cover
Contact Name
Prof. Dr. Eli Rohaeti, M.Pd.
Contact Email
jpms@uny.ac.id
Phone
+62 822-2095-3934
Journal Mail Official
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Yogyakarta Jalan Colombo No 1, Karangmalang, Yogyakarta
Editorial Address
-
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
JPMS (Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains)
ISSN : 14101866     EISSN : 25491458     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains adalah jurnal yang diterbitkan oleh Fakultas MIPA UNY, yang berisi tentang artikel hasil kajian dan penelitian di bidang Matematika dan Sains.
Arjuna Subject : -
Articles 373 Documents
Pengembangan Modul IPA SMP Berbasis Guided Inquiry untuk Meningkatkan Keterampilan Proses dan Sikap Ilmiah Siska Puti; Jumadi Jumadi
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 3, No 1 (2015): June 2015
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (583.03 KB) | DOI: 10.21831/jpms.v5i1.7239

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) kelayakan modul pembelajaran IPA berbasis guided inquiry dalam pembelajaran IPA di SMP, (2) peningkatan keterampilan proses peserta didik setelah menggunakan modul pembelajaran IPA berbasis guided inquiry, dan (3) peningkatan sikap ilmiah peserta didik setelah menggunakan modul pembelajaran IPA berbasis guided inquiry. Penelitian pengembangan ini menggunakan model 4-D (define, design, develop, dan disseminate) yang dikemukakan oleh Thiagarajan. Penelitian dilakukan di SMP N 3 Kalasan dengan subjek penelitian adalah peserta didik SMP N 3 Kalasan kelas VII. Pengumpulan data dilakukan menggunakan pedoman wawancara, angket, observasi, dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) modul pembelajaran IPA berbasis guided inqury yang dikembangkan berdasarkan hasil validasi secara keseluruhan memiliki kualitas yang sangat baik, (2) pembelajaran menggunakan modul hasil pengembangan dapat meningkatkan keterampilan proses peserta didik, dan (3) pembelajaran menggunakan modul hasil pengembangan dapat meningkatkan sikap ilmiah peserta didik.Kata kunci: modul, guided inquiry, keterampilan proses, sikap ilmiah
Efektivitas Metode Eksperimen Pada Pembelajaran Kimia di SMA Negeri 2 Yogyakarta Amanatie Amanatie; Sumiati Sumiati
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains No 2 (2010): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun XV
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.057 KB) | DOI: 10.21831/jpms.v15i2.12185

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pembelajaran dengan metode eksperimen bagi peserta didik kelas XI IA SMA Negeri 2 Yogyakarta. Prosedur penelitian tindakan kelas terdiri atas tiga siklus. Hasil penelitian ditinjau dari peserta didik menunjukkan bahwa kesesuaian perencanaan dengan tujuan pembelajaran termasuk kategori sangat baik, penyampaian materi termasuk kategori baik, penggunaan petunjuk eksperimen termasuk kategori baik, manfaat menggunakan eksperimen termasuk kategori sangat baik, efektivitas pembelajaran termasuk termasuk kategori baik, mutu pembelajaran kimia termasuk kategori baik, respon peserta didik terhadap eksperimen termasuk kategori baik. Hasil belajar peserta didik pada siklus I termasuk kategori baik, pada siklus ke II termasuk kategori baik, dan pada siklus ke III termasuk kategori sangat baik. Ditinjau dari guru, efektifitas pembelajaran termasuk kategori baik. Penilaian aspek afektif peserta didik dari siklus I dengan siklus ke III termasuk baik.Kata kunci: efektivitas pembelajaran, hasil belajar kimia, penilaian afektif
Pengembangan Tes Pengetahuan Praktikum Biologi Berdasarkan GRM dan GPCM Saiful Ridlo
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains No 1 (2011): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun XVI
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.341 KB) | DOI: 10.21831/jpms.v16i1.12212

