cover
Contact Name
Romi Mesra
Contact Email
romimesra16@gmail.com
Phone
+6285762530583
Journal Mail Official
comtejsre@gmail.com
Editorial Address
Jl. Piai Tangah Nomor 29, RT. 01, RW. 02, Kelurahan Piai Tangah, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat. Kode Pos: 25162
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
COMTE: Journal of Sociology Research and Education
ISSN : 3047566X     EISSN : 3047566X     DOI : https://doi.org/10.64924
Core Subject : Education, Social,
COMTE: Journal of Sociology Research and Education is a journal dedicated to the publication of quality research results in the empirical research field of Sociology and Sociology Education. This journal provides direct open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports greater global knowledge exchange.
Articles 45 Documents
Peran Guru Sebagai Agen Perubahan Sosial Dengan Pola Pendidikan Kemuhammadiyahan di SMA Muhammadiyah Ngawen Nurul Hidayat; Romi Mesra
COMTE: Journal of Sociology Research and Education Vol 1 No 5 (2024): (NOVEMBER) COMTE: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/t1aqsw95

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui serta memperkuat bahwa peran guru sebagai agen perubahan sosial dengan pola Pendidikan Kemuhammadiyahan di SMA Muhammadiyah Ngawen sangat berpengaruh. Penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif, teknik pengumpulan data menggunakan tahapan observasi, wawancara langsung terhadap guru sebagai informan, dan analisis hasil data dengan menggunakan kuesioner pertanyaan yang diberikan kepada 3 (tiga) guru sebagai subjek langsung di SMA Muhammadiyah Ngawen. Teknik analisis data dengan melibatkan beberapa pernyataan atau jawaban guru sebagai informan kemudian dilakukan analisis dan kesimpullan sebagai jawaban dari tiap kebutuhan pertanyaan, penelitian ini menghasilkan bahwa peran guru sebagai agen perubahan sosial yang positif dengan pola Pendidikan Kemuhammadiyahan di SMA Muhammadiyah Ngawen berpengaruh dan sangat dibutuhkan untuk diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari. Dengan demikian, peran guru sebagai agen perubahan sosial di SMA Muhammadiyah Ngawen sangat berpengaruh, terutama dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya berilmu tetapi juga memiliki kesadaran moral dan sosial sesuai dengan nilai-nilai Islam yang diajarkan oleh Muhammadiyah.
Faktor Penyebab Kenakalan Remaja dan Cara Mengatasinya di Kelurahan Mentaya Seberang Seranau Kotawaringin Timur Kalimantan Tengah Musta’an Musta’an; Romi Mesra
COMTE: Journal of Sociology Research and Education Vol 1 No 5 (2024): (NOVEMBER) COMTE: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/9h801570

Abstract

Kenakalan remaja sangat meresahkan bagi masyarakat. Perilaku penyimpangan ini memiliki dampak yang merugikan bagi diri sendiri, orang tua dan nama baik tempat tinggalnya. Kenakalan remaja sendiri bukan tanpa penyebab. Ada banyak faktor yang melatarbelakanginya. Penetian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif analitis dan teori sosiologi, dengan cara melakukan wawancara secara semi-tersetruktur kepada informan yang berkaitan, baik pelaku itu sendiri, maupun tokoh yang bersentuhan langsung dengan pelakunya. Tujuannya supaya mendapatkan data yang akurat dan valid sesuai fakta di lapangan.Penelitian tersebut menghasilkan data berikut tentang faktor penyebab terjadinya kenakalan remaja di Kelurahan Mentaya Seberang, 1). Faktor internal, yaitu faktor penyebab yang lahir dari diri remaja sendiri, dengan rincian, anak mudanya kurang pendidikan nilai-nilai agama dan kurangnya ketahanan diri dari remaja tersebut. 2). Faktor ekternal, yaitu sebab yang lahir dari luar diri remaja, meliputi akibat media sosial, lingkungan sosial, pertemanan, kurangnya perhatian orang tua, dan adanya perilaku negatif dari anggota keluarganya.
Analisis Komunikasi Korporat KSPPS Abdi Kerta Raharja terhadap Peningkatan Citra Perusahaan dan Pertumbuhan Bisnis Ayu Anisah; Shafira Dwiyanti; Suminah Suminah; Zahrah Mahfudzah Firdaus; Hanip Hanip
COMTE: Journal of Sociology Research and Education Vol 1 No 6 (2025): (JANUARY) COMTE: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/0hbkys76

