cover
Contact Name
-
Contact Email
ejmanajemen@unud.ac.id
Phone
+6289677151782
Journal Mail Official
ejmanajemen@unud.ac.id
Editorial Address
Ruang Jurnal Ilmiah, Gedung BJ Lantai 3, Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana, Jln. P. B. Sudirman Denpasar, Bali, Indonesia Kode pos: 80234
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
E-Jurnal Manajemen
Published by Universitas Udayana
ISSN : -     EISSN : 23028912     DOI : -
Core Subject : Economy, Science,
E-Jurnal Manajemen (e-ISSN 2302-8912) adalah jurnal ilmiah elektronik yang diterbitkan secara online setiap bulan (dua belas kali setahun). Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pengetahuan ilmiah dan menjadi wadah bagi akademisi, mahasiswa, praktisi, dan sarjana di bidang manajemen untuk berbagi dan menyebarluaskan temuan penelitian dan kajian ilmiah. Program Studi Manajemen menerbitkan jurnal ini dengan dukungan Asosiasi Program Studi Manajemen dan Bisnis Indonesia (APSMBI) dan Perhimpunan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI), Cabang Bali. E-Jurnal Manajemen menerima naskah di bidang manajemen, mencakup berbagai aspek, baik penelitian empiris maupun kajian teoritis, yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya dan tidak akan dipublikasikan di media lain. Ruang lingkup topik yang dibahas dalam jurnal ini meliputi: Manajemen Sumber Daya Manusia Manajemen Keuangan Manajemen Pemasaran Manajemen Operasi Manajemen Strategis Manajemen Perubahan Manajemen Pengetahuan Manajemen Bakat Studi Bisnis Islam Bisnis Digital Bisnis Internasional Kewirausahaan Perilaku Organisasi Pasar Modal Jurnal ini menyediakan platform terkemuka untuk penyebaran pengetahuan ilmiah dan pertukaran ide di antara para sarjana dan profesional di bidang manajemen.
Articles 40 Documents
PENGARUH PERSEPSI HARGA, CITRA MEREK, KUALITAS PRODUK TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN KOPI KENANGAN MALL CIPUTRA LAND Ellis Andisty Cahyani; Rahmat Hartono, MM
E-Jurnal Manajemen Vol. 14 No. 10 (2025)
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/EJMUNUD.2025.v14.i10.p05

Abstract

Dalam penelitian ini kepuasan pelanggan merupakan faktor penting dalam menjaga keberlangsungan bisnis, terutama dalam industri minuman kopi yang sangat kompetitif. Kopi Kenangan sebagai salah satu brand lokal yang berkembang pesat menghadapi tantangan dalam memenuhi ekspektasi konsumen, khususnya di gerai yang berlokasi di pusat perbelanjaan seperti Mall Ciputra Land. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh persepsi harga, citra merek, dan kualitas produk terhadap kepuasan pelanggan pada gerai tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei di mana data dikumpulkan melalui kuesioner daring kepada responden yang pernah melakukan pembelian di gerai Kopi Kenangan Mall Ciputra. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling, dengan analisis data dilakukan menggunakan software statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi harga dan kualitas produk memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kepuasan pelanggan, sedangkan citra merek tidak menunjukkan pengaruh yang berarti. Temuan ini memberikan kontribusi teoritis terhadap literatur pemasaran mengenai perilaku konsumen dan memperkuat pentingnya fokus pada persepsi harga serta kualitas produk dalam menciptakan pengalaman pelanggan yang positif. Implikasi praktisnya, manajemen Kopi Kenangan disarankan untuk terus mempertahankan kualitas produk dan strategi harga yang sesuai dengan persepsi konsumen guna meningkatkan kepuasan   In this study, customer satisfaction is an important factor in maintaining business sustainability, especially in the highly competitive coffee beverage industry. Kopi Kenangan as one of the rapidly growing local brands faces challenges in meeting consumer expectations, especially in outlets located in shopping centers such as Mall Ciputra Land. This study aims to analyze the effect of price perception, brand image, and product quality on customer satisfaction at the outlet. This study uses a quantitative approach with a survey method, where data is collected through a questionnaire to respondents who have made purchases at the Kopi Kenangan Mall Ciputra outlet. The sampling technique used is purposive sampling, with data analysis carried out using statistical software. The results of the study indicate that price perception and product quality have a significant influence on customer satisfaction, while brand image does not show a significant influence. These findings provide theoretical contributions to the marketing literature on consumer behavior and reinforce the importance of focusing on price perception and product quality in creating a positive customer experience. The practical implication is that Kopi Kenangan management is advised to continue to maintain product quality and pricing strategies that are in accordance with consumer perceptions in order to increase customer satisfaction.
PERAN EFISIENSI OPERASIONAL MEMEDIASI PENGARUH KUALITAS LAYANAN TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN PADA INDUSTRI JASA PARIWISATA I Made Adi Sudana; Ni Nyoman Ayu Diantini
E-Jurnal Manajemen Vol. 14 No. 12 (2025)
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/EJMUNUD.2025.v14.i12.p06