Abstract

Penelitian dengan studi empirik ini bertujuan untuk menghasilkan model tes yang cocok dengan data. Pengembangan item pada penelitian menggunakan pendekatan teori respons butir politomus (TRBP). Subjek ujicoba diambil dari siswa lima SMP kelas VII akhir mewakili peringkat SMP di Kota Yogyakarta sebanyak 1030 siswa. Hasil Metode TRBP yang cocok dipilih berdasarkan hasil parametrisasi menggunakan PARSCALE dan deskripsi hubungan fungsional antara respons peserta tes dengan tingkat kemampuannya yang dinyatakan dalam test information curves (TIC). Penelitian ini menghasilkan 16 butir untuk bank soal dengan karakteristik masing-masing butir memiliki nilai daya beda yang tidak rendah (0,25 skala logit) dan nilai kesulitan butir pada selang -3 sampai +3 skala logit. Berdasarkan informasi yang dihasilkan, kedua macam model penskoran Graded Response Model (GRM) dan Generalized Partial Credi Model (GPCM) cocok memodelkan penskoran TPPB.Kata kunci: tes pengetahuan praktikum biologi, GRM, GPCM
‘Student Recap’ Untuk Meningkatkan Keaktifan Siswa Dalam Pembelajaran Matematika Wahyu Cahyaning Pangestuti
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains No 2 (2009): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun XIV
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.602 KB) | DOI: 10.21831/jpms.v14i2.12435

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelesaikan masalah keaktifan pembelajaran matematika yang masih kurang pada siswa kelas VII-5 SMPN 216 Jakarta. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian tindakan kelas. Penelitian ini terdiri dari 3 siklus ke- yang diawali sebelumnya dengan penelitian pendahuluan. Masing-masing siklus ke- terdiri dari 4 tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, analisis, dan refleksi. Untuk memperoleh data yang valid digunakan teknik triangulasi data yaitu dari guru, siswa, dan observer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Strategi pembelajaran “Student Recap” dengan format DG, DGS dan SKS dapat meningkatkan aktivitas siswa dalam pembelajaran matematika. 2) Kemampuan siswa dalam membuat “Student Recap” meningkat jika dibimbing secara bertahap menggunakan format DG, DGS dan SKS 3) Pembentukan kelompok yang melibatkan siswa dan kelompok yang tidak berubah menjadikan tiap kelompok lebih kompak sehingga mempererat hubungan kerjasama.Kata kunci: ‘student recap’, format DG, DGS, SKS, aktif
Kinerja profesional dan self-efficacy guru fisika SMA lulusan S-1 pendidikan fisika di Kupang Vinsensius Lantik
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 4, No 1 (2016): June 2016
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (631.166 KB) | DOI: 10.21831/jpms.v4i1.12440

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kinerja profesional dan self-efficacy guru fisika lulusan S-1 pendidikan fisika yang mengajar di SMA se-Kota Kupang. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif. Subjek dalam penelitian ini adalah 13 guru fisika di SMA se-Kota Kupang yang lulus S1 pendidikan fisika tahun 2008 sampai dengan 2012. Data penelitian dikumpulkan dengan kuesioner, observasi dan dokumentasi. Semua instrumen penelitian dikembangkan oleh peneliti sendiri dan telah dinyatakan valid dan reliabel. Data yang terkumpul dianalisis dengan teknik analisis deskriptif menggunakan pendekatan kurva normal yang dikonversi dalam skala-5. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kinerja profesional guru fisika lulusan S-1 pendidikan fisika yang mengajar di SMA se-Kota Kupang berkategori baik, dengan perolehan nilai 3,77 dalam skala-5. Sedangkan self-efficacy guru fisika lulusan S-1 pendidikan fisika yang mengajar di SMA se-Kota Kupang berkategori tinggi, dengan perolehan nilai 3,97 dalam skala-5.Kata Kunci: kinerja profesional, self-efficacy, guru fisika The Professional Performance and Self-Efficacy of Physics Teachers Senior High Schools of Bachelor Graduate of Physics Education in Kupang AbstractThe purpose of this study was to investigate the professional performance and self-efficacy of S-1 graduate physics education teachers of senior high schools in Kupang City. The framework of this research is descriptive. The subjects in this research are 13 physic teachers at senior high schools in Kupang City, who finished their S-1 program in physics education from 2008 to 2012. The data were collected using a questionnaire and through observation and documentation. The instruments of the research were developed by the researcher and they were valid and reliable. The data were analyzed with descriptive analysis techniques using the normal curve converted in the scale of 5. The result shows that the professional performance of S-1 graduates of physics education teacher of senior high schools in Kupang City is in a good category, with the gain score of 3.77 in the scale of 5. While their self-efficacy can be categorized as high, with the gain score of 3.97 in the scale of 5.Keywords: professional performance, self-efficacy, physics teacher
Sikap Siswa SMP Terhadap Matematika Pada Pembelajaran Dengan Pendekatan Open-Ended Hartanto Hartanto
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains No 1 (2009): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun XIV
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.043 KB) | DOI: 10.21831/jpms.v14i1.178

