cover
Contact Name
Yaumal Arbi
Contact Email
yaumalarbi@ft.unp.ac.id
Phone
+628116696300
Journal Mail Official
yaumalarbi@sttind.ac.id
Editorial Address
l. Prof. Dr. Hamka No.121, Parupuk Tabing, Kec. Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat 25586
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri
ISSN : -     EISSN : 26152827     DOI : https://doi.org/10.36275/
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri is a scientific journal published twice a year, in June and December. The editorial board welcomes scientific papers presenting research findings, surveys, and literature reviews closely related to science and industrial technology.
Articles 29 Documents
Search results for , issue "Vol. 25 No. 2 (2025): Regular Issue" : 29 Documents clear
Rancangan Sistem Pengendalian Persediaan Produk Dental pada Dental Supplier Company Muhammad Ruhul; Rika Ampuh Hadiguna; Elita Amrina
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 25 No. 2 (2025): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/pe6v1h49

Abstract

Dental Supplier Company merupakan salah satu perusahaan penyedia berbagai kebutuhan dasar kedokteran gigi yang berlokasi di Kota Padang. Ketersediaan produk menjadi faktor krusial dalam memenuhi permintaan konsumen. Berdasarkan observasi dan wawancara, ditemukan bahwa Dental Supplier Company mengalami masalah stock out dan overstock sepanjang tahun 2023 akibat belum adanya sistem pengendalian persediaan yang terstruktur. Penelitian ini bertujuan merancang sistem pengendalian persediaan untuk Dental Supplier Company, sekaligus mengembangkan aplikasi pendukung keputusan berbasis Microsoft Excel. Metodologi penelitian meliputi studi pendahuluan, identifikasi masalah, pengumpulan dan pengolahan data, serta perancangan dan validasi sistem. Teknik analisis mencakup ABC-FSN untuk mengidentifikasi dan memprioritaskan produk yang perlu dikelola secara optimal. Evaluasi kinerja persediaan untuk mengidentifikasi penyebab terjadinya produk slow moving dan non-moving. Uji normalitas untuk menentukan sebaran data permintaan mengikuti distribusi normal. Peramalan permintaan untuk memperoleh parameter permintaan yang menjadi dasar dalam perhitungan model persediaan. Model persediaan yang digunakan adalah model probabilistik Q dengan kebijakan lost sales karena sesuai dengan karakteristik konsumen, dan untuk mengatasi ketidakpastian permintaan. Penelitian ini menghasilkan sistem pengendalian persediaan hybrid yang memadukan analisis ABC-FSN dengan model Q lost sales dalam tiga lapisan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dirancang berhasil mengurangi total biaya persediaan produk dental kategori AF sebesar 9,8% dan meningkatkan tingkat pelayanan, jika dirata-ratakan menjadi 99,85%. Aplikasi Excel yang dikembangkan telah diuji dan dinyatakan efektif oleh pihak perusahaan.
Uji Kualitas Parameter Kadar Air dan Rasio C/N Pada Pupuk Kompos Organik Campuran Sampah Rumah Tangga dengan Kotoran Kambing Nelsy Mariza Syahyuda; Fauziah Gabriela; Hendri Sawir; Andi Irawan
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 25 No. 2 (2025): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/mk8esk45

Abstract

Dalam menghadapi persoalan serius pengelolaan sampah rumah tangga, terutama sampah organik yang belum dikelola secara optimal, serta pemanfaatan limbah kotoran kambing sebagai kompos. Perlu dilakukannya upaya yang mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia, penelitian ini bertujuan untuk uji kualitas pupuk kompos dari campuran sampah rumah tangga dengan kotoran kambing, berdasarkan parameter standar kualitas SNI 19-7030-2004. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen laboratorium dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian dilakukan dengan variasi komposisi campuran sampah organik dan kotoran kambing (50:50, 75:25, dan 25:75) dengan mengidentifikasi waktu yang diperlukan dalam membuat kompos. Kompos diuji berdasarkan parameter fisik dan kimia: kadar air, rasio C/N, Aktivator yang digunakan adalah EM4 untuk mempercepat proses dekomposisi. Proses fermentasi dilaksanakan menggunakan metode semi-anaerobik dalam reaktor berbentuk drum 25 liter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa campuran terbaik berdasarkan kualitas pupuk yang sesuai SNI adalah komposisi 25% sampah organik dan 75% kotoran kambing pada waktu fermentasi selama 21 hari. Kompos yang dihasilkan pada komposisi ini menunjukkan ciri-ciri yang sesuai SNI: kadar air <50%, serta rasio C/N dalam kisaran 10–20. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam upaya pengelolaan limbah organik rumah tangga dan limbah pertenakan seperti kotoran kambing.
Pengaruh Kemiringan Deck terhadap Optimalisasi Produktivitas Shaking Table untuk Pemisahan Pasir Besi Daerah Pantai Talao Pariaman, Sumatera Barat Rizal Arif Hidayattullah; Nofrohu Retongga; Annisa Intan Yustisia; Rusnoviandi; Hendriono; Hedsing Cressendo
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 25 No. 2 (2025): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/cwahz587