Abstract

Komunikasi korporat memiliki peran penting dalam membangun citra perusahaan yang berdampak positif serta mendukung pertumbuhan bisnis yang terus berkelanjutan. Penelitian yang bertujuan untuk menganalisi komunikasi korporat KSPPS Abdi Kerta Raharja terhadap peningkatan perusahaan dan pertumbuhan bisnis. Komunikasi korporat mencakup berbagai komunikasi internal yang efisien diantara manjemen dan karyawannya, serta danya komunikasi eksternal yang melibatkan media, pelanggan atau anggota, dan stakeholder yang terkait. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi pada KSPPS Abdi Kerta Raharja. Dengan hasil penelitian yang menunjukaan bahwa komunikasi yang konsisten, transparan mampu meningkatkan citra yang positif pada khalayak terhadap KSPPS Abdi Kerta Raharja, kemudian dapat mempengaruhi pertumbuhan bisnis, yang menciptakan kepercayaan, loyalitas anggota dan karyawan, serta dapat menarik mitra dan investor baru. Citra yang baik dapat mengurangi berbagai dampak negatif dalam perusahaan, apalagi saat menhadapi krisis dan persaingan pasar. Selain komunikasi korporat yang efektif dalam berperan menciptakan suasana kerja yang harmonis, mendukung produktivitas serta inovasi. Garis besar penelitian ini menyimpulkan bahawa analisis komunikasi korporat yang terarah dan terintegrasi tidak hanya umtuk membangun citra positif, tetapi juga sebagai penggerak utama bagi pertumbuhan sebuah bisnis dalam jangka panjang dan terus berkelanjutan, baik dalam perusahaan maupun dalam persaingan pasar yang kompetitif. Kata Kunci: Citra Perusahaan, Komunikasi Korporat,, Pertumbuhaan Bisnis, analisis Komunikasi
Transformasi Nilai-Nilai Budaya dan Identitas Sosial di Era Globalisasi: Perspektif Sosiologis Yenni Melia; Romi Mesra
COMTE: Journal of Sociology Research and Education Vol 1 No 6 (2025): (JANUARY) COMTE: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/09z86417

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis transformasi nilai-nilai budaya dan identitas sosial di era globalisasi dengan menggunakan perspektif teori strukturasi Anthony Giddens. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur, penelitian ini menganalisis berbagai sumber akademik yang diterbitkan antara 2010-2024, meliputi artikel jurnal, buku, dan laporan penelitian yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama: Pertama, transformasi nilai budaya melibatkan proses adaptasi aktif di mana masyarakat melakukan negosiasi antara nilai global dan lokal, menciptakan bentuk-bentuk hibridisasi budaya yang unik. Kedua, identitas sosial mengalami rekonfigurasi signifikan dalam era digital, ditandai dengan munculnya identitas yang lebih fluid dan multilayer, terutama di kalangan generasi muda. Ketiga, proses transformasi ini menghasilkan implikasi sosial yang kompleks, termasuk munculnya kesenjangan digital dan kebutuhan untuk menjembatani konflik nilai antargenerasi. Penelitian merekomendasikan pengembangan kebijakan yang memfasilitasi transformasi kultural secara seimbang, mendukung dialog antargenerasi, dan memperkuat kapasitas komunitas dalam mengelola perubahan sosial-budaya..
Globalisasi dan Perubahan Nilai-nilai Budaya Lokal Wayang Beber Kabupaten Pacitan Provinsi Jawa Timur Nira Setena Wati; Andi Nurlela
COMTE: Journal of Sociology Research and Education Vol 1 No 6 (2025): (JANUARY) COMTE: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/1zrc4r91