Abstract

Penelitian dilakukan untuk mengetahui sikap siswa terhadap matematika dalam pembelajaran dengan Pendekatan Open-Ended (POE) dan Pembelajaran Matematika Konvensional (PMK). Penelitian eksperimen dirancang menggunakan two groups pretest-post-test design. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa SMP di Kabupaten Kulon Progo, DIY. Pada SMP kategori sedang, dipilih secara acak sebanyak dua sekolah sebagai sampel kemudian masing-masing dipilih dua kelas yang terdiri dari kelas eksperimen maupun kelas kontrol. Kelas eksperimen diberi perlakuan dengan Pendekatan Open-Ended (POE), dan kelas kontrol menggunakan Pembelajaran Matematika Konvensional (PMK). Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa yang mengikuti pembelajaran dengan pendekatan POE secara signifikan memiliki sikap yang lebih positif terhadap matematika dibanding siswa yang mengikuti Pembelajaran Matematika Konvensional (PMK). Pendekatan pembelajaran dengan kemampuan matematika siswa tidak berinteraksi secara nyata bagi sikap siswa terhadap matematika.Kata kunci: pendekatan open-ended, sikap terhadap matematika
Perbandingan kemampuan siswa berpikir reflektif dengan siswa berpikir intuitif di Sekolah Menengah Atas Budiman Sani
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 4, No 2 (2016): December 2016
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.083 KB) | DOI: 10.21831/jpms.v4i2.12947

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbedaan kemampuan siswa berpikir reflektif dengan berpikir intuitif dan mendeskripsikan jenis kemampuan berpikir yang menunjukkan hasil yang lebih baik ditinjau dari kemampuan pemecahan masalah dan prestasi belajar matematika dengan faktor jenis kemampuan berpikir dan kategori tingkat sekolah. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif eksploratif dengan pendekatan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan siswa berpikir reflektif dengan siswa berpikir intuitif ditinjau dari kemampuan pemecahan masalah dan prestasi belajar matematika, terdapat perbedaan kemampuan siswa berpikir reflektif dengan siswa berpikir intuitif ditinjau dari kemampuan pemecahan masalah dan prestasi belajar matematika disetiap kategori tingkat sekolah, siswa berpikir reflektif menunjukkan hasil kemampuan pemecahan masalah dan prestasi belajar matematika yang lebih baik dari siswa berpikir intuitif, siswa berpikir reflektif menunjukkan hasil kemampuan pemecahan masalah dan prestasi belajar matematika yang lebih baik dari siswa berpikir intuitif disetiap kategori tingkat sekolah.Kata Kunci: berpikir reflektif, berpikir intuitif, kemampuan pemecahan masalah, prestasi belajar Comparison Between Students’ Abilities in Reflective Thinking and Intuitive Thinking in Senior High School AbstractThis research aimed to describe the differences of students’ abilities in reflective thinking and intuitive thinking and to describe the type of thinking abilities indicating the greater result in terms of problem solving abilities and mathematical learning achievement with factors of thinking abilities and school level category types. The type of the research was explorative descriptive research with quantative approach. The results of this research indicate that there were differences between students’ abilities of reflective and intuitive thinking in term of problem solving’s abilities and mathematical learning achievement, there were differences between them in term of problem solving abilities and mathematical learning achievement at each school level category, those who have reflective thinking showed greater result in problem solving abilities and mathematical learning achievement than students who have intuitive thinking, those who have reflective thinking showed greater result in problem solving abilities and mathematical learning achievement than students who have intuitive thinking at each school level category.Keywords: reflective thinking, intuitive thinking, problem solving abilities, learning achievement 
Pengembangan Integrated Science Worksheet Berbasis Guided Inquiry Learning dalam Rangka Menyongsong Kurikulum 2013 Asri Widowati; Putri Anjarsari
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 1, No 2 (2013): December 2013
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (448.855 KB) | DOI: 10.21831/jpms.v2i2.2485

