Jurnal Mappesona
Jurnal Mappesona: is a scientific journal that publishes research articles, original research reports, and reviews in the field of Islamic Education Management. This journal is intended for education practitioners, lecturers, education policymakers, and researchers interested in innovation and development in Islamic educational institution management, effective resource management, the application of technology in educational administration, and strengthening educational leadership with a global perspective. All submitted manuscripts undergo a blind peer review process by experts from various universities, with plagiarism checks using Turnitin and a maximum similarity rate of 20%. The journal is published three times a year (February, June, October) and is open access, meaning that all articles are freely accessible to readers worldwide. DOI : https://doi.org/10.30863/mappesona. In its publication process, the Jurnal Mappesona prioritizes publication ethics in accordance with COPE guidelines, which include the responsibilities of authors, editors, reviewers, and publishers to maintain scientific integrity. Submitted articles must be original, unpublished, and not under consideration for publication in another journal. Article acceptance decisions are made objectively based on contribution, novelty, relevance, and presentation quality. The journal rejects all forms of ethical violations, including fabrication, falsification, citation manipulation, and plagiarism, including partial plagiarism or paraphrasing without proper citation. With the principles of openness and commitment to global knowledge exchange, the Jurnal Mappesona serves as an important platform for advancing scientific knowledge in the field of Islamic Education Management.
Articles
104 Documents
Peran Guru Dalam Mengimplementasikan Teknik Humas Di SMPN 6 Watampone
Fitriani .;
Sulistiana .;
Riska .
JURNAL MAPPESONA Vol. 4 No. 3 (2021)
Publisher : Institusi Agama Islam Negeri (IAIN) Bone
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30863/mappesona.v4i3.2492
Hubungan sekolah dengan masyarakat merupakan jalinan interaksi yang diupayakan oleh sekolah agar dapat diterimah di tengah-tengah masyarakat untuk mendapatkan aspirasi, simpati dari masyarakat. Dan mengupayakan terjadinya kerjasama yang baik antar sekolah dengan masyarakat untuk kebaikan bersama, atau secara khusus bagi sekolah penjalinan hubungan tersebut adalah untuk mensukseskan program-program sekolah yang bersangkutan sehingga sekolah tersebut bisa tetap eksis. Hal itu tidak terlepas dari peranan seorang guru. Dalam mengimplementasikan teknik husemas tidak terlepas dari peran guru. Begitupun dalam hal membangun hubangan sekolah dengan masyarakat sangat berkaitan langsung dengan peran guru, dalam hal ini guru merupakan kunci dari suatu lembaga pendidikan dalam membangun hubungan dengan masyarakat. Meskipun begitu, guru tetap dalam kendali kepala sekolah. Oleh karena itu, pihak kepala sekolah dapat mengarahkan guru-guru untuk melaksanakan hal-hal yang berkaitan dengan teknik husemas.Â
Peran Orangtua dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di SDN 14 Biru
Aulia Nur Aniza;
Winda Fitra Fadillah;
Andi Nurdela Amalia
JURNAL MAPPESONA Vol. 4 No. 3 (2021)
Publisher : Institusi Agama Islam Negeri (IAIN) Bone
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30863/mappesona.v4i3.2493
Pendidikan adalah setiap usaha, pengaruh, perlindungan, dan bantuan yang diberikan kepada anak tertuju kepada pendewasaan anak itu, atau lebih tepat membantu anak agar cukup, cakap melaksanakan tugas hidupnya sendiri. Melihat hal tersebut, sangat diperlukan peran dari seluruh kalangan masyarakat baik pemerintah, lingkungan masyarakat dan terutama lingkungan keluarga. Keluarga memiliki peranan yang sangat penting karena keluarga adalah pondasi utama anak. Karena itu lembaga pendidikan juga harus mengetahui dan menjalankan serta berupaya untuk meningkatkan peran serta masyarakat untuk bersama-sama menanggung pendidikan. Dengan ini diharapkan masyarakat akan semakin berkompetisi untuk meningkatkan mutu pendidikannya ketingkat yang lebih tinggi.
Tantangan Manajemen Humas dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Di MAN 2 Bone
Meliana .;
Lutfi Mu’min;
Fitri .
