cover
Contact Name
-
Contact Email
-
Phone
-
Journal Mail Official
-
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran
ISSN : 25805525     EISSN : 25805533     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
The journal publishes articles about the research results in the field of education both in the broad sense (general education) or specific (refers to certain fields of study).
Arjuna Subject : -
Articles 576 Documents
KEGIATAN BERMAIN BERBASIS ART CRAFT BAGI ANAK USIA DINI UNTUK MEMPROMOSIKAN KECINTAAN PADA LINGKUNGAN Nur Hayati; Ni Nyoman Seriati; Lusi Nurhayati
Jurnal Kependidikan Vol. 42, No.2 (2012)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jk.v42i2.2241

Abstract

Tujuan penelititian adalah menyusun pedoman permainan kreatif berbasis art-craft yang dapat menumbuhkan kepedulian dan rasa cinta lingkungan bagi anak usia dini dengan rincian mengidentifikasi jenis permainan kreatif berbasis art-craft yang dapat menumbuhkan rasa cinta lingkungan anak usia dini dan menganalisis teknik stimulasi melalui permainan kreatif berbasis art-craft untuk menumbuhkana rasa cinta lingkungan pada anak usia dini. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah guru dan siswa TK Grogolan Kecamatan Ngemplak Kabupaten Sleman. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik observasi dan Focus Group Discussion (FGD). Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasilnya adalah pertama, permainan art-craft sebagai promosi Pendidikan Lingkungan Anak Usia Dini (PLAUD) dilihat dari bahan jenis permainan dikelompokkan menjadi tiga, yakni alami, buatan, dan campuran. Kedua, guru menerapkan strategi yang beragam dalam menstimulasi rasa cinta lingkungan melalui permainan art craft ini yaitu dengan pembudayaan atau rutinitas harian dan insersi langsung rasa cinta lingkungan melalui permainan
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BIOLOGI KONSERVASI BERBASIS ETNOPEDAGOGI Suroso Mukti Leksono; Ahmad Syachruroji; Pipit Marianingsih
Jurnal Kependidikan Vol. 45, No.2 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jk.v45i2.7494

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengekplorasi kearifan lokal di Banten untuk pengembangan bahan ajarbiologi konservasi berbasis etnopedagogi.  Metode RD digunakan untuk mengembangkan bahanajar.  Ditemukan tiga konsep kearifan lokal yang dapat digunakan untuk konten pembelajaran biologikonservasi yaitu (1) konsep pembagian lansekap untuk pembelajaran konsep biodiversitas tingkatekosistem; (2) pemanfaatan spesies untuk kehidupan seharai-hari untuk konsep biodiversitas tingkatspesies; (3) kearifan dalam menanam padi lokal untuk konsep biodiversitas pada tingkat genetika.Konten-konten tersebut selanjutnya dikembangkan untuk bahan ajar biologi konservasi dengan tujuanuntuk mengembangkan literasi konservasi. Prinsip-prinsip yang dikembangkan dalam bahan ajartersebut meliputi tujuan; nilai-nilai; konsep; ancaman dan tindakan konservasi terhadap biodiversitas.Hasil validasi ahli tentang kemampuan penyajian, materi dan penggunaan bahasa dalam bahan ajarmenunjukkan hasil yang baik dan layak digunakan, sedangkan uji coba keterbacaan menunjukkanhasil bahwa bahan ajar tersebut dapat membantu mahasiswa dalam memahami materi, meningkatkanketerampilan proses biodiversitas dan kepedulian terhadap lingkungan
HUBUNGAN SUBTES KEMAMPUAN VERBA, KUALITATIF, DAN PENALARAN TES POTENSI AKADEMIK CALON MAHASISWA NONREGULER Badrun Badrun
Jurnal Kependidikan Vol. 36, No.1 (2006)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jk.v36i1.4948