Abstract

Di wilayah Sumatera Barat terdapat adanya potensi pasir besi, salah satunya yaitu  berada di daerah Pantai Talao Kota Pariaman. Tidak optimalnya pengolahan bahan galian pasir besi tersebut khususnya di daerah Pariaman dan kurangnya pengetahuan masyarakat sekitar terhadap pengolahan bahan galian khususnya pasir besi merupakan masalah yang penulis temukan pada penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari kemiringan deck pada Shaking Table terhadap hasil pemilihan pasir besi serta untuk  menghasilkan kadar pasir besi yang maksimal. Tahap pertama yang dilakukan yaitu pengambilan sampel pasir besi dengan berat per sampel yaitu 1000gram dengan kemiringan 0° hingga mencapai kemiringan maksimal yaitu kemiringan 6°. Hasil menunjukkan korelasi sangat kuat antara kemiringan dan hasil perolehan (0,892021583), serta produktivitas (0.603004), dan nilai recovery (0,00011969). Disimpulkan bahwa semakin tinggi kemiringan deck maka hasil perolehan dan nilai produktivitas juga akan meningkat. Sebaliknya, jika seiring dengan meningkatnya kemiringan pada deck hasil nilai recovery akan semakin menurun.
Analisis Perbandingan dan Faktor Penurunan Kualitas Batubara di Front dan Stockpile PT. XYZ Yuda Fahrizal; Retongga, Nofrohu; Afni Nelvi; Suci Fitria Rahmadhani Z; Hendriono; Roby Mardiyan Safitra
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 25 No. 2 (2025): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/mvvvpy46

Abstract

Batubara adalah jenis sumber daya alam yang dapat dimanfaatkan baik sebagai bahan bakar energi langsung maupun sebagai bahan bakar industri. Penurunan kualitas batubara sering terjadi selama penyimpanan. Pengelolaan stockpile yang efektif dan terstruktur dengan baik memegang peranan penting untuk mengurangi risiko penurunan kualitas batubara yang signifikan selama proses penyimpanan dan penumpukan. Tujuan dari penelitian mengetahui kualitas Batubara di front, stockpile berdasarkan analisis proksimat, dan mengetahui perbandingan kualitas batubara di front dan stockpile PT. XYZ. Metode yang digunakan adalah analisis proksimat. Berdasarkan analisis proksimat didapatkan kualitas batubara di front dengan nilai total moisture 42,91%, inherent moisture 30,80%, volatile matter 34.05%, ash content 6.30 %, fixed carbon 28.85, dan nilai kalori yaitu 4145 Kcal/Kg. Berdasarkan analisis proksimat didapatkan kualitas batubara di front dengan nilai total moisture 43,70%, inherent moisture 32,15%, volatile matter 34.03%, ash content 6.90 %, fixed carbon 27.07, dan nilai kalori yaitu 4044 Kcal/Kg. Hal ini dikarenakan total moisture batubara di stockpile mengalami kenaikan 0.79 %, inherent moisture batubara di stockpile mengalami kenaikan 1.35 %, volatile matter batubara di lokasi penambangan lebih tinggi 0.19 %, ash content batubara di stockpile lebih tinggi 0.62 % dan fixed carbon batubara front lebih tinggi 1.78 %.
Kajian Teknis Sistem Mine Dewatering di Lubang THC-06 Tambang Batubara Bawah Tanah CV. XYZ Ferdinan Akbar; Nofrohu Retongga; Dian Hadiyansyah; Jevie Carter Eka Putra; Suci Fitria Rahmadhani Z; Hendriono; Suhernomo
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 25 No. 2 (2025): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/qa6z1k55