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak globalisasi terhadap nilai-nilai budaya daerah yang terkandung dalam kesenian Wayang Beber Kabupaten Pacitan. Melalui pendekatan kualitatif naratif dengan metode penelitian kepustakaan, penelitian ini mengeksplorasi perubahan- perubahan yang terjadi pada nilai-nilai budaya wayang beber, salah satu bentuk kesenian tradisional yang kaya akan nilai-nilai filosofis dan moral, serta budaya. Kami menganalisis dampak dan penanganannya dan tantangannya. Globalisasi dan perubahan gaya hidup masyarakat, serta mudahnya akses terhadap berita-berita dunia mempengaruhi minat masyarakat terhadap seni tradisional ini, khususnya di kalangan generasi muda. Penelitian ini mengungkap bagaimana pengaruh-pengaruh tersebut telah mengubah keunikan kearifan lokal, adat istiadat, dan tradisi Wayang Beber. Selain itu, penelitian ini juga mengungkap upaya yang dilakukan untuk melestarikan wayang beber, misalnya di tengah globalisasi. Menyelenggarakan pendidikan wayang beber dan festival budaya di sekolah. Hasil penelitian diperlukan untuk memberikan kontribusi pemahaman terhadap dinamika perubahan budaya akibat globalisasi dan memberikan rekomendasi bagi upaya pelestarian seni tradisional, seperti wayang beber. Wayang Beber harus relevan secara permanen, berkelanjutan dan menjadi bagian dari alam. dari budaya negara itu.
Dekonstruksi Label ‘Generasi Stroberi’ pada Generasi Z ; Studi Komprehensif tentang Persepsi Sosial dan Realitas Daya Juang di Era Teknologi Ana Suryana
COMTE: Journal of Sociology Research and Education Vol 1 No 6 (2025): (JANUARY) COMTE: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/kns3ye07

Abstract

Generasi Z, merupakan individu yang lahir antara tahun 1997 hingga 2012, sering kali dikaitkan dengan label / stereotip sebagai strawberry generation, yaitu generasi yang dianggap "lemah," mudah menyerah, dan kurang memiliki daya juang dalam menghadapi tantangan. Label ini muncul sebagai respons karena perbedaan-perbedaan karakteristik generasi ini dengan generasi sebelumnya yang tentu saja tumbuh dalam kondisi sosial serta ekonomi yang berbeda. Namun, seiring waktu, persepsi ini bisa berpotensi menimbulkan stigma yang mempengaruhi pandangan sosial dan karier Generasi Z ini dalam masyarakat, serta mengaburkan potensi-potensi yang sebenarnya mereka miliki. Generasi Z, sering dihubungkan dengan stereotip sebagai strawberry generation, yaitu generasi yang dianggap "lemah," mudah menyerah, dan kurang memiliki daya juang dalam menghadapi tantangan. Maka dari itu, Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengidentifikasi ketepatan stereotip strawberry generation pada Generasi Z dan menganalisis faktor-faktor sosial, budaya, bahkan psikologis yang mempengaruhi persepsi ini. Selain itu, penelitian ini juga mengeksplorasi bagaimana Generasi Z mampu memaknai daya juang dan resiliensi/ketangguhan mereka sendiri dalam menghadapi berbagai tantangan, terutama di era digital yang dinamis. Penelitian ini menggunakan pendekatan Mixed Methods, yaitu metode campuran antara metode kualitatif dan metode kuantitatif, metode kualitatif melalui wawancara untuk menggali persepsi dan pengalaman langsung dari Generasi Z serta generasi lainnya, dan metode kuantitatif melalui survei lapangan untuk mengukur tingkat motivasi, resiliensi, serta respons Generasi Z terhadap stereotip tersebut. Dan Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi strawberry generation sebagian besar dipengaruhi oleh faktor sosial dan budaya yang berbeda antara Generasi Z dan generasi sebelumnya. Analisis kualitatif menunjukkan bahwa banyak individu Generasi Z yang memiliki daya juang dan motivasi tinggi dalam menghadapi tantangan, meskipun cara mereka mengekspresikan diri dan menghadapi tekanan mungkin berbeda dari yang dipahami oleh generasi yang lebih tua. Sementara itu, analisis kuantitatif menunjukkan terdapat perbedaan signifikan dalam tingkat resiliensi/ketangguhan dan motivasi di antara subkelompok Generasi Z berdasarkan latar belakang pendidikan dan lingkungan sosial mereka. Kesimpulannya berdasarkan penelitian ini, stereotip strawberry generation tidak sepenuhnya menggambarkan realitas Generasi Z dan lebih merupakan hasil dari kesenjangan pemahaman antargenerasi. Sehingga perlu upaya kolektif untuk memperkuat pemahaman lintas generasi, untuk menciptakan lingkungan sosial yang lebih inklusif dan responsif terhadap kebutuhan serta karakteristik generasi muda saat ini
Pengembangan Kantin Sehat di SD Inpres Poopo Barat, Kec. Ranoyapo, Kab. Minahasa Selatan Yulyke Eklesia Sumakul; Romi Mesra
COMTE: Journal of Sociology Research and Education Vol 2 No 1 (2025): (MARCH) COMTE: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/wgqxzp76