Abstract

Kinerja perusahaan industri jasa pariwisata adalah tingkat keberhasilan perusahaan dalam memberikan layanan terbaik kepada wisatawan, yang tercermin dari peningkatan kunjungan, dan pertumbuhan pendapatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana efisiensi operasional berfungsi sebagai mediator antara kualitas layanan dan kinerja bisnis di sektor jasa pariwisata. Dalam penelitian ini, 79 orang dijadikan sampel. Pendekatan sampling jenuh digunakan dalam proses pengambilan sampel, serta kuesioner digunakan untuk memperoleh data. Metode pengolahan data yang digunakan yaitu SEM-PLS karena menggunakan variabel mediasi dan data tidak harus berdistribusi normal. Temuan penelitian menunjukkan kualitas layanan memiliki dampak positif dan signifikan pada kinerja perusahaan, efisiensi operasional tidak berpengaruh kinerja perusahaan, dan efisiensi operasional belum mampu memediasi hubungan antara kualitas layanan dan kinerja perusahaan. Implikasi penelitian yaitu memberikan wawasan penting bagi pengelola destinasi industri jasa pariwisata, di mana peningkatan kualitas layanan terbukti secara signifikan dapat mendorong kinerja perusahaan. Sementara itu, meskipun efisiensi operasional juga menunjukkan bermanfaat namun tidak berdampak signifikan terhadap kinerja secara statistik. Ini menunjukkan bahwa perbaikan efisiensi operasional saja belum cukup kuat untuk memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kinerja.   The performance of a tourism service industry company is the company's level of success in providing the best service to tourists, as reflected in increased visits and revenue growth. The purpose of this study is to determine how operational efficiency mediates the relationship between service quality and business performance in the tourism service sector. A sample of 79 people was selected for this study. A saturated sampling approach was used in the sampling process, and a questionnaire was used to obtain data. The data processing method used was SEM-PLS because it uses mediating variables and the data does not have to be normally distributed. The research findings indicate that service quality has a positive and significant impact on company performance, operational efficiency does not affect company performance, and operational efficiency is not yet able to mediate the relationship between service quality and company performance. The implications of this study are that it provides important insights for tourism service industry destination managers, where improving service quality has been proven to significantly boost company performance. Meanwhile, although operational efficiency also shows benefits, it does not have a statistically significant impact on performance. This indicates that improving operational efficiency alone is not strong enough to make a real contribution to performance improvement.
PENGARUH KNOWLEDGE SHARING TERHADAP PERILAKU INOVATIF MELALUI WORK ENGAGEMENT SEBAGAI VARIABEL INTERVENING Rizki Fajar Fatahillah; I Gusti Ayu Dewi Adnyani
E-Jurnal Manajemen Vol. 14 No. 12 (2025)
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/EJMUNUD.2025.v14.i12.p07