JURNAL MAPPESONA Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Institusi Agama Islam Negeri (IAIN) Bone
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30863/mappesona.v5i1.2494
Dalam upaya peningkatan mutu pendidikan tidak lepas dari peran serta masyarakat yang menjadi faktor penting dalam mendukung tercapainya program-program yang diselenggarakan dalam lembaga pendidikan. Selain itu, pelaksanaan pengelolaan humas pada lembaga pendidikan yang menjadi penyambung komunikasi ataupun perpanjangan tangan mengenai informasi yang akan disampaikan kepada masyarakat, mengupayakan agar informasi tersebut tersampaikan kepada masyarakat secara cepat dan tepat. Akan tetapi, sering kali terdapat tantangan ataupun hambatan dalam bidang kehumasan yakni seperti dari segi pola koordinasi, kelembagaan, kompetensi SDM, infrastruktur, dan masih kurangnya komitmen dari top pimpinan.
Strategi Manajemen Humas dalam Meningkatkan Citra Sekolah Di SMPN 1 Tellu Siattinge
Idarwati Ningsih;
Arman .;
Harnalia .
JURNAL MAPPESONA Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Institusi Agama Islam Negeri (IAIN) Bone
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30863/mappesona.v5i1.2495
Dalam upaya peningkatan citra sekolah tidak lepas dari peran serta masyarakat yang menjadi faktor penting dalam mendukung tercapainya program-program yang diselenggarakan dalam lembaga pendidikan. Selain itu, pelaksanaan pengelolaan humas pada lembaga pendidikan yang menjadi penyambung komunikasi ataupun perpanjangan tangan mengenai informasi yang akan disampaikan kepada masyarakat, Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi humas dalam membangun citra sekolah menjadi sekolah unggulan di kecematan tellu siattinge. Penelitian ini dilakukan di SMPN 1 Tellu Siattinge . Penelitian ini dilaksanakan dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriftif, dan dalam pengumpulan data peneliti menggunakan tehnik wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Subyek utama dalam penelitian ini adalah humas, kepala sekolah, guru dan siswa
Implementasi Kebijakan Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Peran Serta Masyarakat Di MAN 1 Bone
Risnawati Syam;
Meisy Niswatunnizal Faisal;
Sahrul Setiawan
JURNAL MAPPESONA Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Institusi Agama Islam Negeri (IAIN) Bone
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30863/mappesona.v5i1.2496
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi kebijkan kepala sekolah dalam meningkatkan peran serta masyarakat yang ada di MAN 1 Bone. Pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini yang bersifat deskriptif analitis. Melalui observasi, wawancara dan dokumentasi untuk mengumpulkan data. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa:kebijakan kepala sekolah menentukan tingkat pastisipasi dari masyarakat itu sendiri. Dengan adanya kebijakan yang dibuat oleh kepala sekolah dalam membuat program-program sehingga membuat masyarakat menjadi lebih aktif dalam kegiatan yang dibuat oleh pihak sekolah. Mengakui keberadaan masyarakat, menumbuhkan rasa memiliki, rasa kepercayaan, mengikutsertakan tokoh masyarakat dalam setiap kegiatan dan memberikan kebebasan dalam memberikan masukan dan saran. Peran masyarakat tidak hanya dilakukan dengan dukungan yang bersifat materi, namun juga pemikiran, motivasi, serta kerjasama yang terus berjalan melalui pihak komite sekolah.
Analisis Pengelolaan Humas Terhadap Media Pembelajaran Daring di SDN 209 Kajaolaliddong
Dasliana .;
Merianti .;
Wahyuni .;
Nurhasanah R
JURNAL MAPPESONA Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Institusi Agama Islam Negeri (IAIN) Bone
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30863/mappesona.v5i1.2497
Humas sekolah secara umum adalah salah satu bagian dari fungsi sekolah untuk melakukan interaksi, hubungan, dan kerja sama dengan masyarakat yang terkait dengan sekolah tersebut. Adapun metode yang di pakai dalam penelitian ini adalah motode kualitatif, dalam penelitian ini cenderung menelah atau meneliti tentang analisis pengelolaan humas terhadap media pembelajaran daring di SDN 209 KAJAOLALIDDONG. Metode penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data diantaranya teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Tujuan penulisan penelitian ini yaitu mengetahui analisis pengelolaan humas terhadap media pembelajaran daring di sekolah agar sekolah bisa membangun dan mencapai tujuan yang diinginkan dalam suatu lembaga pendidikan tersebut. Setelah melakukan identifikasi pengelolaan humas terhadap media pembelajaran daring di sekolah. Dengan penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi bagaimana partisipasi masyarakat dalam menganalisis pengelolaan humas terhadap media pembelajaran daring. Pengelolaan berupa sumber daya manusia, dalam pengelolaan sumber daya pihak sekolah mengikuti dunia perkembangan pendidikan zaman sekarang dan kebanyakan pegawai atau guru-guru lebih menguasai mengenai ilmu teknologi. Dalam media pembelajaran daring di perlukan komunikasi yang efektif dan berjalan lancar, oleh karena itu komunikasi yang dilakukan selama pandemic covid 19 ini di bagi menjadi dua yaitu saluran komunikasi dan arus komunikasi.