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan worksheet of integrated science berbasis guided inquiry learning yang layak digunakan dalam pembelajaran kurikulum 2013, khususnya untuk mengembangkan keterampilan berpikir dan scientific attitude siswa SMP. Penelitian ini merupakan penelitian pengemba-ngan dengan memodifikasi langkah-langkah penelitian 4-D (four-D models) Borg dan Gall namun dibatasi pada tahap develop (3-D dari 4-D). Pelaksanaan penelitian dimulai dari bulan Juli 2013 s/d November 2013. Instrumen pengumpulan data berupa lembar penilaian kelayakan perangkat pembelajaran serta lembar iden-tifikasi ketercakupan keterampilan berpikir dan scientific attitude. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LKS IPA terpadu yang dikembangkan layak digunakan dalam pembelajaran kurikulum 2013 dan berpotensi untuk mengembangkan keterampilan berpi-kir serta scientific attitude siswa SMP.Kata kunci: integrated science, guided inquiry, kurikulum 2013
Kemampuan literasi matematika siswa SMP Negeri se-Kabupaten Bantul Rifai Rifai; Dhoriva Urwatul Wutsqa
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 5, No 2 (2017): December 2017
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1108.572 KB) | DOI: 10.21831/jpms.v5i2.15747

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan literasi matematika siswa SMP Negeri di Kabupaten Bantul Yogyakarta. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster random sampling (teknik sampling kelompok). Jumlah anggota sampel penelitian ini 484 siswa kelas IX SMP dari 17 SMP Negeri yang dipilih dari setiap kecamatan di Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta. Pengumpulan data menggunakan tes dengan instrumen 10 butir soal literasi yang memliliki reliabilitas dengan kualifikasi baik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi matematika siswa SMP Negeri di Kabupaten Bantul masih tergolong kategori sangat rendah. Kemampuan literasi matematika siswa SMP Negeri di Kabupaten Bantul untuk domain konten bilangan,  peluang dan data termasuk kategori sedang, sedangkan untuk konten aljabar termasuk dalam kategori rendah, dan geometri termasuk kategori sangat rendah. Kemampuan literasi matematika siswa SMP Negeri di Kabupaten Bantul untuk domain proses memformulasikan situasi matematika termasuk kategori tinggi, untuk domain proses menggunakan konsep, fakta, prosedur, dan penalaran matematika termasuk kategori rendah , dan untuk domain proses menafsirkan, menerapkan, dan mengevaluasi hasil matematika termasuk kategori sangat rendah.Kata kunci: literasi matematika  Mathematical literacy of state junior secondary school students in Bantul Regency AbstractThe aim of this research was to describe mathematical literacy of State Junior Secondary School students in Bantul Regency Yogyakarta. The sampling was cluster random sampling. The number of member of sample used was 484 students that were choosen from 17th Junior Secondary Schools in each subdistrict in Bantul Regency. The data collection was by tests. The students were tested with 10 items of mathematical literacy problem which have good reliability qualification. The research finding revealed that mathematical literacy of State Junior Secondary School students in Bantul Regency was in very low category. Mathematical literacy of State Junior Secondary School students in Bantul Regency for quantity, uncertainty and data belongs to average category, whereas for algebra belongs to low category, and for geometry belongs to very low category. Mathematical literacy of State Junior Secondary School students in Bantul Regency for formulating situations mathematically domains belongs to high category, for employing mathematical concepts, fact, procedures, and reasoning domains belongs to low category, and for interpreting, applying, and evaluating mathematical outcomes domains belongs to very low category.Keywords: mathematical literacy
Keefektifan pendekatan PBL dan pendekatan saintifik ditinjau dari HOTS dan karakter Arini Ulfah Hidayati; Heri Retnawati
Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Vol 6, No 1 (2018): June 2018
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (679.363 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan pendekatan pembelajaran PBL (Problem Based Learning) dengan pendekatan saintifik serta menguji pendekatan yang lebih efektif antara PBL dan pendekatan saintifik ditinjau dari prestasi belajar, HOTS (Higher Order Thinking Skills) dan karakter. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian pretest-posttest nonequivalent group desain. Instrumen yang digunakan meliputi tes prestasi, tes HOTS dan angket karakter. Pengujian keefektifan pendekatan pembelajaran PBL dan pendekatan saintifik dilakukan dengan uji one sample t-test. Pengujian untuk menentukan pendekatan pembelajaran yang lebih efektif antara PBL dan pendekatan saintifik dilakukan uji MANOVA (Hotteling’s Trace). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) pendekatan pembelajaran PBL dan pendekatan saintifik efektif ditinjau dari prestasi, HOTS dan karakter; dan 2) tidak terdapat perbedaan keefektifan antara pendekatan pembelajaran PBL dan pendekatan saintifik ditinjau dari prestasi, HOTS dan karakter.  The effectiveness of PBL and scientific approach viewed from HOTS and character AbstractThis study aims to test the effectiveness of problem based learning and scientific approach and test which one of the PBL and scientific approach is more effective in terms of student’s learning achievement, higher order thinking skills and character. This research  was quasi experiment with pretest-posttest nonequivalent group design. The instruments used to collect data a learning achievement test, higher order thinking skills test, and questionnaire of character. To determine the effectiveness of problem based learning and scientific approach, one sample t-test was used. To discover the difference of effectiveness between problem based learning and scientific approach MANOVA (Hotteling’s Trace) was used. The results showed that: 1) problem based learning and scientific approach are effective viewed from student’s learning achievement, higher order thinking skills and character, and 2) threre is no difference in effectiveness between problem based learning approach and scientific approach viewed from student’s learning achievement, higher order thinking skills and character

Page 11 of 38 | Total Record : 373


Filter by Year

2005 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 1 (2026): February 2026 Vol. 13 No. 2 (2025): December 2025 Vol. 13 No. 1 (2025): June 2025 Vol. 13 No. Special_issue (2025): Integrasi Pendidikan Matematika dan Sains dalam Mendukung Sustaina Vol. 12 No. 2 (2024): December 2024 Vol. 12 No. 1 (2024): June 2024 Vol. 11 No. 2 (2023): December 2023 Vol. 11 No. 1 (2023): June 2023 Vol 10, No 2 (2022): December 2022 Vol 10, No 1 (2022): June 2022 Vol 9, No 2 (2021): December 2021 Vol 9, No 1 (2021): June 2021 Vol 8, No 2 (2020): December 2020 Vol 8, No 1 (2020): June 2020 Vol 7, No 2 (2019): December 2019 Vol 7, No 1 (2019): June 2019 Vol 6, No 2 (2018): December 2018 Vol 6, No 1 (2018): June 2018 Vol 5, No 2 (2017): December 2017 Vol 5, No 1 (2017): June 2017 Vol 4, No 2 (2016): December 2016 Vol 4, No 1 (2016): June 2016 Vol 3, No 2 (2015): December 2015 Vol 3, No 1 (2015): June 2015 Vol 2, No 2 (2014): December 2014 Vol 2, No 1 (2014): June 2014 Vol 1, No 2 (2013): December 2013 Vol 1, No 1 (2013): June 2013 No 1 (2011): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun XVI No 2 (2010): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun XV No 1 (2010): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun XV No 2 (2009): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun XIV No 1 (2009): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun XIV No 2 (2006): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun XI No 1 (2006): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun XI No 2 (2005): Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains Tahun X More Issue