Abstract

Sistem mine dewatering merupakan bagian krusial dalam mendukung kelancaran operasi tambang bawah tanah, khususnya dalam menangani permasalahan air yang menggenangi daerah kerja. Penelitian ini dilakukan di lubang THC-06 milik CV. Tahiti Coal yang berlokasi di Kota Sawahlunto, Sumatera Barat. Permasalahan utama yang ditemukan adalah adanya genangan air setinggi 15–35 cm di area penambangan, yang disebabkan oleh tidak optimalnya sistem pemompaan serta belum dilakukannya pengukuran debit air tanah dan limpasan secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis debit air tanah dan limpasan, menentukan kebutuhan pompa, serta merancang dimensi sump yang ideal untuk mendukung sistem penyaliran tambang. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan pengumpulan data primer dan sekunder melalui observasi lapangan, pengukuran debit air, serta data curah hujan selama 10 tahun terakhir. Pengolahan data melibatkan metode rasional untuk menghitung debit limpasan, metode gumbel untuk curah hujan rencana, dan analisis kebutuhan pompa berdasarkan perhitungan head total. Hasil penelitian menunjukkan bahwa debit limpasan yang masuk sebesar 0,1099 m3/detik dan debit air tanah mencapai 0,0016 m3/detik. Jumlah pompa ideal yang dibutuhkan adalah 1unit pompa San Ei 6SES3P60-3 dengan kapasitas 0,01167 m³/s. Dimensi sump yang optimal untuk menampung total debit air yang masuk adalah 18 m × 2,5 m × 2 m. Dengan sistem mine dewatering yang dirancang secara teknis dan akurat, gangguan operasional tambang dapat diminimalkan secara signifikan.
Analisis Customer Relationship Management dan Kualitas Layanan Terhadap Loyalitas Nasabah Kredit Cicil Uang (KCU) di Bank Nagari Simpang Tiga Riko Ervil; Deri Kurniadi; Ali Sutan Nasution; Martha Friscilia Sitio; Henny Yulius
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 25 No. 2 (2025): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/qeymet46

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Bank Nagari Simpang Tiga pada unit kredit cicilan uang, dengan latar belakang fluktuasi pertumbuhan kredit selama lima tahun terakhir dan penurunan pertumbuhan pada tahun 2024. Kondisi tersebut diduga disebabkan oleh belum optimalnya penerapan Customer Relationship Management (CRM) serta kualitas layanan kepada nasabah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: (1) pengaruh Customer Relationship Management terhadap loyalitas nasabah, (2) pengaruh kualitas layanan terhadap loyalitas nasabah, dan (3) besarnya pengaruh Customer Relationship Management dan kualitas layanan secara simultan terhadap loyalitas nasabah. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh nasabah Bank Nagari Simpang Tiga yang berjumlah 252 orang, dengan sampel sebanyak 155 responden yang ditentukan menggunakan teknik pengambilan sampel tertentu. Metode pengumpulan data meliputi kuesioner, observasi, wawancara, dan studi literatur. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS for Windows versi 25.00. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Customer Relationship Management berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap loyalitas nasabah dengan koefisien regresi sebesar 0,130 dan nilai signifikansi 0,157 (> 0,05). Sementara itu, kualitas layanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas nasabah dengan koefisien regresi sebesar 0,676 dan nilai signifikansi 0,000 (< 0,05). Secara simultan, Customer Relationship Management dan kualitas layanan berpengaruh terhadap loyalitas nasabah sebesar 43,4%, sedangkan sisanya sebesar 56,6% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.                                                                                         
Strategi Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Mengelola Model Kerja Hybrid: Telaah Kritis dan Agenda Penelitian Masa Depan Wahyu Nengsri Putri; Mona Nofita Sari; Rina Wismayarni; Barmitoni; Marza Dona; Syafwandi
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 25 No. 2 (2025): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/asv15z43

Abstract

Model kerja hybrid telah menjadi pendekatan kerja dominan pasca pandemi dan menuntut transformasi strategis dalam praktik manajemen sumber daya manusia (MSDM). Meskipun literatur terkait kerja hybrid berkembang pesat, kajian sebelumnya masih terfragmentasi dan belum menyajikan sintesis kritis berbasis PRISMA yang mengintegrasikan konteks organisasi, strategi MSDM serta dampaknya terhadap keterlibatan karyawan, produktivitas, kesejahteraan dan keberlanjutan budaya organisasi. Penelitian ini bertujuan mengisi kesenjangan tersebut melalui systematic literature review (SLR) kualitatif menggunakan pendekatan PRISMA terhadap artikel ilmiah periode 2021–2025. Seleksi literatur melalui Publish or Perish dan Covidence menghasilkan 10 artikel inti yang dipilih dengan ketat untuk memastikan relevansi, kualitas dan kesesuaian pada fokus penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa fleksibilitas kerja, digitalisasi proses MSDM, manajemen kinerja berbasis hasil, kepemimpinan adaptif dan dukungan kesejahteraan karyawan merupakan faktor kunci keberhasilan kerja hybrid. Namun, efektivitas strategi tersebut bersifat kontekstual dan bergantung pada kesiapan organisasi serta kualitas implementasi kebijakan MSDM. Studi ini menegaskan bahwa kerja hybrid merupakan transformasi strategis yang memerlukan pendekatan MSDM yang adaptif, berorientasi pada manusia dan berkelanjutan.
Tindakan Perawatan Water Treatment Plant Booster–B Menggunakan Metode Laser di PT Supreme Energy Muara Laboh Aziati Ridha Khairi; Saputra; Kuni Masruroh; Windi Adesti
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 25 No. 2 (2025): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/5zn0a714