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengembangan kantin sehat di SD Inpres Poopo Barat, Kecamatan Ranoyapo, Kabupaten Minahasa Selatan sebagai upaya menyediakan makanan bergizi dan mendukung kesehatan siswa sekolah dasar. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan wawancara mendalam kepada stakeholder kunci yang terdiri dari pengelola kantin, siswa, dan komunitas sekolah. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis tematik meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan validitas data melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi fisik dan fasilitas kantin telah memenuhi standar kantin sehat dengan fasilitas sanitasi yang memadai, ventilasi baik, dan tata letak yang ergonomis. Variasi makanan dan minuman yang tersedia mencakup nasi bungkus dengan lauk bergizi, cemilan sehat, air mineral, susu, dan minuman tradisional yang telah melalui seleksi ketat untuk memastikan kandungan gizi seimbang. Persepsi stakeholder menunjukkan dukungan positif dengan pengelola kantin yang berkomitmen tinggi berdasarkan pengalaman 30 tahun dan siswa yang memahami konsep makanan sehat serta menunjukkan antusiasme dalam memanfaatkan fasilitas kantin. Implementasi kantin sehat ini berhasil menciptakan lingkungan sekolah yang mendukung kesehatan siswa dan dapat menjadi model bagi sekolah lain di daerah rural.
Analisis Sosiologi Bisnis Petani Cengkeh di Desa Powalutan Anjelita Andale; Romi Mesra
COMTE: Journal of Sociology Research and Education Vol 2 No 1 (2025): (MARCH) COMTE: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/j4p6fk17