Pentingnya Administrasi Humas dalam Meningkatkan Mutu Sekolah Di SMAN 13 Bone
Nurul Qalbi Qalbi;
Nursyafika .;
Zulpadli .
JURNAL MAPPESONA Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Institusi Agama Islam Negeri (IAIN) Bone
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30863/mappesona.v5i1.2498
Sekolah sebagai satuan pendidikan yang memberikan dasar untuk mengikuti pendidikan pada jenjang berikutnya maka perlu disadari urgentnya sekolah yang bermutu. Salah satu upaya menuju sekolah bermutu dengan implementasi administrasi sekolah, salah satu diantaranya administrasi humas. Humas merupakan pengembangan dan pemeliharaan kerjasama yang efisien untuk menyampaikan saluran informasi antara pihak sekolah dan masyarakat di luar sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menjawab permasalahan pentingnya administrasi humas dalam meningkatkan mutu sekolah di SMAN 13 Bone. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif dan tiga teknik pengumpulan data, yaitu (1) wawancara mendalam (indepthinterview), (2) observasi dan (3) dokumentasi. Untuk analisis data dilakukan dengan tiga tahap, yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan (verifikasi). Adapun dari langkah-langkah penelitian tersebut, hasil penelitian menunjukkan bahwa kehumasan sendiri dilakukan secara “TIM yang solid†di bawah koordinasi Kepala Sekolah dengan staf guru baik dari perencanaan sampai dengan pengawasan. Dalam meningkatkan mutu sekolah di SMAN 13 Bone melibatkan pemerintah, tokoh masyarakat termasuk warga sekolah, orangtua siswa melalui komite sekolah, dan sekolah itu sendiri yang terdiri dari kepala sekolah, guru, maupun staf. Jadi untuk meningkatkan mutu sekolah keempatnya itu harus terlibat langsung. Yang nantinya akan dilakukan rapat untuk menyampaikan program-program sekolah yang dapat menunjang terciptanya peningkatan mutu sekolah.
Manajemen Kesiswaan dalam Meningkatkan Kedisiplinan Siswa di SMP Negeri 4 Awangpone Kabupaten Bone
asnani asnani;
Astuti Astuti;
Fajri Dwiyama;
Jamaluddin Majid
JURNAL MAPPESONA Vol. 6 No. 1 (2023): Edisi Februari 2023
Publisher : Institusi Agama Islam Negeri (IAIN) Bone
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30863/mappesona.v6i1.3208
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manajemen kesiswaan dalam meningkatkan kedisiplinan siswa di SMP Negeri 4 Awangpone Kabupaten Bone. Jenis penelitian yang digunakan penulis adalah kualitatif dengan menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kesiswaan di SMP Negeri 4 Awangpone meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi terhadap program kesiswaan. Kedisiplinan siswa di SMP Negeri 4 Awangpone cukup baik, dilihat dari perilaku siswa yang menghargai peraturan sekolah serta mampu mengaplikasikan penghargaannya melalui perbuatan dan tindakannya. Meskipun masih ada yang melanggar tetapi itu dilakukan oleh siswa yang kurang kesadaran akan pentingnya kedisiplinan sehingga selalu diberikan bimbingan oleh pihak sekolah agar membiasakan diri dengan sikap disiplin yang ditunjukkan melalui sikap ketaatan, kesetiaan dan ketertiban siswa terhadap peraturan sekolah. Kontribusi manajemen kesiswaan dalam meningkatkan kedisiplinan siswa dilakukan melalui kegiatan seperti: kegiatan orientasi yaitu melakukan sosialisasi mengenai tata tertib sekolah, melakukan apel pagi dan pulang untuk memberikan arahan kepada siswa agar menanamkan sikap disiplin dalam dirinya serta melakukan pembinaan melalui kegiatan ekstrakurikuler pramuka untuk melatih siswa dalam hal kedisiplinan. Baik disiplin waktu, berpakaian maupun disiplin dalam bersikap.