Abstract

Water Treatment Plant (WTP) Booster-B merupakan komponen kritis dalam sistem pembangkit listrik tenaga panas bumi di PT Supreme Energy Muara Laboh. Permasalahan misalignment pada motor yang terjadi Februari 2025 menyebabkan peningkatan getaran, kenaikan temperatur bearing, dan penurunan efisiensi energi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi penyebab misalignment, menerapkan metode laser alignment sebagai solusi perbaikan, dan mengevaluasi efektivitasnya. Penelitian menggunakan metode observasi dengan pendekatan laser alignment dan analisis fishbone diagram 5M+1E. Pengambilan data meliputi pengukuran kecepatan putaran (2925 RPM), diameter kopling (80 mm), dan parameter jarak menggunakan laser alignment Profteknik. Hasil penelitian menunjukkan penyebab utama misalignment adalah kesalahan instalasi, kondisi kopling tidak presisi, soft foot, serta pengaruh getaran dan suhu operasional. Sebelum perbaikan, vertical offset mencapai 0,07 mm (melebihi batas acceptable 0,06 mm). Setelah penyetelan dengan pengurangan shim 0,05 mm, vertical offset turun menjadi 0,05 mm dan horizontal offset -0,03 mm, semua parameter berada dalam kategori acceptable hingga excellent. Metode laser alignment terbukti lebih akurat dan efisien, berhasil mengembalikan kondisi alignment dalam batas toleransi, meningkatkan performa motor, mengurangi risiko kerusakan, dan memastikan keandalan sistem operasional.
Studi Kelayakan Aspek Teknis Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Piko-hidro (PLTPH) untuk Listrik Desa dengan Penggerak Mula Pompa Sentrifugal sebagai Turbin Asep Neris Bachtiar; Boby Rachman; Riko Ervil; Ahmad Fauzi Pohan; Tri Ernita
Jurnal Sains dan Teknologi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Teknologi Industri Vol. 25 No. 2 (2025): Regular Issue
Publisher : SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI INDUSTRI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36275/pc6cg544

Abstract

Potensi air skala kecil dengan debit kurang  dari 200 L/s cukup banyak terdapat di pedesaan Sumatera Barat, akan tetapi kenyataannya potensi air tersebut belum dimanfaatkan secara optimal dengan membangun pembangkit listrik tenaga piko-hidro (PLTPH). Masalah yang perlu ditindaklanjuti adalah bagaimana dapat mewujudkan model sistem pembangkit listrik tenaga piko-hidro yang praktis dan murah yang dapat dibangun sendiri oleh masyarakat desa, khususnya oleh petani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan pembangunan pembangkit listrik tenaga piko-hidro di desa terpencil yang belum memiliki jaringan listrik dengan menggunakan pompa sentrifugal sebagai turbin. Hasil analisis aspek teknis diketahui spesifikasi sistem pembangkit adalah daya potensi: 5 kW, daya efektif turbin: 3,51 kW, daya generator: 3,0 kW, putaran turbin: 543 rpm, kecepatan spesifik: 133, head aktual: 7,5 m, head efektif turbin: 6,6 m, debit air masuk turbin: 104 L/s, diameter pipa pesat: 10 inchi (di = 267,4 mm), panjang pipa pesat: 10,9 m, diameter runner pompa sebagai turbin: 8 inchi (203,2 mm). Hasil analisis di atas menunjukkan pembangunan PLTPH dengan penggerak mula pompa sentrifugal sebagai turbin layak untuk dilaksanakan. Studi kelayakan ini dapat dilanjutkan dengan menganalisis dari aspek lain seperti aspek ekonomi dan aspek lingkungan.

Page 3 of 3 | Total Record : 29