Abstract

Dalam rangka ikut mencerdaskan kehidupan bangsa dan memberi kesempatan masyarakat untuk mengenyam pendidikan tinggi yang berkualitas, di setiap tahunnya Universitas Negeri Yogyakarta menerima mahasiswa baru yang jumlahnya cukup banyak. Penerimaan  mahasiswa baru tersebut melalui tiga macam cara, yaitu : penelusuran bibit unggul (PBU), seleksi penerimaan mahasiswa baru (SPMB) dengan ujian tertulis, dan seleksi yang dilakukakn oleh UNY sendiri. PBU dan SPMB dilaksanakan dengan tujuan untuk menerima mahasiswa program regular. Khusus untuk SPMB, pelaksanaannya dilaksanakan secara nasional bersama-sama dengan PTN lain dan dapat diikuti oleh calon mahasiswa secara lintas daerah/wilayah. Seleksi yang dilakukan oleh UNY sendiri meliputi tiga macam, yaitu : seleksi untuk masuk program D3 Reguler Fakultas Teknik dengan Ujian Tertulis, Penelusuran Bibit Daerah (PBD), dan seleksi dengan ujian tertulis untuk masuk program S1 dan D3 Non Reguler di lingkungan UNY. Berdasarkan informasi yang diperoleh sebelumnya,  diperkiraakan bahwa jumlah animo calon yang masuk  program Non Reguler UNY Program D3 dan S1 Sore ini jauh lebih banyak daripada daya tampungnya. Daya tampung yang ada hanya sekitar 600 dari sekitar 6500 calon mahasiswa. Oleh karena daya tampung jauh lebih kecil daripada animo masuk, maka alat seleksi masuk  Program D3 dan S1 Sore ini  perlu disiapkan dengan sebaik-baiknya. hal ini dilakukan agar dalam penyelenggaraan seleksi tersebut tidak ada pihak-pihak yang dirugikan. Alat seleksi tersebut berupa suatu tes tertulis yang harus diikuti oleh setiap calon mahasiswa baru. Secara garis besar, jenis tes dapat dikelompokkan menjadi lima, yaitu : (1) Binet dan Tes Intelegensi, (2) Testing Kelompok, (3) Tes Potensi Intelektual atau Tes Potensi Akademik, (4) Tes Hasil Belajar, dan (5) Tes Projektif. Untuk seleksi masuk UNY Program D3 dan S1 Non Reguler UNY ini adalah Tes Potensi Akademik (TPA). Dalam hal ini, instrumen terdiri dari empat subtes, yaitu: subtes Kemampuan Verbal, Kemampuan Kuantitatif, Kemampuan Penalaran, dan subtes Kemampuan Bahasa Inggris. Subtes Kemampuan verbal terdiri dari 30 butir soal, Kemampuan Kuantitatif terdiri dari 30 butir soal, Penalaran terdiri dari 35 butir soal, dan subtes Bahasa Inggris terdiri dari 15 butir soal. Sebagaimana telah disampaikan di atas, agar tidak ada pihak-pihak yang dirugikan dalam penerimaan mahasiswa baru, perlu digunakan instrumen atau alat seleksi yang berupa soal tes tertulis yang baik. Dengan demikian perlu diketahui bagaimana kualitas dari soal tes yang digunakan dalam seleksi masuk program S1 dan D3 Non Reguler UNY. Oleh karena itu, penelitian ini perlu dilakukan agar dapat diperoleh informasi yang tepat tentang karakteristik butir soal ujian masuk program S1 dan D3 Non Reguler tahun 2005.
PENGUJIAN HASIL BELAJAR DAN PENILAIAN PENDIDIKAN BERBANTUAN KOMPUTER Mardapi, Djemari; Haryanto, Haryanto; Hadi, Samsul
Jurnal Kependidikan: Penelitian Inovasi Pembelajaran Vol 42, No 2: November 2012
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jk.v42i2.1947