Strategi Pengelolaan Administrasi Sekolah dalam Peningkatan Mutu Pendidikan di SD Inpres 12/79 TA Kabupaten Bone
Muliati P;
Hasan Basri;
Hasbullah Hasbullah;
Jamaluddin M
JURNAL MAPPESONA Vol. 6 No. 1 (2023): Edisi Februari 2023
Publisher : Institusi Agama Islam Negeri (IAIN) Bone
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30863/mappesona.v6i1.3210
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Strategi Pengelolaan Administrasi Sekolah dalam Peningkatan Mutu Pendidikan di SD Inpres 12/79 TA. Pokok permasalahannya adalah bagaimana strategi pengelolaan administrasi sekolah dan faktor penghambat serta pendukung dalam pengelolaan administrasi dalam meningkatkan mutu pendidikan di SD Inpres 12/79 TA. Jenis penelitian yang digunakanadalah kualitatif, dengan menggunakan instrumen observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Strategi Pengelolaan Administrasi Sekolah dalam Peningkatan Mutu Pendidikan di SD Inpres 12/79 TA adalah melakukan perencanaan terkait tujuan yang akan dicapai, melakukan pengorganisasian dalam pembagian tugas, melakukan penggerakkan dengan memotivasi dan berkomunikasi dengan administrator, melakukan pengawasan serta melakukan evaluasi hasil kerja administrator. Faktor penghambat pengelolaan administrasi sekolah di SD Inpres 12/79 TA, yaitu kemampuan yang dimiliki administrator yang masih kurang, keterbatasan tenaga administrasi yang membuat hasil kerja kurang maksimal serta terkadang masih kurang disiplin dalam bekerja serta faktor pendukung pengelolaan administrasi sekolahyaitu tersedianya sarana dan prasarana yang mendukung proses administrasi, tersedianya fasilitas yang memadai sesuai dengan kebutuhan saat ini, serta memaksimalkan penggunaan fasilitas yang tersedia sehingga dapat mempermudah pekerjaan.
Pemanfaatan Learning System Dalam Penggunaan Media Pembelajaran Online Masa Pandemi Covid-19
Risna Wati;
Astuti Astuti;
Sulaeman Sulaeman
JURNAL MAPPESONA Vol. 6 No. 1 (2023): Edisi Februari 2023
Publisher : Institusi Agama Islam Negeri (IAIN) Bone
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.30863/mappesona.v6i1.3235
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemanfaatan Learning Manajement System dalam penggunaan media pembelajaran online masa pandemi di Mts As’Adiyah Itterung Kecamatan Tellusiattinge Kabupaten Bone, mengetahui hambatan dan solusi dalam Penggunaan Media Pembelajaran online masa pandemi. Jenis penelitian yang digunakan penulis adalah kualitatif kemudian dipaparkan secara deskriptif dengan menggunakan pendekatan penelitian pedagogic, psikologis dan sosiologis. Adapun lokasi penelitian adalah MTs As’Adiyah  Itterung Desa Itterung Kecamatan Tellusiattinge Kabupaten Bone. Datayang digunakan dalam penelitian ini adalah aata primer dan data sekunder. Sumber data primer yang menjadi sasaran penelitian yaitu kepala madrasah, guru dan siswa. Adapun sumber data sekunder yaitu dokumen terkait, dan bahan-bahan pustaka yang relevan dengan masalah penelitian. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitianmenunjukka npembelajaran online selama pandemi terjadiperubahan proses pembelajaran dari pembelajaran tatapmuka di kelas menjadi pembelajaran online atau daring dengan memanfaatkan Learning Manajement System. Media Pembelajaran Online Masa Pandemi yaitu media pembelajaran yang digunakan pendidik monoton dan membuat para peserta didik merasa jenuh atau bosan dan belum interaktif.  Keterbatasan handphone yang dimiliki orang tua peserta didik dan kesulitan akses internet. Solusi dalam mengatasi hambatan yaitu dengan menggunakan media pembelajaran yang dapat dijangkau oleh pendidik dan peserta didik.