendidikan kesehatan yang tertentu, memakai kalimat yang gampang dipahami, diselaraskan pada kualitas pendidikan narasumber, serta dilaksanakan pada waktu yang efisien
PENGARUH PROMOSI KESEHATAN MELALUI MEDIA LEAFLET DAN WHATSAPP TERHADAP KEPATUHAN MINUM TABLET ZAT BESI PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS TEMPURAN Muta Aliva; Heni Setyowati Esti Rahayu; Sri Margowati
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 5, No 2 (2021): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v5i2.1269

Abstract

Anemia pada ibu hamil di Indonesia dari tahun 2013 sampai tahun 2018, mengalami peningkatan dari 37,1% menjadi 49,8%. Jumlah ibu hamil yang mendapat tablet zat besi di Provinsi Jawa Tengah pada tahun 2019 sebesar 91,95%, menurun bila dibandingkan dengan tahun 2018 yaitu 92,05%, sedangkan di kabupaten Magelang pada tahun 2019 sebesar 90%. Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan peneliti di Dinas Kesehatan Kabupaten Magelang pada 22 Oktober 2020, menunjukkan bahwa sampai bulan September 2020 jumlah ibu hamil dengan anemia tertinggi ada di wilayah kerja Puskesmas Tempuran Kabupaten Magelang sebesar 64%. Hal ini disebabkan karena masih banyak ibu hamil yang belum patuh dalam mengkonsumsi tablet zat besi. Salah satu upaya untuk meningkatkan kepatuhan minum tablet zat besi pada ibu hamil yaitu dengan Promosi Kesehatan Melalui Media Leaflet dan Whatsapp. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh promosi kesehatan melalui media leaflet dan whatsapp terhadap kepatuhan minum tablet zat besi pada ibu hamil di Puskesmas Tempuran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimen dengan menggunakan rancangan non-equivalent control group pretest dan postest design. Intervensi Promosi Kesehatan Melalui Media Leaflet Dan Whatsapp diberikan sebanyak 4 kali selama 1 bulan. Dan mengingatkan untuk minum tablet zat besi setiap 1 kali sehari sebelum tidur selama 1 bulan. Sampel yang digunakan yaitu sebanyak 46 responden yang terbagi menjadi 2 kelompok yaitu 23 kelompok intervensi dan 23 kelompok kontrol, dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Kepatuhan minum tablet zat besi pada ibu hamil diukur menggunakan kuesioner MMAS-8. Uji statistik yang digunakan adalah Mc Nemar, Saphiro Wilk, dan Chi-square dengan nilai signifikan (p0.05). Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan terhadap kepatuhan minum tablet zat besi antara sebelum dan sesudah diberikan promosi kesehatan melalui media leaflet dan whatsapp dengan p value = 0.000 dan terdapat perbedaan yang signifikan pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol dengan p value = 0.000. Kesimpulan penelitian terdapat pengaruh promosi kesehatan melalui media leaflet dan whatsapp terhadap kepatuhan minum tablet zat besi pada ibu hamil di Puskesmas Tempuran.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KINERJA KADER DALAM PELAKSANAAN KEGIATAN POSYANDU Linda Raniwati; Ernawati Ernawati; Nurul Indah Sari; Dewi Erlina Nasrita Sari; Haryati Astuti
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 6, No 2 (2022): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v6i2.1740

Abstract

Posyandu merupakan upaya kesehatan bersumber daya masyarakat yang menjadi milik masyarakat serta menyatu dalam kehidupan dan budaya masyarakat. Pengelola dan pelaksana posyandu adalah kader yaitu seorang yang bersedia, mampu dan memiliki waktu untuk menyelenggarakan kegiatan posyandu secara sukarela. Kader memiliki peran penting dalam kegiatan posyandu, oleh karena itu kader harus memiliki pengetahuan dan ketrampilan yang baik agar dapat melaksanakan kinerjanya dengan baik dilayanan posyandu. Indikator kinerja kader posyandu dilihat dari kehadiran dan tata laksana kegiatan posyandu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kinerja kader dalam pelaksanaan kegiatan posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Anak Air Kota Padang. Penelitian ini meggunakan metode kuantitatif. Sampel penelitan kuantitatif sebanyak 59 responden. Pengumpulan data dilakukan dari Juli tahun 2019 sampai Januari tahun 2020 dengan teknik wawancara menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa faktor yang berhubungan dengan kinerja kader dalam pelaksanaan kegiatan posyandu antara lain tingkat pengetahuan (p=0,016), sikap (p=0,031), motivasi (p=0,024), sarana prasarana (p=0,001) dan pelatihan kader (p=0,049). Faktor yang paling berhubungan dengan kinerja kader dalam pelaksanaan kegiatan posyandu adalah sarana prasarana (p=0,004). Berdasarkan penelitian diperoleh kesimpulan bahwa kader akan memiliki kinerja yang baik apabila didasari tingkat pengetahuan yang tinggi, sikap yang positif, motivasi yang positif pernah mengikuti pelatihan dan didukung oleh sarana prasarana yang memadai
KECEMASAN TERTULAR COVID-19 DENGAN MEKANISME KOPING BIDAN PENOLONG PERSALINAN NORMAL DI MASA PANDEMI nor asiyah; Islami Islami; Nasriyah Nasriyah
Indonesia Jurnal Kebidanan Vol 5, No 1 (2021): INDONESIA JURNAL KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijb.v5i1.936

Abstract

Latar Belakang: Covid-19 yang dikenal dengan SARS-CoV-2 atau virus corona baru telah mewabah yang sebelumnya berpusat di provinsi Hubei (Cina), telah menyebar kebanyak Negara. Komite Darurat WHO telah mengumumkan keadaan darurat bagi kesehatan global. Jumlah Kasus positif Covid-19 di dunia setiap hari terus bertambah, Kasus ini telah menyerang 224 negara. Dari jumlah kematian sebanyak 28.468 orang, 600 diantaranya adalah tenaga kesehatan. 5 Januari 2021 Bidan yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 3.592 dan sebanyak 67 meninggal dunia. Sehingga banyak Bidan-Bidan yang menolak menolong persalian bahkan tutup praktiknya karena khawatir tertular Covid-19 dari pasiennya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahuai hubungan antara kecemasan tertular covid-19 dengan mekanisme koping bidan penolong persalinan normal di masa pandemi Metode: Jenis Penelitian analitik korelasi Dengan pendekatan waktu Cross sectional. Jenis data yang digunakan adalah data primer. Pengambilan sampel dilakukan dengan tehnik purposive sampling. Subjek penelitian adalah bidan yang menolong persalianan selama pandemic Covid-19 yang bekerja di PMB, Klinik, Rumah Sakit dan Puskesmas, sampel diambil di wilayah karasidenan Pati dan sekitarnya yang mampu mengakses dan bersedia menjadi responden penelitian. Jumlah sampel sebanyak 75. Analisis data dilakukan dengan uji Koefisien kontingensi. Hasil: Berdasarkan hasil uji statistik untuk hubungan Kecemasan tertular Covid-19 dengan mekanisme koping bidan penolong persalinan normal diperoleh nilai p value 0,0919 (p0,05). Kesimpulan: Tidak ada hubungan yang  bermakna antara Kecemasan tertular Covid-19 dengan mekanisme koping bidan penolong persalinan normal.

Page 3 of 10 | Total Record : 98