Abstract

Dinamika lingkungan rumah sakit yang kompleks menuntut staf nonmedis untuk mampu beradaptasi dan terus berinovasi. Knowledge sharing menjadi strategi kunci dalam mendorong munculnya perilaku inovatif di kalangan staf nonmedis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran work engagement dalam memediasi pengaruh knowledge sharing terhadap perilaku inovatif staf nonmedis di RSU Puri Raharja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif kausal. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 107 responden staf nonmedis dan dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS) melalui aplikasi SmartPLS 4.1 Hasil penelitian menunjukkan bahwa knowledge sharing berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku inovatif. Knowledge sharing berpengaruh positif dan signifikan terhadap work engagement. Work engagement berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku inovatif dan Work engagement mampu memediasi secara parsial pengaruh knowledge sharing terhadap perilaku inovatif. Temuan ini memberikan implikasi teoritis dalam memperkuat penerapan Knowledge-Based Theory, khususnya dalam konteks integrasi pengetahuan dan keterikatan psikologis di tempat kerja. Implikasi praktisnya yakni, manajemen rumah sakit perlu mengembangkan program kolaboratif berbasis mentorship, membangun budaya berbagi pengetahuan, serta menciptakan lingkungan kerja yang mendukung keterikatan emosional para staf.   The complex dynamics of hospital environments demand that non-medical staff continuously adapt and innovate. Knowledge sharing emerges as a crucial strategy for fostering innovative behavior within this context. This study aims to examine the mediating role of work engagement in the relationship between knowledge sharing and innovative behavior among non-medical staff at Puri Raharja Hospital. Employing a quantitative associative-causal approach, data were collected through questionnaires distributed to 107 non-medical staff members. The data were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (SEM-PLS) with the SmartPLS 4 software. The findings reveal that, knowledge sharing has a significant and positive impact on innovative behavior. Knowledge sharing significantly and positively influences work engagement. Work engagement has a significant and positive effect on innovative behavior and Work engagement partially mediates the influence of knowledge sharing on innovative behavior. These results offer theoretical implications by reinforcing the Knowledge-Based Theory, particularly in terms of how knowledge integration and psychological engagement contribute to innovation. From a practical perspective, hospital management is encouraged to implement collaborative mentorship initiatives, cultivate a culture of knowledge sharing, and design work environments that promote emotional engagement. These strategies are essential for enhancing staff involvement.
PERAN KEUNGGULAN KOMPETITIF DALAM MEMEDIASI PENGARUH SUPPLY CHAIN MANAGEMENT TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN PT. SINAR SOSRO I Kadek Dita Puja Maherja; Ni Ketut Purnawati
E-Jurnal Manajemen Vol. 14 No. 12 (2025)
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/EJMUNUD.2025.v14.i12.p03

Abstract

Kinerja perusahaan merupakan suatu keadaan yang dihasilkan oleh suatu perusahaan dengan mengacu pada standar penilaian kinerja perusahaan. Perusahaan perlu berupaya untuk terus meningkatkan kinerjanya agar tidak terbuang di tengah persaingan yang ketat. Sangat penting bagi perusahaan meperhatikan supply chain management dalam upaya meningkatkan nilai tambah yang dirasakan untuk konsumen akhir yang menjadi keunggulan kompetitif dalam upaya meningkatkan kinerja perusahaan. Tujuan penelitian ini menjelaskan peran keunggulan komppetitif sebagai mediator diantara supply chain management dengan kinerja perusahaan pada PT. Sinar Sosro Gianyar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner yang dibagikan kepada seluruh karyawan PT. Sinar Sosro. Teknik sampling yang digunakan adalah sampling jenuh, dengan seluruh populasi dijadikan sampel yaitu 90 karyawan. Analisis data yang digunakan dengan metode analisi jalur (path analysis). Hasil penelitian ini menunjukan bahwa supply chain management berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja perusahaan, begitu pula dengan keunggulan kompetitif yang memiliki pengaruh poositif dan signifikan terhadap kinerja perusahaan. Keunggulan kompetitif secara signifikan memediasi pengaruh supply chain management terhadap kinerja perusahaan. Implikasi penelitian ini  menekankan pentingnya bagi PT. Sinar Sosro untuk terus meningkatkan praktik supply chain management dan meningkatkan keunggulan kompetitif  untuk meningkatka kinerja perusahaan.   Company performance reflects the results achieved based on performance assessment standards. To survive in intense competition, companies must improve their performance. One critical strategy is strengthening supply chain management to increase the added value for end consumers, thereby gaining a competitive advantage. This study aims to examine the role of competitive advantage as a mediating variable in the relationship between supply chain management and company performance at PT Sinar Sosro Gianyar. A quantitative approach was employed, with data collected through questionnaires distributed to all 90 employees using a saturated sampling technique. The data were analyzed using path analysis. The findings reveal that supply chain management has a positive and significant impact on company performance. Additionally, competitive advantage also positively and significantly affects company performance. Furthermore, competitive advantage is proven to significantly mediate the relationship between supply chain management and company performance. These results suggest that companies, particularly PT Sinar Sosro, should continuously improve their supply chain management practices and focus on enhancing competitive advantage. Strengthening these two aspects can lead to better performance and a more sustainable competitive position in the market.
PERAN MOTIVASI DALAM MEMEDIASI PENGARUH BUDAYA KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI I Gede Yudhistira Putra Riskiana; Ida Bagus Ketut Surya
E-Jurnal Manajemen Vol. 14 No. 12 (2025)
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/EJMUNUD.2025.v14.i12.p02