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja sistem pengujian hasil belajar berbantuan komputer dalam hal proses pemilihan butir-butir tes yang tepat bagi siswa serta menilai kemampuan hasil proses pelaksanaan program pembelajaran siswa dengan bantuan komputer. Jenis penelitiannya Research and Development (R&D), yang terbagi atas pengembangan program pengujian dan penilaian berbantuan komputer serta pengujian kinerja program dalam proses pengujian kemampuan siswa SMA di DIY dan penilaian pelaksanaan program pembelajaran. Teknik pengambilan data dilakukan dengan observasi, dokumentasi, angket, dan pengujian dengan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan evaluatif. Hasil penelitian meliputi pertama, dalam pengelolaan tes, program komputer mampu melakukan pengadministrasian bank soal, pengemasan butir-butir tes secara otomatis berdasar algoritma yang diberikan, pengemasan jumlah butir tes sesuai dengan kemampuan siswa, pengacakan letak jawaban benar pada alternatif pilihan jawaban dari masing-masing butir tes, dan penyimpanan rekaman hasil tes, baik secara individu maupun kelompok. Kedua, program omputer mampu memberikan penilaian terhadap kemampuan siswa, baik dalam pengujian maupun pelaksanaan proses pembelajaran secara otomatis.
PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN MATA KULIAH PENILAIAN DAN PENCAPAIAN BELAJAR GEOGRAFI MELALUI PENERAPAN MODEL PORTOFOLIO Muhsinatun Siasah Masruri
Jurnal Kependidikan Vol. 37, No.2 (2007)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jk.v37i2.4991

Abstract

PENINGKATAN KUALITAS PEMBELAJARAN MATA KULIAH PENILAIAN DAN PENCAPAIAN BELAJAR GEOGRAFI MELALUI PENERAPAN MODEL PORTOFOLIO
STUDI PERANCANGAN KOREOGRAFI ANAK MELALUI REVITALISASI SENI TRADISIONAL REOG KALOKA Trie Wahyuni
Jurnal Kependidikan Vol. 39, No.2 (2009)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jk.v39i2.211

Abstract

The study was aimed at improving the aesthetic experience of Reog art community KALOKA, improving the appreciation of folk art and the childrens choreography design through folk traditional art revitalitation on reog KALOKA. Conducted in Suru Kemadang Tanjungsari Gunungkidul Yogyakarta, from May to December using action research design, the subjects of the research included actors, group leader, coach and players. The action research was conducted in two cycles, Cycle I in 6 meetings Cycle II in 8 sessions. The researcher served as the action performer, the group leader as the collaborator, and two students as coaches. The results showed that: the design should be in line with the movement characteristics of children of elementary and junior high schools which consisted of eleven main movements: a) napak satu menthangan nekuk walk; b) forward mipil walk, shoulder movement 2; c) making formation, jengkeng, pacak gulu coklekan; d) sembahan, heads coklekan, right and left; e) standing, mipil walk leg gedrug-gedrug; f) awe-awe movement; g) moving forward uniformly ngracik, making the perpendicular floor pattern with shoulder movement; h) walk in place, kuda jengkeng formation place in the stand position 9 side by side), carrying; i) walk in place, sitting in circle while clapping hands, movement in place face to face dolanan asto, movement in place lonthangan; j) taking the horse together, gedrug-gedrug movement; and k) mipil walk (both hand holding the horse) 4 line formation, moving forward together with shoulder movement variation, moving backward together with shoulder movement variation. Mipil walk, make a large circle, in line
PENINGKATAN KEMANDIRIAN DAN KREATIVITAS SISWA SMU DI KOTA JEMBER H SOEPARMAN
Jurnal Kependidikan Vol. 32, No.1 (2002)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jk.v32i1.5019

Abstract

Abstract The objective of this study was to find out the development of the senior high school students’ independency and creativity. The subjects were 150 students of the senior high school at Jember Minicipality area, consisting of 50 students of the first year, 50 students of the second year and 50 students of the third year. The data were collected through a questionnaire and a verbal test, and then analyzed by using t-test. It was assumed that the scores on the questionnaire and the test depended on the students; grade only. Based on this assumption, it could be concluded that the students’ independence and creativity developed from the first grade to the second grade, and from the second grade to the third grade. Keywords: students’ independence, students’ creativity
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BIOLOGI BERBASIS MASALAH Paidi Paidi
Jurnal Kependidikan Vol. 41, No.2 (2011)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jk.v41i2.1932