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sosiologi bisnis petani cengkeh di Desa Powalutan dengan menggunakan perspektif sosiologi ekonomi untuk memahami bagaimana praktik bisnis petani cengkeh tertanam dalam struktur sosial masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi literatur yang menganalisis berbagai sumber akademik tentang sosiologi pertanian dan ekonomi pertanian, serta mengintegrasikan temuan empiris dari wawancara dengan petani cengkeh di lokasi penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan teknik analisis tematik dengan kerangka teoretis yang menggabungkan teori embeddedness Granovetter, teori modal sosial Bourdieu, dan konsep habitus untuk memahami dinamika sosial dalam praktik bisnis petani. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bisnis cengkeh dipandang sebagai investasi strategis yang tidak hanya didasarkan pada kalkulasi ekonomi rasional tetapi juga tertanam dalam jaringan sosial dan sistem nilai masyarakat. Strategi diversifikasi produk yang meliputi pemanfaatan tangkai cengkeh mencerminkan kemampuan petani mengoptimalkan modal sosial dan pengetahuan kolektif untuk meningkatkan nilai tambah ekonomi. Faktor penentu keberhasilan bisnis cengkeh sangat terkait dengan habitus petani yang terbentuk melalui pembelajaran sosial dan pengalaman praktis dalam budidaya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan bisnis cengkeh di Desa Powalutan tidak dapat dipisahkan dari modal sosial, struktur jaringan, dan praktik sosial budaya masyarakat setempat, yang mengkonfirmasi relevansi teori embeddedness dalam memahami fenomena ekonomi pertanian.
Hubungan Tradisi Ketimpangan Gender dengan Kesetaraan untuk Perempuan Sofiatun Wasi’ah; Romi Mesra
COMTE: Journal of Sociology Research and Education Vol 2 No 2 (2025): (MAY) COMTE: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/2cwng639

Abstract

Perempuan memiliki hak yang sama dengan laki-laki dalam hal peran, pendidikan dan tugas domestik. Penelitian ini dilakukan untuk memperdalam kesadaran dalam konteks budaya serta adat istiadat masyarakat Jawa. Tradisi yang mengakar kuat mempertahankan bagaimana pembagian peran dalam tugas domestik berdasarkan jenis kelamin. Selain batasan akses pendidikan, keluarga juga menjadi sebab terjadinya ketimpangan gender. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teori feminimse, penelitian ini telah merangkum beberapa pengalaman perempuan menjadi korban ketimpangan gender dari berbagai usia dini yang telah menghasilakan patriarkial dalam keluarga, pernikahan usia dini, dan beban ganda. Pergeseran pemikiran dalam pembagian peran gender baik itu dalam pekerjaan domestik maupun umum. Selain faktor pendidikan dan ekonomi, keluarga menjadi kunci utama bagaimana ketimpangan gender terjadi.
Analisis Manajemen Keuangan Rumah Tangga Keluarga Petani di Desa Poopo Barat Kecamatan Ranoyapo Lolita Manurung; Romi Mesra
COMTE: Journal of Sociology Research and Education Vol 2 No 2 (2025): (MAY) COMTE: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : PT. NALURI EDUKASI PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64924/4nz1n307

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik manajemen keuangan rumah tangga keluarga petani di Desa Poopo Barat, Kecamatan Ranoyapo, Kabupaten Minahasa Selatan, dengan fokus pada identifikasi sumber pendapatan, pola pengeluaran, dan penerapan manajemen keuangan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi partisipatif terhadap keluarga petani sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rumah tangga petani mengandalkan diversifikasi pendapatan melalui kombinasi komoditas pertanian utama (padi) dengan komoditas sekunder (kelapa, cengkeh, pisang) dan usaha non-pertanian (warung kecil). Pola pengeluaran didominasi oleh investasi masukan pertanian, dengan strategi swasembada pangan untuk mengurangi pengeluaran konsumsi, serta prioritas tinggi pada investasi pendidikan anak dan biaya kesehatan. Temuan utama mengungkapkan paradoks dalam penerapan manajemen keuangan, dimana keluarga petani mampu melakukan penyusunan anggaran terstruktur untuk aktivitas pertanian namun tidak menerapkan pencatatan keuangan formal untuk manajemen rumah tangga karena faktor hambatan psikologis dan keterbatasan literasi keuangan. Penelitian menyimpulkan bahwa meskipun keluarga petani memiliki kemampuan adaptif melalui strategi diversifikasi dan perencanaan keuangan informal, keterbatasan akses terhadap modal dan layanan keuangan formal menjadi kendala utama dalam optimalisasi manajemen keuangan rumah tangga yang menyeluruh dan berkelanjutan.