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran motivasi dalam memediasi pengaruh budaya kerja terhadap kinerja pegawai. Dalam organisasi publik, khususnya instansi pemerintahan, pencapaian kinerja optimal sangat dipengaruhi oleh budaya kerja yang dijalankan secara konsisten dan motivasi kerja yang tumbuh baik dari dalam maupun luar individu. Budaya kerja yang positif mendorong semangat, tanggung jawab, dan kedisiplinan pegawai, sementara motivasi memperkuat hubungan tersebut agar berdampak nyata terhadap kinerja. Penelitian ini berlandaskan teori dua faktor Herzberg, yang membedakan antara motivator dan hygiene factors sebagai penentu kepuasan serta produktivitas kerja. Studi dilakukan pada Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Badung dengan populasi sebanyak 92 pegawai, menggunakan metode sensus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui metode wawancara dan kuesioner, lalu dianalisis menggunakan software Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (SEM-PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS 4.1. Hasil menunjukkan bahwa budaya kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi dan kinerja, serta motivasi juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja. Selain itu, motivasi terbukti memediasi secara signifikan pengaruh budaya kerja terhadap kinerja pegawai. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi peningkatan tata kelola sumber daya manusia di sektor publik.   This study aims to analyze the role of motivation in mediating the influence of work culture on employee performance. In public organizations, particularly in government institutions, optimal performance is strongly influenced by a consistently applied work culture and motivation that arises both internally and externally. A positive work culture fosters enthusiasm, responsibility, and discipline among employees, while motivation reinforces these elements to significantly impact performance. This research is grounded in Herzberg’s two-factor theory, which distinguishes between motivators and hygiene factors as determinants of job satisfaction and productivity. The study was conducted at the Badung Regency Agency for Personnel and Human Resources Development (BKPSDM), involving a total population of 92 employees through a census sampling method. Data were collected using interviews and questionnaires, then analyzed using Structural Equation Modeling with the Partial Least Squares (SEM-PLS) approach through the SmartPLS 4.1 software. The results indicate that work culture has a positive and significant effect on both motivation and performance, while motivation itself significantly influences performance. Moreover, motivation is proven to significantly mediate the effect of work culture on employee performance. These findings offer important implications for improving human resource management within the public sector.
TRANSFORMASI DIGITAL PADA PERBANKAN KONVENSIONAL: ANCAMAN ATAU PELUANG? Viktor Amos; Septimus Adrianus Mali
E-Jurnal Manajemen Vol. 14 No. 12 (2025)
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/EJMUNUD.2025.v14.i12.p05