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan perangkat pembelajaran biologi berbasis masalah pada siswa SMA. Prosedur pengembangan perangkat pembelajaran dalam penelitian ini mengadaptasi prosedur 4-D (Define, Design, Develop, dan Disseminate). Pengembangan perangkat pembelajaran dimulai dengan tahapan analisis kebutuhan, penyusunan prototipe, penyusunan draft, dan validasi. Validasi dilakukan melalui langkah review internal, review eksternal, dan uji coba terbatas. Keefektifan perangkat pembelajaran terhadap kemampuan metakognitif dan pemecahan masalah dilakukan melalui penelitian eksperimen. Hasil validasi menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran berbasis masalah mempunyai kualitas baik dan potensial efektif untuk diterapkan dalam pembelajaran biologi di SMA guna peningkatan kemampuan metakognitif, pemecahan masalah, serta penguasaan konsep biologi bagi siswa SMA di Sleman-DIY. Hasil ujicoba terbatas, menunjukkan bahwa perangkat pembelajaran biologi berbasis masalah ini dapat dilaksanakan oleh guru di sekolah dengan kualitas dan kategori kefavoritan sedang. Implementasi perangkat pembelajaran yang dihasilkan berpengaruh signifikan terhadap kemampuan metakognitif dan penguasaan konsep biologi; berpengaruh sangat signifikan terhadap kemampuan pemecahan masalah biologi. Ada korelasi positif antara kemampuan metakognitif dengan penguasaan konsep biologi. Ada korelasi positif antara kemampuan pemecahan masalah dengan penguasaan konsep biologi. Ada kecenderungan korelasi antara kemampuan metakognitif dengan pemecahan masalah.
ANALISIS KECUKUPAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SEKOLAH DASAR DI KABUPATEN BANTUL Mukminan Mukminan
Jurnal Kependidikan Vol. 40, No.2 (2010)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jk.v40i2.496

Abstract

This study is aimed at knowing the adequacy of elementary school Islamic education teachers in Bantul regency, in relation with the number of teachers, number of teaching hours, and the distribution by district.A survey of the real condition in the field, the study formulates a map of the religious teachers in the regency.Data of the study are collected by questionnaire and documentation and are analyzed using the quantitative descriptive technique.Research results show: (1) the general condition of the current number of the religious teachers can be considered as sufficient, the number 69 people even has excess; (2) with the assumption of the fixed number of the student groups for the Islamic classes, teacher outside/inside mutations are not likely to occur. Bantul regency projects a surplus of religious teachers to as many as 17 persons until the year 2014
SIKAP MAHASISWA UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA TERHADAP KEPEMIMPINAN WANITA MUHYADI MUHYADI
Jurnal Kependidikan Vol. 34, No.1 (2004)
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jk.v34i1.5071

Abstract

Abstract University students are specific group of educated community; and therefore have a better way in thinking and responding the stimuli coming to them. They are relatively free from vested interests so that their thinking system and attitude toward community and state problems are usually objectives. The same attitude also appears when they are faced with gender problems especially female leaderships. The subjects of this study are the students of the State University of Yogyakarta (UNY). This research aims at revealing the UNY students’ attitude (which is shaped through educational process) toward female leaderships. The findings of the research show that: (1) more than 60% the students have positive attitude toward female leadership (2) more than 60% of the students believe that women will  be successful in leading an organization if they are given the opportunity to do the job (3) more than  60% students believe that managerial skills are more important than sexes in determining the success of a leader (4) more than 60% of the students have the opinion that to be a successful woman leader, one should graduate from a senior high school or a higher educational institute (5) more than 60% of the students agree on the appointment of a women as a state leader (7) the students acceptance of a female leader is not significantly affected by her gender or religion. Keywords: students, attitude, female leadership