Abstract

Industri perbankan menghadapi tekanan besar akibat disrupsi digital yang dipicu oleh kemajuan teknologi finansial, perubahan preferensi nasabah, dan meningkatnya ekspektasi terhadap layanan yang cepat, personal, dan berbasis digital. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi dinamika transformasi digital pada bank-bank konvensional di Indonesia, dengan fokus pada peluang, tantangan, dan strategi adaptasi yang diterapkan. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka sistematis terhadap artikel ilmiah, laporan industri, serta publikasi dari lembaga riset internasional dalam rentang waktu 2018 sampai dengan 2024.  Hasil kajian menunjukkan bahwa digitalisasi perbankan tidak hanya mencakup adopsi teknologi tetapi juga menuntut perubahan mendasar dalam model bisnis, struktur organisasi, budaya kerja, serta regulasi yang mendukung inovasi. Kolaborasi antara bank dan fintech diidentifikasi sebagai strategi kunci dalam memperluas inklusi keuangan dan meningkatkan daya saing. Tantangan utama yang dihadapi mencakup ketergantungan terhadap sistem teknologi lama, resistensi budaya internal, dan risiko keamanan data. Kajian ini juga menyoroti pentingnya keamanan data dan privasi sebagai pilar utama dalam menciptakan ekosistem digital yang sehat. Temuan ini memberikan kontribusi konseptual dan praktis bagi akademisi, pelaku industri, dan pembuat kebijakan, serta perlunya penelitian lanjutan untuk mengukur dampak transformasi digital secara kuantitatif dan kualitatif.   The banking industry is facing significant pressure due to digital disruption driven by advancements in financial technology, changing customer preferences, and growing expectations for fast, personalized, and digital-based services. This article aims to explore the dynamics of digital transformation in conventional banks in Indonesia, focusing on the opportunities, challenges, and adaptive strategies implemented. The method used is a systematic literature review of scholarly articles, industry reports, and publications from international research institutions covering the period from 2018 to 2024. The findings reveal that banking digitalization not only involves the adoption of technologies, but also requires fundamental changes in business models, organizational structures, work culture, and regulatory that support innovation. Banks and fintechs collaboration is identified as a key strategy in expanding financial inclusion and enhancing competitiveness. Major challenges include reliance, internal cultural resistance, and data security risks. This study also highlights the importance of data security and privacy as key pillars in building a healthy digital ecosystem. The findings offer both conceptual and practical contributions for academics, industry players, and policymakers, and the need for research to quantitatively and qualitatively measure the impact of digital transformation.
PERAN LOYALITAS MEREK MEMEDIASI PENGARUH KESADARAN MEREK DAN PERSEPSI KUALITAS TERHADAP NIAT PEMBELIAN (Studi Pada Lembaga Bahasa Your Tutor di Denpasar) Ferdimas Abrar; I Putu Gde Sukaatmadja
E-Jurnal Manajemen Vol. 14 No. 11 (2025)
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/EJMUNUD.2025.v14.i11.p05

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui peran loyalitas merek dalam memediasi pengaruh kesadaran merek dan persepsi kualitas terhadap niat pembelian. Penelitian ini didasarkan pada teori Keller’s Customer-Based Brand Equity (CBBE) Model. Penelitian ini dilakukan di Your Tutor. Jumlah responden yang terlibat adalah 112 orang dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengumpulan data melalui kuesioner. Teknik pengolahan data dalam penelitian ini adalah Partial Least Squares Structural Equation Modelling (PLS-SEM) dengan menggunakan SmartPLS 3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat pembelian, kesadaran merek berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas merek, persepsi kualitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat pembelian, persepsi kualitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas merek, loyalitas merek berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap niat pembelian, loyalitas merek belum mampu memediasi pengaruh kesadaran merek terhadap niat pembelian, serta loyalitas merek belum mampu memediasi pengaruh persepsi kualitas terhadap niat pembelian. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya meningkatkan kesadaran merek dan persepsi kualitas dalam meningkatkan niat pembelian serta loyalitas merek belum dapat secara signifikan meningkatkan niat pembelian.   This study aims to determine the role of brand loyalty in mediating the effect of brand awareness and perceived quality on purchase intentions. This research is based on Keller's Customer-Based Brand Equity (CBBE) Model theory. This research was conducted at Your Tutor. Respondents involved was 112 people with purposive sampling technique. The method used in this research is data collection through questionnaires. The data processing technique in this study is Partial Least Squares Structural Equation Modelling (PLS-SEM) using SmartPLS 3. The results showed that brand awareness has a positive and significant effect on purchase intention, brand awareness has a positive and significant effect on brand loyalty, perceived quality has a positive and significant effect on purchase intention, perceived quality has a positive and significant effect on brand loyalty, brand loyalty has a positive but insignificant effect on purchase intention, brand loyalty has not been able to mediate the effect of brand awareness on purchase intention, and brand loyalty has not been able to mediate the effect of perceived quality on purchase intention. The implication of this research is the importance of increasing brand awareness and perceived quality in increasing purchase intentions and brand loyalty cannot significantly increase purchase intention.
PENGARUH PROFITABILITAS DAN LIKUIDITAS TERHADAP STRUKTUR MODAL DENGAN UKURAN PERUSAHAAN SEBAGAI VARIABEL MODERASI Ni Putu Ira Suciani; Ni Putu Ayu Darmayanti
E-Jurnal Manajemen Vol. 14 No. 11 (2025)
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/EJMUNUD.2025.v14.i11.p02

Abstract

Struktur modal merupakan perimbangan penggunaan utang dan modal sendiri. Struktur modal penting diperhatikan oleh peruahaan karena dapat meningkatkan risiko dan berdampak pada kinerja perusahaan. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji bagaimana profitabilitas dan likuiditas memengaruhi struktur modal dengan menggunakan ukuran perusahaan sebagai moderator. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari www.idx.com, Bursa Efek Indonesia (BEI). Analisis ini mencakup 18 perusahaan sub-sektor asuransi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama 2021-2023. Penelitian ini menggunakan metode sensus dengan strategi pengambilan sampel jenuh, yang menggunakan semua populasi sampel selama tiga tahun, sehingga menghasilkan 54 pengamatan. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi moderasi.  Hasil analisis penelitian ini menunjukkan bahwa profitabilitas tidak berpengaruh terhadap struktur modal, likuiditas memiliki efek negatif yang signifikan, ukuran perusahaan tidak dapat memoderasi pengaruh profitabilitas terhadap struktur modal, ukuran perusahaan dapat memoderasi pengaruh likuiditas terhadap struktur modal. Implikasi teoritis penelitian ini yaitu mampu memberikan tambahan wawasan dan memperkuat landasan teori struktur modal terkait profitabilitas, likuiditas dan ukuran perusahaan. Penelitian ini memberikan implikasi praktis yang dapat bermanfaat bagi perusahaan dalam mempertimbangkan faktor-faktor internal seperti likuiditas dan ukuran perusahaan saat menyusun strategi pembiayaan.   Capital structure refers to the balance between debt and equity. It is important for companies to consider, as it can increase risk and directly affect performance. This study examines how profitability and liquidity influence capital structure, using firm size as a moderating variable. The research uses secondary data from the Indonesia Stock Exchange (IDX), covering 18 insurance sub-sector companies listed during 2021–2023. A census method with saturated sampling was applied, involving the entire population over the three-year period, resulting in 54 observations. The data were analyzed using moderated regression analysis. The results show that profitability has no significant effect on capital structure, while liquidity has a significant negative effect. Firm size does not moderate the effect of profitability on capital structure, but it does moderate the effect of liquidity on capital structure. Theoretically, this research strengthens insights on capital structure, especially regarding profitability, liquidity, and firm size. Practically, the findings can help companies consider internal factors such as liquidity and firm size when designing financing strategies.
PENGARUH PROFITABILITAS, LIKUIDITAS, NILAI PASAR, LEVERAGE DAN AKTIVITAS PERUSAHAAN TERHADAP RETURN SAHAM Ni Nyoman Tia Surya Ningsih; Luh Gede Sri Artini
E-Jurnal Manajemen Vol. 14 No. 11 (2025)
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/EJMUNUD.2025.v14.i11.p03

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisi pengaruh profitabilitas, likuiditas, nilai pasar, leverage, dan aktivitas perusahaan terhadap return saham. Pengembalian saham atau return saham merupakan tingkat keuntungan yang akan diperoleh oleh investor yang menanamkan dananya di pasar modal. Teori yang melandasi penelitian ini merupakan teori sinyal. Penelitian ini dilakukan pada 15 sampel Perusahaan subsektor asuransi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021-2023. Jenis penelitian ini asosiatif dengan pendekatan kuantitatif menggunakan sumber data berupa laporan keuangan yang diperoleh dari web resmi Bursa Efek Indonesia (BEI). Data diolah menggunakan software program Statistical Product and Service Solutions (SPSS) versi 25.0. Hasil penelitian ini menunjukkan profitabilitas yang diukur menggunakan Return On Equity (ROE) berpengaruh positif signifikan terhadap return saham, likuiditas yang diukur menggunakan Current Ratio (CR) berpengaruh negatif signifikan terhadap return saham, nilai pasar yang diukur menggunakan Earning per Share (EPS) berpengaruh negatif signifikan terhadap return saham, leverage yang diukur menggunakan Debt to Equity Ratio (DER) tidak berpengaruh terhadap return saham, dan aktivitas pasar yang diukur menggunakan Total Asset Turnover (TATO) tidak berpengaruh terhadap return saham. Penelitian ini memberikan manfaat untuk membantu investor dan emiten memahami faktor-faktor fundamental yang memengaruhi pengembalian saham.   This study aims to analyze the effect of profitability, liquidity, market value, leverage, and company activity on stock returns. Stock return refers to profit earned by investors in the capital market. The underlying theory is signal theory. This research was conducted on 15 insurance subsector companies listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) for the 2021–2023 period. The research type is associative with a quantitative approach using financial report data obtained from the official IDX website. Data were processed using the Statistical Product and Service Solutions (SPSS) version 25.0 program. The results indicate that profitability measured using Return on Equity (ROE) has a significant positive effect on stock returns, liquidity measured using Current Ratio (CR) has a significant negative effect, and market value measured using Earnings per Share (EPS) also has a significant negative effect. Meanwhile, leverage measured using Debt to Equity Ratio (DER) and company activity measured using Total Asset Turnover (TATO) have no effect on stock returns. This study helps investors and issuers understand fundamental factors influencing stock returns.
ANALISIS PENGARUH SIKAP, KONTROL PERILAKU DAN NORMA SUBJEKTIF TERHADAP NIAT BERINVESTASI DI PASAR MODAL Galuh Inge Xhavaira; G.A Sri Oktaryani
E-Jurnal Manajemen Vol. 14 No. 11 (2025)
Publisher : Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/EJMUNUD.2025.v14.i11.p04

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh sikap, kontrol perilaku, dan norma subjektif terhadap niat berinvestasi generasi Z di Kota Mataram. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei, melibatkan 100 responden generasi Z berusia 18-27 tahun yang dipilih melalui teknik accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner online dan dianalisis dengan metode Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga variabel, yaitu sikap, kontrol perilaku, dan norma subjektif, berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat berinvestasi generasi Z di pasar modal. Artinya, semakin positif sikap seseorang terhadap investasi, semakin tinggi persepsi kontrol atas perilaku investasinya, serta semakin kuat pengaruh norma subjektif dari lingkungan sosial, maka semakin besar pula niat generasi Z untuk berinvestasi. Temuan ini menekankan pentingnya edukasi dan sosialisasi pasar modal kepada generasi muda agar mereka memiliki sikap positif dan pengetahuan yang memadai. Selain itu, dukungan lingkungan sosial dan kemudahan akses informasi juga menjadi faktor penting untuk meningkatkan minat investasi di kalangan generasi Z. Implikasi praktisnya, pihak terkait perlu memperkuat program literasi keuangan dan menciptakan ekosistem investasi yang ramah bagi generasi muda.   This study aims to analyze the influence of attitudes, behavioral control, and subjective norms on the investment intentions of generation Z in Mataram City. The method used is quantitative with a survey approach, involving 100 generation Z respondents aged 18-27 years who were selected through accidental sampling techniques. Data were collected using an online questionnaire and analyzed using the Partial Least Square (PLS) method. The results of the study indicate that the three variables, namely attitudes, behavioral control, and subjective norms, have a positive and significant effect on the investment intentions of generation Z in the capital market. This means that the more positive a person's attitude towards investment, the higher the perception of control over their investment behavior, and the stronger the influence of subjective norms from the social environment, the greater the intention of generation Z to invest. This finding emphasizes the importance of capital market education and socialization to the younger generation so that they have a positive attitude and adequate knowledge. In addition, support from the social environment and easy access to information are also important factors in increasing investment interest among generation Z. The practical implication is that related parties need to strengthen financial literacy programs and create an investment ecosystem that is friendly to the younger generation.

Page 3 of 4 | Total Record : 40